cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Articles 34 Documents
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MTs NURUL HAKIM TEMBUNG Wardani, Hizmi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 3 No 1 (2018): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.092 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik (PMR) terhadap konvensional (PK), (2) bagaimana motivasi belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan pendekatan PMR dan motivasi belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan PK. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII MTs Nurul Hakim. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu PMR dan PK, sedangkan variabel terikat yaitu motivasi belajar matematika. Teknik pengambilan sampel adalah purposive Sampling. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar matematika. Analisis data menggunakan ANAVA dua jalur dan analisis secara desriptif. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan Anava dua jalur yaitu 0,00 < 0,05 artinya pengaruh pendekatan PMR terhadap motivasi belajar matematika lebih baik dari pada yang diajar menggunakan PK. Sedangkan  secara deskriptif  motivasi belajar matematika siswa menggunakan pendekatan PMR memiliki persentase lebih besar yaitu 85% dari motivasi belajar matematika siswa menggunakan PK sebesar 79%.
THE INFLUENCE OF ACTIVITY, CREATIVITY, MOTIVATION ON THE PROBLEM-BASED LEARNING AT FKIP-UMSU Irvan, Rahmat Mushlihuddin,
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 2 No 1 (2017): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.259 KB)

Abstract

Rendahnya hasil belajar mahasiswa dipengaruhi oleh keaktifan, kreativitas, motivasi belajar mahasiswa. Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan kreativitasdan motivasi dalam membangun pengetahuan baru mahasiswa dalam menemukan konsepAnalisis Vektor, dosen sebagai pembimbing dan fasiltator. Tujuan penelitian : Apakah keakifan,kreativitas, motivasi mempengaruhi hasil belajar mahasiswa?. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan sampel berjumlah 33 orang. Variabel yang diukur adalahhasil belajar berupa tes, kreativitas dan motivasi berupa observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Keaktifan, Kreativitas, Motivasi mahasiswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar mahasiswa.  
IDENTIFIKASI KUALITATIFKLORIN PADA BERAS YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR Rahmi, Sofia
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 1 No 2 (2016): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.199 KB)

Abstract

Beras merupakan suatu bahan makanan yang berguna sebagai sumber energi tubuh manusia.Tidakjarang produsen menggunakan bahan tambahan pangan dengan tujuan memperpanjang masa simpanatau memperbaiki tekstur, citarasa dan warna. Salah satu bahan tambahan pangan yang dilarangditambahkan pada beras adalah klorin. Karena klorin bersifat merugikan dan membahayakan konsumen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya kandungan klorin pada beras yangdiperjualbelikan di pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif yaitudengan melakukan pengujian secara kualitatif sampel beras dari lima jenis merek yang berbeda.Dandilanjutkan pemeriksaan secara kuantitatif apabila terdapat kandungan klorin pada sampel berastersebut.Hasil pengamatan yang diperoleh dari kelima jenis merek beras yang berbeda tidak terdapatsatupun dari beras tersebut yang mengandung klorin. Ini terbukti dari pengujian yang dilakukan secarakualitatif dengan tidak adanya perubahan warna yang ditimbulkan setelah pemberian amilum 1% sebanyak 3 tetes dan juga pemberian kalium iodida 10 % sebanyak 3-5 tetes.  
MENINGKATNYA HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMEN (TGT) Siregar, Juliandi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 3 No 1 (2018): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Game Tournament) terhadap hasil belajar kognitif siswa  kelas XII Semester I pada materi pokok Medan Magnet di SMA Swasta Al-Ulum Medan  T.P. 2016 / 2017. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian dua grup pretes dan postes. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas XII Semester I SMA Swasta Al-Ulum Medan. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara acak  (cluster random sampling) dengan mengambil 2 kelas dari seluruh  kelas  XII IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII IPA 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar. Tes hasil belajar dibuat dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 pilihan yang berjumlah 14 soal. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 32.8 dengan standar deviasi 10.3, dan nilai rata-rata kelas kontrol 31.5 dengan standar deviasi 8.5. Hasil uji-t menunjukkan bahwa data pretes kedua kelas berdistribusi normal dan homogen, dengan demikian kemampuan awal siswa kelas eksperimen sama dengan kemampuan kelas kontrol. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran Kooperatif tipe TGT dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 71.7 dengan standar deviasi 12.2 dan kelas kontrol 64.0 dengan standar deviasi 13.3. Pada hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,08 > 2,01 pada taraf signifikansi α = 0,05 dan dk = 48 maka Ha diterima, dengan demikian dapat di simpulkan bahwa ada perbedaan  hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe TGT dan dengan pembelajaran Konvensional pada materi pokok Medan Magnet di kelas XII SMA Swasta Al-Ulum Medan T.P 2016/2017.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP Firmansyah, Mukhlish Novandi,
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 1 No 1 (2016): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.714 KB)

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis sampai saat ini masih menjadi salah satu tujuanutama pada kurikulum pendidikan matematika di berbagai negara, termasuk di dalam kurikulumpendidikan 2013 yang sedang diberlakukan di Indonesia. Untuk mencapai hal itu, siswaseharusnya difasilitasi dengan seperangkat bahan ajar yang mendukung pengembangankemampuan tersebut. Salah satu komponen utama dalam kemampuan pemecahan masalah adalahkemampuan penalaran dan koneksi yang harus terlebih dahulu dimiliki siswa. Pada beberapa hasilpenelitian menemukan bahwa kemampuan penalaran terkait dengan aktivitas berfikir yang jikadikombinasikan dengan kemampuan koneksi matematis dapat menjadikan siswa mahir dalammemecahkan masalah yang dihadapi di kelas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini,peneliti akan mengembangkan suatu bahan ajar yang memfasilitasi atau melatih kemampuantersebut. Pengembangan bahan ajar yang peneliti lakukan dengan menggunakan model 4-D, yaitu(1)tahap pendefinisian; (2)tahap perancangan; (3)tahap pengembangan; dan (4)tahappendiseminasian. Dari tahap pengembangan tersebut dihasilkan suatu bahan ajar berbasismasalah yang diharapkan dapat digunakan oleh guru secara rutin untuk melatihkan siswa tentangpemecahan masalah matematis.
PENGARUH BAHAN ELEKTRODA TERHADAP KELISTRIKAN BELIMBING WULUH (AVERRHOA BILIMBI) SEBAGAI SOLUSI ENERGI ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN Siregar, Shinta Marito
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 2 No 1 (2017): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.104 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan baterai aki basah yang ramah lingkungan denganmemanfaatkan belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi) sebagai elektrolit dan beberapa logamsebagai pasangan elektroda. Sehingga selain dapat memenuhi kebutuhan energi listrik yangsangat tinggi, penelitian ini juga dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalahdalam produksi energi listrik yang selama ini memberikan kontribusi sangat besar terhadapemisi gas rumah kaca.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang dilakukan diLaboratorium Fisika UMN Al Washliyah. Elektrolit belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi)terlebih dahulu di ekstrak dan disaring dengan filter nomor 40. Pasangan Elektroda (anoda dankatoda) yang digunakan pada penelitian ini yaitu: tembaga:seng; tembaga:aluminium;tembaga:besi; dan tembaga:timah. Masing–masing plat elektroda dipotong dengan ukuran 4,5 x10 cm. Dibuat bak untuk prototipe baterai, dan disusun rangkaian dengan variasi dari masingmasingpasanganelektroda.Untukmengetahuipengaruhdarivariasisetiappasanganelektroda dilakukan pengukuran tegangan dan arus dengan hambatan 5 ohm, sehingga dapat diketahuipasangan elektroda terbaik dalam pemanfaatan belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi) sebagaielektrolit dalam pembuatan baterai aki basah. Hasil pengukuran PH larutan belimbing wuluhsebesar 1,6. Hasil pengujian dengan beberapa pasangan elektroda pada biobaterai, semua lampuLED menyala dan terdapat gelembung gas pada larutan elektrolit, hal ini membuktikan bahwalarutan belimbing wuluh termasuk asam kuat, sehingga merupakan senyawa elektoril kuat. Padapasangan elektroda tembaga-seng nilai tegangannya lebih tinggi dari pasangan elektroda yanglain yaitu sebesar 3 volt dan ini berbanding lurus dengan nilai kuat arus yang dihasilkan sebesar0,6 amper, sedangkan besar tegangan yang paling kecil dihasilkan oleh pasangan elektrodatembaga-timah sebesar 1,5 volt dan kuat arus sebesar 0,3 amper. Hal ini terjadi karena reaksiantara unsur penyusun pasangan logam sebagai elektroda dengan larutan belimbing wuluhsebagai elektrolit. Besar tegangan dan kuat arus yang dihasilkan pada penelitian ini jugatergantung dengan jumlah volume larutan, jumlah pasangan elektroda dan rangkaian yangdigunakan, tetapi dengan perbandingan hasil yang sama.  
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA POKOK BAHASAN PELUANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TYPE JYGSAW KELAS XI SMA SWASTA GEMA BUWANA PERCUT SEI TUAN DELI SERDANG Agusman, Agusman
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 2 No 1 (2017): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.798 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada matapelajaran Matematika Banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya prestasi belajarmatematika para siswa, diantaranya citra matematika yang kurang enak di mata para siswa,seperti apa yang telah dikemukakan oleh Deking (http://Deking.Wordpress.com) bahwa: Adatiga faktor yang menyebabkan citra matematika yang begitu buruk di mata siswa, yaitu (1)Faktor Matematika itu sendir, (2) Faktor guru, (3) Faktor siswa itu sendiri. Penelitian inibertujuan Ingin mengetahui (1) kelancaran proses pembelajaran matematika yang dilakukandengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif type JigSaw, (2) Mengetahui sejauhmana minat dan kemauan siswa dalam belajar matematika dengan dilakukannya modelCooperative Learning type JigSaw, (3) Mengetahui seberapa besar tingkat prestasi hasilbelajar matematika siswa dengan menerapkan pembelajaran model Cooperative Learning typeJygSaw. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Nopember-Desember 2016, bertempat di kelasXI SMA Swasta Gema Buwana Deli Serdang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian TindakanKelas dengan Tiga Siklus yang terdiri empat kali pertemuan pada siklus pertama, tiga kalipertemuan pada siklus kedua, dan tiga kali pertemuan pada siklus ke tiga. Teknik dan alatpengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif terhadap databerupa dokumen hasil pekerjaan siswa, daftar nilai dan lembar observasi. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terjadi suasanapembelajaran yang menyenangkan sehingga hasil belajar siswa meningkat, yaitu dari siklus I:67,39%, siklus II: 89,13, dan siklus III: 100%. Dapat disimpulkan bahwa model CooperativeLearning type Jygsaw dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.  
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENENTUKAN SUDUT DAN GARIS PERPOTONGAN MELALUI PENERAPAN METODE DISKUSI KELOMPOK DI KELAS VIII-F SMP NEGERI 39 MEDAN Sitinjak, Daswati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 1 No 2 (2016): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.626 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yang muncul di SMP Negeri 39 Medan, yaitusetelah guru melaksanakan pembelajaran Matematika pada materi Menentukan Sudut danGaris Perpotongan. Guru mengetahui bahwa hasil belajar masih rendah. Hal inimenunjukkan bahwa belum tercapai standar ketuntasan klasikal karena prosentaseketuntasan adalah sebesar 55%. Dalam proses pembelajaran keaktifan siswalah yangseharusnya ditingkatkan karena proses belajar bukanlah menyampaikan materi tapibagaimana siswa dapat memperoleh informasi dengan cara-cara mereka sendiri maupunbimbingan guru. Dengan menyadari berbagai kenyataan diatas maka sebagai seorang guruprofessional merasa perlu untuk memperbaiki pembelajaran, yaitu dengan mengadakanpenelitian. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan meningkatkanpembelajaran Matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VIII-F SMP Negeri39 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak duasiklus. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini bahwa penerapan metode demonstrasidapat meningkatkan ketuntasan individual siswa dan ketuntasan klasikal siswa. PenerapanMetode Diskusi Kelompok juga dapat membuat siswa lebih aktif. Siswa merespon positifterhadap pembelajaran yang menerapkan Metode Diskusi Kelompok. Metode DiskusiKelompok dapat meningkatkan Hasil Belajar Menentukan Sudut dan Garis Perpotongansiswa Kelas VIII-F SMP Negeri 39 Medan, yaitu nilai rata-rata kelas pada saat pre test 55;siklus 1: 70,63; siklus 2: 88. Strategi Belajar Aktif Metode Diskusi Kelompok dapatmenciptakan suasana pembelajaran yang efektif, dan siswa aktif bekerja sama, hal iniditunjukkan pada siklus 1: 70,63; siklus 2: 88.
PENGARUH STRATEGI PEMECAHAN MASALAH POLYA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Nasution, Haryati Ahda
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 3 No 1 (2018): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.437 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh strategi pemecahan masalah model polya terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan suatu penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pretest posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Al-Washliyah 3 Medan. Sampel penelitian  kelas XI-1 (kelas kontrol) dan kelas XI-2 (kelas eksperimen). Instrumen yang digunakan adalah tes, selanjutnya data dianalisis dengan uji t (zhitung). Berdasarkan hasil analisi data diperoleh zhitung = 7,5 dan ztabel =1,98 pada taraf signifikan 0,05, dengan membandingkan antara zhitung dan ztabel diperol  eh zhitung  > ztabel atau 7,5 > 1,98 sehingga diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh strategi pemecahan masalah polya terhadap hasil belajar matematika siswa.
MENGHITUNG NILAI KEKERASAN DAN KEKUATAN PATAH KERAMIK CORDIERITE SECARA SIMULASI MATHEMATICA 5.1 Siregar, Juliandi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol 2 No 1 (2017): JP2MIPA
Publisher : JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.881 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian Menghitung Nilai Kekerasan dan Kekuatan Patah keramik berporicordierite (2MgO.2Al2O3.5SiO2) secara simulasi dengan program mathematica 5.1.Permasalahan utama adalah terfokus pada bagaimana cara merancang simulasi komputasidengan program mathematica 5.1 yang akan memperlihatkan karakter keramik cordierite yangdihasilkan berpori, tetap kuat, stabil bila terkena pemanasan sampai suhu sekitar 1000 ˚C.Variabel penelitian simulasi ini adalah suhu sintering 1200, 1250, 1300 dan 1350 0Cselanjutnya dicampur dengan serbuk kayu sebesar 10, 15, 20, 25 dan 30 % berat. Parameterpenelitian ini adalah kekerasan dan kekuatan patah. Hasil simulasi menunjukkan bahwadengan komposisi 20% serbuk kayu dan suhu sintering 13000 C menghasilkan nilai kekerasan0,94 GPa dan kekuatan patah 1,22 MPa merupakan kondisi terbaik yang mendekati nilailiteratur. Dari perbandingan hasil simulasi dan eksperimen dapat disimpulkan bahwa melaluianalisis simulasi untuk kekerasan dan kekuatan patah dapat diperoleh perubahan yang konstanakibat kenaikan suhu sintering yang konstan dan dapat juga dianalisis dengan intervalkenaikan suhu yang lebih kecil.  

Page 3 of 4 | Total Record : 34