cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
subhan@iainpalopo.ac.id
Phone
+6287865093669
Journal Mail Official
jurnaltunascendekia@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Palopo Jalan Agatis Balandai Kota Palopo, Indonesia, Postal Code 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini is a double-blind peer-reviewed open access journal. This journal provides publication of articles covering the results of early childhood education research, including; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education. The aim is to provide a platform for researchers, academics and practitioners to share, discuss and enrich knowledge and innovation in the field of early childhood education, in order to support the development of more effective and innovative educational policies, practices and theories.
Articles 131 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSI ANAK USIA DINI DI KELURAHAN KROBOKAN KECAMATAN SEMARANG BARAT Arif Wijayanto; Khikmah Novitasari
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2019): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v2i2.1301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi orangtua dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak usia dini di Kelurahan Krobokan Kecamatan Semarang Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Unit analisis utama adalah orangtua dan anak usia dini (5-6 tahun). Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan kajian dokumen. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi data. Teknik analisis data dilakukan dengan model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi orangtua dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak dibagi menjadi 4 jenis yaitu: 1) Strategi orangtua yang dilakukan agar anak dapat mengenali emosi dirinya dengan baik ini adalah dengan mengenalkan nama-nama emosi sesuai ekspresinya, 2) strategi orangtua agar anak mampu mengatur emosi sesuai dengan situasi dan kondisi ini dilakukan dengan cara memberikan pengertian mengenai bagaimana mengendalikan emosi, bagaimana menahan diri untuk meluapkan emosi yang negatif, serta ikut berperilaku ekspresif sesuai dengan emosi yang muncul pada diri sendiri, 3) Strategi orangtua agar anak mampu memanfaatkan emosi secara positif dilakukan dengan memberikan anak kesibukan yang positif, dan memberikan anak penghargaan atas kemampuannya dalam memilih kegiata yang positif, 4) Strategi orangtua agar anak mampu memiliki pertahanan diri dalam menghadapi setiap persoalan adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk berpendapat,  orangtua mendengarkan dengan hati-hati setiap pendapat anak tersebut dan mencarikan solusi terbaik untuk disepakati bersama, orangtua membiasakan menjelaskan sebab dan akibat dari suatu pilihan itu, dan anak diminta untuk menentuka sendiri serta menerima segala konsekuensi atas pilihannya itu.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN KOTAK MATEMATIKA DI TK. REINA KEC. GALESONG UTARA KABUPATEN TAKALAR TADZKIRAH IRA ZULKIFLI
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v3i1.1378

Abstract

Dalam pembelajaran berhitung anak usia dini di Taman Kanak-Kanak sangat membutuhkan alat peraga agar anak tertarik dalam proses belajar dan tidak bosan. Oleh Karena itu diperlukan strategi-strategi dalam proses pembelajaran. Di sinilah kehadiran metode menempati posisi penting dalam menyampaikan bahan pelajaran. Belajar pada hakekatnya merupakan proses kognitif yang mendapat dukungan dari fungsi ranah psikomotor tentu berbeda antara satu peristiwa belajar dengan peristiwa belajar lainnya. Tugas guru dalam hal ini memberi contoh penggunaan strategi yang tepat dalam arti sesuai dengan kepastian umum anak didik dan selaras dengan kebutuhan serta tingkat kesulitan materi yang guru ajarkan kepada mereka sehingga anak didik pahan dan mengerti apa yang diajarakan kepada mereka. Di Taman Kanak-Kanak Reina Kec.Galesong Utara Kab. Takalar masih banyak peserta didik kami yang kemampuan berhitung dalam pengenalan konsep bilangan dengan benda-benda masih rendah oleh karena itu kami membuat rumusan masalah yaitu sebagai berikut: Apakah dengan melalui permainan Kotak Mate-matika dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak TK Reina Kec. Galesong Utara Kab.Takalar? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatan kemampuan berhitung anak dengan permainan kotak matematika. Data penelitian di peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan berhitung anak dengan menggunakan permainan kotak matematika.
KREATIFITAS SENI KERTAS DALAM UPAYA MEMAKSIMALKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK (Penelitian Tindakan Pada Kelompok B TK Kristen Kota Palopo) Sarmita Rassang
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v3i1.1524

Abstract

Fakta pembelajaran yang menunjukkan bahwa di TK Kristen Kota Palopo terdapat sekitar 50% atau 14 dari 28 anak memiliki keterampilan motorik halus yang rendah. Sehingga diupayakan sebuah penelitian tindakan Model Kemmis and Taggart melalui 4 tahapan penerapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil analisis data menunjukkan, pada siklus I skor keterampilan motorik halus anak sebesar 14,03 dengan status ketuntasan yaitu “tidak tuntas”. Jumlah anak yang tuntas yaitu hanya sekitar 11 orang sementara yang tidak tuntas yaitu 17 orang. Prosentase ketuntasan klasikal hanya mampu mencapai 39%. Skor tersebut mengalami peningkatan pada siklus II yaitu menjadi 18,40 dengan status “tuntas”. Dalam hal ini, 26 anak sudah tuntas sementara hanya 2 saja yang tidak tuntas. Sehingga atas capaian ini maka prosentase ketuntasan klasikal sudah mampu mencapai 93%. Torehan skor tersebut menjadi dasar bahwa kegiatan menggunting kertas mengikuti pola tertentu dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak Kelompok B TK Kristen Kota Palopo.
POLA PELAYANAN LEMBAGA PAUD INKLUSI BERBASIS ISLAM DAN PSIKOLOGI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) USIA 2-6 TAHUN Ika Siti Rukmana; Suyadi Suyadi
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v3i2.1531

Abstract

Abstrak: Terdapat sekitar 1,6 juta anak Indonesia yang berkebutuhan khusus sehingga perlu adanya pola dalam memberi pelayanan yang layak pada mereka. Salah satu usaha yang dilakukan adalah memberi pelayanan untuk ABK dengan memberi pelayanan pada ABK di lembaga pendidikan, pendidikan inklusi merupakan salah satu pilihan di antara lainnya. Pendidikan inklusi menjadi solusi bagi ABK agar bisa belajar bersama dengan teman-temannya yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola pelayanan yang diberikan oleh PAUD Inklusi terhadap ABK berusia 2-6 tahun di Sekolah Inklusi Islam Pelangi Anak Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik mengumpulkan data menggunakan hasil data dari mengobservasi, mewawancarai, dan mendokumentasi. Hasil penelitian ini meliputi Sekolah Inklusi Islam Negeri Pelangi Anak Negeri Yogyakarta memberi beberapa pelayanan untuk ABK, diantaranya: (1) Pihak sekolah mendatangkan dokter spesialis anak, terapis, dan psikolog anak, (2) menyediakan tes sidik jari dan golongan darah, (3) menggunakan metode Pull Out dan Cluster, (4) memyediakan terapi wicara, okupasi, sensori integrasi, dan perilaku, (5) menyediakan healthy food and drink, (6) membiasakan wudlu dan shalat berjama’ah, (7) mengajarkan bahasa Arab-Inggris, lagu Islami, dan do’a,(8) menyediakan ekstrakulikuler melukis, (9) mengajarkan membaca Iqro dengan metode Ummi. (10) mengajarkan doa-doa, dan (11) menyediakan audio tartil Al Qur’an.  Kata Kunci: Pelayanan, PAUD Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus, Islam dan Psikologi
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN COOKING CLASS UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK YAPI JAYA MAKASSAR Pertiwi Kamariah Hasis
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v3i2.1612

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui tingkat kebutuhan pengembangan model permainan cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini, 2) untuk mendeskripsikan desain pengembangan model permainan cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini, 3) untuk mengetahui tingkat validitas  dan kepraktisan pengembangan model permainan cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi. Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu: (1) Dari analisis kebutuhan pengembangan model permainan cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini pelaksanaan pembelajarannya masih bersifat monoton, karena pada saat pembelajaran hanya guru yang berperan aktif. Berdasarkan analisis kebutuhan bahwa dibutuhkan suatu pembelajaran baru yang kreatif dan menarik yang dapat mengembangkan motorik halus anak. (2) Desain dari model permainan cooking class dilakukan melalui beberapa tahap sehingga didapatkan bahwa perlunya suatu produk yang berupa buku pedoman pengembangan model permainan cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini. (3) Tingkat validitas isi dan kepraktisan pengembangan model permainan cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini di TK Yapi Jaya Makassar menunjukkan bahwa penilaian validator dari semua perangkat yang telah disajikan dapat dinyatakan valid untuk digunakan dan pengembangan model permainan cooking class untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini memenuhi aspek praktis sehingga layak digunakan.Kata Kunci: Permainan Cooking Class, Motorik Halus
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF KERETA MUSIK TERHADAP KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN Resi Rosalianisa
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v4i1.1970

Abstract

Permainan edukatif kereta musik adalah suatu permainan memainkan instrumen musik seperti rebana, kecapi, saron, marakas, dan gitar yang berbentuk gerbong kereta yang divariasi dengan lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan media permainan edukatif kereta musik terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model 4D yang dikembangkan Thiagarajan yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Subjek dalam uji coba penelitian ini adalah lima orang anak berusia 5-6 tahun dan 30 orang guru PAUD. Instrumen pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur dan kuesioner online melalui google form yang disertai dengan video penerapan permainan edukatif kereta musik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dari penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan alat permainan edukatif kereta musik yang telah diujicobakan dengan skala kecil yaitu valid dan layak. Hal ini menunjukkan permainan kereta musik ini efektif dan dapat diterapkan serta memiliki daya tarik bagi anak usia dini dalam belajar.
MODEL PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID-19 DI TAMAN KANAK KANAK PERTIWI KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN Ayu Dahlia Putri; Sri Hartati
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v4i1.1976

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Model Pelaksanaan Pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 ditaman Kanak Kanak Pertiwi Koto XI Tarusan kab. Pesisir selatan. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif. Dimana informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data yang dipakai observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan lewat pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta menarik kesimpulan. Untuk teknik pengabsahan data memakai teknik triangulasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa model pelaksanaan pembelajaran selama masa pandemi Covid-19 terdiri dari 3 tahapan yaitu metode pembelajaran, media pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran. Pada tahap metode pembelajaran guru menyiapkan dua metode yaitu metode daring dan metode luring. Pada metode daring guru memberikan pembelajaran melalui pembuaan video dan membagikannya via whattsapp sedangkan metode luring guru memberikan pembelajaran terhadap anak didik melalui pembelajaran langsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pada tahan media pembelajaran guru memberikan pemahaman terhadap anak didik melalui penyediaan alat secara langsung dan diperlihatkan terhadap anak didik. Pada tahap evaluasi sejauh ini sudah berjalan dengan baik dengan mengguakan metode pembelajaran luring.
KEEFEKTIFAN MEDIA CERITA FABEL TERHADAP EMPATI ANAK (Eksperimen di Kelompok B Taman Kanak-Kanak Terpadu Asy Syaffa 1 Kota Megelang) Setiani, Rika
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v4i1.1977

Abstract

Pengembangan emosi perlu dilakukan sejak anak berusia dini. Rasa empati mampu membuat anak membangun hubungan dengan orang lain, karena anak akan lebih memahami emosi dari perasaan orang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektivan media cerita fabel terhadap empati anak usia 5-6 tahun di TK Islam Terpadu Asy Syaffa 1 Kota Magelang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimental. Subyek dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling, dengan jumlah 30 anak yang terdiri dari 15 anak kelas kontrol dan 15 anak kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi empati untuk anak. Teknik analisis data menggunakan statistic non parametrik yaitu uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media cerita fabel berpengaruh positif terhadap empati anak usia 5-6 tahun. Hasil uji Mann-Whitney pada pengukuran akhir kelas kontrol dan eksperimen memiliki probabilitas sig (2-tailed). Terdapat perbedaan rata-rata pencapaian empati anak pada kelas kontrol sebesar 8,00 dan kelas eksperimen sebesar 23. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media cerita fabel berpengaruh positif pada empati anak usia 5-6 tahun.
ANALISIS PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DALAM PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK Angelia Noviarti; Syahrul Ismet
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v4i1.1978

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui analisis pengembangan motorik kasar anak usia dini dalam permainan tradisional engklek. Metode dalam penelitian ini adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan berbagai artikel jurnal yang terkait kemudian analisis data Milles huberman dengan 3 langkah, yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan dari keseluruhan hasil analisis. Sumber data dalam penelitian ini berupa: 1) Artikel jurnal sebanyak 30 buah, Buku referensi sebanyak 30 buah 2) range waktu terbit jurnal (2010 s.d 2020) sedangkan range waktu terbit referensi buku mulai tahun (2008 s.d 2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek mampu mengembangkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini, yaitu: (1) membantu pertumbuhan fisik anak (2) meningkatkan keseimbangan tubuh (3) melatih kelenturan, kecepatan, dan kelincahan, (4) melatih koordinasi mata, tangan, dan kaki (5) membantu perkembangan melompat dengan satu kaki.
UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN ANAK MELALUI KEGIATAN TAPAK SUCI Nur Mar’atul Kamilah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v4i1.1983

Abstract

Menerapkan kedisiplinan pada anak sangat bermanfaat bagi anak untuk belajar mengendalikan emosi, mematuhi dan menghargai peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan disiplin anak melalui kegiatan Tapak Suci di SD Muhammadiyah 1 Muntilan. Peneliti menggunakan desain penelitian action research dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Subyek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas 3 di SD Muhammadiyah 1 Muntilan, Kendal Growong, Pucungrejo Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variable input disiplin anak, variable proses kegiatan tapak suci dan variable output meningkatnya perilaku disiplin anak. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Tapak Suci mampu meningkatkan disiplin anak kelas tida di SD Muhammadiyah 1 Muntilan Kabupaten Magelang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan 68,88% pada siklus I dan 85 % pada siklus II. Demikian hasil peningkatan perilaku disiplin melalui kegiatan Tapak Suci dapat digunakan untuk meningkatkan perilaku disiplin siswa.

Page 5 of 14 | Total Record : 131