cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal
ISSN : 25812513     EISSN : 26850613     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar yang berisi artikel-artikel kedokteran dan kesehatan yang terintegrasi dengan Islam dalam bidang promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Arjuna Subject : -
Articles 101 Documents
Hubungan Tingkat Kepatuhan ANC Dengan Onset Perdarahan Postpartum di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2018 Yusril Ihsanul Mukarram
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 4 No 2 (2020): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v4i2.12639

Abstract

Antenatal care(ANC) merupakan suatu pelayanan ibu hamil yang dilakukan selama kehamilan oleh tenaga kesehatan yang profesional. Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab kematian ibu hamil tertinggi di Indonesia. Ketidakpatuhan ANC merupakan salah satu faktor resiko secara tidak langsung mengakibatkan terjadinya komplikasi kehamilan salah satunya adalah perdarahan postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat kepatuhan ANC dengan onset perdarahan postpartum. Penelitian ini menggunakan design penelitian yaitu deskriptif retrospektif dengan pendekatana Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang mengalami perdarahan postpartum berdasarkan data rekam medik RSUD Syekh Yusuf Tahun 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan tootal sampling dimana semua populasi pada penelitian ini dijadikan sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 53 sampel atau 64,3% dari total sampel dengan ANC tidak patuh dan mengalami pendarahan postpartum kurang dari 24 jam, terdapat 2 sampel atau 2,44% dari total sampel dengan ANC patuh dan mengalami pendarahan postpartum kurang dari 24 jam, terdapat 11 sampel atau 13,41% dari total sampel dengan ANC tidak patuh dan pendarahan postpartum lebih dari 24 jam, dan terdapat 16 sampel atau 19,51% dari total sampel dengan ANC patuh dan mengalami pendarahan postpartum lebih dari 24 jam. Dari hasil uji Chi-Square, diperoleh p-value sebesar 0,000. Karena p-value < alpha (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara ANC dengan onset pendarahan postpartum. 
HUBUNGAN SANITASI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI TPA TAMANGAPPA ANTANG MAKASSAR TAHUN 2020 andi suci indah lestari
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 5 No 1 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v5i1.12600

Abstract

ISPA atau Infeksi Saluran Pernapasan Akut adalah infeksi akut yang mengenai satu atau beberapa organ saluran pernapasan yang disebabkan oleh patogen-patogen seperti bakteri, virus, atau jamur.Prevalensi kejadian ISPA pada balita di Kota Makassar berdasarkan Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017, jumlah kasus sebesar 147.848 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan fisik berupa ventilasi, kelembapan rumah, kepadatan hunian, pencahayaan rumah, paparan asap rokok, penggunaan obat nyamuk, letak dapur, jenis lantai, bahan atap rumah, sarana air bersih, sarana jamban, dan sarana tempat sampah dengan kejadian ISPA pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study yang dilakukan di TPA Tamangappa Antang Makassar dengan jumlah sampel 90 balita menggunakan teknik Non Random Sampling jenis Purposive Sampling. Pengumpulan data dari responden dilakukan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji chi square p<0,05 dan uji phi 0,001 < φ < 1,00. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dengan ventilasi (p=0,000, φ=0,433), ada hubungan dengan kelembapan (p=0,000, φ=0,456), ada hubungan dengan kepadatan hunian (p=0,036, φ=0,264), ada hubungan dengan pencahayaan rumah (p=0,002, φ=0,344), ada hubungan dengan paparan asap rokok (p=0,000, φ=0,531), ada hubungan dengan penggunaan obat nyamuk (p=0,001, φ=0,382), tidak ada hubungan dengan letak dapur (p=0,843, φ=0,045), tidak ada hubungan dengan jenis lantai (p=0,099, φ=0,196), ada hubungan dengan bahan atap rumah (p=0,007, φ=0,307), tidak ada hubungan dengan sarana air bersih (p=0,843, φ=0,045), tidak ada hubungan dengan sarana jamban (p=0,646 φ=0,072), ada hubungan dengan sarana tempat sampah (p=0,000, φ=0,422).  Kata Kunci : ISPA, Balita, Sanitasi Fisik Rumah, Ventilasi, Kelembapan, Pencahayaan, Kepadatan Hunian
Perbandingan efektivitas ekstrak dengan minyak biji jintan hitam (habbatussauda) terhadap pertumbuhan salmonella typhi Nevi sulvita karsa
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 4 No 2 (2020): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v4i2.14781

Abstract

a) Latar Belakang : Salmonella typhi merupakan penyakit endemis yang serta menjadi masalah kesehatan global termasuk Indonesia. WHO memperkirakan jumlah kasus demam tifoid di seluruh dunia mencapai 17 juta kasus demam tifoid. Data surveilans saat ini memperkirakan di Indonesia mencapai 1,3 juta kasus demam thypoid tiap tahunnya dengan lebih dari 20.000 kematian. Saat ini di Indonesia banyak dilakukan penelitian penggunaan tanaman tradisional untuk menemukan obat yang efektif sebagai antimikroba khususnya pada demam tifoid, dalam hal ini penggunaan biji jintan hitam (habbatussauda). Kemampuan biji jintan hitam(habbatussauda) sebagai antibakteri telah dibuktikan oleh beberapa peneliti memberi pengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan berbagai macam bakteri seperti Salmonella typhi.b) Tujuan : Mengetahui efektivitas ekstrak dengan minyak biji jintan hitam  terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.c) Metode : Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan metode disc diffusion.d) Hasil : Pada ekstrak biji jintan hitam didapatkan zona hambat paling tinggi pada konsentrasi 100% dengan rerata zona hambat sebesar 13 mm, sedangkan zona hambat yang paling rendah yaitu pada konsentrasi 20% dengan rerata zona hambat sebesar 6 mm. Pada seluruh konsentrasi dari minyak biji jintan hitam tidak menghasilkan zona hambat. Pada kontrol positif menggunakan Kloramfenikol didapatkan rerata zona hambat sebesar 16 mm, sedangkan pada kontrol negatif menggunakan akuades tidak menghasilkan zona hambat.e) Kesimpulan : Ekstrak biji jintan hitam (habbatussauda) pada konsentrasi 100% hampir sama efektifnya dengan antibiotik Kloramfenikol dalam menghambat pertumbuhan Salmonella typhi, sedangkan minyak biji jintan hitam (habbatussauda) tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.Kata Kunci : Salmonella typhii, biji jintan hitam,habbatussauda
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK ZAITUN TERHADAP KADAR KOLESTEROL PADA MENCIT YANG TERINFEKSI SALMONELLA TYPHI Nur Ainun Qamariah Ansari
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 5 No 1 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v5i1.13142

Abstract

Minyak zaitun memiliki efek antioksidan, antimikroba, antiinflamasi dan antihiperglikemik. Peran minyak zaitun sebagai antioksidan dapat mencegah oksidasi dari kolesterol serta kandungannya yang kaya akan MUFA (Mono Unsaturated Fatty Acid) dapat menurunkan kadar kolesterol. Pada Infeksi Salmonella typhi didapatkan peningkatan kadar kolesterol dikarenakan bakteri Salmonella typhi yang mengambil alih metabolisme lipid untuk meningkatkan kolesterol agar dapat menguntungkan kelangsungan hidup intraselulernya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak zaitun terhadap kadar kolesterol pada mencit yang terinfeksi Salmonella typhi. Penelitian ini menggunakan 30 ekor mencit betina yang diberi injeksi sebanyak 103 bakteri Salmonella typhi. Kemudian dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kontrol (tanpa minyak zaitun), kelompok 1 (minyak zaitun 0,08 ml), kelompok 2 (minyak zaitun 0,24 ml). Sebelum diberikan minyak zaitun, dilakukan pengukuran kadar kolesterol mencit menggunakan alat ukur kolesterol total. Pemberian minyak zaitun secara oral dilakukan selama 7 hari dan kemudian diperiksa kadar kolesterol di hari akhir. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan rerata kadar kolesterol total setelah diberikan minyak zaitun dengan penurunan tertinggi ada pada kelompok 2. Pada uji Wilcoxon didapatkan nilai p < 0,05 (p= 0,000)  yang menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol yang signifikan setelah pemberian minyak zaitun. Kesimpulan dari penelitian ini ialah minyak zaitun dapat menurunkan kadar kolesterol pada mencit yang terinfeksi Salmonella typhi.
KARAKTERISTIK PENGGUNA ANTIBIOTIK TANPA RESEP DOKTER DI KALANGAN GURU KECAMATAN LABAKKANG, KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Firdaus Hamid; Febyan Rasmin Kotto; Priady Wira Prasetia
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 4 No 2 (2020): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v4i2.15157

Abstract

Sampai saat ini masih ada kesalahan pemahaman terhadap penggunaan antibiotik. Banyak antibiotik digunakan pada infeksi selain bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Berdasarkan Kementerian Kesehatan RI angka kematian akibat resistensi antimikroba sampai pada tahun 2014 sebesar 700.000 per tahun. Resistensi dapat menyebabkan infeksi lebih sulit diobati, oleh karena itu penggunaan antibiotik harus mengikuti strategi peresepan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang penggunaan antibiotik tanpa resep dokter di kalangan guru Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini menggunakan studi cross-sectional dengan menggunakan data primer (kuesioner). Terdapat 236 sampel guru yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. 185 orang (78,4%) pernah menggunakan antibiotik tanpa resep dokter. Pengguna antibiotik tanpa resep dokter paling banyak dengan keluhan utama  demam 47 orang (25,4%), jenis antibiotik adalah golongan penisilin 113 orang (61,1%), lama pemakaian < 3 hari 132 orang (71,4%), mendapatkan informasi dari keluarga 71 orang (38,4%), tempat membeli di apotik 146 orang (78,9%), dan 161 orang (87%) menjawab bukan masalah ekonomi, alasan menggunakan antibiotik tanpa resep sebanyak 137 orang (74,1%) menjawab pengobatan terdahulu memberi hasil yang baik dan 125 orang (67,6%) menjawab tidak meminum antibiotik sampai habis, yang memiliki persediaan antibiotik sewaktu-waktu 98 orang (53%). Tingkat penggunaan antibiotik tanpa resep dokter responden cukuptinggi. Masih banyak responden yang belum memahami dengan baik kegunaan/ indikasi antibiotik yang mereka gunakan.
HUBUNGAN LINGKAR LEHER, LINGKAR PERGELANGAN TANGAN DAN LINGKAR BETIS DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Geo Vanda; Ardesy Melizah Kurniati; Tri Suciati; Irfannuddin Irfannuddin; Susilawati Susilawati
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 5 No 1 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v5i1.17762

Abstract

Pengukuran status gizi pada pasien DM dapat dilakukan dengan metode pengukuran antropemetri seperti indeks massa tubuh (IMT), lingkar leher, lingkar pergelangan tangan dan lingkar betis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan lingkar leher, lingkar pergelangan tangan dan lingkar betis dengan indeks massa tubuh pada pasien DM tipe 2 di puskesmas Sako kota Palembang. Penelitian dengan desain studi potong lintang ini dilakukan di puskesmas Sako kota Palembang pada bulan November dan Desember 2018. Sampel penelitian ini adalah pasien DM tipe 2 yang berobat yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh melalui pengukuran langsung pada pasien kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson dan uji regresi linier. Pada penelitian ini didapatkan sebanyak 44 pasien DM tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, masing-masing jenis kelamin berjumlah 22 pasien. Terdapat korelasi yang bermakna antara lingkar leher laki-laki (p=0,000, r=0,865) dan perempuan (p=0,000, r=0,756) dengan IMT. Korelasi antara lingkar pergelangan tangan laki-laki (p=0,002, r=0,696) dan perempuan (p=0,000, r=0,648) dengan IMT. Korelasi antara lingkar betis laki-laki (p=0,000, r=0,745) dan perempuan (p=0,005, r=0,578) dengan IMT. Terdapat hubungan yang bermakna antar lingkar leher, lingkar pergelangan tangan dan lingkar betis dengan indeks massa tubuh pada pasien DM tipe 2.
DIAGNOSIS DAN TATA LAKSANA DINI SINDROM SEROTONIN BERAT Nur Susiawanty; Faisal Muhtar
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 5 No 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v5i2.23546

Abstract

Sindrom serotonin merupakan reaksi obat merugikan yang berpotensi mengancam jiwa akibat penggunaan obat agen serotonergik. Obat yang dapat menyebabkan sindrom serotonin adalah obat yang biasa digunakan dalam praktek klinis, termasuk analgetik golongan opioid dan anti emetik. Obat serotonergik dapat menyebabkan sindrom serotonin baik oleh penggunaan secara tunggal maupun kombinasi beberapa obat dengan dosis terapeutik. Dilaporkan kasus sindrom serotonin berat pada pasien paska operasi Seksio Cesarea dengan dengan riwayat penggunaan agen serotonergik antiemetik ondansetron dan analgetik opioid fentanyl dan petidin dengan dosis terapeutik, yang memerlukan perawatan intensif (ICU).Telah dilaporkan sebuah kasus keberhasilan penatalaksanaan Sindrom serotonin berat yang diduga akibat kombinasi obat serotonergik Ondansetron dan opioid serotonergik Fentanyl dan Petidin di ICU. Diharapkan para dokter terutama dokter spesialis anestesi dan intensivist mengenali gejala, penyebab dan kriteria diagnostik sindrom serotonin serta mampu melakukan tatalaksana cepat dan tepat pada sindrom serotonin untuk mempercepat resolusi dan mencegah  komplikasi. 
PENGARUH PEMBERIAN MADU TERHADAP GAMBARAN HITUNG LEUKOSIT PADA MENCIT YANG TERINFEKSI SALMONELLA TYPHI Andi Faisal Ansar; Nadyah Haruna; Andi Tihardimanto K
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 5 No 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v5i2.24889

Abstract

Demam tifoid merupakan infeksi sistemik yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan madu memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perubahan jumlah hitung leukosit pada hewan coba yang terinfeksi Salmonella typhi setelah pemberian madu. Penelitian ini menggunakan 24 ekor mencit betina (Mus musculus) berumur 2-3 bulan dengan berat badan 20 – 30 gram yang diinjeksikan bakteri Salmonella typhi dengan pengenceran 103 CFU. Kemudian dibagi menjadi 4 kelompok yaitu mencit yang diberikan aquades 0,5 ml/20gBB/hari, dan madu dengan dosis 0,04 ml/20gBB/hari, 0,06 ml/20gBB/hari, dan dosis 0,08 ml/20gBB/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pemberian madu, terjadi penurunan jumlah hitung leukosit mencit pada mencit yang terinfeksi Salmonella typhi dimana penurunan jumlah hitung leukosit terbanyak pada kelompok 4 yakni 7.21x103/ μL, diikuti kelompok 3 dengan 8.81x103/ μL, lalu kelompok 2 dengan 9.18.x103/ μL, dan kelompok 1 dengan 9.33x103/ μL. Pada uji t paired diperoleh nilai t > 2.068 (t= 9,958), lalu uji ANOVA didapatkan nilai p >0,05 (p=0.179) dan dilanjutkan dengan uji pengelompokkan yaitu uji LSD. Hasil yang didapatkan adalah kelompok 1, 2, 3, dan 4 secara umum terjadi penurunan jumlah hitung leukosit pada mencit yang terinfeksi Salmonella typhi tapi tidak signifikan antar kelompok. Kesimpulan penelitian ini ialah pemberian madu dapat menurunkan jumlah hitung leukosit pada mencit yang terinfeksi Salmonella typhi.
PENGARUH HABBATUSSAUDA (NIGELLA SATIVA) TERHADAP VIABILITAS BAKTERI PROTEUS MIRABILIS PADA LUKA KAKI DIABETIK SECARA IN VITRO Alifia Ayu Delima; Saharuddin Saharuddin
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 5 No 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v5i2.24894

Abstract

Luka kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi utama pada penyakit diabetes mellitus. Jika ulkus dibiarkan tanpa penatalaksanaan yang baik akan mengakibatkan infeksi atau gangrene. Habbatusauda (nigella sativa) memiliki efek antimikroba, antiinflamasi, dan antidiabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh habbatussauda terhadap viabilitas bakteri Proteus mirabilis pada luka kaki diabetik. Penelitian ini dilakukan secara in vitro pada isolat luka kaki diabetik yang berasal dari 15 sampel. Uji antimikroba dilakukan dengan inokulasi pada media PCA (Plate Count Agar), medium MSA (Manitol Salt Agar), dan uji daya hambat dilakukan dengan pengukuran diameter tiap jenis cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah koloni bakteri proteus mirabilis tertinggi pada sampel ialah sebanyak 3x1012 dengan diameter daya hambat habbatusauda terkecil yaitu 14 mm2. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat asosiasi yang bermakna antara diameter daya hambat habbatussauda terhadap pertumbuhan koloni bakteri Proteus mirabilis.
DAMPAK SIKAP IBU TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KECAMATAN ILIR TIMUR II PALEMBANG Hasnah Mujahidah; Ardesy Melizah Kurniati; Asmarani Ma'mun
Alami Journal (Alauddin Islamic Medical) Journal Vol 5 No 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/alami.v5i2.25340

Abstract

Cakupan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif di Indonesia belum maksimal. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi ibu dalam pemberian ASI eksklusif, salah satunya adalah sikap ibu. Sikap ibu yang positif terhadap pemberian ASI diharapkan dapat mempertahankan durasi pemberian ASI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan sikap ibu mengenai kualitas dan kuantitas ASI dengan pemberian ASI eksklusif di Kecamatan Ilir Timur II Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Sebanyak seratus orang ibu yang memenuhi kriteria berpartisipasi dalam penelitian ini. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil data yang diperoleh dianalisis dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan angka keberhasilan pemberian ASI eksklusif sebesar 43%. Sebagian besar ibu menunjukkan sikap yang positif terhadap kualitas dan kuantitas ASI. Sikap ibu terhadap kualitas ASI (p=0,006) dan kuantitas ASI (p=0,006) menunjukkan hubungan yang bermakna dengan pemberian ASI eksklusif. Sikap ibu di Kecamatan Ilir Timur II Palembang mengenai kualitas ASI dan kuantitas ASI berdampak signifikan terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif.

Page 5 of 11 | Total Record : 101