cover
Contact Name
M. Syukri Ismail
Contact Email
msyukri_ismail@staiyasnibungo.ac.id
Phone
+6282278916431
Journal Mail Official
jurnalnurelislam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Sumatera KM.04 Sungai Binjai Kec. Bathin III Kab. Bungo Provinsi Jambi Kode Pos 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
ISSN : 23377828     EISSN : 25276263     DOI : -
NUR EL-ISLAM Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan the journal is published by Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia. It’s dedicated for the publication of scientific articles in Islamic Education, Islamic Economics and Religious Studies. The languages used in this journal are Indonesia, English and Arabic. This journal is published twice a year, April and October in printed and online version. The editors receive scientific articles of academics, lecturers, and researchers who have never been published by other Journals.
Articles 492 Documents
Poligami Dalam Pandangan Positivisme Iri Hamzah
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.149

Abstract

Positivisme adalah suatu aliran filsafat yang menyatakan ilmu alam sebagai satu-satunya sumber pengetahuan yang benar dan menolak aktifitas yang berkenaan dengan metafisik. Tidak mengenal adanya spekulasi, semua didasarkan pada data empiris, di mana semua data-data tersebut berdasarkan fakta-fakta yang nyata dan hasilnyapun memiliki kegunaan dan kemanfaatan yang pasti. Permasalahan poligami apabila ditinjau dari positivisme sangat tidak relevan pada konteks saat ini, hal ini sesuai yang dikemukakan muhammad abduh, Menurut Abduh poligami yang di lakukan dengan tujuan hanya untuk kesenangan hukumnya haram. Apabila alasannya di maksudkan hanya untuk memenuhi kebutuhan biologis semata menjadi tidak boleh, tetapi jika alasannya karena darurat maka kemungkinan dibolehkannya untuk melakukan tetap ada. Dalam pembahasan ini positivisme lebih condong kepada mengharamkan poligami dari pada membolehkan, hal ini berkaitan dengan hasil yang didapat dari epistemologi tersebut, bahwa semua sumber ilmu pengetahuan hanya berdasarkan rasio dan fakta-fakta empiris yang nyata dan memiliki kegunaan yang pasti. Apabila dikaitkan pada konteks saat ini poligami yang dilakukan banyak pria lebih merugikan wanita dari pada membawa keuntungan dan kemanfaatan bagi pria, maka poligamipun diharamkan karena lebih banyak merugikan banyak pihak dari pada menguntungkan satu pihak.
Pengelolaan Wakaf Tunai Muhammadiyah Melalui Sistem Informasi Digital Terhadap Petani Indonesia Zaini Muchlis; Yayat Hidayat
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan kemiskinan yang melanda para petani di Indonesia yang saat ini masih menjadi sebuah problematika yang belum dapat diselesaikan oleh pemerintah ataupun institusi yang bergerak aktif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Corak penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan informasi, menerapkan observasi dan dokumentasi. Adapun variable yang diteliti meliputi metode program pengelolaan dana wakaf dan pendistribusiannya melalui sebuah aplikasi digital yang memudahkan petani dalam mendapatkan sebuah modal usaha. Muhammadiyah menjadi salah satu persyarikatan yang bergerak dalam bidang sosial memiliki potensi yang sangat besar dalam memberikan solusi alternative terhadap permasalahan yang melanda para petani, yaitu dengan pengelolaan wakaf tunai melalui lembaga badan wakaf Muhammadiyah (BWM). Dana wakaf yang dikelola oleh Muhammadiyah sangatlah besar sehingga jika dikelola dengan baik dan dioptimalkan melalui system informasi digital akan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan para petani di Indonesia.
Sistem Pemberian Kompensasi Dalam Meningkatkan Kinerja Dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Sarolangun Norainun Norainun
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 1 (2020): (April 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i1.176

Abstract

Kompensasi adalah semua pendapatan baik yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima dosen sebagai imbalan atas jasa. Maka dari itu, pemberian kompensasi dosen di bayar sesuai dengan beban kerja dosen dengan tujuan pemberian kompensasi (balas jasa) untuk meningkatkan motivasi kerja dosen. Meodologi yang digunakan dalam penelitian jurnal ini adalah kualitatif naturalisik, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: 1) bentuk kompensasi yang diterima oleh dosen STAI Ma’arif Sarolangun yaitu kompensasi honor mengajar, menguji, membimbing mahasiswa PPL dan kukerta. 2) belum ada kompensasi yang berbentuk barang sebagai penghargaan kepada dosen yang berprestasi., 3) sistem pembayaran kompensasi dosen STAI Ma’arif Sarolangun sudah sesuai dengan prosedur, miskipun jumlah nominal Rupiah (Rp) yang diterima dosen masih dikategori rendah, jika dibandingkan dengan dosen STAI lain di bawah lingkungan Kopertai wilayah XIII Provinsi Jambi.
Persimpangan Pendidikan Islam Tradisional dan Modern di Indonesia: Mencari Titik Temu Jalaludin Jalaludin
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 1 (2020): (April 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i1.179

Abstract

Tulisan ini membahas sedikit tentang kajian komparatif antara pendidikan Islam tradisional dan modern di Indonesia yang berujung pada satu titik temu antara keduanya. Melalui proses membaca, menganalisis dan membandingkan pendapat para tokoh pendidikan di Iindonesia diharapkan akan memberikan sebuah konsep yang terpadu antara pendidikan Islam tradisional dan modern. Tulisan ini diawali dengan pembahasan tentang konsep pendidikan tradisional dan modren, bentuk pendidikan tradisional dan modern yang dilaksanakan selama ini, realita titik temu antara pendidikan tradisional dan modern dan diakhiri dengan paradigma baru pendidikan Islam di Indonesia masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara kata tradisional dengan modern secara etimologi tidak begitu berlawanan. Tetapi jika dikaitkan dengan pendidikan Islam, akan terdapat perbedaan mendasar antara pendidikan tradisional dengan pendidikan modern, terutama perbedaan pandangan filosofis, metodologi dan sistem pada masing-masingnya. Titik temu antara keduanya adalah sama-sama mengakui al-Quran dan Sunnah sebagai ajaran dasar sementara titik perbedaan keduanya terletak pada ijtihad dan tajdid.
Penerapan Reward And Punishment Dalam Meningkatkan Disiplin Guru di SMP Negeri 1 Pelepat Ilir Dyah Ayu Sapto Rini
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.184

Abstract

Improving the quality of learning in school is very dependent on several factors. One of them, the improvement of good culture in schools. School culture is a positive thing that must be maintained and implemented by all school residents without feeling compelled. One of the culture of schools that must be maintained is the problem of discipline, including the discipline of the teachers in attending class in the teaching and learning process. As a figure who is always modeled after his behavior, the timely attendance of teachers in class is a clear example of discipline that will be seen and even emulated by students. This study aims to describe the improvement of teacher discipline in teaching presence in the classroom through the application of Reward and Punishment. This research is a case study using a qualitative approach. The research subjects were educators in SMPN 1 Pelepat Ilir. The method used in this study is the School Action Research (PTS) method. The results achieved from this study are that the application of Reward and Punishment is effective for increasing the discipline of teacher presence in class in teaching and learning activities.
The Role of Women as Educators M. Imamuddin; Andryadi Andryadi; Zaharuddin M; Isnaniah Isnaniah; Weti Susanti; Rehani Rehani; Zulmuqim Zulmuqim; Syafruddin Nurdin
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.190

Abstract

In the Al-Qur’an and Hadith there are not prohibition for women in seeking knowledge. On the contrary, Islam requires or obliges women to seek knowledge as well as men. Science is like light that will illuminate women's footsteps into the future. A woman of knowledge must be elevated. Conversely, women who are ignorant and lack knowledge will only be considered as weak creatures who can be empowered, not empowered. Such is the importance of parent's knowledge, especially the knowledge of a woman (mother) who is able to make a child's soul character and character, good or bad, so that the obligation for children's education is directed at both parents when the child is still in the womb until he reaches adulthood. For this reason it is important for a woman (mother) have to be smart, so that the character of the mother descends on her children. As a woman (mother) who is assigned to be the first teacher for her children does not necessarily teach only what she knows, mothers who are able to give birth an intelligent generation for the homeland and nation must also have intelligence in themselves, for a woman is not wrong if have a high education in order to educate their children.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) K13 Melalui Workshop di SD Negeri 57/II Talang Silungko 2 Warsiti Warsiti
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.229

Abstract

Sekolah Dasar (SD) merupakan lembaga pendidikan dasar pertama yang memegang peranan penting dalam dunia pendidikan guna memberikan dasar terhadap tingkat pendidikan selanjutnya. SekolahDasar merupakan salah satu program pendidikan dasar wajib belajar sembilan tahun yang ditetapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu, pengelolaan dan penanganan pendidikan dasar yang memadai demi meningkatkan mutu pendidikan sangat diperlukan.Penelitianinibertujuan agar guru mampu merencanakan pelaksanaan pembelajaran,agar materi disampaikan guru lebihdiserapolehsiswa. Berdasarkan hasil wawancara, rata rata guru di Sekolah Dasar Negeri Nomor 57/II Talang Silungko 2 belum mampu untuk menyusun Perangkat pembelajaran khususnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan baik untuk mengatasi masalah tersebut maka Penulis melakukan penelitian pada guru Sekolah Dasar Negeri Nomor 57/II Talang Silungko 2 tersebut dengan judul: Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui Workshop di Sekolah Dasar Negeri Nomor 57/II Talang Silungko 2 tahun 2019. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing masing siklus terdiri dari 4 tahab yaitu perencanan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dapat disimpulkan bahwa berdasar hasil Penelitian tindakan melalui workshop dilanjutkan dengan pembimbingan dari siklus ke siklus telah terjadi peningkatan kompetensi guru, yaitu pada siklus pertama dengan rata­-rata 60.4, pada siklus kedua menjadi 76.
Pengaruh COVID-19 dalam Fikih Ibadah Perspektif Neurosans: Studi Kasus Shalat Jum'at Shaf Berjarak 1m di Masjid Sunan Kalijaga Muhammad Hisyam Fathin; Suyadi Suyadi
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.243

Abstract

Pada bulan Maret Tahun 2020 terjadinya lockdown di masjid-masjid di Indonesia dan ada beberapa masjid yang masih membolehkan jama’ahnya untuk sholat di masjid dengan memberlakukan shaf berjarak, karena baru-baru ini di dunia bahkan di Indonesia sedang terkena musibah berupa virus COVID-19 atau virus COVID-19. Pemerintah di Indonesia melakukan aksi cepat tanggap dalam menangani penyebaran virus COVID-19 ini, dengan memberlakukan social distancing, menggunakan masker saat diluar rumah, dalam hal ibadah pun memberlakukan sholat berjarak di daerah yang masih aman sedangkan di daerah yang sudah banyak yang menderita COVID-19 melakukan sholat jamaah dirumah masing-masing, ini dilakukan guna pencegahan penyebaran COVID-19 yang terjadi diindonesia.Tujuannya menganalisis pengaruh COVID-19 terhadap tata cara pelaksanaan ibadah sholat melalui metode observasi online dan berita online lainnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah terjadinya COVID-19 beberapa ulama berpendapat bahwasanya tata cara pelaksanaan sholat jamaah di masjid boleh dilakukan dengan berjarak antara satu jamaah dengan jamaah yang lain sejauh satu meter atau kurang dari itu di daerah yang penularan COVID-19 masih sedikit
Meningkatkan Hasil Belajar Alquran Hadis Melalui Metode Tahfiz di Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Ma’arif Muara Bungo Arif Syaifullah; Firman Firman; Desyandri Desyandri; Fitria Carli Wiseza
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.249

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Alquran Hadis khususnya dalam menghafal surah-surah pendek yang menjadi target tercapainya kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode tahfizpada mata pelajaran Alquran Hadis materi surah Al-Kafirun di kelas II MI Raudhatul Ma’arif Muara Bungo Tahun Pelajaran 2019/2020.Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilakukan dalam dua siklus.Instrument yang digunakan adalah test hasil belajar berupa lembar tes yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa mata pelajaran Alquran Hadis materi Surah Al-Kafirun dengan menggunakan metode Tahfiz pada siswa kelas II MI Raudhatul Ma’arif Muara Bungo.Meningkatnya hasil belajar siswa dapat dilihat perubahannya dari siklus I dan siklus II. Hasil belajar siswa setelah dilakukan tindakan dengan menggunakan metode Tahfizpada siklus I hanya 15 siswa atau 65% yang mampu mencapai KKM dan pada siklus II setelah dilakukannya perbaikanmeningkat menjadi 23 siswa atau 100% yaitu semua siswa sudah mampu mencapai KKM yang ditentukan sekolah. Dengan demikian disimpulkan bahwa “menggunakan metode tahfiz pada mata pelajaran Alquran Hadis dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Ma’arif Muara Bungo tahun 2019”.
Pola Asuh Orang Tua Dalam Pendidikan Agama Islam Terhadap Anak Pada Keluarga Jama’ah Tabligh di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi Ana Rasyidatu Ummatin; Dedi Yuisman
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dan implementasi pola asuh yang diterapkan orang tua pada keluarga Jama‘ah Tabligh dalam mendidik agama anak, serta dampak aktivitas dakwah (khuruj) yang dilakukan orang tua terhadap pendidikan agama anak yang berusia 0 sampai 18 tahun.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan data berupa catatan lapangan, dokumentasi, rekaman audio dan video serta foto atau gambar. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema kultural. Uji keabsahan data dilakukan dengan beberapa teknik yang umum digunakan dalam penelitian kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pola asuh dalam keluarga Jama‘ah Tabligh merupakan bagian dari konsep pola asuh anak dalam Islam secara umum, dengan penekanan pada aspek pendidikan agama. Pola asuh utama orang tua dalam mendidik agama anak adalah melaui keteladanan kedua orang tua, mengadakan ta‘lim rutin, mengajak anak-anak keluar (khuruj) untuk melatih berdakwah dan tabligh, menyekolahkan anak di pondok pesantren, dan melakukan usaha batin (infirodi). Pola asuh tersebut sangat berdampak bagi pendidikan dan pengamalan agama anak.Pola asuh yang diterapkan orang tua dalam mendidik agama anak dalam keluarga Jama‘ah Tabligh adalah keteladanan, ta’lim rumah, mengajak anak-anak keluar (khuruj), menyekolahkan anak di pondok pesantren, dan melakukan usaha batin (Infirodi). Pola asuh ini sangat berdampak bagi pendidikan agama anak. Faktor keberhasilan pendidikan agama anak adalah keimanan, ekonomi, kesungguhan, latar belakang pendidikan orang tua, dan lingkungan.