cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017): September" : 11 Documents clear
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMKN 1 PRAYA TENGAH Bq. Ristin Karno Putri; Nurhilaliati Nurhilaliati; Kiki Riska Ayu Kurniawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.63

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi dan penyebab miskonsepsi, serta solusi dari miskonsepsi siswa kelas X Akuntansi 1 SMKN 1 Praya Tengah pada pembelajaran matematika  materi pokok perbandingan trigonometri. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah 1) Metode tes, 2) metode wawancara. Pemeriksaan keabsahan data dengan teknik triangulasi metode, yaitu dengan membandingkan data hasil tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjuk kanbahwa 1) terdapat tigajenis miskonsepsi yang dialami oleh siswa kelas X Akuntansi 1 SMKN 1 Praya Tengah, yaitu miskonsepsi klasifikasional, miskonsepsi korelasional, dan miskonsepsi teoritikal. 2) Penyebab siswa mengalami miskonsepsi adalah berasal dari siswa, yaitu kesalahan intrepretasi gambar, belum memahami konsep, rendahnya prakonsep yang dimiliki siswa, ketidakmampuan dalam mengkaitkan konsep, dan aspekpraktis. 3) Solusi miskonsepsi siswa yaitu konsep lebih ditekankan lagi, prakonsep yang dimiliki siswa lebih ditingkatkan lagi, dan hubungan antar konsep lebih ditekankan lagi. Abstract - The purpose of this research was for describe the misconception and possible causes of misconception, as well as the solution of student’s misconception of class X Accounting 1 SMKN 1 Central Praya at the mathematics learning in the subject matter of trigonometric comparison The qualitative research was used as form of this research, with the type of case study research. The data collection technique which was used were 1) Test methods, 2) interview method. The techniqueof data validation uses triangulation of methode, by comparing test result data and interview. The results of this research can be showed as 1) there were three types of misconceptions experienced by students of class X Accounting 1 SMKN 1 Central Praya, that was classificational misconceptions, Correlational misconception, and Teoritical misconception 2) Causes of students experiencing misconceptions were derived from the students,error interpretation of the image, not understanding the concept, the low preconceived possessions of students, unable to associate concepts, and practical aspects.3) Student’s misconception solution was that the concept was more emphasized, the preconceptions of the students were further enhanced, and the relationship between the concepts was more emphasized.
KESALAHAN PENULISAN KONJUNGTOR DALAM NOVEL GARIS WAKTU: SEBUAH PERJALANAN MENGHAPUS LUKA KARYA FIERSA BESARI Rahmad Hidayat; Lalu Jaswadi Putera
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.151

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kesalahan penulisan konjungtor dalam novel Garis Waktu: Sebuah Perjalanan Menghapus Luka karya Fiersa Besari. Penelitian ini menginventarisasi beberapa kesalahan dengan data yang bersifat mewakili. Metode yang digunakan adalah dengan mengumpulkan seluruh konjungtor dalam novel dan mengklasifikasikannya sesuai dengan bentuk kesalahan. Konjungtor dikumpukan bersama konteks kalimatnya agar dapat dijelaskan. Konteks kalimat yang diambil adalah kalimat yang memenuhi standar konstruksi kalimat majemuk. Hasil penelitian yakni terdapat tiga kesalahan penulisan konjungtor dalam novel tersebut. Kesalahan pertama adalah kesalahan penggunaan konjungtor yang berlebihan dalam sebuah konstruksi. Kesalahan kedua adalah kesalahan penempatan posisi konjungtor yang terbagi menjadi dua, yakni kesalahan penempatan konjungtor yang menyatakan hubungan koordinasi dalam kalimat majemuk setara dan kesalahan penempatan konjungtor yang mengawali sebuah paragraf. Kesalahan ketiga adalah tumpang-tindih antarkonjungtor dalam konstruksi kalimat majemuk bertingkat.Abstract:  This study aims to describe errors in conjunction writing in the novel Garis Waktu; Sebuah Perjalanan Menghapus Luka by Fiersa Besari. This study inventoried some errors with data that are representative. The method used is to collect the entire conjunction and classify it according to the form of errors. The conjunction is collected with the context of the sentence to be explained. The context of the sentence is a sentence that meets the standard construction of compound sentences. The result of writing found there are three errors of conjunction writing in the novel. The first error is the excessive use of the conjunction in a construction. The second error is the misplacement of the conjunction positions that occur in two, namely the misplacement of the conjunction stating the coordination relation in equivalent compound sentence and the incorrect placement of the conjunction that starting a paragraph. The third error is the overlap between conjunction in the construction of multi-compound sentences.
MOTIF DAN IMPLIKASI PENGGUNAAN SITUS JEJARING SOSIAL FACEBOOK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Dian Eka Mayasari Sri Wahyuni; Asbah Asbah
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.59

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui motif-motif penyebab mahasiswa UMMAT menggunakan Facebook;(2) Implikasi penggunaan situs Facebook pada mahasiswa UMMAT. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Motif mahasiswa menggunakan Facebook yaitu motif sosial, akademik dan mendapatkan keuntungan finansial, (2) Implikasi pada mahasiswa UMMAT bersifat positif dimana Facebook menjadi medium gerakan sosial baru berbasis media teknologi informasi dan komunikasi untuk mengusung aspirasi mahasiswa, menggalang dukungan, memperjuangkan hak-haknya kepada pihak terkait. Bersifat negatif, yaitu penggunaan Facebook secara berlebihan dapat mengganggu kinerja mahasiswa saat mengerjakan tugas.Abstract - This study aims ton (1) know the motives of UMMAT students in using facebook; (2) the implications of the use of facebookto UMMAT students. The research used a descriptive approach. Data analysis techniques are data collecting, reduction, data presentation, and drawing conclusions. Result of the students are: (1) the motivies of the students in using facebook are to gain sosial, academic and financial benefits; (2) The implications on using facebook for them are positive and negative. The posistive implication are e.g facebook becomes a new sosial media to promote students aspirations, fight for his rights to the related parties. However, the negative one is the excessive use of facebook can disrupt the students attention. 
Pengaruh Metode Belajar Kumon Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Laks. Martadinata Medan Suvriadi Panggabean
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.65

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode belajar kumon terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bilangan bulat. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan subjek penelitian, siswa kelas VII-2 dan VII-5 SMP Laks. Martadinata Medan. Teknik pengambian sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan instrumen untuk mengumpulkan data penelitian berupa 8 butir soal essay. Analisis data yang digunakan adalah uji-t dan berdasarkan perhitungan menunjukkan thitung = 4,43 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan = 78, artinya thitung > ttabel (4,43 > 1,67), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode belajar kumon terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bilangan bulat.Abstract : The purpose of this research was to determine the effect of kumon method on the student result of mathematics learning in integers concept. The method of this research is quasi-experiment with research sample, student of VII-2 dan VII-5 Class of Laks. Martadinata Junior High School Medan. The technique os sample taking used is cluster random sampling technique and the instrument for collecting data is 8 question essay test. Data analysis which used in this research is t-test and based on t-test calculation, it shows thitung = 4,43 and ttabel = 1,67 with significant level  5% and degree of freedom = 78, it means thitung > ttabel (4,43 > 1,67), then H0 is rejected and Ha is accepted. So, it can be conluded that there are effect of kumon method to the student result of mathematics learning in integers concept.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi Berprestasi Terhadap Minat Belajar Mahasiswa Akuntansi Pada Mata Kuliah Statistika di Universitas Pamulang Nelly Budiyarti
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.159

Abstract

Abstrak:  Kecerdasan emosional dan motivasi berprestasi memungkinkan minat belajar mahasiswa meningkat. Namun diharapkan kecerdasan emosional dan motivasi berprestasi yang tinggi untuk mencapai minat belajar yang tinggi pula. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti bahwa kecerdasan emosional dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa pada mata kuliah Statistika I. Data diambil dari mahasiswa program Studi Akuntansi Universitas Pamulang dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik manual untuk menguji hipotesis dengan analisis regresi sederhana dan analisis jalur. Hasil penelitian ini adalah Kecerdasan Emosional berpengaruh langsung positif dan signifikan pada Minat Belajar, Motivasi Berprestasi berpengaruh langsung positif terhadap Minat Belajar, dan Kecerdasan Emosional berpengaruh langsung positif terhadap Motivasi berprestasi.Abstract:  Emotional intelligence and achievement motivation can increase student's interest in learning. But it is expected that high emotional intelligence and achievement motivation to achieve high learning interest as well. This study aims to provide evidence that emotional intelligence and achievement motivation affect the interest in learning in subjects Statistics I. Data taken from the student of Accounting Faculty of Economics, University of Pamulang by using questionnaires and data were analyzed used manual statistical analysis for test the hypothesis with simple regression analysis and path analysis. The result of this research is Emotional Intelligence have direct positive and significant effect on the Interest of Learning, Achievement Motivation have a direct positive and significant effect on the Interest of Learning, and Emotional Intelligence have a direct positive and significant effect on Achievement Motivation.
THE CORRELATION BETWEEN GRAMMAR AND READING COMPREHENSION AND EFL LEANERS’ WRITING PERFORMANCE Ilham Ilham
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.60

Abstract

This study aims at  investigating the correlation between grammar and reading comprehension and leaners ‘writing performance since there is a relationship among all of the skills. This study adopts multiple regression analysis to see the relationship among multiple variable. The sample of this study consist of  27 students of second semester English Department  STKIP Pasundan Cimahi. The data of this study are collected via test. The test includes three parts: reading, grammar and students’ writing performance. The data is analysed through SPSS procedure. The multiple regression is run to measure the degree of relationship among variables. The finding shows that both grammar and reading cannot explain and predict writing performance. In other words, linguistic knowledge was not good predictor for writing task, since both grammar and vocabulary knowledge were not good predictor for writing performance.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI DI SD MUHAMMADIYAH 12 MEDAN Ismail Saleh Nasution
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.66

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) mengetahui perbedaan pengaruh strategi pembelajaran kooperatif terhadap pasangan berpikir, strategi pembelajaran kooperatif jigsaw, dan pembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran menghitung luas dan volume di kelas enam Muhammadiyah 12 Medan; dan (2) untuk mengetahui perbedaan pengaruh strategi pembelajaran kooperatif terhadap pasangan berpikir, strategi pembelajaran kooperatif jigsaw, dan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran menghitung luas dan volume di kelas enam Muhammadiyah 12 Medan. Subjek dalam penelitian ini diambil sebanyak tiga kelas dengan teknik random random sampling. Metode penelitian menggunakan desain penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan kelompok percobaan pretest group posttestt. Berdasarkan hasil yang diperoleh: (1) Keterampilan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran kooperatif menganggap pasangan berpasangan secara signifikan lebih tinggi daripada kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran kooperatif jigsaw dan yang dipelajari dengan strategi Konvensional; dan (2) Hasil pembelajaran siswa yang dipelajari oleh strategi pembelajaran kooperatif, think pair share secara signifikan lebih tinggi daripada yang dipelajari dengan hasil pembelajaran strategi pembelajaran kooperatif jigsaw dan yang dipelajari dengan strategi konvensional. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat memberikan informasi bagi guru dan sekolah untuk menggunakan strategi pembelajaran kooperatif berfikir pasangan berbagi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan materi pelajaran Hasil pembelajaran matematika menghitung luas dan volume di kelas enam. Abstract : This study aims to determine: (1) to determine differences in the effect of cooperative learning strategy think pair share, jigsaw cooperative learning strategies, and conventional learning to students' critical thinking skills in the subject matter calculate area and volume in sixth grade Muhammadiyah 12 Medan; and (2) to determine differences in the effect of cooperative learning strategy think pair share, jigsaw cooperative learning strategies, and conventional learning on learning outcomes of students in the subject matter calculate area and volume in sixth grade Muhammadiyah 12 Medan. Subjects in this study were taken as many as three classes randomly selected random sampling techniques. The research method using quasi-experimental research design with pretest group-posttestt experiment group design. Based on the results obtained: (1) The critical thinking skills of students that learned by cooperative learning strategy think pair share was significantly higher than the students' critical thinking skills that learned with a jigsaw cooperative learning strategies and that learned with strategy Conventional; and (2) The results of student learning that learned by cooperative learning strategy think pair share was significantly higher than that learned with the learning outcomes of cooperative learning strategies jigsaw and that learned with conventional strategies. The results obtained are expected to provide information for teachers and schools to use cooperative learning strategies think pair share to improve critical thinking skills and subject matter Mathematics learning outcomes calculate area and volume in sixth grade.
BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH ALJABAR Moh Zayyadi; Agus Subaidi
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.61

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil berpikir kritis mahasiswa dalam memecahkan masalah aljabar pada mata kuliah kajian dan pengembangan matematika SMP. Berpikir kritis pada penelitian ini mengacu pada berpikir kritis dengan kriteria Klarifikasi, Penilaian, Inferensi, dan Strategi. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan pemberian tugas dan wawancara.  Peneliti melakukan wawancara pada ketiga subjek penelitian. Wawancara tersebut direkam kemudian hasilnya ditranskripkan dan dikodekan. Untuk memperoleh data yang valid, peneliti melakukan dua kali wawancara pada setiap subjek penelitian. Selanjutnya, data yang diperoleh ditriangulasi. Kemudian data yang valid dianalisis untuk memperoleh profil berpikir kritis mahasiswa dalam memecahkan masalah aljabar.Abstract - The aim if this study is to describe students' profile of crirical thinking in algebra problem solving in study and mathematics development of junior high school. Critical thinking in this study referred to critical thinking wid some criterion such as clarification, asessemnet, inferential, and strategy. Data collection technique was done by assigement and interview. The researcher did the interview on those three subject. The interview was recorded, transcribed and coded. For the valid result, the researcher did the interview twice on each subject. Then, the triangulation was done to the data so the valid data could be analyzed for students' profile of critical thinking in algebra problem solving
KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN SERTA APLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Rerin Maulinda
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.76

Abstract

Abstrak - Dalam pandangan umum sebuah nilai terwadahi dalam kerangka kebudayaan masyarakat, karena kebudayaan merupakan salah satu sistem nilai. Di tataran filsafat dan kebudayaan, Sutan Takdir Alisyahbana dan Ki Hajar Dewantara mengenalkan rasa kebangsaan itu melalui proses kristalisasi konsep budaya bangsa. Dalam pengembangan budaya bangsa harus berlandaskan pada nilai-nilai sosial bangsa yang selama ini telah berperan besar dalam memajukan bangsa Indonesia. Karya sastra menjadi sarana untuk menyampaikan pesan tentang kebenaran, tentang apa yang baik dan yang buruk. Karya sastra seharusnya memberi manfaat positif bagi pembaca. Kandungan nilai yang tersimpan dalam karya sastra harus digali agar sampai kepada pembaca. Karya-karya sastra yang memberikan nilai-nilai sebagaimana fungsi sastra utile memberikan kegunaan kepada pembaca. Penerapan nilai-nilai tersebut akan berkontribusi pada pembentukan karakter individu maupun masyarakat yang akan mampu meretas nilai-nilai inti yang luhur sehingga dapat digunakan sebagai pilot pembentukan budaya bangsa secara nasional. Dalam hal ini, karya sastra sangat mendukung pembentukan karakter sesorang yang disebabkan oleh alur kisahnya. Karakter Tokoh Utama yang terdapat dalam novel Surga Yang Tak Dirindukan, berdasarkan hasil analisis terdiri dari enam karakter tokoh utama. Adapaun karakter tokoh utamadalam novel Surga Yang Tak Dirindukan, yaitu: (a) Religius. (b) Peduli Lingkungan. (c)Kreatif. (d) Toleransi. (e) Tanggung Jawab. (f) Kerja Keras.  Abstract - In general view a value is embodied within the framework of the culture of society, because culture is one of the value system. At the level of philosophy and culture, Sutan Takdir Alisyahbana and Ki Hajar Dewantara introduce the sense of nationality through the process of crystallizing the nation's cultural concept. In the development of the nation's culture must be based on the social values of the nation that has been playing a major role in advancing the nation of Indonesia. Literary works are a means to convey the message of truth, about what is good and what is bad. Literary works should have positive benefits for the reader. The content of the value stored in the literary works must be extracted to reach the reader. Literary works that provide values as well as utility literary functions provide usefulness to the reader. Implementation of these values will contribute to the formation of individual characters and communities that will be able to pave the core values of the noble so that it can be used as a pilot of national culture formation nationally. In this case, literary works strongly support the formation of one's character caused by the plot of the story. The character of the main character in the novel of the Unwanted Heaven, based on the analysis result consists of six characters of the main character. The characters of the main characters in the novel of Heaven Not Missed, namely: (a) Religious. (b) Care for the Environment. (c) Creative. (d) Tolerance. (e) Responsibility. (f) Hard Work.
Profil Pembelajaran dan Pengajaran Fisika (Getaran-Gelombang) yang Sesuai Abad 21 Khairil Anwar; Dadi Rusdiana; Ida Kaniawati; Sparisoma Viridi
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 8, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v8i2.62

Abstract

Abstrak: Belajar sains pada hakekatnya merupakan kegiatan berpikir dan memerlukan proses penyelidikan. Namun pembelajaran dan pengajaran fisika terkait fenomena getaran-gelombang masih dirasa sulit dan tidak menarik bagi kebanyakan peserta didik. Penelitian bertujuan mengidentifikasi profil pembelajaran dan pengajaran yang diterapkan saat ini, mengidentifikasi penggunaan media ICT, dan menganalisis ketersediaan sarana-prasarana penunjang, serta nilai karakter yang dimiliki peserta didik. Jenis Penelitian adalah deskriptif kualitatif, sampel diambil secara Purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup yang diperkuat dengan wawancara, dan analisis data menggunakan kategori prosentase yang dideskripsikan secara kualitatif. Disimpulkan bahwa pembelajaran dan pengajaran konsep getaran-gelombang belum berfokus pada pengembangan keterampilan, kreatifitas dan aktivitas penyelidikan, literasi dan integrasi TIK masih sangat minim meski sarana-prasarana cukup tersedia. Nilai karakter dalam kerja sama dan rasa ingin tahu peserta didik sudah cukup baik, namun nilai keperdulian dan tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan masih rendah. Diperlukan desain pembelajaran dan pengajaran getaran-gelombang yang lebih kontekstual, terintegrasi dengan teknologi, dan memfokuskan pada proses yang berpusat pada peserta didik.Abstract: Learning science is essentially thoughtful and requires an inquiry process. However, learning and teaching physics on vibration-wave phenomena is still difficult and unattractive to most learners. This study aims to identify current learning and teaching profiles, identify the use of ICT, and analyze the availability of supporting facilities, as well as the value of characters that the learner has. Type of research is descriptive qualitative, samples taken by purposive sampling. Data were collected using a closed questionnaire reinforced by interviews, and data analysis using a percentage category that is described qualitatively. It was concluded that learning and teaching physics have not focused on skills, creativity, and investigation activities. Literacy and ICT integration are still minim although adequate facilities are available. The value of character in cooperation and curiosity of learners is good, but the value of caring and responsibility towards environmental conservation is still low. So it needs a more contextual learning and teaching design of vibration-waves, integrated with technology, and focuses on a learner-centered process.

Page 1 of 2 | Total Record : 11