cover
Contact Name
Reza Andrea
Contact Email
reza@wicida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Sebatik
ISSN : 14103737     EISSN : 2621069X     DOI : -
Core Subject : Science,
SEBATIK merupakan jurnal kumpulan artikel hasil penelitian, karya ilmiah, maupun program pengabdian masyarakat dari seluruh civitas akademik di Indonesia dalam rangka mengitegrasikan informasi. SEBATIK menyediakan layanan publikasi terbuka untuk semua kalangan umum, baik di semua lingkungan perguruan tinggi maupun keguruan dan lembaga penelitian lainnya, dengan kebebasan bertukar informasi yang didedikasikan untuk memfasilitasi kolaborasi antara peneliti, penulis maupun pembaca melalui pertukaran informasi. SEBATIK mulai diperkenalkan dan dikembangkan di lingkungan STMIK Widya Cipta Dharma sejak tahun 2001 dan terbuka lebar untuk pengembangan yang berkesinambungan. SEBATIK terbit berkala dua kali dalam setahun, yaitu Juni dan Desember, dimana setiap edisi terbitan mengandung paling sedikit 5 buah judul artikel. Jurnal ini memuat hasil-hasil kegiatan penelitian, penemuan dan pengabdian masyarakat dari bukan hanya dari dunia IT tetapi juga berbagai bidang disiplin ilmu. SEBATIK terbuka untuk topik-topik penelitian dan pengabdian seperti topik hubungan masyarakat, peningkatan ekonomi, pendidikan, infrastruktur TIK, dan lain-lain. Semoga dengan artikel-artikel dalam kultivasi para peneliti dapat saling berbagi ilmu demi memajukan Indonesia khususnya Kalimantan Timur.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 684 Documents
ANALISIS STATISTIK TERHADAP RESPON PESERTA RANGKAIAN SEMINAR “ASPHALT DAY” Christian Gerald Daniel; Sadvent Martondang Purba
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2259

Abstract

Asphalt Day adalah diseminasi perkembangan teknologi aspal untuk pengerasan jalan kepada khalayak umum yang dibuat dalam tiga tahap. Sesi pertama diadakan tanggal 27 Januari 2022 bersama PT Enceha Pacific dan Nouryon Southeast Asia mengangkat topik mengenai pengantar teknologi aspal, sesi kedua pada tanggal 30 November 2022 bersama PT Buntara Megah Inti, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama serta Iterchemica dengan materi mengenai aspal modifikasi polimer dan aspal rekayasa daur ulang, sedangkan sesi ketiga pada tanggal 27 Januari 2023 mengangkat topik perkembangan teknologi aspal pori untuk proyek Ibu Kota Negara ditutup dengan tinjauan lapangan ke lokasi trial mix pada kantor Bina Teknik Jalan dan Jembatan PUPR pada Februari 2023. Studi ini menganalisis hasil dari kegiatan ini berupa jumlah dan demografi peserta hingga hasil respon yang dikumpulkan dari para peserta. Data berupa jawaban kualitatif yang dikelompokkan dalam 5 kategori (paling buruk hingga paling baik) diolah untuk mendapatkan frekuensi tiap kategori serta kategori dengan modus tertinggi. Seminar tahap pertama diikuti oleh 217 orang dan mengalami peningkatan hingga 23.5% di tahap kedua dengan demografi peserta yang mayoritas dari pihak kontraktor dan ASN, dan parameter kesuksesan acara ini diukur dari hasil survei yang diberikan ke peserta dengan media Google Forms serta pengolahan data dengan Microsoft Excel. Survei menunjukkan bahwa tingkat kepuasan akan acara dan materi yang dibawakan mencapai lebih dari 90%, dengan materi dianggap sangat relevan dengan kebutuhan profesional peserta, khususnya pada topik kajian teoritis aspal modifikasi polimer dan aspal daur ulang.
PERBEDAAN RERATA KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVATE TRANSAMINASE PADA PRIA DAN WANITA PENDERITA NON-ALCOHOLIC FATTY LIVER Halim Angga Mulyono; Alfianto Martin; Johan Johan; Hadisono Hadisono
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2260

Abstract

Non-alcoholic fatty liver (NAFLD) atau penyakit hati berlemak non-alkohol adalah penyakit kerusakan hati yang umum ditemui dan tidak disebabkan oleh konsumsi alkohol. Peningkatan kadar Serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) yang merupakan salah satu enzim hati adalah temuan umum pada pasien NAFLD. Tujuan penelitian adalah ntuk mengetahui apakah terdapat perbedaan rerata kadar SGPT yang bermakna pada pria dan wanita penderita non alcoholic fatty liver (NAFLD) yang dilakukan menggunakan pendekatan analisis statistik. Studi ini dilakukan dengan menganalisis metode analisis data sekunder yang dipelajari sebelumnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan data sekunder. Sampel diambil dengan cara total population sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi adalah semua pasien dengan NAFLD yang terdiagnosis dengan abdominal ultrasound atau CT scan abdomen. Berdasarkan 63 sampel terkumpul analisis dilakukan dengan uji Mann Whitney, dengan tingkat kepercayaan 95%, didapatkan p-value = 0.015. Kesimpulan didapatkan perbedaan rerata kadar SGPT yang bermakna antara laki-laki dan perempuan penderita NAFLD. Hal ini dapat disebabkan oleh eksklusi asupan alkohol mungkin menyebabkan lebih banyak laki-laki yang terkena penyakit ini karena tingginya prevalensi asupan alkohol pada laki-laki. Resistensi insulin, lemak visceral, kadar SGPT, nilai trigliserida, rentang hati, status pendidikan rendah, dan aktivitas fisik adalah faktor potensial lain yang berkontribusi terhadap perbedaan yang diamati.
LITERASI DIGITAL DALAM ETIKA BERMEDIA SOSIAL YANG BERBUDI LUHUR BAGI WARGA KRENDANG, TAMBORA, JAKARTA BARAT Windarto Windarto
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2266

Abstract

Media sosial kini sudah menjadi kebutuhan teknologi yang penting bagi banyak orang. Pengguna media sosial mendapatkan manfaat karena dari media sosial dapat diakses berbagai macam informasi. Terlepas dari sisi positif tersebut, penggunaan teknologi digital dan media sosial yang terhubung dengan internet juga menimbulkan tindakan negatif yang seringkali berujung pada pelanggaran etika berinternet (netiket), perundungan siber, dan kejahatan siber. Hal ini dikarenakan literasi warga dalam menggunakan internet terutama saat mengakses media sosial masih sangat rendah, dimana penggunaanya tidak mengerti etika yang baik bagaimana berkomunikasi di media sosial, dampaknya adalah perundungan siber, ujaran kebencian, dan intoleransi. Literasi digital menggunakan media sosial merupakan keterampilan yang harus dikuasai untuk dapat berinteraksi di dunia maya. Penanaman etika budi luhur pada semua orang akan sangat baik untuk mencegah adanya tindakan-tindakan kejahatan yang akan terjadi di dunia maya. Penanaman etika yang berbudiluhur harus dimulai sejak dini di lingkungan keluarga dan berlanjut di lingkungan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Dengan mengajarkan etika yang berbudi luhur, seseorang memahami apakah suatu tindakan itu baik atau buruk dan apakah tindakan itu harus dilakukan atau tidak. Hal ini demi mencegah terjadinya kejahatan di berbagai bidang kehidupan. Kegiatan pengabdian kepada warga berupa Penyuluhan Literasi Digital bagi warga Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat telah membuahkan hasil yang sangat positif. Dari hasil pengamatan di akhir kegiatan, peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar sesuai dengan materi yang diberikan. Kegiatan lainnya yang terkait dengan pemanfaatan dunia digital dan terutama yang terkait dengan etika menjadi warganet yang berbudi luhur diharapkan dapat dilaksanakan kembali sehingga warga Kelurahan Krendang mendapat manfaat yang signifikan dengan adanya kegiatan literasi digital untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA CLUSTERING DALAM MELAKUKAN SEGMENTASI WARNA PADA CITRA JAJAN TRADISIONAL Saidatul Arifah; Ericks Rachmat Swedia; M. Ridwan Dwi Septian
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2273

Abstract

Jajanan tradisional sangat beragam dan memiliki ciri warna tertentu, seperti kue putu dengan dominan warna hijau, kue cucur dengan dominan warna coklat, kue lumpur dengan dominan warna kuning, combro dengan dominan warna kuning keemasan, gemblong dengan dominan warna coklat, dan masih banyak yang lainnya. Masyarakat pada era jaman sekarang lebih banyak menyukai produk makanan instan, dari segi rasa jajan tradisional tidak kalah enak dengan makanan instan yang beredar di pasaran sedangkan dari segi kesehatan, jelas jajan tradisional lebih sehat karena tidak mengandung bahan pengawet. Machine learning terdapat suatu teknik yang dapat melakukan segmentasi pada citra digital, yang disebut teknik segmentasi citra. Segmentasi merupakan proses partisi gambar digital ke beberapa daerah dengan tujuan untuk menyederhanakan ataupun merubah representasi gambar menjadi sesuatu yang lebih bermakna dan mudah dianalisa. Metode yang digunakan adalah metode clustering karena dapat melakukan clustering warna dengan baik. Algoritma clustering yang digunakan antara lain K-Means, Fuzzy C-Means, dan metode Elbow digunakan untuk mencari jumlah cluster berdasarkan Sum of Square Error (SSE). Aplikasi segmentasi gambar ini terdiri dari Web Apps dan Python Apps. Aplikasi Python adalah server untuk aplikasi segmentasi gambar ini dan kerangka web yang digunakan adalah Flask API. Berdasarkan sepuluh pengujian yang telah dilakukan, algoritma K-Means mendapatkan akurasi sebesar 76,47% dan algoritma Fuzzy C-Means mendapatkan akurasi sebesar 68,63%. Akurasi tersebut dapat disimpulkan bahwa algoritma K-Means lebih baik dan efisien dari segi waktu dibandingkan algoritma Fuzzy C-Means dalam melakukan segmentasi warna pada citra jajanan tradisional.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DAN PERAN SERTIFIKASI HALAL PRODUK PANGAN LOKAL UMKM DALAM MENUNJANG KETAHANAN PANGAN TINGKAT RUMAH TANGGA Siti Widiati; Lana Izzul Azkia
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2275

Abstract

Produk pangan lokal erat dengan budaya masyarakat sehingga menjadi ciri khas suatu daerah. Tumbuhnya usaha tersebut mendorong perekonomian dalam menunjang ketahanan pangan pelaku usahanya. Peningkatan permintaan produk pangan lokal diupayakan dengan meningkatkan rasa percaya konsumen terhadap produk melalui sertifikasi halal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi pengembangan usaha produk pangan lokal dan menganalisis peran sertifikasi dalam menunjang ketahanan pangan pelaku usaha di UMKM Abinisa. Penelitian ini dianalisis dengan analisis SWOT dan Coping Strategy Index (CSI). Penyusunan strategi pengembangan usaha produk pangan lokal di UMKM Abinisa dilakukan dengan mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal kekuatan yang paling besar adalah produk yang berbasis pangan lokal, pemasaran produk yang luas dan sudah memiliki pelanggan tetap. Faktor internal kelemahan terbesar yaitu akses modal terbatas. Faktor eksternal peluang yang terbesar adalah pemasaran produk yang dilakukan secara offline maupun online. Faktor ancaman terbesar adalah banyaknya persaingan dengan produk lokal lainnya. Kondisi usaha produk pangan lokal di UMKM Abinisa berada pada Grow And Build. Strategi yang dapat dilakukan antara lain: meningkatkan sarana dan prasarana terutama dalam proses dan bahan baku pengolahan produk. Strategi tersebut perlu dikembangkan untuk meningkatkan pemenuhan pangan keluarga. Mekanisme pemenuhan pangan keluarga berada pada Taraf I, tidak melakukan Langkah drastis pada Taraf II dan Taraf III. Hal ini tidak terlepas dari peran sertifikat halal di UMKM Abinisa yang berbasis olahan telur dan pangan lokal di Provinsi Banten. Sertifikat Halal mampu meningkatkan penjualan produk sehingga ekonomi pelaku usaha lebih berdaya dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan menunjang ketahanan pangan tingkat rumah tangga.
PELATIHAN PEMBUATAN MUFFIN TALAS BENENG DI YAYASAN UMMATAN WASATHON, KECAMATAN KASEMEN, KOTA SERANG SEBAGAI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL Winda Nurtiana; Bayu Meindrawan
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2277

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pembuatan muffin Talas Beneng dilakukan oleh dosen Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam rangka hilirisasi salah satu riset yang merupakan bagian dari pengembangan pangan lokal untuk meningkatkan diversifikasi pangan lokal menuju ketahanan pangan. Pengabdian ini dilakukan pada pengurus dan anggota Yayasan Ummatan Wasathon, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Talas Beneng merupakan umbi indigenous khas Kabupaten Pandeglang yang kaya akan serat pangan dan senyawa fungsional lain seperti karotenoid dan pati resisten yang baik bagi kesehatan, akan tetapi pemanfaatannya belum optimal. Selama ini pemanfaatannya hanya digoreng dan dikukus. Salah satu cara untuk memperkenalkan talas beneng adalah mengaplikasikan pada pangan yang disukai oleh masyarakat seperti produk bakery contohnya muffin. Muffin merupakan quick bread yang pembuatannya sangat mudah dan cepat karena tidak menggunakan ragi dan tidak memerlukan fermentasi, serta harga jualnya cukup terjangkau. Selama ini pembiayaan Yayasan Ummatan Wasathon cukup bergantung pada penjualan cuanki yang diproduksinya, sehingga perlu ada sumber pembiayaan lain untuk mendukung kegiatan sehari-hari yayasan. Hasil pengabdian yang diperoleh peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dan diskusi. Hal yang diharapkan muffin Talas Beneng dapat diproduksi dan dijual dengan harga yang bersaing sehingga dapat menjadi pemasukan lain Yayasan Ummatan Wasathon. Selain itu, pemanfaatan talas beneng pada muffin diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi pangan lokal sehingga Talas Beneng menjadi lebih dikenal oleh masyarakat.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN KINERJA LINGKUNGAN PADA INDUSTRI KAYU MENGGUNAKAN METODE GREEN PRODUCTIVITY Herdian Dwimas; Yasmin Zulfati Yusrina; Aryati Muhaymin Marali; Arwin Arwin
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2278

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah lingkungan yang dihadapi PT SLJ Global, Tbk, sebuah perusahaan kayu lapis di Samarinda, Kalimantan Timur, seiring dengan peningkatan volume produksinya untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Dibutuhkan solusi agar produktivitas dan kinerja lingkungan meningkat secara bersamaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi aspek yang berpengaruh terhadap produktivitas dan kinerja lingkungan, mengukur tingkat produktivitas dan kinerja lingkungan, menentukan alternatif perbaikan berdasarkan Green Productivity Index (GPI), dan memberikan usulan perbaikan agar dapat meningkatkan produktivitas dan kinerja lingkungan dengan Green Productivity. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan beberapa tahapan. Termasuk didalamnya yaitu pengukuran produktivitas dan Environmental Performance Indicator (EPI) serta perhitungan GPI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas dan kinerja lingkungan PT SLJ Global, Tbk masing-masing sangat dipengaruhi oleh besaran input yang diberikan oleh perusahaan dan utilitas UPL. Produktivitas dan kinerja lingkungan PT SLJ Global, Tbk saat penelitian ini dilakukan sudah cukup baik, namun masih dapat ditingkatkan melalui beberapa perbaikan. Alternatif perbaikan 2 yang memiliki nilai GPI terbesar dipilih. Usulan perbaikan yang dapat dipertimbangkan adalah melakukan penambahan bak filtrasi pada unit kolam aerasi, dengan kecepatan filtrasi 0,2 m3/jam atau 144 m3/bulan, serta penambahan unit produksi palet dengan kapasitas 268 m3/bulan. Estimasi kenaikan produktivitas serta pengurangan limbah padat dan cair apabila ini diterapkan masing-masing adalah sebesar 0,093% dan 47,9%.
PENDAMPINGAN DAN PENDALAMAN KONSEP SUBSTANSI GENETIKA DI BIOLOGI CLUB SMAN 1 TARIK Hebert Adrianto; Victor Setiawan Tandean; Ronald Torang M Panggabean; Novian Budi Santoso; Makhrus Ali
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2279

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pembekalan pendalaman materi Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang berkaitan dengan bidang kedokteran yaitu substansi genetika. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 23 Februari 2023 dan dilaksanakan secara full online. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Mitra kegiatan adalah 17 siswa SMAN 1 Tarik Sidoarjo yang bergabung dalam Biologi Club sekaligus kandidat seleksi Olimpiade sains kabupaten (OSK) mata pelajaran biologi dan 5 orang guru mata pelajaran Biologi. Properti yang diperlukan dalam pengabdian adalah laptop yang terkoneksi dengan wifi, google drive untuk materi power point (PPT) dan video, aplikasi go-formative untuk pretest dan posttest, handphone atau laptop untuk mengakses soal test. Materi yang diperdalam adalah substansi genetika, meliputi DNA, RNA, dan Replikasi DNA. Hasil pre test dan post test dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan ini adalah pihak sekolah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan belajar ini. Kegiatan pendalaman materi berjalan lancar dan diikuti oleh 11 siswa dan 2 orang guru mata pelajaran biologi. Siswa sudah mulai beradaptasi dengan soal-soal dasar level perguruan tinggi yang diberikan oleh pemateri dalam satu hari pelaksanaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rerata pretest dan posttest, selain itu ada peningkatan jumlah jawaban benar per soal pada saat posttest dibandingkan pretest. Jumlah peserta Olimpiade yang memenuhi kriteria nilai naik di atas 50 ada 9 orang. Pendalaman materi OSN perlu dilanjutkan dengan topik lain dan siswa perlu berlatih banyak soal OSN.
PENGARUH KOMPOSISI CAMPURAN BAHAN BAKAR ETANOL BENSIN TERHADAP TEMPERATUR DAN LAMA NYALA API PADA PEMBAKARAN DROPLET Arwin Arwin; Aryati Muhaymin Marali; Herdian Dwimas; Yasmin Zulfati Yusrina
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2281

Abstract

Etanol merupakan salah satu bahan bakar nabati yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif pengganti atau campuran pada bahan bakar bensin. Namun dalam penggunaannya harus memperhatikan beberapa hal karena etanol memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda dengan bensin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi campuran bahan bakar etanol bensin terhadap temperatur dan lama nyala api pada pembakaran droplet. Melalui penggunaan metode eksperimental bahan bakar etanol dan bensin dicampurkan dengan komposisi etanol dalam bensin sebesar 10% (E10), 20% (E20), 30% (E30), 40% (E40) dan 50% (E50) persentase dihitung berdasarkan volume. Selanjutnya droplet tiap komposisi campuran bahan bakar dilakukan pengujian pembakaran droplet dengan meletakkan pada thermocouple junction lalu di nyalakan dengan pemanasan dari nyala api pembakaran butan-udara pada cylindrical burner yang diletakkan di bawah flame ignitor cover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase campuran etanol dalam bensin maka nilai maksimum temperatur api yang dihasilkan semakin rendah karena dipengaruhi oleh nilai kalor campuran bahan bakar. Semakin tinggi persentase campuran etanol dalam bensin maka semakin kecil nilai kalor campuran bahan bakar sehingga temperatur yang dihasilkan dari proses pembakaran akan semakin rendah. Sedangkan untuk lama nyala api paling singkat terjadi selama 1,15 detik pada E20 dan lama nyala api paling lama berlangsung selama 1,41 detik pada E50. Penambahan jumlah kadar etanol di atas 20% menunjukkan proses pembakaran droplet berlangsung lebih lama. Hal ini disebabkan karena terjadi peningkatan kalor laten penguapan campuran bahan bakar yang cukup signifikan dan intensitas terjadinya fenomena microexplotion rendah menyebabkan kecepatan penguapan dan difusi campuran bahan bakar dengan udara (oksigen) lambat sehingga kecepatan pembakaran rendah.
DIGITALISASI BISNIS INDUSTRI BATIK TRUSMI KABUPATEN CIREBON Hamidah Rachmat; Asep Darmansyah
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2282

Abstract

Ketidakjelasan asal usul sumber dan jenis penggunaan dana, bercampur aduknya harta milik pribadi dan perusahaan, ketidakmampuan mengetahui pergerakan arus kas masuk dan keluar saat ini dan masa datang, serta tidak dapat mengetahui dengan cermat besarnya utang, modal dan laba/rugi, merupakan beberapa permasalahan terkait pembukuan yang dihadapi industri batik yang umumnya merupakan kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), terlebih dimasa pandemi Covid-19. Akibatnya, para pelaku UMKM batik tidak bisa mengetahui dengan pasti apakah bisnisnya berjalan efisien atau tidak. Aktivitas keuangan perusahaan harus diketahui, dicatat dan dihitung dengan akurat, perlu analisis keuangan yang tepat agar kesehatan finansial perusahaan dapat terjaga dengan baik. Era new normal menjadi garis start para pelaku UMKM batik untuk kembali menggerakkan bisnisnya, dengan menyiapkan diri masuk ke bisnis berbasis digital. Pembukuan berbasis digital dan pemasaran digital sangat diperlukan oleh para pelaku UMKM batik di kawasan sentra industri batik Trusmi Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kinerja bisnis melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia UMKM batik agar mempunyai kemampuan menerapkan pembukuan dan pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan di sentra Industri Batik Trusmi, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon yang diikuti dua belas unit usaha UMKM batik dengan metode pelatihan dan pendekatan secara individu. Pelatihan berisi langkah-langkah pemahaman teori dan prosedur pembukuan berbasis digital, dan konsep perdagangan e-commerce. Hasil kegiatan mengindikasikan bahwa peserta pelatihan merencanakan akan melakukan pembukuan usaha secara digital dan menggunakan platform digital media sosial yang baru untuk meluaskan jaringan pemasaran.