cover
Contact Name
Priyanto
Contact Email
priyanto@unja.ac.id
Phone
+6285266113072
Journal Mail Official
dikbastra@unja.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Mattaher No.16, Ps. Jambi, Kota Jambi, Jambi 36123
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
DIKBASTRA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 26211424     DOI : https://doi.org/10.22437/dikbastra
Core Subject : Education,
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is published by Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is registered with E-ISSN: 2621-1424. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra is published 2 (two) times a year in March and November, contains articles/articles of thought and research written by experts, scientists, practitioners, and reviewers/reviewers on research results, conceptual ideas, studies and application of theory, literature reviews, and book reviews in the fields of language and literature teaching, language, and literature.
Articles 78 Documents
Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Film Imperfect: Karir, Cinta, dan Timbangan Situmorang, Tesalonika
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v7i2.39885

Abstract

Imperfect menjadi film menarik karena mengisahkan tentang perempuan yang dituntut cantik dan sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wacana Sara Mills dalam kecantikan perempuan yang terwakilkan melalui film Imperfect, termasuk substansinya yang berkaitan dengan karier, cinta, sertra kecantikan yang diukur melalui fisik pada perempuan. Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini maka metode penelitian yang akan digunakan adalah metode penelitian deskripsi kualitatif. Metode deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan, menerangkan, dan menjawab secara rinci permasalahan yang akan diteliti. (Sugiono 2016). Perempuan dalam film seringkali digambarkan sebagai perempuan yang terpinggirkan, lemah, tertindas secara fisik dan mental, dan jenis studi film tentang perempuan atau yang biasa disebut feminisme ini telah menarik perhatian publik. Film bertema feminisme karena memiliki nilai jual yang mampu merayu penontonnya untuk mengkonsumsi film tersebut. Karena alasan ini, bebera
Analisis Wacana Kritis dalam Acara Benang Merah Presiden Incar Tikus Berdasi: Deklarasi Perangi Korupsi Ropiah, Ropiah
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v7i2.39903

Abstract

Televisi merupakan media yang menayangkan program acara sebagai sebuah wadah yang strategis, bagi kelompok sosial dan politik untuk tampil dengan berbagai olahan wacana. Ilmu politik menurut J. Barents adalah ilmu yang mempelajari kehidupan suatu negara yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat, ilmu politik mempelajari negara-negaraitu melakukan tugas-tugasnya. Salah satu program acara televisi yaitu Benang Merah di tvOne. Program Benang Merah merupakan program pemberitaan yang selalu membahas mengenai berita-berita terkini. Wacana yang baik harusnya memberikan bayangan yang utuh dan jelas kepada lawan tutur, sehingga tidak menimbulkan banyak persepsi. Dalam kajian analisis wacana, analisis wacana kritis model Van Dijk adalah salah satu model yang memandang bahasa berkaitan dengan kekuasaan, ideologi, serta politik. Berlandaskan hal ini, penting dilakukan analisis wacana kritis model Van Dijk terhadap program acara Benang Merah. Penelitian ini dianalisis dua permasalahan, pertama analisis struktur makro,dan super struktur,. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif, dengan metode observasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian ini adalah secara struktur makro, dan super struktur. Kata kunci: Analisis wacana kritis, Benang merahAbstractTelevision is a medium that broadcasts programs as a strategic forum for social and political groups to present various discourses. olitical science according to J. Barents is a science that studies the life of a country which is part of the life of society, political science studies countries that carry out their duties. One of the television programs is Benang Merah on tvOne. The Benang Merah program is a news program that always discusses the latest news. Good discourse should provide a complete and clear image to the interlocutor, so that it does not give rise to many perceptions. In the study of discourse analysis, Van Dijk's critical discourse analysis model is a model that views language as related to power, ideology and politics. Based on this, it is important to carry out a critical discourse analysis of Van Dijk's model of the Benang Merah program. This research analyzed two problems, first macro structure analysis and super structure analysis. This research uses a qualitative descriptive design, with observation as the data collection method. The results of this research are macro structure and super structure.
Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough terhadap Representasi Bahasa Masyarakat dalam Pemberitaan Geng Motor Utomo, Adella Mutya
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v7i2.40443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi bahasa masyarakat sebagai ungkapan keresahan dan harapan dalam pemberitaan geng motor di Jambi dengan menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana media lokal menggambarkan geng motor melalui bahasa yang mencerminkan kekhawatiran masyarakat sekaligus menyuarakan harapan untuk perubahan, terutama terkait dengan keamanan dan ketertiban sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari teks berita yang diterbitkan oleh media lokal di Kota Jambi dalam periode tertentu, serta wawancara dengan masyarakat yang terlibat dalam wacana tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumen, wawancara, dan observasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga dimensi analisis Norman Fairclough: analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan geng motor di Kota Jambi menampilkan bahasa yang sarat dengan ungkapan keresahan masyarakat, yang tercermin dalam pilihan kata yang negatif seperti "ancaman," "kerusuhan," dan "kejahatan." Namun, dalam beberapa kasus, pemberitaan juga mencerminkan harapan akan solusi melalui penegakan hukum dan peran pemerintah dalam meredakan kekhawatiran tersebut. Analisis praktik diskursif mengungkapkan bagaimana media berperan sebagai agen pembentuk wacana yang berfungsi untuk mengkonstruksi realitas sosial, sementara praktik sosial menunjukkan bahwa pemberitaan ini berhubungan erat dengan persepsi masyarakat yang cemas terhadap meningkatnya kejahatan di kota tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa bahasa yang digunakan dalam pemberitaan geng motor tidak hanya mencerminkan keresahan masyarakat, tetapi juga mengandung harapan untuk perbaikan dan penanganan masalah sosial tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika bahasa media sebagai refleksi dari kepentingan sosial dan ideologi yang mendasarinya, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam mengkonsumsi berita dan memahami representasi sosial yang dibangun oleh media.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Berita Menggunakan Pendekatan Saintifik Siswa Kelas XI SMA Negeri 6 Batanghari Bambang, Siti Enik Mukhoiyaroh
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis berita dengan menggunakan pendekatan saintifik kelas XI SMA Negeri 6 Batanghari. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pendekatan saintifik dalam penelitian ini diterapkan melalui lima tahapan utama, yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan. Data dikumpulkan melalui tes menulis berita, observasi, dan wawancara, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 yang berjumlah 32 orang pada tahun ajaran 2023/2024. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai rata-rata siswa pada prasiklus kurang dari batas KKM yang ditetapkan, yaitu sebesar 75%. Nilai rata-rata pra siklus 65,3 pada siklus I mencapai 72, masih belum mencapai batas ketuntasan minimal yang ditentukan. Pada siklus II mencapai 85,83, sudah mencapai batas ketuntasan yang ditentukan. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis berita dengan menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas XI IPS 2 SMAN 6 Batanghari. Kata kunci : Kemampuan menulis, berita, pendekatan saintifik Abstract This research aims to improve the ability to write news using a scientific approach for class XI SMA Negeri 6 Batanghari. The research method uses a type of classroom action research (PTK) which is carried out in two cycles consisting of planning, implementation, observation and reflection stages. The scientific approach is applied through five main stages, namely observing, asking, gathering information, reasoning and communicating. Data was collected through news writing tests, observations and interviews, which were analyzed descriptively quantitatively and qualitatively. The data source in this research is 32 class XI IPS 2 students in the 2023/2024 academic year. The results of this research show that the average score of students in the pre-cycle is less than the set KKM limit, namely 75%. The pre-cycle average score of 65.3 in cycle I reached 72, still not reaching the specified minimum completion limit. In cycle II it reached 85.83, it had reached the specified completion limit. This shows an increase in the ability to write news using a scientific approach in class XI IPS 2 students at SMAN 6 Batanghari. Keywords: Writing skills, news, scientific approach
Reduplikasi Bahasa Melayu Jambi di Desa Ampelu Mudo Kecamatan Muara Tembesi Yuli, Jinga; Rosalina, Evika
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 7 No. 2 (2024): DIKBASTRA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v7i2.33240

Abstract

Bahasa daerah merupakan suatu kekayaan budaya Indonesia yang wajib dikembangkan. Bahasa daerah saat ini menjadi suatu hal yang dianggap sangat penting untuk diteliti agar tetap terjaga dan tidak punah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Peneletitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Deskriptif adalah salah satu jenis metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Adapun data dalam penelitian ini berupa tuturan dari para informan yang terkait reduplikasi bahasa melayu Jambi di Desa Ampelu Mudo. Teknik pengumpulan data berupa observasi, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Lalu untuk teknik analisis data nya sendiri, penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat 4 bentuk reduplikasi bahasa melayu Jambi di desa Ampelu Mudo Kecamatan Muara Tembesi kabupaten Batanghari antara lain: Reduplikasi seluruh yaitu pengulangan bentuk dasar secara keseluruhan, Reduplikasi sebagian yaitu pengulangan bentuk dasar secara sebagian, Reduplikasi berimbuhan yaitu pengulangan bentuk dasar yang disertai dengan penambahan afiks, dan Reduplikasi dengan perubahan fonem yaitu penggolongan bentuk dasar yang disertai dengan perubahan fonem. Pada penggunaannya, bahasa Melayu Jambi di Desa Ampelu Mudo biasanya hanya digunakan ketika mereka berbicara dengan sesama warga Desa Ampelu Mudo.
Representasi Unsur-unsur Kebudayaan dalam Legenda Usang Rimau: Kajian Antropologi Sastra Putri, Eka; Wahyuni, Sri; Sari, Luciana Lidya; Bambang, Siti Enik Mukhoiyaroh
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2025): DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v8i1.42473

Abstract

This research aimed to describe the cultural elements in the legend of Usang Rimau. The method used in this study is a qualitative descriptive method supported by a literary anthropological approach. The source of this research data is the legend of Usang Rimau who comes from South Sumatra Province. This research data is in the form of cultural elements in the legend of Usang Rimau in the form of text quotations in legends. Data collection techniques use documentation and recording techniques used to support this research. The results showed that in the legend of Usang Rimau found as many as seven forms of cultural elements, namely: (1) religious system, (2) community system, (3) knowledge system, (4) language system, (5) living equipment system, (6) living livelihood system, and (7) art. These cultural elements can be used as inspirational and appreciative reading and learning materials as a form of literary appreciation.
Tradisi Seloko Ulur Antar sebagai Cerminan Nilai Moral dalam Kehidupan Masyarakat Bernai Luar Provinsi Jambi Safitri, Tari; Sulistiyo, Urip; Wini, Lusia Oktri
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2025): DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v8i1.43474

Abstract

This study aims to describe and analyze the moral values contained in the Seloko Ulur Antar tradition at the traditional wedding of the Bernai Luar Village community, Sarolangun District, Jambi. This research uses an ethnographic approach with descriptive qualitative methods. Data were obtained through participatory observation, in-depth interviews with two traditional leaders, and direct documentation during the Ulur Antar procession. The results showed that the Seloko Ulur Antar tradition contains moral values conveyed in the form of symbolic language through kato undang, proverbs, traditional rhymes, and kias words. The dominant moral values include politeness, equality, patience, empathy, and respect for local wisdom. This tradition functions as an educative medium and character booster, especially in shaping the social awareness of the younger generation. The novelty of this research lies in the systematic documentation of the form and meaning of seloko and its disclosure as a source of local culture-based character education values. The implications of the moral values in the Ulur Antar tradition show that the preservation of customary traditions in Bernai Luar Village not only strengthens social solidarity and human relations (hablumminannas), but also strengthens religious values (hablumminallah), patience, humility, and respect for local culture as the foundation of community character education.
Pergeseran Tindak Berbahasa Mahasiswa dalam Komunikasi Formal dan Informal di Tengah Perkembangan Digital Neyarasmi, Fadilah; Musyawir, Musyawir
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2025): DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v8i1.43557

Abstract

The digital era has changed the way students communicate, both in formal situations such as online lectures and informally on social media. This study aims to find out the students' language shift between formal and informal situations and the digital factors that influence it. The method used is a qualitative study with multiple case studies. Data were obtained from observation, in-depth interviews, and analysis of communication documents of 20 students of Makassar State University. The results showed that students often code-switch and mix languages, depending on the social context, the need for quick communication, and the digital platform used. In formal situations, they still use standard language although they sometimes insert digital abbreviations. While in informal situations, the use of emoticons, abbreviations, and local language mixtures are more dominant. These findings emphasize the importance of digital literacy and pragmatic language training in the college curriculum, so that students are able to adjust language as needed.
Keberagaman Morfologi Dialek Bahasa Makassar di Kabupaten Bantaeng Rahmi Mardatillah; Nurfadilah, Nurfadilah
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2025): DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v8i1.43562

Abstract

The purpose of this study is to explore morphological diversity in Makassar dialect in Bantaeng Regency. The method used is qualitative, with data collection through in-depth interviews and direct observation of native speakers. The focus of the research includes morphological variations such as the use of the prefix {aN-}, word repetition (reduplication), and word form changes. The results show that although there are dialectal differences between villages, the differences are not too great. This is influenced by the history and social interaction of the local community. Uniquely, some dialect characteristics persist despite the influence of Indonesian and other regional languages, showing the strength of local language and cultural identity. The benefits of this research are to enrich linguistic studies, especially on language diversity in South Sulawesi, and to support efforts to preserve local language and culture. In addition to being an academic document, this research is also expected to increase public awareness of the importance of keeping language heritage alive and passed on to the next generation. With this simplification, readers can more easily understand the objectives, methods, results, and benefits of the research without losing its importance.
Analisis Peran Cybergogy dalam Mengembangkan Multiliterasi Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Konteks Society 5.0 Hasbi, Nur; Nurrahma, Nurrahma; Gaffar, Muh. Syukri
DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2025): DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/dikbastra.v8i1.43751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran cybergogy di era society 5.0 dalam membangun kemampuan multiliterasi peserta didik dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Dalam studi literatur, peneliti mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang sudah ada, seperti buku, jurnal, dan artikel. Proses pengumpulan data berupa mengakses, meninjau, menilai, dan mendokumentasikan berbagai item yang disertakan dalam sumber-sumber tersebut. Argumen dan temuan penelitian kemudian didasarkan pada fakta-fakta yang telah disaring dan dimasukkan ke dalam kerangka teoritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui cybergogy, peserta didik bisa belajar Bahasa Indonesia dengan berbagai media digital, seperti video, aplikasi, dan platform online. Peserta didik dapat mengakses berbagai sumber daya, seperti artikel, video, dan forum diskusi, yang dapat memperkaya pemahamannya terhadap bahasa dan budaya Indonesia. Peserta didik juga diajarkan untuk menganalisis berbagai jenis teks, seperti puisi, cerpen, artikel berita, dan iklan. Dengan memiliki kemampuan multiliterasi, peserta didik dapat lebih baik memahami informasi yang mereka terima dan menyampaikan pendapat dengan jelas. Proses pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi bahasa, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan kreatif.