cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
elementary.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1 Pagesangan, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 26145596     DOI : 10.31764/elementary
Core Subject : Education,
Jurnal elementary merupakan jurnal yang memuat naskah atau hasil penelitian di bidang Pendidikan Dasar yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UM Mataram dan terbit pertama kali Januari 2018. Jurnal Elementary diperuntukan untuk mempublikasikan tulisan Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang berupa hasil penelitian maupun hasil kajian teori. Dengan adanya Jurnal Elementary diharapkan memudahkan untuk membagi informasi dan pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat diakses secara luas. Jurnal Elementary ini terbit secara berkala sebanyak 2 kali dalam setahun yaitu Januari dan Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2: Juni 2024" : 6 Documents clear
KESULITAN MENULIS PERMULAAN SISWA KELAS I PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD PURWOYOSO 02 SEMARANG Amani, Zulfa Suroya; Kamil, Achmad Muchammad
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 7, No 2: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v7i2.24430

Abstract

Abstrak: Penelitian tentang analisis kesulitan siswa dalam pembelajaran menulis permulaan di kelas I SDN Puwoyoso 2 Kota Semarang, memiliki fokus penelitian: Kesulitan membaca dan menulis permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN Puwoyoso 2 Kota Semarang, dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca dan menulis permulaan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN Puwoyoso 2 Kota Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesulitan siswa dalam pembelajaran membaca dan menulis permulaan di kelas I SDN Puwoyoso 2 Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data penelitian ini merupakan hasil wawancara dengan informan. Data tersebut berasal dari guru, kepala sekolah dan siswa kelas I Puwoyoso 2 Kota Semarang. Data dianalisis dengan menggunakan teknik yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data penelitian diperiksa keabsahannya dengan menggunakan triangulasi teknik dan sumber.Abstract: This research on analyzing students' difficulties in learning to write beginnings in class I of SDN Puwoyoso 2 Semarang City, has a research focus: Difficulties in reading and writing beginnings in Indonesian language learning at SDN Puwoyoso 2 Semarang City, and teacher efforts in overcoming difficulties in reading and writing beginnings in Indonesian language learning at Puwoyoso 2 Semarang City. The purpose of this study was to determine and describe the difficulties of students in learning to read and write beginnings in class I Puwoyoso 2 Semarang City. This research uses a descriptive qualitative approach using the case study method. The data of this research is the result of interviews with informants. The data came from teachers, principals and students of class I Puwoyoso 2 Semarang City. The data were analyzed using techniques stated by data reduction, data presentation, and making conclusions. The research data was checked for validity using triangulation of techniques and sources.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUKAN MEDIA DIORAMA PADA TOPIK KONSEP SIKLUS DAUR AIR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN KRAPYAK Anggraeni, Mustika Nur; Ansori, Isa; Saptarini, Arum Dian
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 7, No 2: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v7i2.23996

Abstract

Abstrak: Penerapan model pembelajaran problem based learning merupakan pembelajaran yang berfokus pada pemecahan masalah yang dapat diterapkan pada proses pembelajaran IPAS pada konsep siklus daur air. Pembelajaran siklus daur air dapat diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based learning dengan berbantukan media diorama. Berdasarkan observasi di SDN Krapyak pembelajaran dikelas V ternyata guru belum menguasai penerapan model Problem Based learning dan media pembelajaran khususnya pada konsep siklus daur air, hal ini berpengaruh kepada hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan melakukan penerapan model Problem Based learning berbantukan media diorama siklus air. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Subjek dalam penelitian merupakan siswa kelas V SDN Krapyak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan soal tes (evaluasi). Prosedur Penelitian dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan model siklus Kurt Lewin, dimana dalam kegiatan penelitian dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran. Penelitian dapat dikatakan tuntas apabila siswa dapat mencapai skor KKM 75 pada soal tes (evaluasi). Hasil penelitian menunjukan hasil belajar siswa kelas V pada materi konsep siklus daur air mampu meningkatkan hasil awal prasiklus hingga sampai tahapan siklus I dan kegiatan siklus II.Abstract: The application of the Problem Based learning model is learning that focuses on problem solving which can be applied to the science and science learning process on the concept of the water cycle. Learning the water cycle cycle can be taught using a problem-based learning model with the help of diorama media. Based on observations at SDN Krapyak learning in class V it turned out that teachers had not mastered the application of problem-based learning models and learning media, especially in the concept of the water cycle cycle, this had an effect on student learning outcomes. This type of research is collaborative classroom action research (CAR). The purpose of this research is to improve student learning outcomes by applying the Problem Based learning model with the help of the water cycle diorama media. Data analysis in this study uses qualitative and quantitative analysis. The subjects in the study were fifth grade students at SDN Krapyak. Data collection techniques used observation and test questions (evaluation). Research procedures in this classroom action research used the Kurt Lewin cycle model, where the research activities were carried out in two learning cycles. Research can be said to be complete if students can achieve a KKM score of 75 on test questions (evaluation). The results showed that the learning outcomes of class V students on the concept material of the water cycle cycle were able to increase based on the initial results of the pre-cycle up to the stages of cycle I and cycle II activities.
INOVASI DAN ADAPTASI PEMBELAJARAN IPS PADA PENGEMBANGAN KURIKULUM Syafruddin, Syafruddin; Ramadani, Sari; Elnafisah, Dea; Sari, Novita; Rifan, Muhamad
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 7, No 2: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v7i2.23495

Abstract

Abstrak: IPS merupakan mata pelajaran yang mempelajari aspek dibidang ilmu pengetahuan berkaitan dengan manusia, lingkungan dan aktivitas interaksi antara mereka. Terdapat beberapa keluhan mengenai pendidikan IPS seperti mudah bosan, tidak mampu menghafal, materi pelajaran kurang berkenaan dengan kehidupan sehari-hari, dan proses belajar monoton yaitu peserta didik lebih banyak untuk mendengar dan mencatat. Selain itu pelaksanaan pembelajaran IPS cenderung menyampaikan materi sesuai buku teks dan metode yang digunakan tidak variasi yaitu lebih banyak metode ceramah serta belum menggunakan berbagai media pembelajaran. Sehingga sikap siswa selama proses pembelajaran berlangsung seperti, asik bercanda dengan teman sebangku, tidur dan melakukan aktivitas lain akibatnya materi yang disampaikan tidak dipahami. Sehingga sangat penting untuk menentukan inovasi dan adaptasi pembelajaran IPS pada pengembangan kurikulum pendidikan saat ini. Metode yang digunakan adalah library research atau kajian kepustakaan. Penelitian kepustakaan mencakup proses-proses umum seperti identifikasi sistematis teori, eksplorasi literatur, dan analisis dokumen yang memuat informasi terkait dengan topik penelitian. Berdasarkan hasil kajian bahwa bentuk inovasi pembelajaran IPS pada pengembangan kurikulum yaitu; aktualisasi pembelajaran IPS, pembelajaran berbasis proyek, pendekatan berpusat pada siswa, penggunaan teknologi, kunjungan lapangan, koneksi dengan dunia nyata, evaluasi berbasis kinerja, kreativitas dan ekspresi, kolaborasi antar mata pelajaran, perbaikan proses berkelanjutan. Sedangkan untuk bentuk adaptasinya sendiri yaitu dengan menerapkan pembelajaran diferensiasi yang terdiri dari; diferensiasi konten, proses, dan diferensiasi produk.Abstract: Social Sciences is a subject that studies aspects of the field of science related to humans, the environment and the interaction activities between them. There are several complaints about social studies education, such as getting bored easily, not being able to memorize, the lesson material is not related to daily life, and the learning process is monotonous, namely students spend more time listening and taking notes. Apart from that, the implementation of social studies learning tends to deliver material according to textbooks and the methods used are not varied, namely more lecture methods and not using various learning media. So the students' attitudes during the learning process are like joking around with their classmates, sleeping and doing other activities as a result of which the material presented is not understood. So it is very important to determine innovation and adaptation of social studies learning in the development of the current educational curriculum. The method used is library research or literature review. Library research includes general processes such as systematic identification of theories, literature exploration, and analysis of documents that contain information related to the research topic. Based on the results of the study, the forms of social studies learning innovation in curriculum development are; actualization of social studies learning, project-based learning, student-centered approach, use of technology, field trips, connection with the real world, performance-based evaluation, creativity and expression, collaboration between subjects, continuous process improvement. Meanwhile, the form of adaptation itself is by implementing differentiation learning which consists of; content differentiation, process and product differentiation.
ASESMEN PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA Wulandari, Yosi; Asani, Yesi; Jaya, Indra
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 7, No 2: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v7i2.24370

Abstract

Abstrak: Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum terbaru yang digunakan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Dalam implementasi Kurikulum Merdeka ada beberapa hal yang menjadi kebaruan dalam kurikulum tersebut salah satunya adalah aspek asesmen. Aspek asesmen adalah aspek penting yang tidak dapat terpisahkan dari proses belajar mengajar. Penelitian ini akan bertujuan untuk menjelaskan asesmen pembelajaran yang digunakan dalam Kurikulum Merdeka dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data-data yang dikumpulkan bersumber dari adalah jurnal-jurnal ilmiah, dan buku yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menuunjukan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki berbagai jenis asesmen seperti asesmen formatif, asesmen sumatif, asesmen diagnostik (kognitif dan non-kognitif), serta asesmen autentik.Abstract: Kurikulum Merdeka is the latest curriculum used in the education system in Indonesia. In implementing Kurikulum Merdeka, there are several things that are novel in the curriculum, one of which is the assessment aspect. The assessment aspect is an important aspect that cannot be separated from the teaching and learning process. This research will aim to explain the learning assessment used in the Merdeka Curriculum with a qualitative descriptive research method. The data collected are sourced from scientific journals, and books related to this research. The results of this study show that the Kurikulum Merdeka has various types of assessments such as formative assessments, summative assessments, diagnostic assessments (cognitive and non-cognitive), and authentic assessments.
PELESTARIAN LINGKUNGAN MELALUI KEGIATAN BERTANAM DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI SARANA KONSERVASI Aji, Galih Setyo; Salsabil, Ghina Amalia; Charlinta, Gita; Widodo, Susilo Tri
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 7, No 2: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v7i2.23494

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melestarian lingkungan melalui kegiatan bertanam dengan menfaatkan limbah plastik sebagai sarana konservasi dapat membantu meningkatkan kesadaran lingkungan tentang pentingnya mengelola limbah plastik secara efektif. Program ini dilaksanakan di SDN Sekaran 01 yang dilakukan oleh kelas IV B. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan secara langsung. Hasil kegiatan adalah terbentuknya kesadaran siswa betapa pentingnya dalam upaya menjaga alam mulai dari lingkungan sekolah sehingga siswa-siswi dapat meningkatkan kualitas hidup dalam menjaga alam dengan mulai dari hal kecil seperti memanfaatkan galon bekas menjadi pot yang bermanfaat.Abstract: This study aims to conserve the environment through planting activities by utilizing plastic waste as a means of conservation can help increase environmental awareness about the importance of managing plastic waste effectively. This program was implemented at SDN Sekaran 01 by class IV B. The methods used were socialization and hands-on training. The method used was socialization and hands-on training. The results of the service are the formation of students' awareness of how important it is to protect nature starting from the school environment so that students can improve the quality of life in protecting nature by starting from small things such as utilizing used gallons into useful pots.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS II SD NEGERI BANUA DENGAN BERBANTUAN KARTU KATA BERGAMBAR Widiana, I Nyoman; Putra, I Ketut Dedi Agung Susanto
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 7, No 2: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v7i2.21809

Abstract

Abstrak: Peningkatan kemampuan membaca adalah suatu kegiatan yang dapat diajarkan mulai sejak dini. Dengan melakukan peningkatan membaca pada siswa tingkat rendah merupakan suatu hal yang memang sangat tidak mudah untuk dilakukan. Didalam membaca tentunya yang menjadi dasar pada siswa adalah huruf yang harus diketahui dan ada beberapa hal yang perlu juga diketahui oleh siswa. Adapun subjek penulisan best practice ini adalah siswa kelas II SD Negeri Banua, Kecamatan Kintamani, Kabupaten bangli yang berjumlah sebanyak 9 orang. Penulisan best practice ini menggunakan metode kualitatif. Pada capaian kegiatan best practice ini mencapai 100%, dikarenakan seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan diperoleh dengan sesuai harapan. Berbantuan kartu kata bergambar dapat terjadi didalam Peningkatan kemampuan membaca siswa kelas II SD Negeri Banua dengan secara baik dan efektif. Adapun dari hasil setiap siklus yang dilakukan adalah Siklus I mencapai 59,85%. dan pada siklus II mencapai 65,25%. Dari hal ini lah dapat dijadikan ukuran bahwa peningkatan membaca dengan berbantuan kartu kata bergambar dapat meningkatkan membaca pada siswa.Abstract: Improving reading ability is an activity that can be taught from an early age. Improving reading for low level students is something that is not very easy to do. In reading, of course, the basic thing for students is the letters that they need to know and there are several things that students also need to know. The subjects of this best practice writing were 9 class II students at Banua State Elementary School, Kintamani District, Bangli Regency. Writing this best practice uses qualitative methods. The achievement of this best practice activity reached 100%, because all activities were carried out well and obtained according to expectations. With the help of picture word cards, it can be achieved in improving the reading ability of class II students at SD Negeri Banua well and effectively. The results of each cycle carried out were that Cycle I reached 59.85%. and in cycle II it reached 65.25%. From this, it can be used as a measure that improving reading with the help of picture word cards can improve students' reading abilities.

Page 1 of 1 | Total Record : 6