cover
Contact Name
Dwi Ardiyanti
Contact Email
dwi.ardiyanti@unida.gontor.ac.id
Phone
+6282268004949
Journal Mail Official
jurnalmediasi@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/mediasi/about/contact
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Mediasi: Journal of International Relations
Aim and Scope Mediasi is a journal published by the University of Darussalam Gontor with its focus and scope related to International Affairs such as: Islamic Contemporary Issues International Relations Studies Diplomacy Islamic Diplomacy Political Economics International Law International Security Foreign Policy
Articles 122 Documents
CHINA’S MARKETING STRATEGY IN THE TRADE WAR ERA: CASE STUDY - EXPANSION OF XIAOMI INC. TO INDONESIA Ganang Adikarya Muhammad, Dini Septyana muhammad
Mediasi: Journal of International Relations Vol. 2 No. 1 (2019): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v2i1.3193

Abstract

AbstractThis study discuss how China's and Xiaomi's strategy to achieve its interests in a trade war. This study analyzes how effective China's strategies to exploite the opportunity for ACFTA in Indonesia use the library method based on existing data it includes the concepts of economic liberalization and MNCs. To tackle the trade war, maximum attention and strategy are needed. Therefore, the Chinese government made an economic cooperation agreement on the ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) with the countries in the ASEAN region. With certain strategies carried out by the Chinese government and Xiaomi, China can win a trade war with the United States and become the highest economy in the world.Keywords: Trade war, China, Xiaomi, ACFTA, Foreign direct investment
Hifdzu nafs dan hifdzu ard : Analisis Upaya UEFA (Union of European Football Associations) Dalam Menanggulangi Kasus Rasisme di Sepakbola Eropa 2016-2018 Azraf Aldeo Yasin
Mediasi: Journal of International Relations Vol. 2 No. 2 (2019): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v2i2.5732

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui upaya dari UEFA dalam penganan rasisme di tahun 2016-2019. Berikutnya adalah untuk mengetahui kebijakan UEFA dalam aktivitas sepakbola Eropa.dan yang terakhir adalah untuk mengetahui pengaruh dari kebijakan UEFA dalam penanganan kasus rasisme tersebut. Sepakbola merupakan olahraga yang di gemari hampir seluruh penduduk didunia. Hal itu tidak dapat di pungkiri dengan banyaknya media elektronik yang memberitakan pertandingan tersebut terlebih lagi di Eropa. Di Eropa sepakbola di atur oleh organisasi bernama Union of Ueropean Football Associations atau biasa disebut UEFA. Dalam pertandingan sepakbola ada tindakan rasisme. Rasisme disepakbola merupakan hal yang tidak terpuji dalam penelitian ini yang berjudul “upaya UEFA dalam penanganan rasisme di sepakbola eropa di era Aleksander Caferin tahun 2016-2018” dengan rumusan masalah bagaimana upaya UEFA dalam penangan kasus rasisme disepakbola eropa tahun 2018-2019. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah organisasi internasional, rasisme dan maqashid syari’ah. Dalam penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dimana data yang didapat melalui media elektronik, jurnal dan juga buku yang sesuai dengan penelitian ini. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa upaya dilakukan dalam penanganan kasus rasisme dilakukan oleh UEFA dengan menggunakan media, staff, pelatih dan suporter adapun klub sepakbola dan juga organisasi di bawah naungan UEFA juga turut menangani kasus rasisme. Selain itu, revisi dari UEFA DISCIPLINARY REGULATION guna memperbaiki pasal sebelumnya yang masih kurang dalam menangani kasus raisme. Hukuman berupa larangan bermain, pengosongan stadion, denda hingga pengurangan poin dilakukan agar dapat menangania kasus rasisme tersebut. Upaya ini menunjukan bahwa kuatnya upaya yang dilakukan oleh UEFA yang mana diharapkan dapat menanggulangi kasus rasisme disepakbola Eropa.
PERBANDINGAN STRATEGI KEBIJAKAN EKSPOR KOPI INDONESIA DAN VIETNAM DI PASAR EROPA TAHUN 2012-2019 Choirinnisa Navisatus Shalechah
Mediasi: Journal of International Relations Vol. 2 No. 2 (2019): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v2i2.5734

Abstract

bahan makanan, minuman dan berbagai macam obat kesehatan. Dalam satu dekade ini kopi sudah menjadi bagiam dari gaya hidup masyarakat dunia dan menjadi favorit di berbagai kalangan masyarakat. Kopi dibudidayakan lebih dari di-50 negara, diantaranya adalah Indonesia dan Vietnam ynag mengekspor lebih dari 1 juta ton/tahun. Pasar kopi potensial dan dinamis adalah pasar Eropa, yang merupakan negara dengan tingkat konsumsi kopi tertinggi dunia dan populer dengan budaya minum kopinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Metode analisis yang digunakan adalah studi Komparatif dengan Metode analisis Porter Diamond Theory dan Analisis SWOT (Strenght, Weakness, Oppourtunity, Threat).  Hasil analisis dari komparasi daya saing ekspor kopi Indonesia dan Vietnam ke pasar Eropa menunjukkan bahwa, kedua negara memiliki keunggulan kompetitif pada produk kopi diatas rata-rata pasar kopi dunia. Hasil analisis dari Porter Diamond Theory menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keunggulan pada faktor keragaman kopi khas daerah Indonesia dengan daya saing tinggi dan faktor kondisi terkait sumber daya alam, sehingga Indonesia populer dengan sabuk kopi “The Coffee Belt”. Kelemahan Indonesia terletak pada faktor kondisi terkait SDM, IPTEK serta ketersediaan infrastruktur. Adapun kopi Vietnam memiliki keunggulan pada faktor produksi yang melimpah dengan harga yang rendah dan keagresifan Vietnam dalam mencari pasar Internasional. Kelemahan Vietnam terletak pada faktor kondisi IPTEK, SDA dan SDM, Varietas kopi yang monotonic, ketersediaan infratsruktur dan banyak kesenjangan antar petani. Kata Kunci : Kopi, Indonesia, Vietnam, Daya Saing, Porter Diamond Theory, Pasar Eropa.
PENURUNAN FOREIGN DIRECT INVESTMENT DI VENEZUELA TAHUN 2015-2017 Miavania Sitompul
Mediasi: Journal of International Relations Vol. 2 No. 2 (2019): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v2i2.5735

Abstract

Amerika Latin merupakan salah satu tujuan utama Foreign Direct Investment global. Negara yang termasuk dalam kawasan ini yaitu Argentina, Bolivia, Brazil, Chili, Ekuador, Kolombia, Meksiko, Peru dan Venezuela. Sejak awal abad 90an Foreign Direct Investment sudah memasuki pasar Amerika Latin dan sering kali mengalami perubahan yang fluktuatif. Pasar Foreign Direct Investment Amerika Latin didominasi oleh Amerika Serikat. Menjadi kawasan yang didominasi oleh ideologi sosialis, salah satu negara di Amerika Latin, Venezuela berusaha melepaskan cengkeraman kapitalisme Amerika Serikat dari hegemoni kawasan. Venezuela kemudian menerapkan suatu kebijakan untuk mencapai tujuannya dengan merangkul negara-negara tetangganya di kawasan. Sejak tahun 2014 hingga 2017 Foreign Direct Investment di Amerika Latin mengalami penurunan yang signifikan dan berdampak pada sosial ekonomi, politik serta pembangunan kawasan, salah satunya Venezuela. Penelitian ini mengkaji penyebab penurunan Foreign Direct Investment di Venezuela tahun 2015-2017 dan dampaknya pada kawasan regional. Penelitian ini menggunakan konsep Nasionalisasi dan Foreign Direct Investment untuk membangun perspektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data dari dokumen-dokumen, buku, arsip, jurnal, skripsi serta thesis. Hasil dari penelitian ini adalah penurunan Foreign Direct Investment di Venezuela disebabkan karena kebijakan nasionalisasi perusahaan asing yang diterapkan pemerintah Venezuela. Penurunan Foreign Direct Investment berdampak pada bidang ekonomi, sosial, politik dan pembangunan di Venezuela tahun 2015-2017.Kata-Kata Kunci: Amerika Latin, Venezuela, Foreign Direct Investment, Nasionalisasi, Multinational Corporation.
TANTANGAN PEMERINTAH KOLOMBIA DALAM MENANGANI KRISIS PENGUNGSI DARI VENEZUELA ERA PRESIDEN IVAN DUQUE MARQUEZ Aulia Anggraini
Mediasi: Journal of International Relations Vol. 2 No. 2 (2019): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v2i2.5736

Abstract

Kehadiran pencari suaka dan pengungsi merupakan fenomena sosial dalam hubungan internasional, yang memberikan dampak segnifikan terhadap kebijakan suatu negara. Kolombia telah menampung pengungsi dari Venezuela sejak tahun 2014 dengan memberikan perlindungan dan hak dasar para pengungsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apa saja tantangan pemerintah Kolombia dalam menangani krisis pengungsi dari Venesuela pada era Presiden Ivan Duque Marquez. Peneliti menggunakan konsep Kebutuhan masa yang dikemukakan Simon Fisher mengenai teori penyebab konflik dan teori Rational-Choice untuk membangun argumentasi dan prespektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dari dokumen resmi, jurnal, skripsi, thesis, buku, dan situs website terpercaya. Dengan menganalisa studi kasus ini maka peneliti menyimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua aspek tantangan yang dihadapi pemerintah Kolombia dalam menangani krisis pengungsi dari Venezuela yaitu aspek sosial dan politik. Tantangan social yang dihadapi pemerintah Kololmbia dalam menangani krisis pengungsi dari Venezuela berasal dari aspek eksternal, yang bermula dari ketidak mampuan presiden Venezuela Nicolas Maduro Moros dalam memenuhi kebutuhan kebutuhan fisik, mental dan sosial warga negaranya, mengakibatkan warga Venezuela mengungsi ke Kolombia untuk meminta perlindungan. Sedangkan tantangan politik yang dihadapi pemerintah Kolombia dalam menangani krisis pengungsi Venezuela adalah pemutusan hubungan diplomatic oleh presiden Venezuela Nicolas Maduro Moros secara sepihak. Kebijakan ini di ambil Nicolas Maduro karena melihat banyaknya pembelotan dari rakyat Venezuela dan pemerintah Kolombia dianggap sebagai mediator Amerika Serikat untuk mengkudeta dirinya dari jabatan Persiden. Islam telah membahas mengenai kualifikasi sifat pemimpin, seorang pemimpin harus bersifat adil sebagai penguasa terhadap rakyat dalam bidang apapun. Terlebih seorang pemimpin harus melindungi hak asasi warga negaranya, serta tidak membeda-bedakan antara satu dengan yang lain di dalam pelaksanaan hukum dan peradilan. Kata kunci: Pengungsi Venezuela, Kolombia, Ivan Duque Marquez
SKEMA COUNTER DETERRENCE NUKLIR SEBAGAI INSTRUMEN KEAMANAN MILITER RUSIA TERHADAP EKSPANSI NATO DI EROPA TIMUR Jihan Rachmadani Utami
Mediasi: Journal of International Relations Vol. 2 No. 2 (2019): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v2i2.5737

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji tentang analisis Skema Counter Deterrence nuklir sebagai instrumen keamanan militer Rusia terhadap ancaman ekspansi NATO di Eropa Timur. Kebijakan Counter Deterrence dicetuskan sebagai respon atas tindakan agresif Rusia akan penyebaran dominasi NATO yang semakin meluas di kawasan Eropa Timur. Yang mana, hal tersebut mempersempit pergerakan Rusia dalam mencapai kepentingannya berupa pembentukan Hegemoni di antara negara negara eks Uni Soviet. Penelitian ini bertujuan memahami dan menganalisa Skema Counter Deterrence Rusia sebagai intrumen protektor keamanan militer terhadap ekspansi NATO. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran Reciprocity dan Balance of Theat terutama dalam menganalisis Skema Counter Deterrence dalam melawan agresi eksternal. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dilengkapi dengan penulisan deskriptif analitis yang bersumber dari data sekunder berupa buku buku, jurnal, skripsi, dokument, web site resmi negara dan internet. Teknik analisa  data diambil dari metode Miles M.B dan Huberman M dengan melakukan kegiatan pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan sebagaimana permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik yang terjadi antara Rusia dan NATO menyebabkan ketidakstabilan pada kondisi kawasan Eropa Timur sehingga membuat negara negara tersebut dilema dalam memutuskan kebijakan bagi kepentingan nasionalnya. Skema Counter Deterrence menjadi instrumen keamanan Rusia yang cukup mempengaruhi pergerakan ekspansi NATO di Eropa Timur. Hal ini terbukti dengan kualitas militer NATO yang tidak mampu menyaingi Rusia dilihat dari kemampuan militer dan proliferasi nuklir. Counter Deterrence memperkokoh posisi Rusia di dinamika politik internasional karena, walaupun ekspansi NATO telah menyebar di wilayah Eropa kondisi geografis membuat negara negara tersebut masih bergantung pada sumber potensial Rusia. Keyword : Skema Counter Deterrence, Balance Of Power, Reciprocity, Ekspansi NATO, Power,  Instrumen keamanan. 
The Role of United Nations High Commisioner for Refugees (Unhcr) in Handling Cases of Afghanistan Refugees During the Covid-19 Pandemic in Indonesia Alamsyah, Jahhid Fitrah; Harahap, Ali Musa
Mediasi Journal of International Relations Vol. 6 No. 1 (2023): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v6i1.10267

Abstract

This research aims to analyze the impact of the COVID-19 pandemic on Afghan refugees in Indonesia and the role played by the United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) in meeting their needs. The COVID-19 pandemic has had a significant impact on international refugees. Many countries are restricting the movement of people and tightening screening for those entering, making it difficult for refugees to get protection and assistance. Refugees also often have limited access to health and safety services, exacerbating an already difficult situation. International refugee organizations such as UNHCR work to help refugees through these situations, for example by facilitating access to health services and providing financial assistance. However, limited resources and changing regulations complicate these efforts. This research aims to find out the role of UNHCR in handling Afghan refugees during the COVID-19 pandemic in Indonesia as well as indicative data in strengthening the facts about the role of UNHCR Indonesia. This research uses qualitative data collection methods such as in-depth interviews and focus group discussions to gather information from Afghan refugees and relevant stakeholders. This research also uses the perspective of Human Rights, Individual Security, and the concept of International Organization. Broadly speaking, the result of this research is to provide an explanation of the role provided by UNHCR in the form of protection, advocating for the provision of health facilities, providing educational facilities and providing temporary shelter. The findings of this study contribute to a better understanding of the role provided by UNHCR to refugees during the COVID-19 pandemic and the effectiveness of UNHCR's response in meeting their needs.
The Role Of African Risk Capacity In Mitigating The Food Crisis Due To Climate Change In Mali In 2021-2022 Wicaksono, Adhitya Sandy; Candra, Rudi
Mediasi Journal of International Relations Vol. 6 No. 1 (2023): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v6i1.10135

Abstract

This study aims to explain the role of the African Risk Capacity (ARC) organization in tackling the food crisis due to climate change in Mali in 2021-2022. This study used a descriptive qualitative method, with the research object describing the role of the ARC organization in tackling the food crisis due to disasters related to climate change in the country of Mali and using a literature study as a data collection technique. From this study, the authors found that ARC climate risk insurance has an impact on reducing hunger and poverty in Mali by 2021 by providing financial support for emergency response and disaster risk reduction initiatives. ARC also assists with disaster management program planning and participates in carrying out supervision when the program is implemented. ARC's efforts have proven to help ease the burden on local governments in responding to climate hazards and reduce the impact of climate-related disasters on the most vulnerable populations and gradually increase their welfare.
The Role of The Tanoto Foundation as an Philanthropic International Organization in Supporting the improvement of Quality Education in Indonesia Nidham, Dhayfullah Ilyasa; Septyana Rahayu, Dini
Mediasi Journal of International Relations Vol. 6 No. 1 (2023): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v6i1.10228

Abstract

Education is one essential aspect of human life that is endless. The quality of human resources can be seen from a person's education. Of course, quality education can increase future generations competitiveness and that has the potential for the progress of a nation. To achieve SDGs Quality Education, the role of various sectors is needed, one of which is a philanthropic organization. In this study, the author took the research object of the Tanoto Foundation as an international philanthropic organization that plays a role in supporting the achievement of SDGs Quality Education in Indonesia. As members of Indonesian Philanthropy, they are engaged in education which supports improving of the quality of education in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative method to explain the role of the Tanoto Foundation as an international philanthropic organization in improving the quality of education in Indonesia by using two concepts, namely the concept of philanthropy and the concept of Sustainable Development Goals ( SDGs). By using deductive reasoning which is from general things to specific things. This research aims to explain, in achieving the targets of the SDGs, the need for roles from all sides, not only from the government. As for data collection techniques, the authors use literature review techniques , scientific journals , books, documentation, magazines, internet media, reports and observations. Based on the results of this study the Tanoto Foundation, with its three main programs, namely: SIGAP, PINTAR and TELADAN play a role in improving the quality of education in Indonesia by referring to the targets and indicators from the fourth point regarding Quality Education in Indonesia.
The Indonesia and Cambodia Cooperation in Accelerating Tourism Recovery Post Pandemic Anwar, Miftahul; Candra, Rudi
Mediasi Journal of International Relations Vol. 6 No. 1 (2023): Mediasi Journal of International Relations
Publisher : UNIDA GONTOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/mediasi.v6i1.10230

Abstract

The COVID-19 pandemic has significant impact on the global tourism industry, including in Indonesia and Cambodia. To accelerate the recovery of the tourism industry, these two countries have cooperated in various aspects, such as improving health protocols, joint tourism promotion, and infrastructure development. This research aims to analyze the cooperation between Indonesia and Cambodia in accelerating post-pandemic tourism recovery. This research uses qualitative research methods and the concepts of international cooperation and nation branding. Data were collected through literature studies, as well as government and tourism practitioner websites from both countries. The results showed that cooperation between Indonesia and Cambodia in accelerating post-pandemic tourism recovery has been done through various initiatives. Related to improving the health protocols, both countries have exchanged information and experiences as well as cooperation in terms of joint tourism promotion. Both countries have promoted their tourism through their social media and promotional videos furthermore the two countries have also cooperated in infrastructure development, such as the construction of airports and ports. Indonesia and Cambodia can strengthen cooperation in tourism by increasing the exchange of information and experiences and promoting their tourist destinations. The concept of nation branding can be used to strengthen the tourism branding of both countries worldwide and increase tourist attraction. This research has practical implications for developing the tourism industry in Indonesia and Cambodia, as well as making theoretical contributions related to international cooperation in tourism and the concept of nation branding.

Page 10 of 13 | Total Record : 122