cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Preventif Journal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25408283     EISSN : 26203294     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/epj
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal" : 12 Documents clear
KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG DI DAERAH PESISIR KOTA KENDARI Saimin, Juminten; Ristanti, Tesa; Hartati, Hartati
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.838 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12468

Abstract

AbstrakAsupan air sangat penting diperhatikan karena dapat menimbulkan masalah kesehatan terutama bagi wanitahamil dan menyusui. Jumlah dan kualitas air minum belum terpenuhi dengan baik. Air minum isi ulang menjadipilihan bagi masyarakat di daerah pesisir karena kesulitan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menilaikualitas air minum isi ulang di daerah pesisir Kota Kendari. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juni2017, dengan metode Most Probable Number. Sampel air minum diambil dari Depot Air Minum Isi Ulang diKecamatan Abeli. Pemeriksaan sampel dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran UniversitasHalu Oleo. Hasil penelitian ini menunjukkan pada media lactose broth ditemukan bakteri pada 5 sampel dan 1sampel tidak ditemukan bakteri. Pada media Brilliant Green Lactosa Bile Broth didapatkan 4 sampel ditemukanbakteri coliform dan 2 sampel tidak ditemukan bakteri coliform. Jumlah bakteri coliform yang ditemukan palingtinggi sebesar 96 MPN/100 mL. Kesimpulan air minum isi ulang di daerah pesisir Kota Kendari sebagian besarterkontaminasi dengan bakteri coliform.Kata kunci: Air Minum Isi Ulang; Coliform; Kualitas Air 
ANALISIS PROFIL HEMATOLOGI AKIBAT RADIASI PADA PETUGAS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD BAHTERAMAS, KENDARI Pratiwi, Arum Dian; Lisnawaty, Lisnawaty; Jumakil, Jumakil; Nirmala, Fifi; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.733 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12477

Abstract

AbstractSalah satu penerapan teknologi nuklir dalam bidang kesehatan atau medik adalah pelayanan radiologi. UnitPelayanan Radiologi merupakan salah satu instalasi penunjang medik, menggunakan sumber radiasi pengion(sinar-X) untuk mendiagnosis adanya suatu penyakit dalam bentuk gambaran anatomi tubuh yang ditampilkandalam film radiografi. Rumah Sakit Bahteramas Sulawesi Tenggara adalah rumah sakit yang memiliki instalasiradiologi dan unit CT-scan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dosis radiasi yang diterimaoleh pekerja instalasi radiologi dan untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin, leukosit, dan trombositpada pekerja instalasi radiologi. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum BahteramasKendari, Sulawesi Tenggara. Variabel dalam penelitian ini adalah umur, masa kerja, dosis radiasi, kadarhemoglobin, leukosit, dan trombosit. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 responden. Penelitian inimenggunakan analisis data secara deskriptif dan secara analitik (uji beda). Hasil Penelitian menunjukkan bahwadosis radiasi yang diterima oleh petugas (dari hasil TLD badge) dalam kurun waktu 3 bulan masih jauh di bawahNilai Batas Dosis yang diperkenankan. Rata-rata dosis radiasi yang diterima adalah 0,2766 mSv dengan nilaimin-max = 0,2399 – 0,3525 mSv. Tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin (p-value = 0,894), kadar leukosit(p-value = 0144), dan kadar trombosit (p-value = 0,506) yang bermakna pada pekerja instalasi radiologi baikyang kontak langsung maupun yang tidak kontak langsung di RSUD Bahteramas Kendari.Kata kunci: Dosis Radiasi, Hemoglobin, Leukosit, Trombosit, Umur, Masa Kerja, RSUD Bahteramas 
PERILAKU PENGGUNAAN STYROFOAM SEBAGAI KEMASAN MAKANAN PADA RUMAH MAKAN DI KOTA KENDARI Sabilu, Yusuf; Halik, Nur Hikmawati; Yasnani, Yasnani
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.988 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12469

Abstract

AbstrakStyrofoam atau polistirena dibentuk dari monomer stirena. Penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan,dengan cara tidak tepat menyebabkan terjadi migrasi monomer styrene dari kemasan Styrofoam ke dalammakanan, dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia. Migrasi monomer styrene dipengaruhi olehsuhu, lama kontak makanan dan tipe makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji perilaku pemilikrumah makan dengan penggunaan Styrofoam sebagai kemasan makanan di Kota Kendari. Penelitian ini adalahpenelitian analitik. Sampel penelitian adalah pemilik rumah makan yang menggunakan Styrofoam dan tidakmenggunakan Styrofoam sebagai wadah makanan sebanyak 72 orang dan diambil dengan random sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahan, sikap, dan tindakan mempunyai hubungan yang signifikandengan penggunaan Styrofoam sebagai kemasan makanan pada pemilik rumah makan di Kota Kendari.Peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya gangguankesehatan pada manusia dan lingkungan, yang disebabkan oleh penggunaan Styrofoam untuk kemasan atauwadah makanan.Kata kunci: Styrofoam; Pengetahuan; Sikap; Tindakan 
KAJIAN UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA MELALUI PENINGKATAN KONTROL SOSIAL MASYARAKAT DI KELURAHAN KAMPUNG SALO KOTA KENDARI Saltar, Laode; Lestari, Sari Ari; Masriwati, Siti; Nofitasari, Arie; Nawawi, Nawawi; Lisnawati, Lisnawati; Prasetya, Fikki
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.402 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12483

Abstract

AbstractPenyalahgunaan NAPZA di Indonesia meningkat secara cepat. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untukmencegah penyalahgunaan NAPZA baik oleh pemerintah maupun masyarakat, namun angka penyalahgunaanNAPZA terus meningkat tajam. Jumlah pengguna NAPZA di Kota Kendari dari Januari sampai November tahun2016 sebanyak 138 orang, dan dari angka tersebut, 107 orang adalah kalangan pelajar atau anak sekolah.Penelitian bertujuan untuk mengetahui upaya pencegahan penyalahgunaan Napza melalui peningkatan kontrolsosial masyarakat di Kelurahan Kampung Salo Kota Kendari. Penelitian studi kasus digunakan untuk mengkajipermasalahan dengan pendekatan kualitatif, melalui Diskusi Kelompok Terarah (focus group discussion/FGD).FGD dilakukan di salah satu rumah warga dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang, yaitu: lurah, ketua RW,ketua-ketua RT, tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan warga setempat, serta menggunakan menggunakaninteractive model of analysis untuk analisis data. Hasil penelitian diperoleh empat tema yaitu pertama;penyuluhan kesehatan mencakup sasaran dan tempat penyuluhan, kedua; dukungan sosial yang mencakuppenyediaan pelatihan keterampilan dan kegiatan positif seperti olah raga, ketiga; perhatian orang tua yangmencakup pengawasan orang tua dan keterbukaan orang tua, keempat; pengawasan masyarakat yangmencakup peran tokoh masyarakat dan peran masyarakat. Saran-saran penelitian adalah pendidikan kesehatansebaiknya diberikan secara berkesinambungan kepada individu, keluarga dan kelompok serta perlunyadukungan sosial melalui kegiatan positif untuk mencegah penyalahgunaan Napza. Masyarakat perlu membuatsystem pengawasan pencegahan dan penyalahgunaan Napza yang melibatkan pemerintah setempat, aparatkeamanan, pihak sekolah, tokoh masyarakat, keluarga serta kelompok masyarakat.Kata kunci: kontrol sosial, penyalahgunaan napza, upaya pencegahan 
PEMBUATAN TES KIT MENGGUNAKAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RURUHI (Syzygium polycephalum (Miq.) Merr. & L.M Perry) SEBAGAI PENDETEKSI PENGAWET BORAKS PADA MAKANAN OLAHAN Zubaydah, Wa Ode Sitti; Andriani, Ririn; Sahumena, Muh Handoyo; Irnawati, Irnawati
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.438 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12472

Abstract

AbstrakSalah satu jenis bahan pengawet yang banyak disalahgunakan sebagai pengawet dalam makanan yaitu boraks.Penambahan boraks bertujuan untuk memberikan tekstur padat, meningkatkan kekenyalan, dan memberikanrasa gurih serta bersifat tahan lama terutama makanan yang mengandung pati. Sementara kontaminasi boraksdalam jumlah yang besar dapat menyebabkan keracunan pada manusia. Tujuan dari penelitian ini untukmengembangkan alat analisis dalam bentuk tes kit yang mudah digunakan untuk mendeteksi kadar boraks yangada pada makanan olahan. Penelitian ini didasari oleh pembentukan warna kompleks antara boraks danantosianin. Tanaman yang mengandung antosianin salah satunya adalah ruruhi (Syzygium polycephalum (Miq.)Merr. & L.M Perry). Pembuatan ekstrak dilakukan dengan metode maserasi termodifikasi menggunakan pelarutetanol 96% yang mengandung HCl 1%. Analisis reaksi warna dilakukan dengan mencampurkan ekstrak denganboraks konsentrasi 5000 ppm hasil menunjukkan adanya perubahan warna yaitu ungu. Penentuan λmax ekstrakdilakukan untuk melihat pergeseran panjang gelombang ekstrak sebelum dan sesudah penambahan boraks hasilmenunjukkan adanya pergeseran ke arah lebih tinggi yaitu dari 528 menjadi 620 nm. Komparator warna dibuatdalam bentuk larutan kit maupun paper test kit hasil menunjukkan perubahan warna pada larutan kit setelahpenambahan boraks konsentrasi 2000, 4000, 6000, 8000 dan 10.000 ppm menjadi ungu hingga ungu pekat padakonsentrasi ≥ 6000 ppm, pada paper test kit menunjukkan perubahan warna ungu pada konsentrasi 2000 hingga10.000 ppm. Metode ini dilakukan validasi mencakup linearitas, akurasi, presisi, LOD dan LOQ, hasil validasimenujukkan linearitas yang baik dengan nilai r = 0,997 , %recovery 95,16 – 99,53 % menujukkan perolehankembali yang sesuai standar, %RSD = 0,2616 % dinyatakan sangat teliti karena ≤ 1 %. Aplikasi tes kit ini jugadilakukan pada 3 sampel makanan olahan yang dipilih secara acak dan menunjukkan hasil 2 positif mengandungboraks. Disimpulkan bahwa metode tes kit ini dapat digunakan sebagai pendeteksi boraks dalam makanan olahansecara kualitatif. Kata Kunci : Boraks , antosianin, buah ruruhi, Syzygium polycephalum (Miq.) Merr. & L.M Perry), paper test kit. 
ANALISIS HUBUNGAN SUMBER POLUTAN DALAM RUMAH DAN SANITASI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONGGEDUKU KABUPATEN KONAWE TAHUN 2019 Yuniar, Nani; Fithria, Fithria; Hengki, Rasni
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.926 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12490

Abstract

AbstrakIndonesia kasus Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selalu menempati urutan pertama penyebab kematian bayi,dan menempati urutan kedua penyebab kematian pada anak-anak dan remaja.ISPA merupakan penyebab utamamorbiditas dan motalitas penyakit menular di dunia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sumberpolutan dalam rumah dan sanitasi fisik rumah dengan kejadian Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di wilayahkerja Puskesmas Wonggeduku Kabupaten Konawe tahun 2019.penelitian ini iyalah survei analitik dengan desaincross sectionalstudy. Sampel dalam penelitian ini diperoleh 95 responden yang diperoleh dengan teknikpengambilan sampel simple random sampling. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil,tidak ada hubungan yang bermakna antara ventilasi (ρValue= 0.419) dengan kejadian penyakit ISPA. Ada hubunganyang bermakna antara kepadatan hunian (ρValue =0.006) dengan kejadian penyakit ISPA. Tidak ada hubungan yangbermakna antara pencahayaan alami rumah pada pagi hari (ρValue= 0,248), pada siang hari (ρValue= 0,704),pencahayaan pada sore hari (ρValue=0,676) dengan kejadian penyakit ISPA. Ada hubungan yang bermakna antarakeberadaan anggota keluarga perokok (ρValue= 0.008) dan penggunaan anti nyamuk bakar (ρValue= 0.004) dengankejadian penyakit ISPA. Kata kunci:Sumber polutan, sanitasi fisik rumah, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
KONDISI SOSIAL BUDAYA BERPANTANG MAKANAN DAN PERAWATAN KEHAMILAN PADA SUKU TOLAKI (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT PESISIR KOTA KENDARI) TAHUN 2019 Bahar, Hartati; Muchtar, Febriana; Putri, Linda Ayu Rizka
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.803 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12441

Abstract

 Perawatan kehamilan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinykomplikasi dan kematian ketika persalinan, disamping itu juga untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatajanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor sosial budaya ibu hamil suku toladalam berpantang makan pada masyarakat pesisir Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan penelitiakualitatif dengan pendekatan studi kasus. Cara mendapatkan informasi melalui wawancara mendalam daobservasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kepercayaan berpantang makanan masih adhingga saat ini, beberapa jenis makanan yang dipantang oleh suku tolaki di Kota Kendari adalah jenis sayuranangka, terong, papaya, nenas, dan pisang mentah. Jenis minuman yang dipantang yakni minum susu daminum air es. Makanan yang manis-manis seperti gula merah juga dipantang termasuk makanan bersantadan berminyak. Dari jenis hewani dipantang makan ikan masak karena dikhawatirkan akan membuat Aberbau busuk dan amis. Makanan yang dianjurkan adalah jenis kacang tanah, sayur bening dan ikan pangganUntuk perilaku perawatan kehamilan ibu hamil dilarang keluar rumah kecuali membawa jimat yang dipercaybisa melindungi ibu hamil dan bayinya dari roh jahat. Dilarang pula makan didalam kamar dan ketika makaharus memberitaukan ke suami agar ibu tidak memberaki dirinya saat melahirkan. Kesimpulan penelitian iadalah masih terdapat budaya berpantang makanan selama kehamilan pada suku tolaki juga masih terdaptata cara perawatan kehamilan pada ibu hamil berupa perilaku berpantangan dan anjuran selama kehamilan.Kata kunci: sosial budaya, suku tolaki 
PERBANDINGAN METODE CERAMAH DAN ROLE PLAY TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA PELAJAR SDN NUMANA KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Harleli, Harleli; La Dupai, La Dupai; Irma Yunawati, Irma Yunawati; Irma, Irma; Dewintha, Arifaty
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.852 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12474

Abstract

AbstrakPerilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasarkesadaran individu untuk mencegah permasalahan kesehatan. PHBS di sekolah mengajarkan salah satu upayauntuk memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu dan mampu mempraktikanPHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbandingan metode ceramah dan role play terhadap pengetahuan tentang PHBS pada pelajar SDN NumanaKecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metodekuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelajar SDN Numana Kecamatan Wangi-WangiSelatan Kabupaten Wakatobi dengan jumlah pelajar 110 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30responden terbagi masing-masing 15 responden di setiap kelompok ceramah dan kelompok role play denganteknik pengambilan sampel secara nonequivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwaada peningkatan pengetahuan kelompok ceramah (mean pre-test = 24,33 dan mean post-test = 29,80) dankelompok role play (mean pre-test = 20,60 dan mean post-test = 30,40) setelah diberikan intervensi. Hasil ujistatistik menggunakan Mann-Whitney U Test menunjukan bahwa tidak ada perbedaan tingkat pengetahuanpost-test pada kelompok ceramah dan role play (Pvalue = 0,60 > α = 0,05). Metode role play lebih efektifterhadap pengetahuan tentang PHBS di SDN Numana, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobijika dilihat dari selisih rata-rata masing-masing kelompok.Kata Kunci: PHBS; ceramah; role play; pengetahuan 
GAMBARAN PELAYANAN KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH AKREDITASI \DI PUSKESMAS ABELIKOTA KENDARI TAHUN 2019 Lisnawaty, Lisnawaty; Rahman, Rahman; Kalza, Lade Albar; Kusfain, Nadia; Rafika, Arum
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.982 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12491

Abstract

AbstrakPuskesmas sebagai fasilitas tingkat pertama wajib menyediakan pelayanan kesehatan sesuai dengan peraturanperundangan yang berlaku dengan memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat sebagaimana diaturdalam Permenkes No. 46 Tahun 2019. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelayanan kesehatan padasemua kelompok kerja sebelum dan sesudah akreditasi di Puskesmas Abeli Kota Kendari Tahun 2019.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenalogis. Informan penelitian ini yaitukepala puskesmas, penanggung jawab dan pelaksana Pokja (ADM, UKM dan UKP) serta pasien denganmenggunakan teknik wawancara mendalam, observasi langsung dan telaah dokumen. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebelum akreditasi fasilitas dan pelayan belum maksimal namun setelah akreditasiterjadi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, hal ini dapat terlihat pada pelayanan Pokja administrasi,dalam menetapkan jenis pelayanan kesehatan sudah berdasarkan kebutuhan masyarakat, telah ditetapkannyapenanggung jawab dan jadwal pengontrolan sarana dan prasarana serta menetapkan penanggung jawab danmembuat pedoman mutu. Pada Pokja UKM telah dilakukan identifikasi umpan balik dan tindak lanjut kegiatanUKM, melaksanakan pembinaan kepada pelaksana kegiatan UKM. Pada sasaran kinerja UKM telahdilaksanakan pertemuan lintas sektor, lintas program dan sasaran, dengan kegiatan berupa menyediakanbrosur, leaflet dan brosur sebagai media informasi. Pada sasaran kerja UKP telah tersedia pelayananlaboratorium yang sesuai standar, pengelolaan manajemen pengelolaan obat sesuai standar, dan kalibrasi alatkesehatan yang telah dilakukan, serta peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien. Kesimpulan dalampenelitian ini adalah terjadi peningkatan pelayanan kesehatan pada semua Pokja di Puskesmas Abeli setelahakreditasi.Kata kunci : Akreditasi, Administrasi, UKM, UKP 
EVALUASI PELAYANAN KEFARMASIAN DAN PENGGUNAAN OBAT (PKPO) BERBASIS AKREDITASI DI INSTALASI FARMASI BLUD RUMAH SAKIT KONAWE TAHUN 2018 Sabarudin, Sabarudin; Ihsan, Sunandar; Nirmala, Fifi; Sartina, Sartina
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.702 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12467

Abstract

AbstrakPelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) merupakan bagian penting dalam pelayanan pasien.Pelayanan kefarmasian bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan menyelesaikan masalah terkait obat.Praktik penggunaan obat yang tidak aman dan kesalahan penggunaan obat adalah penyebab utama cederadan bahaya yang dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian pelayanankefarmasian dan penggunaan obat di Instalasi Farmasi BLUD Rumah Sakit Konawe Tahun 2018. Penelitian inimerupakan jenis penelitian non eksperimental dengan menggunakan rancangan studi kasus. Data dianalisissecara kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan instumen PKPO berdasarkan StandarNasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) dengan cara observasi dokumen dan wawancara mendalam. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesesuaian PKPO di Instalasi Farmasi BLUD RumahSakit Konawe telah memenuhi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit dengan presentase yang diperolehyaitu pengorganisasian (100%), seleksi dan pengadaan (100%), penyimpanan (91,5%), peresepan danpenyalinan (100%), persiapan dan penyerahan (70,83%), pemberian obat (100%) dan pamantauan (100%).Kata kunci: SNARS; PKPO; Rumah Sakit Konawe

Page 1 of 2 | Total Record : 12