cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal
ISSN : 25812513     EISSN : 26850613     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar yang berisi artikel-artikel kedokteran dan kesehatan yang terintegrasi dengan Islam dalam bidang promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Arjuna Subject : -
Articles 101 Documents
KESEDIAAN CALON BIDAN UNTUK BEKERJA DI DAERAH TERPENCIL Nurhira Abdul Kadir
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 1 No 1 (2017): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.684 KB) | DOI: 10.24252/alami.v1i1.4223

Abstract

Various factors affect the willingness of future midwives to work in remote areas. Individual characters, self-motivation, education and incentives are among things considered to determine that willingness. This descriptive study compares final-stage students from urban and rural midwiferyeducational institutions in terms of their willingness to accept rural posting, the reasons for the willingness, the expectation towards and the duration of the assignment. Questionnaires were distributed to the two groups, 116 students from rural institution and 85 students from urban institution.  The study found that the majority of respondents from both groups were 21 years of age or older and had a GPA of 3 or more. The respondents from both institutions mostly said they were willing to work in remote areas. The most dominant reasons for that were to serve the benefit of society and to add experience. Most students from both institutions expect the fulfillment of facilities and infrastructure to work. Duration of 1 and 2 years of assignment attracts respondents in both institutions but most rural students choose a period of 3 years. This research is expected to contribute to improving the regulation of midwife remote placement and also that future research can explore much deeper aspects such as respondents’ characteristics  and their relation to the' willingness for  doing rural posting.
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Keikutsertaan Ibu Hamil dalam Asuhan Antenatal (ANC) di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa Tahun 2016 Andi Irhamnia Sakinah
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 2 No 1 (2018): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.172 KB) | DOI: 10.24252/alami.v2i1.9246

Abstract

Penyebab kematian neonatus (2014) yakni masalah gizi buruk dan gizi kurang yang biasanya mulai terjadi sejak masa kehamilan. Kabupaten Gowa menempati urutan tertinggi dalam jumlah kematian ibu hamil di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013. Kematian maternal dapat dicegah melalui asuhan antenatal (ANC). Motivasi ibu hamil datang mengikuti ANC di fasilitas kesehatan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat pendidikan ibu hamil dengan keikutsertaannya dalam ANC di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa. Penelitian survei deskriptif analitik ini mengggunakan rancangan cross sectional study dengan responden ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Somba Opu pada 27 Oktober s.d. 7 Oktober 2016 dengan accidental sampling. Data diuji secara statistik menggunakan uji chi square. Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan keikutsertaan ibu hamil dalam asuhan antenatal (anc) di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa tahun 2016, yakni tingkat pendidikan yang cukup berhubungan (p=0.037) dengan kesesuaian kunjungan asuhan antenatal (ANC) dengan kekuatan hubungan lemah (φ=0,247).
Karakteristik Penyakit Telinga Luar di Makassar Sulawesi Selatan Utami Murti Pratiwi; Syahrijuita Syahrijuita; Sri Ramadhany
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 2 No 1 (2018): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.893 KB) | DOI: 10.24252/alami.v2i1.9247

Abstract

Di Indonesia, kehilangan pendengaran dan ketulian masih merupakan salah satu masalah yang dihadapi masyarakat oleh karena kurangnya infrastruktur, kurangnya kesadaran dan pengetahuan publik tentang kesehatan indera pendengaran untuk mencegah penyakit tersebut. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk memperoleh data karakteristik penyakit telinga luar di klinik THT RSWS periode Januari-Desember 2012. Jenis penelitian ini adalah penelitian epidemiologi deskriptif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medis. Jumlah pasien dengan penyakit telinga luar dalam penelitian ini adalah 984 kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tertinggi ditemukan pada kelompok usia> 50 tahun (21,7%) dan proporsi pasien lebih banyak pada laki-laki (50,2%) dibandingkan wanita (49,8%). Berdasarkan jenisnya, otitis eksterna merupakan jenis yang terbanyak yaitu 408 kasus (43,2%). Distribusi penyakit otitis eksterna berdasarkan jenis kelamin dan umur, diperoleh bahwa perempuan lebih banyak menderita otitiss eksterna dibandingkan laki-laki, sedangkan kelompok umur yang terbanyak adalah kelompok umur lebih dari 50 tahun diikuti dengan kelompok umur 0-10 tahun dengan jenis penyakit yang terbanyak adalah otitis eksterna difus profunda yaitu 24 kasus (57,4%). Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa penyakit telinga luar secara umum lebih banyak ditemukan pada laki-laki dengan usia lebih dari 50 tahun. Sedangkan untuk jenis penyakit telinga luar yang paling banyak diderita adalah jenis otitis eksterna.
Hubungan Tingkat Kepuasan Pasien Antenatal Care (ANC) dengan Mutu Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kerja Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Fhirastika Annisha Helvian
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 2 No 1 (2018): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.475 KB) | DOI: 10.24252/alami.v2i1.9248

Abstract

Salah satu tanggung jawab sektor kesehatan adalah menjamin tersedianya pelayanan kesehatan yang bermutu. Pengukuran tingkat kepuasan pasien antenatal care dilakukan dalam usaha perbaikan mutu pelayanan kesehatan di wilayah kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan tingkat kepuasan pasien ANC terhadap mutu pelayanan kesehatan di Wilayah kerja Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa tahun 2016. Jenis penelitiaan ini adalah kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Metode penarikan sampel adalah simple random sampling dengan instrument penelitian berupa kuisioner. Sampel adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC di wilayah kerja kecamatan sombaopu Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pasien sudah baik dan adanya hubungan antara dimensi-dimensi mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di wilayah kerja kecamatan sombaopu Kabupaten Gowa. Dengan itu diharapkan mutu pelayanan kesehatan di wilayah kerja kecamatan Sombaopu kabupaten Gowa terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Kontroversi Repair Ruptur Tendo Achilles Abd Rahman
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 2 No 1 (2018): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.866 KB) | DOI: 10.24252/alami.v2i1.9249

Abstract

Tendo Achilles merupakan tendo yang paling tebal dan kuat pada tubuh yang berfungsi sangat penting untuk stabilitas waktu berjalan. Ruptur tendo Achilles sering terjadi pada usia dekade keempat dan paling banyak terjadi secara spontan, baik sewaktu berolahraga, melompat, atau jatuh dari ketinggian. Penanganan ruptur tendo Achilles masih merupakan isu kontroversial. Penanganan operasi memiliki kekuatan otot yang lebih kuat dibanding non operasi sehingga insiden untuk cedera kembali lebih sedikit. Penanganan operasi telah menjadi pilihan pada atlit, orang-orang muda dan pasien ruptur yang lama. Penanganan non operasi dengan immobilisasi gips dilakukan untuk menghindari bahaya dari komplikasi operasi dan anestesi, namun immobilisasi gips yang lama akan menimbulkan atrofi otot betis, kekakuan sendi, memperlama waktu rehabilitasi dan kehilangan waktu kerja yang cukup lama. Tujuan penanganan ruptur tendo Achilles adalah untuk mengembalikan panjang normal dan ketegangan pada tendo dan memungkinkan pasien untuk melakukan apa yang dapat dilakukan sebelum cedera. Penanganan mencerminkan keseimbangan antara perlindungan dan mobilisasi segera. Pilihan penanganan ruptur tendo Achilles menurut beberapa pendapat ahli bergantung pada pendekatan apa yang disukai.
Tatalaksana Multidisiplin pada Kasus Obesitas Anak Remaja Andi Faradilah; Syatirah Jalaluddin; Iip Larasati
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 2 No 1 (2018): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.023 KB) | DOI: 10.24252/alami.v2i1.9245

Abstract

Seorang anak, 15 tahun 4 bulan, memiliki berat badan 57 kg, tinggi badan 150 cm, dan indeks massa tubuh 25.3 kg/m¬2. Anak masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri menelan. Anak didiagnosis dengan faringitis akut dan obesitas. Aktivitas fisik harian berupa aktivitas sekolah. Riwayat pola kebiasaan makan berupa snack rendah kalori, minuman kemasan, dan mie instan. Status gizi anak adalah gemuk dengan status gastrointestinal fungsional. Terapi gizi yang diberikan berupa edukasi pada anak mengenai jumlah dan jenis makanan serta peningkatan aktivitas fisik.
PENGARUH PEMBERIAN MADU RAMBUTAN SECARA TOPIKAL TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA SETELAH PENCABUTAN GIGI KELINCI (Oryctolagus cuniculus) Euis Reni Yuslianti; Afifah B Sutjiatmo; Kertamaya Sundawan; Florence Meliawaty
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 2 (2019): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.352 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i2.9359

Abstract

Madu rambutan merupakan cairan kental alami yang dihasilkan oleh lebah dari sari bunga tanaman rambutan. Madu rambutan memiliki sifat sebagai antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, dan memiliki komposisi kadar kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh madu rambutan yang diberikan secara topikal terhadap proses penyembuhan luka jaringan lunak dan jaringan keras dilihat dari panjang mesial-distal luka dan kadar alkaline phosphatase. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian eksperimental. Obyek penelitian yaitu 30 ekor kelinci yang dibagi tiga kelompok dan dilakukan pencabutan gigi insisif kiri rahang bawah, kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif yang diberikan povidone iodine, dan kelompok perlakuan yang diberikan madu rambutan. Pengukuran panjang mesial-distal luka menggunakan jangka kaliper dan kadar alkaline phosphatase menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 405 nm. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik Saphiro Wilk, Kruskal-Wallis dilanjutkan dengan Mann Whitney.Hasil penelitian dari ketiga kelompok menunjukkan terdapat perbedaan panjang mesial-distal luka pada hari ke-7 dengan nilai p 0,000 dan ke-14 dengan nilai p 0,033, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari uji statistik terhadap enzim alkaline phosphatase.Madu rambutan mengandung enzim katalase, glukosa cukup tinggi, pH rendah, dan hidrogen peroksida sebagai antibakteri sehingga madu rambutan yang diberikan secara topikal dapat membantu penyembuhan luka setelah pencabutan gigi dilihat dari panjang mesial-distal luka, namun tidak berpengaruh terhadap enzim alkaline phosphatase karena sampel yang digunakan merupakan sirkulasi darah sistemik.
GAMBARAN PENGETAHUAN BIDAN TENTANG LOTUS BIRTH DI PUSKESMAS BARA-BARAYA, PUSKESMAS MAMAJANG, DAN PUSKESMAS BATUA MAKASSAR Andi Sitti Rahma; Ni'mayani Syam
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 1 (2019): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.317 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i1.10310

Abstract

Lotus Birth merupakan metode persalinan dengan membiarkan tali pusat hingga terlepas sendiri secara alami. Metode persalinan ini masih menjadi kontroversi, baik dari segi manfaat maupun dari aspek tinjauan sosialnya, sehingga masih belum banyak diketahui dan dilakukan.Penelitian ini merupakan penelitian observasional untuk mengetahui tingkat pengetahuan bidan di beberapa Puskesmas di Makassar tentang sejarah, manfaat dan pelaksanaan Lotus Birth. Sampel adalah bidan yang bertugas di puskesmas Bara-Baraya, Puskesmas Mamajang dan puskemas Batua yang berjumlah 31 orang.Hasil yang diperoleh adalah sebanyak 54.84% responden dengan tingkat pengetahuan tentang Lotus Birth secara umum adalah kurang, 83,87% tingkat pengetahuan kurang tentang sejarah Lotus Birth, 58.06% tingkat pengetahuan kurang tentang manfaat Lotus Birth, dan 61,29% tingkat pengetahuan kurang tentang pelaksanaan Lotus Birth.Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa pengetahuan bidan tentang Lotus Birth masih kurang, baik pengetahuan secara umum, maupun pengetahuan tentang sejarah, manfaat dan pelaksanaan Lotus Birth.
SKRINING PEMERIKSAAN TAJAM PENGLIHATAN (VISUS) PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS V DI LINGKUP KERJA PUSKESMAS MATIRODECENG, KABUPATEN PINRANG, SULAWESI SELATAN Arlina Wiyata Gama
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 2 (2019): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.001 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i2.9497

Abstract

Penglihatan memerankan peranan penting dalam masa kanak-kanak, dan memiliki implikasi serius terhadap potensi belajar anak yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup. Secara Global, hampir 18,9 juta anak di bawah usia 15 tahun mengalami gangguan penglihatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran prevelensi penurunan ketajaman penglihatan pada siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 5 di wilayah kerja Puskesmas Matirodeceng Kabupaten Pinrang. Penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional dan teknik total sampling telah dilakukan pada bulan Oktober 2017 di 6 Sekolah Dasar yang berada di wilayah kerja Puskesmas Matirodeceng Kabupaten Pinrang. Hasil penelitian ini menggambarkan penderita gangguan penurunan tajam penglihatan pada anak SD lebih banyak pada jenis kelamin laki-laki (22,7%) dibandingkan jenis kelamin perempuan (12,8%). Gangguan penglihatan pada mata kiri (13,9%) lebih besar dibandingkan mata kanan (11,1%). Nilai visus paling tinggi dialami pada mata kanan anak SD, seperti visus 20/200 dialami oleh 1 orang anak (0,7%), visus 20/30 oleh 8 anak (5,6%) pada mata kananya, sedangkan pada mata kiri 6 anak (4,2%), dan visus 20/25 dialami oleh 3 anak (2,1%) pada mata kanannya, sedangkan pada mata kiri 5 anak (3,5%). Angka kejadian gangguan tajam penglihatan pada siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 5 sebesar 17,4%.
A CASE OF OCCIPITAL MENINGOENCEPHALOCYSTOCELE IN A FULLTERM NEONATE Syatirah Jalaluddin; Saharuddin Saharuddin
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 3 No 1 (2019): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.217 KB) | DOI: 10.24252/alami.v3i1.10447

Abstract

Background:The neural tube defect is one of the congenital anomalies which is frequently found in developing countries. A large occipital meningoencephalocystocele possess difficulties in surgical intervention, because the sac usually contains large amounts of cerebrospinal fluid, meninges, brain tissue, and, a higher rate of surgical complications, as well as a difficult positioning at intubation to minimalize the complications. Case Presentation:To report a case of neonate with a large occipital meningoencephalocystocele, which was managed with surgery by removing the extra cranial tissue containing the necrotic brain tissue and the meninges. The patient was discharge with normal wound healing, but ventriculoperitoneal shunt was not performed. Feeding difficulties and poor growth were observed several months after surgery with obvious neurological problems.Conclusions:A through management of meningoencephalocystocele involves many aspects include treatment after surgery was performed. 

Page 2 of 11 | Total Record : 101