cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 424 Documents
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan Implementasi Pengolahan Limbah Konstruksi Berkelanjutan Pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat Ramadhani, Salsafanti Alifthania; Wiguna, I Putu Artama
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 3 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i3.20835

Abstract

Industri konstruksi telah menghasilkan limbah konstruksi dan pembongkaran dalam jumlah yang sangat besar dan sebagian besar dibuang ke tempat pembuangan akhir yang tidak secara efektif digunakan kembali atau didaur ulang. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), hanya sekitar 14,96 juta ton dari 29 juta ton limbah dikelola di Indonesia pada tahun 2021.  Hal ini  menimbulkan dampak buruk terhadap berbagai aspek berkelanjutan seperti aspek lingkungan, sosial dan ekonomi. Namun, permasalahan ini belum menjadi perhatian utama di Indonesia. Berdasarkan masalah tersebut tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor penghambat dan pendukung penerapan pengolahan limbah konstruksi berkelanjutan ditinjau dari aspek ekonomi, sosial, lingkungan, teknikal dan peraturan pemerintah di Indonesia. Variabel yang digunakan didapatkan dari penelitian terdahulu dan teknik pengumpulan data menggunakan survei kuesioner penelitian kepada 51 responden. Pengolahan data menggunakan analisis faktor eksploratori. Dari hasil analisis diperoleh faktor penghambat utama adalah faktor peraturan pemerintah; faktor teknikal; faktor manajemen lingkungan; faktor sosial dan faktor kepentingan ekonomi. Faktor pendukung utama adalah faktor peraturan pendukung; faktor teknikal dan faktor ekonomi. 
Kepuasan Pengguna dan Hambatan BIM di Proyek Al Azhar IIBS Karanganyar Abdillah, Zuhairidil; Firdausi, Annisa Azhar; Safarizki, Hendramawat Aski
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 3 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i3.15626

Abstract

BIM meningkatkan efektivitas waktu, tenaga, dan biaya dalam perencanaan pembangunan, memudahkan pengolahan data, dan pembuatan desain material model 3D. Pekerja proyek Al Azhar IIBS sebagian perencanaan sudah menerapkan BIM dan lainnya masih konvensional. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kepuasan dan hambatan penerapan tekla BIM di lingkungan proyek. Penelitian menggunakan metode pengisian kuesioner skala likert 5 poin, respon data diuji validitas dan reliabilitas dengan SPSS’25. Hasil penelitian tingkat kepuasan software BIM dapat dilihat dariaa: Kecepatan dan akurasi desain (X12) merupakan indikator dari kepuasan presisi, kejelasan detail (X1) adalah yang paling dominan dengan nilai mean 3,840; Informasi terintegrasi (X22) merupakan indikator kepuasan otomatisasi terhadap output (X2) paling dominan dengan nilai mean 3,760; dan Teknologi BIM dapat meningkatkan kinerja (X35) merupakan indikator kepuasan efisien dan penghematan manajemen (X3) paling dominan dengan nilai mean 4,200. Hambatan penerapan Tekla BIM ialah tingkat ketersediaan perangkat keras (X45) paling dominan dengan nilai mean 4,360.
Framework Assessment of Sustainable Roads Infrastructure In Indonesia Hidayat, Bagus Radham; Rohman, Mohammad Arif
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 3 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i3.20070

Abstract

Assessment of the road infrastructure's sustainability is necessary in order to determine its level of sustainability and usefulness. The purpose of this study to develop standards for sustainable road and Variable a framework for assessing  road infrastructure's sustainability. Frameworks The road sustainability assessment is derived by choosing sustainable criteria from theoretical research and discussing with road experts. The variables are then reduced using a relative importance index, and the variables are distributed using a paired comparison questionnaire. This process is managed using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Afterwards, the model for assessing road sustainability was tested on a road object used for this assessment was Fuzzy Comprehensive Evaluation (FCE) method. The evaluation of the Framewok analysis, It covers nine sub-criteria for social sustainability, six sub-criteria for economic sustainability, four sub-criteria for environmental sustainability, and three sub-criteria for management sustainability.
Analisis Dampak Risiko Banjir Akibat Keruntuhan Bendungan Menggunakana Software HEC-RAS (Studi Kasus Bendungan Jlantah, Kabupaten Karanganyar dan Bendungan Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah) Supriatin, Supriatin; A., S. Kamilia; Sa'ud, Ismail; R. A., Rizki Robbi; P., Bagas Yoga; S., Made Indrayana; Indriyani, Dwi; Wahyudi, Hendra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.21354

Abstract

Bendungan Jlantah dan Bendungan Gajah Mungkur terletak di Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Wonogiri. Berdasarkan analisa perhitungan penelusuran banjir di waduk, Bendungan Gajah Mungkur mengalami overtopping dengan debit banjir rencana QPMF sebesar 15551,09 m3/detik. Simulasi menggunakan software HEC-RAS 6.3.1. Skenario keruntuhan disimulasikan ketika waduk dalam kondisi muka air banjir dengan analisa piping elevasi +632 m pada Bendungan Jlantah, pada Bendungan Gajah Mungkur menggunakan skenario overtopping dan piping di elevasi +132 m. Luas genangan banjir akibat keruntuhan bendungan dengan debit QPMF adalah 1070,17 km2. Berdasarkan penentuan kelas bahaya bendungan oleh PUPR, daerah hilir bendungan berada pada kelas 4 dengan tingkat bahaya sangat tinggi. Sedangkan klasifikasi bahaya menurut BNPB, daerah dengan tingkat risiko bahaya tertinggi pada Kabupaten Sukoharjo dan Kota Surakarta. Jumlah penduduk berisiko banjir adalah 391.202 jiwa. Lokasi pengungsian harus memiliki luas minimum 1.173.606 m2. 
Evaluasi Performa Teknologi Isolasi Dasar Tipe HDRB Pada Gedung Tidak Beraturan di Kawasan Gempa Tinggi Cahyono, Achmad Rudy; Suswanto, Budi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.20847

Abstract

Earthquakes frequently occur in Indonesia, including in Cemagi, Bali, which has a high seismic activity level (PGA: 0.4275 g). This study aims to evaluate the performance of the High Damping Rubber Bearing (HDRB) base isolation technology in an apartment building in Cemagi, Bali, with a complex design and irregular concrete structure. The building consists of 1 basement floor and 5 apartment floors with varying floor heights. The structural performance evaluation is conducted based on ATC-40 guidelines and SNI 1727:2020, SNI 2847:2019, SNI 1729:2020, SNI 1726:2019 regulations. This research investigates the application of HDRB through pushover and time history analysis, considering various design factors and local seismic conditions. The results show that the use of HDRB with a diameter of 1 meter on exterior columns and 0.8 meters on interior columns reduces displacement by up to 63.55%.
Studi Komparasi Penggunaan Base Isolation Tipe Lead Rubber Bearing dan Friction Pendulum Bearing pada Bangunan Gedung Anutapura Medical Center Palu Suzzan, Amelynda Oktaviyana; Tavio, Tavio
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.21176

Abstract

Earthquake-resistant-building with seismic isolation system is the concept that separate upper building from the source of vibrations on subgrade. Because it's separated, the height of the building is limited to avoid rollout. AMC building is located in Palu City, an earthquake-prone area, so it’s necessary to plan isolation system to reduce the earthquake load and minimalize damage. This study used ETABS program to model structure with fixed-base, LRB and FPB. They are analyzed by pushover and nonlinear time history analyses. The results show that the performance level of fixed-base structure is LS while performance level of LRB and FPB types are IO. The LRB type structure increases the structure period by 129.6%, while the FPB type increases by 160.3% compared to the fixed-base type. The LRB type reduces the roof maximum-drift by 65.6%, while the FPB type reduces by 68.8% compared to the fixed-base roof maximum-drift.
Optimalisasi Desain Scaffolding: Studi Pengaruh Scaffolding dengan Penambahan Outrigger Zuhdy, Akhmad Yusuf; Hariyanto, Ifarrel Rachmanda; Firdausi, Naura
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.22021

Abstract

Outrigger sendiri pada scaffolding sudah cukup lama diperkenalkan sebagai tambahan pada scaffolding, namun di mayoritas pelaksanaan pembangunan, outrigger ini jarang sekali untuk digunakan dikarenakan efisiensi waktu dan biaya, usulan pada penelitian ini yaitu untuk melakukan studi analisis kekuatan scaffolding ditambahkan dengan outrigger dengan menggunakan Finite Element Analysis (FEA), dengan demikian dapat diketahui bagaimana pengaruh outrigger dalam scaffolding untuk memperkuat struktur sehingga meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Di dalam proposal penelitian ini, scaffolding akan dilakukan pemodelan dengan beberapa variasi yaitu variasi satu lantai, dua lantai, dan tiga lantai dengan dua konfigurasi outrigger yaitu satu sisi dan dua sisi. Uji dorong (pushover test) akan dilakukan pada Finite Element Analysis dengan displacement controlled untuk mengetahui bagaimana performa scaffolding. Penggunaan perkuatan outrigger diharapkan dapat menurunkan defleksi (Δ) scaffolding. Sedangkan penerapan metode ini di lapangan diharapkan mampu memperpanjang waktu runtuh bangunan agar pekerja memiliki waktu lebih lama untuk melakukan evakuasi
Pemodelan Reduksi Limbah Konstruksi Untuk Mengurangi Dampak Negatif Dari Limbah Berlebih Dengan Pendekatan Sistem Dinamik Mahendra, Pandu; Rohman, Moh Arif; Mudjahidin, Mudjahidin
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.20956

Abstract

Proyek konstruksi merupakan sektor penyumbang limbah konstruksi yang tergolong besar yang berdampak negatif terhadap siklus ekonomi perusahaan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model reduksi limbah proyek konstruksi pada tahap pelaksanaan proyek dengan studi kasus proyek konstruksi yang ada di Jawa Timur.   Desain permodelan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan model system dynamics. Input dari peneliatian ini adalah data dari hasil kuesioner dan studi kasus yang diolah dengan aplikasi statistik  yang kemudian digunakan untuk mendapatkan output model sistem dinamik reduksi limbah konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi nyata. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model dalam penelitian ini dapat digunakan untuk mereduksi limbah konstruksi dalam aktivitas proyek konstruksi pada tahap pelaksanan di lapangan. Selain itu, penelitian ini memberikan pengembangan teori berupa permodelan reduksi limbah dengan system dynamic yang berfokus pada proses pelaksanaan proyek konstruksi, serta memberikan dasar untuk penelitian lanjutan dan perbaikan praktik industri.
Studi Numerik Pengaruh Konfigurasi Bracing Baja Canai Dingin pada Panel Dinding Kristian, Matthew Hassel; Nindyawati, Nindyawati; Muhammad, Dzul Fikri
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.21467

Abstract

Meningkatkan kualitas bangunan di Indonesia sebagai negara yang memiliki risiko bencana alam khususnya gempa bumi, penelitian mengenai penggunaan bracing pada suatu struktur terutama untuk mengetahui kekuatan dan efektifitas perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan masing-masing variasi penggunaan bracing khususnya pada panel dinding. Pengujian dilakukan dengan metode numeris menggunakan software Abaqus CAE agar penelitian dapat dilakukan dengan tingkat efektifitas yang lebih tinggi dibanding pengujian secara eksperimental. Kekuatan, daktilitas, dan juga pergeseran atau displacement merupakan hal yang akan diidentifikasi dalam penelitian ini. Hasil pengujian menunjukan dalam hal kekuatan variasi X-bracing menunjukan keunggulan yang cukup signifikan apabila dibandingkan dengan variasi Z-bracing yaitu 203% dibanding Z-bracing dengan 178%. Simpangan X-bracing memiliki keunggulan dengan 17.04 mm, 23.31 mm untuk Z-bracing, dan 269.73 mm untuk non-bracing.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Layanan Kapal Penyeberangan Angkutan Penumpang Kapal Eksekutif dan Kapal Reguler di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung Arif, Muhammad Rizki; Sulistyorini, Rahayu; Persada, Citra
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 4 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i4.17596

Abstract

Terdapat kenaikan harga di beberapa transportasi seperti pesawat dan bus. Hal ini menyebabkan penumpang lebih memilih moda transportasi yang jauh lebih murah dan terjangkau. Layanan kapal penyeberangan kapal eksekutif dan kapal reguler merupakan salah satu transportasi yang dapat digunakan untuk menuju Jakarta dan sebaliknya. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan penumpang dalam pemilihan layanan kapal penyeberangan rute Bakauheni-Merak serta menganalisis peluang atau probabilitas penumpang yang menggunakan kapal eksekutif dan kapal reguler penyeberangan rute Bakauheni-Merak. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan analisis probabilitas dengan metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil penelitian ini faktor yang paling berpengaruh dalam pemilihan layanan penyeberangan pada kapal eksekutif yaitu faktor waktu perjalanan sebesar 56% dan pada kapal reguler yaitu faktor tarif sebesar 79%. Didapatkan persamaan regresi linear berganda Y = 0,187 + 0,178 X1 + 0,252 X2 + 0,177 X3 + 0,212 X4 + 0,128 X5 untuk kapal eksekutif dan Y = 0,114 + 0,120 X1 + 0,244 X2 + 0,243 X3 + 0,256 X4 + 0,099 X5 untuk kapal reguler dengan nilai koefisien determinasi (R2) kapal eksekutif sebesar 0,876 dan kapal reguler sebesar 0,855. Dengan nilai utilitas kapal eksekutif sebesar 3,8309 dan kapal reguler sebesar 3,3773. Berdasarkan perhitungan dari persamaan di atas didapat nilai persentase probabilitas untuk pemilihan layanan kapal penyeberangan kapal eksekutif sebesar 61,15% dan kapal reguler sebesar 38,85%.