cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 557 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA SITUS ASTANA GEDE KAWALI OLEH DINAS PARIWISATA KABUPATEN CIAMIS Dewi Silvia
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v6i3.2809

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya implementasi kebijakan tentang pengembangan Destinasi Wisata Situs Astana Gede Kawali oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis. Hal ini dikarenakan masih kurangnya sarana dan parasarana penunjang pengembangan wisata, kurangnya persamaan persepsi diantara implementor serta masih kurangnya hubungan koordinasi dengan instansi-instansi terkait. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: 1)  Bagaimanaimplementasi kebijakan tentang pengembangan Destinasi Wisata Situs Astana Gede Kawali oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis ? 2) Bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi dalam implementasi kebijakan tentang pengembangan Destinasi Wisata situs Astana Gede Kawali yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis ? 3) Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis guna mengatasi hambatan-hambatan dalam implementasi kebijakan tentang pengembangan Destinasi Wisata Situs Astana Gede Kawali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Informan penelitian ini sebanyak 6 orang informan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan (observasi, wawancara, dan dokumentasi). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : implementasi kebijakan tentang pengembangan Destinasi Wisata Situs Astana Gede Kawali oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis belum dapat dilaksanakan dengan optimal. Hal ini dapat dilihat berdasarkan pendapat informan yang menyatakan lebih dari setengah indikator kerja yang diajukan oleh peneliti belum berjalan dengan baik. Adanya hambatan-hambatan yang dirasakan seperti kesibukan masing-masing instansi dengan program kebijakannya, keterbatasan pemahaman masyarakat dalam  sosialisasi, SDM belum cekatan, keterbatasan jumlah serta kompetensi pegawai, kurang kuatnya will pimpinan, keterbatasan anggaran, terdapatnya egosentris diantara para pelaksana kebijakan, belum adanya regulasi insentif untuk non PNS, sulit mengaplikasikan tugas sesuai SOP ke masyarakat, adanya perbedaan kepentingan, belum ada tata kelola SDM yang sesuai dengan bidangnya. Adapun upaya-upaya yang telah dilakukan seperti sharing dengan instansi-instansi terkait, melakukan sosialisasi, memperkuat komunikasi, mengadakan rekruitmen dan pembinaan pegawai, melakukan koordinasai, kerjasama dalam program instansi lain, membuat skala prioritas, menginput kebutuhan pegawai, memberikan informasi yang jelas ke masyarakat, menjalankan tugas sesuai dengan Undang-undang, mengajukan tata kelola SDM ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah). 
KINERJA PETUGAS PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA CIOMAS KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS Rita Agustina
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3100

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya respon petugas pelayanan dari keluhan masyarakat yang hendak melakukan pembayaran pajak secara mandiri, tidak adanya keseriusan petugas atau kolektor dalam menangani penagihan kepada wajib pajak, masih lemahnya petugas dalam melakukan proses penginputan data wajib pajak seperti kesalaham dalam penerbitan nama, dan ketidakpastian upah yang diterima oleh petugas pengumut pajak.Desain/jenis penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini yakni dengan mempergunakan analisis deskriptif. Penelitian ini hanya terdiri dari satu variabel, maka untuk keperluan pembahasan digunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Koletor Pajak, dan 2 orang wajib pajak. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa: Kinerja petugas dalam pelaksanaan pemungutan pajak bumi dan bangunan di Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis belum dilaksanakan secara efektif dimana  masih terdapat petugas pemungut pajak yang belum dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal, belum jelasnya jadwal pemungutan pajak bumi dan bangunan yang dilakukan oleh petugas pajak, petugas pajak serring menunda dalam penyebaran SPPT, kurangnya sosialisasi yang dilakukan petugas pajak terkait pemutahiran data dan kepemilikan tanah, petugas pajak tidak melaporkan bangunan baru yang dimiliki wajib pajak, kurangnya pengetahuan mengenai pajak dari pihak wajib pajak maupun petugas pajak, belum terdapatnya peraturan untuk melakukan pemutahiran data, belum jelasnya jadwal pemungutan pajak bumi dan bangunan yang dilakukan oleh petugas pajak, petugas pajak serring menunda dalam penyebaran SPPT, kurangnya sosialisasi yang dilakukan petugas pajak terkait pemutahiran data dan kepemilikan tanah, petugas pajak tidak melaporkan bangunan baru yang dimiliki wajib pajak, kurangnya pengetahuan mengenai pajak dari pihak wajib pajak maupun petugas pajak, belum terdapatnya peraturan untuk melakukan pemutahiran data. Kata Kunci : Kinerja, Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan
PENGELOLAAN KEARSIPAN BERBASIS ELEKTRONIK DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN CIAMIS Dika Adhitya Nugraha
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.604 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3089

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya jumlah operator pada bidang kearsipan. Kurangnya pengarahan dan pelatihan bagi pegawai sehingga terbatasnya pengetahuan dan keterampilan pegawai terutama dibidang IT, kekosongan dibidang jaringan tidak mempunyai ahli IT dalam menunjang pengelolaan kearsipan elektronik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengelolaan arsip berbasis elektronik di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Ciamis. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam peneltian ini yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan/analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa: Pengelolaan kearsipan berbasis elektronik di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis secara umum telah dilakukan, namun belum berjalan maksimal. Hal ini terlihat dari empat dimensi yang dijadikan alat ukur penelitian yang kurang maksimal. Hambatan-hambatan dalam pengelolaan kearsipan berbasis elektronik yaitu sumber daya pegawai yang masih terbatas kemampuannya, jumlah sumber daya pegawai yang terbatas, kurangnya pelatihan maupun pengarahan dalam pelaksanaan kearsipan elektronik, dan kurangnya penilaian yang dilakukan dalam pengelolaan kearsipan elektronik. Upaya-upaya mengatasi hambatan-hambatan dalam pengelolaan arsip berbasis elektronik yaitu dalam mengatasi kemampuan sumber daya pegawai dengan pengoptimalan perihal bimbingan teknis, dalam kekurangan pegawai dengan melakukan pengajuan penambahan pegawai kepada bagian kepegawaian BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), kurangnya pelatihan maupun pengarahan dalam pelaksanaan kearsipan elektronik diatasi dengan mempelajari tata kelola arsip elektronik, dan kurangnya penilaian dilakukan dengan pelaporan dalam pengelolaan kearsipan berbasis elektronik. Kata Kunci : Pengelolaan, Kearsipan Elektronik
PENGARUH PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KEPALA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS PENDIDIKANKECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS Nina Martina
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2017): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v4i4.889

Abstract

Abstrak Penelitian yang penulis lakukan berawal dari adanya masalah bahwa produktivitas kerja pegawai masih rendah, diantaranya yaitu : 1) Tidak ada kemauan pegawai untuk meningkatkan hasil pekerjaan secara maksimal; 2) Lemahnya kemampuan pegawai dalam meningkatkan hasil mutu pekerjaan; 3) Adanya penurunan semangat dan kreatifitas kerja pegawai. Berdasarkan masalah tersebut maka penulis merumuskan permasalahan: 1) Bagaimana pelaksanaan pengambilan Keputusan oleh Kepala di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis ? 2) Bagaimana produktivitas kerja pegawai di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis ? 3) Bagaimana pengaruh pengambilan keputusan oleh Kepala terhadap produktivitas kerja pegawai di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis ?   Untuk menjawab permasalahan tersebut maka penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Populasi penelitian adalah Guru, Pegawai dan Staf di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan di Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis sebanyak 578 orang dengan sampel sebanyak 85 orang dan teknik sampling menggunakan random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif, sedangkan untuk menentukan hubungan dengan menggunakan rumus korelasi product moment dan mencari pengaruh dengan menggunakan koefisien determinasi.    Berdasarkan hasil pembahasan yang telah penulis lakukan pada bab sebelumnya, maka dapat penulis simpulkan hal-hal sebagai berikut : 1) Pengambilan keputusan oleh Kepala di diperoleh rata-rata skor sebesar 243, yang termasuk pada kategori cukup baik, apabila dipersentasekan diperoleh hasil sebesar 57,23 %. 2) Produktivitas kerja pegawai diperoleh rata-rata skor sebesar 217, yang termasuk pada kategori rendah, apabila dipersentasekan diperoleh hasil sebesar 51,08 %. 3) Terdapat hubungan antara pengambilan keputusan oleh Kepala dengan produktivitas kerja pegawai dengan koefisien korelasi yang ditemukan adalah sebesar 0,703 yang termasuk dalam kategori kuat dan nilai koefisien determinasi sebesar 49,42 %, artinya 49,42 % produktivitas kerja pegawai dipengaruhi oleh pelaksanaan pengambilan keputusan oleh Kepala sedangkan sisanya sebesar 50,58 % merupakan faktor lain yang tidak terdeteksi seperti kepemimpinan dan budaya organisasi, yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja pegawai. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui koefisien korelasi 0,703 itu positif. Dengan demikian hipotesis yang penulis ajukan yang berbunyi terdapat pengaruh positif antara pengambilan keputusan oleh Kepala terhadap produktivitas kerja pegawai di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, terbukti. Kata Kunci : Produktivitas Kerja Pegawai, Pengambilan Keputusan
KUALITAS PELAYANAN RSUD CIAMIS (STUDI PADA PASIEN RAWAT INAP PENGGUNA BPJS) Mita Apriani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.249 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i3.2812

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya sikap diskriminatif atau membeda-bedakan dari petugas, sarana pelayanan di RSUD Ciamis masih kurang, jaminan ketepatan waktu dalam pelayanan tidak sesuai. Dalam penyusunan penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Narasumber atau informan yang dipilih untuk menjadi sumber data primer sebanyak 6 (enam) orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data (data display) dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Kualitas Pelayanan RSUD Ciamis (Studi Pada Pasien Rawat Inap Pengguna BPJS) secara umum belum sepenuhnya optimal. Hambatan-hambatan yang dihadapi berupa karakter petugas yang berbeda-beda, anggaran yang tidak mencukupi untuk memenuhi semua kebutuhan pelayanan, adanya kerusakan fasilitas yang membutuhkan waktu perbaikan, terlalu banyaknya pasien atau masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan. Upaya-upaya dalam mengatasi hambatan-hambatan yaitu petugas diberi arahan supaya dapat melayani masyarakat dengan baik, mengadakan rapat koordinasi mengenai sarana prasarana yang kurang dan meminjam fasilitas alat medis ke ruangan lain yang tidak dipakai apabila alat diruangan tersebut rusak, menambah layanan-layanan baru dan menambah sumber daya manusia serta menambah fasilitas agar dapat melayani masyarakat dengan baik sesuai tepat waktu.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG Rachma Waty Fazry
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.648 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3104

Abstract

Peneliti tertarik untuk meneliti mengenai implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang, disebabkan karena implementasi kebijakan pangan yang belum dilaksanakan secara optimal Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang belum optimal dan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penentu berhasil atau tidaknya proses implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang ini. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan teknik non probability sampling, menggunakan teknik wawancara. Hasil dari penelitian yang dilakukan, menghasilkan kesimpulan bahwa belum optimalnya implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang ditentukan oleh faktor komunikasi, sumberdaya, disposisi/sikap pelaksana dan struktur birokrasi. Hal ini dilihat dari: sosialisasi tentang ketahanan pangan kepada masyarakat masih belum optimal, sumberdaya manusia dan sarana kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang cukup memadai, namun anggaran dapat dikatakan belum memadai karena masih banyak sosialisasi yang belum terimplementasikan, sikap penyuluh dalam mengerjakan tugasnya tidak bersifat berkesinambungan, belum memiliki Unit Pelaksana Teknis sehingga penyuluh kebingungan akan siapa yang harus melakukan dan apa yang menjadi dasarnya menjadi tidak jelas. Maka atas temuan penelitian di atas, Dinas Ketahanan Pangan harus mempunyai Unit Pelaksana teknis agar penyuluh mempunyai tanggung jawabterhadap sosialisasi yang tidak bersifat berkesinambungan, karena penyuluh menganggap memiliki kewenangan atas tanggung jawab untuk melaksanakan program-program terkait sesuai dengan SOP atas pekerjaannya. Sehingga implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang bisa berjalan secara optimal.Kata Kunci: Implementasi Kebijakan
PENGEMBANGAN POTENSI OBYEK WISATA RELIGI SEDA SUCI OLEH PEMERINTAH DESA PAMOKOLAN KECAMATAN CIHAURBEUTI KABUPATEN CIAMIS Elga Setya Galuh
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.706 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i3.2802

Abstract

Penelitian yang dilakukan pada Obyek Wisata Religi Seda Suci Desa Pamokolan Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis ini berawal dari adanya masalah, bahwa kurangnya pemasaran dan promosi obyek wisata religi seda suci sehingga obyek wisata ini masih sepi pengunjung, sarana prasarana terbilang masih kurang yakni kondisi jalan masuk masih rusak dan belum mendapatkan perbaikan, fasilitas wisata masih kurang, dan kurangnya petugas di lokasi obyek wisata religi seda suci, sedangkan diperlukan untuk perawatan, keamanan dan keselamatan pengunjung. Dalam Penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi dan wawancara. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari 2 orang perangkat Desa Pamokolan, 1 Kuncen Seda Suci, 1 Kepala Dusun Kersamenak, dan 1 Pengurus Karang Taruna Kersamenak. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa 1) Pengembangan Potensi obyek wisata religi Seda Suci oleh Pemerintah Desa Pamokolan Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis pada umumnya telah dilaksanakan, namun masih terdapat beberapa indikator belum sesuai dalam pelaksanaannya seperti atraksi dan aktivitas wisata, fasilitas wisata, dan program pendidikan dan pelatihan kepariwisataan bagi masyarakat sekitar obyek wisata religi Seda Suci untuk meningkatkan kualitas pelayanan. 2) Hambatan-hambatan yang dihadapi pemerintah Desa dan pengelola mengenai pengembangan obyek wisata religi Seda Suci diantaranya adalah terbatasnya anggaran yang ada, masih kurangnya sarana prasarana, kurangnya fasilitas wisata, dan kualitas kepariwisataan sumber daya manusia yang rendah. 3) Upaya-upaya yang dilakukan untuk menghadapi hambatan-hambatannya adalah dengan mengusahakan dana bantuan dari pemerintah Kabupaten, memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia, melakukan kegiatan study banding untuk meningkatkan kualitas pelayanan, dan setiap tahun program pengembangan dimasukan kedalam APBDes.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBINAAN KARANG TARUNA DI DESA NASOL KECAMATAN CIKONENG Neng Yeyet
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3096

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya Peran Pemerintah Desa dalam PembinaanKarang Taruna di Desa Nasol Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis.Adapun masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pemerintah Desa kurang memberikan pelatihan yang berkaitan dengan teknologi informasi kepada organisasi Karang Taruna dalam hal pengurusan administrasi,  Masih rendahnya tingkat partisipasi anggota dalam kegiatan Karang Taruna, Kurangnya kebersamaan antar sesama anggota Karang Taruna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Peran Pemerintah Desa dalam Pembinaan Karang Taruna di Desa Nasol Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis telah dilakukan meski belum optimal. Hal ini dikarenakan masih terdapat beberapa indikator yang dalam pelaksanaanya belum berjalan dengan baik dan lancar,  Terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi Pemerintah Desa dalam Pembinaan Karang Taruna seperti sulitnya untuk bertukar pikiran karena sering terjadinya perdebatan Pemerintah Desa dan Karang Taruna mengenai keinginan yang berbeda. Selain itu juga bantuan dana yang diberikan Pemerintah Desa belum maksimal dikarenakan terbatasnya bantuan dana yang diberikan, Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam Pembinaan Karang Taruna dengan cara memberikan arahan, serta memberikan penjelasan mengenai tujuan yang hendak dicapai atau bimbingan kepada para pemuda untuk merumuskan suatu visi dan misi dan juga memberikan kesempatan secara mandiri untuk mampu mengelola keuangan Karang Taruna seperti dengan mengajukan berbagai permohonan bantuan dana untuk kegiatan yang akan dilaksanakan. Kata Kunci: Pembinaan, Karang Taruna
IMPLEMENTASI PROGRAM PENINGKATAN GIZI BAYI DAN BALITA OLEH BIDAN POS KESEHATAN DESA (POSKESDES) DI DESA KIARAPAYUNG KECAMATAN RANCAH KABUPATEN CIAMIS Sri Hernawati
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.362 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i3.2819

Abstract

Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa implementasi program peningkatan gizi bayi dan balita oleh Bidan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Desa Kiarapayung Kecamatan Rancah Kabapaten Ciamis belum optimal. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka implementasi program peningkatan gizi bayi dan balita menjadi rumusan masalahnya adalah : 1) Bagaimana implementasi program peningkatan gizi bayi dan balita oleh Bidan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Desa Kiarapayung Kecamatan Rancah Kabapaten Ciamis?; 2) hambatan-hambatan yang dihadapi dalam implementasi program peningkatan gizi bayi dan balita oleh Bidan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Desa Kiarapayung Kecamatan Rancah Kabapaten Ciamis?; 3) Upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam implementasi program peningkatan gizi bayi dan balita oleh Bidan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Desa Kiarapayung Kecamatan Rancah Kabapaten Ciamis?.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Informan sebanyak 5 orang yang terdiri dari 1 orang Bidan Poskesdes, 2 orang Kader Posyandu, 2 orang Masyarakat. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara) dan dokumentasi. Penulis menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui pengolahan data hasil wawancara dan observasi untuk ditarik kesimpulan sehingga dapat menjawab permasalahan dalam penelitian.Berdasarkan hasil penelitian bahwa : 1) implementas program peningkatan gizi bayi dan balita oleh Bidan Poskesdes belum sesuai dengan Pendapat Edward III (Agustino, 2017:136). Begitupula berdasarkan observasi yang dilaksanakan diketahui bahwa ketidaksesuaian tersebut terlihat dari komunikasi yang masih kurang efektif, kurangnya sumber daya manusia, sikap pelaksana belum optimal, dan struktur birokrasi yang masih belum baik menjadi salah satu penyebab kurang optimalnya pelaksanaan program peningkatan gizi bayi dan balita. 2) Adanya hambatan-hambatan dalam implementasi program peningkatan gizi seperti bidan belum melaksanakan tugas dan fungsinya secara bertanggungjawab, keterbatasan sumber daya manusia yang ada, selain itu kurangnya anggaran yang disediakan. 3) Adanya upaya-upaya dalam mengatasi hambatan-hambatan dalam implementasi program peningkatan gizi bayi dan balita, bidan melakukan kerjasama dengan kader posyandu, bidan juga sering melakukan pendekatan kepada masyarakat pada saat ada kegiatan posyandu, dan bidan melakukan pelatihan terlebih dahulu dengan kader posyandu sebelum pelaksanaan program gizi bayi dan balita.
KOMPETENSI PEGAWAI TATA USAHA DALAM MENINGKATKAN TERTIB ADMINISTRASI DI SMPN 2 PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Taofik Hidayat
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.01 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i3.2808

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang berkaitan dengan masih kurangnya tertib adminitrasi di sekolah yang diduga disebabkan oleh kompetensi pegawai tata usaha yang belum optimal. Berdasarkan latar belakang penelitian di atas, maka peneliti mencoba mengemukakan rumusan masalah sebagai berikut:   1) Bagaimana kompetensi pegawai tata usaha dalam meningkatkan tertib administrasi?; 2) Bagaimana hambatan-hambatan terkait kompetensi pegawai tata usaha dalam meningkatkan tertib administrasi  ?; 3) Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan terkait kompetensi pegawai tata usaha dalam meningkatkan tertib administrasi ?.Dalam penelitian ini penulis memakai metode deskriptif dengan cara menggambarkan keadaan objek penelitian. Informan dalam penelitian ini sebanyak 12 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan dengan cara observasi, dan wawancara. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian maka penulis menyimpulkan sebagai berikut :  1) Kompetensi Pegawai Tata Usaha dalam Meningkatkan Tertib Administrasi masih kurang baik jika disesuaikan dengan dimensi kompetensi yang harus dimiliki oleh semua individu menurut Moeheriono, (2009:15). Yang antara lain seperti masih kurangnya keteampilan pegawai dalam menyelesaikan setiap target waktu dalam menyelesikan setiap pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan sehingga masih adanya ketidaksesuaian dengan pedoman kerja yang telah diberikan. Begitupula dengan hasil observasi penulis diketahui bahwa kompetensi yang dimiliki oleh Pegawai Tata Usaha dalam Meningkatkan Tertib Administrasi masih kurang sehingga masih belum menunjang proses penyelesaian pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan hal ini terlihat dari masih adanya pegawai yang kesulitan dalam menyelesaikan administrasi sekolah. 2) Hambatan-hambatan kompetensi Pegawai Tata Usaha dalam Meningkatkan Tertib Administrasi masih kurang baik antara lain seperti pegawai kurang memperhatikan pengarahan yang diberikan serta kedisiplinan pegawai yang masih kurang sehingga pekerjaan yang diberikan tidak dapat diselesaikan oleh pegawai tata usaha. 3) Upaya-upaya dalam mengatasi hambatan-hambatan kompetensi Pegawai Tata Usaha dalam Meningkatkan tertib administrasi  yang antara lain seperti melaksanakan pegarahan dan bimbingan teknis bagi semua pegawai serta meningkatkan kedisiplinan pegawai dalam bekerja, memberikan penjelasan kepada pegawai terkait dengan pedoman kerja yang diberikan sehingga dapat dijadikan sebagai panduan dalam bekerja.