cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2302 559X     EISSN : 2549 0818     DOI : -
Jurnal Teknik Pertanian Lampung or Journal of Agricultural Engineering (JTEP-L) is a peer-reviewed open-access journal. The journal invites scientists and engineers throughout the world to exchange and disseminate theoretical and practice-oriented researches in the whole aspect of Agricultural Enginering including but not limited to Agricultural Mechanization, Irrigation, Soil and Water Engineering, Postharvest Technology, Renewable Energy, Farm Structure, and related fields. The first issue was published in October 2012 by Department of Agricultural Engineering, Faculty of Agriculture, University of Lampung. Jurnal Teknik Pertanian Lampung has ISSN number 2302 - 559X for print edition on October 10, 2012 then 2549 - 0818 for online edition on January 10, 2017. Jurnal Teknik Pertanian Lampung is issued periodically four times a year in March, June, September, and December. Jurnal Teknik Pertanian Lampung has been indexed by Google Scholar, Crossref, Directory Open Access Journals (DOAJ), and CABI. Since Volume 5 Issue 1 (2016) Jurnal Teknik Pertanian Lampung has been accredited as SINTA 3 by Directorate General of Higher Education (DIKTI). Starting Volume 10 Issue 3 (2021) the journal received accreditation SINTA 2.
Arjuna Subject : -
Articles 1,078 Documents
EVALUASI MUTU BIJI MELINJO (Gnetum gnemon L.) MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Slamet Widodo; Muhammad Kalili
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.862 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i2.106-114

Abstract

Some studies show that melinjo (Gnetum gnemon L.) seed extract contains various active ingredients that are beneficial to human health; even it has been commercialized as a health supplement product. Quality of seeds as raw material becomes one of key factors that determine the quality of product derived from melinjo seed extract. Therefore sorting becomes a critical process. However the sorting of good quality and broken seeds (moldy, chalky and perforated/infected insects) is still done manually with visual observations that tend to be inaccurate and inconsistent. This study aims to develop a new method for evaluation of quality of melinjo seeds based on digital image processing. The image is taken using two lighting systems i.e. frontlight and backlight. The results show that using color features (RGB and HSV) and certain threshold values, good quality and broken seeds can be distinguished by 92.5% and 100% accuracy using frontlight and backlight image respectively. It indicates that digital image processing can be used as an alternative for quality evaluation of melinjo seed.
PENGARUH CAMPURAN LIMBAH BAGLOG DAN ARANG SEKAM TERHADAP KARAKTERISTIK MEDIA TANAM Dyah Isworo; Sugeng Triyono; Agus Haryanto; Iskandar Zulkarnain
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.451 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i2.115-121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh campuran bahan limbah baglog dan arang sekam paditerhadap karakteristik fisik media tanam seperti konsistensi, kekerasan, daya serap air,bulk density, pH, dan EC.Penelitian menggunakan rancangan rancangan acak lengkap disusun secara factorial dengan 2 faktor dan tigaulangan. Faktor pertama adalah campuran limbah baglog dan arang sekam dengan taraf persentase arang sekamterhadap bobot tatal media: M1=0, M2=33%, M3=50%, M4=66%, and M5=100%.Faktor kedua adalah kadarperekat dengan 3 taraf persentase perekat P1=0%, P2=10%, dan P3=20% dari bobot total media.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pengaruh interaksi kedua factor terhadap semua parameter yang diukur adalah sangatnyata pada taraf 1%, kecuali terhadap densitas. Komposisi media berpengaruh nyata terhadap densitas pada taraf5%, sedangkan kadar perekat berpengaruh sangat nyata terhadap densitas pada 1%. Pengaruh penambahanperekat terhadap peningkatan konsistensi, kekerasan, dan EC lebih jelas dari pada pengaruh komposisi campuranbahan media. Pengaruh penambahan perekat terhadap penurunan daya serap air dan penuruan pH juga lebih jelasdari pada pengaruh komposisi campuran bahan media.Kata Kunci: limbah baglog, arang sekam, media tanam, hidroponik.
PENENTUAN NILAI PARAMETER KINETIKA ORDE SATU PADA SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH Amieria Citra Gita; Agus Haryanto; Tri Wahyu Saputra; Mareli Telaumbanua
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.894 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i2.72-79

Abstract

Biodiesel merupakan alternatif pengganti bahan bakar solar yang dapat dibuat dari minyak jelantah.  Pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan metode transesterifikasi yaitu mereaksikan antara minyak jelantah dan metanol sehingga menghasilkan metil ester dan gliserol dengan bantuan katalis basa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh suhu dan waktu reaksi dalam pembuatan biodiesel dan menentukan nilai parameter kinetika orde satu pada sintesis biodiesel dari minyak jelantah untuk memprediksi hasil reaksi.  Penelitian ini menggunakan  rasio molar 1:6 dengan waktu reaksi sebesar 0.25, 0.5, 1, 2, 3, 6 dan 10 menit dan suhu reaksi sebesar 30, 35, 40, 45, 50, dan 55 °C.  Bahan yang digunakan meliputi minyak jelantah, metanol dan NaOH dengan parameter penelitian meliputi rendemen, massa jenis dan viskositas.  Kinetika reaksi merupakan reaksi orde satu dari fungsi suhu dan konsentrasi non biodiesel untuk memperoleh konstanta laju reaksi dan energi aktivasi. Hasil penelitian menunjukkan rendemen biodiesel tertinggi terdapat pada suhu 55 °C dan waktu reaksi 10 menit. Biodiesel yang dihasilkan memiliki massa jenis antara 0,863-0,885 gram/ml (sesuai SNI), dan viskositas 2,825-5,277 cSt (sesuai SNI). Nilai konstanta laju reaksi (k) pada suhu suhu 30, 35, 40, 45, 50 dan 55 °C sebesar 9,8×10-4 s-1, 10,8×10-4 s-1, 11,67×10-4 s-1, 14×10-4 s-1, 14,83×10-4 s-1,  dan 21,67×10-4 s-1. Nilai energi aktivasi (Ea) reaksi yang dihasilkan sebesar 23,83 kJ/mol. Kata Kunci:   Biodiesel; Minyak Jelantah; Transesterifikasi Basa; Kinetika Reaksi
EVALUASI NON-DESTRUSTIF KANDUNGAN ASAM LEMAK BEBAS (ALB) TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT DENGAN METODE NIR SPEKTROSKOPI Iqbal, Zaqlul; Herodian, Sam; Widodo, Slamet
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (945.243 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i2.80-87

Abstract

Kadar Asam Lemak Bebas (ALB) yang rendah merupakan salah satu indikator kualitas Crude Palm Oil (CPO) yang baik. Apabila Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang lewat matang ikut diolah menjadi CPO, maka kadar ALB selama produksi dapat meningkat. Proses pemanenan menjadi titik krusial yang sangat mempengaruhi tingkat kematangan buah. Selama ini penentuan kematangan TBS kelapa sawit masih dilakukan secara visual yang bergantung kepada kemampuan dan kondisi pemanen buah sawit. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu metode secara kuantitatif yang dapat memprediksi kadar ALB secara objektif. Pada penelitian ini, akan dikembangankan metode non-destruktif berbasis NIR spectroscopy yang akan dikaji sebagai metode untuk menentukan tingkat kematangan TBS berdasarkan kandungan ALB. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu akuisisi data reflektansi spektrum TBS dengan NIR Flex N-500, pengukuran kadar ALB, dan pembangunan model kalibrasi dengan menggunakan kemometrik. Dari hasil pengembangan model didapatkan nilai R2 tanpa preprocessing sebesar 0.236, RPD sebesar 1.27 dan PC sebesar 2. Proprocessing First Derivative Savitzky Golay (DG1) memberikan nilai koefisien determinasi tertinggi yaitu sebesar 0.243, dengan nilai RPD sebesar 1.17 dan PC sebesar 2. Akan tetapi kualitas model kalibrasi yang dibangun tetap belum mampu menunjukkan kehandalan dalam memprediksi kandungan ALB tandan buah segar kelapa sawit.
UJI KINERJA ALAT PENGERING SILINDER VERTIKAL PADA PROSES PENGERINGAN JAGUNG (Zea mays ssp. mays) Made Aditya Putra; Sandi Asmara; Cicih Sugianti; Tamrin Tamrin
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 2 (2018): Agustus
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.257 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i2.88-96

Abstract

Jagung (Zea mays ssp. mays) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting selain gandum dan padi. Namun permasalahan yang dihadapi petani yaitu kadar air awal jagung yang tinggi dan cuaca yang tidak mendukung menjadi kendala yang dihadapi dalam proses pengeringan. Salah satu alternatif alat yang dapat digunakan untuk proses pengeringan jagung yaitu alat pengering tipe silinder vertikal. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik pengeringan jagung dan megetahui efisiensi total alat pengering silinder vertikal selama proses pengeringan. Tahapan penelitian meliputi modifikasi alat dengan penambahan besi plat berbentuk segitiga pada bagian bawah ruang pengering untuk mengurangi titik kritis serta tahap pengujian yang dilakukan 3 kali berdasarkan kadar air 29% bb, 27,5% bb basis basah dan 26% bb. Hasil penelitian menunjukan waktu yang digunakan untuk mengeringkan jagung hingga mencapai kadar air 12-14 % pada setiap uji berbeda-beda. Uji kinerja 1 membutuhkan waktu 8 jam, uji kinerja 2 membutuhkan waktu 7 jam dan uji kinerja 3 membutuhkan waktu 6 jam. Tetapi laju pengeringan untuk setiap uji kinerja hampir memiliki nilai yang sama sekitar 5 kg H2O/Jam. Sehingga efisiensi total pengeringan pada uji kinerja 1 sebesar 23,56%, uji kinerja 2 sebesar 26,90% dan uji kinerja 3 sebesar 23,57%. Kata kunci : pengering silinder vertikal; jagung; suhu; kadar air
PENGARUH SUHU TERHADAP PERMEABILITAS GAS PADA PLASTIK FILM UNTUK PENGEMASAN SECARA ATMOSFIR TERMODIFIKASI Rokhani Hasbullah; Agus Ghautsun Niam; Lilik Pujantoro; Sutrisno Mardjan
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 3 (2018): Desember
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.64 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i3.133-141

Abstract

Pengemasan secara atmosfir termodifikasi (MAP) pada penyimpanan dingin merupakan cara yang tepat untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk yang diolah secara minimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh suhu terhadap permeabilitas gas pada plastik film untuk pengemasan secara atmosfir termodifikasi pada produk olahan minimal. Plastik film jenis polietilen stretch (ketebalan 10 mm) dan polipropilen (ketebalan 10 mm) digunakan dalam penelitian ini. Permeabilitas gas plastik film terhadap gas O2 dan CO2 dianalisis menggunakan kromatografi gas HP 5890 pada suhu 5, 10, 15, 20, dan 25 oC berdasarkan metode konsentrasi meningkat kondisi stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permeabilitas gas meningkat dengan meningkatnya suhu penyimpanan. Model persamaan Arrhenius mampu menggambarkan pengaruh suhu terhadap permeabilitas gas sangat baik dengan nilai koefisien determinasi (R2) berkisar antara 0.9586 dan 0.9943.Kata kunci: permeabilitas gas, film polimer, modifikasi kemasan atmosfer, pengolahan minimal.
GASIFIKASI LIMBAH TEMPURUNG KEMIRI SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF MENGGUNAKAN UPDRAFT GASIFIER PADA LAJU ALIRAN UDARA BERBEDA Jemseng Carles Abineno; Johny Agustinus Koylal
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 3 (2018): Desember
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.416 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i3.175-180

Abstract

Kemiri (Aleurites moluccana) merupakan salah satu tanaman yang polpulasinya cenderung dengan produktivitas sebesar 0,6 ton/Ha pada tahun 2014. Hasil pengolahan kemiri menghasilkan limbah berupa tempurung mencapai 193,36 kg/ton. Analisis nilai kalori yang terkandung dalam tempurung kemiri mencapai 4920,25 kal/gr. Hal ini menunjukkan bahwa energi yang terkandung pada tempurung kemiri sebesar 4.920 kkal/ton. Data tersebut menjelaskan bahwa energi yang dihasilkan dari tempurung kemiri mencapai 319,56 MJ, namun sampai saat ini  limbah tempurung kemiri belum dimanfaatkan. Limbah pertanian yang umumnya berupa padatan, dapat dimanfaatkan energinya dalam bentuk yang lebih sederhana melalui proses gasifikasi. Selain menghasilkan gas yang mudah terbakar, proses ini lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan pembakaran langsung. Salah satu cara untuk konversi limbah tempurung kemiri adalah melalui proses gasifikasi. Gasifikasi adalah proses konversi biomassa menjadi bahan bakar berbentuk gas oleh adanya proses oksidasi parsial (oksigen terbatas) melalui reaktor yang disebut  updraft gasifier. Level perlakuan (laju aliran udara) yang dicobakan untuk menghasilkan syngas yaitu: v1 (366.07 lpm), v2 (462.09 lpm), dan v3 (545.11 lpm).Hasil penelitian menunjukkan updraft gasifier dapat menghasilkan gas (syngas), dan digunakan sebagai sumber energi panas untuk proses penyangraian dan pengeringan. Kinerja gasifikasi terbaik  pada updraft gasifier terjadi pada laju aliran udara v2 (462.09 lpm) yaitu  lama  penyalaan syngas mencapai 48 menit/3 kgbahan atau 16 menit/kgbahan. Suhu penyalaan berada pada kisaran  1550C - 6000C. Sumber energi panas yang dihasilkan dari biomassa tempurung kemiri dapat digunakan untuk proses pengeringan dan penyangraian bahan hasil pertanian. Kata Kunci : Gasifikasi, tempurung,  kemiri, gasifier, updraft,
PENGARUH WAKTU PEMBERIAN NUTRISI PADA PRODUKSI BENIH KENTANG SECARA AEROPONIK DENGAN APLIKASI ROOT ZONE COOLING DI DATARAN RENDAH TROPIS Eni Sumarni; Noor Farid; Loekas Soesanto; Jajang Juansah
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 3 (2018): Desember
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.685 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i3.142-150

Abstract

Planting potatoes in the tropical lowlands as an effort to reduce the adverse effects of planting in the highlands such as erosion, pests and plant diseases has been carried out and the tubers have been successfully obtained. Planting of potato seeds was carried out with an aeroponic system and climate modification in the root zone cooling environment. Climate modification is carried out at an altitude of 250 m asl and <125 m asl. The stability of the temperature in the aeroponic chamber can be maintained by regulating the time of spraying cold nutrients through the nozzles to the root area. However, the importance of the time to provide nutrition in order to maintain the optimal temperature of the root area in aeroponic systems in the lowlands has not been widely reported scientifically. The purpose of this study was to obtain the appropriate time for nutrition in order to maintain optimal chamber temperature and to have an effect on the growth and yield of potato seeds. The research was conducted in the greenhouse of the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Central Java, Indonesia. Height of place <125 m above sea level. The study was conducted from July to September 2017. The factors that were tried in the study were as follows: 1. Length of time for nutrition (T): T1: 2.5 minutes OFF and 15 minutes ON; T2: 5 minutes OFF, 15 minutes ON, T3: 10 minutes OFF, 15 minutes ON, T4: 15 minutes OFF, 15 minutes ON, 2. Varieties (V): V1 (Atlantic), V2 (Granola). Growth parameters observed: plant height, number of leaves, number of tubers, tuber weight. Experiment using a randomized block design with 3 replications. The data were analyzed by F test and continued with Duncan’s Multiple Range Testof 5% level.The results showed that the duration of nutrient administration by setting a timer gave different results on the growth and development of aeroponic plants of potato seeds in the lowlands 125 m above sea level. The duration of nutrition administration 2.5 minutes OFF gave the highest number of tubers and tuber weight compared to the duration of nutrition 5 minutes, 10 minutes and 15 minutes OFF. The number of tubers obtained is 7.3 tubers / plant with boto an average of 2 mg. The duration of nutrition is 5 minutes, 10 minutes and 15 minutes OFF does not produce tubers.
Penggunaan Teknologi UV-Vis Spectroscopy untuk Membedakan Jenis Kopi Bubuk Arabika Gayo Wine dan Kopi Bubuk Arabika Gayo Biasa Diding Suhandy; Eny Supriyanti; Meinilwita Yulia; Sri Waluyo
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 3 (2018): Desember
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.797 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i3.123-132

Abstract

Salah satu kopi spesialti Indonesia adalah kopi Arabika Gayo wine yang merupakan varietas hasil seleksi yang dikembangkan oleh petani Indonesia.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk membangun dan menguji model diskriminasi untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kopi bubuk Arabika Gayo wine dan kopi bubuk Arabika Gayo biasa.  Komposisi bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 1 gram dengan jumlah 100 sampel kopi bubuk Gayo wine, dan 100 sampel kopi bubuk Gayo biasa.  Pengujian dilakukan pada bubuk kopi berukuran 0,297 milimeter (mesh 50).  Setiap sampel diekstraksi menggunakan air aquades dengan suhu 90-98ºC, kemudian disaring dan diencerkan menggunakan aquades dengan perbandingan 1:20.  Pengambilan spektra pada sampel hasil ekstraksi dilakukan sebanyak 2 kali pengulangan untuk setiap sampel menggunakan Spektrometer UV-Vis Genesis 10s pada rentang panjang gelombang 190-1100 nm.  Data spektra diolah menggunakan metode PCA untuk melihat pengelompokkan semua data.  Setelah itu, untuk model diskriminasi dibangun menggunakan metode SIMCA untuk spektra original dan petreatment.  Hasil klasifikasi terbaik yaitu pada metode multiplicative scatter correction (MSC) dan moving average 9s yang menjelaskan nilai keragaman data dengan nilai PC1 97% dan PC2 3%.  Sedangkan untuk klasifikasi data diperoleh nilai akurasi (AC) 100%, spesifisitas (SP) 100%, dan sensitivitas (S) 100%, dengan nilai eror (FP) 0%.  Berdasarkan hasil ini pada semua pengujian. maka model SIMCA yang dibangun dapat mengidentifikasi dan mengklasifikasikan sampel kopi prediksi ke dalam kelas yang sesuai dengan baik. Kata Kunci:   Kopi Arabika Gayo biasa, kopi Arabika Gayo wine, UV-Vis spectroscopy, PCA, SIMCA.
Uji Kinerja Mesin Pencacah Plastik (Studi Kasus Bank Sampah Tasikmalaya (BST) di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya) wahyu kristian sugandi; Asep Yusuf; Totok Herwanto; Sidik Maulana
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 7, No 3 (2018): Desember
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.037 KB) | DOI: 10.23960/jtep-l.v7i3.151-159

Abstract

ABSTRACTGarbage is solid waste, consisting of organic and inorganic substances or materials that are considered to have no longer beneficial and must be managed properly so as not to endanger the environment. Garbage has been a complicated problem especially in big cities. Singaparna, Tasikmalaya  has been produced 154.72 m3 of plastic waste every day. Plastic waste collected by BST is only sort and sold at low prices to the city. To increase the sale value, the plastic waste needs to be chopped in advance. Therefore, the Laboratory of Agricultural Equipment and Machinery FTIP Unpad had developed a plastic waste counting machine to be applied to the community, especially in BST to produce the desired plastic count. However, this machine not yet performance testing data, so it needs to do research regarding performance tests. The purpose of this study is to examine the performance of the plastic counter machine which includes measuring the capacity of the machine, calculating the rendering yield, calculating the length of the enumeration measuring the engine noise level and measuring the engine vibration level. The research method used had descriptive analysis method, it was measuring and calculating the structural components and engine performance. The results of the study in measuring the performance test showed that the actual capacity of the machine was 19.18 kg / hour, the enumeration chopper was 84%, the percentage of plastic chopping length was 86.89%, the noise level was 104.77dB, and the engine vibration was 18.3 mm / s. Key Note : plastic chopper, performance test, tasikmalaya garbage bank

Page 15 of 108 | Total Record : 1078


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 6 (2025): December 2025 Vol. 14 No. 5 (2025): October 2025 Vol. 14 No. 4 (2025): August 2025 Vol. 14 No. 3 (2025): June 2025 Vol 14, No 3 (2025): June 2025 Vol 14, No 2 (2025): April 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): February 2025 Vol 14, No 1 (2025): February 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): December 2024 Vol 13, No 4 (2024): December 2024 Vol 13, No 3 (2024): September 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): September 2024 Vol 13, No 2 (2024): June 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): June 2024 Vol 13, No 1 (2024): March 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): March 2024 Vol. 12 No. 4 (2023): December 2023 Vol 12, No 4 (2023): December 2023 Vol. 12 No. 3 (2023): September 2023 Vol 12, No 3 (2023): September 2023 Vol 12, No 2 (2023): June 2023 Vol. 12 No. 2 (2023): June 2023 Vol. 12 No. 1 (2023): March 2023 Vol 12, No 1 (2023): March 2023 Vol. 11 No. 4 (2022): Desember 2022 Vol 11, No 4 (2022): Desember 2022 Vol. 11 No. 3 (2022): September 2022 Vol 11, No 3 (2022): September 2022 Vol 11, No 2 (2022): June Vol. 11 No. 2 (2022): June Vol 11, No 1 (2022): March Vol. 11 No. 1 (2022): March Vol 10, No 4 (2021): Desember Vol. 10 No. 4 (2021): Desember Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021): September Vol 10, No 2 (2021): Juni Vol. 10 No. 2 (2021): Juni Vol. 10 No. 1 (2021): Maret Vol 10, No 1 (2021): Maret Vol 9, No 4 (2020): Desember 2020 Vol. 9 No. 4 (2020): Desember 2020 Vol 9, No 3 (2020): September 2020 Vol. 9 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 9 No. 2 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret 2020 Vol. 9 No. 1 (2020): Maret 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember Vol 8, No 3 (2019): September Vol 8, No 2 (2019): Juni Vol 8, No 1 (2019): MARET Vol 7, No 3 (2018): Desember Vol 7, No 2 (2018): Agustus Vol 7, No 1 (2018): April Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 4 (2015): Special Edition Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 3 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 3 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2012) More Issue