cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2021)" : 11 Documents clear
Permodelan Numerik Aliran pada Pelimpah Bertangga Menggunakan Program OpenFOAM Afkarina Izzati; Umboro Lasminto; Satria Damar Negara
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1416.667 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8658

Abstract

Aliran pada pelimpah berkemiringan tinggi memiliki kecepatan dan energi aliran yang besar. Sehingga berpotensi menimbulkan kavitasi dan gerusan dasar sungai. Stepped spillway merupakan alternatif meminimalisir bahaya tersebut. Dewasa ini, permodelan eksperimen maupun numerik dengan berbagai geometri tangga telah dikembangkan. Model numerik memiliki kelebihan dari segi waktu, dan biaya penelitian. OpenFOAM dipilih karena merupakan program open source yang dapat memodelkan kasus multiphase. Data yang dibutuhkan yaitu data penelitian eksperimen sebelumnya berupa data tangga, pelimpah, debit, kecepatan, dan elevasi muka air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa model numerik, sensitivitas model, dan besar peredaman energi. Hasil penelitian menyatakan bahwa model numerik OpenFOAM memiliki performa baik. Rentang nilai RMSE profil muka air antara 0,006–0,013, kecepatan aliran antara 0,086–0,217, dan peredaman energi antara 0,036–0,103. Ukuran mesh merupakan parameter paling berpengaruh terhadap hasil model. Aliran pada pelimpah bertangga hasil model numerik dengan rasio debit dc/h=1,50 – dc/h=0,90 menghasilkan peredaman energi antara 51% – 68%.
Analisis Kekuatan Perkerasan Landas Pacu Bandar Udara Juanda Dengan Metode FAA dan Software COMFAA Istiar .; S. Kamilia Aziz
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.631 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8684

Abstract

Runway was an important the airport facilities, used for the movement of arrival and departure aircraft. To provide optimal service, the runway pavement structure had to evaluated periodically. This paper presented the results of the runway pavement strength analysis with the FAA Method and calculated by COMFAA. The primary data were used soil investigation data, pavement core drill and georadar survey. The samples of primary data is divided into 10 segments of runway length. Meanwhile, the secondary data was used aircraft departures in last 5 years. The results of the analysis showed that the existing thickness of the runway pavement structure along 1100 meters from the threshold of Runway 10 was able to defense the gross weight of aircraft until the life design of the runway pavement structure and the PCN value is greater than ACN. Vice versa for the remaining runway length to the threshold of Runway 28.
Model Numerik Atenuasi Gelombang oleh Vegetasi Menggunakan Program XBeach Mega Septia Sarda Dewi; Satria Damarnegara; Umboro Lasminto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1225.756 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8652

Abstract

Proses abrasi pantai di wilayah pesisir disebabkan oleh proses alami berupa proseshidro-oseanografi seperti hempasan gelombang laut, fluktuasi muka air laut dan arus sehingga mengakibatkan terjadinya kemunduran garis pantai dan terjadi fenomena sedimentasi. Salah satu upaya dalam menanggulangi abrasi adalah dengan penanaman vegetasi. Vegetasi dapat meredam energi gelombang dan memiliki peran penting dalam perlindungan pantai. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terhadap vegetasi untuk mengetahui tingkat atenuasi gelombang. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan hasil penelitian laboratorium dengan pemodelan numerik dari besar atenuasi gelombang oleh vegetasi. Penelitian ini berdasarkan pada data pemodelan fisik laboratorium yang telah dilakukan oleh penelitian sebelumnya dan yang akan divalidasi. Data yang digunakan adalah domain model, data gelombang dan data karakteristik vegetasi (kepadatan, tinggi dan diameter batang). Hasil dari pemodelan numerik menghasilkan atenuasi rata-rata 66% dan uji validasi pemodelan numerik menghasilkan performa yang baik dengan nilai RMSE rata-rata 0.024.
Perencanaan Jaringan Irigasi Hidroponik Guna Ekstensifikasi Lahan pada Sawah Tadah Hujan di Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya Choirul Anwar; S. Kamilia Aziz; Dwi Indriyani; Deris Faisa Ralindra; Fitria Wahyuni
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1930.002 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8621

Abstract

Jumlah penduduk Kota Surabaya dari tahun 2014 sampai 2015 mengalami peningkatan sebesar 4,45%. Lahan pertanian di Kota Surabaya mengalami penyusutan lahan sebesar 75 hektar setiap tahunnya. Peningkatan jumlah penduduk Kota Surabaya berbanding terbalik dengan ketersediaan lahan pertanian. Solusinya adalah menerapkan konsep baru urban farming. Hasil optimasi eksisting menghasilkan intensitas tanam sebesar 289% dengan pola tanam padi-palawija-palawija, sedangkan optimasi rencana menghasilkan intensitas tanam sebesar 240% dengan pola tanam palawija-palawija (hidroponik tingkat atas), intensitas tanam sebesar 311% dengan pola tanam palawija-palawija-palawija (hidroponik tingkat bawah), dan budidaya ikan lele sistem bioflok. Kebutuhan air rencana sebesar 3,63x106 liter sedangkan ketersediaan tampungan air total sebesar 3,75x106 liter. Nilai Benefit Cost Ratio (BCR) eksisting dan rencana masing-masing sebesar 0,09 dan 1,43. Nilai Net Present Value (NPV) eksisting dan rencana masing-masing sebesar Rp.-115.719.410,06 dan Rp. 2.956.052.297,26. Nilai Payback Period (PP) eksisting dan rencana membutuhkan 12,39 tahun dan 1,7 tahun.
Analisis Biaya Kerugian Kemacetan Jalan Akibat Adanya Kerusakan pada Kendaraan Berat di Jalan Arteri Primer (Studi Kasus : Ruas Jalan Surabaya-Mojokerto) Aulia Dewi Fatikasari; Catur Arif Prastyanto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.435 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8499

Abstract

Kemacetan bersifat nonrecurrent disebabkan oleh peristiwa yang tidak dapat diprediksi seperti terjadi akibat kendaraan berat mengalami risiko kerusakan. Biasanya kendaraan akan berhenti disalah satu lajur sehingga mengurangi kapasitas jalan dan jalan tidak mampu menampung volume lalu lintas yang tinggi. Selain itu, membutuhkan waktu yang lama untuk proses evakuasinya sehingga akan memperpanjang antrian kemacetan. Hal ini akan menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan. Sehingga perlu dibuatkan model hubungan antara variabel volume lalu lintas, biaya kerugian dan lama waktu penanganan. Digunakan metode regresi sederhana untuk membuat model tersebut. Persamaan model yang didapatkan yaitu ketika waktu penanganan 0,5 jam y =-95848463,493+66456,613X; 1 jam y =-191696926,994+132913,227X; 1,5 jam y =-287545390,476+199369,840X; 2 jam y =-383393853,990+265826,454X dan 3 jam y =-575090781,012+398739,681X dengan variabel y biaya kemacetan (Rp) dan x volume lalu lintas (skr). Persamaan model tersebut digunakan ketika kapasitas jalan 4/2D yang awalnya 3319,68 skr/jam menjadi 1659,84 skr/jam dengan batas volume lalu lintas minimum 1660 skr/jam.
Pengaruh Pelanggaran Marka Jalan Terhadap Kinerja Simpang Bersinyal (Studi Kasus : Simpang Gayam dan Simpang Wirobrajan Yogyakarta) Raafi Widyaputra Yulianyahya
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.999 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8646

Abstract

Tingginya tundaan dan panjang antrian dapat mengakibatkan pelanggaran marka jalan untuk mengambil waktu awal hijau sinyal lalu lintas tanpa menghiraukan peraturan garis marka di simpang. Penelitian ini membedakan antara simpang tidak mempunyai median jalan di Simpang Gayam dan simpang mempunyai median jalan di Simpang Wirobrajan. Pelanggaran marka jalan yang menjadi tujuan penelitian tentang bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja Simpang Gayam dan Simpang Wirobrajan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan mikrosimulasi lalu lintas dengan Vissim untuk didapatkan analisis kinerja simpang yang berupa tundaan dan panjang antrian akibat pelanggaran marka jalan. Data primer dikumpulkan dengan melakukan survei langsung di lapangan untuk mendapatkan volume kondisi eksisting periode jam puncak yang akan menjadi acuan analisis kinerja simpang. Dari analisis kinerja tundaan antara Simpang Gayam dan Simpang Wirobrajan, didapatkan selisih waktu di lengan selatan sebesar 51,52 detik, lengan barat 16,54 detik, lengan utara 107,14 detik, lengan timur 72,66 detik. Kemudian dari analisis panjang antrian antara Simpang Gayam dan Simpang Wirobrajan, didapatkan selisih panjang antrian di lengan selatan sebesar 19,25 meter, lengan barat 55,34 meter, lengan utara 34,60 meter, lengan timur 16,30 meter.
Pengaruh Soil Water Characteristic Curve (SWCC) Pada Pemodelan Tanggul Yang Menggunakan Material Campuran Lumpur Sidoarjo (LuSi) Dan Tanah Lempung Indra Rahma Hardiana; Ria Asih Aryani Soemitro; Indarto .; Trihanyndio Rendy Satrya
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.661 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.7591

Abstract

BNPB (2016) menyatakan lebih dari 10 kali tanggul penahan lumpur Sidoarjo mengalami keruntuhan. PPLS (2018) telah melakukan penelitian pemanfaatan LuSi untuk tanggul uji. Berdasarkan pengamatan tahun 2019 terdapat retakan pada tanggul ditengarai akibat perubahan karakteristik tanah saat terjadi perubahan musim. Penelitian ini bersifat pemodelan menggunakan data sekunder penelitian terdahulu. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor keamanan konfigurasi geometri tanggul pada variasi muka air tanah dan endapan lumpur dengan pengaruh nilai suction pada SWCC dari data penelitian terdahulu. Hasil pemodelan pada muka air tanah (M.A.T) 0 m rentang angka keamanan 1,7-3,4 dan muka air tanah (M.A.T) -30 m rentang antara 2,4 - 4,6. Pemodelan pengaruh endapan lumpur yaitu saat endapan lumpur rendah (1 m) rentang angka keamanan yaitu 1,8-3,5, untuk endapan lumpur tinggi (3 m) rentang  2,5-7,0. Besar pemampatan segera (Immediate Settlement) semakin tinggi timbunan rentang pemampatan 0,08876 m -0,10107 m dan semakin besar kemiringan tanggul rentang 0,08876 m - 0,02166 m. 
Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Jalan dan Kecepatan Kendaraan Pada Ruas Jalan di Kota Surabaya Hera Widyastuti; Wahyu Satyaning Budhi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1365.286 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8413

Abstract

 Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak Covid-19. Salah satu upaya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 tersebut melakukan PSBB, termasuk Surabaya Raya. Sehingga terjadinya beberapa pembatasan angkutan transportasi pribadi maupun massal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kondisi lalu lintas sebelum pandemi, PSBB, dan new normal. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survey lalu lintas. Hasil analisa kapasitas ruas Jalan Darmo dan Jalan Pemuda menunjukkan adanya penurunan nilai DJ dan kenaikan kecepatan kendaraan saat PSBB. Nilai DJ mengalami kenaikan dan kecepatan kendaraan menurun saat new normal. Nilai DJ dan kecepatan kendaraan pada Jalan Tunjungan menunjukkan hasil yang berbeda. Hal ini menunjukkan pandemi Covid-19 mempengaruhi pola hidup masyarakat, dimana saat ini telah diberlukan kebijakan work from home (WFH) untuk menekan persebaran Covid-19, sehingga menyebabkan volume kendaraan menjadi berkurang.
Analysis and Design Recommendation of Corrugated Steel Plate Shear Wall with Modification of Wall Opening and Reduced Beam Section Rambak, Ezra Pasereng; Suswanto, Budi; Sugihardjo, Hidajat
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1404.21 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8671

Abstract

Corrugated Steel Plate Shear Wall (CSSW) is one type of seismic-resistant steel structure stiffener that can anticipate large amounts of earthquake energy. There is difficulty in informing the behavior of the nonlinear corrugated steel plate shear wall behavior, in particular the wall with an opening. Because the CSSW design methodology has not been included in the design standards. In this paper, research has been carried out on new methods that can be used in CSSW. This research was carried out by applying loading to the specimen with two models, namely Vertical CSSW and Horizontal CSSW with an opening of 10%. From the results of this study, the highest ductility value was 16.0 and had an average energy dissipation value of 7862.63 kN.m. The results of this study indicate that each of the Vertical and Horizontal CSSW specimens was able to increase the stiffness and capacity of the structure.
Karakteristik Pengemudi Sepeda Motor Dalam Model Peluang Kecelakaan (Studi Kasus: Perlintasan Sebidang di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 325 Lamongan) Fitria Putri Luthfiyani; Ervina Ahyudanari
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.384 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8627

Abstract

Resiko terbesar laka pada mereka yang memiliki perlindungan paling sedikit seperti pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Perilaku kecelakaan didominasi oleh pengemudi disebabkan beberapa faktor yang berkaitan dengan latar belakang sosial dan perilaku berkendara pengemudi. Data kecelakaan sering tidak lengkap atau pelaku kecelakaan tidak dapat dihubungi. Untuk itu pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah memodelkan dari perilaku pengguna lalu lintas yang berpotensi pada terjadinya kecelakaan. Lintas Surabaya Pasarturi-Bojonegoro memiliki nilai laka tertinggi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 325 Lamongan. Parameter untuk mengetahui tingkat probabilitas kecelakaan berdasarkan pada karakteristik pengemudi sepeda motor. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara kepada pengguna sepeda motor yang melintas di JPL 325 Lamongan. Analisis deskriptif dilakukan untuk memberikan gambaran karakteristik responden dan analisis inferensial berupa regresi logistik biner untuk mendapatkan faktor apasaja yang berpeluang menimbulkan laka di JPL. Pengemudi yang melakukan aktivitas lain saat berkendara diindikasikan menjadi faktor penyebab kecelakaan meskipun kecil kemungkinan terjadi dengan nilai peluang sebesar 6,25%.

Page 1 of 2 | Total Record : 11