cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 1,386 Documents
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS UNGGUL BARU (VUB) PADI PADA LAHAN PASANG SURUT (TIPE C) DI KAB. SAMBAS KALIMANTAN BARAT Dewi, Dina Omayani; Nurita, Sari
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.2106

Abstract

Lahan rawa pasang surut ke depan memegang peranan penting dalam peningkatan produksi padi dalam rangka mendukung swasembada pangan. Namun pengembangan lahan pasang surut dalam budidaya tanaman padi dihadapkan pada masalah keracunan pirit, intrusi air laut, salinitas, sehingga produktifitasnya rendah. Penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) merupakan salah satu komponen teknologi yang dianggap mampu meningkatkan produktivitas padi di lahan pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil beberapa Varietas  Unggul Baru (VUB)  yang adaptif di Lahan Pasang Surut Tipe C di Kab. Sambas Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan   di Desa Lonam, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat dari bulan April sampai dengan Agustus 2021. Rancangan yang digunakan dalam pengkajian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yaitu Varietas Unggul Padi (VUB)  yang terdiri dari 6 jenis yaitu Varietas Pamera, Inpari 32, Inpari 37, Inpari 36, Nutri Zinc dan Arumba yang masing-masing diulang sebanyak 5 kali. Adapun parameter yang diamati adalah data pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman dan jumlah anakan), dan komponen hasil (panjang malai, jumlah , jumlah gabah isi(bernas), jumlah gabah hampa per malai, berat 1000 butir dan produksi per hektar). Data dianalisis dengan analisis sidik ragam 
ANALISIS PEMASARAN BERAS DI DESA KAMBUHAPANG KECAMATAN LEWA KABUPATEN SUMBA TIMUR Febriana Paramba; Elfis Umbu Katongu Retang; Elsa Christin Saragih
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, tingkat margin, dan efisiensi pemasaran beras di Desa Kambuhapang Kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive sampling yang ditentukan secara sengaja di Desa Kambuhapang Kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur dengan pertimbangan Desa Kambuhapang merupakan salah satu daerah yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani padi. dan menjadi salah satu sentra padi sawah di Kabupaten Lewa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Snowball Sampling, dengan jumlah sampel 82 petani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif untuk menggambarkan saluran pemasaran, tingkat margin, dan efisiensi pemasaran beras di Desa Kambuhapang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 (tempat) bentuk saluran pemasaran beras di Desa Kambuhapang, yaitu: Saluran pemasaran 1, petani menjual beras langsung ke konsumen akhir. Saluran pemasaran 2, petani menjual ke pengepul, kemudian pengepul menjual ke konsumen akhir. Saluran pemasaran 3, petani menjual ke pengepul, pengepul menjual ke pengecer, kemudian pengecer menjual ke konsumen akhir. Saluran pemasaran 4, petani menjual ke pengecer, kemudian pengecer menjual ke konsumen akhir. Saluran pemasaran 1, tidak ada margin pemasaran karena petani langsung menjual beras ke konsumen tanpa melalui perantara, nilai bagi hasil petani 100% dan efisiensi pemasaran 6%. Saluran pemasaran 2, tingkat margin Rp 3.000/kg dengan nilai pangsa petani 72,73%, dan nilai efisiensi pemasaran 7,96%. Saluran pemasaran 3, tingkat margin Rp.4.000/kg dengan nilai petani 66,67%, dan nilai efisiensi pemasaran 14,10%. Saluran pemasaran 4, tingkat margin Rp 3.000/kg dengan nilai farming share 75%, dan nilai efisiensi pemasaran 9,07%. Berdasarkan nilai Farmer's Share, keempat saluran pemasaran tersebut efisien bagi petani, dengan saluran pemasaran 1 merupakan saluran yang paling efisien bagi petani dengan nilai Farmers's Share tertinggi. Berdasarkan nilai efisiensi pemasaran, keempat saluran pemasaran tersebut sudah berada pada kategori efisien, dengan saluran pemasaran 4 merupakan saluran pemasaran yang paling efisien dengan nilai efisiensi pemasaran terkecil.
IMPLEMENTASI BAURAN PEMASARAN 7P PADA CV. CITRA KREASINDO DI KOTA SURABAYA Elisabeth Harmonia Pradita; Nuriah Yuliati; Dita Atasa
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan bauran pemasaran yang diterapkan oleh CV. Citra Kreasindo. Metode pengambilan data dilakukan dengan  kuesioner ,wawancara dan observasi.  Untuk menentukan responden menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden 36 orang yang terdiri dari (1orang) divisi keuangan, (1 orang) divisi pemasaran, (1 orang) pemilik dan (33 orang ) konsumen. Jenis data yang digunakan peneliti adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Pada penelitian ini mendapatkan hasil bahwa implementasi faktor bauran pemasaran pada CV. Citra Kreasindo termasuk dalam kriteria nilai baik.
RESPON TANAMAN CABAI KERITING AKIBAT BERBAGAI KONSENTRASI POC TIENS GOLDEN HARVEST DAN HORMON GIBERELIN Milenia, Porfirian Yudith; P.S, Djarwatiningsih; Guniarti, Guniarti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1957

Abstract

Cabai keriting salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai jual yang tinggi, namun dalam pelaksaan budidaya yang belum sempurna dapat mengalami penurunan produksi. Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kurangnya unsur hara dan hormon yang dibutuhkan oleh tanaman. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan penggunaan POC TGH dan Hormon Giberelin. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi yang terbaik POC TGH dan Hormon Giberelin, serta mengetahui pengaruh interaksi antara pemberian konsentrasi POC TGH dan Hormon Giberelin. Penelitian ini dilakukan di Dusun Sanggrahan Rt 05 Rw 05 Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dengan ketinggian 413 mdpl menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama konsentrasi POC TGH T0=kontrol; T1= 10 ml/l; T2= 15 ml/l; T3=20 ml/l, faktor kedua yaitu konsentrasi hormon giberelin G0=kontrol; G1= 50 ppm; G2= 80 ppm; G3= 110 ppm. Hasil menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi POC TGH 20 ml/l dan hormon giberelin 50 ppm memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, umur berbunga, jumlah buah, bobot buah per tanaman per periode tanaman dan jumlah buah total panen per tanaman.
ANALISIS KARAKTERISTIK SIFAT FISIKA TANAH GAMBUT SETELAH DIINKUBASI DENGAN KASCING DARI CAMPURAN KOTORAN AYAM, BONGGOL PISANG DAN AMPAS TAHU Sulistiowati, Rini; Walida, Hilwa; Rizal, Khairul; Mustamu, Novilda Elizabeth
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1987

Abstract

Lahan gambut perlu mendapatkan pengelolaan yang khas agar tidak terjadi perubahan karakteristik yang menyebabkan produktivitas lahan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat fisika tanah gambut yang telah diinkubasi pupuk kascing dari campuran kotoran ayam, bonggol pisang dan ampas tahu. Penelitian ini dilakukan dengan 3 perlakuan yaitu P0 = 1 kg tanah gambut, P1 = 1 kg tanah gambut + 500 gram kascing, P2 = 1 kg tanah gambut + 1 kg kascing. Parameter yang diamati yaitu sifat fisika tanah yang meliputi bulk density, total ruang pori, kapasitas lapang dan titik layu. Karakteristik kepadatan massa(berat isi)pada perlakuan P0 sebesar 0,13; P1 sebesar 0,16 dan P2 sebesar 0,175. Karakteristik porositas/total ruang pori pada perlakuan P0 sebesar 42,85; P1 sebesar 45,22 dan P2 sebesar 47,22. Karakteristik kapasistas lapang pada perlakuan P0 sebesar 243,7; P1 sebesar 254,77 dan P2 sebesar 254,87.  Karakteristik titik layu pada perlakuan P0 sebesar 126,2; P1 sebesar 128,22 dan P2 sebesar 133,72. Pemberian kascing dari campuran kotoran ayam, bonggol pisang dan ampas tahu pada tanah gambut dapat memperbaiki sifat fisika tanah gambut yaitu dengan meningkatkan bulk density pada P1 sebesar 0,03 dan pada P2 sebesar 0,045 gr dari P0; total ruang pori pada P1 sebesar 2,37% dan pada P2 sebesar 4,37% dari P0; kapasitas lapang pada P1 sebesar 11,055% dan pada P2 sebesar 11,155% dari P0; dan titik layu pada P1 sebesar 2,055% dan pada P2 sebesar 7,55% dari P0.
TANGGAP LAJU PERTUMBUHAN RELATIF DAN LAJU ASIMILASI BERSIH TANAMAN PADI PADA PENGATURAN KADAR AIR TANAH YANG BERBEDA DENGAN PEMBERIAN MIKORIZA Mahmudi Mahmudi; Iwan Sasli; Tris Haris Ramadhan
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.2090

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji peran mikoriza dalam meningkatkan laju pertumbuhan relatif dan laju asimilasi bersih tanaman padi pada berbagai kadar air tanah yang berbeda. Percobaan dilakukan di dalam green house dan bertempat di Kabupaten Mempawah Kalimantan  Barat dari bulan Februari-Mei 2022. Percobaan disusun menggunakan rancangan petak terbagi (splitplot), petak utama adalah perlakuan mikoriza dengan 2 taraf (tanpa mikoriza dan menggunakan mikoriza) serta anak petak adalah pengaturan ketersediaan kadar air tanah dengan 3 taraf (60%, 80%, dan 100%), setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengaplikasian mikoriza pada kadar air tanah 60%, 80%, dan 100% berperan dalam mempengaruhi laju pertumbuhan relatif dan laju asimilasi bersih tanaman padi. Selanjutnya penerapan mikoriza pada kadar air tanah hingga 60% tersedia mampu meningkatkan laju pertumbuhan relatif dan laju asimilasi bersih tanaman padi yang sama baiknya dengan kadar air tanah 100% tersedia, sedangkan pada tanaman padi tanpa mikoriza dan kadar air tanah 60% dan 80% diperoleh nilai laju pertumbuhan relatif dan laju asimilasi bersih yang sangat rendah. 
PERENCANAAN MODEL BISNIS GREENHOUSE DI KABUPATEN ACEH TENGAH MENGGUNAKAN METODE BUSINESS MODEL CANVAS Rusdi Faizin; Dedy Darmansyah; Yeti Darnila
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2187

Abstract

Business model canvas(BMC) mampu mendeskripsikan keadaan suatu perusaahaan kedalam sembilan bagian melalui analisis model bisnis. Tujuan penerapan BMC adalah untuk menentukan yang terbaik dalam perencanaan usaha greenhouse, bila diaplikasikan pada usaha greenhouse di Kabupaten Aceh Tengah. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode teknik sampling purposive, sedangkan analisis datanya menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemetaan model bisnis yang akan dijalankan oleh usaha greenhouse di Kabupaten Aceh Tengah menempatkan petani kopi sebagai segmen konsumennya. Proposisi nilai yang ditawarkan adalah produk tidak kehujanan, bisa menjemur 24 jam, meminimalisir gangguan hama, kualitas produk lebih baik, perubahan suhu bertahap. Saluran pemasaran yang digunakan adalah pemasaran langsung, sosial media, dan aplikasi. Hubungan pengusaha greenhose dengan pelanggannya adalah dengan edukasi manfaan greenhouse, sms berkala, sosial media dan layanan konsultasi. Aliran pendapatannya adalah dari penjualan jasa langsung dan agensi. Sumberdaya utamanya adalah tenaga kerja, telepon, dan sosial media. Aktivitas kuncinya adalah penjemuran, transportasi, bongkar muat, dan pengemasan. Mitra utamanya adalah supplier plastik UV, ekspedisi, investor dan UMKM. Struktur biayanya adalah gaji pekerja, transportasi, biaya perawatan dan biaya konstruksi greenhouse.
PENGARUH DOSIS SOLID PADA LAPISAN TANAH YANG BERBEDA SEBAGAI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI PRE NURSERY Jaka Pratama; Sri Manu Rohmiyati; Ety Rosa Setyawati
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) di pre nursery terhadap penggunaan lapisan tanah yang berbeda sebagai media tanam dengan penambahan solid telah dilakukan di PT. Ivo mas Tunggal, unit Sam–Sam Estate, Desa Bekalar, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, provinsi Riau pada bulan Desember 2021 hingga Maret 2022. Penelitian dilakukan menggunakan metode dengan rancangan faktorial terdiri dari 2 faktor disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (Completely Randomized Design). Faktor I adalah tanah regosol pada kedalaman lapisan tanah 0–20 cm, 20–40 cm, dan 40–60 cm. Faktor II adalah pemberian solid (% volume) dosis 0% (kontrol), 10%, 20%, dan 30% volume. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan sidik ragam pada jenjang nyata 5 %. Perlakuan  yang berpengaruh nyata diuji lanjut dengan uji Duncan (DMRT) pada jenjang nyata 5 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara dosis solid dan kedalaman lapisan tanah terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery, Pemberian solid memberikan pengaruh  lebih baik dibandingkan dengan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Pemberian solid dosis 20 % sudah memberikan pengaruh baik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery, Lapisan tanah kedalaman 40 - 60 cm masih memberikan pengaruh yang  baik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery, kecuali panjang akar terpanjang pada kedalaman lapisan tanah 20 cm.
KESUKSESAN WIRAUSAHAWAN MUDA DI SETIA FARM, PURWOREJO Choirul Anwar
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 3 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i3.2248

Abstract

Salah satu anak muda yang berhasil membangun usaha atau bisnis adalah Setyo Hermawan (23 tahun) pendiri Setia Farm di Purworejo, Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses kewirausahaan yang dilakukan Setia Farm serta faktor pendukung dan penghambat dalam mengelola kewirausahaan di Setia Farm. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain penelitian one-shot atau cross-sectional. Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa Proses Kewirausahaan Setia Farm memiliki rasa tanggung jawab terhadap usaha yang dijalankan yang sejalan dengan usaha peternakan sapi. Faktor pendukung secara internal adalah pelayanan yang relatif baik kepada konsumen. Faktor pendukung dari luar adalah bisa bergaul dan diterima di tengah-tengah kerabat. Faktor penghambat secara internal adalah kurangnya pengendalian diri dengan mengutamakan keinginan untuk mencapai hal yang tertinggi tanpa melihat dampak negatifnya. Faktor penghambat secara internal adalah kurangnya pengendalian diri dengan mengutamakan keinginan untuk mencapai hal yang tertinggi tanpa melihat dampak negatifnya.
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH PADA TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) DI DUSUN MONTONG DESA SILUMAJANG KEC. NA IX-X KAB. LABUHANBATU UTARA Nur Rizki Andriani Pardosi; Novilda Elizabeth Mustamu; Khairul Rizal; Siti Hartati Yusida Saragih
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 2 (2022): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i2.1951

Abstract

Penelitian ini bertujuan unutuk dapat mengetahui beberapa sifat kimia tanah di desa Silumajang dusun Montong kecamatan NA IX-X kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari 2022 sampai dengan Februari 2022. Pengambilan sample tanah dari 4 titik sampel pada kedalaman 0-20 cm berjarak 100 meter di lahan dengan menggunakan metode random pada titik yang sudah ditentukan, sampel tanah kemudian dianalisis di laboratorium. Data yang dikumpulkan untuk mengetahui sifat kimia tanah yaitu yaitu pH tanah, N-Kjehldahl, P-Tersedia (Metode Bray II), K-Total, Kation-kation Basa Dapat Ditukar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pH tanah (sangat masam), N-Kjehldahl (tergolong rendah), P-Tersedia (Metode Bray II) (sangat masam), K-Total (tergolong tinggi), Kation-kation Basa Dapat Ditukar (Ca dan Mg) (sangat rendah).

Page 45 of 139 | Total Record : 1386