cover
Contact Name
Dwi Nurhidayah
Contact Email
ampibi@uho.ac.id
Phone
+6285241567769
Journal Mail Official
ampibi@uho.ac.id
Editorial Address
http://ojs.uho.ac.id/index.php/ampibi/about/editorialTeam
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi 
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25276735     EISSN : 27236846     DOI : http://dx.doi.org/10.36709/ampibi
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi merupakan jurnal yang memuat tulisan berdasarkan hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian, dan penerapan teori dalam bidang pendidikan biologi seperti model/metode Pembelajaran Biologi, Strategi Pembelajaran Biologi, Pembelajaran Biologi Media dan TIK Pembelajaran Biologi, Higher Order Thinking Skill biologi dan Biologi Literasi.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2" : 10 Documents clear
KELIMPAHAN GASTROPODA PADA HABITAT LAMUN DI PERAIRAN DESA TONGALI KECAMATAN SIOMPU Minarni Minarni; Jahidin Jahidin; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.193 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5032

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kelimpahan Gastropoda pada habitat lamun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode transek garis (Line Transect Method). Pengambilan sampel Gastropoda dilakukan pada waktu surut dan dilakukan sebanyak tiga kali dengan selang waktu dua hari tiap engambilan sampel. Spesies Gastropoda yang ditemukan di daerah penelitian adalah Bulla sp., Cerithium sp., C. aluco, C. vertagus, Conus sp., Cymbiola vespertilio, Cypraea sp., C. moneta, C. tigris, Littorina obtusata, Natica sp., Nassarius gruneri, N. arcularius, N. fraudator, Nerita sp., Polinices mammilla, Strombus sp., S. Canarium, S. gibberulus, S. luhuanus, S. gigas, Terebellum terebellum, dan Trochus niloticus. Kelimpahan Gastropoda di habitat lamun tertinggi pada penelitian hari kedua dan hari ketiga diperoleh spesies Strombus gibberulus dengan masing-masing nilai kelimpahan yaitu 15,93 ind/m2 dan 10,46 ind/m2 sedangkan penelitian hari pertama diperoleh spesies Strombus Canarium dengan nilai kelimpahan yaitu 10 ind/m2.Kata kunci: Kelimpahan, Gastropoda, Lamun
STUDI MORFOLOGI SERBUK SARI KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L.) Wa Ode Nursia; Asmawati Munir; Hittah Wahi Sudrajat
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.188 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5037

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui variasi morfologi serbuk sari kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.). Karakter kuantitatif dan kualitatif dari morfologi serbuk sari dianalisis secara deskriptif. Karakterkuantitatif dilakukan pengukuran secara mikroskopis. Hasil pengamatan morfologi serbuk sari kembang sepatu menunjukkan adanya variasi panjang aksis polar (P) dan diameter bidang ekuatorial (E). Panjang aksis polar (P)serbuk sari kembang sepatu mahkota merah, pink, kuning dan jingga masing-masing adalah 22,986 µm, 25,063 µm, 27,315 µm dan 22,233 µm. Panjang diameter ekuatorialnya adalah 21,695 µm, 23,464 µm, 26,045 µm dan 20,975µm. Dengan demikian, ukuran serbuk sari kembang sepatu dapat digolongkan dalam kelas kecil (minutae) dan kelassedang (mediae), memiliki bentuk tipe prolat spheroidal, polaritas tipe isopolar, simetri tipe radial, apertur tipe pantoporat, dan ornamentasi eksin tipe ekinat.Kata kunci: Serbuk Sari, Morfologi, Kembang Sepatu
KELIMPAHAN DAN DISTRIBUSI GASTROPODA BERDASARKAN UKURAN CANGKANG PADA EKOSISTEM MANGROVE DI DESA MALIGANO KECAMATAN MALIGANO KABUPATEN MUNA Awaludin Jamil; Jahidin Jahidin; Murni Sabilu
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.267 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5033

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pola distribusi dan kelimpahan gastropoda yang berukuran besar, sedang dan kecil pada ekosistem mangrove di Desa Maligano. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Kuadrat. Ukuran kuadrat adalah 10 m x 10 m, di dalam kua drat terdapat plot ukuran 1 m x 1m sebanyak 9 plot yang diletakan secara acak beraturan sebagai tempat pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung pada daerah pengambilan sampel. Selanjutnya data diolah secara kuantitaf dengan menggunakan rumus kelimpahan dan Indeks Morisita, kemudian diuji dengan menggunakan Chi-kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tujuh famili yang terdiri dari sepuluh spesies gastropoda yaitu Cerithidea cingulata, Cheritium coralium, Chicoreus microphyllus, Littorina scabra, Nassarius crenatus, Nerita costata, Telebralia sulcata, Telescopium telescopium, Terebralia paalustris, Trochus maculatus. Berdasarkan kelimpahannya spesies gastropoda berukuran kecil yang memiliki nilai kelimpahan tertinggi adalah Telebralia sulcata yaitu 11,81 ind/m2 dan terendahadalah Chicoreus microphyllus yaitu 1,75 ind/m2. Spesies gastropoda berukuran sedang yang memiliki nilai kelimpahan tertinggi adalah Cerithidea cingulata yaitu 1,4 ind/m2 dan terendah adalah Nerita costata dengan nilai kelimpahan 1 ind/m2. Pola sebaran kesepuluh spesies gastropoda berukuran kecil dan Cerithidea cingulata berukuran sedang menunjukan pola sebaran mengelompok karena nilai Id > 1 dan telah diuji dengan menggunakan Chi-kuadrat menunjukan nilai Xhitung > Xtabel. Nerita costata berukuran sedang memiliki nilai indeks = 0 (Id<1) dan berdasarkah uji Chi-kuadrat menghasilkan nilai Xhitung < Xtabel, menunjukan pola sebaran seragam. Kata Kunci: Kelimpahan, Distribusi, Gastropoda, Ukuran Cangkang, Ekosistem Mangrove.
PENERAPAN SCIENTIFIC METHOD BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN PROSES KOGNITIF SISWA MATERI EKOSISTEM KELAS X B SMA NEGERI 4 RAHA Ayu Wulandri; Safilu Safilu; Murni Sabilu
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.946 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5038

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses kognitif siswa untuk materi ekosistem pada kelas XB di SMA Negeri 4 Raha melalui penerapan Scientific Method berbasis CTL. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2015/2016, di SMA Negeri 4 Raha pada siswa kelas XB berjumlah 22 siswa yang terdiri atas 11 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Jenis penelitian ini berupa Penelitan Tindakan Kelas (PTK) dengan tiga siklus belajar. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus melalui empat tahapan yakni: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi dan evaluasi; dan (4) refleksi. Sumber data penelitian ini adalah siswa diukur dengan menggunakan tes hasil belajar berindikator proses kognitif siklus 1, siklus 2 dan siklus 3 serta lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara deskriptif. Analisis aktivitas siswa pada siklus 1 sebesar 72.8%, siklus 2 sebesar 82.8% dan siklus 3 sebesar 86.6%. Dari analisis data diketahui nilai rata-rata proses kognitif siswa pada siklus 1 yaitu 2.7 (67.5%) dengan nilai ketuntasan 50%, nilai rata-rata proses kognitif siswa siklus 2 meningkat sebesar 2.9 (71.7%) dengan nilai ketuntasan 73% dannilai rata-rata proses kognitif siswa siklus 3 meningkat lagi sebesar 3.1 (78%) dengan nilai ketuntasan 86.3%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan Scientific Method berbasis CTL dapat meningkatkan proses kognitif siswa materi ekosistem kelas XB SMA Negeri 4 Raha. Kata Kunci: Scientific Method, CTL, Aktivitas, Proses Kognitif.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MoringaoleiferaLamck.) DAN EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Chromolaenaodorata L.) Andri Priono; Nur Arfa Yanti; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.484 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5029

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Tujuan Penelitian untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus serta untuk mengetahui perbandingan efektivitas antibakteri ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap bakteri uji. Metode penelitian Eksperimen menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumur (well difusion). Variabel bebas (X) adalah ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) dengn masingmasing konsentrasi 25%, 50% dan 75%, total perlakuan dalam penelitian ini sebanyak 3 perlakuan sehingga total keseluruhan perlakuan bakteri uji adalah 36 unit percobaan. Variabel terikat (Y) yaitu aktivitas antibakteri. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial berupa ANAVA dan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ada perbedaan pengaruh yang nyata ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus. (2) Perlakuan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lamck.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli dan S. aureus adalah konsentrasi 75%. (3) Perlakuan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) terbaik untuk menghambat pertumbuhan E. coli adalah konsentrasi 25% sedangkan S. aureus adalah 50%. (4) Ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) mempunyai efektivitas penghambatan yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) terhadap pertumbuhan E. coli dan S. aureus.Kata Kunci : ekstrak, antibakteri, Moringa oleifera L, Chromolaena odorata L.
KELIMPAHAN BULU BABI (ECHINOIDEA) DI INTERTIDAL PERAIRAN PULAU LIWUTONGKIDI KECAMATAN SIOMPU KABUPATEN BUTON SELATAN Aljizat Irianto; Jahidin Jahidin; Hittah Wahi Sudrajat
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.469 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5034

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kelimpahan Bulu Babi (Echinoidea) di Intertidal Perairan Pulau Liwutongkidi Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan teknik pengambilan sampel menggunakan kuadrat berukuran 5m x 5m. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun pengamatan yang ditempatkan berdasarkan perbedaan penutup substrat dasar perairan. Pengambilan data pada saat surut air laut. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 6 jenis bulu babi dari 4 famili yang ditemukan di lokasi penelitian yaitu Salmacis bicolor, Tripneustes gratilla, Diadema setosum, Echinotrix calamaris, Echinometra mathaei, dan Toxopneustes pileolus. Kelimpahan individu tertinggi pada ketiga stasiun pengamatan dari jenis Diadema setosum dengan nilai kelimpahan berturut-turut 10.2 individu/150 m2, 7.6 individu/150 m2 dan 10.2 individu/150 m2. sedangkan kelimpahan jenis tertinggi pada stasiun I dengan nilai kelimpahan29.6 individu/150 m2. Indeks keanekaragaman pada stasiun I adalah 1.32 dengan kriteria keanekaragaman sedang. Pada stasiun II dan III berturut-turut 0.77 dan 0.71 dengan kriteria keanekaragaman rendah. Indeks dominansi jenis tertinggi pada ketiga stasiun yaitu Diadema setosum pada stasiun II dengan nilai 0.5331 dengan kriteria dominansi sedang.Kata kunci: Bulu Babi, Intertidal Perairan Pulau Liwutongkidi, Kelimpahan
AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lamck.) DAN DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) TERHADAP Candida albicans DAN Aspergillus flavus Muh Syahruramadhan; Nur Arfa Yanti; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.966 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5030

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lamck.) dan kirinyuh (Chromolaena odorata L.) terhadap Candida albicans dan Aspergilus flavus serta untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan kirinyuh (C. odorata L.) yang terbaik untuk menghambat pertumbuhan C. albicans dan A. flavus. Metode penelitian eksperimen menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok. Pengujian aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi sumur (well difusion). Variabel bebas (X) adalah ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) dan ekstrak daun kirinyuh (C. odorata L.) konsentrasi 25%, 50% dan 75%, total perlakuan dalam penelitian ini sebanyak 3 perlakuan sehingga total keseluruhan perlakuan jamur indikator adalah 36 unit percobaan. Variabel terikat (Y) yaitu aktivitas antijamur. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial berupa ANAVA dan uji lanjut menggunakan uji Beda Jarak Nyata Duncan (BJND) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ekstrak daun kelor (M. oleifera Lamck.) tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap pertumbuhan C. albicans dan A. flavus. Sementara, ekstrak daun kirinyuh (C. odorata) memiliki aktivitas antijamur terhadap pertumbuhan A. flavus dan tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan C. albicans (2) Ada pengaruh konsentrasi ekstrak daun kirinyuh (C. odorata) terhadap pertumbuhan A. flavus dengan konsentrasi terbaik yaitu ekstrak 75%.Kata Kunci : antijamur, Moringa oleifera Lamck, Chromolaena odorata L,
PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) HASIL FERMENTASI LIMBAH SAWI DAN KIRINYU (Chromolaena odorata L.) PADA PERTUMBUHAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Eko Wijayanto; Hittah Wahi Sudrajat; Suarna Samai
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.259 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5035

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian POC hasil fermentasi limbah sawi dan kirinyu terhadap pertumbuhan sawi hijau. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas (X) berupa perlakuan pemberian POC dengan masing-masing konsentrasi yaitu kontrol atau tanpa pemberian POC (X0), 25% (X1), 50% (X2), 75% (X3) dan variabel terikat (Y) yaitu pertumbuhan sawi hijau dengan indikator luas daun (cm²), laju pertumbuhan (%/hari) dan jumlah daun (helai). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), masing-masing 6 kali ulangan dengan 4 perlakuan, total sampel sebanyak 24 tanaman sawi hijau. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui pengaruh pemberian POC limbah sawi dan kirinyu dan analisis inferensial dengan menggunakan uji F pada taraf kepercayaan 95% (α = 0.05) serta dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) dan ujiBeda Nyata Terkecil (BNT). Nilai rerata laju pertumbuhan spesifik yang tertinggi diperoleh pada X3 (75%) yaitu 16,71% dan terendah diperoleh pada X0 (kontrol) yaitu 15,82%. Hasil analisis sidik ragam diperoleh bahwa Fhitung> Ftabel, menunjukkanpengaruh yang berbeda nyata. Pemberian POC hasil fermentasi limbah sawi dan kirinyu berpengaruh terhadap jumlah daun dan luas daun tanaman sawi hijau. Perlakuan pemberian POC dengan konsentrasi 50% merupakan perlakuan yang terbaik dalammeningkatkan pertumbuhan tanaman sawi hijau.Kata Kunci : limbah sawi dan kirinyu (Chromolaena odorata L.), POC, sawi hijau (Brassica juncea L.).
KELIMPAHAN GASTROPODA PADA EKOSISTEM MANGROVE DI PANTAI LATAWE KECAMATAN NAPANO KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT Ratna Ratna; HM Sirih; Asmawati Munir
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.79 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5031

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kelimpahan Gastropoda yang terdapat pada substrat berlumpur dan substrat pasir berlumpur pada ekosistem mangrove di Pantai Latawe Kecamatan Napano Kusambi Kabupaten Muna Barat . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah line transect method dengan menempatan plot secara zig-zag dengan arah vertikal garis pantai. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa parameter fisika-kimia perairan yang meliputi salinitas, suhu dan pH yang terdapat di pantai Latawe sangat mendukung bagi kehidupan dan pertumbuhan Gastropoda. Secara keseluruhan Gastropoda yang ditemukan di lokasi penelitian yaitu 9 jenis yang terdiri dari 5 famili yaitu Melongenidae (Volema myristica), Muricidae (Chicoreus capucinus), Neritidae (Nerita undata), Potamididae (Telescopium telescopium, Terebralia mauritsi, Terebralia palustris, Terebralia sp., dan Terebralia sulcata), dan Turbinidae (Turbo bruneus). Jumlah individu pada Stasiun I adalah berkisar 18-5737 individu dan pada Stasiun II adalah berkisar 2-2208 individu. Telescopium telescopium merupakan kelimpahan jenis tertinggi dan Terebralia sp. memiliki kelimpahan terendah pada Stasiun I. Sedangkan Terebralia sulcata merupakan kelimpahan jenis tertinggi dan Turbo bruneus memiliki kelimpahan terendah pada Stasiun II. Kelimpahan Gastropoda pada kedua stasiun relatif berbeda yaitu pada Stasiun I (14,75 ind/m 2) dan Stasiun II (6,99 ind/m2).Kata kunci : Kelimpahan, Gastropoda, Mangrove
ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN KECAMBAH KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) TERHADAP VARIASI WAKTU PERKECAMBAHAN Nuning Martianingsih; Hittah Wahi Sudrajat; Lili Darlian
AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi Vol 1, No 2 (2016): Ampibi 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.904 KB) | DOI: 10.36709/ampibi.v1i2.5036

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan kandungan protein pada berbagai umur kecambah kacang hijau (Phaseolus radiatus L.). Variabel dalam penelitian ini terdiri atas variabel bebas (X) berupa lama perkecambahan dengan variasi waktu yaitu biji sebelum direndam (X0), biji setelah direndam 0 jam (X1), 24 jam (X2), 48 jam (X3), 72 jam (X4), dan 96 jam(X5), sedangkan variabel terikat (Y) yaitu kandungan protein. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodeeksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL), masing-masing 6 kali ulangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui kandungan protein dan analisis inferensial dengan menggunakan uji F pada taraf kepercayaan 95% (α = 0.05) serta dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Analisis kadar protein menggunakan metoe biuret. Nilai rerata kandungan protein varietas I (kacang hijau abu-abu) secara berturut-turut sebelum direndam, 0 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam dan 96 jam yaitu 17.18%, 15.85%, 12.04%, 9.05%, 6.85% dan 3.54%, sedangkan rerata kandungan protein varietas II (kacang hijau nilon) secara berturut-turut yaitu 17.56%, 16.09%, 13.20%, 8.99%, 6.26% dan 4.14%. Hasil analisis sidik ragam diperoleh bahwa varietas I Fhitung > Ftabel yaitu 597,97>4,56 dan varietas II Fhitung> Ftabel yaitu 1886,45>4,56, menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata. Lama perkecambahan kacang hijau berpengaruh negatif terhadap kandungan protein baik pada varietas I maupun varietas II.Kata Kunci: Kadar Protein, Kecambah, Phaseolus radiatus L., Metode Biuret

Page 1 of 1 | Total Record : 10