cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Agrotech
Published by Universitas Alkhairaat
ISSN : 1858134X     EISSN : 26217236     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrotech merupakan media informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis dari bidang ilmu agronomi, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu benih, pemuliaan tanaman, agribisnis pertanian dan ekofisiologi yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Jurnal Agrotech terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan juni dan desember.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF DAN KOMPETITIF MANGGIS INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Ninda Rezeki; Purnomo, Sulistyo Sidik; Ekalia Yusiana
Jurnal Agrotech Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.177

Abstract

Manggis merupakan buah tropis yang banyak ditemukan di Indonesia. Manggis memiliki gelar sebagai primadona ekspor Indonesia karena Manggis menempati top ekspor unggulan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif manggis Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, International Trade Center. Sampel yang digunakan atau diambil bukan berdasarkan strata, random (acak), atau daerah, akan tetapi didasarkan pada tujuan tertentu. Teknik analisis yang digunakan adalah Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Export Product Dynamics (EPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai RCA negara Thailand, India, dan China (>1) sehingga bisa dinyatakan bahwa negara tersebut memiliki keunggulan komparatif. Hasil analisis EPD menunjukkan bahwa negara China, Malaysia, dan Hong Kong merupakan tujuan utama ekspor manggis Indonesia yang potensial.
PENGARUH KOMBINASI POLA PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) VARIETAS BIOGUMA Shiva, Shiva Farhah Ilhami P.F; Darso Sugiono; Subardja, Vera Oktavia
Jurnal Agrotech Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.178

Abstract

Sorgum merupakan tanaman serealia yang dapat tumbuh pada berbagai keadaan lingkungan sehingga potensial dikembangkan, khususnya pada lahan marginal beriklim kering di Indonesia. Untuk meningkatkan hasil produktivitas sorgum, disamping penggunaan varietas unggul juga dapat dilakukan dengan pola pemupukan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan kombinasi pola pemupukan paling baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum (Sorghum bicolor L. Moench). Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang, Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Maret 2023 - Juli 2023. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal. Perlakuan pada percobaan ini berjumlah 7 perlakuan dengan 4 kali ulangan. yang terdiri dari : A (Pupuk Hayati), B (Pupuk Hayati + NPK), C (Pupuk Organik Cair), D (Pupuk Organik Cair + NPK ), E (Pupuk Hayati + Pupuk Organik Cair), F (Pupuk Hayati + Pupuk Organik Cair + NPK), G (NPK). Hasil percobaan menunjukkan kombinasi pola pemupukan memberikan adanya pengaruh nyata pada perlakuan E (Pupuk Hayati + Pupuk Organik Cair) terhadap panjang akar sebesar 84,75 cm sementara kombinasi pola pemupukan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang malai, hasil bobot per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot 100 biji, bobot brangkasan, dan bobot akar.
RESPON PERTUMBUHAN MISELIA G3 FP005 FAPERTA UNSIKA PADA MEDIA BIAKAN MURNI YANG BERBEDA Astri Dwi Widianingsih; Bastaman Syah; Vera Oktavia Subardja; Ani Lestari
Jurnal Agrotech Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.181

Abstract

The Indonesian region has quite high air humidity and is ideal for the growth of straw mushrooms. To obtain pure cultures of straw mushrooms, you can go through the pure culture or G0 culture stage, then from G0 sub-cultures are carried out into G1, G2, G3 and G4. This research aims to obtain the best pure culture media for the growth of G3 FP005 Faperta Unsika mycelia. The research was carried out at the Biotechnology and Plant Breeding Laboratory, Faculty of Agriculture, Singaperbangsa University, Karawang, from April to May 2023. The research method used was a single factor Completely Randomized Design (CRD) with 7 treatments and 5 replications: PDA 100% (A), Charcoal Husk 100 % (B), 100% Husk (C), 75% PDA + 25% Husk Charcoal (D), 80% PDA + 20% Husk Charcoal (E), 50% Husk Charcoal + 50% Husk Charcoal (F), and PDA 50% + Charcoal Husk 25% + Husk 25% (G). Treatments were analyzed using variance and F test at 5% level, to find out the best treatment followed by further DMRT (Duncan Multiple Range Test) at 5% level. The results of the research were that there was a real effect of using several pure cultures on the growth of G3 FP005 mycelia. PDA 75% + Charcoal Husk 25% media gave the highest diameter at 2 dai (2.24 cm), 3 dai (4.78) and 4 dai (7.19 cm), the highest growth rate was (2.52 cm), diameter regression with R2 0.898 then P value 0.052047, and growth rate regression with R2 0.68 then P value 0.410604.
PENGHAMBATAN CENDAWAN ENDOFIT ASAL RHIZOSFER TANAMAN KAKAO ANORGANIK TERHADAP PENYAKIT BUSUK BUAH (Phytophthora palmivora) Nahdhatul Hayati; Ratnawati; Arfan; Suwitra, I Ketut
Jurnal Agrotech Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat daya hambat cendawan endofit asal rhizosfer tanaman kakao anorganik terhadap penyakit busuk buah (P. palmivora). Sampel rhizosfer cendawan endofit anorganik diperoleh dari ekosistem tanaman kakao milik petani pada kedalaman 20-30 cm dengan menggunakan metode diagonal. Sampel cendawan endofit anorganik dimurnikan kemudian diseleksi. Seleksi pertama didapatkan 18 isolat, kemudian seleksi kedua didapatkan 10 isolat dan pada seleksi yang ke tiga diperoleh 4 isolat yang bepotensi. Kemudian 4 isolat diberi kode S.A.O.1, S.A.O.2, S.A.O.3, dan S.A.O.4. Setelah itu, diamati karakteristiknya dan diidentifikasi sehingga didapatkan Gliocladium sp, Aspergillus niger mf 1, Aspergillus niger mf 2, dan Trichoderma sp. Hasil seleksi 4 isolat selanjutnya diuji dual kultur dan diuji volatil dengan P. palmivora. Hasil uji dual kultur diperoleh tipe mekanismenya kompetisi ruang serta besar pengahambatannya dari tiap isolat yakni; S.A.O.1 = 64,24 %, S.A.O.2 = 60,91 %, S.A.O.3 = 63,00 %, dan S.A.O.4 = 70,85 %, serta besar penghambatan pada uji volatil dari 4 isolat yaitu; S.A.O.1 = 14,81 %, S.A.O.2 = 12,59 %, S.A.O.3 = 14,44 %, dan S.A.O.4 = 23,33 %
PERTUMBUHAN DAN HASIL TAMANAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt L.) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK MUTIARA Fadlia, Fadlia; Nur Sangadji, Muhd; Lido , Fardi T.
Jurnal Agrotech Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v14i2.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk NPK, dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini mulai dari tahap persiapan hingga panen dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Januari 2024, Bertempat Dilahan Pekarangan Warga Jalan Teluk Raya Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 taraf perlakuan yaitu tanpa perlakuan pupuk NPK, NPK 50 kgha-1, NPK 100 kgha-1, NPK 1500 kgha-1, NPK 200 kgha-1, NPK 250 kgha-1, setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali dan masing masing unit percobaan ditanam pada petak percobaan berukuran 2 x 1.5 m. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan pengamatan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol, diameter tongkol dan produksi jagung per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulai dosis NPK 100 kgha-1 berpanguruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis, yang mana Semakin tinggi pemberian dosis pupuk NPK mutiara semakin baik pula pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis.
KAJIAN PENGGGUNAAN PUPUK ORGANIK PADA PETANI TANAMAN PANGAN DI KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Sayani; Hasmari Noer; Dina Daniati
Jurnal Agrotech Vol 11 No 1 (2021)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v11i1.332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan pupuk organik pada petani tanaman pangan di Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan metode survei. Peneliti mengajukan pertanyaan kepada petani dalam bentuk kuisioner, wawancara, serta melakukan diskusi dan observasi langsung ke lapangan. Penentuan lokasi dan responden dilakukan secara sengaja (Purpossive Sampling) yaitu memilih Desa Kotapulu, Desa Kotarindau dan Desa Tulo Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden. Alasan memilih Desa Kotapulu, Desa Kotarindau dan Desa Tulo, karena wilayah ini merupakan salah satu sentra usahatani tanaman pangan di Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi tengah. Hasil penelitian menunjukkan petani tanaman pangan di Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi sudah menggunakan pupuk organik, Penggunaan pupuk organik pada petani tanaman pangan di Kecamatan Dolo sebagian besar menggunakan pupuk organik cair (79,37%). Pupuk organik digunakan sebagai pupuk utama (82, 26%) dan sisanya menggunakan pupuk kandang sebagai pupuk dasar (17,74%). Kendala penggunaan pupuk organik oleh petani di lapangan disebabkan oleh biaya yang lebih mahal dan pengelolaan yang lebih intensif.
PENGARUH APLIKASI KONSENTRASI POC KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) VARIETAS NUANSA SANGGABUANA Napitupulu, Sahala; Sugiono, Darso; Agustini, Rika Yayu
Jurnal Agrotech Vol 15 No 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v15i1.182

Abstract

Kedelai merupakan tanaman polong yang menjadi sumber protein bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Produksi kedelai di Indonesia cenderung terus menurun akibat adanya degradasi lahan, diperlukan pemberian pupuk organik cair keong mas untuk meningkatkan serapan hara dan meningkatkan produktivitas tanaman kedelai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal, terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan konsentrasi pupuk organik cair (POC) keong mas terdiri dari P0 (kontrol), P1 (200 ml/l), P2 (300 ml/l), P3 (400 ml/l), P4 (500 ml/l). Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis sidik ragam dan diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, bagan warna daun, bobot polong basah, bobot polong kering dan bobot 100 biji. Perlakuan P4 (500 ml/l) memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman (11,24-30,79 cm), jumlah daun (6,73-18,03 helai), bobot polong basah (498,80 gram), bobot polong kering (283,60 gram) dan bobot 100 biji (21,80 gram).
KERAGAMAN CENDAWAN ENDOFIT ASAL RIZOSFER TANAMAN KAKAO BERBEDA KETINGGIAN DI KABUPATEN SIGI SULAWESI TENGAH Ratnawati; Arfan; Jaya, Kasman; Annisa; Rita
Jurnal Agrotech Vol 15 No 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v15i1.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi dan mengidentifikasi keragaman cendawan endofit asal rizosfer tanaman kakao berdasarkan ketinggian tempat berbeda yakni 110 dpl dan 585 dpl di Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Cendawan endofit di peroleh dari lahan tanaman kakao ketinggian tempat 110 dpl dan 585 dpl pada bagian rizosfer kedalaman 1-10 cm, dengan menggunakan diagonal sampling, sehingga ditemukan 10 titik pengambilan sampel pada masing-masing ketinggian. Isolat cendawan yang telah dipilih yang berpotensi kemudian diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil seleksi dan identifikasi isolat diperoleh 8 isolat cendawan endofit asal rizosfer tanaman kakao ketinggian 585 dpl dan untuk ketinggian 110 dpl 4 isolat cendawan endofit. 3 isolat ditemukan yang sama baik di ketinggian 585 dpl maupun 110 dpl yakni Trichoderma, Asperigillus mf 1 dan Asperigillus mf 2 dan 5 isolat berbeda yang ditemukan pada ketinggian 585 dpl yakni Gliocladium mf 1, Gliocladium mf 2, Penicillium, dan Trichoderma mf 2 dan satu isolat Unidentified, dan pada ketinggian 110dpl ditemukan satu isolat Unidentified.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH LEMBAH PALU YANG DIBERIKAN BERBAGAI KONSENTRASI MIKROB RIZOSFER Jumardin; Aris Aksarah; Idris; Winarti; Baharta, Fadilah
Jurnal Agrotech Vol 15 No 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v15i1.310

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui respon pertumbuhan dan hasil bawang merah Varietas Lembah Palu (Allium cepa L. Var. Aggregatum) melalui pemberian berbagai konsentrasi konsorsium mikrob risozfer R15. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) menggunakan satu faktor dengan dasar pengelompokan berdasarkan tinggi petakan lahan. Adapun perlakuan yang dicobakan sebagai berikut : R0 = Kontrol (Tanpa pemberian mikrob), R1 = 10 ml / Tanaman, R2 = 15 ml / Tanaman, R3 = 20 ml / Tanaman, R4 = 25 ml / Tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Perlakuan berbagai konsentrasi mikrob rizosfer R15 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah Varietas Lembah Palu dan Perlakuan mikrob rizosfer R15 dengan konsentrasi 20 ml/liter air memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman 42 HST (16.98 cm), jumlah daun 42 HST (24.65 helai), jumlah anakan 42 HST (8.58 anakan), bobot umbi per rumpun (11.85 g/rumpun) dan bobot umbi per hektar (3.63 ton/ha).
UJI PROPORSI POPULASI TANAMAN PADA TUMPANGSARI KUBIS BUNGA (Brassica oleracea L var. PM 126) DAN KACANG TANAH (Archis hypogaea var. Kancil) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL Pasha Rizki Faturrahman, Pasha; Supriadi, Devie Rienzani; Sugiono, Darso
Jurnal Agrotech Vol 15 No 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intercropping is a cropping pattern involving more than one crop grown simultaneously on the same area of land during a certain planting period. The proportion of plants is a composition of the number of plants on one land area with an adjusted planting distance. This study aims to determine plant growth and the best proportion of the number of plants based on the value of intercropping evaluation parameters in flower cabbage (Brassica oleracea L var. PM 126) and peanut (Arachis hypogaea var. Kancil). The research was conducted at the Experimental Field, Telukjambe Village, East Telukjambe Sub-district, Karawang Regency starting in January 2023 until April 2023. The research used an experimental method of single-factor Randomised Group Design (RAK) environmental design, with 5 replications, K1 = 100% flower cabbage (control), K2 = 25% flower cabbage and 75% peanut, K3 = 50% flower cabbage and 50% peanut, K4 = 75% flower cabbage and 25% peanut, K5 = 100% peanut (control). Data were statistically analysed with the F table test at 5% and the Least Significant Difference (BNT) test at the 5% level. The best proportion is treatment K4 = 75% flower cabbage and 25% peanuts by producing a Land Equivalency Value (NKL) of 1.13.

Page 11 of 17 | Total Record : 168