cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltheorems.unma@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Theorems (The Original Research of Mathematics)
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2528102X     EISSN : 25414321     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of THEOREMS (The Original Research of Mathematics) published by Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Majalengka, that contains writings from innovative and relevant research and conceptual studies related to mathematics and / or the development of mathematics learning.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
PENERAPAN MODEL PROBING-PROMPTING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Rusdian Rifa'i; Siti Aisyah
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v2i2.650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa dengan model probing-prompting learning. Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimen berdesain kelompok kontrol non-ekiuvalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 3 Pandeglang, sedangkan yang dijadikan sampel yaitu siswa kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 3 sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes koneksi matematis tipe uraian yang terdiri dari lima butir soal. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang memperoleh model probing-prompting learning.
Implementation of Graph Colouring Using Welch-Powell Algorithm to Determine Student Mentoring Schedule Ariestha Widyastuty Bustan; M Rais Salim
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1719.154 KB) | DOI: 10.31949/th.v4i1.1317

Abstract

Graph colouring using the Welch-Powell algorithm is one of the schedule preparation techniques. Especially for arranging student guidance schedules in a study program. The vertex on a graph is represented as a student who will conduct guidance, while the side that connects two vertex states if the two vertex or two students have one and/or two of the same supervisors. The results of this research indicate that the coloring of graphs using the Welch Powell algorithm can be applied to compile the guidance schedule of PGSD students at the Pacific University of Morotai.
Software Cabry Geometry Ii untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Materi Irisan Kerucut (Cabry Geometry Ii Software to Improve Critical Thinking on Construction Materials) Rika Mulyati Mustika Sari, Hanifah Nurussopiany
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.85 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1229

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu aspek dari kemampuan matematis tingkat tinggi yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Ada beberapa indikator penting dalam kemampuan berpikir kritis matematis, diantaranya adalah  fokus, reason, inference, situasion, clarity dan overview. Berdasarkan hasil observasi dan kajian masalah yang dilakukan penulis,  siswa kelas XI merasa kesulitan dalam mengaplikasikan konsep dan sketsa  irisan kerucut pada pelajaran matematika peminatan. Dengan penggunaan media software cabry geometri II menjadi alat bantu bagi siswa untuk memaknai konsep irisan kerucut, visualisasi bangun geometri, sehingga mereka dapat menyelesaikan permasalahan/soal irisan kerucut dengan tepat. Kata kunci: berpikir kritis matematis, software cabry geometri ii .ABSTRACTThis research is motivated by the low critical thinking skills of high school students. One aspect of high-level mathematical abilities that needs to be developed in mathematics learning. There are several important indicators in mathematical critical thinking skills, considerations are focus, reason, conclusion, situation, clarity and general review. Based on the results of observations and problem studies conducted by the authors, students of class XI discussed the problem in applying concepts and sketches of cone slices on specialization math lessons. By using media cabry geometry II software to be a tool for students to interpret the concept of cone slices, visualization of geometry, so that they can solve the problem of cone slices correctly.Keywords: mathematical critical thinking, cabry geometry ii software
Software Cabry Geometry II untuk Meningkatkan Berpikir Kritis pada Materi Irisan Kerucut (Cabry Geometry II Software to Improve Critical Thinking on Construction Materials) Rika Mulyati Mustika Sari, Hanifah Nurus Sopiany
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.864 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1231

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMA. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu aspek dari kemampuan matematis tingkat tinggi yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Ada beberapa indikator penting dalam kemampuan berpikir kritis matematis, diantaranya adalah  fokus, reason, inference, situasion, clarity dan overview. Berdasarkan hasil observasi dan kajian masalah yang dilakukan penulis,  siswa kelas XI merasa kesulitan dalam mengaplikasikan konsep dan sketsa  irisan kerucut pada pelajaran matematika peminatan. Dengan penggunaan media software cabry geometri II menjadi alat bantu bagi siswa untuk memaknai konsep irisan kerucut, visualisasi bangun geometri, sehingga mereka dapat menyelesaikan permasalahan/soal irisan kerucut dengan tepat. Kata kunci: berpikir kritis matematis, software cabry geometri II .ABSTRACTThis research is motivated by the low critical thinking skills of high school students. One aspect of high-level mathematical abilities that needs to be developed in mathematics learning. There are several important indicators in mathematical critical thinking skills, considerations are focus, reason, conclusion, situation, clarity and general review. Based on the results of observations and problem studies conducted by the authors, students of class XI discussed the problem in applying concepts and sketches of cone slices on specialization math lessons. By using media cabry geometry II software to be a tool for students to interpret the concept of cone slices, visualization of geometry, so that they can solve the problem of cone slices correctly.Keywords: mathematical critical thinking, cabry geometry II software
PROSES BERPIKIR PESERTA DIDIK DALAM MENJAWAB SOAL PEMECAHKAN DENGAN GAYA BELAJAR VISUAL M. Gilar Jatisunda; Erik Santoso; Siska Adi Wiguna
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.674 KB) | DOI: 10.31949/th.v4i1.1440

Abstract

Setiap peserta didik mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam mengolah sebuah informasi. Itulah yang menjadi dasar kenapa gaya belajar peserta didik perlu diketahui, karena akan mempermudah untuk menyediakan lingkungan yang mendukung dan mempermudah peserta didik menyerap informasi secara maksimal. Instrument pada penelitian adalah rubrik gaya belajar berdasarkan teori Fleming kemudian untuk kemampuan pemecahan masalah matematis didapatkan dari instrumen soal pemecahan masalah matematis berdasarkan pemecahan masalah polya. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual memiliki kemampuan proses berpikir konseptual, siswa mampu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah dan memeriksa kembali jawaban dengan baik. Kata kunci: proses berpikir, pemecahan masalah, gaya belajar visual
PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN KOOPERATIF TIPE STAD Antonius Simbolon
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.15 KB) | DOI: 10.31949/th.v4i1.1422

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian semi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII SMAS Masehi Sebiru-biru. Instrumen yang digunakan terdiri dari: tes kemampuan koneksi matematis.  Tujuan dari penelitian ini untuk menelaah: matematis siswa melalui pembelajaran kontekstual dan kooperatif tipe STAD di SMAS Masehi Sebiru-biru, (2) Interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan koneksi Matematis. Analisis data dilakukan dengan analisis multivariat (MANOVA). Hasil utama dari penelitian ini adalah secara keseluruhan siswa yang pembelajarannya dengan pembelajaran kontekstual lebih baik dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis dibandingkan siswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Sedangkan untuk melihat interaksi digunakan uji ANOVA, hasil yang diperoleh tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan koneksi matematis. Kata Kunci : Kontekstual, Koneksi Matematis, Kooperatif  tipe STAD
NEUROSAINS KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Dessy Noor Ariani, Asep Supena
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.655 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1180

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan perkembangan kognisi numeric pada manusia dari bayi hingga sekolah menengah; bagaimana peran otak dalam pembelajaran matematika; hubungan neurosains kognitif dengan pendidikan matematika; karakteristik kognitif dengan perkembangan dan kognisi atypical pada siswa; dan intervensi dalam peningkatan kognisi matematika pada siswa sekolah dasar. Adapun saran penulis untuk penelitian yang lebih lanjut adalah berupa kolaborasi antara ilmuwan dan pendidik profesional yang relevan dengan bidang pembelajaran matematika  terutama pembelajaran matematika di sekolah dasar untuk menjanjikan kemajuan lebih lanjut dalam pemahaman tidak hanya kognisi matematika, tetapi juga peningkatan kognisi matematika pada siswa sekolah dasar, dengan implikasi jangka pendek dan jangka panjang yang bermanfaat untuk generasi masa depan.Kata kunci:matematika, neurosains kognitif, sekolah dasar.
Upaya Meningkatkan Keingintahuan Matematis Siswa Menggunakan Guided Discovery Learning Setting Kolaboratif (Penelitian Tindakan Kelas Kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta) Nurkamilah, Milah
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v1i2.379

Abstract

Abstrak?Tujuan penelitian untuk meningkatkan keingintahuan (curiosity) matematis siswa kelas VIII-C tahun pelajaran 2014-2015 di SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta menggunakan metode  guided discovery learning dengan setting kolaboratif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan 2 siklus pada materi teorema Pythagoras dengan subjek penelitian siswa kelas VIII-C SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman tahun pelajaran 2014-2015 dengan jumlah siswa 32 orang. Instrumen yang digunakan yaitu angket keingintahuan matematis siswa, tes prestasi materi teorema pythagoras, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran guided discovery learning dengan setting kolaboratif. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan  metode guided discovery learning dengan setting kolaboratif dapat meningkatkan keingintahuan (curiosity) matematis siswa kelas VIII-C di SMP Muhammadiyah 3 Depok Sleman Yogyakarta tahun pelajaran 2014-2015 dalam dua siklus setelah dilakukan perbaikan pembelajaran dari siklus I ke siklus II. Peningkatan keingintahuan matematis siswa tercapai untuk kategori keingintahuan matematis siswa kategori sedang dan tinggi melalui 2 siklus. Kata kunci: Guided Discovery Learning, Keingintahuan Matematis, Setting Kolaboratif.
PENGGUNAAN MODEL PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Dudu Suhandi Saputra, Yuyu Yuliati, Fajar Pamungkas
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.364 KB) | DOI: 10.31949/th.v3i2.1173

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman matematis siswa pada pembelajaran matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sunia III, sebanyak 21 siswa terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data diantaranya tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus dengan 3 tindakan pada tiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan matematis siswa kelas IV Sekolah dasar. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai pada siklus I, nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa adalah 56,04 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah47,6% atau 10 orang siswa yang mencapai KKM dan 52,4% atau 11 orang siswa berada dibawah KKM.Pada siklus II, nilai rata-rata kelas kelas yang diperoleh siswa adalah 69,6 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah71,4%atau 15 orang siswa yang mencapai KKM dan 28,6% atau 6 orang siswa berada dibawah KKM. Pada siklus III, nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa adalah 76,5 sedangkan persentase ketuntasan belajar klaksikal (mastery learning) adalah 90,4% atau 19 orang siswa yang mencapai KKM dan 9,6% atau 2 orang siswa berada dibawah KKM.Secara umum dapat disimpulkan, bahwadalam meningkatkan pemahaman matematis siswa di kelas IV sekolah dasar dapat dengan menggunakan model RME (Realistic Mathematics Education).Kata kunci: model rme, pemahaman matematis siswa.
MENGIDENTIFIKASI BILANGAN DOMINASI LOKASI PADA GRAF BINTANG KIPAS (Identify Locating-Dominating Number in Star Fan Graph) Anuwar Kadir Abdul Gafur; Ariestha Widyastuty Bustan
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.84 KB) | DOI: 10.31949/th.v4i1.1344

Abstract

Bilangan dominasi–lokasi dari graf  merupakan kardinalitas terkecil dari himpunan  sehingga setiap dua titik   dengan , . Suatu graf  dengan memiliki  titik dan memiliki  sisi dengan orde  dan  disebut graf bintang kipas yang diperoleh dengan menempelkan satu salinan  pada masing-masing titik pendant dari  dimana  adalah graf bintang dengan  titik dan  sisi serta  adalah graf kipas dengan   titik dan  sisi.Kata kunci: bilangan dominasi-lokasi, himpunan dominasi-lokasi, graf bintang kipas

Page 7 of 22 | Total Record : 211