cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,426 Documents
OPTIMALISASI PENYALURAN BANTUAN LOGISTIK PASCABENCANA UNTUK MENDUKUNG PEMENUHAN HAK KORBAN BENCANA Zulfiani Zulfiani; Rika Afrida Yanti; Iqlima Maizati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38668

Abstract

Abstrak: Banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, berdampak pada ±380 KK dengan kerusakan 300 rumah serta terhentinya mata pencaharian, sehingga pemenuhan hak atas kebutuhan dasar belum optimal. Pengabdian ini bertujuan memastikan pemenuhan hak korban melalui distribusi logistik yang adil dan penguatan resiliensi komunitas. Metode yang digunakan meliputi asesmen partisipatif, distribusi logistik, layanan kesehatan, pendampingan psikososial, rehabilitasi sanitasi dan air bersih, pendidikan darurat, dukungan pemulihan ekonomi, serta edukasi mitigasi kebencanaan. Mitra kegiatan adalah Pemerintah Desa Simpang Lhee dan relawan lokal dengan sasaran 380 KK. Evaluasi dilakukan melalui observasi lapangan, kuesioner kepuasan, dan perbandingan data awal–akhir program. Hasil menunjukkan 100% KK menerima bantuan dasar; 85% penerima menyatakan kebutuhan mendesak terpenuhi; partisipasi edukasi kebencanaan meningkat 60%; dan 40% keluarga mulai kembali menjalankan aktivitas ekonomi produktif dalam tiga minggu pascaprogram.Abstract: Flooding in Simpang Lhee Village, Manyak Payed District, Aceh Tamiang, affected ±380 households and damaged 300 houses, disrupting livelihoods and limiting access to basic needs. This community service aimed to ensure victims’ rights fulfillment through equitable logistics distribution and community resilience strengthening. Methods included participatory needs assessment, logistics distribution, health services, psychosocial support, sanitation and clean water rehabilitation, emergency education, economic recovery assistance, and disaster mitigation education. Partners involved the village government and local volunteers, targeting 380 households. Evaluation used field observation, satisfaction surveys, and baseline–endline comparisons. Results indicate 100% of households received basic assistance; 85% reported urgent needs were met; disaster awareness participation increased by 60%; and 40% of families resumed productive economic activities within three weeks after the program.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN BERBASIS APLIKASI DMCARENURSE DALAM PENCEGAHAN KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA TINGKAT KELUARGA Erna Safariyah; Irawan Danismaya; Amir Hamzah; Fathia Frazna Az-Zahra; Fanny Sukmasari; Siti Um Um Andriyani Bahroen
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39040

Abstract

Abstrak: DM tipe 2 merupakan penyakit kronis dengan angka kejadian yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius, sehingga diperlukan pemberdayaan kader kesehatan berbasis teknologi sebagai upaya pencegahan yang efektif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan hardskill dan softskill kader kesehatan Aisyiyah di Kota Sukabumi, khususnya dalam pemahaman DM tipe 2 serta kemampuan penggunaan aplikasi DMCareNurse untuk pendampingan keluarga. Metode yang digunakan meliputi ceramah edukatif, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan aplikasi secara nyata. Peserta kegiatan adalah kader kesehatan Aisyiyah yang mendampingi keluarga penderita DM tipe 2 di Kota Sukabumi. Evaluasi dilakukan melalui penilaian pengetahuan (pre-post test) dan observasi keterampilan pengoperasian aplikasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep DM, pengenalan gejala, faktor risiko, dan pencegahan komplikasi, serta kemampuan kader dalam memanfaatkan aplikasi DMCareNurse untuk edukasi dan pemantauan pasien.Abstract: Type 2 diabetes is a chronic disease with a steadily rising incidence rate and the potential to cause serious complications; therefore, the empowerment of technology-based health cadres is necessary as an effective preventive measure. This activity aims to improve the hard skills and soft skills of Aisyiyah health cadres in Sukabumi City, particularly in their understanding of Type 2 DM and their ability to use the DMCareNurse application to support families. The methods used include educational lectures, hands-on training, and practical application guidance. Participants in the activity were Aisyiyah health cadres who support families of people with type 2 diabetes in Sukabumi City. Evaluation was conducted through knowledge assessments (pre- and post-tests) and observation of application operation skills. The evaluation results showed a significant improvement in the understanding of diabetes concepts, recognition of symptoms, risk factors, and prevention of complications, as well as the cadres’ ability to utilize the DMCareNurse application for patient education and monitoring.
INOVASI MEDIA EDUKASI “PADU MANIS” DALAM MENINGKATKAN KESADARAN REMAJA TERHADAP KONSUMSI SUGAR SWEETENED BEVERAGES Aninda Fitri Rahmaniasari; Cempaka Yudithia Junandar; Aminah Afidatus Sholihah; Nida Dwi Arifa; Lisa Kristina; Revi Gama Hatta Novika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38508

Abstract

Abstrak: Konsumsi minuman berpemanis atau Sugar Sweetened Beverages (SSB) yang tinggi menjadi faktor utama peningkatan prevalensi diabetes melitus pada remaja secara global dalam dua dekade terakhir.Di Surakarta, tren peningkatan diabetes terjadi paling banyak di Kecamatan Banjarsari. Hal ini menjadi latar belakang penelitian dalam melakukan pengabdian masyarakat berupa program edukasi pada 82 siswa SMPN 10 Kota Surakarta. Program edukasi yang diberikan menggunakan media Kipas Edukasi Minuman Manis “PADU MANIS” bertujuan untuk meningkatkan soft skill (persepsi dan sikap) serta hardskill (pengetahuan) siswa mengenai SSB. Untuk melihat adanya perubahan antara sebelum dan sesudah intervensi dilakukan pengumpulan data dengan kuesioner pre-test dan post-test terkait tiga domain tersebut, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada SPSS ver 29. Hasil analisis uji Wilcoxon diperoleh p-value 0,000 (p < 0,05) pada ketiga domain tersebut, yang mengindikasikan terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan edukasi. Hal ini menunjukkan siswa kini mampu mengidentifikasi bahaya konsumsi gula berlebih serta risiko diabetes melitus, sehingga program PADU MANIS berpotensi sebagai strategi preventif untuk meningkatkan kesadaran terhadap konsumsi SSB sejak dini.Abstract: High consumption of sugar-sweetened beverages (SSBs) has been a major factor in the global rise in the prevalence of diabetes among adolescents over the past two decades. In Surakarta, the rising trend in diabetes is most pronounced in the Banjarsari subdistrict. This served as the background for a community service project involving an educational program for 82 students at SMPN 10 in Surakarta. The educational program, delivered using the “PADU MANIS” Sweet Drink Educational Fan, aimed to improve students’ soft skills (perceptions and attitudes) and hard skills (knowledge) regarding SSBs. To assess changes before and after the intervention, data were collected via pre-test and post-test questionnaires covering these three domains, then analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test in SPSS version 29. The results of the Wilcoxon test analysis yielded a p-value of 0.000 (p < 0.05) across all three domains, indicating a significant difference between pre- and post-education levels. This suggests that students are now able to identify the dangers of excessive sugar consumption and the risks of diabetes mellitus, indicating that the PADU MANIS program has the potential to serve as a preventive strategy for raising awareness about SSB consumption from an early age.
PENGARUH GREEN DIGITAL MARKETING DAN GREEN TRUST TERHADAP PEMBELIAN ULANG PRODUK PUPUK ORGANIK OLEH PETANI JAGUNG Sri Reski Fajriah A. Kaloke
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39177

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana green digital marketing dan green trust memengaruhi pembelian ulang pupuk organik oleh petani jagung di Desa Bongka Makmur. Sebanyak 82 responden yang dipilih dengan metode cluster random sampling dimasukkan dalam penelitian kuantitatif menggunakan analisis regresi linier berganda. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data dan IBM SPSS Statistics 27 digunakan untuk analisis. Menurut temuan, pembelian ulang secara signifikan dipengaruhi oleh green digital marketing dan green trust (F = 325,804; Sig. = 0,000), dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,889. Green trust memiliki pengaruh positif dan signifikan (B = 0,576; Sig. = 0,000), tetapi green digital marketing memiliki pengaruh negatif dan signifikan (B = -0,103; Sig. = 0,003). Temuan ini menunjukkan bahwa green trust menjadi faktor utama dalam mendorong pembelian ulang, sementara green digital marketing menunjukkan hubungan negatif yang mengindikasikan strategi green digital marketing kemungkinan belum sesuai dengan kebutuhan petani sehingga tidak meningkatkan, bahkan cenderung menurunkan pembelian ulang.Abstract: The purpose of this study was to determine how green digital marketing and green trust influence repeat purchases of organic fertilizer by corn farmers in Bongka Makmur Village. A total of 82 respondents selected by cluster random sampling method were included in the quantitative study using multiple linear regression analysis. A questionnaire was used to collect data, and IBM SPSS Statistics 27 was used for analysis. According to the findings, repeat purchases were significantly influenced by green digital marketing and green trust (F = 325.804; Sig. = 0.000), with an Adjusted R Square value of 0.889. Green trust had a positive and significant influence (B = 0.576; Sig. = 0.000), but green digital marketing had a negative and significant influence (B = -0.103; Sig. = 0.003). These findings indicate that green trust is a major factor in encouraging repeat purchases, while green digital marketing showed a negative relationship indicating that the green digital marketing strategy may not be in line with farmers' needs, thus not increasing or even tending to decrease repeat purchases.
PENINGKATAN KESEHATAN BALITA MELALUI UPAYA PENDAMPINGAN KADER POSYANDU DI KABUPATEN LEBAK Woelandari Fathonah; Rama Indera Kusuma; Restu Wigati; Enden Mina; Rifda Zulvia Salsabila; Khairul Fazri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38501

Abstract

Abstrak: Program pengabdian ini adalah bagian dari Llangkah strategi untuk meningkatkan kondisi kesehatan balita dengan melakukan pendampingan Kader Posyandu di Desa Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menilai efek positif dari keterlibatan Kader Posyandu dalam mendukung kesejahteraan anak di wilayah desa Cihara. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2024. Mitra kegiatan ini adalah Kader Posyandu dengan melibatkan jumlah peserta penyuluhan sebanyak 15 orang. Metode kegiatan pengabdian terdiri dari beberapa tahapan yaitu koordinasi, pelaksanaan dan evaluasi..… Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi, dan pendampingan kader dalam pemantauan tumbuh kembang balita, dengan evaluasi menggunakan metode wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa posyandu berjalan dengan baik dan lancar melalui pendampingan Kader Posyandu dalam hal pemantauan tumbuh kembang balita dalam memberikan informasi penting kepada orang tua terkait deteksi dini masalah kesehatan dan mendukung pencegahan penyakit. Tahap selanjutnya yaitu melakukan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan. Evalusi menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran praktik hidup sehat yang baik bagi balita dan dapat mendukung pengembangan kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih efektif di tingkat lokal.Abstract: This community service program is part of a strategic step to improve the health conditions of toddlers by providing assistance to Posyandu cadres in Lebak Regency, Banten. The purpose of this activity is to assess the positive effects of the involvement of Posyandu cadres in supporting child welfare in the Cihara village area. This activity was carried out on January 13, 2024. The partners of this activity were Posyandu cadres, involving a total of 15 counseling participants. The community service activity method consists of several stages, namely coordination, implementation, and evaluation. The activity was carried out through counseling, discussions, and mentoring cadres in monitoring toddler growth and development, with evaluation using the interview method. The results of the activity showed that the Posyandu ran well and smoothly through the assistance of Posyandu cadres in monitoring toddler growth and development in providing important information to parents regarding early detection of health problems and supporting disease prevention. The next stage is to conduct an evaluation to measure the level of success of the activity. The evaluation showed that this activity was able to increase awareness of good healthy living practices for toddlers and can support the development of more effective public health policies at the local level.This service program is part of a strategic step to improve the health conditions of toddlers by assisting Posyandu cadres in Cihara Village, Lebak Regency, Banten. The aim of this activity is to assess the positive effects of the involvement of Posyandu Cadres in supporting children's welfare in the Cihara village area. This activity will be held on January 13, 2024. The service activity method consists of several stages, namely coordination, implementation and evaluation. The results of the activity show that the posyandu runs well and smoothly through the assistance of Posyandu Cadres in monitoring the growth and development of toddlers and providing important information to parents regarding early detection of health problems and supporting disease prevention. The next stage is to carry out an evaluation to measure the level of success of the activity. Evaluation shows that this activity is able to increase awareness of good healthy living practices for toddlers and can support the development of more effective public health policies at the local level.
PERHITUNGAN SEDERHANA PAJAK PENGHASILAN KEPADA KELOMPOK UMKM BERBASIS PENGOLAHAN DAUN KELOR Wahdan Arum Inawati; Kurnia Kurnia; Muhamad Muslih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.38929

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemahaman usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tentang perhitungan pajak penghasilan yang sederhana melalui pendidikan pajak. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu yang bergabung dalam UMKM Berbasis Pengolahan Daun Kelor di Kabupaten Bandung yang masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban pajaknya, terutama dalam menghitung dan melaporkan pajak penghasilan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan dengan penyediaan materi, diskusi interaktif, dan pemeriksaan pemahaman melalui pre-test dan post-test. Materi yang disediakan meliputi pengenalan kategori UMKM, jenis pajak, tarif pajak, dan perhitungan pajak penghasilan yang mudah sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, yang tercermin dalam peningkatan nilai sebesar 23% pada post-test. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan pendidikan dan pendampingan yang dilakukan dapat meningkatkan kompetensi pajak UMKM. Oleh karena itu, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pajak usaha mikro, kecil, dan menengah, khususnya UMKM Berbasis Pengolahan Daun Kelor menjadi model pendidikan pajak yang dapat diterapkan pada kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah lainnya. Abstract: This community service activity aims to improve the understanding of micro, small, and medium enterprises (MSME) about simple income tax calculations through tax education. The target of this activity are moms joined in MSME based moringa lead processing in Bandung Regency, which still has difficulties in fulfilling its tax obligations, especially in calculating and reporting income tax. This activity was carried out through training and mentoring with the provision of materials, interactive discussions, and comprehension checks through pre-tests and post-tests. The materials provided included an introduction to MSME categories, types of taxes, tax rates, and easy income tax calculations in accordance with applicable tax regulations. The results of this activity showed an increase in participants' understanding, as reflected in an increase in scores up to 23% on the post-test. This proves that the education and mentoring activities carried out can improve the tax competence of MSME. Therefore, it is hoped that this activity can increase tax awareness and compliance among micro, small, and medium enterprises, especially MSME based moringa lead processing, which can become a model for tax education that can be applied to other micro, small, and medium enterprise groups.
PELATIHAN ACCURATE ONLINE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA SMK Hetika Hetika; Fairuz Lerian Puspita Hapsari; Alvionia Filda Sari Mareta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39428

Abstract

Abstrak: Transformasi digital dalam bidang akuntansi menuntut siswa SMK memiliki kompetensi dalam penggunaan aplikasi akuntansi berbasis cloud. Namun, mitra yaitu siswa SMK swasta di Kota Semarang masih memiliki keterbatasan dalam penguasaan teknologi akuntansi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital dan kewirausahaan siswa melalui pelatihan Accurate Online. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, praktikum, dan pendampingan kepada siswa jurusan akuntansi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan Hard Skill sebesar 68%, Soft Skill sebesar 54%, serta peningkatan pemahaman peluang kewirausahaan digital sebesar 61%. Selain itu, peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam mengaplikasikan pencatatan keuangan berbasis digital untuk mendukung aktivitas usaha secara mandiri. Peserta juga mulai memahami potensi pemanfaatan Accurate Online sebagai alat untuk membuka jasa pembukuan digital dan pengelolaan keuangan UMKM. Dengan demikian, pelatihan ini efektif meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja sekaligus mendorong terbentuknya mindset kewirausahaan berbasis teknologi dan peluang usaha di bidang akuntansi digital.Abstract: Digital transformation in the accounting field requires vocational high school students to possess competencies in using cloud-based accounting applications. However, the partner institution, namely a private vocational high school in Semarang City, still faces limitations in students’ mastery of digital accounting technology. This community service activity aimed to improve students’ digital and entrepreneurial competencies through Accurate Online training. The methods employed included training sessions, hands-on practice, and mentoring for accounting students. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires. The results demonstrated a 68% improvement in students’ Hard Skills, a 54% increase in Soft Skills, and a 61% enhancement in their understanding of digital entrepreneurship opportunities. In addition, participants showed improved abilities in applying digital-based financial recording to support independent business activities. The students also began to recognize the potential use of Accurate Online as a tool for providing digital bookkeeping services and managing financial records for micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Therefore, this training effectively improved students’ readiness to enter the workforce while also fostering a technology-based entrepreneurial mindset and increasing awareness of business opportunities in the field of digital accounting.
PENDAMPINGAN UMKM KOPI GAYO DALAM MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PRODUK MELALUI STRATEGI PEMASARAN, PENGELOLAAN KEUANGAN MANAJEMEN USAHA, DAN LEGALITAS PRODUK Adelina Lubis; Ihsan Effendi; Sari Bulan Tambunan; Muslim Wijaya; Rizkan Zulyadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39095

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan nilai tambah dan daya saing UMKM Kopi Gayo melalui pendekatan terintegrasi pada aspek pemasaran, pengelolaan keuangan, manajemen usaha, dan legalitas produk. Permasalahan utama mitra meliputi pemasaran yang masih konvensional, belum adanya pencatatan keuangan sesuai SAK EMKM, manajemen usaha yang belum terstruktur, serta keterbatasan kepemilikan legalitas usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan melalui tahapan pra-kegiatan, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi terhadap 20 pelaku UMKM Kopi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah. Program yang dilaksanakan mencakup pelatihan digital marketing, penyusunan laporan keuangan sederhana, pendampingan manajemen usaha, dan fasilitasi legalitas usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 55% menjadi 85% atau meningkat sebesar 30%. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan pemasaran digital, pencatatan keuangan, pengelolaan usaha, serta kesadaran pentingnya legalitas usaha. Meskipun demikian, kendala literasi digital, konsistensi pencatatan keuangan, dan proses legalitas masih memerlukan pendampingan berkelanjutan.Abstract: This community service initiative aims to enhance the value added and competitiveness of Gayo Coffee MSMEs through an integrated approach covering marketing, financial management, business management, and product legality. The main challenges faced by the partners include marketing practices that remain conventional, the lack of financial record-keeping in accordance with the SAK EMKM standards, unstructured business management, and limited business legal status. The implementation method employs a participatory, empowerment-based approach through pre-activity stages, training, mentoring, and monitoring and evaluation of 20 Gayo Coffee SME operators in Central Aceh Regency. The program includes training in digital marketing, preparation of simple financial reports, business management mentoring, and facilitation of business legalization. The results of the activities showed an increase in participants’ understanding from 55% to 85%, a 30% increase. Additionally, there was an improvement in digital marketing skills, financial record-keeping, business management, and awareness of the importance of business legality. However, challenges related to digital literacy, consistency in financial record-keeping, and the legalization process still require ongoing mentoring.
EDUCATIONAL INTERVENTION & TRAINING ON THE BENEFITS OF TEMPE AND ITS PROCESSING TO PREVENT STUNTING Fransisca Noya; Ni Made Ridla Nilasanti Parwata
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39296

Abstract

The prevalence of stunting in Betania Village is 24.44% and the prevalence of underweight in April 2024 was 19.5%. The announcement of free supplementary food in Betania Village is a short-term program, so when the program ends, malnutrition problems will reappear. This is due to low purchasing power and the inability of households to process food independently. This Community Service (PkM) activity is to improve pregnant women, mothers of stunted toddlers, and integrated health post (Posyandu) cadres' knowledge and skills about stunting, nutrition for pregnant women and toddlers, parenting patterns for toddlers, and tempeh's benefits and processing. The methods used are lectures, discussions and demonstrations using booklets. Partners in this activity are the village head and midwife of Betania Village. The activity participants were 16 people. Knowledge evaluation used a pre-post-test questionnaire and to assess participant skills used a checklist. This community service resulted in an increase in the knowledge and skills of pregnant women, mothers of toddlers, and cadres to be good and skilled (100%).Keywords: Intervention; Stunting; Knowledge; Skills
PENINGKATAN LITERASI KECERDASAN BUATAN (AI) BAGI PELAKU UMKM MELALUI WORKSHOP "UMKM NAIK KELAS DENGAN AI" Hesti Widianti; Zakiyah Joban; MA Irfan Rahmana; Ari Pranaditya; Dwi Indriastuti; Alfian Yuda Prasetyo; Eliya Tuzaka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39345

Abstract

Abstrak: Rendahnya literasi digital menjadi hambatan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk meningkatkan daya saing usaha. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi AI pelaku UMKM, mencakup hardskill teknis penggunaan tools AI dan softskill digital (kepercayaan diri dan mindset adaptif) melalui workshop interaktif berbasis praktik. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi kebutuhan, pelatihan terstruktur, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi berkala, melibatkan 50 pelaku UMKM sebagai mitra. Pelatihan berfokus pada penguasaan empat tools AI: ChatGPT, Google Gemini, Canva AI, dan CapCut, dengan pendekatan prompt engineering berbasis template terstruktur lima komponen. Sistem evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test sebanyak 20 butir pertanyaan yang mengukur pemahaman konsep AI, kemampuan membuat prompt terstruktur, dan kepercayaan diri digital, dengan indikator keberhasilan berupa peningkatan skor minimum 50% pasca kegiatan.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman konsep AI sebesar 55%, kemampuan membuat prompt terstruktur meningkat 64%, Kemampuan produksi konten via ChatGPT meningkat 65%, Desain visual via Canva AI meningkat 63% dan kepercayaan diri digital meningkat signifikan sebesar 63%. Program ini menyimpulkan bahwa perubahan mindset merupakan prasyarat utama adopsi teknologi, dan pemanfaatan AI secara konsisten mampu berperan sebagai asisten konten, marketing, dan ide bisnis bagi UMKM secara mandiri.Abstract: Low digital literacy remains a primary barrier for Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) practitioners in leveraging Artificial Intelligence (AI) technology to enhance business competitiveness. This community service program aims to improve AI literacy among MSME practitioners, encompassing both technical hardskills in AI tools usage and digital softskills (self confidence and adaptive mindset), through practice-based interactive workshops. The program was implemented using a series of methods including needs socialization, structured training, technology application, mentoring, and periodic evaluation, involving 50 MSME practitioners as partners. Training focused on mastering four AI tools ChatGPT, Google Gemini, Canva AI, and CapCut using a prompt engineering approach based on a structured five-component template. The evaluation system employed pre-test and post-test instruments consisting of 20 validated items measuring AI conceptual understanding, structured prompt construction ability, and digital self-confidence, with a success indicator of a minimum 50% score improvement post-activity. Evaluation results demonstrated a 55% improvement in AI conceptual understanding, a 64% increase in structured prompt construction ability, a 65% enhancement in content production capability via ChatGPT, a 63% improvement in visual design skills via Canva AI, and a significant 63% boost in digital self-confidence. The program concludes that a mindset shift is the primary prerequisite for technology adoption, and that consistent AI utilization enables MSMEs to independently leverage AI as an assistant for content creation, marketing, and business idea generation.