cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
INTRODUKSI PRODUKSI BENIH MELALUI TEKNIK FISION PADA BUDIDAYA TERIPANG GAMET FISSION TECHNOLOGY FOR SEA CUCUMBER SEED PRODUCTION Retno Hartati; Widianingsih Widianingsih; Wilis A. Setyati; Rini Pramesti; Agus Trianto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.152 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.6962

Abstract

Abstrak: Desa Nyamuk terletak di Kepulauan Karimunjawa, yang mempunyai sumber daya hayati yang kaya dan sangat beragam, antara lain Teripang Gamet. Dengan semakin meningkatnya permintaan produk teripang ini, maka kegiatan budidayanya perlu ditingkatkan. Salah satu faktor terpenting dalam budidaya adalah ketersediaan benih yang tepat waktu dan jumlah yang mencukupi. Sehingga kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengintroduksikan produksi benih melalui teknik fission pada budidaya teripang gamet, kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu penyuluhan, demonstrasi, praktek bersama, dan praktek mandiri. Sebagai mitra adalah Kelompok Karang Taruna Bintang Muda. Kegiatan terdiri dari persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan persiapan meliputi penyusunan leaflet materi tentang teknik fision dan koordinasi dengan mitra. Pelaksanaan penyuluhan, demonstrasi, praktek bersama dan praktek mandiri telah dilakukan Tim Pengabdi dan nampak antuasiasme kelompok mitra terhadap kegiatan. Pada tahap monitoring dan evaluasi, nampak ada peningkatan pengetahuan tentang teknik fision untuk produksi teripang sebanyak 30-35%. Melalui kegiatan ini kelompok mitra di Pulau Nyamuk Kepulauan Karimunjawa, dapat melakukan budidaya Teripang dengan semakin baik dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraannya.Abstract. The Nyamuk village is located in the Karimunjawa Islands, which have rich and very diverse biological resources, including sea cucumber. With increasing demand for sea cucumber product, its cultivation activities need to be done and improved. One of the most important factors in cultivation is the availability of seeds on time and in sufficient quantities. So that this community service activity aims to introduce seed production through fission techniques in the cultivation of sea cucumbers through extension activities, demonstrations, joint, and independent practice. As a partner is the Youth Group Bintang Muda. Activities consist of preparation, implementation, monitoring and evaluation. Preparatory activities include the collection of material leaflets on fission techniques and coordination with partners. The implementation of counseling, demonstrations, joint practice and independent practice has been carried out by the Team and the Partner group's enthusiasm for the activity has been seen. At the monitoring and evaluation stage, it appeared that there were 30-35% increase in knowledge on fission techniques for production of sea cucumbers Through this activity, the Partners group on Nyamuk Island, Karimunjawa Archipelago, are able to do better cultivation of sea cucumbers and able to increase their income and welfare.
EVALUASI PELATIHAN ULANGAN SEKOLAH BERBASIS TEKNOLOGI DALAM APLIKASI MICROSOFT POWER POINT DI MADRASAH IBTIDAIYAH FATAHILLAH CILEDUG KOTA TANGERANG Arum Fatayan; Zulherman Zulherman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1424.721 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.6810

Abstract

Abstrak: Penggunaan power point sebagai media ulangan belum banyak diketahui guru dan siswa di sekolah. Pada kegiatan PKM di madrasah ibtidaiyah (MI) Fathillah dilakukan workshop penggunaan aplikasi power point bertujuan sebagai media ulangan. Kegiatan di ikuti 64 orang terdiri dari guru dan dilakukan evaluasi diakhir kegiatan, dengan kuesioner sebagai gambaran hasil kegiatan. Dari hasil kegiatan ini, data dianalisis menggunakan SEM smartpls dan ditemukan bahwa faktor luar motivasi dan kebiasaan pengguna berpengaruh positif terhadap minat dalam menggunakan aplikasi power point. Kesimpulan pelatihan ini berdampak pada minat peserta untuk power point untuk media ulamgan.Abstract: The use of power point as a test medium is not widely known by teachers and students in schools. In the PKM activity at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Fathillah, a workshop was held on the use of the power point application as a test medium. The activity was attended by 64 people consisting of teachers etc. and an evaluation was carried out at the end of the activity, with a questionnaire as a description of the results of the activity. From the results of this activity, the data were analyzed using SEM smartpls and it was found that external factors of motivation and user habits had a positive effect on interest in using power point applications. The conclusion of this training has an impact on the participants' interest in power points for review media.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG COVID-19 MELALUI SOSIALISASI FAKTOR RISIKO, KOMORBID, DAN SKRINING COVID-19 Ivanna Beru Brahmana; Naufal Hanif Amrulloh; Fitri Khoirunnisa; Rizky Aprilia Kusumawardhani; Ravikha Aprilia Ganarsih; Desma Ayu Lestari; Ayu Laksmi Salsabila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.719 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7187

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 menimbulkan duka mendalam dan trauma bagi sebagian masyarakat, terlebih yang terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk itu upaya pengenalan faktor risiko, penyakit yang menjadi komorbid yang kemungkinan lebih rentan tertular Covid-19, dan pelaksanaan deteksi dini atau skrining Covid-19 perlu diketahui masyarakat. Dengan demikian upaya pencegahan tertular Covid-19, sekaligus memberikan rasa tenang pada masyarakat akan meningkat. Tujuan pengabdian untuk memberikan informasi apa saja yang menjadi faktor risiko, penyakit apa saja yang menjadi komorbid yang menyebabkan lebih rentan tertular Covid-19, sekaligus melakukan pemeriksaan deteksi dini atau skrining Covid-19 pada masyarakat. Pelaksanaan pengabdian berupa pretes, penyampaian materi penyuluhan, pengisian kuesioner dan pelaksanaan skrining, dan postes. Kegiatan pengabdian dihadiri oleh 29 peserta, 28 peserta mengikuti kegiatan dengan lengkap, 1 peserta hanya mengisi daftar hadir tanpa mengikuti kegiatan. Peningkatan softskill nilai postes 100% dari nilai pretes 70% menunjukkan perhatian peserta pengabdian terhadap materi yang disimak dengan baik oleh seluruh peserta pengabdian. Dari peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian dengan lengkap, seratus persen peserta tidak mempunyai faktor risiko Covid-19,  juga tidak mempunyai faktor risiko komorbid Covid-19, dan hasil skrining 100% peserta tidak menunjukkan gejala menderita Covid-19. Seluruh kegiatan pengabdian dirasakan sangat bermanfaat bagi peserta pengabdian di masa pandemi ini.Abstract:  The Covid-19 pandemic has caused grief and trauma for some people, especially those who have been confirmed positive. Therefore, efforts to identify risk factors, comorbid diseases that are more susceptible to infection and screening for Covid-19 need to be known by the public. Thus, efforts to prevent the spread of Covid-19 and provide a sense of comfort to the community will increase. This service aimed to provide information on risk factors, a comorbid disease and also Covid-19 screening. Implementation of service in the form of pretest, delivery of counseling materials, filling out questionnaires, screening, and posttest. The service activity was attended by 29 participants, which is 28 participants followed all of activities, one person only sign attandence. An increase of softskill in the posttest score of 100% from the pretest score of 70% shows the dedication participants' attention to the material that was listened to well by all service participants. From all of participants who followed all of activities, one hundred percent of the participants did not have any risk factors for Covid-19, nor have any comorbid risk factors for Covid-19. All of the participants did not show any symptoms of Covid-19. All service activities have benefits for service participants during this pandemic.
LITERASI DIGITAL: MEMBANGUN NAGARI DIGITAL MELALUI PORTAL PEMERINTAHAN NAGARI Riska Robianto; Halifia Hendri; Emil Salim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.133 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7154

Abstract

Abstrak: Masalah yang terjadi di lokasi PKM ini yaitu tidak adanya media untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakat secara digital (online) atau daring dan tidak adanya satupun pelayanan kepada masyarakat yang dapat dilakukan secara online. Tujuan dilakukannya kegiatan PKM ini adalah agar perangkat pemerintahan (desa) dan masyarakat dapat dengan mudah melakukan penyebarluasan informasi dan pelayanan secara online melalui portal atau website pemerintahan. Dalam PKM ini metode pelatihan dan pendampingan teknis digunakan untuk mempermudah kegiatan. Mitra dalam pelaksanaan PKM ini adalah perangkat pemerintahan nagari sejumlah 30 orang. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan quisioner atau angket mendapatkan hasil tingkat kepuasan peserta yang sebesar 80%, tingkat manfaat keberadaan website yaitu sebesar 85% dan untuk tingkat penguasaan penggunaan website sebesar 78%.Abstract: The problem that occurs at this PKM location is that there is no media for disseminating information to the public digitally (online) or online and there is no single service to the community that can be done online. The purpose of this PKM activity is so that government apparatus (village) and the community can easily disseminate information and services online through government portals or websites. In this PKM method of training and technical assistance is used to facilitate activities. Partners in the implementation of this PKM are the village government apparatus with a total of 30 people. Based on the results of the evaluation using a questionnaire or questionnaire, the results of the participant satisfaction level are 80%, the level of benefit of the existence of the website is 85% and the level of mastery of using the website is 78%.
PELATIHAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH BAGI GURU PADA MASA NEW NORMAL DI MTS TELADAN GEBANG Ahmad Fuadi; Diani Syahfitri; Zaifatur Ridha; Hayatun Sabariah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.452 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7344

Abstract

Abstrak: Merebaknya virus corona covid-19, teknologi informasipun menjadi primadona di saat sekarang ini. Tidak terlepas dalam sektor bidang pendidikan, sejak tercenang pembelajaran jarak jauh yang telah diputuskan menteri pendidikan. Proses kegiatan belajar mengajar telah beralih, yang bermula kegiatan pembelajaran dilakukan secara tatap muka, kini proses kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pembelajaran daring (dalam jaring). Keputusan menteri pendidikan seakan membawa kegagapan pada sebahagian tenaga pendidik yang tidak cakap dalam penggunaan teknologi informasi, seperti pada penggunaan aplikasi google classroom dan google meet, zoom cloud meeting yang menjadi sarana proses belajar mengajar selama masa pandemic. Adapun kegiatan pengabdian kepada masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura Langkat mengadakan pelatihan teknologi informasi dalam pembelajaran jarak jauh, yang dilaksanakan di Madrasah Teladan Gebang untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran jarak jauh ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan cara-cara dalam menggunakan teknologi informasi pada pembelajaran jarak jauh kepada guru yang ada di Madrasah Teladan Kecamatan Gebang. Berdasarkan hasil dari pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa guru di Madrasah Teladan Gebang dapat dikatagorikan sudah bisa menggunakan teknologi untuk pembelajaran jarak jauh dengan aplikasi google classroom dan google meet, zoom cloud meeting. Hal ini terlihat dari kecakapan guru dalam mengoperasikan aplikasi. Abstract: The outbreak of the corona virus covid-19, information technology is also the prima donna at this time. It is inseparable in the education sector, since distance learning has been decided by the minister of education. The process of teaching and learning activities has shifted, which began with learning activities carried out face-to-face, now the process of teaching and learning activities is carried out on online learning (in the net). The decision of the minister of education seems to bring stuttering to some educators who are not proficient in the use of information technology, such as the use of the Google Classroom and Google Meet applications, the Zoom cloud meeting which is a means of teaching and learning during the pandemic. The community service activities at the Jam'iyah Mahmudiyah Islamic High School Tanjung Pura Langkat held information technology training in distance learning, which was carried out at the Gebang Exemplary Madrasa to provide knowledge and understanding in the use of information technology in distance learning. This study uses a qualitative method that aims to describe ways to use information technology in distance learning to teachers in Madrasah Teladan, Gebang District. Based on the results of this training, it can be concluded that teachers at Madrasah Teladan Gebang can be categorized as being able to use technology for distance learning with the google classroom application and google meet, zoom cloud meeting. This can be seen from the teacher's skills in operating the application.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGELOLAAN BUMDES DALAM RANGKA OPTIMALISASI POTENSI DESA KERSIK KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Adietya Arie Hetami; Muhammad Fikry Aransyah; Arwin Sanjaya; Fareis Althalets; Muhammad Zaini; Dyan Wulan Sari; Trisda Derama
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.85 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7087

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan agar dapat meningkatkan pemahaman pengelola BUMDes dan pengurus POKDARWIS dalam memaksimalkan dana desa untuk menggali potensi Desa Kersik dalam mensejahterakan masyarakat dan menjadi desa yang mandiri. Pendirian BUMDes sepatutnya diawali dengan menganalisa potensi Desa yang ada untuk dikembangkan. Desa Kersik memiliki banyak potensi, seperti potensi pesisir pantai, potensi ikan dan pengolahan garam yang dapat dikembangkan. Selanjutnya dapat dilakukan pengelolaan dana dari potensi yang ada. Dalam pengabdian ini menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD), metode pelatihan dan metode pendampingan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu: membentuk tim yang telah mengobservasi potensi desa, kemudian merumuskan mengidentikasi bahwa BUMDes setempat perlu mengoptimalisasi dan mempriroritaskan potensi setempat, dan evaluasi pemahaman pengelolaan BUMDes. Peserta pada kegiatan ini berjumlah 12 orang yang terdiri dari POKDARWIS dan Pengurus BUMDes di Desa Kersik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Hal tersebut terbukti dengan tingkat partisipasi dari peserta dan peningkatan pemahaman sebesar 80%. Diharapkan setelah kegiatan ini, materi yang disampaikan dapat berguna bagi para pengelola BUMDes dan pengurus POKDARWIS.Abstract: This service activity aims to foster the interest and desire of BUMDes managers and POKDARWIS administrators in maximizing village funds to explore the potential of Kersik Village in prospering the community and becoming an independent village. The establishment of BUMDes should begin with analyzing the potential of the existing village to be developed. Kersik village has a lot of potential, such as coastal potential, fish potential and salt processing that can be developed. Furthermore, fund management can be carried out from the existing potential. In this service, the Focus Group Discussion (FGD) method is used, training methods and mentoring methods. Participants in this activity amounted to 12 people consisting of POKDARWIS and BUMDes Management in Kersik Village. Evaluation of the results of this community service activity is that participants are motivated in managing BUMDes and can explore the economic potential that exists in Kersik village by utilizing BUMDes funds. This service activity was carried out effectively in increasing the knowledge of the participants. This is evidenced by the participation rate of the participants and an increase in understanding of 80%. It is hoped that after this activity, the material presented can be useful for BUMDes managers and POKDARWIS administrators.
EDUKASI PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN GIZI BURUK DAN STUNTING PADA IBU-IBU RUMAH TANGGA DI DESA SELAT KABUPATEN LOMBOK BARAT Asmawati Asmawati; Marianah Marianah; Syirril Ihromi; Desy Ambar Sari; Nurhayati Nurhayati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.249 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7269

Abstract

Abstrak: Kelor adalah salah satu jenis sayuran yang sangat kaya akan nutrisi, terutama protein, vitamin A, vitamin C dan kalsium. Kelor juga mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol yang dapat berfungsi sebagai antioksidan alami, sehingga sangat baik diberikan kepada anak sebagai tambahan dalam menu makanannya untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk  memberi edukasi dan tambahan ilmu pengetahuan kepada orang ibu – ibu rumah tangga di Desa Selat, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat khususnya yang memiliki balita. Peserta kegiatan ini berasal dari ibu – ibu warga Desa Selat yang memiliki balita, kader posyandu yang mewakili setiap Dusun yang ada berjumlah 12 0rang. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu : 1). Sosialisasi persiapan kegiatan 2). Pre-test 3). Penyampaian materi tentang pemanfaatan daun kelor sebagai bahan alternative mencegah gizi buruk dan stunting 4). Post-test untuk mengevaluasi daya serap dan pengetahuan peserta. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu peserta  sebesar  67,80% (selisih nilai 20,40%) dari nilai sebelum penyampaian materi hanya sebesar 47,40%. Hasil penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi tambahan ilmu pengetahuan bagi ibu-ibu peserta dalam hal pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif pencegahan  gizi buruk dan stunting pada anak balitanya.Abstract: Moringa is a very rich type of vegetable in nutrients, especially protein, vitamin A, vitamin C, and calcium. Moringa also contains bioactive compounds such as polyphenols that can function as natural antioxidants, so it is best given to children as an addition to their diet to optimize their growth and development. This service activity aims to provide education and additional knowledge to housewives, especially toddlers in Selat Village, Narmada District, West Lombok Regency. Participants in this activity came from 12 people Selat Village mothers who have toddlers and posyandu cadres representing each hamlet. Activities are carried out in several stages, namely: 1). Socialization of activity preparation 2). Pre-test 3). Counseling on the use of Moringa leaves as an alternative material to prevent malnutrition and stunting 4). Post-test to evaluate participants' absorption and knowledge. The counseling results showed an increase in the knowledge mother participants by 67.80% (20.40% difference in value) from the value before delivering the material, which was only 47.40%. The results of this counseling are expected to be additional knowledge for participating mothers in terms of using Moringa leaves as an alternative to preventing malnutrition and stunting in their children under five.
DISEMINASI TEKNOLOGI PEMURNIAN BIOGAS KOTORAN SAPI TERINTEGRASI PADA USAHA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT Aris Fiatno; Apriza Apriza; Rizqon Jamil Farhas
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.092 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.6992

Abstract

Abstrak: Program Produk Teknologi yang Didiseminasikan ke Masyarakat (PTDM) mengisyaratkan perlunya keselarasan antara kebutuhan untuk menjawab permasalahan masyarakat dan aspek lingkungan hidup. Permasalahan utama yang dihadapi adalah limbah kotoran sapi yang menumpuk di sekitar kandang dan menimbulkan bau, serta sumber energi bahan bakar LPG (Liquid Petroleum Gas) yang semakin langka. Mitra PTDM adalah Kelompok Peternak Sapi dan Ibu-ibu PKK di Desa Laboy Jaya. Metode yang diterapkan pada masyarakat Desa Laboy Jaya adalah sosialisasi pembuatan reaktor biogas dari limbah sapi, pelatihan pengisian kotoran sapi ke dalam reaktor dan pelatihan pembuatan pupuk padat dan cair. Tujuan PTDM ini untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui penggunaan teknologi pemurnian biogas kotoran sapi. Hasil dari PTDM ini dapt mengurangi polusi udara yang ditimbulkan dari limbah sapi yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dan menjadi bahan bakar alternatif pengganti LPG, hasil lain dari reaktor biogas adalah bio slurry yang dimanfaatkan mitra Ibu-ibu PKK sebagai bahan pembuatan pupuk oganik dengan teknologi tepat guna sehingga didapatkan pupuk organik yang siap pakai.Abstract: The Program for Technology Products Disseminated to the Community (PTDM) implies the balance between community problems and environmental aspects. The main problems faced were cow dung waste that accumulated around the barn and caused an odor. On the other side, it is an increasingly scarce energy source for LPG (Liquid Petroleum Gas) fuel. PTDM partners are Cattle Breeders and PKK Women in Laboy Jaya Village. The method applied is socializing on making biogas reactors from cow waste, training on filling cow dung into the reactor, and training on making solid and liquid fertilizers. The purpose of PTDM is to improve the economy and welfare of the community through the use of cow dung biogas purification technology. This PTDM could reduce air pollution caused by cow waste that was not previously used and become an alternative fuel to replace LPG. Another result of the biogas reactor is bio-slurry which PKK partners use as an ingredient for making organic fertilizers with appropriate technology to get ready to use organic fertilizer.
PELATIHAN DIGITAL BRANDING UNTUK PENCAPAIAN ECONOMIC SUSTAINABILITY Maulidian Maulidian; Anisa Fitriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.909 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.6885

Abstract

Abstrak: Tujuan dari pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM di Bali dalam membangun Brand yang kuat, sehingga dapat menjalankan usahanya secara berkelanjutan. Metode pelatihan yang digunakan yaitu ceramah, diskusi, dan penugasan. Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan yaitu sebanyak 9 pelaku UMKM di Bali. Evaluasi dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada peserta setelah pelatihan berlangsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum tanggapan peserta terhadap materi kelas pendampingan ini secara keseluruhan 50% menyatakan sangat menarik dan 50% menyatakan menarik. Tanggapan terkait materi yang disampaikan oleh narasumber bermanfaat untuk pengembangan usaha atau menambah wawasan yaitu menyatakan 33% sangat bermanfaat dan 67% menyatakan bermanfaat. Tanggapan peserta tentang cara penyampaian materi narasumber yaitu 33% menyatakan sangat jelas dan 67% menyatakan jelas. Tanggapan peserta mengenai interaksi narasumber dengan audience yaitu 33% menyatakan sangat baik dan 67% menyatakan baik.Abstract: The purpose of this training is to improve tke knowledge and skills of SMEs in Bali to build a strong brand, so they can run their business sustainably. The training methods used are lectures discussions, and assigments. Participant’s that joined training is 9 SMEs perpetrators in Bali. Evaluation is done by giving questionnaries to participant’s after the training. The result of evaluation showed that in general the participant’s responses to this accompaniment class material were 50% very interesting and 50% interesting. The responses is related to the presented material by source person is beneficial to business development or adding insight is 33% very beneficial and 67% is just beneficial. Participants' responses on how to deliver resource material were 33% stating it was very clear and 67% stated it was clear. Participants response to the source person interaction wit audience is 33% very well and 67% just good enough.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASIEN TBC DENGAN PENDEKATAN PEMASARAN SOSIAL (IMB) Rita Benya Adriani; Siti Lestari; Nur Hidayat; Yulianto Wahyono; Siti Handayani; Dwi Sulistyowati; Sumardino Sumardino
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.988 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7183

Abstract

Abstrak: Penyakit TBC mempengaruhi asupan makan dan menyebabkan penurunan berat badan sehingga mempengaruhi status gizi. Untuk itulah intervensi terhadap Desa Sehat perlu dilakukan dengan melibatkan lintas profesi (Interprofesional Collaboration, IPC) dengan pendekatan Information, Motivation, Behavior Skill supaya terjadi perubahan perilaku (IMB) dalam pemasaran sosial yaitu proses yang menggunakan prinsip-prinsip pemasaran dan teknik untuk mempengaruhi perilaku masyarakat yang ingin dirubah. Tujuan kegiatan dengan terwujudnya desa sehat binaan poltekkes dalam memberdayakan masyarakat dengan pendekatan IPC melalui IMB. Metode yang digunakan adalah action research dengan pendekatan pengabdian masyarakat dengan satu intervensi. Hasil pelaksanan dilakukan di Kota Surakarta dan Kota Yogyakarta dengan kerjasama petugas kesehatan. Pengabdian bekerjasama dengan stakeholder yang profesional di bidangnya masing-masing dalam menyelesaikan permasalahan TBC di Kelurahan Mojosongo, Surakarta dan Desa Panggungharjo, Yogyakarta. Interprofesional Collaboration (IPC) melalui Informational, Motivation, Behavior, and Skills (IMB) merupakan program yang bertujuan untuk merubah perilaku masyarakat yang kurang menyadari pentingnya pengobatan TBC.Abstract: TB disease affects food intake and causes weight loss affects nutritional status. For reason, intervention in Healthy Villages needs to be carried out by involving cross-professions (IPC) with the IMB occurs in social marketing, namely process that uses marketing principles and techniques to influence community behavior. who want to changes. The objective of the activity is the realization of a healthy village under the guidance of Poltekkes in empowering the community with the IPC approach through the IMB. The method used is action research with a community service approach with one intervention. The results of the implementation were carried out of Surakarta and the City of Yogyakarta in collaboration with health workers. Servant collaborates with stakeholders who are professional in their respective fields in solving TB problems in Mojosongo, Surakarta and Panggungharjo, Yogyakarta. (IPC) through IMB a program that aims to change the behavior of people who are less aware of the importance of TB treatment .

Page 74 of 309 | Total Record : 3084