cover
Contact Name
Ervin Nurhayati
Contact Email
purifikasi@gmail.com
Phone
+6281339952643
Journal Mail Official
purifikasi@gmail.com
Editorial Address
Department of Environmental Engineering, ITS Campuss, Sukolilo, Surabaya, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Purifikasi
ISSN : 14113465     EISSN : 25983806     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Purifikasi was published since January 2000 by Division of Journal Purifikasi Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environment and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya in collaboration with the Association of Indonesian Sanitary and Environmental Techniques (IATPI) East Java. Jurnal Purifikasi is published twice a year in July and December, covers topics on technology and management related to environmental engineering field.
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
fitoremediasi tanah inceptisols tercemar limbah laundry dengan tanaman kenaf (Hibiscus cannabinus L.) Sarwoko Mangkoedihardjo; Dea Argita
Purifikasi Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i1.35

Abstract

Fosfat dari deterjen mampu mencemari lingkungan dengan kontribusi phosphate loading 25-30%. Salah satu metode untuk memperbaiki kualitas tanah yang tercemar dengan biaya yang terjangkau bagi masyarakat sekitar yaitu dengan menggunakan metode fitoremediasi dengan menggunakan tanaman kenaf. Tujuan penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan analisa mengenai efisiensi penurunan nilai konsentrasi fosfat pada tanah Inceptisols yang tercemar limbah laundry dengan menggunakan tanaman kenaf. Penelitian utama dilakukan selama 28 hari. Variabel yang diujikan terdiri dari 3 faktor, yaitu variasi konsentrasi fosfat limbah laundry, variasi varietas tanaman kenaf yang menggunakan varietas KR11 dan KR15, dan variasi umur kenaf, yaitu 30 dan 45 hari. Parameter yang diukur antara lain, konsentrasi fosfat, tinggi tanaman, luas daun, berat basah dan berat kering tanaman serta pH tanah, C-Organik tanah, berat isi tanah dan permeabilitas tanah. Penentuan kadar fosfat dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Data kuantitatif yang diperoleh diuji dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada EXCEL dan dilakukan dengan uji F taraf 5%. Efisiensi penurunan konsentrasi fosfat tertinggi pada limbah laundry terdapat pada tanaman kenaf varietas KR15 dengan usia 45 hari yaitu sebesar 55,28% dan 52,43% untuk masing-masing konsentrasi 25% dan 50%.
Pengaruh Konsentrasi dan Kecepatan Pengadukan terhadap Karakteristik Membran Komposit Chitosan Alia Damayanti; Sri Wahyuni
Purifikasi Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i1.36

Abstract

Filtrasi membran merupakan alternatif teknologi baru yang ramah lingkungan dalam mengatasi problematika limbah cair. Dalam penggunaannya, bahan baku serta proses pembuatan berperan penting dalam karakteristik dan permeabilitas membran. Chitosan (CS) adalah salah satu bahan yang paling banyak digunakan sebagai bahan membran karena memiliki kemampuan yang bagus dalam membentuk film. Namun, masih memiliki beberapa kekurangan karena rapuh dan hidroskopis, sehingga perlu dikombinasikan dengan bahan pendukung seperti Poly (vynil) Alcohol dan Poly (ethilene) Glikol. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi penambahan Poly (vynil) Alcohol dan kecepatan pengadukan terhadap karakteristik dan permeabilitas membran. Membran chitosan-Poly (vynil) Alcohol dibuat dengan konsentrasi Poly (vynil) Alcohol sebesar 30%, 40%, 50%, 60% dan 70% (v/v). Analisa karakteristik membran dilakukan menggunakan uji tarik. Membran komposit chitosan diujikan pada reaktor cross flow. Pengujian pada reaktor dilakukan selama 50 menit dan permeate diambil setiap 10 menit. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan kuat tarik pada saat putus meningkat dengan meningkatnya konsentrasi Poly (vynil) Alcohol,hingga konsentrasi 40% dan dengan peningkatan konsentrasi Poly (vynil) Alcohol lebih lanjut mengakibatkan penurunan pada kuat tarik membran. Kekuatan elastisitas membran pada kecepatan pengadukan 300 rpm lebih besar dibandingkan 100 rpm. Nilai fluks tertinggi didapatkan pada variasi konsentrasi membran 30%, kecepatan pengadukan 100 rpm yaitu sebesar 40,20 L/m2.jam. Berdasarkan tekanan operasi dan nilai fluks per satuan tekanan dapat disimpulkan bahwa membran komposit yang telah dibuat termasuk dalam membran ultrafiltrasi.
REVIEW: PARTIKULAT SEKUNDER DARI AKTIFITAS PENGECATAN Indri Santiasih
Purifikasi Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i1.37

Abstract

Proses pengecatan menghasilkan partikulat yang berasal dari penggunaan cat dan pelarut (solvent). Partikulat yang dihasilkan dari proses pengecatan dapat berupa partikulat primer dan sekunder. Partikulat sekunder merupakan hasil reaksi kimia antara volatile organic compound (VOC) dari cat dan pelarut (solvent) yang digunakan, dengan ozon di udara ambien. Proses pembentukan partikulat sekunder dari aktifitas pengecatan melalui proses nukleasi yang menghasilkan partikulat dengan diameter aerodinamis < 100 nm. Ukuran partikulat yang sangat kecil meningkatkan resiko munculnya gangguan kesehatan pada manusia yang terpapar, baik pada paparan akut maupun kronis pada konsentrasi tertentu. Hal ini dikarenakan partikulat dapat dengan mudah menembus paru-paru bahkan dapat terdifusi dalam peredaran darah. Pengendalian terhadap variabel-variabel yang mempengaruhi konsentrasi partikulat antara lain VOC dan ozon merupakan salah satu upaya untuk menurunkan konsentrasi partikulat pada aktifitas pengecatan, selain pengendalian teknis seperti penggunaan heating, ventilating and air conditioning (HVAC).
filtrasi limbah laundry dengan membran zeolit-silika untuk menurunkan cod Anshah Silmi Afifah; Alia Damayanti
Purifikasi Vol 16 No 2 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i2.38

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui variasi membran komposit zeolit-silika terbaik dalam menurunkan kadar COD di dalam limbah laundry. Variasi yang digunakan dalam penelitian adalah penambahan pasir silika dan kecepatan centrifuge pada pembuatan membran serta konsentrasi air limbah pada pengaplikasian membran. Pengujian membran dalam penelitian dilakukan menggunakan reaktor dengan pola aliran cross flow. Pengujian membran pada limbah laundry dilakukan selama 100 menit dengan waktu pengambilan sampel selama 20 menit. COD dianalisis dengan menggunakan metoda titrimetrik refluks tertutup. Untuk mengetahuimorfologi dan struktur membran,dilakukan analisa menggunakan alat Scanning Electron Microscopy (SEM). Untuk mengetahui unsur yang ada di dalam membran, dilakukan analisa menggunakan alat Energy Dispersive X-ray (EDX).
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU MENGGUNAKAN TANAMAN KENAF (Hibiscus cannabinus L.) UNTUK MENURUNKAN KADAR AMONIUM DAN BOD PADA BED EVAPOTRANSPIRASI Sarwoko Mangkoedihardjo; Firda Lutfiatul Fitria
Purifikasi Vol 16 No 2 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i2.39

Abstract

Industri tahu merupakan salah satu penghasil limbah cair apabila tidak dikelola dengan baik akan mengakibatkan permasalahan lingkungan. Fitotretmen adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan tumbuhan untuk mengurangi polutan zat pencemar organik maupun anorganik di dalam tanah, sedimen, atau air. Tanaman kenaf (Hibiscus cannabinusL.) dapat digunakan dalam proses fitotretmen karena mampu mengurangi zat pencemar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penurunan kadar amonium dan BOD menggunakan tanaman kenaf untuk pengolahan limbah cair tahu. Penelitian ini menggunakan bed evapotranspirasi dengan sistem batch. Variabel yang digunakan adalah varietas jenis tanaman kenaf (KR 12 dan KR 15) dan konsentrasi limbah cair tahu 75% dan 50% (kadar amonium sama). Penelitian ini dilakukan selama 28 hari. Efisiensi removal tertinggi untuk penurunan kadar amonium pada adalah Kenaf 15 limbah cair tahu 50% adalah 99,58% (42,093 mg/L menjadi 0,178 mg/L). Efisiensi removal tertinggi untuk penurunan kadar BOD adalah Kenaf 15 limbah cair tahu 75% yaitu 96,59% (3371,25 menjadi 115,03 mg/L).
Kondisi Intrusi Air Laut Terhadap Kondisi Kualitas Air Tanah di Kota Surabaya Galdi Ariyanto
Purifikasi Vol 16 No 2 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i2.40

Abstract

Surabaya adalah salah satu kota pesisir yang ada di Indonesia. Salah satu permasalahan wilayah kota pesisir adalah adanya instrusi air laut. Intrusi air laut adalah menyusupnya air laut ke zona air tawar sehingga air tawar berasa asin. Permasalahan pokok sumberdaya air yang terjadi di beberapa kota besar di Indonesia adalah keragaman sistem akuifer, posisi dan penyebaran penyusupan/intrusi air laut baik secara alami maupun secara buatan yang diakibatkan adanya pengambilan air tanah berlebihan (mining yield) untuk kebutuhan domestik, maupun industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran kawasan terintrusi air laut di Kota Surabaya berdasarkan kandungan khlorida (Cl) dalam air. Pengambilan sampel air dilakukan di 28 titik untuk selanjutnya dilakukan analisi laboratorium. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa 23 % wilayah di Kota Surabaya kondisi kualitas air tanahnya asin, 26 % payau dan sisanya pada kondisi tawar. Dibandingkan dengan tahun 2013, wilayah yang terintrusi air laut di Kota Surabaya mengalami penurunan, sehingga menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kondisi kualitas air tanah di Kota Surabaya.
ANALISIS RISIKO KEGAGALAN DAN BASIC CAUSE KEBOCORAN PADA TANGKI PENYIMPANAN AMONIA Mirna Apriani
Purifikasi Vol 16 No 2 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i2.41

Abstract

Amonia merupakan bahan kimia bahan berbahaya dan beracun, dapat menimbulkan luka bakar bahkan kematian. Pelepasan amonia dari tangki penyimpanan memiliki potensi bahaya bagi pekerja dan manusia di lingkungan sekitar. Amonia cair mudah terlepas ke lingkungan karena dapat berubah menjadi gas pada temperatur ruang. Penelitian dilakukan untuk menganalisis risiko tinggi dan menentukan basic cause kebocoran pada tangki penyimpanan. Analisis risiko tinggi akan didahului dengan identifikasi potensi bahaya menggunakan metoda Failure Mode Equipment Analysis (FMEA). Untuk mengetahui basic cause dilakukan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA). Hasil FMEA didapatkan risiko tertinggi adalah fail close flow control valve. (FCV). Hasil FTA basic cause dari fail close FCV adalah perawatan buruk, umur pemakaian, pressure indicator error/jarang dikalibrasi. Pencegahan kegagalan semua komponen yang mendukung kinerja FCV adalah perawatan sesuai jadwal agar dapat mencegah kerusakan sebelum masa efektif komponen. Selain perawatan sesuai jadwal juga dilakukan pelatihan kepada operator agar kompeten untuk mengurangi human error.
EVALUASI KINERJA FILTER CEPAT DI PDAM SIDOARJO DENGAN METODA FILTER CORING Bowo Djoko Marsono
Purifikasi Vol 16 No 2 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i2.42

Abstract

Filter air mampu memisahkan kotoran dengan proses fisik, kimia dan biologis melalui media filter. Kualitas air yang akan didistribusi bergantung pada kinerja filter yang digunakan. Untuk itu, diperlukan evaluasi terhadap kinerja filter untuk memberikan gambaran filter saat beroperasi maupun saat backwash. Evaluasi kinerja filter cepat meliputi parameter kekeruhan filtrat, filter run volume, lama operasi filter, dan rasio volume air backwash terhadap volume air filtrat. Evaluasi backwash meliputi parameter profil kekeruhan air cucian backwash, profil kekeruhan filtrat, solid retention profile, dan ukuran media terekspansi pada saat backwash. Evaluasi backwash dilakukan dengan menggunakan metoda filter coring. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Pengolahan Air Minum Taman Tirta PDAM Sidoarjo, khususnya unit filtrasi, dengan parameter kualitas air yang diperiksa adalah kekeruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja filter cepat yang dievaluasi mempunyai rasio volume air backwash terhadap filtrat yang dihasilkan mencapai 2,3% atau dalam katagori baik, filter run volume mencapai 237 - 271 m3/m2 sesuai kriteria. Hasil analisa floc retention sampling dari 2 unit filter yang diteliti mencapai kekeruhan 35 - 44 NTU atau sesuai kriteria floc retention yang berarti media filter bersih. Sedangkan ekspansi media filter terdistribusi dengan baik.
PRODUKSI BIOETANOL dari BATANG Sorghum bicolor (L.) Moench dengan Saccharomyces cerevisiae dan KONSORSIUM S. cerevisiae-Pichia stipitis Ellina S Pandebesie; Audiananti Meganandi Kartini
Purifikasi Vol 16 No 2 (2016): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v16.i2.43

Abstract

Indonesia merupakan penghasil biomassa lignoselulosa residu pertanian yang cukup melimpah, salah satunya adalah limbah pertanian sorgum yang belum memiliki nilai ekonomis berupa batang Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench). Total gula dalam nira sorgum hampir setara dengan nira tebu. Berdasarkan kandungan total gula yang cukup tinggi tersebut, limbah pertanian sorgum berupa batang sorgum beserta kandungan niranya adalah salah satu potensi sumber bioetanol yang menjanjikan.Penelitian ini dilakukan untuk menentukan konsentrasi substrat optimum dan proses fermentasi batang sorgum dengan menggunakan metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF). Pretreatment yang akan digunakan adalah dengan metode fisik dan kimia. Batang sorgum yang telah menjadi bubuk dibuat dalam konsentrasi 25 gram (5%) dan 50 gram (10%), kemudian dilakukan penambahan aquades hingga 500 ml. Substrat diperlakukan dengan pretreatment pencacahan, pengeringan dan penggilingan, kemudian dilakukan penambahan H2SO4 0,25% dan dipanaskan pada suhu 121o C selama 10 menit. Metode hidrolisis pada penelitian ini menggunakan metode hidrolisis enzimatik, yaitu dengan memanfaatkan kapang T. viride dan A. niger. Sampel yang telah ditambahkan T. viride dan A. nigerkemudian ditambahkan S. cerevisiae CC 3012 dan konsorsium S. cerevisiae CC 3012-P. stipitis untuk proses fermentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu kadar lignin, selulosa, hemiselulosa, gula reduksi, pH, C, N, P dan bioetanol. Analisis menggunakan Response Surface digunakan untuk mengambil kesimpulan dan mengetahui nilai optimum terhadap berbagai perlakuan substrat yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan batang sorgum berpotensi rendah sebagai bahan baku bioetanol karena menghasilkan kadar gula reduksi dan etanol yang tergolong rendah. Hasil etanol tertinggi dihasilkan pada substrat 50 gram (10%), yaitu sebesar 2.1% dengan penambahan konsorsium S. cerevisiae CC 3012-P. stipitis 10 % selama 24 jam fermentasi.
Evaluasi IPAL Komunal Pada Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Edya Pitoyo; Evy Hendriarianti; Nieke Karnaningroem
Purifikasi Vol 17 No 1 (2017): Jurnal Purifikasi
Publisher : Department of Environmental Engineering-Faculty of Civil, Environmental and Geo Engineering. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25983806.v17.i1.44

Abstract

Perda Kota Malang nomor 17 tahun 2001 tentang Konservasi Air, bahwa segala jenis kegiatan yang menimbulkan limbah harus memiliki instalasi pengolahan air limbah. Kebijakan tersebut sedang diterapkan oleh pemerintah Kota Malang dengan melakukan pembangunan IPAL Komunal. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi pembangunan terhadap IPAL Komunal yang berlokasi di Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Berdasarkan review IPAL Komunal yang dilakukan oleh DEWATS, ternyata mayoritas IPAL Komunal yang dibangun tidak dimonitoring, sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap aspek teknis untuk mendapatkan kesesuaian perencanaan dengan kriteria desain serta tingkat efektivitas dari IPAL Komunal dengan menggunakan Metoda Comprehensive Performance Evaluation. Evaluasi terhadap aspek lingkungan dari dampak operasional IPAL Komunal juga dilakukan dengan metoda perbandingan baku mutu. Berdasarkan hasil evaluasi aspek teknis didapatkan penyisihan efisiensi, rasio BOD/COD, OLR dan HRT sudah memenuhi kriteria desain tetapi tidak sesuai dengan hasil perhitungan rasio BOD/COD, OLR, dan HRT, Pada perhitungan perencanaan dengan realisasi pembangunan dan pengoperasian, sedangkan aspek lingkungan, hasil efluen BOD, COD, dan TSS masih belum memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan oleh Kota Malang.

Page 4 of 39 | Total Record : 385


Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Purifikasi Vol 24 No 1 (2025): Jurnal Purifikasi Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Purifikasi Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Purifikasi Vol 22 No 2 (2023): Jurnal Purifikasi Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Purifikasi Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Purifikasi Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Purifikasi Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Purifikasi Vol 20 No 1 (2020): Jurnal Purifikasi Vol 19 No 2 (2019): Jurnal Purifikasi Vol 19 No 1 (2019): Jurnal Purifikasi Vol 18 No 2 (2018): Jurnal Purifikasi Vol 18 No 1 (2018): Jurnal Purifikasi Vol 17 No 2 (2017): Jurnal Purifikasi Vol 17 No 1 (2017): Jurnal Purifikasi Vol 16 No 2 (2016): Jurnal Purifikasi Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Purifikasi Vol 15 No 2 (2015): Jurnal Purifikasi Vol 15 No 1 (2015): Jurnal Purifikasi Vol 14 No 2 (2014): Jurnal Purifikasi Vol 14 No 1 (2014): Jurnal Purifikasi Vol 13 No 2 (2012): Jurnal Purifikasi Vol 13 No 1 (2012): Jurnal Purifikasi Vol 12 No 3 (2011): Jurnal Purifikasi Vol 12 No 2 (2011): Jurnal Purifikasi Vol 12 No 1 (2011): Jurnal Purifikasi Vol 11 No 2 (2010): Jurnal Purifikasi Vol 11 No 1 (2010): Jurnal Purifikasi Vol 10 No 2 (2009): Jurnal Purifikasi Vol 10 No 1 (2009): Jurnal Purifikasi Vol 9 No 2 (2008): Jurnal Purifikasi Vol 9 No 1 (2008): Jurnal Purifikasi Vol 8 No 2 (2007): Jurnal Purifikasi Vol 8 No 1 (2007): Jurnal Purifikasi Vol 7 No 2 (2006): Jurnal Purifikasi Vol 7 No 1 (2006): Jurnal Purifikasi Vol 6 No 2 (2005): Jurnal Purifikasi Vol 6 No 1 (2005): Jurnal Purifikasi Vol 5 No 3 (2004): Jurnal Purifikasi Vol 5 No 2 (2004): Jurnal Purifikasi Vol 5 No 1 (2004): Jurnal Purifikasi Vol 4 No 4 (2003): Jurnal Purifikasi Vol 4 No 3 (2003): Jurnal Purifikasi Vol 4 No 2 (2003): Jurnal Purifikasi Vol 4 No 1 (2003): Jurnal Purifikasi More Issue