cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2023): April" : 15 Documents clear
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS LITERASI SAINS MENGGUNAKAN QUIZIZZ UNTUK MENGUKUR HOTS PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA SMP Siti I'anatul I'anatul Azizah; Sri Wahyuni; Aris Singgih Budiarso
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.13971

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, efektivitas dan kepraktisan dari pengembangkan intrumen penilaian berbasis literasi sains berbantuan quizizz untuk mengukur HOTS (Higher Order Thinking Skills) pada pembelajaran IPA siswa SMP/MTs. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang memiliki lima tahapan yakni analisis, desain, devolep, iimplementasi, serta evaluaste. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMPN 14 Jember sebanyak 116 siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yakni validitas, reliabilitas, taraf kesukaran soal, kepraktisan, analisis respon siswa dan analisis kemampuan HOTS siswa. Analisis validitas teoritis dilaksanakan oleh ahli pembelajaran IPA dengan menggunakan lembar validasi. Validitas empiris dihitung menggunakan metode Korelasi Produk Momen Pearson pada software SPSS 20. Instrumen penilaian berisikan 20 butir soal. Hasil validitas teoritis memperoleh nilai 88,25% dengan kriteria sangat valid. Hasil validitas empiris memperoleh 20 butir soal berkriteria valid. Hasil reliabilitas soal sebesar 0,636 dengan kategori reliable. Proprosi taraf kesukaran soal menunjukkan 18 item soal kategori sedang dan 2 item soal kategori sulit/sukar. Hasil nilai kepraktisan yaitu sebesar 90,0% dengan kriteria sangat praktis. Efektivitas produk ini kategori efektif dimana bisa kita lihat dari analisis respon peserta siswa sebanyak 79,02 yang berarti peserta didik memberikan respon positif dalam penggunaan quizizz saat penerapan instrumen penilaian berbasis literasi sains. Hasil penelitian ini memperlihatkan peserta didik mempunyai rerata kemampuan HOTS pada kategori cukup baik.Abstract: This study aims to determine the validity, effectiveness and practicality of developing a quizizz-assisted scientific literacy-based assessment instrument to measure HOTS (Higher Order Thinking Skills) in science learning for SMP/MTs students. This type of research is development research with the ADDIE model which has five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects in this study were 116 students in class VIII SMPN 14 Jember. Data collection techniques carried out by researchers were validity, reliability, level of difficulty of the questions, practicality, analysis of student responses and analysis of students' HOTS abilities. Theoretical validity analysis was carried out by science learning experts using validation sheets. Empirical validity was calculated using the Pearson Moment Product Correlation method in SPSS 20 software. The assessment instrument contained 20 items. The results of theoretical validity obtained a value of 88.25% with very valid criteria. The results of empirical validity obtained 20 items with valid criteria. The results of the reliability of the questions were 0.636 with the reliable category. The proportion of item difficulty level shows 18 items in the moderate category and 2 items in the difficult/difficult category. The practicality value is 90.0% with very practical criteria. The effectiveness of this product is in the effective category, which we can see from the analysis of the responses of 79.02 student participants, which means that students gave a positive response in using quizizz when applying scientific literacy-based assessment instruments. The results of this study show that students have an average HOTS ability in the pretty good category.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS SPASIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Moch. Rio Pambudi; Masruroh Masruroh
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.14130

Abstract

Abstrak: Hasil belajar siswa menunjukkan sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang meliputi pengetahuan, psikomotorik, dan sikap. Model pembelajaran berbasis negara (PBS) dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Model PBS mengkaji permasalahan fenomena geosfer pada studi geografi..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBS terhadap hasil belajar siswa. Pada penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen. Data primer berupa  hasil belajar diperoleh melalui pembelajaran di kelas XI IPS A dan XI IPS B di MA Miftahul Huda Ngreco Kandat. Instrumen yang digunakan yaitu soal essay sebanyak 4 butir soal digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa dengan menggunakan indikator diantaranya, 1) mamahami, 2) menerapkan, 3) menganalisis, dan 4) mengevaluasi. Data dianalisis menggunakan uji-t pada SPSS 23 for Windows. Tingkat signifikansi untuk pengambilan keputusan pengujian hipotesis adalah 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan. Terdapat perbedaan antara kelas eksperimen yang menggunakan model PBS dengan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional. Hasil uji hipotesis didasarkan pada taraf signifikansi 0,000 < 0,05.Abstract:  Student learning outcomes are very important to note in the world of education. Student learning outcomes show how far students have achieved learning objectives and the extent to which they have mastered the expected skills, knowledge, and attitudes. Spatial-based learning model (PBS) can be used to improve learning outcomes. The PBS model examines the problems of phenomena that occur in nature and culture on earth including geographical studies. In this study using a quasi-experimental method. Primary data in the form of learning outcomes were obtained through learning in class XI IPS A and XI IPS B at MA Miftahul Huda Ngreco Kandat. The instrument used is essay questions as many as 4 items used to measure student learning outcomes using indicators including, 1) understanding, 2) applying, 3) analyzing, and 4) evaluating. Data were analyzed using the t-test on SPSS 23 for Windows. The significance level for hypothesis testing decision making is 0.05. The results of this study indicate that there is a difference. There is a difference between the experimental class using the PBS model and the control class using the conventional model. The results of hypothesis testing are based on a significance level of 0.000 <0.05.
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PERANANNYA MEMBANGUN KESADARAN HAK DAN KEWAJIBAN BERNEGARA BAGI MAHASISWA DI UNIVERSITAS MADURA Syaiful Anam; Mohammad Rudiyanto; Anisa Fajriana Oktasari; Imadoeddin Imadoeddin
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.12939

Abstract

Abstrak: Fenomena zaman modern di saat ini yang sering kita jumpai anak-anak yang  kurang hormat terhadap orangtuanya, sikap anti sosial yang dapat terlihat dari kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di masyarakat. Dalam pandangan bernegara, sebuah bangsa harus mengenal jati dirinya agar menjadi bangsa yang unggul. Sehingga perlu adanya perangkat nilai dan aturan yang kuat agar tidak terjadi krisis budaya dan disintegrasi bangsa di Indonesia. pendidikan di Indonesia harus menanamkan jiwa dan kepribadian bangsa yang bersumber dari akar budaya negara dan jelas berlandaskan Pancasila sebagai cita-cita bangsa, falsafah dan nilai-nilai luhur bangsa. Melalui kesadaran sosial diharapkan dapat menjadi solusi dalam membina warga yang memiliki kepedulian sosial. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh gambaran secara factual dan actual dari nilai-nilai wawasan kewarganegaraan atau kebangsaan yang berlandaskan Pancasila bagi mahasiswa dalam meningkatkan nasionalisme. Juga secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengkaji, mengeksplorasi, dan memperoleh gambaran tentang perilaku dan kepribadian mahasiswa dalam internalisasi nilai-nilai wawasan Pancasila dalam lngkungan kehidupan sosial, berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian deskriptif dengan bentuk penelitian atau metode survei. Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan memperoleh pengetahuan dalam membentuk kesadaran bernegara dapat disimpulkan bahwa: sejalan dengan materi  Kewarganegaraan sesuai dengan harapan dari pembelajaran tersebut maka pembelajaran Kewarganegaraan  dapat membentuk penilaian benar dan salah pada Mahasiswa Kewarganegaraan dengan  mengamati. Secara spesifik dapat disimpulkan bahwa peran pendidikan kewarganegaraan pada mahasiswa: 1. Mahasiswa telah mampu memahami dan berpartisipasi dalam organisasi sosial, dan lingkungan. 2. Mahasiswa mampu memahami serta melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga negara sesuai dengan peraturan dan norna nilai. 3. Mahasiswa mampu berpikir, bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara sehingga timbul rasa nasionalisme.Abstract: The phenomenon of modern times today is that we often encounter children who lack respect for their parents, anti-social attitudes that can be seen from everyday life both at school and in society. In the view of the state, a nation must know its identity in order to become a superior nation. So it is necessary to have a strong set of values and rules so that there is no cultural crisis and national disintegration in Indonesia. Education in Indonesia must instill the spirit and personality of the nation which originates from the country's cultural roots and is clearly based on Pancasila as the nation's ideals, philosophy and noble values. Through social awareness it is hoped that it can be a solution in fostering citizens who have social concerns. The purpose of this research is to find out and obtain a factual and actual discribe of the values of citizenship or nationalism based on Pancasila for students in increasing nationalism. Also specifically this research aims to identify, examine, explore, and obtain an overview of the behavior and personality of students in internalizing the values of Pancasila insight in the environment of social life, nation and state. This research uses descriptive research techniques in the form of research or survey methods. Based on the results of studies that have been conducted by researchers regarding the implementation of Citizenship Education to gain knowledge in forming awareness of the state, it can be concluded that: in line with Citizenship material in accordance with the expectations of the learning, Citizenship learning can form right and wrong judgments on Citizenship Students by observing. Specifically, it can be concluded that the role of citizenship education in students: 1. Students have been able to understand and participate in social and environmental organizations. 2. Students are able to understand and carry out their rights and obligations as citizens in accordance with the rules and norms of values. 3. Students are able to think, behave and do the best for the nation and state so that a sense of nationalism.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PADA MASA PANDEMI COVID-19 Muchamad Arif Al Ardha; Dessy Putri Wahyuningtyas; Fahimul Amri; Noor Fazariah Handayani; Heliza Rahmania Hatta
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.14205

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar pada pola dan metode pendidikan. Kometensi professional guru menjadi hal yang penting dalam beradaptasi dengan pembelajaran daring dan perubahan yang mengikutinya. Kepala Sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi professional guru tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya-upaya yang dilakukan kepala SMP   Muhammadiyah 1 Surakarta dalam meningkatkan kompetensi professional guru pada masa pandemic covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kepala seksudah bagusolah dan guru sebagai informan penelitian. Data-data yang terkumpul di validasi menggunakan triangulasi data dan dianalisis menggunakan Teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan upaya kepala sekolah antara lain mengadakan Kelompok Kerja Guru (KKG) intern, Studi banding, Melakukan mengawasan pembelajaran, Kunjungan guru, Seminar dan workshop serta memberikan motivasi kepada guru. Sedangkan hal yang menghambat kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru antara lain : Kurangnya sarana dan prasarana yang memadai, kurangnya kesadaran dari guru untuk meningkatkan atau mengembangkan potensinya, dan beberapa guru senior kurang mampu dalam mengoperasikan komputer atau perangkat pembelajaran online.Abstract:  The Covid-19 pandemic has had a major impact on educational patterns and methods. Teacher professional competence is important in adapting to online learning and the changes that follow. The principal has an important role in improving the teacher's professional competence. This study aims to look at the efforts made by the principal of SMP Muhammadiyah 1 Surakarta in increasing the professional competence of teachers during the Covid-19 pandemic. This study used a descriptive qualitative approach with the principal and teachers as research informants. The collected data were validated using data triangulation and analyzed using interactive data analysis techniques. The results of the research show that the principal's efforts include holding internal Teacher Working Groups (KKG), Comparative Studies, Supervising learning, visiting teachers, Seminars and workshops and providing motivation to teachers. Whereas things that hinder school principals in increasing teacher competence include: Lack of adequate facilities and infrastructure, lack of awareness from teachers to increase or develop their potential, and some senior teachers are less able to operate computers or online learning devices.
Kepuasan Kerja Pada Guru Taman Kanak-Kanak Umi Anugerah Izzati; Desi Nurwidawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 14, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v14i2.14038

Abstract

Abstrak. Guru memiliki peran yang penting dalam menunjang tercapainya tujuan sekolah.. Sekolah perlu memperhatikan hal-hal yang menjadi kebutuhan guru. Salah satu kebutuhan guru adalah mendapatkan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan kerja pada guru Taman kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berjumlah 6 orang guru yang bekerja di salah satu sekolah  Taman Kanak-Kanak yang ada di Surabaya. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan instrumen pedoman wawancara yang disusun tim penelitian. Data yang telah dikumpulkan kemudian dilakukan proses reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru yang bekerja di Taman Kanak-Kanak yang ada di Surabaya tergolong baik.  Abstract:  Teachers have an important role in supporting the achievement of school goals. Schools need to pay attention to the things that are the needs of teachers. One of the teacher's needs is to get job satisfaction. This study aims to analyze the job satisfaction of Kindergarten teachers. This study used a qualitative descriptive method with 6 research subjects working in one of the Kindergarten schools in Surabaya. Data was collected by interview using instrument guidelines prepared by the research team. The data that has been collected is then carried out by the process of data reduction, data display and drawing conclusions. The results of this study indicate that teachers who work in kindergartens in Surabayaare classified as good 

Page 2 of 2 | Total Record : 15