cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MEMPERKUAT PEREKONOMIAN KELUARGA MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH DAPUR ORGANIK Eva Utami Durahman; Aulia Arifbillah Anwar; Nur Alifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19699

Abstract

Abstrak: Sampah rumah tangga, terutama jenis sampah organik, masih menjadi masalah masyarakat di lokasi pengabdian yang mendesak dan perlu segera diselesaikan. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan softskill masyarakat khususnya dalam (1) membangun kesadaran dan sikap masyarakat untuk bijak memilah sampah organik dan non organik, (2) menawarkan satu solusi sederhana dalam mengolah sampah organik menjadi cairan pembersih serba guna atau eco enzyme, serta (3) menjadikan eco enzyme sebagai alat untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Metode yang digunakan adalah sosialisasi mengenai permasalahan sampah serta solusinya dalam hal ini pemanfaatan sampah organik dalam pembuatan eco enzyme, praktik pembuatan eco enzyme, serta evaluasi proses pembuatan eco enzyme. Indikator keberhasilan program ini dilihat dari kemampuan (1) memilah sampah organik untuk bahan fermentasi eco enzyme, (2) memilih wadah serta menakar bahan fermentasi, (3) meninjau, mengobservasi, dan melaporkan proses fermentasi ± 90 hari. Rangkaian kegiatan pengabdian tersebut dilakukan dalam rentang waktu tiga bulan. Sebanyak 11 orang-ibu rumah tangga di lingkungan komplek perumahan Panorama Bumi Pasalakan 1 menjadi mitra dalam kegiantan ini . Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan tingkat partisipasi peserta dalam berbagai kegiatan yang dilakukan mencapai >80%, serta pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah sampah menjadi eco enzyme meningkat menjadi >70%. Untuk meningkatkan keberhasilan program perlu ada pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan terutama dari Ketu RT atau tokoh masyarakat setempat.Abstract: Household waste, especially organic waste, is still an urgent problem for the community at service locations and needs to be resolved immediately. The aim of this program is to improve citizens’ soft skill especially in (1) building public awareness to wisely sort organic and non-organic waste, (2) offering a simple solution for processing organic waste into a multi-purpose cleaning fluid or eco enzyme, and (3) making eco enzyme a tool to improve the family economy. The method used is socialization regarding waste problems and solutions, in this case the use of organic waste in making eco enzyme, the practice of making eco enzyme, as well as evaluating the process of eco enzyme fermentation. Indicators of the success of this program can be seen from the ability to (1) sort organic waste for eco enzyme fermentation materials, (2) select containers and measure fermentation materials, (3) review, observe and report the fermentation process within ± 90 days. This series of service activities was carried out over a period of three months. 11 housewives in the Panorama Bumi Pasalakan 1 housing complex are partners in this activity. The results of community service show that the level of participant participation in various activities carried out reached >80%, and the knowledge and skills of partners in processing waste into eco enzyme increased to >70%. To increase the success of the program there needs to be ongoing coaching and mentoring, especially from the Head or public figure on the community.
MEMBANGUN KESADARAN TENTANG DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL MELALUI LTERASI DIGITAL DI PONDOK PESANTREN BANJARBARU Ayuni, Risa Dwi; Hayat, Muzahid Akbar; Apriliyanti, Rizki; Basrahil, Rahel; Rico, Rico
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26224

Abstract

Abstrak: Program ini dirancang untuk membangun kesadaran tentang dampak penggunaan media sosial melalui literasi digital. Kegiatan ini dilakukan oleh tim pengabdian dari Ilmu Komunikasi FISIP UNISKA yang bekerja sama dengan pihak Pondok Pesantren Tahfiuzul Qur’an Raudlatul Mutaalimin Annahdliyah. Inisiatif ini dilakukan sebagai respons dari peningkatan kasus cyberbullying dan hoax di internet yang menjadi pola baru dalam informasi digital. Program ini diikuti oleh santriawan dan santriawati sebanyak 20 orang dengan teknik penyuluhan sosialisasi atau ceramah. Hasil dari program ini, para santri menunjukkan antusiasme yang tinggi dan ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang cyberbullying. Terjadi peningkatan dari pre-test yang diberikan yaitu sebesar 45%, dari 45% menjadi 90%. Hampir para santri sudah mengetahui tentang cyberbullying yang telah diberikan oleh tim dan ini mencapai target dari program pengabdian tersebut. Kesadaran tentang cyberbullying dan pentingnya literasi digital telah berhasil dibangun, dan ini adalah langkah penting menuju lingkungan digital yang lebih aman dan bertanggung jawab bagi anak-anak dan remaja di Pondok Pesantren Banjarbaru. Abstract: This program is designed to build awareness about the impact of social media use through digital literacy. This activity was carried out by a community service team from the Communication Science Faculty of Social and Political Sciences, UNISKA, in collaboration with the Tahfiuzul Qur'an Raudlatul Mutaalimin Annahdliyah Islamic Boarding School. This initiative was carried out in response to the increase in cases of cyberbullying and hoaxes on the internet which have become new patterns in digital information. This event was attended by 20 male and female students with socialization or lecture counseling techniques. The results of this program, the students showed high enthusiasm and an increase in knowledge and understanding of cyberbullying. There was an increase from the pre-test given, which was 45%, from 45% to 90%. Almost all students already know about cyberbullying that has been given by the team and this has achieved the target of the community service program. Awareness of cyberbullying and the importance of digital literacy has been successfully built, and this is an important step towards a safer and more responsible digital environment for children and adolescents at the Banjarbaru Islamic Boarding School.
PELATIHAN PEMBUATAN MATERI AJAR MELALUI ANIMASI RENDERFOREST BERBASIS LITERASI DIGITAL BAGI GURU SMA Reni Oktaviani; Siti Ansoriyah; Selly Oktarini; Nur Sekhudin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.25222

Abstract

Abstrak: Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis digital dapat dimanfaatkan dalam pembuatan materi ajar dan kreativitas guru diperlukan sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk pelatihan pembuatan materi ajar melalui animasi Renderforest berbasis literasi digital bagi guru SMA di Cilegon, Banten. Pelatihan pembuatan materi ajar berbasis literasi digital ini dapat memanfaatkan teknologi informasi saat ini seperti Renderforest yang digunakan untuk meningkatkan daya baca siswa khususnya di lingkungan pendidikan. Pengabdian ini dilaksanakan melalui metode demonstrasi. Kegiatan ini melibatkan para guru MA Al-Khairiyah Pabuaran sebanyak 13 orang. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat dilihat melalui angket evaluasi yang meliputi indikator penilaian berupa pengetahuan dan pemahaman peserta sebesar 100%, mengembangkan materi ajar berbasis literasi digital sebesar 100%, pembuatan materi ajar dengan melalui animasi Renderforest berbasis literasi digital secara mandiri sebesar 100%, serta penggunaan aplikasi Renderforest dalam menyusun materi ajar berbasis literasi digital di kelas sebesar 92%. Pembuatan bahan ajar melalui animasi Renderforest yang inovatif dan kreatif yang dilakukan oleh guru dapat menarik siswa dalam proses belajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.Abstract: The use of digital-based information and communication technology can be utilized in making teaching materials and teacher creativity is needed so that learning objectives can be achieved. This community service aims to provide training in making teaching materials through digital literacy-based Renderforest animation for high school teachers in Cilegon, Banten. This training in making digital literacy-based teaching materials can utilize current information technology such as Renderforest which is used to increase student reading power, especially in the educational environment. This service was carried out through the demonstration method. This activity involved 13 MA Al-Khairiyah Pabuaran teachers. The results of this Community Service can be seen through an evaluation questionnaire which includes assessment indicators in the form of knowledge and understanding of participants by 100%, developing digital literacy-based teaching materials by 100%, making teaching materials through digital literacy-based Renderforest animation independently by 100%, and using the Renderforest application in preparing digital literacy-based teaching materials in class by 92%. Making teaching materials through innovative and creative Renderforest animations carried out by teachers can attract students in the learning process so that learning objectives can be achieved.
SOSIALISASI UU ITE UNTUK MENCEGAH HOAX DALAM PEMILU 2024 Nuning Indah Pratiwi; Putu Angga Bagus Kartika; Wahyu Indra Satria; Noviawan Rasyid Ohorella
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22403

Abstract

Abstrak: Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan judul “Sosialisasi UU ITE untuk Mencegah Hoax pada Pemilu 2024 di Desa Sumerta Kauh, Denpasar, Bali merupakan inisiatif yang bertujuan agar masyarakat dapat memilih berita hoax dan mengetahui dampak negatif hoax, serta memperkenalkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai instrumen hukum dalam memerangi penyebaran informasi palsu. Melalui pendekatan kolaboratif antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa, program ini mengimplementasikan serangkaian kegiatan sosialisasi yang meliputi pemaparan materi dan forum diskusi bersama KPU Kota Denpasar dan Desa Sumerta Kauh. Hasil dari kegiatan KKN ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang UU ITE sebesar 75% dan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi hoax sebesar 80%. Rencana keberlanjutan program telah dirancang untuk memastikan dampak jangka panjang dari inisiatif ini, melalui pengembangan kapasitas masyarakat, integrasi program ke dalam rencana pembangunan desa, serta kolaborasi yang berkelanjutan dengan berbagai stakeholder.Abstract: The Real Work Lecture (KKN) entitled "Socialization of the ITE Law to Prevent Hoaxes in the 2024 Election in Sumerta Kauh Village, Denpasar, Bali is an initiative that aims to enable people to choose hoax news and know the negative impact of hoaxes, as well as introduce the Electronic Information and Transactions Law (ITE Law) as a legal instrument in combating the spread of false information. Through a collaborative approach between students, the community, and the village government, this program implements a series of socialization activities which include material presentation and discussion forums with the KPU Denpasar City and Sumerta Kauh Village. The results of this KKN activity showed a significant increase in public understanding of the ITE Law by 75% and the ability of participants to identify hoaxes by 80%. The program's sustainability plan has been designed to ensure the long-term impact of this initiative, through community capacity building, integration of the program into village development plans, as well as ongoing collaboration with various stakeholders.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL MARKETING PADA IKM JASA SERVICE HANDPHONE Rizqon Jamil Farhas; Aryadi Aryadi; Lailatul Syifa Tanjung
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.22048

Abstract

Abstrak: IKM merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan pendapatan daerah. Namun pada saat menjalankan usahanya pelaku IKM masih kesulitan dalam memanfaatkan teknologi dalam melakukan promosi usahanya salah satunya adalah Ikm jasa servuce handphone. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya teknologi marketing dalam promosi usaha bidang layanan servuce handphone di Provinsi Riau sehingga dapat meningkatkan pengetahuan serta skill peserta dalam bidang penggunaan digital marketing usaha service handphone. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan pemaparan materi, diskusi tanya jawab, praktik penggunaan sosial media serta tahap evaluasi (post test) untuk mengetahui manfaat yang iddapatkan setelaha melakukan kegiatan ini. Mitra PKM ini adalah kelompok usaha di bidang jasa service handphone di Provinsi Riau dnegan jumlah 25 orang peserta. Berdasarkan evaluasi melalui pre test dan post test yangdilakukan, dapat diketahui bahawa peningkaatn pemahaman peserta terkait penggunaan digital marketing pada jasa service handphone adalah sebesar 80%. Kegitaan PKM ini meliputi penyampaian materi tentang dasar-dasar berwirausaha, digital marketing serta praktik penggunaan digital marketing dalam meningkatkan penjualan seta dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.Abstract: IKM are one of the factors that can increase regional income. However, when running their business, IKM still have difficulty utilizing technology in promoting their business, one of which is the mobile phone service. The aim of this PKM is to provide knowledge about the importance of marketing technology in promoting mobile phone service services in Riau Province so that it can increase participants' knowledge and skills in the field of using digital marketing for mobile phone service businesses. The method used in this activity is by presenting material, question and answer discussions, practicing using social media and an evaluation stage (posttest) to find out the benefits you will get after carrying out this activity. This PKM Partner is a business group in the field of cellphone service in Riau Province with a total of 25 participants. Based on evaluations through pre-tests and post-tests carried out, it can be seen that the increase in participants' understanding regarding the use of digital marketing in cellphone service was 80%. PKM's activities include delivering material on the basics of entrepreneurship, digital marketing and the practice of using digital marketing to increase sales and become a source of income for the community.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN APLIKASI TEMAN TANI PINTAR SEBAGAI MEDIA PERCEPATAN KOMUNIKASI PADA PENYULUHAN PETANI DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Novi Haryati; Putra Irwandi; Muhamad Zahran Nurirrozak; Muhammad Nur Wavi; Hanifah Muslimah Az-Zahra
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20640

Abstract

Abstrak: Transformasi Digital di sektor pertanian menjadi fokus dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Universitas Brawijaya memperkenalkan Aplikasi Teman Tani Pintar untuk mempercepat pertukaran informasi di bidang pertanian melalui program penyuluhan pertanian. Sasaran melibatkan 20 petani hortikultura di Desa Landungsari, Kabupaten Malang. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja aplikasi tani pintar yang diinisiasi oleh BPP Ketindan Malang dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan kuisioner evaluasi pelaksanaan. Kegiatan telah mencapai indikator keberhasilan dengan merampungkan 4 tahapan, yaitu tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Pada setiap tahap pengabdian, kegiatan telah mencapai indikator keberhasilan dengan menuntaskan rangkaian kegiatan 100%. Pengabdian ini telah memperoleh hasil positif karena berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa aplikasi dapat berperan dalam mengubah perilaku petani menjadi lebih sadar terhadap informasi digital (Mean = 3,657) serta membantu mereka dalam meningkatkan kinerja pemasaran (Mean = 3,736). Maka dari itu, aplikasi ini dianggap memberikan nilai tambah usahatani dan diharapkan dapat dikembangkan menjadi terobosan teknologi informasi di bidang pertanian.Abstract: The focus on Digital Transformation in the agricultural sector is crucial in facing the challenges of Industry 4.0. Universitas Brawijaya introduces the Aplikasi Teman Tani Pintar as a solution to expedite information exchange in agriculture through agricultural extension programs. 20 horticultural farmers in Landungsari Village, Malang Regency involved with the aims to measure the performance of the application. Activities’ evaluation use evaluation questionnaire. Each stage of activities achieved indicators of success by completing the whole activities 100% (planning, organizing, implementing, and also evaluating and monitoring.). This service obtained positive results based on the evaluation results. It shows that the application can have advantage in changing farmers' behavior to become more aware of digital information (Mean = 3.657) and help them improve marketing performance (Mean = 3.736). Therefore, this application is considered to provide added value to farming and is anticipated to evolve as a groundbreaking information technology innovation in the agricultural field.
PENINGKATAN KESADARAN REMAJA UNTUK MELAKUKAN AKTIVITAS FISIK MELALUI KEGIATAN GERAKAN EDUKASI REMAJA AKTIF, BERPRESTASI, SEHAT, MANDIRI, DAN TANGGUH Ramadhana Komala; Wiwi Febriani; Sofyan Musyabiq Wijaya; Andi Eka Yunianto; Rafi Gustra Alam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20043

Abstract

Abstrak: Masa remaja merupakan periode penting untuk membentuk gaya hidup dan perilaku menjadi aktif secara fisik. Peningkatan aktivitas fisik bagi remaja sangat penting dilakukan untuk membentuk kebiasaan olahraga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa terkait pentingnya melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari serta meningkatkan frekuensi melakukan aktivitas fisik bagi siswa melalui kegiatan “GENERASI SMART” yaitu Gerakan Edukasi Remaja Aktif, Berprestasi, Sehat, Mandiri, dan Tangguh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan di SMA Negeri 12 Bandar Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 31 orang. Kegiatan pengabdian mencakup melakukan kegiatan aktivitas fisik, penyuluhan, dan permainan aktivitas fisik (Exercise Motion Spinner Game/ EM-SG). Evaluasi kegiatan diberikan melalui pre-test dan post-test. Metode analisis yang digunakan dalam adalah analisis deskriptif dan analisis bivariat berupa paired sample t-test. Hasil pengabdian menunjukkan sebanyak 84% anak mengalami peningkatan pengetahuan terkait pentingnya aktivitas fisik. Hasil rata-rata skor pengetahuan siswa mengenai pentingnya aktivitas fisik sebelum dilakukan penyuluhan tergolong rendah yaitu 52.6 ± 8.1 poin. Pengetahuan siswa setelah penyuluhan mengalami peningkatan dengan skor rata-rata sebesar 67.9 ± 10.4 poin. Peningkatan pengetahuan siswa juga dapat terlihat dengan jelas pada rata-rata perubahan skor pengetahuan yang tinggi yakni 15.0 ± 10.4. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan skor pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penyuluhan (p<0,05). Hal ini berarti kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik cukup berhasil.Abstract: Adolescence is an important period for physical activity, lifestyle, and behavior. Increasing physical activity is very important for teenagers. This community service activity aims to increase students' knowledge regarding the importance of performing physical activity for at least 30 minutes per day, as well as increasing the frequency of physical activity for students through the "SMART GENERATION" activity, namely, the Active, Achievement, Healthy, Independent, and Resilient Youth Education Movement. Service activities included physical activity, nutrition education, and physical activity games (Exercise Motion Spinner Game/EM-SG). Activities were evaluated through a pre-test and post-test. The analytical methods used were descriptive analysis and bivariate analysis in the form of a paired sample t-test. The results showed that 84% of children experienced increased knowledge regarding the importance of physical activity. The average score of students' knowledge regarding the importance of physical activity before counseling was low, namely 52.6 ± 8.1 points. Students' knowledge after counseling increased, with an average score of 67.9 ± 10.4 points. The increase in students' knowledge can also be clearly seen in the high average change in knowledge scores, namely 15.0 ± 10.4. The statistical test results showed that there was a significant difference in the knowledge scores before and after counseling (p<0.05). This means that community service activities regarding the importance of physical activity were successful.
OPTIMALISASI MANAJEMEN SEKOLAH MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI TERPADU Rospricilia, Tita Ayu; Rosidah, Nur Azizah; Ma’ady, Mochamad Nizar Palefi; Asfari, Ully; Deyastusesa, Junanda; Febryan, Rayhan Alief; Saputra, Ricky Adam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25741

Abstract

Abstrak: Transformasi manajemen sekolah di era digital sangatlah penting untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu SD Bhayangkari 1 Surabaya dalam menghadapi tantangan manajemen pendidikan melalui penerapan sistem informasi manajemen sekolah berbasis website. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan hardskill staf sekolah dalam pengelolaan data siswa, guru, nilai, serta pembayaran SPP secara terintegrasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, praktik langsung, dan workshop, yang diikuti oleh 15 staf sekolah di SD Bhayangkari 1 Surabaya. Sistem informasi manajemen yang dirancang mencakup fitur pendaftaran siswa, pengelolaan data, serta pembayaran yang terintegrasi. Untuk memastikan keberhasilan implementasi, evaluasi dilakukan melalui observasi dan angket yang diberikan sebelum dan sesudah pelatihan. Jenis data evaluasi yang dikumpulkan berupa data kuantitatif berupa angket yang menghasilkan presentase 91,4% dengan kategori valid. Dengan hasil ini, diharapkan mutu layanan pendidikan di SD Bhayangkari 1 Surabaya dapat meningkat dan menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengadopsi teknologi dalam manajemen pendidikan.Abstract: Transforming school management in the digital era is very important for increasing operational efficiency and effectiveness. This community service activity was carried out to help SD Bhayangkari 1 Surabaya face educational management challenges through the implementation of a web-based school management information system. The aim of this activity is to improve the hard skills of the school staff in managing student, teacher, grade, and tuition payment data in an integrated manner. The methods used in this activity included socialization, direct practice, and workshops, which were attended by 15 school staff members at SD Bhayangkari 1 Surabaya. The management information system includes an integrated student registration, data management, and payment features. To ensure successful implementation, an evaluation was carried out through observations and questionnaires administered before and after training. The type of evaluation data collected was quantitative data in the form of a questionnaire that produced a percentage of 91.4% in the valid category. With these results, it is hoped that the quality of educational services at SD Bhayangkari 1 Surabaya can improve and become an example for other schools to adopt technology in education management. 
EDUKASI PENGGUNAAN BUSAKA (BUKU SAKU KADER) TBC SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN ANGKA KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT PENYAKIT TBC Budiono, Budiono; Pertami, Sumirah Budi; Herawati, Tutik
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24111

Abstract

Abstrak: Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular penyebab kesakitan dan kematian tertinggi di Indonesia dengan 824.000 kasus, di Jawa timur 40.185 kasus Desa Mulyoarjo prevalensi TBC, mencapai 100 per 100.000 tahun 2021. Upaya yang harus dilakukan pemerintah dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat TBC harus melibat peran aktif masyarakat terutama para kader kesehatan dan tokoh masyarakat dalam bentuk pengabdian. Tujuan pengabdian, ini meningkatkan pengetahuan sikap dan motivasi peserta dalam penggunaan BUSAKA TBC melibatkan 40 orang (kader 24 org, tokoh masyarakat 6 org, 10 keluarga terpapar TBC). Melalui edukasi, demontrasi yang dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan, Hasilnya; terjadi perubahan pengetahuan dari cukup (57,5% ) menjadi baik (52,5%). Sikap dari kurang peduli (40%) menjadi baik (65%). Motivasi dari motivasi kurang (50%) berubah menjadi baik (40 %). Ditemukan dua kasus baru dengan sputum positif (+) TBC. Kesimpulan Melalui Edukasi penggunaan BUSAKA berhasil meningkatkan pengetahuan sikap dan motivasi peserta dalam menangani permasalahan penyakit TBC. Diharapkan Masyarakat Desa Mulyoarjo berperan aktif dalam upaya menurunkan angkat kesakitan dan kematian akibat penyakit TBC.Abstract: TB must involve the active role of the community, especially health cadres and community leaders in the form of service. The service aims to increase the knowledge, attitudes, and motivation of participants in using BUSAKA TBC involving 40 people (24 cadres, 6 community leaders, and 10 families exposed to TB). Through education, and demonstrations held in 4 meetings, the results were; that there was a change in knowledge from sufficient (57.5%) to good (52.5%). Attitudes from less concerned (40%) to good (65%). Motivation from less motivation (50%) changed to good (40%). Two new cases were found with positive (+) TB sputum. Conclusion: Through education, BUSAKA has succeeded in increasing participants' knowledge, attitudes, and motivation in dealing with TB problems. It is hoped that the Mulyoarjo Village Community will play an active role in efforts to reduce the incidence of morbidity and death due to TB.
KESIAPSIAGAAN BENCANA ALAM MELALUI SOSIALISASI DAN PRAKTIK EVAKUASI MANDIRI DI TINGKAT KELUARGA Meineny, Arie; Asrawaty, Asrawaty; Sakti, Putri Mulia; Sipatu, Lindanur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22606

Abstract

Abstrak: Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik, yang merupakan tiga lempeng paling aktif di dunia, yang terletak negara Indonesia dan Negara-negara lainnya. Lebih dari 80% bencana yang terjadi di indonesia antara januari 2018 hingga oktober 2019 merupakan bencana hidrometeorologi, yakni puting beliung, tanah longsor, dan banjir. Kabupaten Sigi merupakan salah satu kabupaten yang berpotensi rawan bencana, 53 kejadian bencana alam terjadi antara tahun 2018 hingga 2021. Sehingga tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat desa Bega dalam kesiapsiagaan bencana dan evakuasi mandiri di tingkat keluarga. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Beka Kabupaten Sigi dengan jumlah peserta sejumlah 16 orang terdiri dari kader, pemuda karang taruna dan ibu – ibu PKK. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah sosialisai dan praktik. Hasil pengabdian masyarakat ini ditinjau dari analisis kuesioner sebelum (Pre-Test) dan sesudah sosialisai (Post-Test), yaitu terjadi peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat dari 6,25% menjadi 93,75% terkait dengan evakuasi mandiri pada saat terjadi bencana.Abstract: The Eurasian, Indo-Australian, and Pacific plates, which are the three most active plates in the world, are located near Indonesia and other countries. Over 80% of the disasters that occurred in Indonesia between January 2018 and October 2019 were hydro-meteorological disasters, namely tornadoes, landslides, and floods. Sigi Regency is one of the regencies that is potentially prone to disasters, with 53 natural disaster events occurring between 2018 and 2021. Therefore, the goal of this community service is to enhance the knowledge and skills of the Bega village community in disaster preparedness and self-evacuation at the family level. This community service is conducted in Beka Village, Sigi Regency, with a total of 16 participants from the general public. The method used in this community service is socialization and practice. The results of this community service, as reviewed from the pre-test and post-test questionnaires, show an increase in the community's knowledge level from 6,25% to 93,75% regarding self-evacuation during disasters.