cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Sistem Penyelenggaraan Pendidikan Islam pada Era Reformasi: di Sekolah Umum, Madrasah, Pondok Pesantren dan Majlis Taklim Noor Liyana Selvia
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3465

Abstract

Penelitian ini menggali sistem penyelenggaraan pendidikan Islam pada era Reformasi di Indonesia, fokusnya meliputi sekolah umum, madrasah, pondok pesantren, dan majlis taklim. Pendekatan studi kepustakaan digunakan untuk mengidentifikasi sumber data relevan, termasuk artikel, buku, jurnal, dan dokumen terkait pendidikan Islam pasca-Reformasi. Data dianalisis dengan metode studi kepustakaan untuk memahami perubahan sistem pendidikan Islam dan tantangan yang dihadapi. Hasilnya menunjukkan dampak positif Reformasi, termasuk integrasi dengan sistem pendidikan nasional, otonomi lembaga pendidikan, diversifikasi kurikulum, dan responsivitas terhadap tantangan zaman. Keberhasilan ini tercermin dalam peningkatan kualitas pendidikan, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, dan pemberdayaan sosial melalui lembaga pendidikan Islam. Pemerintah juga telah menerapkan berbagai kebijakan untuk memastikan pengakuan dan integrasi pendidikan agama Islam dalam sistem pendidikan nasional, termasuk Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan penggabungan sistem sekolah umum dengan ciri khas keagamaan. Strategi masa depan melibatkan dimensi sosial politik, kultural, dan sosio-kultural. Pentingnya formalisasi nilai-nilai Islam dalam kebijakan negara, pengawasan aparatur pemerintah, pengembangan kesadaran kultural, dan pembangunan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam menjadi fokus strategi-strategi ini. Dengan integrasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari dan implementasi strategi-strategi ini, diharapkan pendidikan Islam di masa depan akan memainkan peran penting dalam pembangunan umat dan negara Indonesia.
Implementasi Pembelajaran STEAM pada Kelas Rendah di Sekolah Dasar Rakhmawati, Eni; Riniati, Wa Ode; Badriyah, Badriyah; Irmawati, Irmawati
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.2930

Abstract

Pembelajaran STEAM mendorong siswa untuk berpikir kritis dan menganalisis informasi. Melalui eksperimen, proyek, dan tugas-tugas kreatif, siswa belajar untuk menyusun argumen, membuat prediksi, dan mengevaluasi hasil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi pembelajaran STEAM pada kelas rendah di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif dengan studi pustakan atau Literature Review. Tujuannya adalah untuk menganalisis perbandingan teori-teori yang ada dengan teori-teori sebelumnya dalam literatur penelitian. Literatur yang digunakan adalah literatur dari hasil penelitian atau kajian yang disajikan dalam artikel ilmiah. Berdasarkan literature review dari beberapa artikel kesimpulan pada artikel ini adalah pembelajaran STEAM di kelas rendah khususnya di sekolah dasar mmerupakan pembelajaran kontekstual, dimana anak diajak untuk memahami kejadian yang terjadi dalam ruang lingkup kehidupan sehingga anak mengeksplorasi semua kemampuan yang dimilikinya dan memunculkan karya yang berbeda dari individu maupun kelompok. Kolaborasi, Kerjasama, dan komunikasi diterapkan dalam proses pembelajaran karena STEAM dilakukan secara berkelompok untuk merangsang kemamampu bertanggung jawab dan memecahkan masalah baik personal ataupun interpersonal terhadap pembelajaran serta mampu mengkonstruk pemahaman terhadap materi yang disampaikan.
Upaya Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Materi Perkalian dan Pembagian Kelas IV SDN Bayan Swesti Melani; Yuli Widiyono; Suyoto Suyoto
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 3 (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i3.3767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui peningkatan hasil belajar, 2) mengetahui keaktifan siswa menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics Education. Realistic Mathematics Education merupakan model pembelajaran yang dalam prosesnya berbantuan benda konkret. Penelitian ini menggunakan benda konkret, benda tersebut digunakan sebagai sarana mempermudah cara menghitung siswa. Benda konkret yang digunakan oleh peneliti yaitu stik. Metode Penelitian yang digunakan peneliti yaitu penelitian tindakan kelas. Tempat penelitian ini berada di SD N Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. Subjek penelitian yang digunakan peneliti kelas IV yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Peneliti melakukan penelitian menjadi 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti pada siklus I keaktifan belajar sebesar 64% sedangkan pada siklus II yaitu 77%, jumlah ini termasuk kategori tinggi. Sedangkan untuk hasil belajar siswa pada siklus pertama mencapai 72% dan pada siklus kedua mencapai 100%, hal ini membuktikan bahwa metode RME tepat digunakan untuk siswa kelas IV. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penelitian menggunakan model RME mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa, proses belajar siswa menjadi lebih baik. Saran untuk guru dan sekolah diharapkan mampu bekerja sama untuk menindaklanjuti dan memfasilitasi guru dalam  mempelajari berbagai model pembelajaran.
Pemanfaatan Ice Breaking dalam Proses Pembelajaran Hidup Bersih di Tempat Bermain pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Parulian Siregar
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3454

Abstract

Proses pembelajaran di MI Al-Hasanah Lumban Dolok Kabupaten Mandailing Natal kurang aktif dan masih sering ditemukan beberapa siswa yang jenuh dan malas dalam mengikuti proses pembelajaran. Maka untuk mengatasi masalah tersebut guru harus melakukan berbagai hal yang dapat meningkatkan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1. Penerapan ice breaking untuk proses pembelajaran, 2. Manfaat ice breaking dalam proses pembelajaran, 3. Dan pendukung dan kendala yang ditemukan dalam menerapkan ice breaking pada pembelajaran hidup bersih di tempat bermain pada siswa kelas II MI al-Hasanah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penggunaan ice breaking untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa tentang hidup bersih di tempat bermain pada Kelas 2 MI  Al- Hasanah Lumban Dolok Kabupaten Mandailing Natal. Berdasarkan temuan dan analisis yang dilakukan, maka kesimpulan penelitian ini adalah: 1. Penerapan ice breaking di MI Al- Hasanah Lumban dolok dilakukan pada kegiatan pendahuluan, inti dan pada penutup. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah memberikan motivasi, melakukan yel-yel, tepuk tangan, Gerakan ringan dan permainan. 2. Manfaat penerapan ice breaking pada siswa kelas II MI Al-Hasanah Lumban Dolok adalah menumbuhkembangkan motivasi siswa, proses pembelajaran semakin aktif dan mencair, suasana kelas semakin hidup, siswa lebih proaktif dalam bertanya. Siswa semakin suka dengan pembelajaran dan berkurangnya ketegangan pada siswa. 3. Faktor pendukung dalam menerapkan ice breaking adalah sikap yang terbuka pada siswa, potensi siswa, dan kemauan guru. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah memberikan motivasi, melakukan yel-yel, tepuk tangan, Gerakan ringan dan permainan. Manfaat penerapan ice breaking pada siswa kelas II MI Al-Hasanah Lumban Dolok adalah menumbuhkembangkan motivasi siswa, proses pembelajaran semakin aktif dan mencair, suasana kelas semakin hidup, siswa lebih proaktif dalam bertanya. Siswa semakin suka dengan pembelajaran dan berkurangnya ketegangan pada siswa. Faktor pendukung dalam menerapkan ice breaking adalah sikap yang terbuka pada siswa, potensi siswa, dan kemauan guru. Sedangkan kendalanya adalah tata ruang kelas yang kurang baik, rasa lapar dan malas masih ada, kurangnya pemahaman guru terhadap jenis-jenis ice breaking. 
Konsep Sosiologis Kedudukan dan Peran Keluarga Serta Kedudukan dan Peran Sekolah Dasar Sebagai Landasan Pendidikan Islam Nazaratun Maulidiyah
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 3 (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i3.3752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan kedudukan dan peran keluarga dalam pembentukan landasan pendidikan Islam serta kedudukan dan peran sekolah dasar dalam penguatan pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang tergolong kedalam penelitian pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui penelaahan terhadap buku-buku dan jurnal terkait dengan sosiologi keluarga, pendidikan Islam dan peran sekolah dasar. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memiliki peran primer dalam pendidikan Islam melalui pemodelan nilai-nilai dan praktik keagamaan, sementara sekolah dasar berfungsi memperkuat dan memperluas pemahaman Islam secara sistematis. Struktur sosial di sekolah dasar Islam mencerminkan kompleksitas interaksi antara berbagai elemen. Kedudukan guru yang tinggi dalam hierarki sosial sekolah menunjukkan pentingnya peran mereka tidak hanya sebagai pendidik tetapi juga sebagai teladan moral dan spiritual. Hubungan guru-murid yang didasarkan pada konsep 'uswatun hasanah' dan 'murabbi' menggambarkan pendekatan holistik dalam pendidikan Islam. Interaksi dan sinergi antara keluarga dan sekolah terlihat cukup kuat, meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi. Rekomendasi untuk pengembangan kurikulum terpadu dan pembentukan komunitas belajar Islam menunjukkan kesadaran akan pentingnya kolaborasi antara kedua institusi ini. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan Islam, di mana keluarga dan sekolah bekerja sama untuk membentuk landasan yang kuat bagi perkembangan anak-anak muslim.
Dampak Implementasi Teknologi dalam Pembelajaran Pendidikan Dasar: Studi Kasus pada Efektivitas Penggunaan Platform Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar Encil Puspitoningrum; Ikhda Nurnoviyati; Suhartono Suhartono
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 3 (Juli 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i3.3635

Abstract

Pendidikan dasar menjadi tonggak penting dalam membentuk dasar pengetahuan dan keterampilan bagi generasi muda. Di era digital ini, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses belajar mengajar di sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak yang ditimbulkan oleh implementasi teknologi, khususnya penggunaan platform pembelajaran digital, terhadap efektivitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Metode literature review digunakan untuk merangkum temuan-temuan dari berbagai penelitian terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi teknologi dalam pendidikan dasar memberikan dampak positif yang signifikan pada proses pembelajaran. Penggunaan platform pembelajaran digital meningkatkan interaktifitas antara guru dan siswa, memperluas akses ke berbagai sumber belajar, dan meningkatkan motivasi belajar melalui pendekatan yang lebih menarik dan adaptif. Namun, ada tantangan seperti kesenjangan akses teknologi di kalangan siswa dan perlunya pelatihan bagi guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Dengan demikian, artikel ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang peran teknologi dalam pendidikan dasar dan mengidentifikasi beberapa area yang perlu perhatian lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar.
Implementasi Strategi Pembelajaran PAI Menggunakan Aplikasi Jieshuo pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tuna Netra Kelas 7 di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Kota Blitar Muhammad Walid; Fikriyyah Qothrun Nadaa
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3457

Abstract

Pembelajaran PAI di sekolah merupakan salah satu sarana penanaman dan pengembangan ilmu keagamaan Islam kepada peserta didik. Hal ini, merupakan hak semua individu. Pun bagi anak memiliki keterbatasan fisik yang dikategorikan kepada anak berkebutuhan khusus. Pembelajaran tersebut dimaksudkan memberikan kemudahan kepada ABK dalam memahami dan mendalami ilmu agama dengan model atau teknik pembelajaran yang ditawarkan oleh pendidik. Dalam hal ini, aplikasi jiesho merupakan salah satu sarana ramah netra yang dpat diakses oleh siswa tuna netra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi startegi pembelajaran PAI menggunakan aplikasi Jieshuo pada ABK tuna netra kelas 7 di dalmnya memuat: (1) mendiskripsikan manfaat utama aplikasi jiesho dalam pembelajaran PAI pada ABK tuna netra (2) mendiskripsikan ketrikatan antara aplikasi Jieshuo dengan pembelajaran PAI pada tuna netra (3) mendiskripsikan kendala utama pembelajaran PAI menggunakan aplikasi Jieshuo pada ABK tuna netra kelas 7 di SLB Negeri 1 Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Guru PAI berperan sebagai informan utama dalam penelitian. Proses analisis data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data setelah pengumpulan data selesai. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) manfaat utama palikasi Jieshuo sebagai sarana yang ramah netra dapat mengakses berbagai ilmu sebagai eewadah pengembangan intelektual siswa tuna netra(2) Keterikatan aplikasi jiesho sangat teampak melihat proses pembelajaran yang menekankan kepada pengembangan materi dn diakses langsung masing-masing siswa melalui android dengan panca indra utama pendengaran (3) Kendala utama dalam implementasi strategi pembelajaran PAI pada tuna netra ialah perlunya SDM yang terlatih sebagai pengembangan aplikasi Jieshuo yang dapat diakses oleh semua insan bukan hanya untuk ramah netra.
Analisis Model Critical Thinking pada Konten Fikih di Madrasah Ibtidaiyah Ruwaida, Hikmatu; Mauizdati, Nida
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.2883

Abstract

Mengajarkan dan melatih kemampuan berpikir kritis penting diajarkan sejak sekolah dasar karena akan ada perbedaan penguasaan peserta didik yang dilatih berpikir kritis dan yang tidak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model critical thinking pada konten fikih di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang menganalisis data-data yang bersumber dari jurnal penelitian dan buku-buku tentang critical thinking terutama langkah critical thinking yang ditulis oleh Facione dan konsep penerapannya pada anak usia sekolah dasar, kemudian menghubungkannya dengan konsep critical thinking pada buku teks fikih untuk MI. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, critical thinking pada konten fikih di MI terdiri dari 1) Pada materi zakat fitrah, jual beli, makanan dan minuman yang halal dan haram, binatang yang halal dan haram menampilkan gambar dimana siswa diminta untuk menceritakan maksud dari gambar. Konsep ini bisa disebut interpretasi mengingat indikatornya adalah siswa diharapkan dapat memahami dan mengungkapkan makna dari berbagai situasi, data, pengalaman; 2) Konten fikih pada buku fikih  MI berupaya  melatih daya analisis siswa dengan menyajikan permasalahan yang terjadi berkaitan dengan amaliah dan dampak hukumnya dengan konteks yang sederhana; 3) Berkaitan dengan keterampilan inferensi, konten yang disajikan bisa dalam bentuk dialog atau wawancara tentang topik dan situasi tertentu. Dalam konten fikih MI, terlihat penyajiannya juga diimbangi dengan cerita yang mencerminkan perbuatan tertentu untuk dianalisis hukumnya; 4) Tahap eksplanasi (penjelasan/penalaran), kemampuan ini terlihat ketika seseorang membenarkan atau menyanggah suatu alasan berdasarkan bukti, konsep, dan kriteria logis dari suatu informasi. Pada konten fikih MI, siswa akan menentukan hukum yang berlaku sampai pada penjelasan atas penentuan suatu hukum. Jadi ada penentuan kesamaan illat atau tidak terkait penentuan status perbuatan tertentu. Proses ini ditemukan pada konten fikih di kelas tinggi.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Munawir, Munawir; Auliya, Difa Rif’ah; Shufiyah, Shara Syarifatus
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 1 (Januari 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i1.2544

Abstract

Kurikulum merdeka memberi warna baru bagi dunia pendidikan di indonesia, kurikulum merdeka memiliki inovasi yang mana mementingkan minat serta bakat yang dimiliki peserta didik. Penerapan kurikulum merdeka ini menjadi sebuah konflik baru, meskipun kurikulum ini baik untuk digunakan tetapi, bagi warga sekolah butuh penyesuaian untuk menggunakan kurikulum ini. Bukan hanya diterapkan bagi mata pelajaran umum tetapi kurikulum juga diimplementasikan pada mata pelajaran agama. Pelajaran agama islam menjadi salah satu mata pelajaran yang juga boleh menggunakan kurikulum merdeka tetapi hal ini, bisa melihat dari apa yang dibutuhkan sekolah dan melihat dari karakteristik peserta didik dalam menerapkan kurikulum tersebut, Maka, dalam hal ini peneliti mengumpulkan kajian- kajian kepenulisan dari berbagai sumber ilmiah melalui buku dan jurnal terdahulu dengan kata lain peneliti menggunakan metode studi pustaka untuk memecahkan serta menganalisis penerapan kurikulum merdeka terhadap mata pelajaran agama islam. Dalam hal ini peneliti dapat memberikan kesimpulan bahwa kurikulum merdeka memiliki kelebihan serta kelemahan untuk diterapkan pada mata pelajaran agama islam.
Dinamika Implementasi Kurikulum Merdeka: Perspektif Guru Sekolah Dasar Saputri, Hera Apriliana; Bella, Sinta; Zulhijrah, Zulhijrah; Prastowo, Andi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3468

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, dengan berbagai alasan dan rasionalisasi kurikulum Indonesia terus mengalami pergantian dari periode ke periode sehingga guru kesulitan dalam beradaptasi dengan kurikulum yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika implementasi kurikulum merdeka: perspektif guru di sekolah dasar negeri samirono. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yang bersifat kualitatif. Teknik penelitian ini menggunakan pengumpulan data berupa observasi, wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya di sekolah dasar negeri Samirono, informan pada penelitian ini adalah kepala sekolah di Sekolah Dasar Negeri yang ada di Kabupaten Sleman. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka di sekolah dasar yang ada di kabupaten Sleman ini sudah sesuai dengan konsep kurikulum merdeka di mana konsep merdeka belajar ini mengutamakan pada minat bakat peserta didik, dan untuk menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme, budaya dan patriotisme,  dan juga untuk mencapai tujuan nasional pendidikan.