cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 2 (2020)" : 27 Documents clear
Studi Karakteristik dan Pemilihan Rute Pengguna Jalan Tol Surabaya - Mojokerto terhadap Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Menggunakan Metode Stated Preference Agustina, Yanida; Widyastuti, Hera
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.489 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.7390

Abstract

Krian-Legundi-Bunder-Manyar Toll Road is a part of the Non Trans Java Toll Road which is included in the national strategic project. Krian-Legundi-Bunder-Manyar Toll Road was built to facilitate the public and economic activities of Sidoarjo Regency (Krian), Gresik Regency and surrounding areas citizen. With Krian-Legundi-Bunder-Manyar Toll Road, the choice of routes connecting the Sidoarjo Regency (Krian) and Gresik Regency will increase. And each route choice has its own characteristics. For this reason it is necessary to analyze the route selection using stated preference method. Data collection of characteristics and route selection will be carried out by conducting a survey of toll road users at several points by interviewing them based on stated preferences method. To analyze the data, descriptive statistical theory and binomial logit regression will be used.
Analisis Kinerja Biaya dan Waktu Terpadu dengan Konsep Nilai Hasil Pada Proyek Konstrusi Di Lahan Rawa Yuliana, Candra; Hapsari K., Retna; Agustina, Ridha
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.559 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.5627

Abstract

Konsep nilai hasil memiliki tiga komponen penting yakni rencana penyerapan biaya, biaya aktual, dan earned value. Hasil dari evaluasi nilai hasil tersebut dapat digunakan sebagai early warning jika terdapat inefisiensi kinerja dalam penyelesaian proyek sehingga dapat dilakukan pencegahan. Penelitian dilakukan pada Proyek Pembangunan dan Rehabilitasi Intake Sungai Tabuk, Uprating IPA I A. Yani dan Pembangunan Filter 4 Kompartemen di IPA 2 Pramuka PDAM Bandarmasih. Analisa data pada penelitian ini menggambarkan  kondisi proyek tiap bulan yang ditinjau, yaitu bulan Januari 2017 hingga Desember 2018. Hasil estimasi durasi proyek (ECD) sesuai rencana yakni 30 bulan. Total biaya pelaksanaan fisik (EAC) lebih kecil dari rencana dimana rencana sebesar Rp. 87.399.222.400 sedangkan perkiraan penyelesaian fisik (EAC) hanya sebesar Rp. 80.403.086.424. Hasil analisis dengan Relative Rank Indeks untuk 30 responden kuesioner tentang tindakan koreksi/ pengendalian proyek diperoleh ranking tertinggi untuk 10 subfaktor keterlam­batan proyek dapat menjadi acuan dalam mengambil tindakan koreksi apabila proyek mengalami kendala keterlambatan.
Analisis Aksesibilitas dalam Penggunaan Transportasi Umum, di Kota Bekasi dengan Metode Competition Measure (Studi Kasus : Stasiun LRT, Stasiun KRL, dan Stasiun BRT) Aditiya Rendra Riawan; Ervina Ahyudanari
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.633 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.7033

Abstract

KRL, LRT, dan BRT di Kota Bekasi dibangun untuk memenuhi kebutuhan perjalanan menuju Kota Jakarta untuk mengurangi kemacetan. Pada kenyataannya, banyak orang tidak menggunakan sarana tersebut menuju ke Kota Jakarta. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat pelayanan angkutan umum menuju stasiun LRT, stasiun KRL, dan stasiun BRT di Kota Bekasi. Salah satu indikator tingkat pelayanan adalah aksesibilitas. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode penghitungan Competition Measure, dimana pada masing masing kawasan stasiun Bus Rapid Transit, stasiun LRT Jabodebek, Stasiun Kereta Commuter akan dilakukan penghitungan kapasitas masing – masing fasilitas, jarak fisik antar zona,  waktu tempuh perjalanan, biaya perjalanan. Kemudian dilakukan pengklasifikasian nilai aksesibilitas berdasarkan klasifikasi ARIA (Accessibility Remoteness Index of Australia), dan digambarkan dalam sebuah peta aksesibilitas. Penghitungan menghasilkan nilai aksesibilitas terburuk pada hari kamis dengan nilai aksesibilitas terbaik 0.001 pada centroid nomor 68, dan nilai terburuk 5.804 pada centroid nomor 235, dengan luas wilayah kategori baik sebesar 89 Km2, sedang sebesar 117 Km2, dan buruk sebesar 33 Km2
Studi Karakteristik Pedestrian dan Pemilihan Fasilitas Penyeberangan Menggunakan Metode Revealed Preference (Studi Kasus Jl. Pemuda, Jl. Gubernur Suryo, dan Jl. Prof Dr Moestopo) Nur Indah Mukhoyyaroh; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.848 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.7430

Abstract

Meningkatnya volume lalu lintas kendaraan di jalan raya sangat membutuhkan tersedianya fasilitas pejalan kaki berupa fasilitas penyeberangan pada daerah –daerah dimana pedestrian terkonsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fasilitas penyeberangan seperti apa yang diperlukan oleh pejalan dan mengetahui perilaku pejalan kaki agar penyediaan fasilitas penyeberangan tersebut lebih efektif karena disesuaikan dengan perilaku pengunanya. Selain itu juga untuk menghindari ketidak tepatan penempatan fasilitas penyeberangan yang dapat mengakibatkan tidak terpakainya fasilitas tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara terkait kepuasan pengguna fasilitas penyeberangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada kondisi fasilitas pada Jl. Pemuda, Jl. Gubernur Suryo, dan Jl. Prof. Dr. Moestopo sudah baik untuk melindungi penyeberang jalan pada kendaraan pribadi. Setelah di lakukan uji regresi logistik untuk mengetahui probabilitas penyeberang dalam memilih fasilitas penyeberangan didapatkan hasil bahwa 60,6% masyarakat lebih memilih JPO sebagai alternatif penyeberangan dengan alasan lebih aman. Dengan demikian, pengembangan fasilitas penyeberangan JPO pada Jl. Pemuda, Jl. Gubernur uryo dan Jl. Prof. Dr. Moestopo dinilai sudah tepat.
Desain SCC (Self Compacting Concrete) untuk Rigid Pevement Dwi Nurtanto; Hernu Suyoso; Nanin Meyfa Utami; Gati Annisa Hayu; Winda Tri Wahyuningtyas
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.248 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.4690

Abstract

Pembangungan infrastruktur transportasi sering menggunakan beton mutu tinggi sebagai perkerasan kaku, namun dalam pengaplikasiannya dilapangan beton mutu tinggi memiliki workability rendah dikarenakan fas yang kecil sehingga kandungan proporsi semen lebih banyak. Dekade terakhir marak dikembangkan beton SCC, dimana memiliki workability tinggi, kuat tekan tinggi dan dapat mengalir sendiri menempati bekisting. Desain SCC yang tepat sebagai aplikasi perkerasan kaku yang memiliki workabilty tinggi dan mempermudah pekerjaan dalam pengaplikasiannya sebagai perkerasan kaku sangat diperlukan untuk mengetahui komposisi yang sesusai terutama prosentase kandungan superplasticizer. Dalam penelitian ini untuk mengetahui porporsi agregat yang optimal digunakan perbandingan dengan SNI 03-2834-2000 dan menggunakan grafik laston AC-WC untuk mendapatkan campuran agregat gradasi menerus yang optimal. Benda uji yang digunakan adalah ukuran Ø10x20 cm. Dari pengujian benda uji didapatkan kuat tekan umur 3 hari yaitu untuk proporsi sesuai SNI 03-2834-2000 didapatkan kuat tekan sebesar 50 Mpa, 47 Mpa, 46 Mpa dengan rerata 47,7 Mpa dan sesuai grafik laston AC-WC didapatkan kuat tekan 57 Mpa, 56 Mpa, 51 Mpa dengan rerata 54,7 Mpa. Kuat tekan lebih besar laston AC-WC daripada SNI 03-2834-2000 dengan selisih 7 Mpa.
Evaluasi Ketahanan Gempa Dinamik Pada Struktur Bangunan Gedung Tak Terpakai Berumur 25 Tahun Dimas Pustaka Dibiantara; Afif Navir Refani; Triaswati Moeljono N; Fitria Wahyuni
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.244 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.6417

Abstract

Fungsi bangunan selalu menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Ada kalanya kita mulai membutuhkan hunian vertical karena proyeksi keterbatasan lahan di masa mendatang. Ketersediaan hunian vertical ini juga sudah menjamur sejak decade 90-an.  Salah satu contohnya adalah Apartemen Sejahtera yang saat ini berumur lebih dari 25 tahun. Supaya bangunan ini bisa mengakomodasi kebutuhan saat ini, ia memerlukan penyesuaian fungsinya. Maka perlu dilakukan suatu evaluasi dan analisis kelayakan bangunan, baik itu dari kualitas material maupun dari respons gedung terhadap beban gempa yang berlaku saat ini. Sehingga, harapannya, kita mendapatkan informasi aktual tentang kualitas material struktur serta perilaku struktur gedung. Metode pelaksanaannya adalah dengan mengambil data eksisting, yaitu mutu material, kondisi terkini elemen; kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis struktur dengan program bantu untuk menilai ketahanannya terhadap beban gempa. Hasilnya diketahui bahwa mutu beton masih termasuk dalam kategori mutu beton structural dan dari analisis struktur diketahui masih masuk dalam batas-batas struktur yang tidak terlalu fleksibel (cukup kaku), jika mengacu pada SNI 1726:2012.
Sustainibility Bantalan Jalan Rel Tipe Beton Prategang Mutu K-600 dengan Metode Analisis Life Cycle Assessment (LCA) terhadap Pencemaran Udara Ryan Hardianto; Hera Widyastuti; Arie Dipareza Syafei
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.785 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.7232

Abstract

Pelepasan emisi menjadi salah satu isu global dalam perkembangan industri beberapa tahun terakhir. Dengan demikian, penggunaan sumber material yang berkelanjutan, dapat mempengaruhi parameter dan kuantitas pencemaran udara pada produksi bantalan beton tipe prestressed. Sehingga, analisis pemanfaatan sumber material bantalan beton, hingga nilai akhir daur hidup bantalan beton menjadi salah satu faktor kontribusi pelepasan nilai satuan emisi CO2, SO2, dan NO2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas ekosistem dan mempertimbangkan pencampuran fly ash sebagai bahan material alternatif. Pencampuran komposisi fly ash disimulasikan dengan 3 skenario jenis percobaan dianta­ranya; 100% semen, 90% semen & 10% fly ash, dan 75% semen & 25% fly ash. Pengaruh campuran beton dan fly ash dapat dianalisis dengan menggunakan aplikasi uji kelayakan emisi Simapro 9.0. Penghijauan dapat menurunkan dampak pencemaran udara terhadap global warming. Diharapkan efektifitas hasil pelepasan emisi terhadap lingkungan menggunakan metode Life Cycle Assesment (LCA) pada produksi bantalan beton prestressed dapat mereduksi.
Efisiensi Pemilihan Jenis Retrofiting dan Perkuatan Struktur (Strengthening) antara Sistem Portal dengan Sistem Prategang Eksternal pada Jembatan Pelat Berongga (Voided Slab) (Studi Kasus Jembatan Way Bako I) Aditia Reshi Dista; Mohd. Isneini; Masdar Helmi; Todo Herdyson Sitohang; Yoga Marta Agustiawan
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.677 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.5412

Abstract

Sebuah jembatan dapat mengalami penurunan kekuatan akibat kerusakan struktur atau peningkatan beban sehingga tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Retrofiting dan strengthening merupakan alternatif solusi agar jembatan mampu melayani beban yang melintas sampai umur rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting jembatan dan menganalisis metode retrofiting dan strengthening yang efisien dari segi kekuatan struktur dan biaya konstruksi. Analisis struktur prategang eksternal berdasarkan Pd-T-02-2004-B sedangkan sistem portal sesuai SNI-1729-2015. Hasil pengamatan kondisi jembatan menunjukkan bahwa Jembatan Way Bako I telah mengalami kerusakan struktur maupun non struktur. Nilai momen nominal dan lendutan sebelum perkuatan adalah 5569,57 kN.m dan 18 mm, setelah diperkuat dengan sistem prategang eksternal menjadi 7097,88 kN.m (Mu/Mn = 0,8191) dan 17 mm sedangkan sistem portal 13764,62 kN.m (Mu/Mn = 0,4131) dan 18 mm. Biaya sistem prategang eksternal Rp 1.170.790.000,- sedangkan sistem portal Rp 1.658.740.000,-. Dengan demikian metode prategang eksternal lebih tepat diterapkan pada Jembatan ini.
Faktor Keengganan Pelajar Menggunakan Angkutan Umum dalam Perjalanan ke Sekolah Fariha Riska Yumita; Muhammad Zudhy Irawan; Siti Malkhamah
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.429 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.7024

Abstract

Perjalanan ke sekolah cenderung menimbulkan permasalahan transportasi seperti kemacetan, umumnya pelajar akan diantar oleh orang tua ataupun naik kendaraan pribadi. Seharusnya, angkutan umum dapat menjadi alternatif perjalanan ke sekolah, namun adanya hambatan dalam pelayanan angkutan umum, khususnya Trans Jogja menyebabkan kinerja pelayanan rendah sehingga Trans Jogja tidak diminati oleh pelajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor keengganan pelajar menggunakan Angkutan Umum dalam perjalanan ke sekolah. Penelitian dilakukan dengan menye­barkan kuesioner kepada 250 pelajar SMP/SMA di Kota Yogyakarta. Exploratory Factor Analysis (EFA) digunakan dalam mencari faktor yang menjadi penyebab. Hasilnya, dari 40 variabel, hanya 30 variabel yang mampu menjelaskan faktor konstruk yang akan dibentuk. Dari hasil ekstraksi struktur faktor diperoleh 8 faktor baru dengan 63.018% varians mampu dijelaskan oleh faktor tersebut. Delapan faktor keengganan pelajar menggunakan angkutan umum dalam perjalanan ke sekolah yaitu Faktor Tarif dan Sistem Pembayaran, Informasi, Kondisi Perjalanan, Teknologi Informasi, Kenyamanan Fasilitas, Keselamatan dan Keamanan, Mobilitas serta Aksesibilitas.
Studi Pemilihan Moda Kereta Api Eksekutif Dan Kereta Api Semi Cepat Rute Jakarta-Surabaya Menggunakan Teknik Stated Preference Arinda Pramudita; Hera Widyastuti
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.876 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v18i2.7395

Abstract

The demand for railroad users, especially executive trains for the Jakarta-Surabaya route, continue to increase every year. The government planned the construction of the Jakarta-Surabaya semi-highspeed train to help the overloaded pantura lane and also as a form to modernize mass transportation. Therefore, study of mode choice between executive trains and Jakarta-Surabaya semi-highspeed train is needeed to analyze and determine the probability of passengers who are willing to shift modes. In this study, data obtained by distributing questionnaires using stated preference and processed using binary logit regression. The results reveal that highest probability occurs in the 3 times a day frequency scenario of 43.32% and for ticket prices of Rp. 900,000 of 75.08%.Permintaan pengguna moda kereta api khususnya kereta eksekutif untuk rute Jakarta-Surabaya terus meningkat setiap tahun. Pemerintah kemudian merencanakan pembangunan Kereta Api Semi-Cepat rute Jakarta-Surabaya untuk membantu beban jalur pantura yang sudah kelebihan beban dan juga bentuk modernsisasi transportasi massal.  Studi mengenai pemilihan moda antara kereta api eksekutif dan kereta api semi-cepat rute Jakarta-Surabaya perlu dilakukan untuk menganalisa dan mengetahui probabilitas penumpang yang bersedia berpindah moda. Data dalam penelitian ini didapatkan dari penyebaran kuisioner menggunakan teknik stated preference dan kemudian dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan probabilitas tertinggi terjadi pada skenario frekuensi 3x sehari sebesar 43,32% dan untuk harga tiket Rp.900.000,- sebesar 75,08%.

Page 1 of 3 | Total Record : 27