cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sampang,
Jawa timur
INDONESIA
KABILAH : Journal of Social Community
ISSN : 25029649     EISSN : 25033603     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
KABILAH (Journal of Social Community) Print-ISSN: 2502-9649 and Online-ISSN: 2503-3603, this journal is published by Institute for Research and Community Service (LP2M) Islamic College Nazhatut Thullab Sampang Madura. Journal published twice a year, every June and December. This journal contains conceptual articles and research result report about social community from the perspective of religion, education, law, economy and culture.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
Pengembangan Materi Ajar Berbasis Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro'ah di MTs Tanwirul Islam Moh. Hasyim Asy'ari
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.33 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i1.3273

Abstract

Abstrak: Topik penelitian ini adalah “Pengembangan Materi Berbasis Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro’ah di MTs Tanwirul Islam”. MTs Tanwirul Islam menetapkan pembelajaran keterampilan Qiro’ah pada hari Selasa jam 2 dan 3. Dalam penerapannya MTs Tanwirul Islam menghadapi beberapa permasalahan, di antaranya: 1.Model pembelajaran yang digunakan guru di dalam kelas kurang efektif seperti model pempelajaran ceramah sehingga tidak adanya keikut sertaan siswa dalam proses pembelajaran yang menyebabkan siswa merasa bosan dan pembelajarannya menjadi tidak efektif, 2.Materi ajar untuk kemahiran berbicara bahasa Arab yang digunakan selama ini masih bersifat konvesional. Dan penulis mencoba memecahkan permasalahan ini dengan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Karena Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) adalah model pembelajaran yang efektik dan memudahkan siswa untuk memahami teks qiroah.. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1.Untuk memahami cara mengembangkan Materi Ajar dengan Asas Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro’ah, 2.Untuk memahami karakteristik Materi Ajar dengan Asas Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro’ah, 3.Untuk memahami sejauh mana efektivitas Materi Ajar dengan Asas Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Keterampilan Qiro’ah. Dalam penulisan jurnal ini peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Yaitu, sebuah metode yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji efektivitas produk. Untuk menyelesaikan penelitian ini peneliti menggunakan langkah-langkah penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.Penelitian ini terselesaikan dengan langkah-langkah berikut: penelitian pendahuluan, pengumpulan data, desain produk, validasi ahli, revisi produk, uji produk kelompok kecil, revisi produk, uji efektivitas, penyempurnaan produk akhir, dan diseminasi, 2.Adapun karakteristik dari buku ajar ini adalah: nama buku “Ayo Belajar Bahasa Arab”. Buku ini terdiri dari kosa kata, teks bacaan, evaluasi, tata bahasa serta permainan bahasa, 3.Hasil dari Asymp.sig.(2tailed) bernilai 0,001 karena nilai 0,001 lebih kecil dari <0,05 maka disimpulkan Ha diterima, artinya ada perbedaan yang signifikan antara pre-test dan Post-tes. yang artinya materi ajar yang dikembangkan memiliki pengaruh yang sangat besar (signifikan) atau sangat efektif untuk keberhasilan pembelajaran Qiro’ah. Kata Kunci: Pengajaran, kemahiran membaca, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Abstract: The topic of this research is “Development of Teaching Materials with Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Principles for Reading Comprehension in MTs Tanwirul Islam. MTs Tanwirul Islam establishes reading literacy learning on Tuesday at 2 and 3 hours. In its implementation MTs Tanwirul Islam faces several problems, among them: 1.when Arabic teacher teaching materials qiroah is not good because the instructional model used by teachers in the class is not as effective as the lecture model so that the absence of student participation in the learning process so that students feel bored and Learning becomes ineffective, 2.The teaching materials for Arabic speaking skills used so far are still conventional. And the author tries to solve this problem with Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Because the Cooperative Integrated Reading and Composite (CIRC) is an effective learning model and allows students to understand the text of qiroah .. The purpose of this study are: 1.To understand how to develop Teaching Materials with Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Principles for Proficiency Read, 2.To understand the characteristics of the Teaching Material with the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Principles for Reading Proficiency, 3.To understand the extent of the effectiveness of the Teaching Material with the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Principles for Reading Proficiency. In this journal writing researcher use research and development method. That is, a method used to produce a particular product and test its effectiveness. And to complete this research the researchers used the research and development steps of Borg and Gall. And the results of this study are as follows: 1.This study is completed by the following steps: preliminary research, data collection, product design, expert validation, product revision, small product group test, product revision, effectiveness test, final product refinement, and Dissemination. 2.The characteristics of this textbook are: the name "Let's Learn Arabic". This book consists of vocabulary, text reading, evaluation, tarkib and language game. 3. The result of Asymp.sig. (2tailed) is 0.001 because the value of 0.001 is less than <0.05 then it is concluded Ha is accepted, it means there is a significant difference between pre-test and Post-test. Which means that the developed textbook has a very large (significant) or very effective effect on the success of learning reading Keywords: Teaching, reading comprehension, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC).
Implikasi Program Bahts Al-Masa'il Terhadap Nalar Kritis Santri di Pondok Pesantren Gedangan Daleman Kedungdung Sampang Muqoffi Muqoffi
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.081 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i1.3275

Abstract

Abstrak: Kurikulum pemerintah yang diselenggarakan di Sekolah/Madrasah perlu disempurnakan dengan program bahts al-masâil, sebuah diskusi ilmiyah yang dominan di Pondok Pesantren dalam rangka menjawab beragam persoalan masyarakat terkini sekaligus sebagai media obyektif dalam menumbuhkan nalar kritis terhadap diri santri. Karenanya, penulis merasa penting melakukan penelitian tentang program bahts al-masâil di Pondok Pesantren Gedangan Daleman Kedungdung Sampang dengan fokus terhadap prosedur dan mekanisme pelaksanaannya, baik di tingkat MI, MTs, MA dan Guru serta implikasinya terhadap nalar kritis santri. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dan hasil penelitiannya menjelaskan bahwa santri benar-benar punya nalar kritis dalam program bahts al-masâil tersebut dalam merespon jawaban dan penjelasan, mengkaji setiap referensi, menganalisa soal dan hasil keputusan, sehingga budaya kritis ini memberi dampak terhadap terciptanya mindset berpikir kritis di luar forum, baik berkaitan dengan kajian keilmuan maupun realitas kehidupan. Kata Kunci: Bahts al-Masâil, Nalar Kritis
Sinerjitas Pesantren Dan Perguruan Tinggi STAI Nazhatut Thullab Sampang Dalam Pemberdayaan Masyarakat Perspektif Manajemen Munib Munib; Ismail Ismail
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.937 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i1.3276

Abstract

Abstrak: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Keberhasilan pendidikan pada semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan dalam pemberdayaan masyarakat akademis (santri) sangat dipengaruhi adanya lembaga pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyakat yang berada di lingkungan pesantren. oleh sebab itu perlu adanya sinerjitas pesantren dan perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Tujuan kami dalam penulisan artikel ini adalah untuk meneliti dan mengetahui sejauh mana adanya sinerjitas pesantren dan perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dalam perspektif manajemen di STAI Nazhatut Thullab Sampang. Kata Kunci: Sinerjitas Pesantren, Manajemen, Perguruan Tinggi, Pemberdayaan Masyarakat. Abstract: National education function to develop ability and form the character and civilization of dignified nation in order to educate the life of the nation, aims to the development of the potential of learners to become human beings who believe and pious to God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, skilled, creative, independent and become a democratic and responsible citizen. The success of education in all pathways, types, and levels of education in the empowerment of academic societies (santri) is strongly influenced by educational institutions in accordance with the needs of the communities in the pesantren environment. therefore the need for synergy of pesantren and universities in community empowerment. Our goal in writing this article is to examine and find out the extent to which the synergy of boarding schools and universities in community empowerment in management perspective in STAI Nazhatut Thullab Sampang. Keywords: Pesantren Synergy, Management, Higher Education, Community Empowerment.
Pembentukan Karakter Positif Peserta Didik Melalui Bimbingan Pribadi Sosial Fathorrahman Z; Siti Farida
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.912 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i1.3277

Abstract

Abstrak: Tulisan ini membahas tentang pembentukan karakter positif peserta didik, hal ini dilatar belakangi oleh buruknya karakter masyarakat kita dewasa ini yang disinyalir oleh beberapa kalangan bahwa hal tersebut disebabkan arus globalisasi, teknologi dan informasi yang begitu pesat sehingga berdampak pada merosotnya moral, nila-nilai sosial, budaya dan bahkan agama. Pembentukan karakter positif pada peseta didik di sekolah melalui bimbingan pribadi sosial dapat dilakukan melalui beberapa teknik, yaitu bimbingan klasikal, kelompok, dan individual dengan memperhatikan beberapa aspek; aspek psikologis siswa sebagai remaja, budaya lokal, dan kondisi masyarakat serta melakukan kerja sama yang sinergis antara guru bimbingan dan konseling dengan semua elemen yang ada di sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat agar tujuan layanan bimbingan pribadi sosial dapat tercapai. Kata Kunci: Karakter, Bimbingan Pribadi Sosial Abstract: This paper discusses abaout the formation of positive character of students, this is due to the bad character of our society today that is allegedly by some realm that is caused by the flow of globalization, technology and information so rapidly so that it has the impact decline of moral, social values, culture and also religion. The formation of positive characters to student in the school by guidance of personal social counseling can do it pass through several techniques, namely classical, group, and individual guidance with attention to several aspects; the psychological aspects of students as adolescents, local cultures, and communities condition as well as synergistic collaboration between guidance and counseling teachers with all elements which present in schools, parents, and communities in order that the goals of personal social guidance services can be achieved. Keywords: Character, Personal Social Guidance.
Otentisitas Bahasa Al-Qur'an dan Pemaknaan Bidadari Surga (Respon Stefan Wild Terhadap Hipotesa Luxenberg) Nailun Najah
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 1 (2018): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.982 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i1.3278

Abstract

Abstrak: Kritikan Stefan Wild terhadap Luxenburg dalam kajian ini mengacu kepada tiga hal: Pertama, adalah mengenai otentisitas bahasa al-Qur’an yang diklaim Luxenberg berasal dari bahasa Syiria-Aramaic. Kedua, mengenai pemaknaan Luxenberg terhadap kata hu>r ‘i>n. Ketiga, mengenai tesis Luxenberg yang mengatakan bahwa citra seksualitas dalam deskripsi tentang surga disebutkan dalam agama selain Islam. Kata Kunci: Bahasa al-Qur’an, Bidadari Surga Abstract: Stefan Wild’s criticism to Luxenburg in this writing refers to three issues: First, is about authenticity of Koranic language that was claimed by Luxenberg that it came from Syiria-Aramaic language. Second, is about Luxenberg interpretation to hu>r ‘i>n word. Third, is about Luxenberg’s tesis that sexuality image in paradise description is not only mentioned Islam, but also in other religion. Keywords: Koranic Language, Paradise Sylph.
Ibnu Rusyd dan Kontribusi Pemikirannya Terhadap Perkembangan Ilmu Fiqih Mohamad Thoyyib Madani
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 2 No. 1 (2017): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.905 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v2i1.3080

Abstract

Abstrak : Tulisan mengkaji tentang pemikiran Ibnu Rusyd di bidang pendidikan, terutama fiqh. Ibnu Rusyd berpikir tentang yurisprudensi pendidikan dapat ditemukan, dengan pemikiran filosofis yang mendalam, sekitar dua bagian ilmu, yaitu metode konsep (tasawwur), dan verifikasi (tasdiq). Metode tasdiq, mengelompokkan manusia, sesuai dengan kemampuan berfikirnya, menjadi tiga kelompok, yaitu ahl al-khitab, ahl al-jadal, dan ahl al-burhan. klasifikasi, menyebabkan metode penyampaian pendidikan fiqh berbeda, disesuaikan dengan kemampuan berpikir manusia, bahwa dalam pembahasan fikih, dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu biasa, muqtasid, dan mujtahid. Awam identik ahl al-khitab, muqtasid identik ahl al-jadal, dan mujtahid identik dengan ahl al-burhan. Kata kunci: Pemikiran Ibnu Rusyd, Ilmu Fiqih. Abstract : This article studies about the thought of Ibn Rusyd in education, especially fiqh. Ibn Rusyd thinking about education jurisprudence can be found, with deep philosophical thought, about two parts of science, namely the method of concept (tasawwur), and verification (tasdiq). Tasdiq methods, classifying humans, according to the ability berfikirnya, into three groups, namely al-khitab ahl, ahl al-jadal, and ahl al-burhan. the classification, causes fiqh education delivery methods are different, customizable, with the ability to think man, that in the discussion of jurisprudence, divided into three groups, namely ordinary, muqtasid, and mujtahid. Layman identical, the ahl al-khitab; muqtasid identical, the ahl al-jadal, and mujtahid synonymous with ahl al-burhan. Keywords: Thought of Ibn Rusyd, Fiqh
Problematika Dualisme Ideologi dan Kelembagaan Pendidikan Islam Fathorrahman Z
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 2 No. 1 (2017): (Juni)
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.551 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v2i1.3092

Abstract

Abstrak: Dualisme pendidikan di Indonesia telah menjadi dilema yang belum dapat diselesaikan hingga sekarang. Dualisme ini tidak hanya berkenaan dengan sistem pengajarannya tetapi juga menjurus pada keilmuannya. Pola pikir yang sempit cenderung membuka gap antara ilmu-ilmu agama Islam dan ilmu-ilmu umum. Padahal dikotomi keilmuan ini justru menjadi garapan bagi para pakar pendidikan Islam untuk berusaha menyatukan keduanya. Dualisme pendidikan Islam juga muncul dalam bidang manajerialnya, khususnya di lembaga swasta. Lembaga swasta umumnya memiliki dua top manager yaitu kepala madrasah dan ketua yayasan (atau pengurus). Meskipun telah ada garis kewenangan yang memisahkan kedua top manager tersebut, yakni kepala madrasah memegang kendali akademik sedangkan ketua yayasan (pengurus) membidangi penyediaan sarana dan prasarana, sering di dalam praktik terjadi overlapping. Praktek manajemen di madrasah sering menunjukkan model manajemen tradisional, yakni model manajemen paternalistik atau feodalistik. Dominasi senioritas semacam ini terkadang mengganggu perkembangan dan peningkatan kualitas pendidikan. Kata Kunci: idealisme, kelembagaan, pendidikan islam Abstract: The dualism of education in Indonesia has become a dilemma that has not been resolved until now. This dualism is not only concerned with the teaching system but also leads to its scholarship. A narrow mindset tends to open the gap between the sciences of Islam and the general sciences. Yet this dichotomy of science is actually a claim for Islamic education experts to try to unite the two. Islamic education dualism also emerged in the managerial field, especially in private institutions. Private institutions generally have two top managers: the head of the madrasah and the chairman of the foundation (or caretaker). Although there is a line of authority that separates the two top managers, ie the head of the madrasah holds academic control while the chairman of the foundation (caretaker) in charge of the provision of facilities and infrastructure, often in the practice of overlapping. Management practices in madrasas often show a traditional management model, the paternalistic or feudalistic management model. Such seniority dominance sometimes interferes with the development and improvement of the quality of education. Keywords: idealism, institution, Islamic education
Filsafat Dinamis Integralistik Epistemologi Dalam Pemikiran Muhammad Iqbal Ach. Maimun
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 2 (2018): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.508 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i2.3402

Abstract

Abstract: This study focuses on the dynamic and integral aspects of Iqbal. The spirit of dynamism and integrality is a discussion of Iqbal which has received less attention in various studies. With this spirit, Iqbal concocted successfully to build an Islamic civilization that was built in chaos. For that purpose, Iqbal integrates the fundamental aspects, namely the source of knowledge consists of afak, anfus and history. There are three potentials, namely the senses, reason and intuition. All these devices are a unity towards continuous improvement until they reach their peak. To continue to move dynamically, the power of y ‘isyq in the gathering mind is important so that all sources are maximized simultaneously to explore the object of knowledge which is the connection between the One Absolute Being. With this Iqbal succeeded in encouraging object integration (physical and metaphysical) which began with the integration of Sufism, philosophy and science. Iqbal also integrates classical and modern and challenges Islam and the West while remaining critical thinking. Knowledge gained from actions in the form of ‘charity as a form of knowledge and action. Keywords: source of knowledge, ‘isyq, intuition, integration.
Pembentukan Lingkungan Religius Dalam Pengelolaan Pendidikan di SMP Negeri I Camplong Ismail Ismail; Saniri Saniri; Abu Samsuddin; Moh. Taufiqurrahman
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 2 (2018): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.66 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i2.3404

Abstract

Abstract The adjustment was implemented with the formation of a religious environment in the educational management at Camplong Junior High School 1. This research aims to get answers from the focus of the problem: 1) How is the formation of a religious environment in the educational management at Camplong Junior High School 1? 2) What are the supporting and inhibiting factors for the formation of a religious environment in the educational management at Camplong Junior High School 1? In order to collect data, researchers used interviewing, observation and documentation techniques. While the analysis is carried out according to descriptive analysis techniques quality. From the analysis of the data, it was found that: 1) the formation of a religious environment was realized by educational facilities and infrastructure that support, the existence of intra-religious and extra-curriculum religious activities, and religious attitudes and behavior of school people. 2) As for the supporting are teacher professionalism, educational facilities and infrastructure, and school discipline. The inhibiting factor is that the program is still centered on PAI teachers. Key Word: Religius Environment, Educational Management Abstrak Penyesuaian diimplementasikan dengan pembentukan lingkungan religius dalam pengelolaan pendidikan di SMP Negeri 1 Camplong. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat jawaban dari fokus masalah: 1) Bagaimana pembentukan lingkungan religius dalam pengelolaan pendidikan di SMP Negeri 1 Camplong? 2) Apakah faktor pendukung dan penghambat pembentukan lingkungan religius? Dalam rangka pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisisnya dilakukan menurut teknik analisis deskriptif kualitatitf. Dari analisis data, ditemukan bahwa: 1) pembentukan lingkungan religius diwujudkan dengan: sarana dan parasana pendidikan yang mendukung, adanya kegiatan keagamaan baik intra maupun ekstra kurikulum, dan sikap dan perilaku religius warga sekolah. 2) adapun faktor pendukung yaitu profesionalisme guru, sarana dan prasarana pendidikan, dan tata tertib sekolah. Faktor penghambat adalah program ini masih terpusat pada guru PAI. Kata kunci: Lingkungan religius, pengelolaan pendidikan.
Pemanfaatan Retorika Dalam Film Kehormatan di Balik Kerudung Karya Tya Subiakto Satrio Mashuri Mashuri; Moh Thoyyib Madani
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 3 No. 2 (2018): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.485 KB) | DOI: 10.35127/kbl.v3i2.3406

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini ingin memperoleh deskripsi yang objektif tentang retorika apa saja yang terdapat pada film kehormatan di balik kerudung karya Tya Subiakto satrio Penerbitkan PT. Kharisma Starvision Plus. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif sebab data yang diteliti berupa film yang ditranskrip menjadi teks, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi yaitu berupa pengamatan langsung kepada suatu objek yang akan diteliti, Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ada tiga tahapan, (1) identifikasi dan klasifikasi data, (2) analisis data, dan (3) deskripsi kualitatif. Dari analisis data yang dilakukan pada jurnal ini ditemukan retorika yang terdapat dalam film kehormatan di balik kerudung meliputi: (1) bahasa, berupa menata materi bahasa (2) pemilihan topik tutur berupa ungkapan diri tokoh, dengan memberi sebuah topik yang diangkatnya, (3) pemilihan tindak tutur berupa tindak tutur dalam tokoh-tokoh yang digunakan agar penonton bisa menikmati ceritanya yang terdapat komponen dasar, yaitu: Tindakan, sehingga dasar ini lebih banyak digunakan pengarang dalam film kehormatan di balik kerudung tersebut. Kata Kunci: Retorika Film Kehormatan Di balik Kerudung Abstract: The purpose of this study is to obtain an objective description of any rhetoric contained in the Tya Subiakto Satrio’s film “Kehormatan di Balik Kerudung” by published by PT. Kharisma Starvision Plus. This type of research was qualitative research because the data examined in the form of film was transcribed into text. The method used in this study was the method of observation that was a direct observation to an object to be researched. Data collection of this study used documentation techniques. The data analysis technique used of this research was three stages; (1) data identification and classification, (2) data analysis, and (3) qualitative description. From the data analysis done in the jurnal , the rhetoric found in the film “Kehormatan di Balik Kerudung” includes: (1) the language, which is organizing language materials (2) selection of topics in the form of characters’ self-expression by giving a topic that raised, (3) election of characters’ speech acts used so that the audience can enjoy the story that has basic components, namely: action, so this base is more widely used by the author in the honor film ‘Kehormatan di Balik Kerudung. Keywords: Rhetoric of Film “Kehormatan di Balik Kerudung”

Page 5 of 23 | Total Record : 223