cover
Contact Name
Priyanto
Contact Email
priyanto@unja.ac.id
Phone
+6285266113072
Journal Mail Official
dikbastra@unja.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Mattaher No.16, Ps. Jambi, Kota Jambi, Jambi 36123
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
DIKBASTRA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 26211424     DOI : https://doi.org/10.22437/dikbastra
Core Subject : Education,
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is published by Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is registered with E-ISSN: 2621-1424. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is published 2 (two) times a year in March and November, contains articles/articles of thought and research written by experts, scientists, practitioners, and reviewers/reviewers on research results, conceptual ideas, studies and application of theory, literature reviews, and book reviews in the fields of language and literature teaching, language, and literature.
Articles 78 Documents
Fonologi Bahasa Melayu Jambi Desa Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura Kota Jambi Wulandari, Ratna
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2022): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v5i2.26040

Abstract

Penelitian mengkaji bentuk fonologi dari Bahasa Melayu Jambi pada masyarakat di salah satu desa yang ada di Provinsi Jambi yakni Desa Penyengat Rendah. Bentuk fonologi yang diteliti antara lain bunyi, bentuk dan distribusi fonem Bahasa Melayu Jambi pada masyarakat Penyengat Rendah. Penelitian ini dilakukan karena banyaknya perbedaan Bahasa Melayu Jambi di setiap daerahnya sehingga menarik untuk diteliti dan disebarluaskan sebagai pengetahuan. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Bunyi-bunyi fonem yang didapat antara lain bunyi vokoid, bunyi diftong dan bunyi kontoid. Setelah mengetahui perbedaan bunyi pada setiap kata dalam Bahasa Melayu Jambi di Desa Penyengat Rendah, sehingga tidak ada lagi salah ucap dalam berbahasa.
Penerapan Prinsip Kerja Sama Pada Tuturan Penjual dan Pembeli di Pasar Simpang Bata Kota Jambi Zani, Yulia
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2022): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v5i2.26289

Abstract

Dalam ilmu pragmatik, prinsip kerja sama merupakan salah satu aspek penting guna menjalin komunikasi yang efektif dan efisien. Dalam prinsip kerja sama terdapat 4 maksim yang harus dipatuhi yaitu, maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara atau pelaksanaan. Prinsip kerja sama bertujuan agar pembicaraan dapat terjalin dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan penutur dan mitra tutur Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan terjadi pematuhan prinsip kerja sama antara penjual dan pembeli di Pasar Simpang Bata Kota Jambi. Dengan adanya prinsip kerja sama diharapkan kedua belah pihak dapat menyampaikan pesan atau informasi secara jelas dan benar untuk menghindari kesalahpahaman.
Analisis Prinsip Kerja Sama Pada Konten Youtube Najwa Shihab Episode Investigasi Jejak Batu Bara di Pencemaran Udara Jakarta Monica, Juwita Serli
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2022): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v5i2.26363

Abstract

Artikel ini dibuat untuk menganalisis prinsip kerja sama yang terdapat dalam kanal Youtube Najwa Shihab episode Investigasi Jejak Batu Bara di Pencemaran Udara Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Grice berpendapat bahwa dalam sebuah peristiwa tutur terdapat 4 maksim yaitu : maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim pelaksanaan, dan maksim relevansi. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode simak dan catat. Hasil telah ditemukan beberapa maksim dalam percakapan yakni maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan.
Nilai-nilai sosial pada cerita rakyat asal mula Jambi Tulo dan Jambi Kecik Muzaqi, Aidul; Priyanto, Priyanto; Wibowo, Imam Suwardi
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i1.27030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai Soial dalam cerita rakyat Asal Mula Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja nilai-nilai sosial pada cerita rakyat Asal Mula Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah buku kumpulan Cerita Rakyat Jambi, Karya Larlen, Liza Septa Wilyanti, Sopia Wulandari tentang “ Asal Mula Nama Jambi Tulo dan Jambi Kecik. Data dalam penelitian ini didapat dari uraian, kalimat, kutipan dialog. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik pustaka. Terdapat tiga nilai sosial dalam hasil penelitian ini yaitu: 1) nilai kasih sayang, 2) tanggung jawab, dan 3) keserasian hidup.
Meningkatkan keterampilan berbicara di depan kelas melalui penerapan model pembelajaran kepala bernomor pada siswa kelas 7 SMP Darni, Darni; Budiono, Herman; Kuntarto, Eko
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i1.10114

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana peningkatkan kualitas hasil pembelajaran keterampilan berbicara siswa di depan kelas  (menceritakan teks fantasi) siswa kelas VII SMP dengan  penerapan model pembelajaran kepala bernomor. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) secara mixed methods. PTK dilaksanakan sebanyak tiga siklus. Data dikumpulkan melalui metode observasi, kuesioner, wawancara, dan tes. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung nilai prestasi siswa dalam tes mempresentasikan dan menceritakan kembali teks yang sudah dibaca. Data kualitatif digunakan untuk analisis proses tindakan, hasil peningkatan kualitas berbicara,  yang terbangun sebelum dan setelah penerapan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebelum penerapan tindakan nilai rerata kelas siswa sebesar 50 dalam predikat kurang (K), pada siklus satu terjadi peningkatan nilai rerata siswa secara klasikal yaitu 55 dengan predikat Cukup (C), pada siklus dua nilai keterampilan berbicara siswa masih pada predikat cukup (C) tetapi terjadi peningkatan dari rata-rata 55 menjadi 67,5. Pada siklus tiga terjadi peningkatan secara siknifikan yaitu nilai perolehan siswa 72 dengan predikat baik (B). Faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan berbicara siswa adalah seringnya latihan, motivasi yang diberikan kepada siswa dan penumbuhan rasa percaya diri terhadap siswa serta penerapan model pembelajaran kepala bernomor. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kepala bernomor dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa seperti terjadinya keaktifan siswa secara menyeluruh ketika proses pembelajaran dan terjadinya peningkatan nilai siswa setelah diadakannya latihan.   The purpose of the study was to determine how to improve the quality of learning outcomes of students' speaking skills in front of the class (telling fantasy text) of VII grade students of SMP N 5 Muaro Jambi Regency by applying the numbered head learning model. This research is a mixed methods classroom action research (PTK). The PTK was carried out in three cycles. Data were collected through observation, questionnaires, interviews, and tests. Quantitative data were analyzed by calculating students' achievement scores in the presentation and retelling tests. Qualitative data was used to analyze the process of action, the results of improving the quality of speaking, which was awakened before and after the implementation of the action. The results showed that (1) before the implementation of the action, the students' class average score was 50 in the predicate of less (K), in cycle one there was an increase in the class average score of 55 with the predicate of sufficient (C), in cycle two the value of students' speaking skills was still in the predicate of sufficient (C) but there was an increase from the average of 55 to 67.5. In cycle three, there was a significant increase, namely the student's acquisition value of 72 with a good predicate (B). Factors that influence the improvement of student speaking are frequent practice, motivation given to students and the cultivation of self-confidence in students as well as the application of the numbered head learning model. It can be concluded that the numbered head learning model can improve students' speaking skills such as the occurrence of overall student activeness during the learning process and the increase in student grades after training.  
Pemanfaatan media gambar dalam pembelajaran teks fabel fiswa kelas VII SMP Intan, Ratna; Haryadi, Haryadi; Setyaningsih, Nas Haryati
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i1.17866

Abstract

Media pembelajaran berperan penting dalam proses pembelajaran sampai pada tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran. Dalam memilih media pembelajaran, guru perlu memperhatikan dengan saksama terkait kesesuaian dan ketepatan terhadap materi yang akan diajarkan. Media gambar menjadi salah satu pilihan alternatif untuk dijadikan media pembelajaran materi teks fabel kelas VII. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media gambar dalam pembelajaran teks fabel dan tingkat ketercapaian pembelajaran dengan pemanfaatan media gambar di kelas VII B SMP N 2 Batang. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi terhadap subjek penelitian sebagai sumber data primer dan studi kepustakaan dari telaah berbagai literatur. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model mengalir (flow model of analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan pemanfaatan media gambar, yakni mampu dijadikan sebagai alat peraga yang sesuai dengan tujuan pembelajaran pada materi fabel, berperan sebagai bagian yang menyatukan pembelajaran, mempertajam isi dari teks fabel, dan membuat siswa lebih antusias dalam memhami teks fabel. Hasil penelitian terkait tingkat ketercapaian pembelajaran menunjukkan presentase sebesar 84,3% yang mengartikan bahwa mayoritas siswa telah mampu memahami materi pembelajaran melalui adanya pemanfaatan media gambar.
Penggunaan model Think Pair Share dalam pembelajaran fabel di SMP Wini, Lusia Oktri; Kamaruddin, Kamaruddin; Ukhti, Ana
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i1.31609

Abstract

Penelitian bertujuan ini untuk memaparkan pengimplementasian model think pair share dalam pembelajaran fabel. Penelitian ini berupa penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian diambil dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil tes menulis teks fabel siswa dianalisis berdasarkan unsur intrinsik fabel. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menganalisis unsur fabel peserta didik kelas VII B SMP Muhammadiyan 1 Kota Jambi cukup sebelum penggunaan dan baik sekali setelah penggunaan model think pair share, didapatkan nilai rata-rata siswal kelas VIIl B SMP Muhammadiyahl 1 Kotal Jambi dalaml menganalisis unsurl intrinsik denganl penerapan modell think pairl sharel adalah 86 (Baik sekali) dan tidak menerapkan adalah 70 (Cukup).   This research aims to explain the implementation of the think pair share model in fable learning. This research is a descriptive qualitative research. The research data were taken by means of observation, interviews, documentation, and tests. The test results of writing student fable texts were analyzed based on the intrinsic elements of fables. The results showed that the ability to analyze the elements of fables of students in class VII B SMP Muhammadiyan 1 Jambi City was sufficient before use and very good after the use of the think pair share model, obtained the average value of students in class VIIl B SMP Muhammadiyahl 1 Kotal Jambi in analyzing intrinsic elements with the application of the think pairl sharel model is 86 (Very good) and not applying is 70 (Fair).
Penggunaan artificial intelligence dalam pembelajaran bahasa Indonesia Apriliani, Dini
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v7i1.33262

Abstract

Studi ini berfokus pada eksplorasi dampak dari implementasi Kecerdasan Buatan (AI) dalam konteks pendidikan Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini berusaha untuk menggambarkan pengaruh AI dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Sumber utama informasi yang digunakan dalam studi ini mencakup literatur, jurnal ilmiah, dan berita online yang relevan dengan topik penelitian. Proses pengumpulan data melibatkan pembacaan, penelaahan, dan pencatatan dari berbagai sumber literatur, jurnal ilmiah, dan berita online yang relevan dengan topik penelitian. Informasi ini kemudian disaring dan disusun dalam kerangka teoritis untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi AI dalam pendidikan Bahasa Indonesia memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran. Meskipun demikian, terdapat juga beberapa aspek negatif yang terkait dengan penggunaan AI dalam proses pembelajaran. Namun, dalam jangka panjang, AI dapat menjadi alat yang sangat berharga dalam mendukung pendidikan Bahasa Indonesia, asalkan digunakan dengan bijak dan diintegrasikan dengan baik ke dalam sistem pembelajaran.   This study focuses on exploring the impact of Artificial Intelligence (AI) implementation in the context of Indonesian language education. Using a qualitative descriptive approach, this study seeks to describe the influence of AI in the Indonesian language learning process. The main sources of information used in this study include literature, scientific journals, and online news relevant to the research topic. The data collection process involved reading, reviewing, and recording from various literature sources, scientific journals, and online news relevant to the research topic. This information was then distilled and organized in a theoretical framework to draw conclusions. The results show that the implementation of AI in Indonesian language education has the potential to improve the efficiency and effectiveness of the learning process. Nevertheless, there are also some negative aspects associated with the use of AI in the learning process. However, in the long run, AI can be an invaluable tool in supporting Indonesian language education, provided it is used wisely and integrated well into the learning system.
Analisis tindak tutur ilokusi pada tradisi Parno di Hamparan Rawang Kerinci Andesti, Wika Tri
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i2.33529

Abstract

Tradisi lisan merupakan bagian tak terpisahkan dari warisan nenek moyang yang diwariskan secara turun temurun dalam  masyarakat di Kabupaten Kerinci, terutama di Kecamatan Hamparan Rawang, terdapat tradisi adat pernikahan yang memperlihatkan keberadaan parno adat, sebuah bentuk tuturan lisan yang khas. Parno adat ini tidak hanya merupakan bagian dari upacara adat, tetapi juga berkaitan erat dengan sastra tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tindak tutur ilokusi dalam parno adat Kerinci, dengan fokus pada tiga jenis tindak tutur: asertif, direktif, dan ekspresif. Metode penelitian yang digunakan melibatkan analisis teks parno adat dan melihat video YouTube. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyampaikan informasi dan memberitahukan, sementara tindak tutur direktif berisi perintah, permohonan, pertanyaan, dan saran. Selain itu, terdapat juga tindak tutur ekspresif yang mencakup ungkapan perasaan seperti terima kasih dan kritik. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai nilai-nilai budaya dan tradisi lisan masyarakat Kerinci, serta menggarisbawahi peran penting parno adat dalam membentuk karakter dan identitas masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan baru terkait tradisi lisan dan tindak tutur ilokusi, tetapi juga memperkuat kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya untuk generasi mendatang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkaya pemahaman tentang kekayaan budaya lokal dan memotivasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkaya pemahaman tentang kekayaan budaya lokal dan memotivasi upaya pelestarian tradisi lisan di masyarakat.   Oral tradition is an inseparable part of the ancestral heritage passed down from generation to generation in the communities of Kerinci Regency, especially in Hamparan Rawang Subdistrict, where the traditional wedding tradition shows the existence of parno adat, a distinctive form of oral speech. Parno adat is not only a part of traditional ceremonies, but is also closely related to traditional literature. This study aims to reveal the illocutionary speech acts in Kerinci's parno adat, focusing on three types of speech acts: assertive, directive, and expressive. The research method used involved analyzing the text of the traditional parno and viewing YouTube videos. Assertive speech acts are used to convey information and inform, while directive speech acts contain commands, requests, questions, and suggestions. In addition, there are also expressive speech acts that include expressions of feelings such as thanks and criticism. This research provides a deeper understanding of the cultural values and oral traditions of the Kerinci community, and underscores the important role of parno adat in shaping community character and identity. Thus, this research not only provides new insights into oral traditions and illocutionary speech acts, but also strengthens awareness of the importance of preserving cultural heritage for future generations. The results of this study are expected to make a positive contribution in enriching the understanding of local cultural wealth and motivating. The results of this study are expected to make a positive contribution in enriching the understanding of local cultural wealth and motivating efforts to preserve oral traditions in the community.
Analisis teknik persuasif pada spanduk iklan di Jambi Wahyuni, Suci Sri
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i2.33532

Abstract

Mengiklankan barang atau jasa menggunakan spanduk dianggap efektif karena dapat membantu mempromosikan barang atau jasa yang sedang ditawarkan. Spanduk hendaknya dikemas dengan teknik persuasif agar manarik. Namun nyatanya, masih terdapat beberapa iklan spanduk di Jambi yang belum menggunakan teknik persuasif, hal ini disebabkan karena kurangnya ilmu pengetahuan akan hal itu. Oleh karena itu, hal ini penting untuk diteliti dengan harapan dapat mengedukasi masyarakat khususnya para pedagang atau pun pelaku usaha tentang pentingnya iklan yang menarik. Maka dari itu, diperlukan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang atau pelaku usaha. Metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan memperbaiki spanduk yang ada menjadi lebih baik lagi dengan memperhatikan teknik-teknik persuasif. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dokumentasi, yakni iklan spanduk di Jambi yang dikumpulkan dalam bentuk foto. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan cara melihat, mengamati, memahami, dan menganalisis iklan spanduk di Jambi untuk melihat keterkaitan data dengan permalasahan yang sedang diteliti. Hasil dari penelitian ini terlihat bahwa terdapat beberapa spanduk yang telah menggunakan teknik persuasif di dalamnya, namun masih terdapat beberapa spanduk yang sama sekali belum menggunakan teknik persuasif. Advertising goods or services using banners is considered effective because it can help promote the goods or services being offered. Banners should be packaged with persuasive techniques to make them attractive. But in fact, there are still some banner advertisements in Jambi that have not used persuasive techniques, this is due to a lack of knowledge about it. Therefore, this is important to study in the hope of educating the public, especially traders or business people about the importance of attractive advertising. Therefore, a solution is needed to improve the welfare of traders or business people. The method that can be used to solve this problem is to improve the existing banners to be even better by paying attention to persuasive techniques. The type of approach used in this research is a qualitative approach that produces descriptive documentation data, namely banner advertisements in Jambi which are collected in the form of photographs. The data analysis technique in this study was carried out by looking at, observing, understanding, and analyzing banner advertisements in Jambi to see the relationship between the data and the problem being studied. The results of this study show that there are some banners that have used persuasive techniques in them, but there are still some banners that have not used persuasive techniques at all.