cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN KONSELING BAGI KADER BIKKSA (BIRO INFORMASI KONSULTASI KELUARGA SAKINAH AISYIYAH) MELALUI PELATIHAN KONSELING Dian Nurafifah; Moh. Saifudin
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.445 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.8811

Abstract

Abstrak: Idealnya konseling dilakukan oleh profesonal, namun karena keterbatasan jumlah konselor maka pelaksanaan konseling dilakukan oleh kader BIKKSA yang ditunjuk dan sukarela sebagai konselor awam. Sayangnya, para kader sama sekali belum pernah mendapatkan pembekalan bagaimana melakukan konseling sehingga tidak mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam menggali masalah dan memecahkan masalah. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu diadakan pelatihan konseling bagi para kader. Tujuan pelatihan konseling untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan konseling kader BIKKSA. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk paparan materi dan praktik konseling. Sasaran pelatihan adalah kader BIKKSA di kabupaten Lamongan sebanyak 27 kader. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan metode pretest dan posttest menggunakan kuesioner. Hasil pelatihan menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman kader mengenai komunikasi konseling (85,2%) dan peningkatan kemampuan melakukan konseling (88.9%).Abstract: Ideally counseling is carried out by professionals, but due to the limited number of counselors, counseling is carried out by BIKKSA cadres who are appointed and voluntarily as lay counselors. Unfortunately, the cadres have never been briefed on how to do counseling so they don’t have the ability to explore problems and solve problems. Based on these problems, it is necessary to hold counseling training for cadres. The purpose of counseling training is to improve the understanding and counseling ability of BIKKSA cadres. Training is carried out in the form of providing counseling materials and practices. The target of the training is BIKKSA cadres in Lamongan district as many as 27 cadres. Training evaluation was carried out using the pretest and posttest methods using a questionnaire. The results of the training showed that there was an increase in the understanding of cadres about counseling communication (85,2%) and an increase in the ability to do counseling (88,9%).
PELATIHAN PENULISAN ILMIAH DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Yasir Mubarok; Zamzam Nurhuda; Yuli Iskandari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.047 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9451

Abstract

Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali guru dan siswa dengan karya tulis yang kreatif, khususnya karya ilmiah. Metode pelatihan ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penulisan ilmiah. Dari pelatihan ini setidaknya bisa memberikan kontribusi yakni pertama, secara akademis, guru dapat mengajarkan siswanya apa yang dia ketahui. Kedua, guru dapat menggunakan untuk memajukan karir dan profesionalismenya secara profesional. Ketiga, memberikan pemahaman menulis yang baik serta pemaparan perihal karya ilmiah yang berkaitan dengan aspek legal hukum dan etika akademik. Selain itu, secara khusus PKM ini untuk menyokong SMK Kesehatan Utama Insani dalam meningkatkan penuliasan karya ilmiah itu sendiri. Kegiatan PKM akan berlangsung mulai 19-21 April 2022, dan dimulai pada pukul 09.00-12.00 WIB. Hasil temuan kegiatan ini, para peserta sangat tertarik untuk mengembangkan dan meningkatkan tulisan sendiri khususnya karya ilmiah. Program pelatihan ini diapresiasi dengan baik oleh mitra, terbukti dengan meningkatnya pemahaman mitra tentang penulisan ilmiah, dengan rata-rata skor pre-test 63 dan skor post-test 84. Hal ini terlihat dari ketertarikan peserta terhadap topik yang sedang dibahas dan pertanyaan mereka tentang topik tersebut. Peningkatan kapasitas menjadi tujuan dari latihan PKM ini khususnya pada tulisan ilmiah baik guru maupun peserta didik.Abstract: This community service project's goal is to supply teachers and students with creative writing, especially in scientific works. This training method uses qualitative methods that aim to describe scientific writing strategies. From this training can at least contribute; first, academically the teacher can transmit the training to his students. Second, professionally teachers can be used to improve their careers and professionalism. Third, to provide a good understanding of writing and presentation of scientific works related to legal aspects of law and academic ethics. In addition, specifically this community service activity is to support the SMK Kesehatan Utama Insani in improving the writing of scientific papers themselves. The 23–25 of April 2022 will see community service activities, which will begin at 09.00–12.00 WIB. Based on the outcomes of this activity, it was determined that the participants were very engaged in developing and enhancing their own writing, especially scientific works. The training program was well appreciated by the community, as evidenced by a rise in Partner comprehension of COVID-19, with an average pre-test score of 60 and a post-test score of 80. This is clear from the attendees' eagerness to ask pertinent questions about the subject being presented. This community service project aims to improve teachers' and students' abilities, particularly in scientific writing.
PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA BERBASIS SMART INTEGRATED MANAGEMENT SEBAGAI SOLUSI DISTRIBUSI KERAJINAN PURUN PADA MASA PANDEMI Seri Sekar Sari; Retna Astuti Kuswardani; Indah Apriliya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.392 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9089

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 memberikan dampak khususnya para pengrajin purun dan pemuda Di Desa Sementara, Kec. Pantai Cermin, Kab. Serdang Bedagai. Desa Sementara merupakan penghasil kerajinan Purun yang dijual ke agen pengepul untuk selanjutnya dibawa dan dijual oleh agen pengepul tersebut ke Pasar Sentral Kota Medan. Adanya pandemi Covid-19 membuat para pengrajin mengalami penurunan penghasilan. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 25 pemuda desa dan 15 pengrajin purun. Tujuan dari kegiatan ini adalah: (1) Membuat program pemberdayaan pemuda desa untuk mengurangi jumlah pengangguran; (2) Memperkenalkan konsep Smart Integrated Management untuk mengorganisir hasil kerajinan masyarakat; (3) Meningkatkan pengetahuan pemuda dalam mengelola hasil produk kerajinan; dan (4) Meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa. Konsep Smart Integrated Management menawarkan tata kelola produk kerajinan purun dari hulu ke hilir yang dimotori oleh sebuah unit penggerak yang berkelanjutan. Sistem evaluasi yang digunakan yaitu pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini berupa tingkat presentasi pengetahuan mitra meningkat dan terbentuknya satu divisi di dalam organisasi karang taruna yaitu divisi ekonomi.Abstract: The Covid-19 pandemic has had an impact especially on Purun craftsmen and youth in the Desa Sementara, Kec. Pantai Cermin, Kab. Serdang Bedagai. Desa Sementara is a producer of Purun handicrafts which is old to a collector agent to be brought and sold by the collector agent to the Medan City Central Market. The Covid-19 pandemic has made craftsmen experience a decrease in income. The partners involved in this activity are 25 village youth and 15 purun craftsmen. The objectives of this activity are : (1) Create a village youth empowerment program to reduce the number of unemployed; (2) Introducing the Smart Integrated Management concept to organize community handicrafts; (3) Improving the knowledge of local youth in managing handicraft products; and (4) Increase the economic income of rural communities. The Smart Integrated Management concept offers management of Purun handicraft products from upstream to downstream which is drive by a sustainable driving unit. The evalution system used is pre-test and post-test. The result of this activity was the formation of a division whitin the youth organization, namely the economic division.
PEMBUATAN BUNDARIH (SABUN DAUN SIRIH) SEBAGAI UPAYA MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN REPRODUKSI WANITA Riski Oktafia; Nur Azizah Indriastuti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.495 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9842

Abstract

Abstrak: Wanita beresiko mengalami masalah kesehatan reproduksi. Salah satu upaya pemeliharaan kesehatan reproduksi pada wanita adalah menjaga kebersihan pada organ reproduksi. Daun sirih memiliki kandungan antiseptik yang bermanfaat menjaga organ kewanitaan lebih sehat. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberdayakan kelompok Kader dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan membuat sabun daun sirih (BUNDARIH). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah menggunakan model kerjasama kemitraan dengan Kader Kesehatan melalui penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2022 dengan diikuti sebanyak 37 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang masalah kesehatan reproduksi wanita dan penatalaksanaanya serta keterampilan pembuatan BUNDARIH sebesar 49,4% dengan rata-rata nilai pretest 56.89% menjadi 85% pada posttest. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dapat digunakan sebagai promosi kesehatan dan pemanfaatan tanaman daun sirih dalam bentuk BUNDARIH sebagai upaya peningkatan kesehatan reproduksi wanita.Abstract: Women are at risk of developing reproductive health problems. One of the efforts to maintain reproductive health in women is to maintain cleanliness in the reproductive organs. Betel leaf has an antiseptic content that is useful for keeping the female organs healthier. The purpose of this community service is to empower the Cadre group in increasing the knowledge and skills of making betel leaf soap (BUNDARIH). The method of implementing this service activity is to use a partnership cooperation model with Health Cadres through counseling and training. This activity was carried out in April-June 2022 with 37 participants participating. The results of the activity showed an increase in knowledge about women's reproductive health problems and their management and roundabout manufacturing skills by 49.4% with an average pretest value of 56.89% to 85% on posttest. This community empowerment activity can be used as health promotion and utilization of betel leaf plants in the form of BUNDARIH as an effort to improve women's reproductive health.
PENINGKATAN PEMAHAMAN INTEGRITAS KADER MUDA MUHAMMADIYAH MELALUI SEKOLAH INTEGRITAS Mukhtar Mukhtar; Tanto Lailam
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.517 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9377

Abstract

Abstrak: Program pengabdian Muhammadiyah ini merupakan upaya peningkatan pemahaman integritas kader muda Muhammadiyah sebagai pemegang estafet kepemimpinan Indonesia dan Muhammadiyah kedepan. Pengabdian ini dilatarbelakangi problem menurunnya integritas pejabat negara yang berdampak secara langsung pada integritas kader muda, seperti perilaku korupsi, penyuapan, pelecehan seksual, dan selingkuh, dan lainnya. Metode pengabdian dilakukan dengan metode M3R, yaitu: musyawarah dan rencana program, realisasi atau implementasi program, dan rawat (evaluasi dan monitoring program) dengan mitra pengabdian: DPD IMM DIY, Rumah Muda Integritas, dan IMM Komfak Hukum UMY dengan jumlah peserta 30 orang. Hasil pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman mengenai dakwah hukum dan etika (integritas) melalui sekolah integritas. Sekolah integritas ini merupakan upaya membangun integritas melalui perspektif berfikir dengan mengintegrasikan nilai-nilai Al Islam - Kemuhammadiyahan dan nilai-nilai kebangsaan secara terpadu berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Berdasarkan hasil ujian pretest dan posttest, terdapat peningkatan pemahaman sebesar 15% mengenai tema-tema integritas, nilai-nilai integritas, integritas konstitusi, integritas penegak hukum, dan lainnya. Dalam konteks kelembagaan, hasilnya adalah terbentuknya perkumpulan Rumah Muda Integritas yang diakui sebagai badan hukum oleh negara dan terdaftar di Kemenkumham Republik Indonesia.Abstract: The Muhammadiyah community service program aims to build the intellectual/ knowledge and integrity of young Muhammadiyah cadres for future leadership of Indonesia and Muhammadiyah. This community service is motivated by the declining integrity of state officials, which impacts young cadres' integrity, such as corrupt behavior, bribery, sexual harassment, and cheating. It used the M3R method: deliberation and program planning (Musyawarah dan Rencana), program realization or implementation (Realisasi), and Rawat (program evaluation and monitoring) with service partners: DPD IMM DIY, Rumah Muda Integritas, and IMM Komfak Hukum UMY with 30 participants. The result of this service is an effort to increase understanding of integrity by the "School of integrity." It is media for developing legal and ethical (integrity) of Islamic da'wah while building a thinking perspective by integrating the values of Al Islam-Kemuhammadiyahan and national values based on the Pancasila and UUD 1945 in an integrated manner. Based on the pretest and posttest results, there was an increase in understanding of 15% regarding the themes of integrity, integrity values, constitutional integrity, law enforcement integrity, and others. In the institutional context, the result is establishing a Rumah Muda Integritas association registered by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia.
PELATIHAN PEMBUATAN SIRUP JAHE DALAM USAHA MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH TANAMAN JAHE MASYARAKAT Emi Roslinda; Tri Widiastuti; Azzania Abidatin Nurul Khumsyah; Utari Nurfatimah; Windi Karlindasari; Dhea Ananda Syasabila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1251.365 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.8977

Abstract

Abstrak: Jahe (Zingiber officinale) adalah salah satu hasil pertanian unggulan di Desa Pasir Palembang Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, yang masih dijual mentah dengan harga yang sangat murah karena pandemi Covid-19 yang masih terjadi saat ini. Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan untuk mendiseminasikan produk olahan jahe agar pemanfaatan jahe menjadi optimal dan nilai ekonomisnya meningkat. Metode yang diterapkan adalah: pemaparan materi, diskusi, pembuatan sirup jahe serta teknik pasteurisasi untuk pengemasan dengan teknik sederhana. Mitra kegiatan adalah 25 orang ibu-ibu PKK. Kegiatan PKM ini telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah jahe menjadi sirup, terutama dalam pengemasan secara pasteurisasi meningkat 100%. Hasil pelatihan menunjukkan semua anggota kelompok PKK mempraktikkan secara aktif setiap tahap pembuatan dan pengemasan sirup jahe. Sejalan dengan program peningkatan nilai tambah hasil pertanian, para wanita yang tergabung dalam anggota kelompok PKK Desa Pasir Palembang dapat menerapkan teknik pengolahan jahe untuk meningkatkan pendapatan keluarga.Abstract: Ginger (Zingiber officinale) is one of the leading agricultural products in Pasir Palembang Village, East Mempawah District, Mempawah Regency, West Kalimantan, which is still sold raw at a meager price due to the current Covid-19 pandemic. This service activity is intended to disseminate ginger processed products so that the utilization of ginger becomes optimal and its economic value increases. The methods applied are material presentation, discussion, making ginger syrup, and pasteurization techniques for packaging with simple techniques. The partners of this activity are 25 PKK mothers. This PKM activity has increased the knowledge and skills of PKK mothers in processing ginger into syrup, especially in pasteurisasi process increase 100%. The members of the PKK group seemed enthusiastic about understanding the training materials and eager to practice each stage of making and packaging ginger syrup directly. In line with the increase in added value of agricultural products program, it is hoped that the women who are members of the PKK Desa Pasir Palembang can apply the ginger processing technique to increase family income through this activity. Ginger (Zingiber officinale) is one of the leading agricultural products in Pasir Palembang Village, East Mempawah District, Mempawah Regency, West Kalimantan, which is still sold raw at a meager price due to the current Covid-19 pandemic. This ginger activity is to disseminate processed products so that their utilization is optimal and their economic value increases. The methods applied are material presentation, discussion, making ginger syrup, and pasteurization techniques for packaging with simple techniques. The activity partners are 25 PKK women. This PKM activity has increased the knowledge and skills of participants in ginger into syrup, especially in processing it through pasteurization, rising by 100%. The training results showed that all members of the PKK group looked enthusiastic about understanding the training material and excited to practice each stage of making and packaging ginger syrup. With the program to increase the added value of agricultural products, through this activity, it is hoped that women who are members of the PKK group in Pasir Palembang Village can apply ginger processing techniques to increase family income.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA MENGGUNAKAN MENSTRUAL CIRCLE BOOK Arie Maineny; Muliani Muliani; U’din M
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.703 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9268

Abstract

Abstrak: Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Data survei demografi dan kesehatan reproduksi remaja (KRR) berada pada usia 15-19 tahun, proporsi terbesar berpacaran pertama kali pada usia < 15 tahun. 33,3% remaja perempuan dan 34,5% remaja laki-laki. Pada usia tersebut dikhawatirkan belum memiliki ketrampilan hidup (life skills) yang memadai, sehingga berisiko memiliki perilaku pacaran yang tidak sehat (hubungan seks pranikah). Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi, siklus menstruasi menggunakan Menstrual Circle Book. Metode yang digunakan adalah berupa pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja putri dan pendekatan individual dilakukan pada saat penghitungan siklus menstruasi dengan menggunakan Menstrual Circle Book. Khalayak sasaran adalah remaja putri berjumlah 16. Hasil kegiatan dari 16 remaja putri, 4 orang (25%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan, dan 12 orang (75%) dengan pengetahuan tetap.Abstract: Adolescence is a period of rapid growth and development. Demographic survey data and adolescent reproductive health (KRR) are at the age of 15-19 years, the largest proportion of which is dating for the first time at the age of <15 years. 33.3% of girls and 34.5% of boys. At that age, it is feared that they do not have adequate life skills, so they are at risk of having unhealthy dating behavior (premarital sex). The purpose of the service is to increase the knowledge of young women about reproductive health, menstrual cycles using the Menstrual Circle Book. The method used is in the form of reproductive health education for young women and an individual approach is carried out when calculating the menstrual cycle using the Menstrual Circle Book. The target audience is 16 young women. The results of the activities of 16 young women, 4 people (25%) experienced an increase in knowledge after being given health education, and 12 people (75%) with permanent knowledge.
UPAYA MENEGUHKAN PAHAM MODERASI DI KALANGAN PEMUDA Hasse Jubba; Ahmad Sahide; Tohirin Tohirin; Akbar Nur Aziz; Herman Lawelai
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.008 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9590

Abstract

Abstrak: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada para pemuda mengenai moderasi beragama. Kalangan pemuda sebagai aset dan penerus bangsa perlu dibekali paham-paham yang berorientasi pada keterbukaan seperti kesiapan menerima kelompok lain yang berbeda agama. Kegiatan pengabdian yang mengambil tema meneguhkan moderasi beragama adalah satu dari banyak cara untuk menghadirkan pemuda yang memiliki tidak saja wawasan keagamaan yang komprehensif, tetapi juga toleran dan moderat seperti yang telah dilakukan di kalangan pemuda kampung Klidon Mantren. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan dengan metode ceramah dan tanyajawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman pemuda mengenai moderasi beragama sangat baik. Hal ini merupakan modal penting untuk pembentukan karakter pemuda yang lebih intensif di masa-masa mendatang. Oleh karena itu, keberlanjutan program perlu dilakukan untuk memperluas jangkauan peneguhan paham moderasi beragama ini. Kegiatan ini hanya menyasar kalangan pemuda sehingga dampaknya masih terbatas. Ke depan, perlu dilakukan upaya massif dengan melibatkan elemen masyarakat yang lebih luas.Abstract: Strengthening moderate understanding in all circles is important as a joint movement to create a society with a more balanced level of religious understanding. Young people as assets and successors of the nation need to be equipped with ideas oriented towards openness. The service activity with the theme of affirming religious moderation is one of many ways to present youths who have not only comprehensive religious insight, but are also tolerant and moderate as has been done among the youth of Klidon Mantren village. The results of the activity show that youth's understanding of religious moderation is very good. This is an important capital for the formation of a more intensive youth character in the future. Therefore, it is necessary to continue the program to expand the reach of this affirmation of religious moderation. This activity only targets youth, so its impact is still limited. In the future, massive efforts need to be made by involving elements of the wider community.
SKRINING PENYIMPANGAN PERILAKU EMOSIONAL ANAK UMUR 36-72 BULAN MENGGUNAKAN KUESIONER MASALAH PERILAKU EMOSIONAL Fransisca Noya; Lisda Widianti Longgupa; Sony Bernike Magdalena Sitorus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.638 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9493

Abstract

Abstrak: Masalah emosi dan perilaku yang terjadi pada anak dan remaja merupakan masalah yang cukup serius dan tidak bisa dianggap remeh karena dapat berdampak pada perkembangannya. Tujuan dilaksanakannya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah untuk:mengetahui penyimpangan perilaku emosional anak usia 36-72 bulan menggunakan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional di Desa Pantangolemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah ibu yang memiliki anak umur 36-72 bulan di Desa Pantangolemba sebanyak 14 orang. Evaluasi kegiatan ini dari hasil pengisian KMPE. Metode pengabdian yang akan dilakukan yaitu melaksanakan Skrining masalah mental emosional anak usia 36-72 bulan menggunakan KMPE, yang diawali dengan pemberian materi tentang Skrining masalah mental emosional menggunakan KMPE, dan memberikan kesempatan pada ibu untuk bertanya. Tahap selanjutnya melakukan Skrining masalah penimpangan perilaku emosional anak. Selanjutnya melakukan interpretasi skor KMPE yakni normal (tidak ada jawaban ya), kemungkinan penyimpangan (ada 1 jawaban ya) dan abnormal (jawaban ya ≥ 2). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu berdasarkan interpretasi hasil KMPE jumlah masalah mental emosional terbanyak normal (92,9%) dan berdasarkan jenis kelamin pada laki-laki terdapat masalah mental emosional kemungkinan penyimpangan (20%) dan pada perempuan semuanya normal (100%).Abstract; Emotional and behavioral problems that occur in children and adolescents are quite serious problems and cannot be underestimated because they can have an impact on their development. The purpose of implementing Community Service (PkM) is to: identify deviations in the emotional behavior of children aged 36-72 months using the Emotional Behavior Problem Questionnaire in Pantangolemba Village, Poso Pesisir Selatan District. The service method that will be carried out is to carry out Skrining for mental emotional problems for children aged 36 -72 months using KMPE, which begins with providing material on Skrining for emotional mental problems using KMPE, and giving mothers the opportunity to ask questions. The next stage is to screen children's emotional behavior deviance problems. Partners in this community service are mothers who have children aged 36-72 months in Pantangolemba Village as many as 14 people. Evaluation of this activity is based on the results of filling out the KMPE. Next, interpret the KMPE score, namely normal (no yes answer), possible deviation (one yes answer) and abnormal (yes answer 2). The results of this community service activity are based on the interpretation of the results of the KMPE the the most normal emotional mental problems (92.9%) and based on gender in men there are emotional mental problems with the possibility of deviation (20%) and in women everything is normal (100%).
PENGOLAHAN DAN PEMASARAN NUGGET IKAN PADA KELOMPOK JAYA NELAYAN Andi Patimang; Aulia Saraswaty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.033 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9138

Abstract

Abstrak. Potensi hasil perikanan terutama ikan memerlukan sentuhan teknologi untuk memanfaatkan sumberdaya alam. Berdasarkan kondisi sekarang, dimana sejak 2 Maret 2020, pemerintah mengumumkan adanya kasus virus Covid 19 di Indonesia, salah satu kebijakan pemerintah yaitu Work From Home (WFH). Peran akademisi Politeknik Negeri Fakfak dalam membantu penanggulangan Covid 19, yaitu melaksanakan pengabdian dengan metode keterampilan atau drill and practice melalui ceramah dan praktek langsung sesuai kompetensi yang ingin dicapai agar tetap memperoleh nilai penjualan yang tinggi. Mitra kegiatan adalah para istri dari kelompok nelayan sebanyak 10 orang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan softskill dan hardskil dan diharapkan dapat memberikan tambahan berupa pendapatan keuangan melalui penjulan. Hasil kegiatan berjalan sesuai dengan yang ditentukan, mitra memperoleh peningkatan softskill sekitar 80% yaitu mampu berkomunikasi, bertoleransi dan bahkan keterampilan kemandiriaan seperti kewirausahaan (enterprenurship) dan hardskill sekitar 90% yaitu mitra mendapatkan keterampilan mengenai teknik pembuatan produk ikan tenggiri yang dilengkapi dengan cara pengemasan serta cara pemasarannya.Abstract: The potential of fishery products, especially fish, requires a touch of technology to utilize natural resources. Based on current conditions, since March 2, 2020, the government has announced cases of the Covid 19 virus in Indonesia, one of the government's policies is Work From Home (WFH). The role of Fakfak State Polytechnic academics in helping to overcome Covid 19, namely carrying out service with the skill method or drill and practice through lectures and direct practice according to the competencies to be achieved in order to continue to obtain high sales values. The partners of the activity are the wives of a group of 10 fishermen. This activity aims to improve soft skills and hard skills and is expected to provide additional financial income through sales. The results of the activity went according to what was determined, partners obtained an increase in soft skills of around 80%, namely being able to communicate, tolerate and even independent skills such as entrepreneurship and hard skills of around 90%, namely partners gaining skills regarding the technique of making mackerel fish products equipped with packaging and packaging methods. way of marketing.

Page 96 of 309 | Total Record : 3084