cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al-I'tibar : Jurnal Pendidikan Islam
Published by STKIP Nurul Huda
ISSN : 25274546     EISSN : 2581222X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar terbit dua kali setahun pada bulan Pebruari dan Agustus, artikel hasil penelitian dan artikel konseptual tentang Pendidikan Agama Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
Peran Orang Tua Dalam Membina Akhlak Anak Pada Era Milenial Nila Aprinawati; Romdloni Romdloni; Ahmad Sodikin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i2.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam membina akhlak anak pada era milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kasus (case study). Objek penelitian 11 orang tua yang mempunyai anak berusia 4-12 tahun. Pengumpulan datadengan teknik yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa akhlak anak usia 4-12 tahun pada era milenial banyak yang kurang baik, terbukti dengan banyaknya anak yang lebih senang bermain gadget, senang merokok sehingga mereka melupakan kewajibannya seperti, shalat, mengaji, dan mematuhi perintah orang tua. Peran orang tua sangat dibutuhkan dalam membina akhlak anak menjadi lebih baik supaya tidak mudah terpengaruh dengan kemajuan teknologi. Di desa Sidogede orang tua ada yang berperan sebagai guru dan sebagai pemimpin. Orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya yang masih dalam proses perkembangan. Beberapa langkah yang digunakan orang tua dalam membina akhlak anak yaitu dengan memberikan strategi keteladanan, strategi nasihat, serta strategi perhatian dan pengawasan. Hal ini dilakukan supaya anak tidak mudah terpengaruh dengan kemajuan teknologi seperti gadget dan game online. Setiap orang tua memberikan strategi yang berbeda-beda tetapi tetap sesuai dengan nilai-nilai agama dan memiliki tujuan yang sama yaitu supaya anak mempunyai akhlak yang lebih
Konsep Pendidikan Akhlak Wanita Dalam Kitab Al-Mar’ah Ash-Sholihah Dan Penerapannya Di Dalam Kehidupan Wanita Selvi Pronika; Suhartono Suhartono; Tasdiq Tasdiq
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i2.1097

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui konsep pendidikan akhlak wanita dalam kitab Al-Mar’ah Ash-sholihah 2) mengetahui kontribusi penerapan konsep pendidikan akhlak wanita di dalam kehidupan wanita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitiaan (liberay reserach). Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data skunder. Adapun teknik analisis data menguatkan Content Analysis, dan upaya untuk memeriksa keabsahan data dengan menggunakan teknik ketekunan pengamat, teknik berdiskusi sesama teman dan pakar agama untuk memeriksa ihwal penelitiaan ini. Penelitian ini berusahan menjawab pertanyaan. Bagaimana konsep pendidikan akhlak terhadap teman dalam kitab Al-Mar’ah Ash-Sholihah karya KH. Masruha Al-Maghfuri melalui analisis induktif dihasilkan. Dalam pembahasan akhlak yaitu mendidik seorang wanita agar hati-hati dalam memilih teman, tidak berburuk sangka kepada temannya, jika punya janji harus ditepati, jangan berbicara bohong supaya dipercayai, mendidik wanita agar dalam pembicaraan yang terdapat kebaikan danjangan membongkar rahasia teman, teman mengahdapi kesusahan dibantu. Banyak pembelajaran yang bisa diambil dari kitab tersebut, terlebih bagaimana pendidikan akhlak wanita terhadap teman, sehingga seseorang memiliki akhlak yang baik atau dapat dikatakan dengan akhlakul karimah. Kitab Al-Mar’ah Ash-sholihah dapat dijadikan rujukan bagi peserta didik atau pendidik dan umat muslim pada umumnya dalam pendidikan akhlak.
Student’s Perceptions in Writing Class by using Google Classroom in Pandemic Covid-19 Tatik Irawati
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to know the student’s perceptions in writing class by using Google Classroom in pandemic covid-19. Perception refers to how the brain sensory information. A person’s positive perception arises because of an individual’s satisfaction towards the object perceived and the existence of an individual’s experiences toward the object perceived. The methodis a descriptive case study that investigates a single case to produce an in-depth description of implementing Google Classroom online learning in writing class at STKIP PGRI Jombang. The qualitative data by using interviews of some students using an online questionnaire through Google form. The variable of this research is teaching paragraph writing using online learning through Google Classroom, while another variable of this research is students’ perceptions and consists of 30 students. The conclusion is students have positive perceptions of Google Classroom in writing class. With this finding, students maintain that Google Classroom makes their learning easier and useful for their online learning in writing class. The students thought by using Google Classroom in online learning is a good idea, and they plan to use it in the future. They also realize the importance of using technology to support their learning process. Therefore, students suggest using Google Classroom in the teaching and learning process during this pandemic era.
Pembelajaran Humanistik Dalam Mendorong Pengembangan Afeksi Feri Riski Dinata
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori pembelajaran humanistik adalah teori yang berorientasi pada aspek kemanusiaan yang mengedepankan bagaimana memanusiakan manusia (dalam hal ini peserta didik), dengan harapan peserta didik mampu mengembangkan potensi dirinya. Teori ini memandang manusia sebagai subyek yang bebas, merdeka untuk menentukan arah hidupnya. Manusia bertanggung jawab penuh atas hidupnya sendiri dan juga atas hidup orang lain. Teori ini juga memberikan sumbangannya bagi pendidikan alternatif yang dikenal dengan sebutan pendidikan humanistik (Humanistic Education). Pembelajaran humanistik berusaha mengembangkan individu secara keseluruhan melalui pembelajaran nyata. Pengembangan aspek emosional, sosial, mental, dan keterampilan dalam berkarier menjadi fokus dalam model pembelajaran humanistis. Pembelajaran humanistik selalu mendorong peningkatan kualitas diri manusia melalui penghargaannya terhadap potensi-potensi fitrah dalam hal ini segala potensi positif yang ada pada setiap insan. Seiring dengan perubahan dan tuntutan zaman, proses pembelajaran pun senantiasa berubah. Teori ini cocok dalam pembelajaran demi mendorong pengembangan afeksi, yakni kebutuhan manusia untuk mendapatkan respon yang baik atau perlakuan yang hangat dari orang lain.
Cooperative Integrated Reading And Composition (Circ) Strategy In Teaching Writing Descriptive Text Elisah Fauziah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v7i2.1189

Abstract

Writing is one of the four basic English skills. In teaching writing, the teacher finds strategies or media which help students easy to write a text. The researcher using Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) strategy to teaching writing descriptive text. This study aims to determine the effectiveness of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) strategy in teaching writing descriptive text in Senior High School. In this research, the researcher uses a quasi-experimental design. The population of this research is tenth graders students of MA Al-IhsanKalijaring in X-IPA class as the experimental group is taught by using Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Strategy. Furthermore, the class was the control group by using conventional learning. It used the test writing and scoring rubric as the instruments to score the test. Since the assumption of normality, the researchers analyze the data using Mann-Whitney Test. The result of this research has shown the significant value of Asymp. Sig. (2-tailed) was higher than significant level (0.665 > 0,05). It means that (Ho) was accepted while (Ha) was rejected. Based on the result of this study, the researcher concludes that Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) strategy was not effective in teaching writing descriptive text to tenth graders students.
Upaya Guru TTQ (Tilawah Tahfidz Qur’an) Di Masa Pandemi Covid-19 Dalam Meningkatkan Hafalan Al- Qur’an Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Ilmi Palembang Mahmud Kodri; Yudi Pratama; Moh Fuadi
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya guru TTQ dalam meningkatkan hafalan al-Qur’an peserta didik di masa pandemi covid-19 berbeda dari biasanya, yaitu sekarang menggunakan aplikasi-aplikasi yang terhubung dengan jaringan internet, seperti Zoom, WhatsApp, Google Form dan Google Classroom sebagai media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan tentang upaya guru TTQ (Tilawah Tahfidz Quran) di masa pandemi covid-19 dalam meningkatkan hafalan al-Qur’an siswa/siswi di Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Ilmi Palembang yang diintepretasikan dengan kata-kata atau kalimat. Dari hasil analisis data dapat disumpulkan bahwa proses pembelajaran al-Qur’an di masa pandemi covid-19 meliputi, perencanaan, pelaksanaan, penilaian hasil belajar dan evaluasi kegiatan belajar mengajar. Hambatan-hambatan yang dialami guru dalam meningkatkan hafalan al-Qur’an siswa/siswi yaitu, kurangnya motivasi dari peserta didik dalam menghafal al-Qur’an, adanya rasa jenuh dari diri siswa ketika menghafal al-Qur’an dan gangguan koneksi internet. Upaya guru TTQ di masa pandemi covid-19 dalam meningkatkan hafalan al-Qur’an siswa/siswi kelas VI Ali Bin Abi Thalib Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Ilmi Palembang yaitu dengan: memberikan motivasi kepada peserta didik, memberikan tugas dan membuat video pembelajaran
PAI Dan Pendidikan Damai di Indonesia Feri Riski Dinata; Muslih Qomarudin; Ermayanti Ermayanti
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adalah suatu aspek penting yang harus selalu terus menerus dikembangkan dan diperjuangkan di Indoneisa adalah kerukunan. Kita menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk, untuk itu dalam menanggapi kemajemukan tersebut perlu adanya rumusan kerukunan bersama dikalangan masyarakat agar tidak terjadinya kekerasan dan terciptanya kedamaian dalam kehidupan di Indonesia. Islam sangat merespon terkait isu perdamaian, dalam islam, perdamaian merupakan salah satu pilar yang menjadikan islam mampu berjalan melintasi waktu dan tempat di seluruh dunia lebih dari 14 abad ini, bahkan diutusnya Nabi Muhammad dalam salah satu hadis adalah untuk menebarkan kedamaian. Pendidikan sebagai salah satu cara dalam memberdayakan masyarakat mengambil andil yang cukup besar dalam mewujudkan kerukunan dan perdamaian masyarakat plural Indonesia, lewat pendidikan perdamaian diharapkan Indonesia memiliki jiwa kesatuan dan keutuhan dalam bingkai kemajemukan dan terciptanya masyarakat harmonis dan saling toleran di segenap penjuru tanah air Indonesia. Makalah ini bertujuan untuk mencoba menganalisa bentuk dari pendidikan damai dalam bingkai ke-Indonesiaan dan ke-Islaman yang rahmatan lil alamin.
Peningkatan Kualitas Hafalan Al-Qur’an Para Santri Melalui Metode Jet Tempur Di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Lilbanat, Sumbersari, Kencong, Kepung-Kediri. Mus tajib; Rabiatul Adawiyah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i1.947

Abstract

Penelitian dengan judul “Peningkatan Kualitas Hafalan Al-Qur’an Para Santri Melalui Metode Jet Tempur Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Lilbanat, Sumbersari Kencong Kepung Kediri. Penelitian ini dilatar belakangi oleh berkurangnya kesadaran masyarakat Islam akan pentingnya belajar terutama belajar Al-Qur’an. Selain itu, kurangnya pengetahuan mereka tentang Al-Qur’an yang menjadikan masyarakat enggan mempelajarinya, padahal Al-Qur’an menjadi pedoman utama umat Islam dalam menjalani kehidupan di dunia. Al-Qur’an menjadi sumber dari semua pengetahuan yang ada dunia baik kehidupan terdahulu maupun yang akan datang. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mempelajari secara mendalam tentang isi Al-Qur’an karena Al-Qur’an tidak pernah menceritakan kebohongan untuk umat Islam. Rumusan masalah dalampenelitian ini adalah (1) bagaimana strategi peningkatan kualitas hafalansantri di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an Lilbanat Sumbersari Kencong Kepung Kediri ?(2) bagaimana strategi setoran hafalansantri di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’anLilbanat Sumbersari Kencong Kepung Kediri?(3) Apakah faktor pendukung dan penghambat strategi sorogan dan setoran hafalan di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’anLilbanat Sumbersari Kencong Kepung Kediri?. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan strategi hafalan Tahfidzil Qur’an Lilbanat Di Sumbersari Kencong Kepung Kediri, untukmenjelaskan strategi setoran dalam hafalan Qur’an santri di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Lilbanat dan untuk menjelaskan faktor pendukung dan penghambat strategi hafalan Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Lilbanat Sumbersari Kencong Kepung Kediri. Penelitian ini menggunakan pola dan jenis penelitiankualitatif. pengumpulan data pada penelitian ini menggunkan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, serta tekhnik dokumentasi. Untuk analisa data digunakan tekhnik analisis deskriptif dalam upaya untuk membuat kesimpulan.Hasil penelitian menyebutkan,strategi sorogan yang diterapkan oleh guru merupakan salah satu strategi yang digunakan dalam membantu para santri dalam menghafal dan meningkatkan kualitas hafalan Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an. Para santri lebih mudah dalam mengahafal dan guru pun bisa membantu serta bisa langsung mengoreksi dan memperbaiki bacaan atau tajwid dalam Al-Qur’an yang masih kurang benar.Strategi setoran adalah suatu strategi yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan hafalan anak secara individu. Adapun dalam strategi setoran didukung oleh strategi lainnya anatara lain muroja’ah, talaqi, kompetisi dan program karantina. Faktor Pendukung ustadzah di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur’an lilbanat dalam menerapkan sistem menghafal Al-Qur’an adalah faktor usia santri, faktor kecerdasan siswa, faktor tujuan dan minat menghafal Al-Qur’an, faktor waktu menghafal, dan faktor lingkungan. Sedangkan faktor-faktor yang dirasakan sering manghambat siswa dalam menghafal adalah munculnya sifat malas pada diri santri, kesulitan santri dalam menghafal, kelupaan santri terhadap ayat-ayat yang telah dihafal, masih kurangnya perhatian orang tua dalam mendampingi santri untuk takrir hafalan dirumah
Analisis Nilai – Nilai Wawasan Kebangsaan dalam Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8 Sahrul Kamal; Tajuddin Noor; Taufik Mustofa
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i1.1081

Abstract

Wawasan kebangsaan adalah semangat cinta tanah air, menghargai perbedaan yang ada, dan selalu menjunjung persatuan dan kesatuan. Nilai – nilai kebangsaan dapat diupayakan dalam kehidupan sehari - hari peserta didik sebagai peningkatan sikap nasionalisme dalam menjunjung negara Indonesia. Wawasan kebangsaan didapatkan dalam pengetahuan di sekolah, buku ajar tentu menjadi hal utama sebagai jembatan antara guru dengan pesera didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep nilai – nilai wawasan kebangsaan yang terdapat pada buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8. Penelitian ini menggunakan metode penelitan pustaka (library research) dan menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis). Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah dalam 14 bab di dalam buku pelajaran terdapat 10bab yang termasuk ke dalam 6 nilai – nilai wawasan kebangsaan, yaitu : 1) Penghargaan terhadap Harkat dan Martabat Manusia sebagai Makhluk Ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa terdapat pada bab 1. 2) Tekad Bersama untuk Berkehidupan Kebangsaan yang Bebas, Merdeka, dan Bersatu pada bab 3 dan bab 4. 3) Cinta tanah air dan bangsa pada bab 13 dan bab 14. 4) Demokasi atau Kedaulatan Rakyat pada bab 9. 5) Kesetiakawanan Sosial terdapat pada bab 8 dan bab 11. 6) Masyarakat adil dan makmur terdapat pada bab 6 dan bab 7. Kata kunci: Buku Ajar, Pendidikan Agama Islam, Wawasan Kebangsaan
Inseminasi Buatan Pada Manusia Menurut Hukum Islam Elang Saepudin Bahtiar; H.Syahroni Ma’shum; Hinggil Permana
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i1.1084

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseacrh) dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu dengan jalan mengumpulkan data, menyusun atau mengklarifikasi, menyusun dan menginterpretasinya (Surakhmad, 1980:147). Metode deskriptif yang dipilih karena penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menggambarkan dengan jelas tentang objek yang diteliti secara alamiah (Djajasudarma 1993:8-9). Dalam inseminasi buatan ada dua cara untuk pengambilan sel telur, yaitu dengan Laparoskopi dan USG (Ultrasonografu). Dengan cara laparoskopi folikel akan tampak jelas pada lapang pandangan laparoskopi kemudian indung telur dipegang dengan penjepit dan dilakukan persiapan. Cairan folikel yang berisi sel telur ditampung dalam tabung. Cairan tersebut diperiksa di bawah mikroskop untuk meyakinkan apakah sel telur ini sudah ditemukan. Adapun cara USG, folikel yang tampak di layar ditusuk dengan jarum melalui vagina kemudian dilakukan pengisapan folikel yang berisi sel telur seperti cara pengisapan laparoskopi. Yang perlu dianalisis pada pengambilan ovum tersebut adalah persoalan melihat aurat sendiri. Syafi’iyah dan Hanabilah dalam satu riwayat menyatakan bahwa semua badan wanita merdeka adalah aurat sedang menurut Hanafiyah dan Malikiyah menyatakan bahwa semua bdan wanita adalah aurat kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Aurat itu dilarang dibuka di hadapan laki-laki lain. Akan tetapi mereka sepakat kalau karena dharurat seperti berobat, boleh dibuka. Yusuf al-Qardhawy dalam kitabnya Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam menyatakan bahwa dalam kondisi dharurat atau hajat, memandang atau memegang aurat diperbolehkan dengan syarat keamanan dan nafsu birahi terjaga. Kata Kunci: inseminasi buatan, kemanusiaan, hukum islam

Page 8 of 11 | Total Record : 105