cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODUL NUMERASI BERORIENTASI ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SEKOLAH DASAR Nawang Sulistyani; Adi Slamet Kusumawardana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.618 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6431

Abstract

Abstrak: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu instrumen penilaian hasil belajar peserta didik yang mendasar dalam aspek kognitif yaitu literasi membaca dan numerasi. Asesmen literasi membaca dan numerasi pada AKM dapat ditinjau dari tiga aspek yaitu konten, proses kognitif, serta konteks. Permasalahan di SD Muhammadiyah 5 Kota Malang antara lain belum ada bentuk asesmen pembelajaran yang berorientasi pada AKM. Melihat permasalahan tersebut, perlu dilakukan pendampingan penyusunan modul numerasi berorientasi AKM di Sekolah Dasar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan empat tahapan antara lain workshop penyusunan modul numerasi berorientasi AKM, pendampingan penyusunan modul numerasi berorientasi AKM, implementasi modul numerasi berorientasi AKM, serta refleksi dan tindak lanjut. Mitra pengabdian ini yaitu SD Muhammadiyah 5 Kota Malang yang diwakili oleh 10 orang guru SD. Hasil pelaksanaan diperoleh kompetensi guru meningkat, hal ini ditunjukkan dengan variasi bentuk soal yang disusun oleh guru setelah adanya kegiatan workshop. Jenis soal yang disusun guru tidak hanya pilihan ganda, jenis soal yang disusun berupa pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat dan uraian. Tanggapan dan evaluasi dari guru bahwa modul numerasi berorientasi AKM sangat diperlukan dan memudahkan guru untuk memetakan ketercapaian kompetensi dasar peserta didik dan perlu adanya variasi soal serta pembimbingan peserta didik sebelum mengerjakan modul AKM.Abstract: Minimum Competency Assessment (MCA) assesses student learning outcomes fundamental in the cognitive aspect, namely reading literacy and numeracy. Reading literacy and numeracy assessment in the MCA can be viewed from three aspects: content, mental processes, and context. Problems at SD Muhammadiyah 5 Malang City, there is no form of learning assessment oriented to the MCA. It is necessary to assist in preparing MCA-oriented numeracy modules in elementary schools. The implementation of the activity is in four stages, including workshops on the preparation of the MCA-oriented numeracy module, assistance in the preparation of the AKM-oriented numeracy module, the implementation of the MCA-oriented numeracy module, as well as reflection and follow-up. SD Muhammadiyah 5 Malang City is this service partner, represented by ten elementary school teachers. The implementation results showed that teacher competence increased, indicated by variations in the teacher's questions after the workshop activities. The types of questions compiled by the teacher are multiple-choice and arranged in the form of multiple complex choices, matchmaking, short entries and descriptions. Responses and evaluations from teachers that the MCA-oriented numeracy module is essential and makes it easier for teachers to map the achievement of students' necessary competencies and the need for variations in questions and student guidance before working on the MCA module.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RENCANA BISNIS MODEL KANVAS BAGI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Sulastri Sulastri; Mohamad Adam; Yulia Saftiana; Welly Nailis; Yulia Hamdaini Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.518 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6120

Abstract

Abstrak: Model bisnis kanvas merupakan salah satu metode alternatif untuk membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah dalam memahami dan mengembangkan usaha yang ditekuni. (1) Pelaku UMKM masih banyak yang belum memahami bisnis model kanvas; (2) Tujuan pengabdian; meningkatkan kemampuan dan pemahaman pelaku UMKM mengenai bisnis model kanvas (3) Metode penyuluhan dan praktikum, pelaku UMKM yang berada di kota Palembang sebanyak 20 orang, (4) Hasil yang telah dicapai 90 persen pelaku UMKM dapat membuat bisnis model kanvas. Abstract: business model is one of the alternative methods to help micro small and medium enterprises in understanding and developing the business pursued. (1) There are still many MSMEs who do not understand the canvas business model; (2) The purpose of devotion; improving the ability and understanding of MSME participants regarding the canvas model business (3) Extension and practicum methods, MSMEs located in Palembang city as many as 20 people, (4) The results that have been achieved by 90 percent of MSME participants can make a canvas model business.
PEMANFAATAN LIMBAH SISIK IKAN SEBAGAI GELATIN HALAL MENJADI KEMBANG GULA JELLY UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN WARGA MARGAHAYU BEKASI Zulpahmi Zulpahmi; Hariyanti Hariyanti; Merina Merina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1449.158 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6907

Abstract

Abstrak: Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan edukasi pemanfaatan limbah sisik ikan yang dimanfaatkan sebagai bahan utama gelatin halal menjadi kembang gula jeli untuk meningkatkan perekonomian pada warga Margahayu, Bekasi. Adapun warga yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 40 orang. Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyampaian materi, pelatihan, dan pendampingan. Metode pelaksanaan tersebut dirangkum dalam tiga hari pelaksanaan workshop yang meliputi, workshop pembuatan gelatin halal, kemudian workshop pembuatan gummy, dan terakhir workshop packaging dan online marketing. Hasil evaluasi berdasarkan pre-test dan post-test yang diberikan, menunjukkan pengetahuan dan pemahaman terkait materi hari pertama tentang pembuatan gelatin halal meningkat dari 45% menjadi 88%, kemudian setelah penyampaian materi pembuatan kembang gula jeli (gummy) pemahaman peserta juga meningkat dari sebelumnya hanya 65% menjadi 92%, dan terakhir untuk penyampaian materi akan packaging dan online marketing pemahaman para peserta pun meningkat dari sebelumnya hanya 73% menjadi 95%. Diharapkan peserta mampu mengimplementasikan seluruh rangkaian materi workshop dengan baik dalam memanfaatkan limbah sisik ikan menjadi sebuah hasil akhir berupa produk yang bernilai jual ekonomi.Abstract: This community service is carried out with the aim of providing education on the utilization of fish scale waste which is used as the main ingredient of halal gelatin into jelly candy to improve the economy of the residents of Margahayu, Bekasi. The residents who participated in this activity amounted to 40 people. The method of implementing the activities is in the form of material delivery, training, and mentoring. The implementation method is summarized in a three-day workshop which includes a halal gelatin making workshop, then a gummy making workshop, and finally a packaging and online marketing workshop. The evaluation results based on the pre-test and post-test given, showed that knowledge and understanding of the material on the first day about making halal gelatin increased from 45% to 88%, then after the delivery of the material for making candy jelly (gummy) participants' understanding also increased from before. only 65% to 92%, and finally for the delivery of materials on packaging and online marketing the understanding of the participants also increased from previously only 73% to 95%. Participants are expected to be able to implement the entire series of workshop materials properly in utilizing fish scale waste into a final product in the form of products that have economic selling value.
KOLABORASI MAHASISWA DAN KARANG TARUNA MELALUI INOVASI TAMAN BACA DAN TAMAN BERMAIN KELURAHAN NELAYAN INDAH Putrinta Surbakti; Dewi Wahyuni; Umar Hamdan Nasution
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.407 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.5625

Abstract

Abstrak: Kegiatan bertujuan membuat inovasi taman baca dan taman bermain sebagai upaya peningkatan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan anak di kelurahan Nelayan Indah. Kegiatan ini dilaksanakan dengan berkerjasama antara mahasiswa Dharmawangsa dan karang taruna. Sasaran kegiatan ini adalah anak berusia 5-15 tahun di kelurahan Nelayan Indah sebanyak 2 lingkungan. Agar tujuan tercapai program dan metode pelaksanaanya yaitu: (1) memperbanyak buku bacaan, (2) mensosialisasikan pentingnya membaca kepada anak, orang tua dan masyarakat, (3) mendesain taman baca dan berfungsi sebagai taman bermain yang inovatif, (4) melatih dan membiasakan anak membaca buku bacaan dan (5) membuat modul matematika, modul Bahasa Inggris dan pelatihan keterampilan (6) Evaluasi. Kegiatan dilakukan dengan datang langsung kelapangan (offline) dan online. Kegiatan menunjukkan keberhasilan 80% hal ini dapat dilihat dari terbangunnya taman baca sekaligus taman bermain, terselesaikannnya modul matematika dan modul Bahasa Inggris, terlaksanakannnya pembelajaran keterampilan, terjalinnya kerjasama antara mahasiswa dan karang taruna dan respon positif orang tua dan masyarakat terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan karang taruna. Abstract: The activity aims to innovate reading parks and playgrounds as an effort to increase the insight, knowledge, and skills of children in the Nelayan Indah village. This activity is carried out in collaboration between Dharmawangsa students and youth organizations. The target of this activity is children aged 5 - 15 years in the village of Nelayan Indah as many as 2 neighborhoods. In order to achieve the objectives of the program and its implementation methods, namely: (1) multiply reading books, (2) socialize the importance of reading to children, parents and the community, (3) design a reading park and function as an innovative playground, (4) train and familiarize children read reading books and (5) make math modules, English modules and skills training (6) Evaluation. Activities are carried out by coming directly to the field (offline) and online. The activity shows 80% success, this can be seen from the construction of a reading park as well as a playground, the completion of the mathematics module and the English module, the implementation of skills learning, the establishment of collaboration between students and youth organizations and the positive response of parents and the community to the activities carried out by students and youth organization.
PENGUATAN KESADARAN POLITIK KAUM REMAJA PEREMPUAN MELALUI KAJIAN REGULASI KUOTA 30% PEREMPUAN DI LEMBAGA LEGISLATIF Isti'anah ZA; Ani Yunita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.613 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6603

Abstract

Abstrak: Persoalan ketimpangan gender tecermin dalam rendahnya keterwakilan perempuan dalam struktur lembaga legislatif, baik di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI maupun pada level Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD Provinsi) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/kota (DPRD Kab/Kota) di seluruh Indonesia. Terpenuhinya kuota 30% perempuan di lembaga legislatif sesuai peraturan hingga saat ini masih jauh. Kendala utama karena budaya patriarki masih dominan sehingga perempuan masih dianggap tidak memiliki kemampuan sejajar dengan kaum laki-laki, regulasi yang belum adil dan masih rendahnya kesadaran perempuan terhadap pentingnya perjuangan mewujudkan kesetaraan gender di area politik praktis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan kesadaran kiprah perempuan khususnya para santri Madrasah Muallimat dalam area perpolitikan di Indonesia. Metode pelaksanaan dalam kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa berdasar hasil pretest dan posttest diperoleh peningkatan pemahaman materi kesadaran politik kaum perempuan sebesar 22% sehingga mengalami peningkatan yang signifikan. Selain itu, peserta Madrasah Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta yang semula hanya 60% memahami ilmu dasar kesadaran politik menjadi 82% memahami strategi kesadaran politik bagi kaum remaja perempuan melalui kajian regulasi kuota 30%.Abstract: The issue of gender inequality is reflected in the low representation of women in the legislative structure, both at the level of the House of Representatives of the Republic of Indonesia (DPR RI), the Regional Representative Council (DPD) of the Republic of Indonesia as well as at the level of the Provincial House of Representatives (DPRD Province) and the Regional House of Representatives. Regency/city (DPRD Regency/City) throughout Indonesia. The fulfillment of the 30% quota for women in the legislature according to the regulations is still far away. The main obstacles are because patriarchal culture is still dominant so that women are still considered not to have equal abilities with men, regulations that are not fair and women's awareness is still low on the importance of the struggle to realize gender equality in the practical political area. This service activity aims to increase understanding, knowledge and awareness of the role of women, especially the students of Madrasah Muallimat in the political area in Indonesia. The implementation method in the activity includes the preparation stage, the implementation stage and evaluation stage. The results of this service show that based on the results of the pretest and posttest, there is an increase in understanding of women's political awareness by 22% so that there is a significant increase. In addition, participants of Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta, which initially only 60% understood the basic science of political awareness, became 82% understood political awareness strategies for adolescent girls through a study of 30% quota regulations.
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI, PELATIHAN MENGURANGI NYERI HAID DENGAN METODE STRETCHING, DAN PEMBENTUKAN PEER EDUCATOR Andy Amir; Sri Astuti Siregar; Muhammad Syukri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.783 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6376

Abstract

Abstrak: Masa remaja merupakan periode peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada remaja putri, salah satu perubahannya adalah ditandai dengan menstruasi atau haid. Nyeri saat haid adalah keluhan yang paling banyak diderita remaja putri. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi selama menstruasi dan cara menangani nyeri haid dengan metode stretching. Metode pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan Mitra pada kegiatan ini adalah 11 orang remaja putri di Panti Asuhan Izzati Jannah Kota Jambi. Evaluasi kegiatan pengabdian ini dengan menggunakan kuesioner pre - posttest. Pengetahuan remaja sebelum pelatihan dominan kurang (54,5%) dan setelah dilakukan edukasi dan pelatihan pengetahuan peserta menjadi dominan Baik (63,6%). Hasil kegiatan diperoleh adanya peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi selama masa menstruasi dan cara menangani nyeri haid, dan diperoleh keterampilan baru dalam menangani nyeri haid, serta berhasil terbentuknya kelompok peer educator. Abstract: Adolescence is a period of transition from children to adults. In young women, one of the changes is marked by menstruation or menstruation. Pain during menstruation is the most common complaint suffered by young women. The purpose of this Community Service (PKM) activity is to increase understanding of reproductive health during menstruation and how to deal with menstrual pain with the stretching method. The service method is carried out by counseling and training methods. Partners in this activity are 11 young women at the Izzati Jannah Orphanage, Jambi City. Evaluation of this service activity using a pre-posttest questionnaire. Adolescents' knowledge before training was dominantly lacking (54.5%) and after education and training the participants' knowledge became dominantly Good (63.6%). The results of the activity showed an increase in knowledge about reproductive health during menstruation and how to handle menstrual pain, and acquired new skills in dealing with menstrual pain, as well as the successful formation of a peer educator group.
PELAFALAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI BUNYI SUARA HURUF HIJAIYAH PADA GURU TK Rosalin Ismayoeng Gusdian; Riski Lestiono; Musdalifah Nur Hidayah; Nafisa Wahyu Prastiwi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.84 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6544

Abstract

Abstrak: Guru mengajarkan siswa kosakata sederhana. Namun, para guru sering mengajarkan beberapa pengucapan secara tidak tepat. Ketidaksesuaian ini dipengaruhi oleh interferensi fonologis bahasa ibu serta tidak adanya beberapa bunyi dalam Bahasa Inggris dalam Bahasa Indonesia. Ini menjadi penyebab utama kesulitan dalam pengucapan guru yang berakibat pada pemodelan yang tidak tepat. Untuk mengatasi masalah tersebut, pengabdian masyarakat bertujuan membantu guru-guru untuk mengajarkan pengucapan Bahasa Inggris menggunakan bunyi konsonan dan vokal Hijaiyah yang sudah akrab di telinga siswa. Program ini dilakukan dalam tiga tahap; (1) inisiasi, di mana tim pengabdian dan guru berdiskusi tentang perencanaan pelaksanaan program, (2) implementasi, yang meliputi workshop, pelatihan mengajar, dan pengembangan media pembelajaran berbasis IT, dan (3) Presentasi dan Evaluasi, yakni melatih guru mengajar siswa pengucapan bahasa Inggris menggunakan huruf Hijaiyah dan media interaktif. Berdasarkan hasil Paired Sample T-test untuk nilai Sig. (2-tailed) adalah 0,002 < 0,05, dapat disimpulkan bahwa performa guru dalam mengajarkan Bahasa Inggris meningkat khususnya pada ketepatan melafalkan kosakata dalam Bahasa Inggris.Abstract: This community service program is carried out at Surya Gemilang Kindergarten, Malang City, where English is taught at the introduction level. The teacher teaches students simple vocabulary. However, teachers often teach some pronunciations incorrectly. This discrepancy is influenced by the phonological interference of the teachers' mother tongue and the absence of some English sounds in Indonesian. It results in improper modeling. To overcome this problem, the community service team aims to help Surya Gemilang Kindergarten teachers in Malang to teach English pronunciation using Hijaiyah consonants and vowels, which are already familiar to students. The program is carried out in three stages; (1) initiation, where the service team and teachers discuss the program implementation planning, (2) implementation: workshops, teaching training, and development of IT-based media, and (3) Presentation and Evaluation. This activity trains teachers to teach students English pronunciation using Hijaiyah letters and interactive media. Based on the results of the Paired Sample T-test for the value of Sig. (2-tailed) is 0.002 < 0.05, it can be concluded that the teacher's performance in teaching English has increased, especially in the accuracy of pronouncing vocabulary in English.
PENINGKATAN PENGELOLAAN HIPERTENSI MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI HY-CON OLEH KADER DAN PEMEGANG PROGRAM Reni Prima Gusty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.231 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6344

Abstract

Abstrak: Tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, pelarangan berkumpul pada masa pandemi Covid-19, meningkatnya kasus hipertensi yang tidak terkontrol menjadi permasalahan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Media teknologi digital dapat dijadikan alat untuk mempermudah pemberian pelayanan kesehatan bagi penderita hipertensi dan memperluas skrining penemuan penderita hipertensi baru. Aplikasi Hy-Con (aplikasi pengendalian hipertensi) berbasis Website dan android disosialisasikan kepada tenaga kesehatan sebagai bentuk kontribusi penulis untuk membantu mengatasi permasalahan yang ada. Tujuan pengabdian adalah memberikan pelatihan kepada pemegang program dan kader hipertensi untuk bisa menggunakan aplikasi Hy-Con dalam mengelola hipertensi. Evaluasi menggunakan angket pengetahuan, praktikalitas aplikasi dan rekap jumlah login peserta pada aplikasi. Hasilnya, 30 peserta (100%) antusias menggunakan aplikasi ini, dengan rata-rata 8-10 kunjungan ke aplikasi untuk setiap peserta, 80% pengetahuan baik setelah mengikuti pelatihan. Aplikasi dinyatakan praktis dan layak untuk digunakan. Rencana tindak lanjut dengan Puskesmas menghasilkan komitmen dari penanggung jawab program penyakit tidak menular dan kader untuk menggunakan aplikasi Hy-Con dalam pengelolaan penderita hipertensi.Abstract: The high demand from the community for quality health services, the prohibition of gathering during the Covid-19 pandemic, the increasing cases of uncontrolled hypertension are problems for health workers to provide optimal health services. Digital technology media can facilitate health services for people with hypertension and expand the screening of new hypertension sufferers. The Hy-Con application (hypertension control application) based on the Website and Android is socialized to health workers as a form of the author's contribution to help overcome existing problems. The service aims to train program holders and hypertension cadres to use the Hy-Con application to manage hypertension. The evaluation uses a knowledge questionnaire, application practicality, and a recap of the number of participant logins in the application. As a result, 30 participants (100%) enthusiastically used this application, with an average of 8-10 visits to each participant, 80% good knowledge after attending the training. The application is declared practical and possible to use. The follow-up plan with the Public Health Center resulted in a commitment from the leader of the non-communicable disease program and cadres to use the Hy-Con application in the management of hypertension sufferers.
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA SUGIH ANUGRAH Ihsan Nasihin; Trias Arimurti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6460

Abstract

Abstrak: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah badan usaha yang dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakat desa dengan tujuan untuk memperkuat serta meningkatkan perekonomian masyarakat desa. BUMDes Sugih Anugrah bergerak dalam bidang Jasa Pelayanan dan Perdagangan yang dikelola oleh masyarakat desa dengan sumber modal diperoleh dari dana desa. Dalam menjalankan usahanya, BUMDes Sugih Anugrah belum mampu untuk menyusun laporan keuangan secara umum mengikuti siklus akuntansi yaitu mulai dari terjadinya transaksi sampai dengan dibuatnya laporan keuangan, yang siklus akuntansi tersebut terdapat informasi mengenai perkembangan BUMDes mulai dari perkembangan omset (penjualan), laporan laba rugi dan struktur permodalan BUMDes. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara melaksanakan sosialisasi dan pelatihan, pada tahap sosialisasi dilakukan workshop untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya suatu laporan keuangan untuk BUMDes, sementara pada tahap pelatihan dilakukan dengan cara melakukan penyusunan laporan keuangan BUMDes Sugih Anugrah. Kegiatan pengabdian ini dapat membantu BUMDes Sugih Anugerah dalam membuat dan menyusun laporan keuangan BUMDes Sugih Anugrah sesuai dengan SAK ETAP. Abstract: Village-Owned Enterprises (BUMDes) are business entities managed by the village government and village communities with the aim of strengthening and improving the economy of rural communities (Maheasy, 2018). BUMDes Sugih Anugrah is engaged in Services and Trade which is managed by village communities with capital sources obtained from village funds. In running its business, BUMDes Sugih Anugrah has not been able to compile financial statements in general following the accounting cycle, starting from the occurrence of transactions to making financial statements, in which the accounting cycle contains information about the development of BUMDes starting from the development of turnover (sales), profit and loss statements and BUMDes capital structure. The method used in the implementation of this service is carried out by carrying out socialization and training, at the socialization stage a workshop is held to provide an understanding of the importance of a financial report, while at the training stage it is carried out by preparing the financial statements of BUMDes Sugih Anugrah. This service activity can help BUMDes Sugih Anugerah in making and compiling financial reports for BUMDes Sugih Anugrah in accordance with SAK ETAP.  
PROGRAM IMPLEMENTASI SISTEM JAMINAN HALAL PADA UMKM BINAAN PCM TANGGULANGIN SIDOARJO Hana Catur Wahyuni; Puspita Handayani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1391.196 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6163

Abstract

Abstrak:Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM binaan PCM Tanggulangin adalah terbatasnya area pemasaran meskipun konstiunitas produksi terjaga bahkan dapat ditingkatkan. Kondisi ini mengakibatkan profit yang diterima UMKM tetap bahkan cenderung menurun dari waktu ke waktu. Permasalahan ini muncul karena UMKM belum mampu memenuhi kebutuhan konsumen terkait dengan ketersediaan jaminan halal untuk produknya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang SJH dan implementasinya. Metode yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan ini adalah observasi/ wawancara dengan pelaku UMKM, sosialisasi dalam bentuk webinar dan pelatihan SJH. Kegiatan ini diikuti oleh 20 UMKM binaan PCM Tanggulangin, terutama yang bergerak pada sector makanan dan minuman. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM mempunyai respon positif dalam mengimplementasikan SJH untuk produknya. Selain itu, hasil kegiatan juga menunjukkan bahwa tingkat pemahaman UMKM tentang SJH mengalami peningkatan. Dari sisi teknis, dengan adanya pelatihan SJH, pelaku UMKM mempunyai kemampuan teknis untuk Menyusun SJH sesuai dengan jenis produk yang dihasilkannya. Abstract: The problem faced by MSMEs assisted by PCM Tanggulangin is the limited marketing area, although the production continuity is maintained and can even be increased. This condition causes the profit received by MSMEs to remain and even tends to decrease from time to time. This problem arises because MSMEs have not been able to meet consumer needs related to the availability of halal guarantees for their products. This service activity aims to increase the understanding of MSME actors about SJH and its implementation. The method used to carry out this activity is observation/interviews with MSME actors, socialization in the form of webinars and HAS training. This activity was attended by 20 MSMEs assisted by PCM Tanggulangin, especially those engaged in the food and beverage sector. The results of this activity indicate that MSME actors have a positive response in implementing SJH for their products. In addition, the results of the activities also show that the level of understanding of SMEs about SJH has increased. From the technical side, with the HAS training, MSME actors have the technical ability to prepare SJH according to the type of product they produce. 

Page 72 of 309 | Total Record : 3084