cover
Contact Name
Subhan
Contact Email
subhan@iainpalopo.ac.id
Phone
+6287865093669
Journal Mail Official
jurnaltunascendekia@iainpalopo.ac.id
Editorial Address
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAIN Palopo Jalan Agatis Balandai Kota Palopo, Indonesia, Postal Code 91914
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini is a double-blind peer-reviewed open access journal. This journal provides publication of articles covering the results of early childhood education research, including; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education. The aim is to provide a platform for researchers, academics and practitioners to share, discuss and enrich knowledge and innovation in the field of early childhood education, in order to support the development of more effective and innovative educational policies, practices and theories.
Articles 131 Documents
PELAKSANAAN PENANAMAN SHARING BEHAVIOR TERHADAP KARAKTER PEDULI SOSIAL ANAK Mega Permata Sari; Delfi Eliza
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2021): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v4i1.1984

Abstract

Penelitian ini berdasarkan pada pentingnya pelaksanaan penanaman sharing behavior terhadap karakter peduli sosial anak. Penelitian ini dilaksanakan penanaman sharing behavior anak pada umumnya bahwa anak-anak yang tidak mau berbagi dengan teman sebayanya di lingkungan sekitar. Hal ini terlihat pada anak yang masih enggan untuk saling berbagi terhadap segala hal yang mereka miliki. Contohnya masih banyak anak-anak yang tidak ingin berbagi makanan, meminjamkan alat tulis, dan berbagi benda-benda lain seperti mainan. Bahkan, untuk sekadar meminjamkan sesuatu kepada sesama anak tersebut masih saling enggan satu sama lain. Meskipun ada sebagian anak yang mudah berbagi, namun pada kenyataannya anak-anak yang berbagi tersebut menganggap bahwa mereka akan mendapatkan balasan berbagi pula dengan yang lainnya berupa benda lain. Maka dari itu, penanaman sharing behavior sangat perlu dikenalkan semenjak usia dini, sebab jika sejak usia dini sudah ditanamkan rasa peduli social pada anak, maka hingga dewasa anak akan peduli pada lingkungan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan memakai metode deskriptif. Sumber informasi penelitian ini yakni dari anak yang ada sekitar rumah peneliti serta orang tua si anak. Penelitian memakai teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data pada penelitian ini ialah triangulasi. Dalam penelitian ini, peneliti memfokuskan pada penanaman sharing behavior yang dapat meningkatkan perilaku berbagi pada anak usia dini. Hasil penelitian yang didapatkan dari penelitian ini yakni dengan dilaksanakannya penanaman sharing behavior terhadap karakter peduli sosial anak, anak-anak dapat lebih meningkatkan perilaku berbagi terhadap sesama lingkungan sekitar. Hal ini juga tampak pada semua sumber yang telah ditelaah serta hasil penelitian yang relevan dengan penelitian pelaksanaan penanaman sharing behavior untuk meningkatkan karakter peduli social pada anak usia dini.
KONSEP ILMU PENGETAHUAN (SAINS) DALAM AL-QUR’AN DAN KAITANNYA DENGAN PENDIDIKAN SAINS UNTUK ANAK USIA DINI Subhan, Subhan
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2022): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/cendekia.v5i1.3786

Abstract

Hakikat sains dan posisi anak sebagai subjek dan objek kajian seringkali menjadi polemik di kalangan cendekiawan. Perkembangan ilmu sains yang pesat, serta pembahasannya dalam berbagai dimensi keilmuan—terutama dari perspektif Al-Qur'an yang menyangkut kontekstualisasi kebenaran mutlak di atas teori (Darsitun, 2021)—sering menimbulkan kebingungan mengenai bagaimana memposisikan konten, konsep, dan subjek dalam pembelajaran sains untuk anak usia dini. Hal ini terutama relevan bagi lembaga Raudhatul Athfal yang menerapkan kurikulum dengan pendekatan integrasi keislaman (Haryati, 2023) dan konsep pendidikan kontemporer (Susilawati & Musa, 2020), yang bertujuan mencetak generasi Islam sesuai dengan visi Kementerian Agama. Integrasi sains dengan perspektif Al-Qur'an dalam pembelajaran anak usia dini merupakan tantangan besar. Dalam teologi keilmuan, Al-Qur'an diposisikan sebagai “tanda” dari peristiwa atau konsep sains (Adhiguna & Bramastia, 2021) melalui ayat-ayat yang bersifat kontekstual (Putri dkk., 2023). Hal ini membuat pengintegrasian sains dalam Al-Qur'an menjadi sulit diterjemahkan ke dalam ranah praktis-aplikatif dalam pembelajaran sains untuk anak usia dini. Oleh karena itu, penting untuk mengkonseptualisasikan pola dasar yang dapat menempatkan sains, sains dalam Al-Qur'an, dan kurikulum, serta karakteristik anak usia dini dengan tepat.
PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN SENI TARI PADA ANAK USIA DINI DI RA AR-RAUDAH WONOBOSO Rifngatul Faizah; Fatna Nur Sholikhah; Fatkhurrohman
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i1.5371

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran guru dalam pengembangan seni tari pada anak usia dini di RA Arraudah. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan, dapat dikatakan bahwa peran guru dalam pengembangan seni tari pada anak usia dini di RA Arraudah belum maksimal. Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan guru dan kepala sekolah tentang pengembangan seni tari dan juga kurangnya kepedulian guru terhadap pengembangan seni tari pada anak usia dini, sehingga peran guru dalam pengembangan seni tari pada anak usia dini di RA Ar-Raudah belum maksimal.
DESAIN INTERIOR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI RA AR-RAUDAH Fatna Nur Sholikhah; Rifngatul Faizah; Hidayatu Munawaroh
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i1.5377

Abstract

Desain interior merupakan aspek krusial dalam menciptakan lingkungan yang fungsional, nyaman, dan estetis. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, desain interior memainkan peran vital dalam membentuk lingkungan belajar yang mendukung perkembangan holistik anak-anak. Penelitian ini berfokus pada evaluasi komprehensif terhadap desain ruang di RA Arraudah, sebuah lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain interior di institusi tersebut masih jauh dari standar optimal dan menghadapi berbagai kendala signifikan. Akar permasalahan ini terletak pada kurangnya pemahaman yang mendalam di kalangan tenaga pendidik dan pimpinan sekolah mengenai urgensi desain interior yang sesuai untuk anak-anak usia dini. Pentingnya desain interior yang efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan anak tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, upaya peningkatan pemahaman tentang prinsip-prinsip desain interior di RA Arraudah menjadi langkah yang sangat krusial. Perbaikan desain interior harus dilakukan secara holistik, melibatkan serangkaian pelatihan dan program pendidikan bagi staf pengajar. Melalui inisiatif ini, diharapkan para pendidik dapat memahami dan mengimplementasikan prinsip-prinsip desain yang selaras dengan kebutuhan perkembangan anak-anak. Implementasi desain interior yang tepat tidak hanya akan meningkatkan kualitas lingkungan fisik sekolah, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif pada proses pembelajaran dan perkembangan anak secara keseluruhan.
HUBUNGAN ANTARA MOTORIK KASAR ANAK DAN BODY MOVEMENT DI KURSUS BACA TULIS BACAANKU KOTA JAMBI Nurmalia, Nurmalia; Nurlinda, Nurlinda; Azzahra, Nazila Rizki
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i1.5384

Abstract

Motorik kasar merupakan gerakan yang terjadi karena adanya koordinasi otot-otot besar, gerakan motorik kasar adalah kemampuan mengubah beragam posisi tubuh dengan menggunakan otot-otot besar. Aspek perkembangan motorik kasar selalu berkaitan dengan setiap gerakan tubuh yang anak lakukan setiap harinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gerakan tubuh berhubungan dengan kemampuan motorik kasar anak-anak yang berusia 4-8 tahun di Kursus Baca Tulis Bacaanku Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitaif korelasi dengan pengambilan sampel secara acak. Kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi adalah metode pengumpulan data yang digunakan. dan Analisis data menggunakan korelasi Product Moment. Penelitian ini dilakukan di Kursus Baca Tulis Bacaanku Kota Jambi. Peneliti mengambil sampel 33 anak yang rentang usia 4-8 tahun. Berdasarkan hasil penelitian taraf signifikan 5% sebesar (0,349). Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa r hitung (0,838) > r tabel (0,349). Hipotesis alternatif (Ha) diterima dan (Ho) ditolak karena rxy lebih besar dari r table, nilai r hitung 0,838 berada di antara d 0,80 dan 1,00, yang menunjukkan bahwa nilai r hitung termasuk dalam kategori kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara bodymovement dan motorik kasar anak di Kursus Baca Tulis Bacaanku Kota Jambi.
MENGUNGKAP HARAPAN DAN TANTANGAN: PERSPEKTIF IBU DALAM MERAWAT ANAK DENGAN AUTISME Solihin, St. Aisyah Humairah; Nur, Haerani; Zainuddin, Kurniati
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i1.5465

Abstract

Gangguan autisme pada anak menjadi kabar sedih bagi ibu. Ibu dengan kesedihan yang mendalam dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan stres namun ibu yang memiliki harapan dapat bangkit dari kesedihannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman harapan ibu dalam mengasuh anak autisme. Responden pada penelitian ini adalah enam ibu yang mengasuh anak dengan gangguan autisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan wawancara dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian ini adalah keenam ibu mengasuh anak dengan melakukan berbagai cara untuk mengatasi gangguan anak seperti terapi, diet, konsul ke dokter, dan sekolah. Setiap ibu menghadapi kesulitan utama yang sama masalah pada komunikasi dan interaksi anak. Dalam proses mengasuh anak dengan gangguan autisme, ibu merasa up and down karena perkembangan anak yang kadang lambat, kadang terlihat tidak memiliki kemajuan bahkan kadang mengalami kemunduran setelah anak sakit. Ibu yang belum menerima anak mengalami gangguan autisme akan mempertahankan anaknya dapat berkembang seperti anak reguler namun ketika ibu sudah menerima maka harapan utamanya adalah kemandirian anak. Perkembangan anak yang tidak menentu membuat ibu membangun harapan sesuai dengan kemampuan anak. Ibu memaknai harapan sebagai pemicu tetap belajar dan bersabar untuk mendapatkan keinginan. Implikasi penelitian ini yaitu sebagai tambahan wawasan dalam proses mengasuh untuk tetap menjaga harapan realistis terhadap perkembangan anak.
FENOMENA SHARENTING PADA ORANG TUA PESERTA DIDIK TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA PALOPO Amir Patha, Azzahra; Munir Yusuf; Rifa'ah Mahmuda Bulu
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5485

Abstract

Artikel ini membahas tentang fenomena sharenting pada Orang Tua Peserta Didik Taman Kanak-Kanak di Kota Palopo. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebiasaan yang dilakukan oleh orang tua dalam membagikan informasi tentang anak di media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat sharenting pada orang tua peserta didik Taman Kanak-Kanak di Kota Palopo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh orang tua peserta didik pada Taman Kanak-Kanak yang ada di Kota Palopo. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan yaitu kuesioner yang kemudian di share melalui media sosial whatsapp. Adapun tahap pertama yang dilakukan yaitu uji validitas dan juga reliabilitas instrumen. Kemudian dilakukan teknik analisis univariat untuk memperoleh frekuensi dan presentase data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: tingkat sharenting pada orang tua peserta didik Taman Kanak-Kanak di Kota Palopo adalah tingkat sharenting tinggi sebanyak 3%, tingkat sharenting sedang sebanyak 92%, dan tingkat sharenting rendah sebanyak 5%.
INOVASI PEMBELAJARAN SENI: IMPLEMENTASI FINGER PAINTING UNTUK MENSTIMULASI KREATIVITAS ANAK Nurul Muhlisa Umar; Pertiwi Kamariah Hasis
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5487

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan Finger Painting untuk meningkatkan kreativitas seni peserta didik kelompok B di TK Muhammadiyah Saga, Kabupaten Luwu. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin, penelitian dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah 15 anak didik (6 laki-laki, 9 perempuan) pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022. Penerapan Finger Painting melibatkan persiapan alat dan bahan, penjelasan aturan, demonstrasi teknik, rangsangan imajinasi melalui pengamatan lingkungan, dan pemberian bantuan kepada anak yang kesulitan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kreativitas seni peserta didik. Skor rata-rata meningkat dari 20% pada pra-tindakan, menjadi 67% pada siklus I, dan mencapai 87% pada siklus II. Penelitian ini membuktikan efektivitas Finger Painting dalam meningkatkan kreativitas seni anak usia dini, memberikan wawasan baru dalam metode pembelajaran seni di tingkat prasekolah. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan kreativitas seni anak usia dini.
MEMPERMUDAH BELAJAR SALAT ANAK USIA DINI: PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL GE’TENGAN Wiskel Safitri
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5488

Abstract

Artikel ini membahas tentang upaya meningkatkan kemampuan gerakan salat anak melalui media audio visual di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ge’tengan Tana Toraja Kecamatan Mengkendek. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan gerakan salat anak usia 5-6 tahun menggunakan media audio visual di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ge’tengan Tana Toraja Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan 2 siklus yaitu siklus I terdiri dari 3 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 3 kali Pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah anak kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal Ge’tengan Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja yang berjumlah 15 orang anak. Metode pemecahan masalah digunakan yaitu menerapkan proses belajar mengajar menggunakan media audio visual untuk meningkatkan kemampuan gerakan salat anak yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keberhasilan penelitian ini dengan skor hasil penelitian yang menunjukan hasil belajar anak pada gerakan salat. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan skor pada kondisi awal atau pra tindakan bahwa persentase kemapuan gerakan salat anak sebesar 0%, setelah digunakan media pembelajaran menggunakan media audio visual pada siklus I sebesar 60%, sedangkan pada siklus II persentase kemampuan gerakan salat anak sebesar 86.67% secara keseluruhan dari semua indikator. Dengan demikian, penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini berhasil karena disetiap siklus mengalami peningkatan.
OPTIMALISASI PENGENALAN HURUF HIJAIYAH PADA ANAK: INOVASI PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL Putri Utami
TUNAS CENDEKIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2023): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v6i1.5489

Abstract

Artikel ini mengungkap bagaimana meningkatan kemampuan pengenalan huruf hijaiyah pada anak usia 5-6 tahun menggunakan media audio visual di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal I Kota Palopo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model kurt lewin. Dengan 2 siklus yaitu siklus I terdiri dari 3 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 3 kali Pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu menerapkan proses belajar mengajar menggunakan media audio visual untuk meningkatkan kemampuan pengenalan huruf pada anak yang diperoleh dari hasil observasi dan dokumentasi. Peneliti menggunakan instrumen penelitian dengan menggunakan lembar observasi guru dan anak. Adapun Prosedur penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus pertama setelah diberikan tindakan dipertemuan pertama sampai ketiga, terlihat peningkatan tidak terlalu signifikan yaitu pada siklus I hasil rata-rata presentase 60%. Perkembangan pengenalan huruf hijaiyah anak pada siklus I, terdapat 1 orang anak dikategorikan (Berkembang sesuai harapan), 6 orang anak (Mulai berkembang) dan 13 orang anak masih (Belum berkembang). Setelah melakukan tindakan pada siklus II perkembangan anak mengalami peningkatan sebesar hasil rata-rata presentase 85% dengan kriteria berkembang sangat baik (Berkembang sangat baik) ada 17 orang anak dan yang termasuk (Berkembang sesuai harapan) berjumlah 3 orang anak.

Page 6 of 14 | Total Record : 131