cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al-I'tibar : Jurnal Pendidikan Islam
Published by STKIP Nurul Huda
ISSN : 25274546     EISSN : 2581222X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar terbit dua kali setahun pada bulan Pebruari dan Agustus, artikel hasil penelitian dan artikel konseptual tentang Pendidikan Agama Islam.
Arjuna Subject : -
Articles 105 Documents
Analisis Aliran-Aliran Pemikiran Dalam Pendidikan Islam Roni Adriansyah; H.Syahroni Ma’shum; Hinggil Permana
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i1.1105

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library reseacrh) dengan menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu dengan jalan mengumpulkan data, menyusun atau mengklarifikasi, menyusun dan menginterpretasinya (Surakhmad, 1980:147). Metode deskriptif yang dipilih karena penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menggambarkan dengan jelas tentang objek yang diteliti secara alamiah (Djajasudarma 1993:8-9). Pemahaman terhadap berbagai aliran pendidikan memiliki arti yang sangat penting, ketika seorang pendidik ataupun calon pendidik hendak menangkap hakikat dari setiap dinamika perkembangan pemikiran tentang pendidikan yang tengah terjadi. Bagaimanapun juga aliran-aliran pendidikan pada dasarnya merupakan gagasan dari para pemikir yang cukup berpengaruh secara luas pada jamannya, sehingga tidak dapat diabaikan. Pemahaman terhadap pemikiran-pemikiran yang demikian dianggap penting, dalam pendidikan karena akan menjadi bekal bagi tenaga pendidik, sehingga memiliki wawasan historis yang lebih luas, lagi pula juga dapat menambah ketajaman analisisnya dalam mengaitkan antara keberadaan masa lampau dengan tuntutan dan kebutuhan masa kini dalam rangka mengantisipasi masa yang akan datang. Kata Kunci: Analisis, aliran pemikiran, pendidikan islam
Pendidikan Agama Islam Berwasasan Multikultural Dalam Menanamkan Toleransi Beragama Siswa Ifka Ayu Rofikoh Sari; Romdloni Romdloni; Sholeh Hasan
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural terbesar, hal ini dapat dilihat dari kondisi sosial, budaya, agama, maupun geografis yang beragam dan luas Keragaman agama dan kepercayaan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan bentuk pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan multikultural dalam menanamkan toleransi beragama siswa di SMP Negeri 1 Belitang III; 2) Mendeskripsikan bagaimana Pendidikan agama Islam Berwawasan multikultural dalam menanamkan toleransi beragama siswa di SMP Negeri 1 Belitang III; 3) Mendeskripsikan hambatan dalam Pendidikan agama Islam Berwawasan multikultural dalam menanamkan toleransi beragama siswa di SMP Negeri 1 Belitang III. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah field research atau penelitian lapangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk Pendidikan agama Islam Berwawasan multikultural dalam menanamkan toleransi beragama siswa adalah melalui kegiatan di dalam kelas dan di luar kelas. Implementasi pembelajaran tersebut menggunakan beberapa upaya dalam pelaksanaannya, di antaranya yaitu memberikan kebebasan dan tidak membeda-bedakan siswa, menyisipkan nilai-nilai toleransi dalam setiap pembelajaran. Hal tersebut di atas memberi dampak baik bagi SMP Negeri 1 Belitang III, yaitu terwujudnya sikap saling menghargai. Selain itu segala kegiatan sekolah juga menjadi harmonis (tidak ada konflik) dan penuh akan nilai-nilai toleransi.
Peran Komunkasi Interpersonal Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Wahyu Sanjaya; Muhamad Ikhsanudin; Ahmad Sodikin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui peran komunikasi interpersonal guru PAI dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian qualitatif field research dengan metode penelitian bersifat deskriptif. Pengumpulan data, menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitiannya bahwa Peran komunikasi interpersonal PAI di MA Al-Falaah Lekis Rejo melaksanakan empat peran pokoknya sebagai pendidik, pembimbing, manajer, administrator. Motivasi belajar peserta didik diketahui bahwa berbagai motivasi yang diberikan oleh guru guru PAI akan membuat motivasi belajar dan disiplin peserta didik akan meningkat sehingga prestasi belajar juga semakin meningkat. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik dapat berasal dari dalam maupun dari luar. Faktor pendukung meliputi iklim komunikasi, adanya kebersamaan dan saling menghargai antara guru dengan peserta didik, sikap saling terbuka antara guru dengan peserta didik, mampu memberikan kelancaran dan kemudahan dalam berkomunikasi terkait pelaksanaan kemajuan kelas, Memberikan pengahargaan pada peserta didik yang berprestasi. Faktor penghambat meliputi, hambatan fasilitas, dan hambatan eksternal. Hambatan pekerjaan misalnya masih kurangnya waktu guru PAI di sekolah maupun di kelas sehingga sangat sulit untuk menyampaikan informasi yang bersifat mendadak. Hambatan fasilitas yaitu masih terdapatnya peserta didik yang tidak mempunyai alat komunkasi serta letak geografis peserta didik yang sulit dijangkau. Hambatan eksternal yaitu misalnya terdapat gangguan sinyal pada telepon celuler. .
Strategi Pembelajaran Daring PAI Menggunakan Media WhatsApp untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa Leni Marlina; Suhartono Suhartono; Marlina Marlina
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui strategi pengorganisasian pembelajaran daring PAI dengan menggunakan media WhatsApp untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa 2) Mengetahui strategi penyampaian pembelajaran daring PAI dengan menggunakan media WhatsApp untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena wabah Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor, terutama pendidikan. Pemerintah memberikan kebijakan untuk tetap berada di rumah dengan melakukan kegiatan belajar online atau dalam jaringan (Daring) untuk seluruh pelajar Sekolah Dasar, menengah, atas serta perguruan tinggi. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitiannya adalah menggunakan studi kasus. Teknik analisis data penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus-menerus sampai tuntas. Hasil penelitian: (1) Strategi pengorganisasian pembelajaran daring PAI dengan menggunakan media WhatsApp untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa meliputi: a) mengorganisasi isi pelajaran yang terdiri dari mengorganisasi isi pelajaran secara keseluruhan dan mengorganisasi isi pelajaran per materi/bab; b) pengorganisasian peserta didik; c) pengorganisasian sistem pembelajaran. (2) Strategi penyampaian pembelajaran daring PAI dengan menggunakan media WhatsApp untuk meningkatkan kemampuan kognitif , guru harus memperhatikan 3 hal yaitu: a) Media dan metode yang digunakan; b) interaksi peserta didik dengan media; c) bentuk belajar mengajar.
Penerapan Metode Tahfidz Dan Takrir Dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Santri Madrasah Quran Asrama Al-Umami Roviatun Nafiah; Marlina; Romdloni
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1702

Abstract

There are many ways in the process of maintaining the purity of the Qur'an, one of which is memorizing the Qur'an. In the memorization process, of course, it is not easy, by reading it immediately memorized, but there are several methods that are also used to simplify and speed up the memorization process. This study aims to determine: 1) the application of the tahfidz and takrir methods, 2) the quality of memorization of the students of the Madrasah Qur'an in the Al-Umami Dormitory of the Nurul Huda Islamic Boarding School, Sukaraja. The research approach used is qualitative with descriptive research type. The results showed that the application of the tahfidz and takrir methods in improving the memorization quality of the students of Madrasah Qur'an Al-Umami Dormitory was very effective. Meanwhile, efforts to improve the quality of memorization have also been systematically arranged.
Pendidikan Karakter Religius Dan Disiplin Siswa Melalui Kegiatan Pembiasaan Sholawat Bahriyah Kubro Pra Pembelajaran Naeilil Azizah; Sholeh Hasan; Suhartono
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1703

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu peneliti dengan menggunakan pengamatan langsung dilapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi dan catatan lapangan. Uji keabsahan mengguanakan triangulasi sumber, tringulasi teknik, triangulasi waktu. penguraian data dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, kemudian data disajikan atau penarikan kesimpulan verifikasi. Pembiasaan sholawat bahriyah kubro ini efektif diterapkan di SMK Nurul Huda Sukaraja karena didukung oleh seluruh dewan guru, siswa, dan anggota ikhsan. Metode pelaksanaaan pembacaan sholawat bahriyah kubro pra pembelajaran SMK Nurul Huda Sukaraja 2022 yaitu: Metode pembiasaan dan metode menghafal. kegiatan kegiatan yang memfokuskan pada pendidikan karakter religius dan disiplin siswa banyak sekali program-program yang ada disekolah diantaranya : kegiatan lalaran pagi, ektrskulikuler, dan sekolah diniyah. Pendukung Pendidikan Karakter Religius Dan Disiplin Siswa Melalui Pembiasaan Sholawat Bahriyah Kubro Pra Pembelajaran Siswa SMK Nurul Huda Sukaraja yaitu : Sholawat merupakan satu-satunya amalan yang langsung diterima oleh Allah SWT, Didukung oleh semua tenaga pendidik, ikhsan dan pengasuh SMK Nurul Huda Sukaraja. sedangkan penghambatnya kedisiplinan siswa datang kesekolah, Masih ada yang sulit untuk penghafalan, Kurangnya kesadaran siswa tentang betapa pentingnya bersholawat. Dan solusi mengatasi hambatan itu diantaranya: Teguran peringatan dan hukuman, memberikan keteladanan baik guru ataupun pengurus ikhsan, memberi Nasihat.
Penerapan Cara Membaca al-Qur’an Dengan Menggunakan Metode Utsmani Terhadap Mahasiswa di Asrama Miftahul Huda Gunawan Patoni Amin; Ahmad Sodikin; Muhamad Ihsanudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1704

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetagui cara apa yang digunakan oleh seorang pendidik memberikan pengembangan SDM kepada generasi penerus bangsa, khususnya pendidikan agama, dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dan penyelesaian. Deskriptif kualitatif yang dipilih oleh peneliti dalam mencari informasi-informasi dilapangan, dengan maksud yaitu berupa penjelasan secara fakta dan akurat tentang yang diteliti, baik dari data maupun keterangan dari seseorang. Metode untuk mengindentifikasi lembaga atau informan yaitu wawancara, interview dan dokumentasi yang mana peneliti langsung terjun dilapangan. Sehingga, nantinya hasil dari pada penelitian ini dapat memaparkan pembelajaran membaca al-Qur’an menggunakan metode utsmani pada mahasiswa di asrama Miftahul Huda sangat baik dengan tetap menerapkan prinsip dan strategi metode utsmani, hal tersebut menjadi acuan atau cara keberhasilan dalam pembelajaran metode utsmani. Selain itu juga ada beberapa faktor yang menghambat dalam proses tersebut seperti: media yang digunakan dan sikap peserta didik, dan adapun faktor pendukungnya ialah lingkungan yang berada pada pondok pesantren serta tidak sedikit masyarakat atau santri senior yang telah belajar menggunakan metode utsmani tersebut. Usaha yang dilakukan diantaranya: 1.) Memotivasi pentingnya membaca al-Qur’an dengan tartil dengan sesuai kaidah tajwid yang berlaku, dan 2.) memberikan sarana dan prasarana terhadap peserta didik untuk mengulang pembelajaran (nderes) di luar waktu yang disediakan
PAI dan Radikalisme Feri Riski Dinata; Ali Kuswadi; Muslih Qomarudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1709

Abstract

Kasus radikalisme atau terorisme di Indonesia banyak terjadi, salah satunya cara untuk menderadikalisasi melalui bidang pendidikan yaitu dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai salah satu upaya untuk mendorong arus radikalisme harus dilakukan dengan cara komprehensif, dimulai dengan desain perencanaan dan kurikulum melalui proses penyiapan, pengayaan dan atau penguatan terhadap berbagai kompetensi yang telah ada, mendesain proses pembelajaran yang dapat mengembangkan sikap siswa untuk mampu menghormati hak-hak orang lain tanpa membedakan latar belakang ras, agama, bahasa dan budaya, dan tanpa membedakan mayoritas atau minoritas. Nilai-nilai pendidikan anti radikalisme yang diintegrasikan pada pembelajaran PAI meliputi citizenship, compassion, courtesy, fairness, moderation, respect for other, respect for the creator, self control, dan tolerance. Dengan demikian pendidik dapat mengembangkan sikap siswa untuk mampu menghormati hak-hak orang lain tanpa membedakan latar belakang ras, agama, bahasa dan budaya, dan tanpa membedakan mayoritas atau minoritas.
Tantangan Lembaga Pendidikan Menghadapi New Normal Covid-19 Di Era Society 5.0 Tiana Tantri; Ika Prediana; Nur Fauzi; Marlina
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1721

Abstract

Eksplorasi ini diarahkan untuk mengetahui kesulitan guru dalam melaksanakan pembelajaran gratis di masa new normal virus corona dan masa masyarakat 5.0 untuk menjadikan zaman yang berkualitas. Pemeriksaan ini memiliki tempat dengan jenis eksplorasi kuantitatif yang jelas dengan teknik pengumpulan informasi penelitian kepustakaan. Untuk menghadapi masa masyarakat 5.0, satuan-satuan ajar juga membutuhkan penyesuaian pandangan dunia edukatif. Diantaranya, pengajar membatasi tugas sebagai pemasok materi pembelajaran, guru menjadi motivasi bagi pengembangan inovasi siswa. Guru bertindak sebagai fasilitator, mentor, motivasi, dan siswa sejati yang membangkitkan siswa untuk belajar bagaimana menjadi bebas. Strategi program “Peluang Belajar” ini mencakup empat pendekatan pokok, yaitu Asesmen Menyeluruh USBN, UN diganti dengan evaluasi penilaian, disingkat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan penyusunan Penerimaan Mahasiswa Baru ( PPDB) lebih mudah beradaptasi. Kesempatan untuk belajar akan menjadikan pelatihan yang berkualitas bagi setiap individu Indonesia. Pengerjaan SDM, dua instruktur dan kepala, membutuhkan lingkungan yang layak dan arahan global sehingga mereka dapat menjawab kesulitan dunia menghadapi masa kerusuhan modern 4.0 menuju periode masyarakat 5.0. Pemanfaatan pembelajaran gratis di Era Masyarakat 5.0 tentunya banyak mengalami kesulitan, khususnya bagi para guru. Guru harus memanfaatkan perkembangan yang berbeda seperti Internet on Things (web untuk segalanya), Artificial Intelligence (penalaran terkomputerisasi), banyak informasi, dan robot untuk bekerja pada sifat keberadaan manusia. Kehadiran masa masyarakat 5.0 yang merupakan penyempurnaan dari masa 4.0 merupakan isu besar sekaligus peluang yang luar biasa bagi persekolahan kita. Pendidik yang menjadi daya dorong utama dalam ranah pelatihan di masa masyarakat 5.0 mengutamakan keterampilan yang memuaskan.
Konsep Modernisasi Pendidikan Agama Islam Dalam Perspektif Ibnu Khaldun Anas Nur Wahidin; Iswati; Prabowo Adi Widayat
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v9i2.1788

Abstract

Sebagai bentuk kritikan sekaligus perbaikan sistem Pendidikan Agama Islam, Ibnu Khaldun menyampaikan gagasannya berkenaan dengan modernisasi proses pendidikan. Penelitian ini membahas pemikiran Ibnu Khaldun tentang potret konsep modernisasi yang ditawarkan oleh Ibnu Khaldun, perlunya perwujudan konsep modernisasi Ibnu Khaldun dalam Undang-undang Sisdiknas, dan Implementasi modernisasi Pendidikan Agama Islam perspektif Ibnu Khaldun di tingkat Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif kepustakaan, untuk membahas permasalahan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian study tokoh dengan pendekatan library research, yang menkaji secara teoritis dan mendalam untuk kemudian mendapatkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam hendaknya tidak hanya diarahkan pada pemahaman nilai-nilai Islam yang berkutat pada pemaparan teori, melainkan peserta didik perlu dihadapkan dengan realitas sosial, sistematisasi materi, dan pematangan pondasi nilai-nilai Islam untuk kemudian mampu menjadi lulusan yang bisa bersaing dan cakap dengan dunia modern. Perwujudan konsep modernisasi Pendidikan Agama Islam Ibnu Khaldun dalam Sistem Pendidikan Nasional perlu dilakukan, hal ini dikarenakan konsep modernisasi Pendidikan Agama Islam dalam perspektif Ibnu Khaldun sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai yang disepakati dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 dan sesuai dengan tuntutan zaman.

Page 9 of 11 | Total Record : 105