cover
Contact Name
Priyanto
Contact Email
priyanto@unja.ac.id
Phone
+6285266113072
Journal Mail Official
dikbastra@unja.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Mattaher No.16, Ps. Jambi, Kota Jambi, Jambi 36123
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
DIKBASTRA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 26211424     DOI : https://doi.org/10.22437/dikbastra
Core Subject : Education,
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is published by Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is registered with E-ISSN: 2621-1424. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is published 2 (two) times a year in March and November, contains articles/articles of thought and research written by experts, scientists, practitioners, and reviewers/reviewers on research results, conceptual ideas, studies and application of theory, literature reviews, and book reviews in the fields of language and literature teaching, language, and literature.
Articles 78 Documents
Analisis makna konotasi dan denotasi pada lirik lagu “Ada Gajah Dibalik Batu” karya band Wali Sari, Indri Kurnia
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i2.33541

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis makna konotasi dan denotasi pada lirik lagu "Ada Gajah Dibalik Batu" karya Wali. Latar belakang penelitian ini adalah bahwa lagu-lagu memiliki makna yang kompleks dan berhubungan dengan budaya dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu memahami makna lagu dengan lebih mendalam serta untuk meningkatkan apresiasi terhadap karya musik dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang musik . Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif dengan pendekatan struktural untuk menganalisis makna konotasi dan denotasi pada lirik lagu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lagu "Ada Gajah Dibalik Batu" memiliki makna yang terkait dengan peribahasa Indonesia "Ada Udang di Balik Batu", yang memiliki makna bahwa jika ada sesuatu yang tersembunyi di balik apa yang tampak, maka ada niat atau tujuan yang tidak jelas . Kesimpulan penelitian ini adalah analisis bahwa makna konotasi dan denotasi pada lirik lagu “Ada Gajah Dibalik Batu” dapat membantu memahami makna lagu dengan lebih mendalam dan meningkatkan apresiasi terhadap karya musik dan budaya Indonesia.   This research discusses the analysis of the meaning of connotations and denotations in the lyrics of the song "Ada Gajah Dibalik Batu" by Wali. The background of this research is that the songs have complex meanings and relate to culture and society. The purpose of this research is to help understand the meaning of the song more deeply as well as to increase the appreciation of musical works and provide a better understanding of music. The research method used is qualitative descriptive with a structural approach to analyze the meaning of connotations and denotations in song lyrics. The results of this study show that the song "Ada Gajah Dibalik Batu" has a meaning related to the Indonesian proverb "Ada Udang Dibalik Batu", which means that if there is something hidden behind what appears, then there is an unclear intention or purpose. The conclusion of this research is an analysis that the meaning of the connotation and denotation in the lyrics of the song "Ada Gajah Behind Batu" can help understand the meaning of the song more deeply and increase appreciation for Indonesian music and culture works.
Tindak tutur ekspresif pada kolom komentar YouTube film dokumenter Dirty Vote Hedrianti, Kasmi
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v7i1.33551

Abstract

Penelitian ini tentang tindak tutur ekspresif dengan tinjauan pragmatik yang berfokus pada kolom komentar Film Dokumenter Dirty Vote. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan maksud tindak tutur ekpresif yang muncul dalam kolom komentar pada Film Dokumenter Dirty Vote.  Penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskripsi kualitatif. Teknik penggumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu simak, dan teknik catat, data yang dikumpulkan berupa kata, ungkapan dan kalimat komentar pada akun YouTube Dirty Vote. Data yang diperoleh yaitu dengan mengamati tindak tutur ekspresif pada kolom komentar YouTube Dirty Vote. Metode penelitian yang digunakan mencakup analisis isi untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan komentar-komentar yang mengambarkan tindak tutur ekspresif. Hasil penelitian bentuk atau wujud tindak tutur ekspresif komentar pada akun YouTube Dirty Vote pada penelitian ini menghasilkan 32 data tuturan yang mengandung tindak tutur ekspresif. Terdapat 10 bentuk atau wujud tindak tutur ekspresif terima kasih, terdapat 6 bentuk tuturan ekspresif menilai, terdapat 7 bentuk tuturan ekspresif memuji, terdapat 6 bentuk tuturan ekspresif mengkritik, dan terakhir terdapat 3 bentuk tuturan ekspresif menyalahkan. Kesimpulan penelitian ini adalah tuturan yang paling banyak digunakan oleh penutur dalam kolom komentar akun YouTube Dirty Vote adalah fungsi tuturan ekspresif terima kasih. Hal tersebut karena banyak masyarakat yang merasa film dokumenter tersebut menambah wawasan dan sangat edukatif & informatif. This research is about expressive speech acts with a pragmatic review that focuses on the comment section of the Dirty Vote Documentary Film. The purpose of this research is to know and describe the meaning of expressive speech acts that appear in the comment section of the Dirty Vote Documentary Film.  The research used is a type of qualitative description research. The data collection techniques used in this research are listening, and note-taking techniques, the data collected are words, expressions and sentences of comments on the Dirty Vote YouTube account. The data obtained is by observing expressive speech acts in the Dirty Vote YouTube comment section. The research method used includes content analysis to identify and categorize comments that describe expressive speech acts. The results of the research on the form or form of expressive speech acts of comments on the Dirty Vote YouTube account in this study produced 32 speech data containing expressive speech acts. There are 10 forms or forms of expressive speech acts of thanks, there are 6 forms of expressive speech acts of assessing, there are 7 forms of expressive speech acts of praising, there are 6 forms of expressive speech acts of criticizing, and finally there are 3 forms of expressive speech acts of blaming. The conclusion of this research is that the most used speech by speakers in the Dirty Vote YouTube account comment column is the expressive speech function of gratitude. This is because many people feel that the documentary adds insight and is very educative & informative.
Analisis Makna Konotatif dalam Lagu Perfect Karya Ed Sheeran: Kajian Semiotik Situmeang, Hizkia Mustika Ida
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2020): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v3i1.34070

Abstract

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis makna konotatif dalam lagu perfect karya Ed Sheeran melalui pendekatan semiotik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu lagu perfect karya Ed Sheeran. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah teknik simak catat. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan cara menerjemahkan terlebih dahulu ke dalam Bahasa Indonesia kemudian menghimpun dan menganalisis makna setiap kalimat yang terdapat pada bait lirik lagu perfect karya Ed sheeran dengan menggunakan pendekatan semiotic. Dalam analisis ini, lagu perfect dilihat sebagai sebuah bahasa simbolik komunikatif yang mencerminkan realita sosial. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan berbagai tanda dan simbol yang dimanifestasikan melalui lirik, melodi, dan penampilan Ed Sheeran sendiri. Makna konotatif lagu ini mengungkapkan tentang romantisme, kebahagiaan, dan keintiman dalam hubungan percintaan, serta citra dan ide dari kehidupan sehari-hari. Melalui analisis semiotik, penulis membantu pembaca untuk lebih memahami makna konotatif yang tersembunyi dalam lagu perfect karya Ed Sheeran.
Analisis kesalahan berbahasa pada kolom komentar media sosial TikTok tataran fonologi Wasniah, Wasniah
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i2.34096

Abstract

Bahasa merupakan suatu sistem komunikasi yang digunakan oleh manusia. Berbagai kesalahan berbahasa yang sudah dianggap biasa saja ditemukan dalam pegguunaan bahasa sehari-hari khususnya bahasa tulis di media sosial. Hal ini dapat mempengaruhi pola pikir seseorang sehingga terbiasa menulis suatu kata yang tidak sesuai dengan kaidah semestinya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk melihat sebanyak apa oknum-oknum yang menyebarkan dan menggunakan bahasa tidak sesuai kaidah. Selanjutnya, sebagai bentuk kesadaran agar tidak terus-menerus melakukan kesalahan berbahasa yang sama. Metode penelitiann yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, data yang digunakan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Data tersebut didapat dalam ruang percakapan dikolom komentar yang ada pada unggahan konten di media sosial tiktok. Hasil menunjukkan bahwa masih tergolong banyak oknum yang melakukan kesalahan berbahasa pada tataran fonologi dengan disengaja hanya karena unsur keindahan dan mengikuti tren perkembangan zaman.
Dampak Bahasa Gaul terhadap Kualitas Bahasa Indonesia Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pratama, Mursalim Isnu
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2020): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v3i1.34099

Abstract

Bahasa gaul adalah dialek yang bahasa Indonesia nonformal yang digunakan oleh komunitas, Mahasisiwa merupakan kalangan remaja yang dimana sering mengunakan Bahasa gaul, hal ini menyebabkan mahasiswa kesulitan berbahasa formal dan secara langsung mahasisiwa memengaruhi karakter berbahasa indonesia. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah : 1.Mengetahui sejauh mana Bahasa gaul mempegaruhi Bahasa Indonesia di kalangan mahasisiwa PBSI . 2.Untuk mendeskripsikan hasil kuesioner dan mengetahui dampak pengaruh bahasa gaul pada mahasisiwa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi langsung. Responden dilakukan oleh 37 mahasiswa/i PBSI Universitas Jambi. Hasil Penelitaian Menunjukakkan bahwa : 1. Bahasa gaul sudah biasa digunkan oleh mahasisiwa. 2. Bahasa gaul sudah digunakan sebagai Bahasa sehari hari. 3.penggunaan Bahasa gaul jarang di gunakan di lingkungan kampus. Bahasa gaul akan berpengaruh buruk terhadap penuruanan Bahasa Indonesia karena pengunaan membutuhkan waktu lama untuk menghilangkannya,akan tetapi Bahasa gaul sulit di hilangakan pada kalagan remaja untuk itu perlu dikembangkan lagi pengaruh apa yang meningkatkan penggunaan Bahasa gaul pada kalagan remaja terutama pada mahasiwa/I .
Analisis tindak tutur pada naskah dialog Temanku Sayang Temanku Malang “Ken Kembalilah Seperti Dulu” karya Elsa Pebriyanti Nola, Feni Citra
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i1.34207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur dalam naskah dialog drama "Temanku Sayang Temanku Malang 'Ken Kembalilah Seperti Dulu'" karya Elsa Pebriyanti. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengkategorikan tindak tutur ilokusi yang digunakan oleh karakter dalam naskah, serta memahami fungsi dan implikasinya dalam pengembangan plot dan karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pragmatik dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diambil dari dialog-dialog yang terdapat dalam naskah drama dan dianalisis berdasarkan teori tindak tutur oleh Searle yang meliputi ilokusi asertif, direktif, komisi, ekspresif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi dalam naskah ini berperan penting dalam menyampaikan maksud dan tujuan karakter, mengembangkan konflik dan ketegangan, serta membangun hubungan antar karakter. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyatakan informasi dan pendapat, direktif untuk memberikan perintah dan permintaan, komisi untuk membuat janji dan komitmen, ekspresif untuk mengungkapkan emosi dan sikap, serta deklaratif untuk menghasilkan perubahan status atau situasi. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa penggunaan tindak tutur yang efektif dapat memperkaya dialog, membuat karakter lebih kompleks, dan meningkatkan dinamika plot.   This research aims to analyze the speech acts in the dialogue script of the drama "Temanku Sayang Temanku Malang 'Ken Kembalilah seperti Dulu'" by Elsa Pebriyanti. The main focus of this research is to identify and categorize the illocutionary speech acts used by the characters in the script, as well as to understand their functions and implications in plot and character development. The method used in this research is pragmatic analysis with a descriptive qualitative approach. The data are taken from the dialogues contained in the drama script and analyzed based on Searle's theory of speech acts which include assertive, directive, commission, expressive, and declarative illocution. The results show that illocutionary speech acts in this script play an important role in conveying the intentions and goals of the characters, developing conflict and tension, and building relationships between characters. Assertive speech acts are used to state information and opinions, directive to give orders and requests, commissions to make promises and commitments, expressive to express emotions and attitudes, and declarative to produce changes in status or situation. This research also reveals that the effective use of speech acts can enrich dialog, make characters more complex, and improve plot dynamics.
Kata sapaan kekerabatan bahasa Melayu Jambi dialek Seberang Kota Jambi Bilqis, Syahbila; Nurfadilah, Nurfadilah
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i1.35080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kata sapaan kekerabatan dalam Bahasa Melayu Jambi dialek Seberang Kota Jambi. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini mengungkap berbagai bentuk kata sapaan yang digunakan dalam konteks hubungan darah dan perkawinan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata sapaan kekerabatan dalam dialek ini memiliki variasi yang luas, mencerminkan nilai-nilai budaya dan struktur sosial masyarakat Seberang Kota Jambi. Kata sapaan ini berfungsi untuk menunjukkan rasa hormat, membangun kedekatan, dan mempertegas identitas sosial. This study aims to identify and analyze kinship greetings in Jambi Malay language Seberang dialect of Jambi City. Using a qualitative descriptive method with an ethnographic approach, this study reveals various forms of greeting words used in the context of blood and marriage relations. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The results show that kinship greetings in this dialect have a wide variety, reflecting the cultural values and social structure of the Seberang Kota Jambi community. These greetings function to show respect, build closeness, and emphasize social identity.
Peran berpikir kritis dalam pembelajaran bahasa dan sastra di era Society 5.0 Trinaldi, Adit; Alfakihi, Alfakihi; Amelia, Amelia; Hafizi, M.
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2023): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v6i2.36457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran berpikir kritis terhadap perkembangan teknologi di era society 5.0. Pendekatan penelitian ini ialah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. untuk mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber. Data temuan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan peran berpikir kritis dapat menyelesaikan persoalan kesenjangan digital di era society 5.0, dengan cara memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai digital agar mampu menggunakannya secara bijak. Oleh karena itu pelatihan sangat dibutuhkan agar pemanfaatan digital dapat dilakukan secara maksimal, selanjutnya pemerintah juga memiliki peran penting dalam memfasilitasi masyarakat.
Konstruksi model kooperatif tipe student teams achievement division pada pembelajaran apresiasi cerpen siswa kelas X SMA Trikandi, Sonya; Supriyanto, Teguh; Haryadi, Haryadi
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v7i1.36528

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkonstruksi model kooperatif tipe student team achievement division (STAD) sesuai identidifikasi masalah dan kondisi pembelajaran. Penelitian mengggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskripstif. Peneliti sebagai instrumen penelitian, data diperoleh dari proses pembelajaran dan dokumen pembelajaran, sedangkan sumber data yang peneliti gunakan yaitu sumber data sekunder dari berbagai jurnal, buku, dan media elektronik lainnya, uji validas yang digunakan yaitu triangulasi teori. Hasil penelitian mendeskripsikan kondisi dan permasalahan pembelajaran bawa apresiasi cerpen dilaksanakan hanya menganalisis unsur instrinsik dan ekstrinsik cerpen sehingga tidak sesuai dengan capaian pembelajaran. Dengan adanya konstruksi model kooperatif tipe STAD peserta didik melaksanakan kegiatan secara berkelompok dan diberikan lembar tugas atau kerja berupa tahapan apresiasi yang meliputi aspek emotif kegiatan mengenal permasalahan, kognitif kegiatan memahami unsur, dan evaluative kegiatan menilai dan menghargai cerpen. This study aims to construct of the cooperative learning model, student team achievement division (STAD) type, in the context of short story appreciation teaching, highlighting the identified problems and current learning conditions. The research employs a qualitative method with a descriptive approach. The researcher acts as the research instrument, with data collected through observations of the learning process and analysis of instructional documents. The primary data sources are secondary data obtained from various journals, books, and electronic media. Data validity is tested using theory triangulation. The study's findings reveal that the current condition and issues in short story appreciation teaching focus solely on analyzing intrinsic and extrinsic elements of the stories, which does not fully meet the intended learning outcomes. By construct the STAD cooperative model, students engage in group activities and are provided with worksheets that include stages of appreciation, covering emotive aspects (identifying issues), cognitive aspects (understanding story elements), and evaluative aspects (assessing and valuing short stories).
Integrasi Artificial Intelligence dalam pembelajaran bahasa di SMP Nirwani, Nani; Priyanto, Priyanto
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v7i1.36858

Abstract

Integrasi AI dalam pembelajaran bahasa menawarkan potensi besar untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, mempercepat pemahaman materi, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan interaktif. Namun, meskipun penggunaan AI semakin meluas, pemahaman mendalam mengenai dampaknya terhadap proses pembelajaran bahasa di tingkat SMP masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana AI mempengaruhi pembelajaran bahasa siswa SMP, serta tantangan dan peluang yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman siswa dalam menggunakan AI dalam pembelajaran bahasa, khususnya dalam hal motivasi, keterlibatan, dan pemahaman materi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman siswa dalam penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 siswa SMP, serta observasi partisipatif di kelas yang menggunakan AI sebagai alat bantu pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari pengalaman partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran bahasa secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Fitur-fitur AI seperti umpan balik langsung, latihan interaktif, dan elemen gamifikasi membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa. Siswa merasa lebih termotivasi karena mereka dapat belajar secara mandiri dan mendapatkan umpan balik secara instan. The integration of AI in language learning offers great potential to increase student motivation and engagement, accelerate comprehension of material, and provide a more personalized and interactive learning experience. However, despite the widespread use of AI, there is limited in-depth understanding of its impact on the language learning process at the junior high school level. Therefore, this study was conducted to explore how AI affects junior high school students' language learning, as well as the challenges and opportunities faced in its application. This study aims to understand students' experiences in using AI in language learning, particularly in terms of motivation, engagement, and comprehension of materials. This study used a qualitative approach with phenomenological methods to explore students' experiences in using AI in language learning. Data were collected through in-depth interviews with 10 junior high school students, as well as participatory observation in a classroom that uses AI as a learning tool. The data obtained were analyzed using thematic analysis techniques to identify the main themes that emerged from the participants' experiences. The results showed that the integration of AI in language learning significantly increased student motivation and engagement. AI features such as immediate feedback, interactive exercises, and gamification elements make the learning process more interesting and fun for students. Students feel more motivated as they can learn independently and get instant feedback.