cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TARBIYAH
ISSN : 08542627     EISSN : 25974270     DOI : -
Tarbiyah Journal published by Tarbiyah Science and Teacher Training Faculty, State Islamic University of North Sumatera Medan, Medan City, North Sumatera Province,Indonesia Tarbiyah Journal is published since 1993 for Vol.1, No.1 and have gotten ISSN on May 29, 2007. This journal focuses on scholarly writing and articles of Tarbiyah science, Education and Islamic studies in the form of study, conceptual, reserach results, book review and biography.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2 (2014)" : 10 Documents clear
PENDIDIKAN BERBASIS NILAI (ANALISIS TEORI DAN IMPLEMENTASI) Nida Nurjunaedah
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.024 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.19

Abstract

Unsur-unsur pendidikan berbasis nilai dapat ditemukan tidak hanya dalam materi pelajaran, tetapi dalam gaya atau metode belajar yang digunakan, penjadwalan kelas, kegiatan ekstrakurikuler, dan keterlibatan orang tua. Pendidikan berbasis nilai diatur untuk mengamankan pembangunan yang membutuhkan keterpaduan lengkap antara tubuh, pikiran, dan hati, serta penyaluran energi kehidupan dalam kegiatan pembelajaran yang berkontribusi terhadap pertumbuhan kepribadian anak baik internal maupun eksternal. Pendidikan berbasis nilai merupakan instrumen untuk mencapai cita-cita kehidupan. Pendidikan yang tidak membantu mengungkapkan kebajikan manusia tidak akan melakukan apapun yang baik untuk masyarakat, melainkan akan menyesatkan keseluruhan kemanusiaan. Pendidikan sebagai instrumen harus dirumuskan atas nilai-nilai. Pembelajaran nilai, norma, dan etika, diharapkan dapat mengembalikan karakter bangsa kepada esensinya. Untuk mengembalikan karakter bangsa, pemerintah memberlakukan kurikulum 2013 yang menekankan pada pembelajaran nilai dan norma.Key Word: pendidikan, kurikulum, nilai, karakter
METODE CERAMAH: KONSEP DAN APLIKASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SYAHRAINI TAMBAK
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.48 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.16

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui konsep dan aplikasi metode ceramah dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Kajian terhadap persoalan ini dilakukan dengan pendekatan karakter yang bersumber pada ajaran Islam yaitu al-Qur’an dan al-Hadits. Metode ceramah dalam pembelajaran PAI adalah cara guru menyampaikan materi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan penuturan lisan secara langsung kepada peserta didik di depan kelas disertai penggunaan media untuk mencapai kompetensi dan indikator pembelajaran yang telah ditetapkan agar peserta didik dapat memiliki pemahaman dan menerapkannya dalam kehidupan sesuai dengan ajaran Islam. Dasar metode ceramah digali dari QS. Al-Furqan, 25: 63, yang menegaskan adanya penggunaan metode ceramah secara intensif dan menyenangkan. Setiap metode harus memiliki langkah-langkah ril yang dapat dipergunakan dalam proses pembelajaran. Metode ceramah memiliki enam langkah yang kesemuanya saling terintegrasi yang teraplikasi dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: pendidikan agama Islam, metode ceramah.
PEMIKIRAN MISTIK-FILOSOFIS: STUDI NASKAH NI’MAT AL-ARWAH KARYA MUHAMMAD ‘ASYIQ Erawadi Erawadi
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.534 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.18

Abstract

Tulisan ini didasarkan pada naskah tulisan tangan, beraksara Arab-Melayu, ditulis oleh Teungku Lam Ba’et, yang merujuk kepada kitab Ni’mat al-Arwah karangan Muhamamd ‘Asyiq. Untuk itu, pendekatan dan analisisnya menggun akan pendekatan filologi. Naskah ini menyimpan informasi historis dan pemikiran mistik filosofis yang sangat menarik dan penting bagi perkembangan pemikiran Islam. Nama Muhammad ‘Asyiq, dalam literatur tarekat, sering dikaitkan dengan silsilah tarekat Syattariyah. Ia menjadi salah satu mata rantai tarekat tersebut dua generasi silsilah guru-murid (geneologi) sebelum Syeikh Abdullah al-Syattari, pendiri tarikat Syattariyah. Ini juga mengindikasikan bahwa ajaran yang dikembangkan oleh Muhammad ‘Asyiq juga menjadi bahagian dari ajaran tarekat yang digagas oleh Abdullah al-Syattari, yaitu tarekat Syattariyah. Ajaran tasawuf yang dikembangan Muhammad ’Asyiq berhubungan dengan konsep wahdat syuhud khususnya konsep martabat, yaitu ma’rifatullah sebagai tujuan utama dan inti tasawuf. Hal itu dipahami dari penggunaan istilah-istilah yang berhubungan dengan hal tersebut, yaitu: taraqqi, tanazzul, ratibiyah, haliyah, la ta’ayyun, ta’ayyun, ta’ayyun awwal, ta’ayyun tsani, ta’ayyun tsalits, dan tajalli. Sedangkan pembahasan tarekat berhubungan dengan amalan dan zikir tarekat Naqsyabandiyah (serta cabang-cabangnya) dan tarekat Qadiriyah (serta cabang-cabangnya). Untuk mencapai tingkat makrifat seseorang harus mengetahui dan melalui 2 (dua) martabat (tingkatan), yaitu martabat taraqqi (naik, mendaki) dan martabat tanazzul (turun). Tanazzul adalah turunnya Tuhan dari alam kegaiban ke alam penampakan melalui berbagai tingkat perwujudan, sedangkan taraqqi adalah seorang salik, sebagai makhluq, berusaha mendekati Tuhan sedekat-dekatnya dengan cara naik atau mendaki menuju Tuhannya. Ajaran tasawuf tentang konsep ma’rifatullah, tanazzul, dan taraqqi kemudian dipraktekkan secara bersama-sama dalam bentuk organisasi tarekat.Kata Kunci: Mistik-Filosofis, Ni’mat al-Arwah, Muhammad ‘Asyiq
PEMBERDAYAAN MADRASAH DAN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Moh. Miftachul Choiri
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.165 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.17

Abstract

Madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berciri khas agama Islam mempunyai karakteristik yang unik. Mayoritas madrasah lahir dari prakarsa masyarakat di mana madrasah tersebut lahir. Karena dilahirkan dari masyarakat maka kualitas madrasah menjadi beragam. Madrasah yang didukung oleh masyarakat yang secara sosio-ekonomi dan cultural memadai, maka dapat berkembang dengan baik. Sebaliknya madrasah yang tidak didukung oleh masyarakat yang mempunyai modal sosial yang kuat akan mengalami masalah. Oleh sebab itu, menjadi penting untuk mencari alternatif, bagaimana agar mayoritas madrasah yang lahir dari masyarakat yang secara sosial-ekonomi kurang memadai dapat tumbuh berkembang dengan baik, sehingga mutu pendidikannya dapat memenuhi keinginan masyarakat pengguna jasa layanan pendidikan. Maka dari itu, pemberdayaan madrasah sangat diperlukan, terutama dalam mengelola sumberdaya manusia yang tersedia dan sumber daya yang ada di sekitarnya.Kata kunci; madrasah, pemberdayaan dan pendidikan berbasis masyarakat
IMPLEMENTASI TES PSIKOLOGI DALAM BIDANG PENDIDIKAN Nurussakinah Daulay
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.599 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.13

Abstract

Tes psikologi merupakan alat yang digunakan oleh psikolog dalam melakukan penilaian terhadap individu sesuai dengan tujuan dari diberikannya tes tersebut. Tes psikologi ini dirasakan sangat esensial bagi para pendidik, para konselor (guru pembimbing), serta para orangtua dalam memahami potensi-potensi, bakat atau kemampuan siswa. Dalam menyajikan fungsi-fungsi hasil tes psikologis, tes psikologis dapat digunakan sebagai suatu alat prediksi, suatu bantuan diagnosis, suatu alat pemantau (monitoring), dan sebagai suatu instrument evaluasi. Khususnya dalam bidang pendidikan, data hasil tes psikologi biasanya dimanfaatkan untuk seleksi calon anak didik penjurusan atau pemilihan program studi perencanaan studi anak didik pada tingkat yang lebih tinggi, program bimbingan karir, penanganan pada kasuskasus tertentu yang sering terjadi dalam dunia pendidikan, seperti siswa yang mengalami kesulitan belajar, anak berbakat, kesulitan dalam penyesuian diri, gangguan dalam konsentrasi, disleksia, dan sebagainya.Kata kunci : Tes psikologi, anak, pendidikan
KAJIAN STUDI KULTURAL DAN PEDAGOGIK DALAM PENDIDIKAN INDONESIA Walan Yudhiani
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.848 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.14

Abstract

Education and freedom are a cultural studies, how the regim or goverment conservate culture througt education institution. When a regime presses its willness and takeover individual freedom and their culture that means education to be oppressive tools for individu and sociaty group.
KURIKULUM 2013: QUO VADIS MUTU MADRASAH Ahmad Ta’rifin
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.868 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.15

Abstract

Kurikulum 2013 diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, termasuk madrasah. Meski demikian, kehadiran Kurikulum 2013 yang “tergesa-gesa” dan “dipaksakan” penerapannya pada tahun ajaran 2013/2014 memunculkan spekulasi, mungkinkah Kurikulum 2013 menjadi harapan baru bagi peningkatan mutu madarasah. Pengalaman menunjukkan bahwa pemberlakuan Kurikulum 2006 (KTSP) sebagai pengganti Kurikulum 2004 (KBK) tak berarti banyak. Alih-alih mendorong guru menjadi manusia kreatif, inovatif dan mandiri berbasis problem lokalitas, guru justru terjebak kepada rutinitas membuat silabus berbasis “copy paste”. Aturan-aturan dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 yang lebih kompleks – dari standar kompetensi, standar proses, standar isi, hingga standar penilaian otentik-- tetapi dengan pemahaman guru yang masih bias ditambah belum siapnya stakeholder di lingkungan madrasah, akan berdampak terhadap output Kurikulum 2013 yang rendah. Di sinilah signifikansi strategi implementasi Kurikulum 2013 dengan menempatkan guru sebagai ujung tombaknya, dan buku berkualitas sebagai media utama yang mampu meningkatkan kecerdasan afektif (spiritual dan sosial), kognitif, dan psikomotorik peserta didik secara integratif.Keyword: Kurikulum 2013, mutu madrasah
MASALAH DAN TANTANGAN PRIVATISASI PENDIDIKAN TINGGI Nurika Khalila Daulay
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.235 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.226

Abstract

The privatization of higher education is often understood as the commercialization of education, where higher education turned into a business area that applies economic principles "with as little capital as possible to generate maximum profit". The result is the concentration of educational institutions will be split to the thoughts and activities of "business" that will automatically change the academic shades directly or indirectly. Particularly in the context of higher education as public goods should be served not only to carry out the transfer and transmission of knowledge and expertise, but also shape the personality and character of the students and the nation
PETA ILMU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sehat Sultoni Dalimunthe
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.468 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.21

Abstract

Peta Ilmu Pendidikan Agama Islam. Dalam konteks pendidikan di Indonesia, yang dimaksud dengan Pendidikan Agama Islam adalah sejumlah mata pelajaran yang terdiri dari: alQur’an, hadits, akidah, akhlak, fiqh, dan sejarah kebudayaan Islam. Rumpun studi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam itu diajarkan dan dikembangkan pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam pelaksanaan kurikulum, paradigma ilmu yang empirik lebih dominan dalam pendidikan dan pengajaran terhadap peserta didik. Paradigma filsafat yang abstak logis dan mistik yang abstrak supralogis tidak terlalu dominan dalam pendidikan dan pengajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah, mengingat tingkat perkembangan dan daya analisis peserta didik belum begitu matang.Kata Kunci: Peta Ilmu, Pendidikan Agama Islam, Rumpun Studi, Kurikulum
PENERAPAN PENJAMINAN MUTU DI PERGURUAN TINGGI DENGAN PENDEKATAN TOTAL QUALITY SERVICE Nur Hayati
JURNAL TARBIYAH Vol 21, No 2 (2014)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.815 KB) | DOI: 10.30829/tar.v21i2.20

Abstract

Perbaikan mutu merupakan salah satu komitmen pemerintah di sektor pendidikan yang dituangkan dalam berbagai dokumen pemerintah seperti GBHN, Repelita, Propenas, dan Renstra. Sistem akreditasi program studi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan sistim pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat Jenederal (Itjen), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang memfokuskan pada pengawasan fungsional, terasa kurang tepat untuk dijadikan jaminan bahwa perguruan tinggi sudah memberikan pendidikan yang bermutu bagi mahasiswanya. Pengaruh globalisasi tidak dapat mencegah timbulnya orientasi internasional pada perguruan tinggi sehingga cepat atau lambat kebutuhan akan mekanisme yang komprehensif mengenai quality assurance harus dipenuhi. Hal-hal tersebut dapat dipandang sebagai faktor pendorong yang kuat bagi perlunya mekanisme atau sistim yang efektif dan transparan untuk menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu. Makalah ini mengusulkan sebuah paradigma baru untuk jaminan kualitas di Perguruan Tinggi, yaitu Total Quality Service (TQS).Kata Kunci: Quality Assurance; Perguruan Tinggi, Total Quality Management (TQM), Total Quality Service (TQS)

Page 1 of 1 | Total Record : 10