cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Budaya Pengucapan Salam Ketika Bertemu dengan Guru Terhadap Kesantunan Berkomunikasi pada Siswa di MI Roudlotus Salafiyah Kunti Azizatul Malikah; Agus Purwowidodo
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 3 (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i3.3578

Abstract

Budaya merupakan totalitas warisan yang di alih turunkan dari generasi ke generasi berikutnya dalam mengatur pola perilaku dan tindakan yang harus dipertahankan. Budaya salam pada siswa di MI Raudlotus salafiyah merupakan sebuah bentuk pengajaran kesantunan dalam berkomunikasi, bukan hanya sekedar kepada guru saja akan tetapi diharapkan pula pada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang budaya salam yang diterapkan pada siswa MI Raudlotus salafiyah dalam membangun kesantunan berkomunikasi. Penelitian ini berpendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Adapun untuk Penggalian datanya dilakukan dengan observasi dan interview. Penelitian ini menemukan peserta didik di MI Roudlotus Salafiyah ini dibudayakan untuk selalu mengucapkan salam kepada guru mereka ketika bertemu, baik itu dalam lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Budaya salam ini tentunya juga mempengaruhi kesantunan dalam berkomunikasi, peserta didik terbiasa mengucap salam setiap bertemu dengan guru mereka, yang mana dapat diartikan bahwa mereka juga telah belajar sopan santun dalam berkomunikasi dengan gurunya.
Internalisasi Pemahaman Fikih dalam Pengamalan Ibadah Siswa Kelas V di SD Islam Hidayatullah Martapura Siti Makiah; Mailita Mailita
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3073

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang bahwa pemahaman fikih dalam pengamalan ibadah siswa di SD Islam Hidayatullah Martapura belum berjalan dengan optimal dikarenakan masih banyak siswa yang belum hafal bacaan – bacaan sholat secara baik dan benar, kemudian ada beberapa dari siswa yang masih malas dalam pelaksanaan ibadahnya. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin mengetahui bagaimana proses internalisasi yang guru lakukan kepada siswa. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah field research (penelitian lapangan) yang bersifat studi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah satu orang guru mata pelajaran fikih dan siswa kelas 5 yang ada di SD Islam Hidayatullah Martapura. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah internalisasi pemahaman fikih dalam pengamalan ibadah siswa di SD Islam Hidayatullah Martapura beserta faktor-faktor yang mendukung dan menghambatnya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru fikih, siswa serta dokumentasi terkait hal-hal yang berhubungan dengan penelitian.  Hasilnya adalah internalisasi pemahaman fikih dalam pengamalan ibadah siswa di SD Islam Hidayatullah Martapura berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari proses internalisasi yang guru lakukan kepada siswa melalui transfor nilai, transaksi nilai dan transinternalisasi nilai. Hanya saja ada beberapa faktor yang mendukung dan menghambar proses internalisasi tersebut yang diantaranya ialah faktor guru, siswa, fasilitas serta lingkungan keluarga.
Peran Guru Agama dalam Penanaman Nilai-Nilai Multikultural di Sekolah Dasar Suharsono, Suharsono
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.3160

Abstract

Pendekatan multikultural dalam pendidikan Islam bertujuan untuk mengeksplorasi dan menghargai perbedaan, serta mempromosikan pemahaman, toleransi, dan kerja sama antar umat beragama dalam konteks sosial melalui peran guru Agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview serta dokumentasi. Teknik analisis data merujuk pada teori Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, display data dan melakukan penarikan kesimpulan, Teknik pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan Teknik triangulas, member check, perpanjangan keikutsertaan, diskusi dengan teman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep yang dikembangkan melalui kegiatan di dalam kelas tersusun dalam RPP yang di dalamnya terdapat nilai toleransi dan saling menghormati, untuk kegiatan pembelajaran diluar kelas terkonsep dalam rapat mingguan, rapat bulanan dan tahunan. Proses pelaksanaan kegiatan di dalam kelas dengan metode ceramah dan tanya jawab, kegiatan diluar kelas melalui upacara bendera dan rutinitas keagamaan. Hasil penanaman nilai-nilai multikultural melalui kegiatan di dalam kelas adalah toleransi yang tercermin dalam sikap menghormati dan menghargai perbedaan keyakinan, persamaan hak dalam berbagai kegiatan di dalam kelas, melalui kegiatan diluar kelas kerukunan antar siswa muslim dan nasrani, saling bekerja sama dalam berbagai kegiatan, pembentukan identitas agama yang kuat.
Pola Pengembangan Karir Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidikan pada Madrasah Ibtidaiyah Sholikin, Sholikin; Zumrotun, Erna; Sabarudin, Sabarudin; Nisak, Ismatun
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.2767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengembangan karir Sumber Daya Manusia (SDM) pada satuan Pendidikan. Penting bagi personel dalam sebuah lembaga untuk mengembangkan karir sesuai dengan jabatan yang mereka emban, agar mampu bersaing dengan institusi lainnya, serta keberlangsungan lembaga tersebut dapat dipertahankan eksistensinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian field studi (studi lapangan) sedangkan metode yang digunakan adalah studi kasus. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah pola pengembangan karir yang diterapkan oleh pimpinan pada Madrasah Ibtidaiyah (MI). Data tentang pengembangan karir pada lembaga tersebut dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini dengan cara triangulasi, yang tahapannya meliputi pengumpulan, pengkodean, pemadatan, display data, dan terakhir adalah menyimpulkan. Hasil dari penelitian ini mendeskripsikan tentang pola pengembangan karir pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda 02 Ngasem Batealit Jepara. Usaha dalam pengembangan karir SDM melalui tahapan analisis kebutuhan pada lembaga, penempatan Sumber Daya Manusia (SDM), pengembangan karir Sumber Daya Manusia (SDM), dan evaluasi. Pengembangan karir sangat dibutuhkan demi meningkatkan kompetensi personel  agar mampu menjalankan tugas sesuai dengan job deskripsi untuk mencapai tujuan.
Pengembangan Media Ekoliterasi Makanan Sehat dan Bergizi Berbasis Teknologi pada Siswa Sekolah Dasar Wira Sakti Sutiana; Rana Gustian Nugraha; Aah Ahmad Syahid
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3513

Abstract

Kesadaran akan ekoliterasi pangan berkelanjutan merupakan hal yang cukup krusial yang perlu dikenalkan mulai sejak dini.  Pendidikan ekoliterasi merupakan salah satu faktor yang berperan untuk menanamkan kesadaran akan pemilihan makanan sehat dan bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi berupa e-book. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE. Tahap desain menghasilkan e-book dengan menggunakan aplikasi Canva, disertai dengan materi tentang makanan sehat dan bergizi, gambar, video, dan permainan. Pengembangan produk dilakukan dengan impor e-book ke Heyzine Flipbook, diikuti dengan validasi oleh ahli materi dan media. Implementasi dilakukan melalui uji coba kelompok kecil sebanyak 10 siswa kelas IV dan uji coba kelompok besar sebanyak 31 siswa kelas V dan VI, dengan hasil yang menunjukkan kualitas media yang sangat baik. Evaluasi mengonfirmasi kevalidan dan kelayakan e-book sebagai media belajar yang cocok untuk digunakan di sekolah dasar dengan tingkat persetujuan materi mencapai 87,5%, dan penilaian ahli media mencapai 91%. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran ekoliterasi yang efektif dan menarik bagi siswa SD.
Penerapan Metode Tajdied pada Pembelajaran Membaca Al-Qur’an dalam Membentuk Siswa Berprestasi di Sekolah Dasar Ragil Mayangsari; Nur Maslikhatun Nisak
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode Tajdied dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran dan prestasi siswa-siswi di SD Muhammadiyah 1 Krian. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan field research, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari siswa kelas 4, Utadzah BTQ, dan Kepala Koordinator BTQ. Analisis data mengikuti metode Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tajdied telah terbukti sebagai pendekatan yang efektif dalam pembelajaran membaca Al-Quran dan mampu membentuk siswa-siswi yang berprestasi. Dengan mengintegrasikan aspek-aspek tajdied seperti tajwid dan tartil, metode ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran secara teknis, tetapi juga mempermudah pembelajaran membaca. Pembelajaran ini tidak hanya dapat menciptakan pembaca yang fasih, tetapi juga memupuk rasa kecintaan dan kekhusyukan terhadap Al-Quran.  Dengan demikian, penerapan metode Tajdied dapat dianggap sebagai langkah produktif dalam mencetak generasi yang tidak hanya mahir dalam bacaan Al-Quran, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam dan berprestasi dalam mengamalkan ajaran Islam.
Signifikansi dan Keuntungan Bimbingan Konseling Untuk Murid Madrasah Ibtidaiyah Kardina, Nina; Hartini, Hartini; Rizal, Syamsul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.3023

Abstract

Pendidikan karakter yang baik sebaiknya dimulai sejak dini, mengingat terdapat banyak insiden yang melibatkan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) saat ini, seperti kecanduan bermain game yang menyebabkan pengabaian terhadap kewajiban seperti sholat, makan, bahkan tidur, hanya karena terpaku pada gadget atau handphone. Tambahan lagi, dengan terdapat kasus bullying di kalangan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI). Semua permasalahan ini perlu diatasi atau dihindari sejak usia dini, mengingat siswa adalah generasi penerus bangsa. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah menerapkan bimbingan dan konseling di lingkungan sekolah. Bimbingan dan konseling dapat dilakukan secara individu maupun klasikal. Pendekatan ini bertujuan agar siswa mampu mengembangkan perilaku yang positif dan menghindari perilaku yang tidak diinginkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan mengumpulkan berbagai sumber data dari penelitian-penelitian sebelumnya, dan menggunakan analisis data interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami signifikansi dan manfaat apa saja yang dapat diperoleh dengan penerapan bimbingan dan konseling di Madrasah Ibtidaiyah.
Pembentukan Karakter Religius Melalui Living Hadist Penerapan 9 Sunnah Rasulullah di SD Muhammadiyah 8 Banjarmasin Zahratu Syifa; Muhammad Iqbal Ansari; Sari Kumala
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 3 (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i3.3980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Living Hadist penerapan 9 Sunnah Rasulullah dalam membentuk karakter religius di SD Muhammadiyah 8 Banjarmasin serta faktor pendukung dan penghambat penerapan Living Hadist 9 Sunnah Rasulullah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber untuk memperoleh keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh cara guru dalam menerapkan Living Hadist ini yakni dengan lisan dan tertulis seperti keteladan, teguran, pengkondisian sekolah, dan kegiatan rutin. Adapun 9 Sunnah Rasullullah tersebut adalah i’tikaf, membaca Al-Qur’an setiap hari, shalat dzuhur dan ashar berjamaah, zikir sesudah shalat, shalat sunnah dhuha, puasa sunnah senin dan kamis, Program Shalat Shubuh berjamaah setiap hari minggu, memanah, dan berkuda. Dari 9 kegiatan sunnah yang diterapkan ada 2 aspek religius yang diterapkan yakni keyakinan dan pengetahuan. Faktor pendukung penerapan 9 Sunnaah Rasulullah di SD Muhammadiyah 8 Banjarmasin adalah tersedianya fasilitas serta dukungan orang tua dan guru. Adapun faktor penghambatnya adalah masalah waktu dan pembiayaan.
Integrasi Kurikulum Pesantren dan Madrasah dalam Meningkatkan Karakter Santri (Studi Kasus di Pondok Pesantren Azzahro) Aspiyah, Aspiyah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.2948

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui integrasi kurikulum pesantren dalam meningkatkan karakter santri di Pondok Pesantren Azzahro’. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, berdasarkan pembahasannya termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisa data dilakukan mulai dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah Integrasi Kurikulum yang dilaksanakan pondok pesantren dan madrasah di Pondok Pesantren Azzahro’adalah sebagai berikut: 1) Integrasi materi pondok berupa mata pelajaran nahwu Sobah ke dalam materi madrasah.  2) Penerapan dalam penggunaan bahasa Asing (Arab dan Inggris) dalam aktifitas keseharian.  3) Program wajib Belajar 6 tahun dan 4 tahun. 4) Integrasi materi pondok pesantren yaitu kitab klasik/kuning ke dalam jadwal mata pelajaran Madrasah. 5) Penerapan bahasa pengantar dalam pembelajaran di kelas dengan bahasa Asing.   Integrasi kurikulum pesantren dalam pembentukan karakter santri dilakukan dengan: 1) Kebijakan desain integrasi kurikulum pesantren dan madrasah dalam membentuk karakter siswa. 2) Pola-pola desain integrasi kurikulum dalam membentuk karakter siswa, 3) Memberikan fasilitas lingkungan pendidikan pesantren yang memudahkan pelaksanaan integrasi kurikulum, 4) Menyamakan persepsi dalam membimbing karakter siswa, 5) Memberikan program dan kegiatan yang mengarahkan siswa untuk membiasakan nilai-nilai karakter dalam keseharian.
Problematika Evaluasi Kurikulum PAI di Madrasah Ibtidaiyah Mirli Widiya Wati
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 3 (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i3.3750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan memaparkan secara tuntas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan problematika evaluasi kurikulum PAI  di Madrasah Ibtidaiyah.  Adapun untuk metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode studi kepustakaan ((library research) dengan penyajian data secara objektif dan sistematis melalui teknik analisis diskriptif kualitatif. Untuk hasil penelitian dijelaskan bahwa sangat banyak sekali problematika dalam mengevalusi kurikulum PAI di Madrasah Ibtidaiyah yang mencakup masalah yang berkaitan dengan penerapan evaluasi kurikulum yaitu meliputi dasar  teori yang digunakan dalam evaluasi kurikulum lemah, intervensi pendidikan yang dilakukan tidak memungkinkan dilakukan blinded (seimbang), kesulitan dalam melakukan randomisasi, kesulitan dalam menstandarkan intervensi yang dilakukan atau kesulitan dalam menseragamkan intervensi, masalah etika penilaian, kesulitan dalam mencari alat ukur, dan penggunaan perspektif kurikulum yang berbeda sebagai pembanding. Dan juga masalah yang berkaitan dengan komponen kurikulum yaitu meliputi komponen tujuan, komponen isi/materi, komponen strategi, dan komponen evaluasi. Selain itu, penelitian ini juga memaparkan mengenai solusi yang dapat diambil dari problematika kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah diantaranya yaitu  paham akan teori yang diterapkan pada saat melakukan evaluasi kurikulum, memahami dan mengamalkan etika penelitian, menyusun kembali komponen tujuan dan materi kurikulum PAI di Madrasah Ibtidaiyah yang berlandasan nilai-nilai pendidikan Islam, pendidik harus memiliki kreativitas dalam penggunaan berbagai metode dan media pembelajaran yang bervariasi, menambah jumlah guru profesional, dan mengembangkan sistem evaluasi pembelajaran.