cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
TEKNIK
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08521697     EISSN : 24609919     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu rekayasa/keteknikan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal TEKNIK meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan ilmiah yang dipublikasikan oleh Jurnal TEKNIK.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 41, No. 2 (2020): August 2020" : 12 Documents clear
Pengaruh Lapisan Dy & Tb pada Temperatur Rendah terhadap Koersivitas Magnet Permanen Tipe NdFeB Afrilinda, Eva; Virdhian, Shinta; Djuanda, Dagus Resmana; Doloksaribu, Martin
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.28857

Abstract

Pelapisan permukaan magnet dengan unsur tanah jarang berat (heavy rare earth element-HREE) diikuti difusi batas butir dapat meningkatkan koersivitas tanpa mempengaruhi remanen. Pada umumnya perlakuan panas dilakukan pada temperatur tinggi agar lapisan HRE dapat terdifusi ke dalam permukaan. Namun temperatur tinggi dapat meningkatkan ukuran butir sehingga koersivitas menurun. Penelitian ini mempelajari pengaruh lapisan Dy dan Tb pada temperatur rendah. Sampel magnet permanen dilapisi DyF3 dan TbF3 kemudian diberikan dua variasi perlakuan panas. Pertama, sampel diberikan perlakuan panas anil temperatur 700oC selama 6 jam lalu perlakuan setelah anil pada 500oC selama 1 jam. Kedua, sampel diberikan perlakuan panas anil temperatur 700oC selama 10 jam lalu perlakuan setelah anil pada 500oC selama 2 jam. Hasil uji koersivitas menunjukkan bahwa nilai koersivitas magnet permanen dengan Tb lebih besar dibandingkan dengan Dy pada waktu tahan 6 jam dan 10 jam. Pengamatan struktur mikro dengan SEM-EDS dan EPMA menunjukkan bahwa oksida terdifusi lebih dalam pada lapisan Tb dibandingkan lapisan Dy.
Pengaruh Konsentrasi Unsur Kalium, Karbon, dan Aerasi pada Bioremediasi Air Limbah Boezem dengan High Rate Algae Pond Ratnawati, Rhenny; Nurhayati, Indah; Sari, Venny Yunita
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.24518

Abstract

High Rate Algae Pond (HRAP) adalah salah satu teknologi yang efektif untuk mengolah air limbah domestik. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh penambahan unsur kalium (K), karbon (C), dan aerasi terhadap proses bioremediasi air boezem. Reaktor yang digunakan berupa toples kaca berukuran 8 liter dengan komposisi air boezem: kultur alga adalah 25%:75%. Air limbah domestik yang digunakan berasal dari air boezem Kalidami, Surabaya. Pembiakkan alga berasal dari kolam pribadi warga di Sidoarjo. Variabel penelitian adalah penambahan unsur K (0%, 1% dan 3%), konsentrasi C (0 mg/L dan 29,41 mg/L), dan aerasi. Parameter yang diukur adalah konsentrasi COD, MLVSS, dan nilai pH pada hari ke-0, 3, 6, 9, 11, 13, 16, 18. Analisis konsentrasi COD, MLVSS, dan nilai pH dengan menggunakan metode titrimetrik (APHA 5220 C), metode gravimetri (SNI 06-6989.26-2005), dan menggunakan alat pH meter (SNI 06-6989.14-2004). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan konsentrasi COD yang paling optimal terlihat hari ke-6 pada reaktor dengan penambahan unsur K sebesar 3% dan konsentrasi C 29,41 mg/L dengan efisiensi mencapai 46% (45,2 mg/L). Konsentrasi COD pada hari ke-6 penelitian memenuhi baku mutu kelas III berdasarkan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2004 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air dengan nilai yang dipersyaratkan adalah 50 mg/L. Konsentrasi MLVSS tertinggi terdapat pada reaktor dengan penambahan unsur K (1% dan 3%), C (29,41 mg/L), dan aerasi. Konsentrasi MLVSS tertinggi terdapat pada reaktor dengan penambahan unsur K (1% dan 3%), C (29,41 mg/L), dan aerasi. Penambahan unsur K dan C tidak mempengaruhi nilai pH.
Pengaruh Proses Normalising dan Tempering Ganda Terhadap Peningkatan Nilai Modulus of Toughness Baja AISI 4340 Bandanadjaja, Beny; Idamayanti, Dewi
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.25950

Abstract

Baja AISI 4340 merupakan baja paduan Nikel, Chrom dan Molibden. Baja ini memiliki sifat kemampuan untuk dilaku-panas (heat-treatable) yang baik. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan ketangguhan baja AISI 4340 melalui proses perlakuan panas. Metode percobaan dilakukan dengan memberikan variasi proses perlakuan panas pada baja AISI 4340. Proses perlakuan panas yang diberikan yaitu normalising pada temperatur 900 °C, tempering tahap pertama pada temperatur 650 °C dan tempering tahap kedua dengan variasi 650 °C dan 705 °C. Pengaruh pemberian tambahan proses tempering setelah normalising dan temperatur temperingnya dianalisis untuk diketahui sejauh mana dapat meningkatkan ketangguhan baja ini. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian tambahan proses tempering dua kali pada 650 °C setelah normalising pada temperatur 900 °C dapat meningkatkan elongasi baja AISI 4340. Ketangguhan sebagai salah satu sifat mekanik yang akan ditingkatkan merupakan nilai kombinasi kekuatan tarik, kuat luluh dan elongasi, dalam nilai modulus of toughness. Hasil perhitungan modulus of toughness yang terbaik diperoleh dari proses perlakuan panas normalising, kemudian tempering tahap I pada temperatur 650 °C dan tempering tahap II pada temperatur 650 °C, yaitu sebesar 1.206 kgf.mm/mm3, meningkat 450 % dibandingkan dengan kondisi as-cast tanpa proses perlakuan panas sebesar 267 kgf.mm/mm3.
Simulasi Lapangan Penerapan Chicane Sebagai Perangkat Traffic Calming di Indonesia Ersamaulia, Masayu Silvi; Kusumastutie, Naomi Srie; Rusmandani, Pipit
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.23587

Abstract

Traffic calming merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengelola kecepatan. Salah satu jenis traffic calming yang terbukti efektif mereduksi kecepatan dan mengurangi volume lalu lintas adalah chicane. Namun sayangnya chicane tidak popular digunakan di Indonesia. Untuk itu penelitian ini bermaksud untuk menguji efektivitas chicane dalam mereduksi kecepatan kendaraan agar dapat menjadi alternatif traffic calming di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi lapangan dengan menggunakan taffic cone dan rambu portable dalam mengimplementasikan chicane. Model chicane yang digunakan adalah model chicane dari Pedoman Perencanaan Fasilitas Pengendali Kecepatan Lalu Lintas (model 1) dan Pennsylvania’s Traffic Calming Handbook (model 2). Lokasi studi merupakan jalan lokal yang menjadi blacksite, yaitu Jalan Pemuda Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Indonesia. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa kedua model chicane efektif dalam mereduksi kecepatan. Chicane model 1 mampu mereduksi kecepatan pada masing-masing arah sebesar 20% dan 17%, sedangkan pada model 2 sebesar 38,2% dan 39,6%. Namun demikian, kapasitas jalan pada saat implementasi chicane model 2 mengalami penurunan yang sangat drastis, dari kapasitas jalan sebesar 1.516,54 smp/jam pada kondisi eksisting menjadi sebesar 1.527 smp/jam. Oleh karena itu, chicane model 1 lebih disarankan untuk diimplementasikan pada lokasi studi dengan kombinasi pita penggaduh sebelum memasuki chicane
Uji Akurasi Metode Berbasis Citra Satelit untuk Ekstraksi Data Batimetri Safi'i, Ayu Nur; Dewi, Ratna Sari
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.29516

Abstract

Citra penginderaan jauh memungkinkan pengumpulan data batimetri dengan cakupan luas, sehingga dapat diintegrasikan dengan informasi terestrial untuk pemodelan wilayah pesisir dan pemodelan garis pantai. Data batimetri berbasis citra satelit cukup menjanjikan karena kemampuannya untuk mengisi kesenjangan data kedalaman yang diperoleh dari survei hidrografi. Tujuan dari penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi tiga model dalam memperoleh informasi kedalaman. Model-model tersebut dibuat dengan mengintegrasikan data citra penginderaan jauh dan data pengukuran in-situ (pemeruman) untuk menyediakan dan mengisi data kedalaman di perairan dangkal kawasan pesisir antara permukaan laut dan batas awal data pemeruman. Tiga model yang dievaluasi yaitu: Random Forest (RF), Multi Linear Regression (MLR) dan Generalized Additive Model (GAM). Secara statistik (hasil RMSE), GAM lebih unggul dibandingkan MLR dan RF dalam memperoleh informasi kedalaman. Nilai RMSE masing-masing adalah 0,16, 0,32 dan 0,64 untuk GAM, MLR dan RF. Namun, dari hasil visualisasi, model SDB dengan menggunakan GAM sangat ‘smooth’. Sementara jika dilihat dari penggunaan data, RF sangat tergantung pada jumlah data training. Dalam hal ini, MLR cukup menjanjikan untuk digunakan dalam memperoleh informasi kedalaman karena memiliki akurasi model SDB yang baik dan memiliki pola kedalaman yang lebih andal/reliable. Selain itu, MLR tidak terlalu tergantung pada jumlah data training.
Pemrograman Ladder PLC Pada Otomasi Proses Produksi Bioetanol Berbasis Jala Petri Sinyal Terinterpretasi (JPST) Joelianto, Endra; Dananjaya, Alex
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.24638

Abstract

Jala Petri sinyal terinterpretasi (JPST) dikenal sebagai salah satu metode formal yang digunakan untuk merancang dan mengevaluasi perilaku sistem otomasi yang dimodelkan sebagai sistem kejadian diskrit. Hubungan antara algoritma kontrol biner yang dibangun dengan proses sekuensial yang ditinjau dapat diperlihatkan dengan menggunakan JPST. Aplikasi diagram JPST pada perangkat keras umum seperti PLC memerlukan suatu cara untuk mengkodekan representasi algoritma kontrol dalam bentuk grafik menjadi program logika ladder. Makalah ini memperlihatkan proses pengubahan algoritma sistem otomasi proses produksi bioetanol yang dibangun dengan menggunakan metode JPST menjadi program logika ladder. Kinerja program ladder yang dihasilkan untuk sistem otomasi proses produksi bioetanol menggunakan PLC mengikuti kinerja dari diagram JPST yang dibuat.
Sistem Kontrol Injeksi Arus pada Inverter Berbasis Metode Proportional Integral Saputra, Eko Wirahadi; Hermawan, Hermawan; Setiawan, Iwan
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.23932

Abstract

Saat ini energi terbarukan yang bersumber dari energi hijau terus dikembangkan dan dioptimalkan. Khusus pemanfaatan energi terbarukan dengan keluaran daya DC, maka secara praktis diperlukan sistem  inverter agar bisa digunakan sebagai pengganti sumber energi daya AC. Agar bekerja secara optimal, secara internal dalam sebuah sistem inverter sumber tegangan, perlu dilengkapi sistem umpan balik arus. Salah satu metode pengontrolan arus inverter yang relative popular adalah metode kontrol Proporsional-Integral. Dalam penelitan ini, dirancang inverter satu fasa tipe Full Bridge dengan metode kontrol proportional-integral menggunakan mikrokontroler 16-bit dsPIC30F4011. Dengan sensor arus ACS712-05B arus keluaran inverter diumpan-balikkan. Pengujian dilakukan dengan variasi beban 8 Ω dan 10 Ω, dengan memvariasikan sejumlah nilai parameter kp dan ki. Berdasarkan hasil pengujian metode proportional integral untuk pengontrollan arus pada inverter satu fasa memiliki respon sistem cepat dan relative stabil.
Pengaruh Perlakuan Panas Baja Tahan Karat Martensitik AISI 410 terhadap Struktur Mikro dan Ketahanan Korosi di Lingkungan Simulasi Geothermal dalam Larutan Artificial Brine Prasetyo, Mukhlis Agung; Anwar, Moch. Syaiful; Mabruri, Efendi; Agustiningtyas, Diah Tri; Noviana, Rekha Chantya; Laksono, Andromeda Dwi
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.24690

Abstract

Energi Panas Bumi yang berlimpah memiliki potesi untuk digunakan sebagai pembangkit listrik. Pembangkit listrik panas bumi memanfaatkan uap panas bumi untuk memutar sudu turbin yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik. Baja tahan karat martensitik telah digunakan secara komersial untuk material sudu turbin pada turbin panas bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan panas (as-quench dan tempering) terhadap struktur mikro, laju korosi material dan ketahanan korosi sumuran pada baja tahan karat AISI 410. Pengujian mikrostruktur dilakukan dengan menggunakan mikroskop optik dan uji korosi material didalam larutan brine sintetis dengan alat Gamry G750. Pengamatan struktur mikro baja AISI 410 setelah proses annealing adalah ferit dan karbida. Struktur mikro berupa temper martensit berbentuk bilah (lath) dengan austenit sisa dan karbida logam setelah dilakukan proses austenisasi 1050ºC dengan pendinginan cepat (quench) media oli dan temperature tempering 650ºC. Laju korosi dan ketahanan korosi piting sangat tinggi ditemukan pada baja AISI 410 full Annealing.
Hambatan Signifikan Implementasi Sistem Manajemen Mutu Pelaksana Konstruksi Willar, Debby; Pangemanan, Daisy Debora Grace
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v0i0.27252

Abstract

Penerapan sistem mutu/ sistem manajemen mutu (SMM) pada penyelenggaraan konstruksi telah menjadi salah satu persyaratan bagi para kontraktor agar layak mengikuti pelelangan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. Seiring upaya para BUJK kualifikasi K, M, dan B mengembangkan dan menerapkan sistem mutu secara efektif, masih terdapat hambatan yang mengakibatkan sistem mutu perusahaan kontraktor belum maksimal diterapkan sehingga belum menerima manfaat yang maksimal pula. Studi ini bertujuan mengevaluasi hambatan-hambatan yang signifikan dialami oleh para BUJK kualifikasi K, M, dan B dalam menerapkan sistem mutu/SMM ISO 9001, serta mengevaluasi jika terdapat perbedaan hambatan yang signifikan. Metodepenelitian yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan survei kuesioner, yang melibatkan 102 profesional BUJK di daerah Provinsi Sulawesi Utara. Hasil studi memaparkan dalam masa satu dekade menerapkan sistem mutu, perbeadaan hambatan yang signifikan diantara ketiga kualifikasi kontraktor yaitu, kontraktor K memahami SMM sebatas memenuhi persyaratan pelanggan proyek, dan pemeriksaan mutu berkala proyek yang sementara dikerjakan belum sesuai dengan prosedur. Kontraktor M mengalami kendala atas komitmen manajemen untuk menyediakan biaya khusus pengembangan SMM, biaya pelatihan dan promosi, dan kendala mengendalikan kegiatan proyek agar memenuhi target waktu dan biaya. Kontraktor B tidak mengalami hambatan signifikan penerapan SMM, namun berupaya agar penerapan SMM bermanfaat mengurangi biaya operasional. Hasil studi bermanfaat bagi para BUJK untuk menetapkan strategi dan skala prioritas dalam mengatasi hambatan, serta secara bersama-sama saling koordinasi untuk meminimalisir hambatan implementasi SMM
Analisis Efektivitas Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Fine dan Fault Tree Analysis Ginting, Nopita Sari br; Kristiana, Retna
TEKNIK Vol 41, No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v39i3.20265

Abstract

Semua proyek konstruksi pasti memiliki risiko. Salah satunya adalah risiko terjadinya kecelakaan. Masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada sektor konstruksi masih belum menjadi perhatian utama. Hal itu dapat dilihat dari angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi adalah yang paling tinggi di antara bidang kerja lainnya. Berdasarkan Laporan Insiden HSE Project, terdapat tujuh insiden pada proyek Office Tower J-Box Jakarta Pusat, sehingga prinsip zero accident pada proyek tersebut tidak tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pekerjaan yang berisiko menimbulkan bahaya pada pekerja proyek, menilai tingkat risiko, menilai efektivitas pengendalian risiko, dan menentukan pengendalian risiko yang tepat pada proyek tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner pada responden dan data sekunder berupa Laporan Mingguan K3, Laporan Bulanan K3, dan Laporan Data insiden. Penelitian ini menggunakan kombinasi metode Fine dan Fault Tree Analysis. SPSS V22 digunakan untuk menguji validitas data primer. Metode Fine digunakan untuk menghitung nilai risiko kecelakaan kerja. Metode Fault Tree Analysis dipakai untuk menganalisis nilai risiko sehingga diketahui penyebab dasar dari suatu kejadian yang berpotensi bahaya dan merekomendasikan tindakan spesifik yang dapat dilakukan kontraktor dalam meminimalisir bahaya tersebut. Analisis hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efektivitas risk control pada pekerja proyek konstruksi pembangunan Office Tower J-Box Jakarta berada pada tingkat risiko <20 atau acceptable. Tindakan spesifik yang dapat dilakukan oleh kontraktor untuk meminamilisir potensi bahaya yang ada adalah membuat metode kerja yang aman untuk setiap pekerjaan, melakukan tool box meeting sebelum memulai suatu pekerjaan, mengajukan ijin kerja K3 sebelum melakukan pekerjaan, menggunakan APD yang sesuai untuk setiap pekerjaan, pemasangan rambu-rambu K3 pada area pekerjaan  dan pengawasan oleh tim HSE.

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 46, No 3 (2025): Vol 46, No 3 (2025): July 2025 Publication in-progress Vol 46, No 3 (2025): Juli 2025 Vol 46, No 2 (2025) April 2025 Vol 46, No 1 (2025) January 2025 Vol 45, No 3 (2024): December 2024 Vol 45, No 2 (2024): August 2024 Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024 Vol. 44, No. 3 (2023): December 2023 Vol. 44, No. 2 (2023): August 2023 Vol. 44, No. 1 (2023): May 2023 Vol. 43, No. 3 (2022): December 2022 Vol. 43, No. 1 (2022): May 2022 Vol 42, No. 3 (2021): December 2021 Vol. 42, No. 2 (2021): August 2021 Vol 41, No. 3 (2020): December 2020 Vol 41, No. 2 (2020): August 2020 Vol 41, No. 1 (2020): May 2020 Vol 40, No. 3 (2019): Desember 2019 Vol 40, No. 2 (2019): Agustus 2019 Vol 40, No. 1 (2019): Mei 2019 Vol 39, No. 2 (2018): Desember 2018 Vol 39, No 1 (2018): (July 2018) Vol 38, No 2 (2017): (Desember 2017) Vol 38, No 1 (2017): (Juli 2017) Vol 37, No 2 (2016): (Desember 2016) Vol 37, No 1 (2016): (Juli 2016) Vol 36, No 2 (2015): (December 2015) Vol 36, No 1 (2015): (Juli 2015) Vol 35, No 2 (2014): (Desember 2014) Vol 35, No 1 (2014): (July 2014) Volume 34, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 34, Nomor 2, Tahun 2013 Volume 34, Nomor 1, Tahun 2013 Volume 33, Nomor 2, Tahun 2012 Volume 33, Nomor 1, Tahun 2012 Volume 29, Nomor 3, Tahun 2008 Volume 32, Nomor 3, Tahun 2011 Volume 32, Nomor 2, Tahun 2011 Volume 32, Nomor 1, Tahun 2011 Volume 31, Nomor 2, Tahun 2010 Volume 31, Nomor 1, Tahun 2010 Volume 30, Nomor 3, Tahun 2009 Volume 30, Nomor 2, Tahun 2009 Volume 30, Nomor 1, Tahun 2009 Volume 29, Nomor 2, Tahun 2008 Volume 29, Nomor 1, Tahun 2008 Volume 28, Nomor 3, Tahun 2007 Volume 28, Nomor 2, Tahun 2007 Volume 28, Nomor 1, Tahun 2007 In Press More Issue