cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020): November" : 87 Documents clear
KEGIATAN BAKTI SOSIAL UNTUK MEMBANTU EKONOMI LANSIA DI DESA JAMBEYAN PADA ERA NEW NORMAL Radian Atho’ Al-Faruqi; Roshidayah Roshidayah; Husnia Najmah; Rosa Nikmatul Fajri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.241 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3369

Abstract

ABSTRAKDi era new normal merupakan tahapan bagi pemerintah maupun masyarakat untuk menyelesaikan masalah ekonomi yang terjadi di segala lapisan masyarakat. Maka dengan memanfaatkan keadaan new normal ini, maka kami kelompok KKN Tematik Universitas Islam Batik Surakarta yang berjumlah 7 peserta membuat kegiatan bakti sosial dengan memberikan paket sembako pada 16 lansia di Desa Jambeyan, kami memperoleh datanya melalui metode evaluasi hasil wawancara dengan pihak RT desa setempat. Kelompok KKN Tematik Universitas Islam Batik Surakarta melaksanakan kegiatan pembagian sembako  dengan tujuan pembagian sembako yang kami berikan kepada 16 lansia bisa membantu perekonomian lansia sehingga mereka mampu untuk mempertahankan kehidupanya. Kata kunci: KKN-T; bakti sosial; new normal. ABSTRACTIn the new normal era is a stage for the government and society to solve economic problems that occur in all walks of life. So by utilizing this new normal situation, then we group KKN Thematic Islamic University batik Surakarta which numbered 7 participants made social service activities by providing packages of food to 16 elderly people in Jambeyan Village, we obtained the data through the method of evaluating the results of interviews with local village RT. KkN Thematic Group of Islamic University of Surakarta Batik carried out the activities of the division of food with the aim of sharing the food that we give to 16 elderly people can help the elderly economy so that they can maintain their lives. Keywords: KKN-T; social service; new normal.
MUHAMMADIYAH YOUTH MOVEMENT ENTREPRENEUR SCHOOL, KURSUS KEWIRAUSAHAAN SINGKAT UNTUK REMAJA AKTIVIS ORTOM MUHAMMADIYAH MALANG Ahmad Shobrun Jamil
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.646 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2941

Abstract

ABSTRAKMuhammadiyah Youth Movement Enterpreneur Malang bertujuan untuk melatih para calon wirausahawan muda aktivis Organisasi Otonom (ORTOM) Muhammadiyah di kota Malang. Untuk membuat sistem yang baku maka akan dilaksanakan fokus grup diskusi dengan beberapa pakar ahli dalam bidang pendidikan maupun dalam bidang praktisi entrepreneurship di Malang yang kemudian disusun dalam sebuah naskah standar operasional prosedur dan dijadikan acuan dalam pelaksanaan AMM entrepreneur school selanjutnya. Selain itu akan dibuat berbagai komponen pembelajaran mulai rancangan pembelajaran pelaksanaan pembelajaran perangkat pelaksanaan pembelajaran sistem evaluasi. Pelatihan memberikan dampak yang positif bagi peserta. Mereka semakin tahu dengan skema kanvas bisnis dan model bisnis modern. Dan hal-hal diatas memberikan beberapa pelajaran dan rekomendasi untuk pelatihan batch mendatang diperlukan pengelompokan usaha yang sama dalam starting point usaha dan tingkat pengetahuan peserta sehingga materi dapat diberikan dengan maksimal. Kata Kunci: pengabdian; entrepreneur; AMM; pembelajaran; pelatihan; usaha. ABSTRACTMuhammadiyah Youth Entrepreneur Movement Malang aims to train aspiring young entrepreneurial activists of the Muhammadiyah Autonomous Organization (ORTOM) in Malang city who have small businesses or micro businesses in their respective places to be able to improve the quality and quantity of their business. To create a standard system, focus group discussions will be carried out with several expert experts in the field of education and in the field of entrepreneurship practitioners in Malang which are then compiled in a standard operating procedure script which is then used as a reference in the implementation of the next AMM entrepreneur school. In addition, various learning components will be made starting from the learning design of the learning implementation of the evaluation system learning implementation tools. The training has a positive impact on the participants. They are increasingly familiar with business canvas schemes and modern business models. And the things above provide some lessons and recommendations for the next batch of training, it is necessary to group the same efforts in starting the business points and the level of knowledge of the participants so that the material can be given optimally. Keywords: dedication; entrepreneur; AMM; learning; training; business.
PEMANFAATAN POWTOON SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF MEDIA DALAM PEMBELAJARAN DARING DI SDN II KEDUNGDAWA CIREBON Setiyani Setiyani; Ferry Ferdianto; Dina Pratiwi Dwi Santi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.186 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2994

Abstract

ABSTRAKMasa pandemi covid 19 telah mengganggu proses belajar tatap muka di sekolah. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu perlu peranan media agar siswa tidak jenuh dalam belajar. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah menerapkan powtoon sebagai salah satu alternatif media dalam PJJ di SDN II Kedungdawa Kabupaten Cirebon. Kegiatan PKM dilakukan dengan harapan guru termotivasi mengintegrasikan IT secara maksimal untuk membuat video pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses belajar. Metode dalam kegiatan PKM terdiri dari 4 tahap yaitu observasi, identifikasi masalah, solusi, dan evaluasi. Peserta dalam pengabdian ini sebanyak 28 siswa kelas VI. Hasil pemanfaatan media powtoon diantaranya meningkatkan motivasi siswa, pembelajaran tidak membosankan, dan materi lebih mudah dipahami. Selain itu adanya ketertarikan guru untuk dapat membuat media powtoon sendiri merupakan salah satu indikator keberhasilan PKM yang telah dilakukan. Oleh karena itu  sebagai rekomendasi tim akan merancang kegiatan pelatihan pembuatan powtoon yang menarik, variatif dan interaktif sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran bagi guru di SDN II Kedungdawa Kabupaten Cirebon Kata kunci: powtoon; pembelajaran jarak jauh; media pembelajaran. ABSTRACTThe Covid 19 pandemic has disrupted the face-to-face learning process in schools. Distance learning is an alternative to overcome this problem. Therefore we need the role of the media so that students are not bored in learning. The purpose of this community service activity is to implement the powtoon as an alternative media in distance learning at SDN II Kedungdawa, Cirebon Regency. PKM activities are carried out with the hope that teachers are motivated to optimally integrate IT to make learning videos that can be used in the learning process. The method in PKM activities consists of 4 stages, namely observation, problem identification, solution, and evaluation. Participants in this activities were 28 students in grade sixth.The results of using powtoon media include increasing student motivation, learning is not boring, and the material is easier to understand. In addition, the teacher's interest in being able to make their own powtoon media is an indicator of the success of the PKM that has been carried out. Therefore, as a recommendation, the team will design training activities for making powtoon that are interesting, varied and interactive as an effort to improve the quality of learning for teachers at SDN II Kedungdawa, Cirebon. Keywords: powtoon; distance learning; material teaching.
PEMBINAAN DAN PEMBIMBINGAN KEGIATAN LITERASI DASAR DALAM PEMBELAJAAN DI RUMAH SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA ANAK-ANAK BANJAR DINAS TEMUKUS, DESA BESAKIH I Nengah Sueca; Ni Wayan Sri Darmayanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.366 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3388

Abstract

ABSTRAKPembelajaran di rumah tidak efektif sehingga berdampak pada rendahnya motivasi anak, termasuk kegiatan literasi dasar. Untuk mengatasi hal itu dilakukan pembinaan dan bimbingan kegiatan literasi dasar dalam pembelajaran di rumah selama pandemi Covid-19 untuk meningkatkan motivasi dan membantu kesulitan belajar siswa dalam belajar di rumah. Selain itu kegiatan pembinaan dan pembimbingan ini dapat membantu orang tua dalam melakukan pembinaan belajar di rumah yang terarah dan terstruktur. Adapun metode pelaksanaan dari kegiatan pengabdian ini, yaitu  (1) Identifikasi masalah tentang permasalahan siswa; (2) melakukan analisis kebutuhan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi saat pembelajaran di rumah selama pandemi Covid-19; (3) merancang pembinaan dan pendampingan kepada siswa dan orang tua siswa; (4) melaksankan pembimbingan terstruktur dan pembuatan bahan ajar permainan bahasa dalam kegiatan literasi dasar; (5) monitoring dan evaluasi kegiatan; (6) laporan dan tindaklanjut keberhasilan program. Pembinaan dan bimbingan kegiatan literasi dasar dalam pembelajaran di rumah selama pandemi covid-19 pada anak-anak rumahan di Banjar Dinas Temukus dapat meningkatkan motivasi dan membantu kesulitan belajar di rumah bagi anak-anak kelas rendah di Banjar Dinas Temukus. Hal tersebut terlihat dari semangat, antusias, dan keseriusan anak-anak yang ada dilingkungan rumah Banjar Dinas Temukus dalam kegiatan belajar di rumah. Kata kunci: literasi dasar; pembelajaran di rumah; pandemi covid-19  ABSTRACTHome learning is ineffective, resulting in low children's motivation, including basic literacy activities.To overcome this, basic literacy coaching activities in learning at home were carried out during the Covid-19 pandemic to increase motivation and help students' learning difficulties in learning at home. In addition, this coaching and mentoring activity can help parents in providing directed and structured coaching at home. The implementation methods of this service activity, namely (1) Identification of problems about student problems; (2) conduct a needs analysis to address problems that occurred during learning at home during the Covid-19 pandemic; (3) designing guidance and assistance to students and parents of students; (4) carry out structured guidance and manufacture of language game teaching materials in basic literacy activities; (5) monitoring and evaluation of activities; (6) reports and follow-up on program success. Coaching and guidance for basic literacy activities in learning at home during the Covid-19 pandemic for home children in the Banjar Dinas Temukus can increase motivation and help with learning difficulties at home for low-grade children in the Banjar Dinas Temukus. This can be seen from the passion, enthusiasm and seriousness of the children in the Banjar Dinas Temukus house in learning basic literacy activities at home. Keywords: basic literacy; learning at home; the covid-19 pandemic
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA JURU PELIHARA SITUS SEJARAH MADIUN MELALUI METODE BERCERITA BERPASANGAN Muhammad Hanif; Nur Samsiyah; Endang Sri Maruti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.69 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2772

Abstract

ABSTRAKSitus sejarah banyak mengandung cerita dan peninggalan sejarah, untuk itu situs dan peninggalan sejarah perlu dipelihara dan dilestarikan. Pemeliharaan dan pelestarian situs dan peninggalan sejarah perlu partisipasi banyak pihak, salah satunya yaitu dengan melibatkan para juru pelihara atau juru kunci. Pada umumnya juru pelihara maupun juru kunci memiliki dedikasi yang luar biasa dalam menjaga, merawat, dan memilihara situsnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan para juru pelihara situs dalam bercerita tentang situs sejarah yang dipeliharanya melalui metode bercerita berpasangan. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 11 juru kunci dari 11 situs sejarah di Madiun. Kegiatan pelatihan bercerita sejarah bagi para juru pelihara, meliputi (1) sosialisasi program, (2) pengayaan situs peninggalan sejarah Madiun, (3) pendalaman teknik bercerita secara ilmiah dan menarik, (4) pembagian kelompok selanjutnya pengkajian situs sejarah, (5) pertukaran informasi dengan saling berpasangan, (6) penceritaan kembali informasi yang diperoleh dari pasangannya di depan seluruh juru pelihara situs. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa ada peningkatan keterampilan berkomunikasi terutama dalam hal kemampuan bercerita sejarah para juru pelihara situs, cerita sejarah menjadi tidak membosankan, dan cerita menarik untuk disimak. Peningkatan keterampilan itu juga berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung situs. Kata kunci: situs sejarah; juru pelihara; keterampilan bercerita sejarah; metode cerita berpasangan. ABSTRACTHistorical sites contain a lot of stories and historical relics, for that sites and historical relics need to be preserved and preserved. The maintenance and preservation of sites and historical relics requires the participation of many parties, one of which is by involving caretakers or caretakers. In general, caretakers and caretakers have extraordinary dedication in maintaining, maintaining and maintaining the site. The purpose of this activity is to improve the skills of site maintainers in telling stories about historical sites that they maintain through the pair storytelling method. The training activity was attended by 11 caretakers from 11 historical sites in Madiun. Historical storytelling training activities for carers, including (1) socialization of the program, (2) enrichment of Madiun's historical heritage sites, (3) deepening of scientific and interesting storytelling techniques, (4) group division and further study of historical sites, (5) exchange information in pairs, (6) retelling of information obtained from their partners in front of all site maintainers. The results of the training show that there is an increase in communication skills, especially in the ability to tell the history of the site maintainers, historical stories are not boring, and interesting stories to listen to. Increasing those skills also has an impact on increasing the number of site visitors. Keywords: historical sites; caretakers; historical storytelling skills; the pair story method.
PELATIHAN E-LEARNING UNTUK MENGUATKAN PERAN DOSEN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN Kristina Lisum; Sondang Ratnauli Sianturi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.73 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2418

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan  dan kemampuan seorang dosen, khususnya dosen keperawatan dalam memberikan suatu strategi mengajar yang disesuaikan dengan era digital, yaitu dengan penggunaan e-learning. Proses pembelajaran di institusi pendidikan tinggi, saat ini tidak hanya terbatas pada pertemuan atau tatap muka saja, tapi terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Dengan menggunakan strategi  pembelajaran e-learning, belajar dapat menembus ruang dan waktu sehingga diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, khususnya mahasiwa keperawatan. Untuk itu solusi yang diberikan adalah memberikan suatu pelatihan kepada sekelompok dosen yang ada di salah satu institusi pendidikan keperawatan swasta di Jakarta Pusat. Pelatihan ini diberikan kepada dosen supaya dosen dapat menggunakan strategi mengajar e-learning  ini sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi mahasiswa keperawatan. Rencana tindak lanjut sebagai saran adalah  mengadakan pelatihan penggunaan strategi e-learning ini kepada mahasiswa keperawatan  di institusi tersebut dan adanya komitmen bersama dalam menggunakan e-learning sebagai salah satu strategi pembelajaran. Kata kunci : e-learning; motivasi belajar; strategi pembelajaran. ABSTRACTCommunity Service aims to increase the knowledge and ability of a lecturer, especially nursing lectures in providing a teaching strategy adapted to the digital era, namely the use of e-learning. The learning process in higher education institutions is currently not only limited to meetings or face to face, but continues to grow along with technological developments. By using e-learning learning strategies, learning can penetrate space and time so that it is expected to increase student motivation, especially nursing students. For this reason, the solution provided is to provide training to a group of lecturers in one of the private nursing education institutions in Central Jakarta. This training is given to lecturers so that lecturers can use this e-learning teaching strategy so that it can have a positive impact on nursing students. The follow-up plan as a suggestion is to hold training on the use of e-learning strategy for nursing student at the institution and the existence of a joint commitment to using e-learning as one of the learning strategies. Keywords : e-learning; learning motivation; learning strategy.
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) BAGI MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA GEMPA DI DESA DANGIANG KABUPATEN LOMBOK UTARA Diah Rahmawati; Alpiana Alpiana; Ilham Zitri; Hidayati Hidayati; Rima Rahmaniah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.138 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3389

Abstract

ABSTRAKMinyak kelapa murni, atau lebih dikenal dengan Virgin Coconut Oil (VCO), adalah modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga dihasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, berbau harum, serta mempunyai daya simpan yang cukup lama yaitu lebih dari 12 bulan. Virgin coconut oil mengandung asam laurat CH3(CH2)10COOH 50% dan asam kaprilat CH3(CH2)6COOH 7%. Kedua asam ini merupakan asam lemak jenuh rantai sedang yang mudah dimetabolisir dan bersifat anti mikroba. Di dalam tubuh, asam laurat menjadi monolaurin, sedangkan asam kaprilat menjadi monokaprin (Sutarmi, 2006). Monolaurin adalah monogliserida antiviral, antibakteri dan antiprotozoal yang digunakan oleh sistem kekebalan manusia dan hewan untuk menghancurkan virus-virus pelindung lemak, seperti HIV, herves, influenza berbagai bakteri patogen. Asam kaprat yang juga berfungsi sebagai zat kekebalan tubuh ketika diubah menjadi monokaprin di dalam tubuh manusia atau hewan. Monokaprin memiliki efek antiviral terhadap HIV dan herpen simplex serta bakteri yang tertular melalui hubungan seks (Novarianto, 2007). Berdasarkan hal tersebut, maka dapat dikatakan bahwa minyak ini memiliki banyak manfaat sehingga tim PKM memandang perlu mengadakan  pelatihan pembuatan minyak VCO yang diadakan di desa Danging Kabupaten Lombok Utara yang memiliki sumber daya alam yang besar yang merupakan desa terdampak bencana gempa tahun 2018 lalu. Metode observasi partisipatoris atau observasi partisipan dan praktik langsung telah dipergunakan dalam PKM ini dengan melibatkan pula Komunitas Relawan Mataram yang juga tergabung dalam Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Nusa Tenggara Barat. Hasil capaian dan kesimpulan dalam kegiatan ini adalah a. dimilikinya pengetahuan dan pemahaman yang merupakan upaya pemberdayaan bagi para perempuan di desa ini agar memiliki ketrampilan dalam pengolahan kelapa khususnya pembuatan minyak VCO, dan b. memberikan ketrampilan yang lebih akan pemanfaatan sumber daya alam agar menjadi tambahan penghasilan atau mampu meningkatkan pendapatan (income) yang cukup potensial sebagai langkah awal membangun masyarakat yang berdayaguna. Kata kunci: kelapa; minyak VCO ABSTRACTPure coconut oil, otherwise known as Virgin Coconut Oil (VCO), is a modification of the making process which produces products with low moisture and fatty acid content that is clear, clear in color, smells good, and has a long shelf life of more than 12 months. Virgin coconut oil contains CH3(CH2)10COOH 50% lauric acid and CH3(CH2)6COOH 7% kaprilic acid. Both of these acids are medium-chain saturated fatty acids that are easily metabolized and anti-microbial. In the body, lauric acid becomes monolaurin, while kaprilic acid becomes monokaprin (Sutarmi, 2006). Monolaurin is an antiviral, antibacterial and antiprotozoal monoglyceride used by the human and animal immune systems to destroy fat-protective viruses, such as HIV, herves, influenza and various pathogenic bacteria. Kaprat acid also serves as an immune substance when converted into monokaprin in the human or animal body. Monokaprin has antiviral effects on HIV and herpen simplex as well as bacteria infected through sex (Novarianto, 2007). Based on this, it can be said that this oil has many benefits, so that the PKM team considers it necessary to hold vco oil manufacturing training which held in Danging village of North Lombok Regency which has a large natural resource that is a village affected earthquake by the 2018. Participatory observation methods or observations of participants and direct practice have been used in this PKM by involving mataram volunteer community which is also incorporated in Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) West Nusa Tenggara. The results of the achievements and conclusions in this activity are a. knowledge and understanding which is an empowerment effort for women in this village to have skills in coconut processing, especially making vco oil, and b. provide more skills for utilization of natural resources in order to be additional or able to increase income that is potential enough as the first step in building a empowered society. Keywords: coconut; VCO oil.
PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELITUS DI KELURAHAN TAMARUNANG KEC SOMBAOPU KABUPATEN GOWA SULAWESI SELATAN Lismayana Hansur; Dara Ugi; Ami Febriza
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.438 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.2432

Abstract

ABSTRAKDiabetes mellitus merupakan salah  satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi yang semakin  meningkat di negara berkembang.  Rendahnya  pengetahuan  masyarakat  menjadi salah satu penyebab peningkatan tersebut, terutama didaerah pedesaan dan daerah pinggiran kota. Saat ini upaya penanggulangan penyakit diabetes mellitus belum menempati skala prioritas utama dalam pelayanan kesehatan, walaupun diketahui dampak negatif yang ditimbulkannnya cukup besar antara lain komplikasi kronik pada penyakit jantung , hipertensi,  sistem saraf, hati, mata, dan ginjal. Mengingat insidensi diabetes mellitus yang terus meningkat dan bahaya komplikasi yang ditimbulkan, maka perlu dilakukan penyuluhan pencegahan dan penanganan penyakit diabetes mellitus termasuk pemeriksaan kadar gula darah agar warga di kelurahan tamarunang kecamatan somba opu kabupaten gowa melakukan pencegahan sejak dini. Metode pengabdian yang telah dilaksanakan meliputi Penyuluhan pencegahan  dan terapi diabetes mellitus melalui metode presentasi dan pemeriksaan kadar gula darah menggunakan kit.Hasil kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan darah inidapat member informasi dan pengetahuan mengenai pencegahan dan penanganan penyakit diabetes melalui pengaturan pola makan.  Selain itu Bagi masyarakat yang belum pernah melakukan pemeriksaan  kesehatan sebelumnya, pemeriksaan kesehatan tersebut dapat berfungsi  sebagai skrining kesehatan untuk mengetahui status kesehatannya saat ini  sehingga dapat diambil tindakan  lebih lanjut. Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan lancar dan masyarakat mendengarkan dengan antusias, Dari 27 orang yang diperiksa kadar gula darahnya ditemukan 4 orang dengan kadar gula darah melebihi batas normal (< 200 mg/dl). Kata kunci: diabetes mellitus; kadar gula darah; penyuluhan; komplikasi kronik. ABSTRACTDiabetes mellitus, which is one of the non-communicable diseases, has an increasing prevalence in developing countries. Low community knowledge is a factor of this increase, especially in rural and suburban areas. Currently, diabetes mellitus prevention efforts have not been put as the priority in health services. However, it has been understood that the negative impacts are rather severe (e.g., chronic complications in heart disease, hypertension, nervous system, liver, eyes, and kidney). Given the incidence of diabetes mellitus and the danger of its complications, which are increasing, its prevention, including blood glucose examination, need to be socialized so that residents in sub-district Tamarunang, Somba Opu, Gowa can do it early. Some services which have been implemented include socialization of the diabetes mellitus prevention and therapy, through presentation and Test blood glucose with a blood glucose meter. This counseling and blood examination results can provide information and knowledge on how to prevent and manage diabetes through dietary regulation. Besides, this health examination may serve as a health screening for people who have never had a previous medical test to determine their current health status to take further action. The counseling activities went smoothly, and the community listened enthusiastically. Four out of the 27 people who checked their blood sugar levels exceeded normal limits (<200 mg/dl). Keywords: diabetes mellitus; blood sugar level; counseling; chronic complication.
UPAYA PEMANFAATKAN SUMBER DAYA ALAM DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI DESA MAMBULILLING, KECAMATAN MAMASA Habiyadi Hasbiyadi; Elsya Elsya; Novianti Masirri; Risma Yanti; Piwi Sawitri; Elyas Albar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.511 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3322

Abstract

ABSTRAKKebersihan lingkungan merupakan pintu gerbang dalam mencapai hidup yang sehat. Kesadaran tentang pengetahuan hidup bersih dan sehat sangat penting dan sehat sangat penting bagi masyarakat yang ada diperkotaan maupun  pedesaan. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan di desa mambulilling masih sangat rendah diamati dari sampah yang berserakan dilingkungan serta tidak tersedianya tempat sampah dirumah maupun ditempat umum. Dengan adanya program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya serta mengajarkan membuat tempat sampah dari bambu dengan memamfaatkan sumber daya alam yaitu bambu. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dalam penyampainnya menggunakan metode diskusi, penyuluhan dan aksi lapangan. Hasil dari pengabdian ini yaitu bertambahnya wawasan masyarakat mengenai manfaat dan dampak-dampak buruk dari membuang sampah sembarangan sehingga masyarakat mulai berkomunikasi untuk menjaga tempat tinggal mereka. Sampah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Sampah adalah benda/zat sisa yang sudah tidak terpakai. Seharusnya sampah mendapat perhatian dan penanganan yang serius. Namun karena kurangnya pengertian masyarakat desa mambulilling dan pemerintah, setempat, juga kurangnya biaya dan pendapatan sebagian besar masyarakat desa mambulilling, maka masalah sampah ini menjadi terabaikan. Saat ini sebagian masyarakat telah mengetahui dampak buruk sampah, antara lain menyebakan banjir, penyakit dan bau yang dapat mengganggu kehidupan, tapi hal ini tidak diimbangi oleh perilaku masyarakatnya sendiri. Kata kunci: sehat; bersih; sampah. ABSTRACTEnvironmental cleanliness is the gateway to achieving a healthy life. Awareness of the knowledge of clean and healthy living is very important and very important for people in urban and rural areas. The lack of public awareness to maintain environmental cleanliness in the village of Mambulilling is still very low, observed from the garbage scattered around the environment and the unavailability of trash bins at home or in public places. With this community service program, it aims to increase knowledge and increase public awareness to dispose of waste in its place and teach how to make bamboo trash cans by utilizing natural resources, namely bamboo. In its delivery, this community service activity uses the method of discussion, counseling and field action. The result of this service is increasing public insight about the benefits and bad effects of littering so that people begin to communicate to protect their place of residence. Garbage is a part of human life. Garbage is an unused waste object / substance. Garbage should get serious attention and handling. However, due to the lack of understanding of the Mambulilling village community and the local government, as well as the lack of funds and income for most of the Mambulilling village community, this waste problem has been neglected. Currently, some people are aware of the bad effects of waste, including flooding, disease and odors that can disrupt life, but this is not offset by the behavior of the community itself. Key words: healthy; clean; trash.
PENYULUHAN TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CPTS) UNTUK MENCEGAH PEYEBARAN CORONAVIRUS (COV) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANG PULE Cahaya Indah Lestari; Catur Esty Pamungkas; Siti Mardiyah WD; Baiq Masdariah
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.345 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3221

Abstract

ABSTRAKSecara global dilaporkan 51.857 kasus konfimasi di 25 negara dengan 1.669 kematian (CFR 3,2%). Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai tanggal (30/6/2020) sebanyak 1.245 orang, dengan perincian 825 orang sudah sembuh, 65 meninggal dunia, serta 355 orang masih positif dan dalam keadaan baik. Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Mataram sebanyak 531 orang, dengan perincian 189 sedang dirawat, 310 orang sudah sembuh, 32 meninggal dunia. Tujuan pengabdian ini untuk mencegah penyebaran coronavirus (COV) di wilayah kerja Puskesmas Karang Pule Kegiatan penyuluhan ini menggunakan video cara Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Kemenkes dimana peserta pengabdian yang hadir berjumlah 20 orang. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama yakni pembagian kuesioner dan pemaparan, tahap kedua yakni Praktek Cuci Tagan Pakai Sabun dan tahap ketiga yakni tanya jawab serta pembagian kuesioner post test. Kegiatan pengabdian ini disambut sangat antusias, ibu melontarkan beberapa pertanyaan terkait Cuci Tangai Pakai Sabun dan pembuatan cairan disinfektan Sebagian besar ibu paham dengan penyuluhan yang diberikan. Penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu dengan kategori pengetahuan baik  sebesar 90 % (18 0rang)  tentang Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk pencegahan coronavirus .Kata kunci: Penyuluhan; Cuci Tangan Pakai Sabun; Pencegahan Coronavirus. ABSTRACTGlobally, 51,857 confirmed cases were reported in 25 countries with 1,669 deaths (CFR 3.2%). The number of Covid-19 positive patients in NTB Province as of (6/30/2020) was 1,245 people, with details of 825 people recovered, 65 dead, and 355 people still positive and in good condition. While the number of positive patients Covid-19 in the city of Mataram was 531 people, with the details of 189 being treated, 310 people were cured, 32 died. The purpose of this service is to prevent the spread of coronavirus (COV) in the working area of Karang Pule Health Center. This counseling activity uses a video on how to wash hands with soap (CPTS) from the Ministry of Health where there are 20 community service attendees. This activity is carried out in three stages. The first stage is the distribution of questionnaires and exposure, the second stage is the Practice of Washing with Soap and the third stage is the question and answer session and the distribution of post test questionnaires. This service was welcomed with great enthusiasm, the mother asked a number of questions related to washing Tangai with soap Most of the mothers understood the counseling given. This counseling can increase the knowledge of mothers with good knowledge categories by 90% (18 people) about Handwashing with Soap (CTPS) for the prevention of coronavirus. Keywords: Counseling; hand washing behavior with soap; Coronavirus Prevention.