cover
Contact Name
Nuristiqamah Awaliyahputri B
Contact Email
jurnaltazkiya@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltazkiya@uinsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan (Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate, 20731)
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20864191     EISSN : 28073959     DOI : 10.30829
Core Subject : Religion, Education,
Focuses on providing opportunities for researchers in the field of education, especially the results of research and research that are relevant to Islamic Education to be published. As for the scope of Islamic Education that is meant is: Islamic Education Islamic Education Management History of Islamic Education Islamic Education Curriculum Islamic Education Institutions Islamic Educational Psychology Character Education in Islam Learning Process Etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 148 Documents
ADAB MURID KEPADA GURU PERSPEKTIF AL-GHAZALI STUDI KITAB MINHAJUL MUTA’ALIM Abdurohman, Abdurohman
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 2 (2023): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v12i2.2735

Abstract

Tujuan penelitian  ini; pertama, Untuk Mengetahui Bagaimanakah Konsep Adab didalam Islam. Kedua, Untuk Mengetahui Bagaimanakah Konsep Murid didalam Filsafat Pendidikan Islam. Ketiga, Untuk Mengetahui Bagaimanakah Adab Murid Kepada Guru Perspektif Imam Al-Ghazali. Metode Penelitian yang digunakan adalah library research dan menggunakan analisis dokumen sebagai pijakan dalam melakukan penelitian. Data-data yang telah terkumpul kemudian dianalisis lebih lanjut dengan mengacu kepada Triangulasi Teori dan Triangulasi Data. Hasil penelitian ini berisi adab sebagai nilai-nilai yang bersumber dari pemenuhan terhadap syariat dengan bentuk yang lebih luwes murid di dalam pendidikan Islam menjadi sebuah raw material  yang menerima berbagai informasi dari unsur external tanpa filter, adab murid kepada guru meliputi tiga point yang diekstraksi dari kitab Minhajul Muta’alim: pertama, tazkiyatun nafs, murid tidak menentukan bahan ajar, murid lebih mengutamakan guru dibanding orang tua di dalam proses pendidikan. Sehingga penelitian diharapkan mampu memberi gambaran baru tentang pandangan al-Ghazali.
MENGENAL DIRI LEWAT PENDIDIKAN ISLAM Ridwan, Ahmad; Jannah, Fathul; Warda, Yulia
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 2 (2023): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v12i2.3205

Abstract

Penelitian ini menjelaskan peran penting pendidikan Islam dalam membentuk pemahaman diri individu dan identitas Muslim. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan individu Muslim yang telah mengikuti pendidikan Islam. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendidikan Islam memberikan landasan moral yang kuat dalam kehidupan individu, dengan nilai-nilai seperti keadilan, kasih sayang, dan kerendahan hati menjadi inti ajaran agama. Selain itu, pendidikan Islam memengaruhi dimensi spiritual individu, menguatkan hubungan dengan Tuhan, mempromosikan kesadaran sosial, dan membentuk identitas Muslim yang kuat. Responden merasa bahwa pendidikan Islam tidak hanya membentuk karakter pribadi mereka, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat yang adil dan harmonis. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan Islam dalam membentuk individu yang beretika, peduli terhadap masyarakat, dan memiliki identitas yang kuat dalam konteks budaya dan agama Islam.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PRESENTASI DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP MUSDA PERBAUNGAN Hijra Utami, muharima; Nirmalasari, Susanti; Irwansyah, Irwansyah
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 2 (2024): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.4738

Abstract

                                                    ABSTRAK  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi: 1. Pemanfaatan Teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan. 2. Respons siswa terhadap penggunaan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan. 3. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan.. Jenis penelitian ini adalah kulitatif. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1. Pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan.memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Guru memanfaatkan teknologi presentasi seperti PowerPoint untuk menyajikan materi dengan cara yang lebih menarik dan interaktif, terutama dalam menyampaikan materi yang membutuhkan visualisasi seperti kisah-kisah dalam sejarah Islam dan konsep-konsep ibadah. 2. Respons siswa terhadap penggunaan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan menunjukkan bahwa teknologi ini memiliki dampak positif terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa. Teknologi presentasi berhasil membuat materi ajar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. 3. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan yaitu dukungan infrastruktur, kesiapan guru, dan motivasi siswa adalah faktor kunci yang mendukung implementasi teknologi. Sedangkan faktor yang menghambat misalnya masalah teknis, keterampilan guru, distraksi siswa, dan integrasi dengan kurikulum 
KONTRIBUSI FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN ISLAM MENURUT SYED NAQUIB AL-ATTAS Lidia, Fika Sofiatul; Sopingi, Imam
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 2 (2024): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.4114

Abstract

Penelitian ini membahas kontribusi filsafat ilmu menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam pengembangan metodologi penelitian pendidikan Islam. Tujuan utamanya adalah menjembatani kesenjangan antara idealisme teori pendidikan Islam dan realitas implementasi di lapangan melalui pendekatan integratif berbasis adab. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menganalisis konsep-konsep kunci seperti Islamisasi ilmu, epistemologi tauhid, dan kritik terhadap sekularisme ilmu pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metodologi berbasis filsafat Al-Attas dapat memperkaya pendekatan ilmiah dengan mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Kontribusi utama penelitian ini adalah menawarkan kerangka konseptual baru yang relevan untuk pendidikan Islam, meskipun terbatas pada studi pustaka dan membutuhkan validasi lebih lanjut secara empiris.  
PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN SENI TK BELLA DI DESA ULU GAJAH Mancar, Mancar; Pasaribu, Ermis; Marito, Sendi; Khairunnisa, Fadillah; Habibah, Resti
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 2 (2024): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.4795

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan seni di TK Bella Desa Ulu Gajah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 3 guru, 4 siswa, dan 3 orang tua sebagai informan. Objek penelitian ini adalah pengembangan kreativitas siswa melalui kegiatan seni. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kreativitas anak melalui kegiatan seni seperti melukis, menari, bernyanyi, dan kerajinan tangan berjalan efektif meskipun sarana terbatas. Guru memanfaatkan bahan lokal dan memberikan kebebasan berekspresi, sehingga anak-anak menunjukkan peningkatan kreativitas, rasa percaya diri, keberanian, serta keterampilan sosial-emosional. Dukungan orang tua dan penggunaan media kontekstual semakin memperkuat efektivitas pembelajaran seni. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa kegiatan seni merupakan sarana penting dalam pendidikan anak usia dini untuk menumbuhkan kreativitas dan kemampuan kognitif, sosial, serta emosional secara holistik.Kata kunci: Kreativitas Siswa, Kegiatan Seni 
STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA SD NEGERI 0205 BINANGA DESA SIBORIS DOLOK Hayati, Nur; Sari, Nur Ilma; Yenisa, Yenisa; Syawalina, Nur; Hayani, Nur; Arjuna, Siti
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 2 (2024): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.4794

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di SD NEGERI 0205 BINANGA Desa Siboris Dolok. Latar belakang penelitian ini adalah adanya keragaman kemampuan, minat, dan gaya belajar siswa yang menimbulkan kesenjangan hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 8 informan yang terdiri atas kepala sekolah, 4 guru kelas, dan 3 siswa kelas IV, V, dan VI. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan diferensiasi pada konten, proses, dan produk pembelajaran, misalnya melalui variasi materi, penggunaan media konkret, dan tugas bertingkat yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Strategi ini terbukti membantu meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa, meskipun masih terdapat kendala pada keterbatasan sarana dan pemahaman guru yang belum merata.Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi, kesulitan belajar
Batas pemberian uang japuik dalam pernikahan adat Minangkabau menurut tokoh muhammadiyah dan nahdlatul ulama (Studi kasus pada masyarakat medan denai, kota Medan) Salwa Nakita, Delvi; Hayati, Amal; Lubis, Zulpahmi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.5276

Abstract

Abstract This study examines the limits of uang japuik in Minangkabau marriage traditions from the perspectives of Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama, focusing on a case study of the Medan Denai community, Medan City. The tradition of uang japuik in Minangkabau marriages, particularly among the Pariaman community, remains widely practiced to this day, including in Medan Denai District. Uang japuik is understood as a form of appreciation given by the bride’s family to the groom. However, in practice, this tradition often gives rise to problems, especially regarding the amount of uang japuik, which may impose a financial burden on one of the parties. This research is a field study employing a comparative normative-empirical approach. Data analysis was conducted using both deductive and inductive methods by examining the views of Islamic scholars and religious organizations and contextualizing them with social practices, as well as by analyzing empirical phenomena in the field in relation to normative foundations. Data were collected through interviews with religious leaders, customary leaders, and members of the Minangkabau community in Medan Denai.The findings indicate that Muhammadiyah emphasizes the importance of reasonable limits in the provision of uang japuik to avoid burdening the bride’s family and to ensure compliance with Islamic legal principles. In contrast, Nahdlatul Ulama adopts a more flexible stance, viewing uang japuik as part of ‘urf (local custom) that is permissible as long as it is based on mutual deliberation and agreement, without stipulating a fixed nominal limit. 
STRATEGI GURU AL QUR'AN HADIS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QURAN SISWA DI MTS AL MUKHTARIYAH SUNGAI DUA KECAMATAN PORTIBI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Dasopang, Mhd Akhirul Aman; Sinaga, Ali Imran; Siregar, Nasrun Salim
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 2 (2024): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.5293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis di MTs Al Mukhtariyah Sungai Dua, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara. Permasalahan utama yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan sebagian siswa dalam membaca dan menulis Al-Qur’an secara baik dan benar, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini juga berupaya mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam penerapan strategi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru Al-Qur’an Hadis dan kepala madrasah, observasi langsung pada kegiatan pembelajaran di kelas, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan beberapa strategi dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an siswa, yaitu strategi talaqqi dan musyafahah (membaca langsung di hadapan guru), pembiasaan menulis ayat Al-Qur’an, penerapan metode Iqra’ dan tilawah, serta pemberian motivasi dan evaluasi berkelanjutan. Faktor pendukung penerapan strategi tersebut adalah dukungan penuh dari pihak madrasah, ketersediaan waktu khusus untuk program baca tulis Al-Qur’an, serta semangat sebagian besar siswa dalam belajar. Adapun faktor penghambatnya adalah perbedaan kemampuan dasar siswa dalam membaca Al-Qur’an, kurangnya fasilitas pendukung seperti buku khusus BTQ, serta keterbatasan waktu belajar di luar jam pelajaran utama. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar guru terus mengembangkan variasi strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif, pihak madrasah menyediakan sarana pendukung seperti modul BTQ dan program tambahan di luar jam pelajaran, serta orang tua lebih aktif mendampingi anak dalam melatih kemampuan baca tulis Al-Qur’an di rumah.  
ANALISIS PEDAGOGI KRITIS PAULO FREIRE DI SEKOLAH FORMAL Sofiana, Rizqi; Khasri, Jannatan Maulana; Maharani, Dina Zahra
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 1 (2025): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.5366

Abstract

This research aims to analyze and explore the implementation of Paulo Freire's critical pedagogy within the context of formal schooling, which is currently dominated by the "Banking Education" phenomenon. Amidst the gap between the idealism of education as a process of humanization and the reality of schools as tools of domestication, this article examines how Freirean concepts can be integrated to overcome rigid educational standardization. The method employed in this study is descriptive qualitative with a library research approach. The findings indicate that the implementation of the "Problem-Posing Education" method and the cultivation of conscientization (critical consciousness) are key to transforming students' roles from passive objects into active subjects. Despite the challenges of curriculum standardization, the praxis of critical pedagogy can be realized if teachers position themselves as transformative intellectuals. The study concludes that transforming formal schools into "humanity laboratories" requires the courage to implement dialogue and dismantle the barriers between the classroom and social reality. Consequently, education can guide students to not only be proficient in "reading the word" but also critical in "reading the world.
DIGITALISASI DAKWAH: STRATEGI KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN LIRBOYO DALAM MENANAMKAN NILAI MODERASI DI MEDIA SOSIAL Hartono, Yudi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14, No 1 (2025): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.5357

Abstract

This study examines the digital da'wah communication strategy of Lirboyo Islamic Boarding School in instilling the values of religious moderation through social media. By utilizing various digital platforms such as Instagram, YouTube, TikTok, and Facebook, this Islamic boarding school has successfully bridged traditional Islamic values with the communication needs of today's generation. The focus of the study covers three main aspects: (1) the form and pattern of digital da'wah, (2) moderate da'wah communication strategies, and (3) the values of religious moderation instilled through digital content. The results of the study show that Lirboyo Islamic Boarding School consistently applies the principles of tawassuth, tasamuh, tawazun, and i'tidal in every digital da'wah content produced, while remaining based on yellow books and the opinions of authorized scholars..