cover
Contact Name
Reza Andrea
Contact Email
reza@wicida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Sebatik
ISSN : 14103737     EISSN : 2621069X     DOI : -
Core Subject : Science,
SEBATIK merupakan jurnal kumpulan artikel hasil penelitian, karya ilmiah, maupun program pengabdian masyarakat dari seluruh civitas akademik di Indonesia dalam rangka mengitegrasikan informasi. SEBATIK menyediakan layanan publikasi terbuka untuk semua kalangan umum, baik di semua lingkungan perguruan tinggi maupun keguruan dan lembaga penelitian lainnya, dengan kebebasan bertukar informasi yang didedikasikan untuk memfasilitasi kolaborasi antara peneliti, penulis maupun pembaca melalui pertukaran informasi. SEBATIK mulai diperkenalkan dan dikembangkan di lingkungan STMIK Widya Cipta Dharma sejak tahun 2001 dan terbuka lebar untuk pengembangan yang berkesinambungan. SEBATIK terbit berkala dua kali dalam setahun, yaitu Juni dan Desember, dimana setiap edisi terbitan mengandung paling sedikit 5 buah judul artikel. Jurnal ini memuat hasil-hasil kegiatan penelitian, penemuan dan pengabdian masyarakat dari bukan hanya dari dunia IT tetapi juga berbagai bidang disiplin ilmu. SEBATIK terbuka untuk topik-topik penelitian dan pengabdian seperti topik hubungan masyarakat, peningkatan ekonomi, pendidikan, infrastruktur TIK, dan lain-lain. Semoga dengan artikel-artikel dalam kultivasi para peneliti dapat saling berbagi ilmu demi memajukan Indonesia khususnya Kalimantan Timur.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 684 Documents
TEKNIK BUDIDAYA JAMUR SEBAGAI DIVERSIFIKASI PRODUK AGROFORESTRY DI KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) MEKAR BAKTI, KARANG JOANG, BALIKPAPAN Elisa Herawati; Agustina Murniyati; Erna Rositah; Adelia Juli Kardika; Rusdiana Ningsih; Putri Patricia Lubis
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2186

Abstract

Jamur adalah salah satu alternatif bahan pangan kaya gizi dan antioksidan alami. Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur yang paling banyak dibudidayakan. Jamur tiram banyak dipelajari karena memiliki rasa dan kandungan nutrisi dan khasiat sebagai obat, sebagai sumber nutrisi, karbohidrat, vitamin ,kalsium dan zat besi. Mitra dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Kelompok Tani Hutan (KTH) Mekar Bakti. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh KTH ini yaitu pandemi covid-19 masih ada; hasil komoditi yang diusahakan petani bersifat musiman; diperlukan jenis komoditi yang yang dapat dipanen setiap hari; limbah pertanian dan lahan yang tersedia belum benar-benar dimanfaatkan secara optimal; dan masyarakat petani KTH Mekar Bakti belum memiliki pengalaman, kapasitas dan keterampilan sumber daya manusia khususnya dalam hal budidaya jamur. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa pemaparan domestikasi jamur konsumsi dan praktik pelatihan domestikasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini telah memberikan manfaat pengetahuan berupa pengenalan jamur yang dapat dikonsumsi dan dibudidayakan serta pengembangan kemampuan dalam berwirausaha para angota KTH Mekar Bakti. Kegiatan pembudidayaan ini mendorong para angota untuk mempraktekkan secara langsung, yang nantinya dapat mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari ataupun dapat dijual. Tentunya dengan kondisi seperti ini, produktivitas masyarakat dapat ditingkatkan. Pembudidayaan ini juga melalui kegiatan konsumsi jamur dapat menambah gizi bagi orang-orang yang mengkonsumsinya.
STRATEGI PENGEMBANGAN TARIAN CANG CANG KAYUAGUNG SEBAGAI PENINGKATAN MINAT KHUSUS DAYA TARIK WISATA BUDAYA Djumrianti, Desloehal
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2087

Abstract

Tari Cang Cang merupakan tarian tradisional dari kota Kayuagung, yang menggambarkan kegembiraan dan ditarikan remaja secara berpasangan.  Tarian ini menarik tidak hanya bagi masayarakat lokat tetapi juga pengunjung yang datang ke kota ini, sehingga studi ini bertujuan untuk mengakaji potensi Tari Cang Cang menjadi flashmob dance sebagai atraksi wisata di Sumatera Selatan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara ditujukan kepada tiga orang informan kunci dan menggunakan sampel sebanyak 64 reponden yang diambil secara proportional random sampling. Teknik analisis dilakukan menggunakan teknik analisis SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan peluang, dan ancaman pada potensi Tari Cang Cang untuk dijadikan flashmob dance sebagai atraksi wisata di provinsi ini. Hasil menunjukkan bagwa tarian ini berada pada kuadran I dimana posisi yang mendukung strategi agresif (Growth Oriented Strategy) yang memiliki nilai kekuatan lebih besar dari kelemahan dan nilai peluang lebih besar dari ancaman. Hasil analisis SWOT berdasarkan penrhitungan total skor tiap indicator padaMatriks IFAS dan EFAS diperoleh nilai kekuatan (strength) 1,88; kelemahan (weakness) 1,1; peluang (opportunity) 1,99; dan ancaman (threats) 1,16. Sehingga strategi yang digunakan adalah S-O, yaitu mempertunjukkan flashmob dance tarian tersebut dalam sebuah event besar atau dalam sebuah festival seni dan festival tari, kerjasama antara Dinas Pariwisata Provinsi maupun Kota Kayuagung, menentukan  tempat untuk pertunjukkan tarian tersebut, dan sebagainya.
ANALISA PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KETINGGIAN BANJIR DI KOTA BARABAI Rizani, Muhammad Alfreno; Setiawan, Kiky Permana; Sadianoor, Sadianoor; Jarmani, Ahmad; Ramadaniar, Hapika Rizki; Abida, Muhammad Rifky; Mahasina, Devi Arina
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2173

Abstract

Kota Barabai terletak di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan elevasi tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan. Daerah ini memiliki potensi sumberdaya tambang batu bara, tetapu belum dieksploitasi. Namun, pada 14 Januari 2021 mengalami banjir bandang terparah. Dalam dua tahun terakhir banjir juga semakin sering terjadi dan mengalami kenaikan akibat banyaknya bangunan yang beralih menggunakan konstruksi menapak dari kontruksi panggung, sehingga kemampuan tutupan lahan dalam mengatur aliran pada saat adanya bencana banjir di Kota Barabai semakin berkurang. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap ketinggian banjir yang terjadi di Kota Barabai, mengingat sampai saat ini belum ada kajian terkait perubahan tata guna lahan terhadap banjir. Kerangka penelitian yang digunakan dalam riset ini menggunakan kerangka penelitian korelasi pada peta sebaran banjir dan peta tata guna lahan pada tahun 2001, 2013, dan 2021 di Kota Barabai. Terdapat 4 tahapan pada penelitian, yaitu persiapan dengan menggunakan metode starting objective, pengumpulan data dengan menggunakan metode archive, mapping, dan observation, pengolahan data dan evaluasi dengan menggunakan metode multiple regression, serta kesimpulan dengan menggunakan metode selecting objective. Pada akhirnya, ditemukan sebagian indikasi dampak perubahan tata guna lahan di Kota Barabai yang berakibat pada ketinggian banjir yang terjadi di Kota Barabai. Untuk itu diperlukan adanya studi awalan sebagai panduan untuk mengendalikan pemanfaatan tata ruang berbasis mitigasi bencana khususnya pada wilayah yang berpotensi banjir, sehingga ketinggian banjir dapat dikendalikan dalam kondisi normal.
IMPACT OF TOURISM IN ALAMENDAH TOURISM VILLAGE ON THE PHYSICAL, ECONOMIC, SOCIAL AND CULTURAL ENVIRONMENT OF LOCAL COMMUNITIES Ramadhani, Zaki Alif; Darajat, Muhammad Nur Ali; Adiyoso, Muhammad; Zidany, Naufalika Anggi; Alidha, Seprina Yana
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2191

Abstract

A tourist village is one or more administrative areas with defined limits where the local population manages the tourism-related products. An endeavour to use natural or cultural resources as a tourist attraction is called tourism development. One strategy for implementing community-based and sustainable tourist development, particularly in rural regions, is the creation of tourism communities. One of the villages with a concentration on agro- and nature-based tourism is Alamendah Village, which is operated as a tourist village. Tourism's expansion and growth will undoubtedly have a direct and indirect impact on the neighborhood and its surroundings. In Alamendah Village, Bandung Regency, West Java, this study intends to examine the effects of creating a tourist village on the sociocultural, economic, and physical aspects of the local community. An approach known as the qualitative-descriptive approach was used for this study. By building on observational techniques and performing a web search for documentation studies pertaining to the influence of tourism growth in Alamendah Village, data was collected. According to the study's findings, the Alamendah Tourism Village's tourism-related activities had a good impact on the local community's sociocultural and economic circumstances while having no adverse effects on the surrounding environment.
ANALISA INOVASI PELAYANAN PUBLIK DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN GARUT Munziroh, Zenab Al; Gumilar, Gungun; Febriantin, Kariena; Purnamasari, Hanny
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2198

Abstract

Pelayanan publik merupakan pengabdian yang dilakukan oleh pemerintah bagi masyarakat. Dimana keduanya untuk saling keterkaitan dalam kepentingan kenegaraan. Instansi pemerintah yang telah memulai penyelenggaraan pelayanan prima berbasis e-government adalah Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Garut melalui inovasi pelayanan berbasis website. Hadirnya website dinas dilatarbelakangi oleh perkembangan serta pemanfaatan teknologi yang semakin pesat guna menjadi solusi keluhan masyarakat dalam pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif pendekatan kualitatif dengan menggunakan data sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana jenis inovasi pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Garut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dinas kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Garut telah menerapkan Inovasi dalam Pelayanan publik melalui berbagai fitur yang tersedia dalam website. Dengan adanya berbagai inovasi ini diharapkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Garut ini menjadikan pelayanan yang optimal untuk masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah Terdapat kekurangan dalam layanan berbasis online ini seperti lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menerima KTP yang tidak ditentukan, dan website sering mengalami gangguan karena tingginya volume pengajuan masyarakat, namun pihak dinas kependudukan dan catatan sipil Pemkab Garut sendiri membatasi layanan online sehingga mempersulit masyarakat untuk melakukan layanan. Untuk memberikan pelayanan dan fasilitas yang sama dengan masyarakat, maka perlu diinformasikan kepada masyarakat tentang keberadaan website ini, yang akan membutuhkan pengembangan lebih lanjut.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE SISTEM KONTROL DAN PEMONITORAN ENERGI LISTRIK PADA STOPKONTAK ARDE BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN APLIKASI ANDROID Maulani, Shahdat; Ulum, M Bahrul
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2214

Abstract

Penelitian ini bermaksud membangun sistem untuk mengendalikan dan memantau konsumsi listrik di stopkontak dengan mudah melalui aplikasi Android, berikut mencegah pemborosan energi listrik akibat masyarakat tetap mencolok steker perangkat elektronik tidak terpakai. Pengembangan sistem mengaplikasikan metode prototipe kebutuhan. Peneliti membuat stopkontak berjenis portabel yaitu stopkontak arde dengan tiga soket listrik dan aplikasi Android bersifat native. Pembuatan stopkontak arde memasang TRIAC, PZEM-004T, Hi-Link, dan ESP-12E dirakit dengan PCB Copper Clad dan diprogram dengan bahasa pemrograman C++ melalui Arduino IDE. Aplikasi Android dibuat dengan bahasa pemrograman Java dan hanya kompatibel di gawai Android versi Lollipop sampai Snow Cone. Terdapat back-end system yakni Hostinger adalah web hosting sebagai server, tempat penyimpanan, dan penyedia MySQL (manajemen dan pengolahan data) diprogram dengan bahasa pemrograman PHP, dan JSON sebagai format pertukaran data antara web hosting dan aplikasi Android. Hasil penelitian adalah prototipe stopkontak arde berbasis Internet of Things (IoT) dan aplikasi Android bernama SMMUPS (smart power multi-plug). Setiap soket listrik di stopkontak arde akan mati secara otomatis jika ada arus listrik tidak sesuai kebutuhan melalui program nilai minimal arus listrik. Potensi penelitian pada masa depan, antara lain mengintensifkan tampilan aplikasi Android, meningkatkan nilai keakuratan pengukuran konsumsi listrik, menambahkan fitur akumulasi daya, dan membuat aturan nilai minimal arus listrik dapat diubah melalui aplikasi Android.
IDENTIFIKASI ALASAN KESEDIAAN TES HIV DAN ANALISIS FAKTOR RISIKO PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS DI PAPUA BARAT Adiningsih, Setyo; Widiyanti, Mirna; Rokhmad, Muhammad Fajri; Kridaningsih, Tri Nury
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2285

Abstract

Tes diagnosis Human Immunodeficieny Virus (HIV) merupakan salah satu upaya pencegahan infeksi HIV dalam program Fast Track 95-95-95 yang ditargetkan tercapai pada tahun 2030. Sakit HIV stadium awal yang bersifat asimtomatis menyebabkan individu tidak menyadari telah terinfeksi. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi alasan melakukan tes diagnosis HIV dan faktor risikonya oleh Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Papua Barat. Desain studi yang digunakan adalah cross-sectional dengan responden sebanyak 254 ODHA dari Manokwari, Kota Sorong, dan Fakfak. Data sekunder dikumpulkan dari rekam medis ODHA dan wawancara menggunakan kuesioner. Data kemudian dianalisis univariat untuk menggambarkan proporsi setiap variabel dan dianalisis bivariat dengan uji Chi-Square (Fisher's exact) pada nilai signifikan p < 0,05 untuk mengetahui faktor risiko alasan melakukan tes diagnosis HIV. Gambaran umum mayoritas ODHA adalah berusia dewasa 26-45 tahun sebanyak 70,1%, perempuan 54,7%, pendidikan dasar-menengah 66,5%, PNS;swasta/wiraswasta 66,9%, riwayat TB 52,4%, dan sakit HIV stadium III dan IV 68,1%. Alasan terbanyak untuk melakukan tes diagnosis HIV oleh ODHA adalah karena sakit sebanyak 64,2%. Variabel jenis kelamin, pekerjaan, riwayat TB, dan stadium sakit HIV menjadi faktor risiko yang berhubungan signifikan dengan alasan melakukan tes diagnosis HIV. Studi ini mengindikasikan adanya keterlambatan dalam diagnosis awal infeksi HIV pada ODHA di Papua Barat. Kedepannya perlu dilakukan studi komprehensif mengenai faktor yang memengaruhi ODHA untuk melakukan tes diagnosis HIV lebih awal sebagai informasi bagi pihak terkait dalam mengatasi permasalahan deteksi dini infeksi HIV.
PENERAPAN IEC/ISO 31010:2019 DALAM MANAJEMEN RISIKO APLIKASI SMARD DISDUKCAPIL KABUPATEN SEMARANG Indira, Kamila Yumna; Maria, Evi
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2293

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan framework IEC/ISO 31010:2019 dalam aktivitas manajemen analisis risiko pada aplikasi SMARD di Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kabupaten Semarang. Aplikasi SMARD (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Desa dan Kelurahan) digunakan petugas operator Desa dan Kelurahan untuk menampung  pelaporan adminstrasi yang terkhusus pada layanan pembuatan atau perubahan akta lahir, akta kematian, dan kartu keluarga yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh petugas GISA Disdukcapil. Pelaporan akan diverifikasi apabila data dukung memenuhi syarat ketentuan. Aktivitas manajemen risiko menggunakan standar IEC/ISO 31010:2019, meliputi tahap komunikasi dan konsultasi, penetapan konteks, identifikasi, analisis, evaluasi, dan perlakuan risiko. Standar ini dipilih karena terbukti efektif digunakan untuk proses manajemen risiko teknologi informasi/sistem informasi di institusi pemerintahan. Hasil penelitian menemukan bahwa ada 20 kemungkinan risiko pada implementasi aplikasi SMARD Disdukcapil, terdiri dari empat kemungkinan risiko pada level tinggi (high), delapan risiko pada level sedang (moderate), dan delapan risiko yang menempati risiko level rendah (low). Hasil penelitian ini menambah bukti bahwa IEC/ISO 31010:2019 efektif diterapkan dalam aktivitas manajemen analisis risiko sistem informasi pada institusi pemerintahan. Hasil penelitian telah didokumentasikan dan perlakuan risiko merupakan rekomendasi untuk penanganan risiko yang mungkin timbul dalam implementasi aplikasi SMARD pada layanan publik disana.
KAPASITAS KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS DIGITAL BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA SALIMAH TAIWAN Sary, Fetty Poerwita; Tricahyono, Dodie; Candiwan, Candiwan
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2300

Abstract

Pengembangan kompetensi kewirausahaan merupakan salah satu aspek penting bagi sumber daya manusia. Hal ini juga disadari oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan untuk meningkatkan kompetensi tersebut saat kembali ke Indonesia serta meningkatkan kapabilitas digital agar dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Salah satu cara yang efektif untuk membangun kompetensi adalah dengan memanfaatkan platform digital. Bekerjasama dengan Salimah Taiwan, kegiatan pengabdian masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi PMI yang merupakan anggota Salimah Taiwan. Metode yang digunakan dalam kegiatan abdimas ini terdiri dari enam tahap, yaitu Training Need Analysis (TNA), pembuatan materi, pelatihan, assesment, evaluasi dan pembuatan aplikasi. Luaran dari abdimas ini adalah pelatihan dan pengembangan aplikasi Salimah E-Course yang dapat digunakan dan diunduh oleh PMI. Implementasi kegiatan ini telah menunjukkan hasil positif. Melalui materi pelatihan yang diberikan terdapat peningkatan rata-rata kompetensi sebesar 17,85%. Sementara itu hasil evaluasi menunjukan feedback yang baik. Saran untuk kelanjutan kegiatan  ini adalah perlunya memberikan pelatihan tambahan kepada para PMI agar mereka dapat termotivasi untuk belajar mandiri. Pelatihan tambahan ini dapat membantu mereka dalam mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan dan mengikuti perkembangan teknologi. Selain itu, pengembangan materi pembelajaran tambahan juga dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan PMI. Dengan demikian, hal tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi PMI dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan dan mempersiapkan PMI dalam menghadapi tantangan masa depan.
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI DENGAN METODE WARD AND PEPPARD PADA UD. ANEKA JAYA Pelengkahu, Priscilla Arfenia; Manuputty, Augie David
Sebatik Vol. 27 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i2.2308

Abstract

Di masa sekarang ini teknologi berkembang sangat pesat dan lajur perkembangan teknologi tentu tidak bisa dihindari. Salah satunya dalam dunia bisnis, perusahaan harus mampu beradaptasi dengan teknologi untuk dapat mempertahankan eksistensi perusahaan. UD Aneka Jaya adalah perusahaan distributor penjualan alat dan bahan bangunan yang telah menggunakan teknologi dalam dalam operasionalnya, namun dalam pengaplikasiannya belum sepenuhnya terintegrasi. Oleh karena itu diperlukan perencanaan strategis untuk sistem informasi agar penggunaan teknologi dapat berjalan selaras dengan proses dan tujuan bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Ward and Peppard dalam menyusun perencanaan strategis sistem informasi dengan menganalisis lingkungan teknologi informasi dan bisnis dari sudut pandang internal dan eksternal menggunakan analisis SWOT dan analisis Value Chain, analisis lingkungan eksternal perusahaan menggunakan Five Forces Porter. Hasil dari perencanaan strategis sistem informasi berupa portofolio aplikasi bagi perusahaan dan dipetakan menggunakan McFarlan Strategic Grid. Hasil akhir dari penelitian ini mencakup rekomendasi sistem atau aplikasi yang dapat dikembangkan dan diimplementasikan, diantaranya sistem informasi Penggajian dan sistem informasi Salesman. Tujuan penelitian ini adalah memberi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi perusahaan dengan memberikan rekomendasi portofolio aplikasi yang dapat dikembangkan dan diimplementasikan serta menjadi acuan untuk memperbaiki sistem informasi pada UD Aneka Jaya. Dengan harapan penelitian ini dapat berkontribusi dalam keberhasilan UD Aneka Jaya.