JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Articles
3,084 Documents
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI WANITA DESA SEBETUNG MENYALA KALIMANTAN BARAT
Shanti Veronica br Siahaan;
Benedhikta Kikky Vuspitasary
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (425.888 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6337
Abstrak: Pengabdian Masyarakat dilakukan pada wanita Desa Sebetung Menyala, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kewirausahaan bagi ibu rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan dalam satu kali pertemuan bertempat di Balai Desa dengan pembatasan jumlah peserta. Kegiatan ini dihadiri 17 (tujuhbelas) orang dengan tetap berupaya mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi covid. Kegiatan dimulai dengan mengajak peserta untuk mengenali minat dan potensi sekitar yang dapat dikelola menjadi usaha rumahan yang mendatangkan tambahan penghasilan bagi keluarga, kemudian dilanjutkan dengan mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan untuk memulai usaha dan evaluasi kegiatan. Peserta juga diajarkan cara perhitungan harga jual produk serta diberikan wawasan kesadaran untuk dapat bekerjasama membangun usaha bersama. Hasil penyuluhan dan pelatihan memberikan peserta pengetahuan tentang kewirausahaan, kesadaran minat dan potensi sekitar yang dapat dijadikan usaha rumahan dan pengalaman praktik menghitung harga jual produk.Abstract: Community service was carried out on women from Sebetung Menyala Village, Teriak District, Bengkayang Regency, West Kalimantan. It’s aims to provide entrepreneurial knowledge for housewives. The activity is carried out in one meeting at the Village Hall with a limitation on the number of participants due to covid pandemic. This activity was attended by seventeen people. The activity begins by identifying their interests and potentials around them that can be managed into a home-based business that brings additional income for the family, then continues by knowing what to prepare for starting a business and evaluating activities. Participants are also taught how to calculate the selling price of products and are given insight into the awareness to be able to work together to build a business. The results of the activities are provided participants with knowledge about entrepreneurship, awareness of interests and surrounding potential that can be used as home businesses and practical experience in calculating the selling price of products.
ANALISIS KESIAPAN PENERAPAN APLIKASI KLIK @AKREDITASI KLINIK PADA FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA SWASTA
Arlina Dewi;
Iwan Dewanto;
Raden Tryarso Setyawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (416.554 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6447
Abstrak: Perioritas utama Indonesia di bidang kesehatan adalah penguatan sistem kesehatan melalui Klinik Pratama yang terstandar. Jumlah klinik pratama yang telah terakreditasi hingga bulan April 2021 didapatkan kurang dari 2%. Aplikasi klik@akreditasi klinik telah dikembangkan untuk membantu klinik dalam mengelola dokumen sesuai standar akreditasi. Namun aplikasi ini bermanfaat apabila klinik telah menyiapkan dokumen akreditasi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengukur kesiapan Klinik Muhammadiyah-‘Aisyiyah di Indonesia dalam penerapan aplikasi klik@akreditasi klinik dan melakukan pendampingan untuk menyiapkan dokumen akreditasi klinik. Jenis kegiatan pengabdian ini action research. Sebelum menerapkan aplikasi ini, tim membagikan kuesioner kesiapan klinik dalam bentuk Google Form kepada peserta webinar “Peningkatan Mutu Klinik Muhammadiyah-‘Aisyiyah” yang telah diselenggarakan pada Februari 2021. Sasaran responden adalah kepala klinik pratama Muhammadiyah-‘Aisyiyah yang berasal dari seluruh Indonesia dengan respond rate peserta sebanyak 92% atau 84 klinik dari 91 klinik. Hasil pengukuran menunjukkan hanya 27,79% klinik yang siap menerapkan aplikasi klik@akreditasi klinik. Kegiatan pendampingan dilaksanakan secara terstruktur dan rutin sebanyak 15 kali untuk meningkatkan kesiapan.Abstract: Indonesia's main priority in the health sector is strengthening the health system through standardized Primary Clinics. The number of Pratama clinics that have been accredited until April 2021 is less than 2%. The klik@akreditasi klinik application has been developed to assist clinics in managing documents according to accreditation standards. However, this application is useful if the clinic has prepared accreditation documents. This community service aims to measure the readiness of the Muhammadiyah-'Aisyiyah Clinic in Indonesia in implementing the klik@akreditasi klinik application and providing assistance to prepare clinical accreditation documents. This type of service activity is action research. Before implementing this application, the team distributed a clinical readiness questionnaire in the form of a Google Form to the participants of the "Muhammadiyah-'Aisyiyah Clinic Quality Improvement," held in February 2021. The respondent's target is the head of the Muhammadiyah-'Aisyiyah primary clinic, from Indonesia with a participant response rate of 92% or 84 clinics from 91 clinics. The measurement results show that only 27.79% of clinics are ready to apply the klik@akreditasi klinik application. Mentoring activities are carried out in a structured and routine manner 15 times to increase readiness.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN VERMIKOMPOS DENGAN BAHAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO
Yohana Theresia Maria Astuti;
Githa Noviana;
Fani Ardiani;
Andreas Wahyu Krisdiarto;
Sri Manu Rohmiyati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1829.953 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6158
Abstrak: Dusun Gumawang di desa Putat merupakan salah satu desa penghasil kakao di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun demikian, produktivitas kakao di Gumawang tergolong rendah, antara 200 kg – 820 kg/ha/tahun. Di sisi lain, terdapat limbah kulit buah kakao (bagian eksocarp, mesocarp dan endocarp) yang melimpah dan belum dikelola dengan baik menuju zero waste. Untuk itu dilakukan pengabdian kepada masyarakat pada kelompok tani Sidodadi dalam bentuk pelatihan pembuatan vermikompos dengan memanfaatkan kulit buah kakao sebagai pakan cacing tanah. Vermikompos digunakan sebagai pupuk organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah Latosol. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah agar kelompok tani kakao Sidodadi di Dusun Gumawang memahami manfaat vermikompos, mampu membuat vermikompos dengan bahan kulit buah kakao dan memanfaatkan hasil vermikompos di kebun kakao rakyat. Program pelatihan pembuatan vermikompos ini mampu memberikan dampak pada kelompok tani Sidodadi, 92% petani memahami pengetahuan tentang vermikompos, 92% mempunyai kemampuan membuat vermikompos dengan pakan kulit buah kakao, serta petani memanfaatkan hasil vermikompos sebagai pupuk organik.Abstract: Gumawang in Putat village is one of the cocoa-producing villages in the Special Region of Yogyakarta. However, cocoa productivity in Gumawang is relatively low, between 200 kg/ha/year – 820 kg/ha/year. On the other hand, there is still a lot of cocoa pod waste (part of exocarp,mesocarp and endocarp) that has not been managed properly towards zero waste. For this reason, community service to the Sido Dadi farer group was carried out in training of vermicomposting by utilizing cocoa pods waste as food for earthworms. Vermicompost is used as an organic fertilizer that can increase the fertility of Latosol soil. The purpose of this Community Service is for the Sidodadi cocoa farmer group in Gumawang, 92% farmers understand the benefits of vermicomost, 92% farmers to be able to make vermicompost using cocoa pod waste and farmers use the vermicompost as organic fertilizer in the community cocoa small holder plantation. The vermicompost training program was able to have an impact on the Sidodadi farmer group in the form of knowledge about vermicompost using cocoa pods, and farmers using vermicompost as organic fertilizer to improve the soil structure of Latosol plantation.
PENYULUHAN BAHAYA KELISTRIKAN DAN CARA PENCEGAHANNYA BAGI MASYARAKAT ROONG MINAHASA SULAWESI UTARA
Ridwan Ridwan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (360.421 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6415
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan pengetahuan tentang kesadaran akan bahaya listrik serta memberikan pengetahuan tentang cara mengoptimalkan penggunaan tenaga listrik yang telah terpasang di rumah-rumah penduduk. Selain itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya penggunaan listrik dan memberikan cara penanggulangannya. agar selalu terjaga keamanannya dalam penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari khususnya di Desa Roong Minahasa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa konseling (pembelajaran) klasikal dari ceramah, simulasi dan demonstrasi serta tanya jawab dengan melibatkan 20 orang masyarakat. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini masyarakat di wilayah Roong telah diberikan pengetahuan melalui pembelajaran dengan penyuluhan tentang bahaya listrik, cara mengoptimalkan peralatan listrik dan cara mengatasi gangguan atau kecelakaan yang mungkin terjadi akibat listrik. Kesimpulan yang diperoleh setelah penyuluhan ternyata 95% masyarakat khususnya di desa Roong mendapatkan pengetahuan dan pelajaran yang sangat berharga bagi masyarakat tentang bahaya listrik dan cara pencegahannya dengan mengutamakan keselematan diri serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Abstract: This community service activity aims to provide and increase knowledge about awareness of the dangers of electricity and provide knowledge about how to optimize the use of electric power that has been installed in people's homes. In addition, this service activity aims to provide knowledge about the dangers of using electricity and provide ways to overcome them. so that safety is always maintained in the use of electricity in everyday life, especially in the village of Roong Minahasa. The method used in this activity is in the form of classical counseling (learning) with lecture, simulation and demonstration methods as well as questions and answers involving 20 people. The result of the implementation of this service activity is that the community in the Roong area has been given knowledge through learning by counseling on electrical hazards, how to optimize electrical equipment and how to overcome disturbances or accidents that may occur due to electricity. The conclusion obtained after the counseling turned out that 95% of the people, especially in Roong village, got very valuable knowledge and lessons for the community about the dangers of electricity and how to prevent it by prioritizing personal safety and can be applied in everyday life.
LITERASI KRITIS TEKS DESKRIPTIF BAHASA INGGRIS BAGI GURU SMP
Eva Leiliyanti;
Ilza Mayuni;
Imas Wahyu Agustina;
Tara Mustikaning Palupi;
Hazalia Zahra Munir;
Wita Awaliyah;
Ines Nur Irawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1036.522 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6075
Abstrak: Literasi kritis siswa SMP di Indonesia berada pada level 1a, yaitu mereka hanya mampu memahami informasi eksplisit dalam mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dari teks pendek dengan tema umum (PISA, 2018). Hal ini memerlukan penanganan lebih lanjut berupa pelatihan literasi kritis untuk teks yang lebih rumit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih kompetensi literasi kritis (khususnya dalam hal ini membaca) bagi guru bahasa Inggris tingkat SMP di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal terkait dengan membaca teks deskriptif. Kegiatan ini dilakukan bersama 25 peserta guru bahasa Inggris di Kabupaten Mimika, Papua. Pretest diberikan kepada peserta sebelum workshop. Workshop ini dilakukan dalam waktu 3,5 jam melalui zoom meeting. Post-test diberikan setelah pelatihan selesai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman mengajar dan melatih guru di Kabupaten Mimika, Papua, tidak menunjukkan korelasi yang signifikan dengan kemampuan bahasa Inggris dasar mereka. Rata-rata hasil pre-test menunjukkan 25% yang dibandingkan dengan rata-rata hasil post-test 30% yang mana terdapat kenaikan sebesar 5%. Dengan demikian, ditemukan bahwa hasil didominasi oleh dimensi konseptual pengetahuan peserta guru bahasa Inggris. Dengan kata lain, peserta membutuhkan pelatihan literasi kritis lebih lanjut dalam membaca kritis teks deskriptif dengan menekankan pelatihan keterampilan dasar bahasa Inggris sebagai faktor yang perlu dikembangkan lebih lanjut sebelum literasi kritis.Abstract: The critical literacy of junior high school students in Indonesia is at level 1a, i.e. they are only able to understand explicit information in identifying main and supporting ideas of the short texts with general themes (PISA, 2018). This requires further handling in the form of training in critical literacy for more complicated texts. This community service activity was aimed at training critical literacy (especially in this case reading) competencies for English teachers at the junior high school level in the region of forefront, outermost and left behind especially related to reading descriptive texts, i.e. the fundamental texts that describe the action for categorization and classification. This activity was carried out with 25 participants of English teachers in Mimika District, Papua. Pre-test were given to participants prior to the workshop. This workshop was conducted in 3.5 hour-time via zoom meeting. The post-test was given after the training completed. The results showed that the experience of teaching and training teachers in Mimika District, Papua, did not show a significant correlation with their basic English skills. The average of pre-test results showed 25% compared to the average of post-test results showed 30% which was an increase of 5%. Thus, it was found that the results were dominated by the conceptual dimension of the participants’ knowledge of English teachers. By this, the participants need further critical literacy training in critically reading the descriptive texts by accentuating the basic English skills as the factor that needs to be further developed prior to critical literacy.
EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN DANAU NON-PRODUKTIF MENJADI TAMBAK IKAN
Arifin Arifin;
Riadi Budiman;
Martinus Martinus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6643
Abstrak: Desa Mandor di Kabupaten Landak memiliki beberapa danau yang tidak dimanfaatkan secara ekonomi. Tujuan pelaksanaan pengabdian yaitu memanfaatkan salah satu danau menjadi tambak ikan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan melalui sosialisasi, serta pelaksanaan kegiatan berbasis masyarakat. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini berjumlah 3 kelompok dengan masing-masing kelompok dua kepala keluarga. Terdapat dua penilaian yang dilakukan yaitu penilaian selama pembuatan tambak dan tahap perdana pembudidayaan ikan. Penilaian selanjutnya adalah mengevaluasi pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan. Hasil pelaksanaan program pada tahap pembuatan tambak serta budidaya ikan sangat berhasil. Keberhasilan pelaksanaan dan pembudidayaan ikan dapat ditetapkan 100%. Indikator keberhasilan dinilai dari ketercapaian target jumlah pembuatan tambak, keterserapatan dana, serta keberhasilan pembudiyaan ikan perdana. Prospek keberlanjutan program sangat baik karena program yang dijalankan bisa bertahan dengan efektif selama lima tahun. Permasalahan keberlanjutan program berbenturan dengan kewenangan pengelolaan danau atas Pemerintah Kabupaten bukan pada Pemerintah Desa. Masalah ini menjadi salah satu penyebab menurunya semangat mitra dalam pengelolaan tambak ikan lebih lanjut.Abstract: Mandor Village in Landak Regency has several lakes that did not use economically. The purpose of implementing the service is to use one of the lakes as a fish pond in an effort to empower the community's economy. The method of implementation is through socialization, as well as the implementation of community-based activities. Partners in the implementation of this service are village communities living around the lake. Partners were divided into three groups with two Family Heads in each group. There are two assessments carried out, namely the assessment during the construction of the pond and the initial stage of fish farming. The next assessment is to evaluate the implementation of the activities that have been carried out. The results of the program implementation at the stage of making ponds and fish farming were very successful. The success of the implementation and cultivation of fish can be determined 100%. Indicators of success are assessed from the achievement of the target for the number of ponds, the availability of funds, and the success of the initial fish farming. The prospects for the sustainability of the program are very good because the programs that are implemented can last effectively for five years. The problem of program sustainability conflicts with the authority of lake management on the Regency Government, not with the Village Government. This problem is one of the causes of the declining spirit of partners in the further management of fish ponds.
PEMANFAATAN APLIKASI MENDELEY DAN GOOGLE FORM DALAM PEMBUATAN REFERENSI DAN KUISIONER TUGAS AKHIR MAHASISWA
Sri Rahayu;
Noviansyah Noviansyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.152 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6576
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengadakan pelatihan bagi mahasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan agar mahasiswa dapat mengoperasikan aplikasi Mendeley dalam pembuatan referensi dan mengoperasikan aplikasi Google Form dalam pembuatan kuesioner dan pengumpulan data penelitian dalam rangka penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan penyuluhan, diskusi dan workshop dalam implemetasi penggunaan Mendeley Desktop dan Google Form. Beberapa hasil pengabdian yang dapat disimpulkan antara lain: semua peserta telah memahami dan langsung mengalami cara instalasi Mendeley termasuk cara pembuatan akun, mengentri bahan pustaka lewat folder yang telah disiapkan dan memahami dan mengalami cara membuka Google Form dan menggunakannya untuk membuat kuisioner online. Adanya ketertarikan peserta (mahasiswa) dalam mempelajari dan memahami lebih dalam cara penulisan sitasi (rujukan) dan referensi menggunakan aplikasi Mendeley dan pembuatan kuisioner online melalui penulisan tugas akhir mereka. Pelatihan diikuti oleh mahasiswa semester akhir program studi Manajemen, Universitas Baturaja sebanyak 30 peserta. Pelatihan yang dilakukan telah berhasil meningkatkan 80% kemampuan mahasiswa dalam memahami dan menguasai aplikasi Mendeley untuk pembuatan referensi dan Google Form untuk pembuatan kuisioner sehingga membantu menyelesaikan tugas akhir mahasiswa.Abstract: This community service activity by holding training for students aims to increase knowledge and insight so that students can operate the Mendeley application in making references and operating the Google Form application in making questionnaires and collecting research data in order to complete student final assignments. The methods used in the implementation of this service are counseling, discussions and workshops in implementing the use of Mendeley Desktop and Google Form. Some of the results of service that can be concluded include: all participants have understood and directly experienced the Mendeley installation method including how to create an account, enter library materials through the folders that have been prepared and understand and experience how to open Google Forms and use them to create online questionnaires. There is interest from participants (students) in learning and understanding more deeply how to write citations (references) and references using the Mendeley application and making online questionnaires through writing their final assignments. The training was attended by 30 participants in the final semester of Management study program, Baturaja University. The training carried out has succeeded in increasing 80% of students' ability to understand and master the Mendeley application for reference making and Google Forms for making questionnaires so as to help complete students' final assignments.
STIMULASI PERAN MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN EKONOMI BERBASIS POTENSI DESA
Echan Adam;
Mellisa Towadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (572.726 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6358
Abstrak: Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) yang hingga kini belum usai semakin memperburuk keadaan ekonomi pada hampir seluruh sektor dan lapisan masyarakat. Di desa Bululi, pandemi telah menimbulkan permasalahan ekonomi masyarakat, dimana berkurangnya produktifitas masyarakat dalam mata pencahariannya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, antara lain yakni sebagai petani dan wirausaha. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk menstimulasi peran masyarakat dalam rangka membangun kembali ekonomi masyarakat berbasis potensi desa. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Bululi dalam bentuk pelatihan terhadap 25 rumah tangga. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap, yaitu pengkajian, perencanaan, dan implementasi kegiatan. Hasil pelaksanaan terlihat bahwa masyarakat antusias terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan UKM dan literasi pemasaran digital. Keberhasilan bermula dari identifikasi potensi desa serta potensi yang dimiliki masyarakat dalam menciptakan kreativitas yakni pembuatan produk minuman khas desa dari air perasan tebu dengan membuatnya pada berbagai varian rasa. Dari hasil pelatihan dan simulasi pembuatan produk minuman khas desa dari air tebu, beberapa masyarakat desa Bululi telah mencoba dan membuat sendiri di rumah, dan kemudian dijual ke masyarakat.Abstract: The ongoing Coronavirus Disease (COVID-19) pandemic has worsened the economic situation in almost all sectors and walks of life. In Bululi village, the pandemic has caused economic problems for the community, where the productivity of the community in their livelihoods is reduced to meet the economic needs of their families, including as farmers and entrepreneurs. The purpose of implementing this service is to stimulate community participation in order to rebuild the community's economy based on village potential. This service activity was carried out in Bululi village in the form of training for 25 households. The implementation method includes three stages, identification, planning, and implementation of activities. The implementation results show that the community is enthusiastic about the implementation of SME training activities and digital marketing literacy. This success started from identifying the potential of the village and the potential of the community in creating creativity, namely in the manufacture of village-specific beverage products from sugarcane juice by making them in various flavors. From the results of training and simulations on making village specialty drinks from sugarcane juice, several Bululi residents have tried and made their own at home, then sold it to the community.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KELOMPOK USAHA JAMU MELALUI PENINGKATAN SKILL INOVASI PRODUK TEH ROSELA
Khusnul Khotimah;
Devi Ristian Octavia;
Emilia Rahmawati;
Dewi Indah Ayu Ardiyanti Fistalia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.053 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6523
Abstrak: Jamu adalah minuman herbal tradisional khas Indonesia yang masih ada sampai zaman obat modern sekarang ini. Sebagian besar masyarakat desa Pajangan Kabupaten Lamongan merupakan pelaku usaha jamu tradisional/ jamu gendong. Permasalahan yang sering dihadapi oleh mitra adalah kurangnya inovasi dan kualitas produk jamu yang dijual dari tahun ke tahun karena pembuatan jamu dilakukan dengan resep turun temurun. Tujuan umum kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah transfer informasi dan pengetahuan mengenai inovasi dan peningkatan kualitas jamu yang dijual oleh pelaku usaha jamu gendong di desa Pajangan Kabupaten Lamongan. Pelatihan dilaksanakan selama 2 bulan meliputi tahap analisis situasi dan identifikasi permasalahan, Sosialisasi program kepada masyarakat, pretest dan Forum Group Discussion, Pelatihan pembuatan jamu tradisional, Postest kemudian dilakukan Monitoring dan evaluasi. Keberhasilan kegiatan ini diukur menggunakan lembar tilik. Hasil pengabdian masyrakat ini adalah kelompok usaha jamu desa Pjangan mampu memproduksi inovasi jamu berupa teh celup Rosela. Abstract: Jamu is a traditional Indonesian herbal drink that still exists until today's modern medicine era. Most of the people in Pajangan village, Lamongan Regency, are entrepreneurs of traditional herbal medicine/jamu carrying. The problem often faced by partners is the lack of innovation and quality of herbal products sold from year to year because herbal medicine is made with recipes from generation to generation. The general objective of this community service activity is the transfer of information and knowledge about innovation and improvement of the quality of herbal medicine sold by carrying herbal medicine business actors in Pajangan village, Lamongan Regency. The training was carried out for 2 months covering the stages of situation analysis and problem identification, socialization of the program to the community, pretest and Forum Group Discussion, training on making traditional herbal medicine, posttest then monitoring and evaluation. The success of this activity was measured using a check sheet. The result of this community service is that the herbal medicine business group in Pjangan village is able to produce herbal innovations in the form of Rosela teabags.
PERMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI
Nancy Olii;
Juli Gladis Claudia;
Febri Dwi Yanti;
Nurnaningsih Ali Abdul;
Magdalena Martha Tompunuh;
Ika Suherlin;
Herman Priyono Luawo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.092 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6285
Abstrak: Masalah kesehatan ibu, kesehatan balita dan pencegahan penularan penyakit menular masih menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional bidang kesehatan. Salah satu cara untuk melaksanakan strategi tersebut adalah Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Peran kader kesehatan di posyandu memiliki esensi yang tidak dapat dilepaskan dengan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kesehatan Ibu dan Anak. Peran kader disandingkan dengan peran bidan dan tenaga kesehatan lainnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam membantu bidan untuk melaksanakan P4K sesuai dengan tujuan dan target yang diharapkan melalui buku P4K. Tahapan kegiatan terdiri dari edukasi tentang P4K, simulasi dan praktik cara pemberian edukasi dan mengisi stiker P4K. Hasil yang dicapai yaitu adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan peningkatan mean 90%, dan nilai signifikan 0,004<0,05 dengan nilai t-3.873. Diperoleh kesimpulan bahwa peserta mampu memberikan edukasi tentang P4K pada ibu hamil dan pengisian stiker P4K. Abstract: Maternal health, under-five health and prevention of transmission of infectious diseases are still the main priorities in the National development of the health sector. One way to implement this strategy is the Childbirth Planning and Complications Prevention (P4K) Program. The role of health cadres in posyandu has an essence that cannot be separated from health services, especially maternal and child health services. The role of cadres is juxtaposed with the role of midwives and other health workers. The purpose of this community service activity is to improve the knowledge and skills of cadres in helping midwives to carry out P4K in accordance with the goals and targets expected through the P4K book. The activity stages consist of education about P4K, conducting simulations and practices on how to provide education and filling out P4K stickers. The results achieved are an increase in knowledge before and after given education with an increase in the mean 90%, and a significant value of 0.004 <0.05 with a t-value of -3.873. Participants are able to provide education about P4K to pregnant women and filling out P4K stickers.