cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam
ISSN : 26210452     EISSN : 26210460     DOI : -
Core Subject : Education,
TA‘LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam published by Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Darul' Ulum Lamongan. TA‘LIM Journal that focus studies on Islamic Education. This journal is published twice a year in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2024): July" : 12 Documents clear
PEMANFAATAN APLIKASI MAHARIS (MAKANAN HALAL DAN HARAM DALAM ISLAM) PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KELAS VI SD Utami, Nur Cantika; Siti, Neng; Setiabudi, Diding Aji; Aeni, Ani Nur
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6352

Abstract

Perkembangan teknologi memunculkan inovasi-inovasi baru untuk mendukung kegiatan pembelajaran, salah satunya adalah pengembangan media pembelajaran berbasis tekonologi. Tujuan penelitiaan ini untuk mengetahui efektivitas dari sebuah inovasi media pembelajaran berupa aplikasi yang bernama MAHARIS (Makanan Halal dan Haram dalam Islam) yang berisikan materi mengenai makanan halal dan haram sesuai dengan syariat Islam. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Design and Development (D&D) atau desain, pengembangan yang berfokus pada pengembangan suatu produk, mulai dari perencanaan, pengembangan hingga evaluasi, dengan lokasi penelitian di SDN Haurpugur 04, Kec.Rancaekek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa meningkat dapat mengenal makanan halal dan haram sesuai dengan syariat agama Islam. Sebagai contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari menjadi sadar akan hal tersebut dan membeli makanan dengan cara yang halal, khususnya siswa kelas VI SD.
PENGEMBANGAN APLIKASI PENA (PENDIDIKAN AGAMA) PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS X Nuryati, Wahyu; Rohmah, Hidayatur
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6463

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk pengembangan aplikasi bernama "PENA" (Pendidikan Agama) sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan platform Android yang memanfaatkan iSpring Suite dan Website 2 APK Builder. Aplikasi ini difokuskan pada pembelajaran materi tentang Menjaga Martabat Manusia dengan Menolak Pergaulan Bebas dan Tindakan Zina di kelas X SMA Negeri Kabuh. Metode yang diterapkan adalah Research and Development dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar validasi yang dinilai oleh ahli media dan ahli materi. Data hasil validasi kemudian dianalisis secara kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Hasil validasi oleh ahli media menunjukkan kategori sangat valid dengan persentase 90%, dan nilai persentase validitas dari ahli materi sebesar 88% dengan kategori sangat valid. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aplikasi PENA dikategorikan sudah valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran pendidikan agama islam pada materi tentang Menjaga Martabat Manusia dengan Menolak Pergaulan Bebas dan Tindakan Zina di kelas X.
PENERAPAN METODE TALAQQI DALAM MENINGKATKAN HAFALAN ASMAUL HUSNA DI TADIKA CENDIKIAWAN CERIA PERDA UTARA Savira, Elva Vira
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6575

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode talaqqi dalam meningkatkan hafalan asamul husna anak usia dini tadika cendikiawan ceria perda utara, Malaysia. Metode yang digunakan ialah Penelitian Tindakan kelas ( PTK ) dengan tahapan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat langkah, yakni perencanaan, pelaksanaan, obeservasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik dalam menghafal asmaul husna pada pra siklus masih terbilang rendah. Setelah dilakukannya penerapan metode talaqqi pada siklus 1 terdapat peningkatan kemampuan hafalan asmaul husna peserta didik dengan baik. Peserta didik mampu menghafal asmaul husna 2 kata pada setiap pertemuan. Pada siklus 2 peneliti dan guru meningkatkan jumlah yang harus dihafalkan pada setiap pertemuan. 2 kata pada siklus 1 ditambah 2 kata pada setiap peretemuan. Berdasarkan pencapaian setiap pertemuan siklus, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa penerapan metode talaqqi sangat tepat digunakan bagi peserta didik yang lemah dalam menghafal. Kata Kunci: Asmaul Husna, Metode talaqqi, pendidikan
PARADIGMA INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hajita, Muna
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6614

Abstract

Paradigma integrasi agama dan sains hari ini terus berkembang seiring dengan perkembangan pengetahuan dan pemahaman tentang dunia. Penelitin ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memberikan interpretasi tentang paradigma integrasi agama dan sains, proses integrasi agama dan sains, serta impilkasinya dalam pelajaran PAI. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Hasilnya, bahwa paradigma integrasi agama dan sains dalam pembelajaran PAI dapat mengembangkan pemahaman yang lebih holistik tentang realitas dunia dan kehidupan mereka. Integrasi agama dan sains dalam pembelajaran PAI dapat membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi kompleksitas dunia modern dengan cara yang terintegrasi dan seimbang. Sementara proses integrasinya dalam pembelajaran PAI dapat dilakukan dengan cara: Identifikasi persamaan konsep, perencanaan pembelajaran terpadu, kolaborasi antara guru PAI dan guru sains, menggunakan sumber daya yang relevan, diskusi terbuka dan refleksi, penerapan dalam konteks nyata, dan evaluasi berorientasi integrasi. Adapun Implikasinya yaitu: pemahaman yang holistik, pemikiran kritis yang komprehensif, toleransi dan penghargaan terhadap keragaman, relevansi dalam kehidupan sehari-hari, dan pembangunan karakter yang positif. Penelitian ini diharapkan mampu mengatasi konflik yang mungkin timbul antara agama dan sains, serta mengakui kompleksitas realitas dan mengajak untuk mengembangkan perspektif yang terbuka, inklusif, dan berkelanjutan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS XI IPS SMAN 1 KLARI KARAWANG Putri, Mahira Allaida
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6653

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran quantum teaching terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Setelah diberi perlakuan pembelajaran menggunakan quantum teaching diharapkan motivasi peserta didik dapat meningkat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen desain quasi experimental dengan rancangan pre test and post test non-equivalent control group design. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yakni siswa kelas XI IPS dengan total populasi 170 peserta didik. Adapun sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 66 peserta didik dengan pembagian 33 peserta didik sample eksperimen dan 33 peserta didik sample kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil uji hipotesis menggunakan uji t-test dengan taraf 0,05 malalui SPSS versi 27 didapatkan hasil sebesar 0,000 < 0,05 ini menandakan bahwa hipotesis nol (H0) di tolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Sedangkan berdasarkan nilai R square didapatkan nilai 48,2%. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara penggunaan model pembelajaran quantum teaching terhadap motivasi belajar peserta didik sebesar 48,2%. Kata Kunci: Model Quantum Teaching, Motivasi Belajar, Pembelajaran PAI
IMPLEMENTASI WASATHIYAH MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM Sa'idah, Ilma; H.R., Mahmutarom; Ekaningrum, Ifada Retno; Hernawati, Sari
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6654

Abstract

Mahasiswa dalam perguruan tinggi umum memiliki latar belakang pendidikan agama yang tekstual sehingga akan mudah dipengaruhi oleh hal-hal baru. Hal inilah yang mendasari begitu pentingya implementasi wasathiyah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. Kegiatan yang memberikan penguatan dalam wasathiyah sangat diperlukan tentunya agar tidak mudah terkontaminasi radikalisme ataupun intoleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wasathiyah di Perguruan Tinggi Umum, urgensi wasathiyah di Perguruan Tinggi Umum dan penguatan wasathiyah dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum. Metode Penelitian menggunakan pendekatan Kualitatif . Hasli Penelitian 1) Wasathiyah di Pergruuan Tinggi Umum merupakan hal yang harus dimasukkan dalam kegiatan pembelajaran PAI sesuai dengan kurikulum yang telah ditentukan. 2) Wasathiyah dalam Perguruan Tinggi Umum menjadi hal yang urgen karena mahasiswa yang lulus nantinya akan kembali ke masyarakat dan membawa almamater masing-masing sehingga harus membawa pengaruh positif bagi keharmonisan masyarakat. 3) Ada 3 cara penguatan Wasathiyah yang dilakukan di Pergurun Tinggi Umum yaitu dengan adanya Mata kuliah Pendidikan Agama Islam, kajian yang dilakukan oleh kampus, kajian yang dilakukan oleh organisasi luar kampus dan penggunaan media sosial dalam mencegah radikalisme dan intoleransi.
KONSEP PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) (ANALISIS DAMPAKNYA TERHADAP SIKAP MODERASI BERAGAMA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH) Azhari, Putri; Shinta, Jeesica; Daris, Ahmad; Nurfadillah, Annisa; Ramadhan, Syahru
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6702

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konsep Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) (analisis dampaknya terhadap sikap moderasi beragama peserta didik di Sekolah). Dalam konteks pendidikan, penguatan profil Pancasila memiliki dampak yang signifikan terhadap pembentukan sikap moderasi beragama peserta didik di sekolah. Dalam upaya memastikan keberlangsungan harmoni dan kerukunan antarumat beragama, penguatan profil Pancasila (P5) menjadi tonggak penting yang menggerakkan pendidikan untuk menjadi garda terdepan dalam mendorong sikap moderasi beragama di kalangan peserta didik di sekolah. Jenis penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan (Library Study). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Profil Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Profil Pembelajaran Pancasila (P5) juga memiliki dampak positif dan negatif terhadap moderasi beragama siswa di sekolah, seperti meningkatkan kesadaran beragama siswa, sehingga mereka dapat lebih toleran dan menghargai perbedaan agama.
MANAJEMEN PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN SIKAP SOSIAL SISWA DI ERA DISRUPSI INFORMASI Ula, Hamidatul; suwarno, suwarno; Suradji, Muchamad; M̤ṳk̤h̤l̤a̤s̤, M̤ṳk̤h̤l̤a̤s̤
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6837

Abstract

The challenge of education in Indonesia in the era of information disruption is currently faced with the problem of declining student social attitudes. Strengthening character education has not yet become the value of Indonesian character and culture according to Pancasila. Like there are still many cases where students are indifferent and individualistic. They don't have social sensitivity, one example is when someone gets into a disaster, instead of being helped, they take a photo, make a video of it, and send it to social media. Therefore, education in Indonesia must be able to equip students with a good social character. This study aims to find out in-depth and describe the implementation of character education program management to improve students' social attitudes in facing the era of information disruption. This research is descriptive qualitative research using a phenomenological approach with the type of field research (Field Research). The research was conducted at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 6 Jombnag. The method of determining respondents is done with a purposive system. While the data collection technique uses four techniques, namely documentation, observation, interviews, and combination/triangulation. Interactive model data analysis technique with four stages, namely 1) data collection, 2) data condensation, 3) data display, and 4) conclusion drawing/verifying. The results showed that the implementation of character education program management to improve students' social attitudes in facing the era of disruption was carried out through four stages, namely planning, organizing, and implementing. and supervision. The planning, organizing, and implementation stages have been carried out by the management function. While at the monitoring stage, it has not been carried out properly. Program evaluation and accountability of program implementers have not been carried out, so they do not know which ones need to be improved and which ones need to be improved. The findings of this study are still limited to character education management programs, so further research is needed related to the effectiveness of character education programs in improving students' social attitudes at MAN 6 Jombang.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL BERBASIS OUTCOME BASED EDUCATION (OBE) Rahmawati, Zuli Dwi; Wahyuni, Sri
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.6895

Abstract

Curriculum development in all lines of education shows serious urgency in efforts to provide for the needs of society globally, one of which is multicultural Islamic education which is deliberately collaborated with curriculum design based on outcome based education (OBE) in order to realize multicultural Islamic education that accommodates the diversity of society. Based on the applicable curriculum, the Darul 'Ulum Islamic University PAI study program has three graduate profiles, namely PAI educators, managers and administrators of educational institutions and edupreneurs. The graduate profile becomes a curriculum reference by providing output-based multicultural Islamic education innovations to improve student learning outcomes and work readiness. This research uses a qualitative approach with focus group discussion techniques by policy stakeholders in study programs and curriculum experts. The results of the research show that the development of the OBE-based multicultural Islamic education curriculum in the Darul 'Ulum Islamic University pie study program was carried out by providing educational innovation, namely adding Multicultural Islamic Education courses, perfecting the PEO/TPP formulation in the draft curriculum point 3, perfecting the profile of graduates in the curriculum draft point 3, perfecting learning outcomes in the PLO 8 code with the affective domain and organizing the Multicultural Islamic Education course as a compulsory study program subject which is an integral part of the curriculum.
MEMBANGUN KEPRIBADIAN UNGGUL MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP IT SAHABAT QUR’AN Astuti, Devi; Rahmawati, Sri; Aprima, Septi Gia; Faziz, Muhammad
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/talim.v7i2.7011

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi pendidikan karakter di SMP IT Sahabat Qur’an. Penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perilaku siswa, terutama dalam meningkatkan kedisiplinan, kemampuan berkolaborasi dalam tim, dan kemampuan berinteraksi dengan baik dalam lingkungan sekolah dan masyarakat. Meskipun beberapa siswa tidak mengalami peningkatan prestasi akademik secara langsung, siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan karakter cenderung mencapai prestasi yang lebih baik secara keseluruhan. Mayoritas guru dan orang tua merasa puas dengan program pendidikan karakter, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dalam implementasi program dan resistensi dari sebagian siswa. Diperlukan komitmen yang kuat dari pihak sekolah untuk terus memperbaiki dan mengembangkan program ini, serta pelatihan tambahan bagi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam kurikulum secara efektif. Secara keseluruhan, pendidikan karakter memiliki potensi besar untuk membentuk generasi masa depan yang berintegritas dan beretika, dengan manfaat jangka panjang yang signifikan bagi kemajuan sosial dan moral masyarakat

Page 1 of 2 | Total Record : 12