cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 50 Documents
RANCANGAN PROGRAM LITERASI INFORMASI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR MUTIARA BUNDA KOTA BANDUNG Siti Khadijah, Ute Lies; Saepudin, Encang
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.149 KB)

Abstract

Kegiatan literasi selama ini identik dengan aktivitas membaca dan menulis. Namun, Deklarasi Praha pada tahun 2003 menyebutkan bahwa literasi juga mencakup bagaimana seseorang berkomunikasi dalam masyarakat. Literasi juga bermakna praktik dan hubungan sosial yang terkait dengan pengetahuan, bahasa, dan budaya (UNESCO, 2003). Deklarasi UNESCO itu juga menyebutkan bahwa literasi informasi terkait pula dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi, menggunakan dan mengomunikasikan informasi untuk mengatasi berbagai persoalan. Kemampuan itu perlu dimiliki tiap individu sebagai syarat untuk berpartisipasi dalam masyarakat informasi, dan itu bagian dari hak dasar manusia menyangkut pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan program pengajaran literasi informasi bagi siswa di sekolah Dasar Mutiara Bunda Kota Bandung. Penelitian ini meliputi rancangan program pengajaran literasi informasi yang mencakup rancangan materi pengajaran, waktu pelaksanaan, metode yang digunakan, media yang diperlukan, dan tim pengajar yang harus disiapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Action Research. Pengolahan data dilakukan dengan menyajikan deskripsi dan analisa hasil wawancara, pengamatan dan observasi secara naratif dan praktik tindakan pada rancangan program literasi informasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas empat dan kelas lima. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling, Dalam penelitian ini, peneliti melibatkan guru pengajar dan pengelola sekolah. Hasil penelitian ini telah menghasilkan rancangan program pengajaran literasi informasi yang dapat diterapkan di sekolah. Diperlukan kebijakan pimpinan sekolah dalam mendukung penerapan program ini serta keberhasilan dalam pelaksanaannya. Hingga saat ini, program pengenalan literasi informasi yang telah dapat dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran siswa melalui media dan tema yang akan dipelajari. Kegiatan pengajaran literasi informasi sudah dapat terlaksana dalam kegiatan pembelajaran. Penambahan materi yang berkaitan dengan pencarian informasi baik menggunakan media ataupun hanya dalam menggunakan buku teks siswa sudah dapat memanfaatkannya dengan menggunakan fasilitas sekolah dan pribadi. Kata Kunci : Literasi, siswa, pembelajaran
INTERNET DAN PELESTARIAN BUDAYA LOKAL (Studi Pemanfaatan Web Blog dalam Pelestarian Budaya Sunda oleh Pengelola Sundanesecorner.org) GUMILAR, GUMGUM; AGUSTIN, HERLINA
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.945 KB)

Abstract

Pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. We Are Social mencatat pengguna internet di Indonesia sampai awal tahun 2016 mencapai 88,1 juta dimana sekitar 3 juta diantaranya adalah pengguna blog (blogger). Saat ini blog tidak hanya digunakan untuk aktivitas pribadi, tetapi juga digunakan untuk pendidikan dan pengembangan budaya lokal, salah satunya adalah Blog sundanesecorner.org. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pemanfaatan Web Blog sebagai media baru dalam pelestarian budaya sunda oleh Blog Sundanesecorner.org. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan pengelola sundanesecorner.com, penelusuran isi halaman web sundanesecorner.org dan studi literatur. Hasil penelitian ini memerlihatkan sundanesecorner.org dibuat dan dikembangkan oleh seorang kolumnis dan editor yang memiliki ketertarikan pada bahasa, literatur dan budaya sunda bernama Hawe Setiawan. Pengelola menyajikan halaman web dengan menggunakan bahasa inggris dengan tujuan agar tema kebudayaan Sunda menjangkau pembaca yang lebih luas daripada kalangan penutur bahasa Sunda sendiri. Informasi disajikan berdasarkan rubrik/kategori, serta umpan balik lebih banyak dilakukan oleh pembaca dari luar negeri. Kata Kunci : blog, sundanesecorner.com, sunda, budaya, hawe setiawan
POLA RETORIKA RIDWAN KAMIL DALAM TWITTER EL KARIMAH, KISMIYATI; ERLANDIA, RUMAWAN; RAHMA, TALITHA NINDIA
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku A- Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.303 KB)

Abstract

Ridwan Kamil adalah Walikota Bandung yang terpilih karena kampanye melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola retorika Ridwan Kamil dalam twitter @RidwanKamil dalam menyampaikan pesan. Alat analisis yang digunakan adalah lima canon retorika dari Cicero. Unit analisis penelitian ini adalah lima tagar yang sering digunakan oleh Ridwan Kamil selama satu tahun terhitung dari Oktober 2014 sampai Oktober 2015, yaitu #PersibDay sebanyak 15 tweet, #ReboNyunda 14 tweet, #Alun 9 tweet, #BDGteknopolis 24 tweet, dan #haturnuhun 19 tweet. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis retoris yang dapat digunakan untuk menganalisis pola retorika Ridwan Kamil baik dalam bentuk pidato maupun yang menggunakan media massa. Hasil penelitian ini memperlihatakan pada canon invention Ridwan Kamil memilih topik yang relevan dengan posisinya sebagai walikota. Untuk canon arrangement hanya terlihat pada tagar tweet berseri yaitu pada tagar #Alun dan #BDGteknopolis. Pada canon style penggunaan pronomina persona (kata ganti orang) hadir dengan pola yang konsisten dalam membedakan topik formal dan non-formal, selain itu terdapat penggunaan alat-alat retorika. Selanjutnya pada canon memory terdapat penggunaan visual yang hadir dalam setiap tagar. Terakhir dalam canon delivery media yang digunakan adalah twitter yang diakui Ridwan Kamil memiliki peran yang besar sebagai media personalnya. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan pronomina persona hadir secara konsisten dalam kelima tagar yang menjadi ciri khas retorika Ridwan Kamil dalam twitternya. Saran dalam penelitian ini adalah penggunaan twitter dapat dilakukan untuk merespon isu yang beredar di masyarakat secara efektif dibandingkan dengan media lainnya
MANAGEMEN KOMUNIKASI DALAM PENYELESAIAN KONFLIK BISNIS OLEH PUBLIC RELATIONS PT. TELEKOMUNIKASI SELULAR (PT TELKOMSEL) WINARNO, ANDRY BUDI
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.091 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penyelesaian konflik dalam dunia bisnis, yang didasarkan pada fokus masalah kontrak kerja tertulis antara PT. Telkomsel dan PT Prima Jaya Informatika pada tahun2011, dimana PT Prima Jaya Informatika adalah distributor voucher isi ulang Kartu Prima, yang menyebabkanperusahaan sekelas PT Telkomsel dapat pailit. Fokus masalah adalahmengenai komunikasi dalam manajemen konflik yang dilakukan oleh kedua belah pihak, terutama bagaimana seorang public relations menangani krisis dan dapat meyakinkan kembali kepada khalayak atau publik bahwa PT Telkomsel dalam keadaan stabil. Teori yang digunakan adalah komunikasiorganisasi,manajemen konflik danpublic relationskhususnya Image Restoration Theori (Teori Pemulihan Citra) dalam menangani konflik. Paradigma penelitian adalahparadigma kritis, pendekatan kualitatifdan metode yang digunakan adalah pendekatan komunikasiorganisasi dalam sengketa atau persoalan yang terjadi pada kedua belah pihak (studi kasusPT Telkomsel), hasil penelitian diperoleh denganteknik wawancaradan observasi kepadasubyekpenelitianyaitu public relations atau humas dari PT Telkomsel serta data yang lainnya dari sumber yang dapat dipercaya. Hasil dan analisis penelitian adalah mengetahui cara penyelesaian konflik dengan gaya komunikasi yang dilakukan, penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut, memahami komunikasi organisasi yang dijalankan, mengetahui dalam memanajemen konflik serta apa saja langkah langkah public relations PT Telkomsel untuk kembali memulihkan citra perusahaan dimata publik Kata Kunci : telkomsel, public relations, bisnis, komunikasi,citra
KEBIJAKAN LEMBAGA PENYIARAN LOKAL JAWA BARAT DALAM PENGELOLAAN PROGRAM SIARAN PEMILIHAN GUBERNUR TAHUN 2013 HIDAYAT, DADANG RAHMAT; MULYANI R, HENNY SRI; BASITH, ACHMAD ABDUL
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku A- Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.82 KB)

Abstract

Pada masa kampanye pemilu anggota legislatif, presiden dan kepala daerah (pemilukada), media massa bersiap untuk menjadi saluran yang digunakan para peserta Pemilu dalam berlomba mempengaruhi masyarakat. Fenomena yang biasa terjadi ini menjadi menarik karena banyak terjadi media massa tidak mampu menjaga independensinya sebagai lembaga yang netral. Penelitian ini bermaksud untuk melihat fenomena penyelenggaraan program siaran pada lembaga penyiaran lokal dibeberapa kota Jawa Barat dengan tujuan untuk melihat kebijakan program siaran Pemilu dalam pemilukada Gubernur Jawa Barat tahun 2013. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar lembaga penyiaran berorientasi pada kepentingan bisnis dengan menggunakan slot yang ada, lembaga penyiaran digunakan sebagai saluran sosialisasi, kampanye dan beriklan secara proporsional, seimbang dan tidak berpihak, tidak ada pelanggaran terhadap ketentuan yang ada (P3SPS dan Kode etik jurnalistik) dan umumnya memberikan kesempatan beriklan sama untuk semua kandidat namun pada akhirnya tergantung pada potensi dan kekuatan finansial masing-masing kandidatlah yang menentukan.
STRATEGI MENINGKATKAN PARTISIPASI WARGA DALAM PENERTIBAN PKL - (Studi Kasus strategi Komunikasi Politik Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk Membangun Partisipasi Warga dalam Penertiban PKL Di Jalan Kepatihan Bandung) Basith, Achmad Abdul; Besman, Abie
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku A- Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.126 KB)

Abstract

Rendahnya partisipasi warga, baik Pedagang Kaki Lima (PKL) sendiri, maupun warga masyarakat umum dalam mendukung program ketertiban pemerintah Kota Bandung, membuat Walikota Bandung Ridwan Kamil memutar otak. Pada awal pemerintahannya Ridwan Kamil mengeluarkan strategi-strategi baru dalam menertibkan pedagang kaki lima, yang pada masa pemimpin sebelumnya selalu gagal ditertibkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi politik Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk meningkatkan partisipasi warga dalam menertibkan PKL di Jalan Kepatihan Bandung, khususnya soal rendahnya kesadaran warga yang selama ini menjadi salah satu penyebab selalu gagalnya penertiban. Metode yang digunakan dari penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, studi dukumentasi, dan studi pustaka. Dalam penelitian ini peneliti mewawancarai Walikota Bandung Ridwan Kamil, Kepala Satpol PP Kota Bandung Ferdi Ligaswara, Koordinator PKL Kepatihan Muhammad Taufik, dan beberapa perwakilan masyarakat Kota Bandung. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik yang dilakukan Walikota Bandung Ridwan Kamil, mampu meningkatkan kesadaran warga, sehingga upaya penertiban yang dilakukan berjalan lancar dan kondusif tanpa menimbulkan banyak perlawanan dan bentrokan. Ridwan Kamil menggunakan empat tahapan penertiban yaitu ngobrol, mencari solusi, eksekusi, dan beautifikasi.
MEMBANGUN KOMUNIKASI PEMASARAN PARIWISATA WAHYUDIN, UUD
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.01 KB)

Abstract

Objek wisata di Indonesia sangat beragam dan dapat ditemukan di berbagai daerah. Wisata pantai, gunung, sungai, danau, kuliner, dan lain-lain semakin menambah eksotis wisata di Tanah Air. Namun demikian, di sisi lain, sektor pariwisata kurang melakukan komunikasi pemasaran sehingga sehingga destinasi wisata kalah bersaing dengan negara lain.Konsep promosi pariwisata di Indonesia masih sebatas promosi publikasi atau lebih kecil lagi selling sehingga tidak akan dapat memberikan hasil yang maksimal pada kemajuan bidang pariwisata. Dinas pariwisata di Indonesia selama ini masih memiliki mindset: “Inilah objek wisata yang akan kami jual, bagaimana memasarkannya”. Hal inilah yang menyebabkan banyak objek wisata di Tanah Air ditinggalkan oleh wisatawan karena menemukan objek wisata di negara lain yang memenuhi keinginan mereka. Konsep tentang promosi dan pemasaran pariwisata tradisonal harus diubah dengan menggarap konsep promosi melalui komunikasi pemasaran pariwisata secara terintegrasi. Komunikasi pemasaran secara terintegrasi merupakan proses pengembangan dan implementasi berbagai bentuk program komunikasi persuasif kepada pelanggan dan calon pelanggan secara berkelanjutan. Tujuannya adalah mempengaruhi atau memberikan efek langsung kepada perilaku wisatawan. Dengan demikian mindset berubah menjadi: “Inilah yang diinginkan wisatawan, bagaimana kami menunjukkannya”. Sektor pariwisata di Tanah Air harus lebih kreatif dalam aktivitas promosi dan pemasarannya. Para penentu kebijakan pariwisata harus lebih inovatif dalam kegiatan promosi dan pemasaran. Langkah-langkah komunikasi pemasaran terintegrasi perlu dilakukan secara serius agar kedepan sektor pariwisata menjadi lebih maju. Kata Kunci: Manajemen Pemasaran, Pariwisata, Komunikasi Pemasaran terintegrasi
RESOLUSI KONFLIK DAN PROFESI MEDIATOR AGUSTRIJANTO, AGUSTRIJANTO
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku A- Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.938 KB)

Abstract

Konflik dapat terjadi kapan pun dan dimanapun. Konflik dapat terbuka atau tetutup, Oleh karena itu dibutuhkan resolusi konflik yatu suatu cara untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih elok melalui putusan, teknik, kesepakatan, kebulatan tekad baik dengan permintaan maupun tuntutan yang dihasilkan dalam rapat, musyarawah atau persidangan, yang berbentuk tulisan dan diajukan secara resmi kepada pihak terkait, dan diajukan melalui jalur litigasi atau non litigasi. Rumitnya konflik membuka peluang tentang cara alternatif penyelesaian konflik yang mementingkan perdamaian, tanpa melukai namun tetap memberikan keadilan. Salah satunya adalah resolusi konflik dengan cara damai dan melibatkan profesi juru damai atau mediator. Melalui Peraturan Mahkamah Agung RI (PERMA) No.1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan, resolusi konflik dan profesi mediator diatur. Namun masih belum memuaskan diantaranya adalah pengenalan publik kepada profesi mediator sebagai juru damai masih sangat kurang Untuk itu peneliti menerapkan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi pustaka dan model Defining Advertising Goal for Advertising Measure (DAGMAR). Peneliti melihat ketidaktahuan masyarakat tentang profesi mediator disebabkan oleh banyak hal. Diantaranya adalah kurangnya mediator memasarkan diri terhadap profesi ini, dan peraturan tentang profesi mediator sebagai juru damai justru dalam beberapa hal dibatasi oleh ketentuan-ketentuan formal, misalnya Etika Pariwara. Peneliti mencermati bahwa keberhasilan mediator dalam menyelesaikan konflik ternyata diperkaya dengan keterampilan berkomunikasi tanpa kekerasan (nonviolent communication). Dengan demikian diharapkan, tulisan ini dapat mengedukasi masyarakat agar dapat melihat dan menyelesaikan konflik secara proporsional.
KOMUNIKASI PASCA KRISIS VAKSIN PALSU DI RS KARYA MEDIKA II TAMBUN - Sebuah Studi Pendahuluan Maisa, Inas; Musiasa, I Nyoman; Shihab, Mohammad
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.204 KB)

Abstract

Pemberitaan kasus vaksin palsu di media massa telah menimbulkan keresahan masyarakat. Hal ini pun berpotensi menyebabkan krisis citra dan menurunkan kepercayaan pasien kepada berbagai fasilitas kesehatan terduga pengguna vaksin palsu. Berbagai media massa menempatkan RS Karya Medika II Tambun, Bekasi dalam daftar fasilitas kesehatan yang diduga menggunakan vaksin palsu. Meskipun Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa vaksin palsu tidak mengandung bahan yang dapat membahayakan kesehatan, terpapar vaksin palsu masih menjadi kekhawatiran para pengguna jasa rumah sakit tersebut.Hal ini mengharuskan rumah-rumah sakit terduga untuk segera mengembangkan komunikasi untuk menjaga kepercayaan konsumen.Studi ini merupakan rangkaian penelitian komunikasi pasca krisis di RS Karya Medika II Tambun yang dikembangkan dengan metode kualitatif deskriptif.Pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumen dan literatur.Studi pendahuluan ini menyimpulkan rumah sakit ini mendapatkan vaksin palsu dari pemasok, namun tidak terpakai karena tidak adanya kejadian yang membutuhkan penanganan dengan menggunakan vaksin tersebut.Oleh karenanya pasca krisis, strategi komunikasi perlu dijalankan agar pengguna jasa yakin dengan pelayanan prima dari RS Karya Medika II Tambun. Kata Kunci: kesehatan, komunikasi, krisis, public relations, rumah sakit, vaksin palsu
INVANSI BUDAYA HINDU DALAM EKSISTENSI YOGA SEBAGAI DESTINASI WISATA DI INDONESIA KURNIASARI, NI GUSTI AYU KETUT
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.954 KB)

Abstract

Perkembangan gaya hidup membuat masyarakat memiliki banyak pilihan untuk hidup sehat. Salah satu cara yang dapat dipilih adalah dengan mengikuti Yoga. Perkembangan Yoga sudah mulai beragam, jika diakses pada situs Google, lebih dari 209 situs Yoga yang selalu bermunculan setiap harinya, baik terkait dengan informasi, tempat kursus hingga komunitas-komunitas Yoga yang semakin banyak bermunculan. Hal ini mampu menjelaskan eksistensi Yoga di Indonesia saat ini, sebagai salah satu pilihan gaya hidup untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat di Indonesia. Sebagai rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Invasi budaya Hindu dalam eksistensi Yoga sebagai destinasi wisata di Indonesia, yang akan dikaji dengan menggunakan Teori Pemusatan Simbolis juga sering dikenal dengan nama analisis bertemakan fantasi (fantasi theme analysis) adalah sebuah teori yang dikembangkan dengan sangat baik oleh Ernest Bormann, John Cragan, dan Donald Shield, serta berhubungan dengan penggunaan gaya bercerita dalam komunikasi. Cerita-cerita atau tema-tema fantasi ini diciptakan dalam interaksi simbolis dalam kelompok-kelompok kecil serta mereka berpindah dari satu orang ke orang lain dan dari satu kelompok ke kelompok lainnya untuk berbagi sebuah pandangan tentang dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif serta paradigma Konstruktivis dengan melakukan observasi secara langsung ke komunitas Yoga dan para pelatih Yoga. Pada perkembangannya, Yoga sudah menjadi Gaya Hidup yang mendunia dengan hadirnya festival Yoga hamper diseluruh kota besar di Indonesia sehingga ini akan menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia. Kata Kunci: Invansi Budaya, Eksistensi Yoga, Destinasi Wisata.