cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 24076422     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 497 Documents
STUDI SUSUT DAYA JARINGAN DISTRIBUSI PRIMER AREA LUWUK MELALUI SIMULASI ALIRAN DAYA MENGGUNAKAN METODE NEWTON RAPHSON Winarta, I Kadek; Harun, Ervan Hasan; Giu, Jamal Darusalam
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 4 Oktober (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.4.%p

Abstract

Jaringan distribusi primer area Luwuk adalah  jaringan yang  terisolasi dari sistem transmisi Sulutenggo. Tenaga listrik di wilayah Luwuk bersumber dari pembangkit listrik tenaga diesel dan mesin gas yang disalurkan pada 14 penyulang untuk melayani Kota Luwuk dan sekitarnya. Semakin panjang suatu penyulang, maka semakin besar nilai impedansinya, yang mengakibatkan susut daya pada jaringan distribusi. Studi aliran daya dengan metode Newton Raphson digunakan untuk mengetahui besar susut daya pada sistem tenaga listrik. Hasil studi aliran daya menunjukkan terjadi susut daya aktif pada jaringan distribusi primer area Luwuk sebesar 605 kW dengan persentase susut 3,4% dan susut daya reaktif sebesar 576 kVAR (8,41%) dan terjadi penurunan tegangan yang melampaui  batas  minimum  tegangan  pelayanan  pada  ujung   penyulang  Salodik yaitu -10,95%. Dengan penambahan kapasitor bank sebesar 100 kVAr pada ujung penyulang Salodik, nilai penurunan tegangan pada penyulang tersebut berkurang dari -10,95%  menjadi -7,85%  sehingga memenuhi batas  minimum  tegangan  pelayanan, dan terjadi penurunan susut daya aktif menjadi 591 kW (3,32%) dan susut daya reaktif menjadi 555 kVAR (8,19%). Kerugian energi listrik yang dialami PLN perbulan pada distribusi primer area Luwuk adalah 435.600 kWh, dengan estimasi kerugian Rp.629.311.320. Setelah perbaikan, kerugian energi menjadi 425.520 kWh atau Rp.614.748.744 sehingga terjadi penurunan kerugian PLN sebesar Rp. 14.562.576 perbulan.
ANALISIS PENGARUH AIR GAP (CELAH UDARA) TERHADAP UNJUK KERJA GENERATOR AXIAL FLUX DOUBLE SIDE ROTOR 1 FASA DENGAN KUTUB BERLAWANAN (N-S) Khikmah, Qoidatul; Hadi, Widyono; Cahyadi, Widya
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 3 Juli (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.3.87-96

Abstract

Energi terbarukan skala kecil sebagai sumber energi listrik alternatif hanya mampu membangkitkan energi mekanik yang rendah. Penggunaannya membutuhkan generator jenis axial flux permanent magnet (AFPM) yang dapat bekerja pada putaran rendah. Beberapa studi telah dilakukan tentang generator axial flux seperti dalam rancang bangun dan penelitian beberapa parameter yang mempengaruhi performa generator. Celah udara merupakan parameter penting yang dapat mempengaruhi kinerja generator. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan variasi celah udara sebesar 8 mm, 9 mm, dan 10 mm pada generator axial flux konstruksi double side rotor untuk membangkitkan AC 1 fasa menggunakan magnet permanen Neodymium Iron Boron (NdFeB) dan disusun secara kutub berlawanan (N-S). Dengan memberikan beban 3 LED terhubung seri pada kecepatan putar 3000 rpm, pengujian saat celah udara 8 mm diperoleh frekuensi sebesar 450.4 Hz, tegangan output 7.468 V, arus output 14.961 mA, daya output  W dan torsi rotor sebesar  Nm. Pada pengujian celah udara 9 mm diperoleh frekuensi 450,4 Hz, tegangan output 7.279 V, arus output 7.444 mA, daya output  W dan torsi rotor sebesar  Nm. Sedangkan pengujian celah udara 10 mm diperoleh frekuensi 450.4 Hz, tegangan output 6.826 V, arus output 1.298 mA, daya output   W dan torsi rotor sebesar  Nm.
IMPLEMENTASI FILTER GRAY LEVEL CO-OCCURANCE MATRIKS TERHADAP SISTEM KLASIFIKASI KANKER PAYUDARA DENGAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK Rohman, Muhammad Ariefur; Mudjirahardjo, Panca; Muslim, M. Aziz
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 4 Oktober (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.4.%p

Abstract

 Kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan proyeksi kematian terbesar selama 10 tahun terakhir dengan indeks kematian mencapai rata-rata 5 juta per-tahun, dan diprediksi akan terus naik hingga 60% di seluruh dunia. Umumnya, banyak metode yang digunakan untuk mendeteksi penyakit ini, salah satunya dengan mengamati jaringan histopatology. Banyak dari para ilmuwan, yang menggunakan jaringan histopatology untuk menganalisa, mengamati dan membuat sistem klasifikasi kanker payudara dengan berbagai metode, seperti: convolutional neural network, deep learning, support vector machine. Penggunaan metode convolutional neural network terbukti paling unggul pada sistem klasifikasi kanker payudara, namun akurasi rata-rata yang dihasilkan relatif cukup rendah. Selain itu, penggunaan metode convolutional neural network, membutuhkan waktu komputasi yang relatif lama untuk mengklasifikasikan 7909 dataset ukuran 4 GB. Berdasarkan alasan tersebut, desain sebuah sistem klasifikasi dengan mengimplementasikan Gray Level Co-occurance Matrix pada saat prapengolahan data CNN di butuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penggunaan  metode  CNN  menghasilkan  waktu  komputasi  lebih  lama,  yaitu:  3300  detik  dibandingkan  dengan kombinasi metode GLCM Entropy dan CNN 2040 detik. Sedangkan rata-rata akurasi latih dan uji yang dihasilkan oleh metode kombinasi GLCM entropy dan CNN adalah  92,26% dan 94,16%, lebih unggul dibandingkan dengan metode CNN, yaitu: 88,41% untuk data latih, dan 87,68% untuk data uji.
AQUASCAPE DENGAN KONTROL FOTOSINTESIS BUATAN PADA TANAMAN AIR MENGGUNAKAN METODE KENDALI LOGIKA FUZZY Udin, M Diya; Istiadi, Istiadi; Rofii, Faqih
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 3 Juli (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.3.103-111

Abstract

Pada aquascape proses fotosintesis sangat berpengaruh pada kesuburan dan keindahan tanaman air. Suhu, kejernihan dan pencahayaan air adalah faktor utama yang mempengaruhi hasil fotosintesis. Tujuan dari penelitian ini adalah  membuat sebuah sistem untuk menjaga kestabilan suhu air, tingkat kejernihan air dan pencahayaan pada tanaman air. Sistem yang dibangaun meggunakan sensor DS18B20 untuk membaca nilai suhu air, sensor turbidity untuk membaca nilai kejernihan air dan modul Real Time Clock (RTC) untuk mengatur pencahayaan. Nilai pembacaan suhu air, kejernihan air dan nilai waktu akan diproses oleh mikrokontroler dengan sistem kendali logika fuzzy menjadi sebuah keluaran untuk mengatur kecepatan motor pump pendingin (cooling), motor pump filter dan LED sumber pencahayaan pada aquascape. Informasi masukan dan keluaran sistem ditampilkan pada LCD 16 x 2. Hasil rencangan dan implementasi sistem diharapkan dapat membantu fotosintesis buatan pada tanaman air agar dapat berjalan dengan baik. Sistem kendali suhu air berbasis logika Fuzzy dapat menjaga suhu air sekitar 22 - 25 ⁰C dengan tingkat keberhasilan sebesar 99,08 %. Sistem kendali tingkat kekeruhan air berbasis logika Fuzzy dapat menjaga tingkat kekeruhan air sekitar 5 - 25 NTU dengan tingkat keberhasilan sebesar 96,66 %. Sistem pencahayaan dapat bekerja selama 8 jam perhari, mulai pukul 19.00 - 03.00 WIB.
EVALUASI KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI DENGAN CONSTRAINT STABILITAS SISTEM AKIBAT INJEKSI HYBRID DISTRIBUTED GENERATION Ruli Isfihana; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 24, No 1 Januari (2022): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.24.1.1-8

Abstract

Pada penelitian ini evaluasi nilai indeks keandalan sistem distribusi penyulang Pujon 20 kV dilakukan dengan constraint stabilitas sistem akibat injeksi Hybrid Distributed Generation (hybrid DG). Evaluasi keandalan sistem dilakukan dengan merekomendasikan penambahan dan relokasi sectionalizer pada sistem distribusi. Sistem distribusi diberikan injeksi tiga jenis Distributed Generation (DG) yaitu, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Penambahan hybrid DG pada sistem distribusi bertujuan untuk meminimalisir permasalahan kualitas daya dan mampu meningkatkan keandalan sistem distribusi. Injeksi hybrid DG mengurangi rugi-rugi daya pada sistem distribusi penyulang Pujon 20 kV. Rugi-rugi daya pada skenario kondisi eksisting adalah sebesar 0,417 MW (9,62%) dan 0,247 MVAR (9,22%). Pada skenario 7 (skenario sistem eksisting + hybrid DG) rugi-rugi daya adalah sebesar 0,295 MW (5,50 %) dan 0,15 MVAR (5,80%).
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA OFF GRID UNTUK SUPPLY CHARGE STATION Andre Setyawan; Agus Ulinuha
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 24, No 1 Januari (2022): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.24.1.23-28

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik saat ini semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kemajuan teknologi, namun peningkatan ini tidak sebanding dengan pasokan energi listrik itu sendiri. Maka dari itu saat ini pembangkit yang sangat berpotensi di Indonesia adalah pembangkit Listrik tenaga surya, karena Indonesia sendiri letaknya berada di daerah tropis yang mana sebenarnya menerima sinar matahari yang cukup  berkesinambungan dan dalam implementasinya tidak menghasilkan polusi udara yang bisa merusak  alam serta cadangan energinya yang tidak terbatas. Pembangkit listrik tenaga surya ini bisa menjadi solusi untuk digunakan sebagai charging sepeda listrik (Solar Charge Station). Sepeda listrik yang digunakan merupakan sistem sebelumnya dikembangkan dalam riset ini. Solar Charge Station digunakan sebagai tempat charging sepeda listrik. Sumber energi yang digunakan untuk mensuplay charge station memanfatkan energi dari panel surya. Sistem pembangkit listrik tenaga surya ini tidak terhubung ke jaringan listrik (off grid). Panel surya menangkap cahaya sinar matahari diwaktu siang hari dan disimpan pada baterai setelah melalui regulator. Energi yang disimpan digunakan untuk charging baterai sepeda listrik dan peralatan sistem penyewaan sepeda.
MODEL STEADY STATE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN YANG BERBASIS PMSG UNTUK ANALISIS ALIRAN DAYA Gianto, Rudy
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 4 Oktober (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.4.%p

Abstract

Akhir-akhir ini, kecenderungan penggunaan PLTAn (Pembangkit Listrik Tenaga Angin) kecepatan variabel yang berbasis PMSG (Permanent Magnet Synchronous Generator) telah mengalami peningkatan. Meningkatnya penetrasi PLTAn pada sistem tenaga akan memperumit analisis aliran daya sistem tersebut. Pada analisis aliran daya, generator-generator atau pembangkit-pembangkit daya konvensional umumnya dimodelkan sebagai pembangkit dengan daya aktif dan besar tegangan konstan (biasa disebut sebagai model PV). Akan tetapi, oleh karena PLTAn biasanya tidak menggunakan generator sinkron konvensional, ia tidak bisa lagi dinyatakan sebagai model PV. Oleh karenanya, pengembangan model keadaan tunak PLTAn dan modifikasi terhadap analisis aliran daya tersebut perlu dilakukan agar evaluasi terhadap performa keadaan tunak sistem dapat dilaksanakan. Makalah ini mengusulkan metode sederhana untuk mengikut-sertakan PLTAn yang berbasis PMSG pada analisis aliran daya sistem distribusi tenaga listrik. Usulan model tersebut diturunkan berdasarkan persamaan-persamaan yang menghitung: (i) tegangan dan arus pada rangkaian ekivalen PMSG, (ii) daya-daya PLTAn (yaitu: masukan daya mekanik turbin dan keluaran daya listrik PMSG), dan (iii) rugi-rugi daya PLTAn. Dengan demikian, kerumitan dalam hal memodelkan peralatan elektronika daya tidak ditemukan dalam metode yang diusulkan tersebut. Makalah ini juga membahas hasil-hasil dari penerapan metode yang diusulkan pada suatu sistem distribusi tenaga listrik.
ANALISIS PENGGUNAAN MATERIAL ALUMINIUM SEBAGAI BAHAN KERANGKA PENYUSUN MOTOR BRUSHLESS DIRECT CURRENT 3 PHASE AXIAL FLUX Aqila, Rista Nabilla; Hadi, Widyono; Setiawan, Andi
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 4 Oktober (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.4.%p

Abstract

Salah satu bentuk dari perkembangan teknologi motor listrik yang banyak digunakan saat ini adalah motor brushless direct current 3 phase axial flux. Motor ini memiliki nilai efisiensi yang tinggi dan nilai torsi awal yang lebih besar karena menggunakan magnet permanen. Selain itu, motor brushless direct current juga tidak menimbulkan suara bising serta memerlukan proses pendinginan yang lebih mudah. Penelitian ini membandingkan pengaruh dari penggunaan bahan akrilik dengan bahan alumunium sebagai bahan pembuatan rotor. Dari hasil pengujian motor brushless direct current 3 phase axial flux diketahui bahwa penggunaan rotor aluminium memberikan hasil yang lebih baik daripada penggunaan rotor akrilik. Hal ini terjadi karena bahan aluminium dapat mengurungkan medan magnet pada sebuah motor. Medan magnet yang berputar pada porosnya dapat meningkatkan efisiensi motor, sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.
ANALISIS UNJUK KERJA SUDUT PITCH BILAH TURBIN ANGIN TERHADAP DAYA NOMINAL GENERATOR SINKRON 3 FASA Nugroho, Dedi
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 23, No 4 Oktober (2021): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.23.4.%p

Abstract

Pengoperasian turbin angin terbagi atas beberapa zona operasi dengan tujuan untuk memaksimalkan kinerja turbin angin dan melindungi bilah turbin dari kerusakan saat diterpa oleh angin berkecepatan tinggi.  Pembagian zona didasarkan pada besarnya kecepatan angin.  Jika kecepatan angin berada diantara kecepatan nominal dan kecepatan cut out, maka turbin angin dapat dioperasikan pada nilai daya nominalnya dengan cara mengatur sudut pitch bilah turbin angin sedemikian rupa sehingga turbin angin dapat menghasilkan daya nominal.  Riset ini bertujuan menganalisis hubungan antara perubahan kecepatan angin dan sudut pitch bilah turbin angin untuk mendapatkan daya nominal generator sinkron 3 fasa. Metode riset dilakukan melalui pemodelan turbin angin dengan generator sinkron 3 fasa. Turbin angin dirancang memiliki kapasitas daya mekanik 34,7 kW untuk kecepatan nominal angin 8 m/s yang dapat menghasilkan daya listrik nominal 32,68 kW, 408 volt pada kecepatan generator 1500 rpm. Hasil riset memperlihatkan perubahan kecepatan angin antara 8 m/s sampai dengan 15 m/s dapat mempertahankan  kecepatan dan daya nominal generator tersebut dengan mengatur sudut  pitch bilah turbin  antara 00 sampai dengan 26,9270.
DESIGN AND SIMULATION OF BUILDING BLOCKS OF A LOW-DROPOUT VOLTAGE REGULATOR Arief Wisnu Wardhana; Azis Wisnu Widhi Nugraha; Eko Atmojo; Ari Fadli
Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 24, No 1 Januari (2022): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transmisi.24.1.9-22

Abstract

Regulator Low Dropout (LDO) adalah sebuah cara yang sederhana dan murah untuk mengatur sebuah tegangan keluaran yang diberi daya dari suatu masukan yang lebih tinggi tegangan nya. Regulator LDO adalah sebuah pengatur tegangan DC linear yang bisa meregulasi besarnya tegangan keluaran bahkan ketika tegangan suplai nya berubah turun menjadi sangat mendekati tegangan keluaran tersebut. Pada artikel penelitian ini, dijelaskan secara detail tentang cara untuk mendesain setiap blok penyusun suatu regulator tegangan drop-out rendah berbasis CMOS. Semua blok penyusun kemudian digabung untuk membentuk piranti LDO tersebut. Hasil desain kemudian disimulasikan menggunakan Multisim LIVE, yang merupakan sebuah simulator rangkaian online. Berbasis pada hasil simulasi, beberapa spesifikasi dari LDO yang sudah didesain kemudian diberikan. Spesifikasi tersebut diantara nya adalah besarnya tegangan dropout LDO, arus quiescent, besarnya regulasi beban, dan besarnya regulasi line. Kata kunci: regulator tegangan, tegangan dropout, arus quiescent, regulasi beban, regulasi line Low dropout regulators (LDOs) are a simple and inexpensive way to regulate an output voltage that is powered from a higher voltage input. An LDO regulator is a DC linear voltage regulator that can regulate the magnitude of the output voltage even when the supply voltage is very close to the output voltage. In this research paper, various building blocks of a CMOS-based low-dropout voltage regulator were designed and simulated using Multisim LIVE, an online circuit simulator. All of the building blocks were then combined to form the device. Based on the results of the simulation, several spesifications of the LDO were determined. Those are the LDO’s dropout voltage, its quiescent current, its load regulation, and its line regulation. Keywords: voltage regulator, dropout voltage, quiescent current, load regulation, line regulation

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 4 Oktober (2025): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 27, No 3 Juli (2025): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 27, No 2 April (2025): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 27, No 1 Januari (2025): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 26, No 4 Oktober (2024): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 26, No 3 Juli (2024): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 26, No 2 April (2024): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 26, No 1 Januari (2024): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 25, No 4 Oktober (2023): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 25, No 3 Juli (2023): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 25, No 2 April (2023): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 25, No 1 Januari (2023): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 24, No 4 Oktober (2022): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 24, No 3 Juli (2022): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 24, No 2 April (2022): TRANSMISI: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 24, No 1 Januari (2022): TRANSMISI Vol 23, No 4 Oktober (2021): TRANSMISI Vol 23, No 3 Juli (2021): TRANSMISI Vol 23, No 2 April (2021): TRANSMISI Vol 23, No 1 Januari (2021): TRANSMISI Vol 22, No 4 Oktober (2020): TRANSMISI Vol 22, No 3 Juli (2020): TRANSMISI Vol 22, No 2 April (2020): TRANSMISI Vol 22, No 1 Januari (2020): TRANSMISI Vol 21, No 4 Oktober (2019): TRANSMISI Vol 21, No 3 Juli (2019): TRANSMISI Vol 21, No 2 April (2019): TRANSMISI Vol 21, No 1 Januari (2019): TRANSMISI Vol 20, No 4 Oktober (2018): TRANSMISI Vol 20, No 3 Juli (2018): TRANSMISI Vol 20, No 2 April (2018): TRANSMISI Vol 20, No 1 Januari (2018): TRANSMISI Vol 19, No 4 Oktober (2017): TRANSMISI Vol 19, No 3 Juli (2017): TRANSMISI Vol 19, No 2 April (2017): TRANSMISI Vol 19, No 1 Januari (2017): TRANSMISI Vol 18, No 4 Oktober (2016): TRANSMISI Vol 18, No 3 Juli (2016): TRANSMISI Vol 18, No 2 April (2016): TRANSMISI Vol 18, No 1 Januari (2016): TRANSMISI Vol 17, No 4 Oktober (2015): TRANSMISI Vol 17, No 3 Juli (2015): TRANSMISI Vol 17, No 2 April (2015): TRANSMISI Vol 17, No 1 Januari (2015): TRANSMISI Vol 16, No 4 (2014): TRANSMISI Vol 16, No 3 (2014): TRANSMISI Vol 16, No 2 (2014): TRANSMISI Vol 16, No 1 (2014): TRANSMISI Vol 15, No 4 (2013): TRANSMISI Vol 15, No 3 (2013): TRANSMISI Vol 15, No 2 (2013): TRANSMISI Vol 15, No 1 (2013): TRANSMISI Vol 14, No 4 (2012): TRANSMISI Vol 14, No 3 (2012): TRANSMISI Vol 14, No 2 (2012): TRANSMISI Vol 14, No 1 (2012): TRANSMISI Vol 13, No 3 (2011): TRANSMISI Vol 12, No 3 (2010): TRANSMISI Vol 12, No 1 (2010): TRANSMISI Vol 11, No 3 (2009): TRANSMISI Vol 7, No 2 (2005): TRANSMISI Vol 13, No 4 (2011): TRANSMISI Vol 13, No 2 (2011): TRANSMISI Vol 13, No 1 (2011): TRANSMISI Vol 12, No 4 (2010): TRANSMISI Vol 12, No 2 (2010): TRANSMISI Vol 11, No 4 (2009): TRANSMISI Vol 11, No 2 (2009): TRANSMISI Vol 11, No 1 (2009): TRANSMISI VOL 10, NO 4 (2008): TRANSMISI Vol 10, No 3 (2008): TRANSMISI Vol 10, No 2 (2008): TRANSMISI Vol 10, No 1 (2008): TRANSMISI Vol 9, No 2 (2007): TRANSMISI Vol 9, No 1 (2007): TRANSMISI Vol 8, No 2 (2006): TRANSMISI Vol 8, No 1 (2006): TRANSMISI Vol 7, No 1 (2005): TRANSMISI Vol 8, No 2 (2004): TRANSMISI Vol 6, No 2 (2003): TRANSMISI More Issue