Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Articles
424 Documents
Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Jalan dan Kecepatan Kendaraan Pada Ruas Jalan di Kota Surabaya
Hera Widyastuti;
Wahyu Satyaning Budhi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1365.286 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8413
Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak Covid-19. Salah satu upaya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 tersebut melakukan PSBB, termasuk Surabaya Raya. Sehingga terjadinya beberapa pembatasan angkutan transportasi pribadi maupun massal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kondisi lalu lintas sebelum pandemi, PSBB, dan new normal. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survey lalu lintas. Hasil analisa kapasitas ruas Jalan Darmo dan Jalan Pemuda menunjukkan adanya penurunan nilai DJ dan kenaikan kecepatan kendaraan saat PSBB. Nilai DJ mengalami kenaikan dan kecepatan kendaraan menurun saat new normal. Nilai DJ dan kecepatan kendaraan pada Jalan Tunjungan menunjukkan hasil yang berbeda. Hal ini menunjukkan pandemi Covid-19 mempengaruhi pola hidup masyarakat, dimana saat ini telah diberlukan kebijakan work from home (WFH) untuk menekan persebaran Covid-19, sehingga menyebabkan volume kendaraan menjadi berkurang.
Pengaruh Tingkat Aksesibilitas Mobil Penumpang Umum Terhadap Perkembangan Ekonomi Masyarakat Di Kabupaten Sikka Provinsi NTT
Alfridus Gado;
Ismiyati Ismiyati;
Mudjiastuti Handajani
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1229.929 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i3.9008
The road conditions with potholes, hilly topography, and narrow roads are factors that affect accessibility in the Sikka Regency area. This study aims to examine the level of accessibility of public passenger cars and their effect on the economic development of the community in the research location. This study uses a combined quantitative-qualitative research method with analysis of the level of accessibility and linear regression analysis. The results show that the level of accessibility in Paga District and Bola District is moderate, which means that public passenger car access is not smooth, while the level of accessibility in Magepanda District is very high, which means that access to public passenger cars is very smooth. Then accessibility has a significant effect on the economic development of the community in Paga District and Magepanda District, while accessibility does not have a significant effect on the economic development of the community in Bola District. This condition is caused in addition to the steep topography and damaged road conditions, but also the number of fleets and inadequate conditions that will affect activities to carry out agricultural product sales transactions.
ANALISIS PEKERJAAN PONDASI BORED PILE, PILE CAP SERTA SECANT PILE BERBASIS AHP (ANALYTIC HIERARCHY PROCESS) PADA PROYEK BANGUNAN HUNIAN BERTINGKAT TINGGI
Agusma, Divy Wira;
Husin, Albert Eddy
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (120.674 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i3.9227
Khusus Provinsi DKI Jakarta basement merupakan pekerjaan struktur bawah yang sangat dibutuhkan pada hunian bertingkat tinggi dikarenakan keterbatasan lahan yang tersedia, selama proses konstruksi basement khususnya pekerjaan basement 5 lapis akan berpotensi terjadi pekerjaan ulang (rework) serta keterlambatan. Banyak faktor-faktor yang mempeÂngaruhi terjadinya pekerjaan ulang (rework) serta keterlambatan pada pekerjaan pondasi bored pile, pile cap serta  secant pile  proyek basement 5 lapis, metode simulasi AHP (Analytic Hierarchy Process) menggunakan software expert choice dapat mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi pekerjaan ulang (rework) serta keterlambatan pada pada pekerjaan pondasi bored pile, pile cap serta  secant pile  proyek basement 5 lapis. Metodologi penelitian ini terdiri dari 3 tahap diantaranya studi pustaka serta survei awal, tahap kedua melakukan pengumpulan data, kemudian tahap ketiga adalah analisis kesimpulan. Setelah mengaplikasikan metode simulasi AHP (Analytic Hierarchy Process) menggunakan softÂware expert choice diketahui Faktor paling dominan dalam mempengaruhi terjadinya pekerjaan ulang x serta keterlambatan pada pekerjaan pondasi bored pile, pile cap serta  secant pile  proyek basement 5 lapis adalah pengetahuan desain tim lapangan sebesar 12,20 %, faktor yang tidak dominan adalah sistim inspeksi sebesar 1,60 %.
Studi Numerik Performa Rangka Bresing Konsentris Tiga Segmen dengan Sambungan Pin
Syamsu, Rizal Nur;
Suswanto, Budi;
Al Rasyid, Harun
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1476.957 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i3.8779
Special Concentrically Braced Frames (SCBF) merupakan salah satu tipe CBF yang mana dapat menahan gaya seismik yang besar dan lebih baik daripada Ordinary Concentrically Braced Frames (OCBF) yang hanya dapat menahan gaya seismik yang rendah. Struktur ini akan mengalami kerusakan pada bresing karena gaya seismik struktur tidak bisa menahan tekuk. Konfigurasi SCBF yang diizinkan adalah V, V terbalik (Chevron) dan X. Bresing 3 (tiga) segmen menggunakan profil circular Hollow Structural Section (HSS) dapat meningkatkan kekuatan inelastic selama gempa terjadi. Bresing Hollow structural steel (HSS) menggunakan sambungan pelat (gusset plate) yang menghubungkan dengan balok dan kolom. Sambungan pin juga dapat digunakan pada struktur bresing konsentris. Hasil penelitian diperoleh struktur bresing tiga segmen dengan menggunakan mutu yang tinggi dan end hollow yang sedikit lebih panjang menghasilkan energi disipasi yang tinggi dan deformasi yang terjadi lebih panjang.
Analysis and Design Recommendation of Corrugated Steel Plate Shear Wall with Modification of Wall Opening and Reduced Beam Section
Rambak, Ezra Pasereng;
Suswanto, Budi;
Sugihardjo, Hidajat
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1404.21 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8671
Corrugated Steel Plate Shear Wall (CSSW) is one type of seismic-resistant steel structure stiffener that can anticipate large amounts of earthquake energy. There is difficulty in informing the behavior of the nonlinear corrugated steel plate shear wall behavior, in particular the wall with an opening. Because the CSSW design methodology has not been included in the design standards. In this paper, research has been carried out on new methods that can be used in CSSW. This research was carried out by applying loading to the specimen with two models, namely Vertical CSSW and Horizontal CSSW with an opening of 10%. From the results of this study, the highest ductility value was 16.0 and had an average energy dissipation value of 7862.63 kN.m. The results of this study indicate that each of the Vertical and Horizontal CSSW specimens was able to increase the stiffness and capacity of the structure.
Pemecahan Masalah Stabilitas Abutment dan Oprit Jembatan di Atas Tanah Lunak Menggunakan Relieving Platform
Nabilla Zahera;
Indrasurya B. Mochtar;
Trihanyndio Rendy Satrya
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1398.054 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i3.9510
Permasalahan yang sering terjadi pada perencanaan jembatan yang dibangun pada tanah lunak adalah pergerakan yang berlebihan secara horizontal pada abutment. Menyiasati kondisi tersebut, perencana mengganti konstruksi menjadi slab on piles. Hanya saja penambahan konstruksi tersebut akan menambah biaya sehingga kurang efektif dan memerlukan metode alternatif. Metode alternatif yang efektif adalah menggunakan relieving platform dan tiang-cerucuk yang dipasang di belakang abutment. Oprit jembatan dianalisis pada pada tanah lunak berlapis dengan konsistensi very soft, soft, dan medium. Hasil penelitian pada ketinggian (4m s/d 12m), oprit mengalami kemungkinan kelongsoran (SF ≤ 1). Pada analisis perhitungan, tiang diberi variasi diameter; 30cm, 50cm, dan 60 cm; tipe kelas C; jarak antar tiang 2,5D dan 3D untuk mengetahui sistem yang paling efektif. Hasil penelitian menunjukkan konstruksi yang paling efektif pada ketinggian (4m s/d 12m) adalah pada jarak 2,5D; diameter 30 cm. Walaupun menghasilkan jumlah tiang yang lebih banyak tetapi menghasilkan tambahan biaya yang jauh lebih murah.
Analisis Stabilitas Lereng dan Alternatif Penanganan Kelongsoran Studi Kasus Ruas Jalan Ir. H. Nursyirwan Ismail, Kota Samarinda
Helmy Darjanto;
Himatul Farichah;
Rosy Lumintang
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1695.21 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i3.8495
Kelongsoran terjadi pada ruas jalan Ir. H. Nursyirwan Ismail, Ring Road II, kota Sa- marinda, Kalimantan. Kelongsoran tersebut terjadi pada dua titik yang diselanjutnya akan disebut lereng 1 dan lereng 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa stabili- tas lereng dan alternatif penanganan kelongsoran menggunakan pile dan sheet pile. Data penyelidikan tanah digunakan untuk melakukan analisa pemodelan kestabilan lereng dengan metode Elemen Hingga pada program bantu Plaxis V.8.2. Hasil analisis perbaikan lereng menggunakan soldier mini pile 25x25, pada lereng 1 menghasilkan SF 2.04 dan de- formasi 26.17x10-3 m. Sedangkan pada lereng 2, didapatkan SF 2.04 dan deformasi 35.09x10-3 m. Selanjutnya untuk perbaikan menggunakan flat sheet pile concrete (FCP) dengan tipe FCP-220-6S-A, pada lereng 1 menghasilkan SF 2.02 dan deformasi 28.35x10-3 m. Sedangkan untuk lereng 2, didapatkan SF 2.05 dan deformasi 37.01x10-3 m.
Karakteristik Pengemudi Sepeda Motor Dalam Model Peluang Kecelakaan (Studi Kasus: Perlintasan Sebidang di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 325 Lamongan)
Fitria Putri Luthfiyani;
Ervina Ahyudanari
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (970.384 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8627
Resiko terbesar laka pada mereka yang memiliki perlindungan paling sedikit seperti pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Perilaku kecelakaan didominasi oleh pengemudi disebabkan beberapa faktor yang berkaitan dengan latar belakang sosial dan perilaku berkendara pengemudi. Data kecelakaan sering tidak lengkap atau pelaku kecelakaan tidak dapat dihubungi. Untuk itu pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah memodelkan dari perilaku pengguna lalu lintas yang berpotensi pada terjadinya kecelakaan. Lintas Surabaya Pasarturi-Bojonegoro memiliki nilai laka tertinggi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 325 Lamongan. Parameter untuk mengetahui tingkat probabilitas kecelakaan berdasarkan pada karakteristik pengemudi sepeda motor. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara kepada pengguna sepeda motor yang melintas di JPL 325 Lamongan. Analisis deskriptif dilakukan untuk memberikan gambaran karakteristik responden dan analisis inferensial berupa regresi logistik biner untuk mendapatkan faktor apasaja yang berpeluang menimbulkan laka di JPL. Pengemudi yang melakukan aktivitas lain saat berkendara diindikasikan menjadi faktor penyebab kecelakaan meskipun kecil kemungkinan terjadi dengan nilai peluang sebesar 6,25%.
Pemodelan Hujan-Debit DAS Kali Madiun Menggunakan Model HEC-HMS
Irma Noor Fadhilla;
Umboro Lasminto
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (975.563 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i3.9517
Banjir terjadi beberapa kali di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Madiun yang disebabkan oleh meluapnya air Kali Madiun. Meluapnya air Kali Madiun disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan perubahan tata guna lahan DAS yang menyebabkan debit banjir yang terjadi lebih besar daripada kapasitas Kali Madiun. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka diperlukan kajian analisis hidrologi untuk memprediksi data debit DAS Kali Madiun dengan menggunakan model transformasi hujan-debit. Dalam penelitian ini menggunakan model HEC-HMS. Untuk dapat menirukan perilaku aliran di dalam sistem DAS, model HEC-HMS memerlukan penyesuaian parameter model yang disebut dengan kalibrasi. Kalibrasi dilakukan terhadap parameter-parameter model dengan mengevaluasi kemiripan hasil simulasi dan data observasi. Oleh karena itu, dilakukan uji keandalan model HEC-HMS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan debit simulasi dengan debit observasi pada DAS Kali Madiun. Data yang dibutuhkan adalah data debit observasi, data kapasitas waduk, data curah hujan, peta tata guna lahan, peta jenis tanah, dan peta topografi. Hasil dari kalibrasi pemodelan HEC-HMS, diperoleh nilai NSE sebesar 0,605 dengan debit puncak simulasi sebesar 914,4 m3/dt yang terjadi pada tanggal 22 Februari 2018.
Konsep Pemilihan Kriteria Fasilitas Umum dan Sosial Pada Perumahan Berkelanjutan
Cahyono Bintang Nurcahyo;
Christiono Utomo;
Retno I;
Yusroniya E. P. R. W;
Andriani O. F. D.
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 19, No 2 (2021)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (647.907 KB)
|
DOI: 10.12962/j2579-891X.v19i2.8081
AbstractThe process of developing public facilities and social facilities required strategic preparation plans in selecting project priorities for each housing development. Decisions that are preceded by change control are complex problems, whereas studies on the subject are very rarely found, either in the practice that generate facts about the steps taken, or the factors that underlie and influence decision making process, including the development of alternatives. This study aims to approach the concept of optimization and decision support in the priority selection of public facilities and social facilities. The results of the research are expected to contribute to managerial decision making and design in developing public facilities and social facilities in a sustainable urban built environment.Abstrak Proses pengembangan fasilitas umum dan fasilitas sosial membutuhkan rencana persiapan strategis, terutama dalam pemilihan prioritas proyek pada setiap pengembangan perumahan. Keputusan yang didahului dengan pengendalian perubahan merupakan masalah yang rumit, sedangkan studi mengenai subyek tersebut sangat jarang dijumpai, baik dalam dunia praktis yang menggali fakta-fakta mengenai langkah-langkah yang dilakukan ataupun faktor-faktor yang melandasi dan mempengaruhi pengambilan keputusan, termasuk pengembangan alternatif. Makalah ini bertujuan untuk melakukan pendekatan pengembangan konsep pemilihan prioritas fasilitas umum dan fasilitas sosial. Konsep ini akan memberi kontribusi pengambilan keputusan manajerial dan desain dalam mengembangkan fasilitas umum dan fasilitas sosial sebuah lingkungan terbangun di perkotaan yang berkelanjutan.