cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08541809     EISSN : 25496778     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Media Komunikasi Teknik Sipil (ISSN 0854-1809) published twice in a year, in July and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 26, Nomor 2 (2020)" : 15 Documents clear
Perbandingan Perkerasan kaku Pracetak dan Beton Konvensional dengan Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) Nuroji, Nuroji; Setiadji, Bagus Hario; Aktorina, Wahyu
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1165.486 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.31792

Abstract

Perkerasan kaku pada banyak ruas jalan dianggap sebagai solusi dari beban lalu lintas yang terus meningkat yang menuntut kinerja dan durabilitas konstruksi jalan yang tinggi. Akan tetapi penggunaan perkerasan kaku membutuhkan waktu pelaksanaan yang lebih lama untuk mencapai kuat tekan betonnya sampai jalan dapat dioperasikan. Beberapa industri telah mengembangkan perkerasan dari panel beton pracetak untuk mereduksi waktu pelaksanaan. Makalah ini membahas tentang perbandingan penggunaan perkerasan kaku antara beton pracetak dan beton konvensional. Dua ruas jalan yaitu Jalan Margomulyo Surabaya yang menggunakan perkerasan beton pracetak dan Jalan Semarang – Jambu yang menggunakan perkerasan beton konvensional dipilih sebagai obyek penelitian. Biaya, waktu, kemampuan layanan dan kinerja lalu lintas adalah empat variabel yang ditinjau dalam penelitian ini yang dianalisis dengan menggunakan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan mempertimbangkan 15 orang ahli yang kompeten sebagai responden. Berdasarkan analisis menunjukkan bahwa pada pekerjaan peningkatan jalan penggunaan perkerasan pracetak lebih efektif dan efisien dengan skor 58,42% sedangkan skor beton konvensional 41,58%.
Kajian Pelaksanaan Perbaikan Berkelanjutan Filosofi Kaizen pada Proyek Konstruksi di Indonesia Putri, Kartika Nur Rahma
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.454 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.23069

Abstract

Kaizen as a quality management system offers a new approach to increase productivity by improving existing production processes without investing in new tools/procedures. This study aimed to determine the application of continuous improvement in construction projects according to kaizen philosophy. The research was conducted using descriptive analysis to describe the process of continuous improvement in a construction project. Data were collected using a questionnaire method on 24 building and road projects and interviews with two contractors. This study's results indicate that the application of the kaizen principle in construction projects is still limited. The research reveals that project planning has been carried out but not entirely following field conditions, standardization of work methods already exists but not detailed, all parties in the project have been involved in the construction process, but initiatives to make improvements have not been seen because it is still focused on corrective evaluation and work completion. The challenges in implementing continuous improvement are the lack of a quality management system, lack of working time, lack of consistency in the implementation of quality, and lack of worker’s skill in carrying out work. Some improvements required to support continuous improvement are to encourage top management's role in the application of quality management systems and internalization of the kaizen principle to all workers. The involvement of all production elements in maintaining product's quality in the internal system also needs to be improved.
Kajian Kesesuaian Rumus Intensitas Hujan dan Kurva Intensitas Durasi Frekuensi (IDF) di Wilayah Kampus Universitas Brawijaya, Malang Harisuseno, Donny
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.039 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.31210

Abstract

Intensitas hujan merupakan variabel penting dalam proses transformasi hujan menjadi limpasan. Kejadian banjir tahun 2017 di lingkungan kampus Universitas Brawijaya diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dan perubahan penggunaan lahan di lingkungan internal dan eksternal kampus. Studi ini bertujuan mengkaji kinerja beberapa rumus empiris dalam mengestimasi intensitas hujan, mengetahui pengaruh variasi kala ulang terhadap nilai konstanta pada rumus empiris, serta menentukan kurva Intensitas Durasi Frekuensi (IDF) yang sesuai. Rumus empiris yang digunakan meliputi Sherman, Talbot, dan Ishiguro, sedangkan intensitas hujan berbagai kala ulang (Tr) diestimasi dari analisis frekuensi Log Pearson Tipe III. Pemilihan rumus empiris yang sesuai dilakukan dengan membandingkan intensitas hujan empiris dengan pengamatan sesuai kriteria nilai kesalahan relatif (KR), Nash Sutcliffe Efficiency (NSE), dan Peak Weight Root Mean Square Error (PWRMSE). Rumus Sherman menunjukan kesesuaian yang baik dalam mengestimasi intensitas hujan dengan KR dan PWRMSE yang rendah serta nilai NSE mendekati satu. Nilai konstanta rumus empiris “a” berbanding lurus dengan Tr, sebaliknya konstanta “b” dan “n” menurun seiring meningkatnya Tr. Hasil validasi intensitas hujan terpilih (Sherman) dengan intensitas hujan pengamatan dari pendekatan hubungan peluang dan kala ulang menunjukkan bahwa rumus Sherman memiliki keandalan yang baik sehingga dapat digunakan untuk estimasi intensitas hujan dan kurva IDF di lokasi studi.
Analisis Aplikasi Kantong Lumpur pada Sungai Sebagai Upaya Pengendalian Sedimentasi Waduk Wulandari, Dyah Ari; Ulfiana, Desyta; Parmantoro, Priyo Nugroho
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.364 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.28691

Abstract

Reservoir sedimentation can be overcome by reducing the amount of sediment that enters the reservoir, by building check dam. The check dam has more deposited coarse sediment load than fine sediment load. Fine sediment that escapes the check dam will flow further and eventually enter the reservoir pond. Therefore it is necessary to build a building that can capture fine sediments. Construction is planned as a system of sediment trap in irrigation channels. The purpose of this study is to analyze the possibility of applying the sediment trap in the river to deposit sediments that escape the check dam. The analysis begins with the selection of the location of the sediment trap, then calculate the dimensions of the sediment trap and the amount of sediment that has settled. Based on the analysis of the selected dimensions with several combinations of gradation of sediment grains, sediment deposition that occurs ranges from 42 - 68%. So it can be concluded making the sediment trap in the river can be done. However, for the application of these sediment traps further research is needed regarding the dimensions of sediment traps that are most optimal for sediment deposition.
Perbandingan Regulasi Fly Ash sebagai Limbah B3 di Indonesia dan Beberapa Negara Ekaputri, Januarti Jaya; Bari, M. Shahib Al
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.154 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.30762

Abstract

Makalah ini bertujuan agar pemerintah Indonesia termotivasi untuk meninjau Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia nomor 101 tahun 2014 terkait abu batu bara. Limbah pembakaran batu bara seperti fly ash terus memenuhi penampungan limbah dan diperlukan solusi penangan yang tepat. pemanfaatan fly ash di Indonesia menghadapi kendala, salah satunya adalah kategori fly ash sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Akibatnya, pemanfaatannya membutuhkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dalam makalah ini, dilakukan studi status fly ash dalam klasifikasi limbah beracun di India, Amerika Serikat, Cina dan Vietnam. India dan Cina dikenal sebagai pengimpor batubara dari Indonesia. PP nomor 101 dalam sejarahnya merujuk regulasi Amerika Serikat. Vietnam dipilih sebagai pembanding di Asia Tenggara. Dari hasil uji Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) sampling fly ash dari 16 PLTU Indonesia membuktikan bahwa kandungan racunnya lebih rendah dari parameter TCLP dalam peraturan. Hasil Acute Oral Toxicity Test (LD50) menunjukkan bahwa fly ash dan bottom ash dengan dosis hingga 7000 mg/kg tidak menyebabkan kematian. Studi ini dapat menjadi rujukan oleh pemerintah Indonesia dalam menentukan status fly ash sebagai limbah beracun supaya dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya dalam berbagai sektor.
Analisis Stabilitas pada Lereng dengan Perkuatan Tanaman Vetiver Menggunakan Metode Elemen Hingga 3D Hamdhan, Indra Noer; Pratiwi, Desti Santi; Rahmah, Rizka Adisya Kamila
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.677 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.32003

Abstract

A landslide is the downslope movement of a soil mass or rock or debris of both (Bobrowski and Highlind, 2008). One of the measures to mitigate slope erosion that causes landslide is by applying bio-engineering system using a vegetation called Vetiver (Vetiveria Zizanioides). The purpose of  this study is to analyze slope stability with a vegetation system using PLAXIS 3D software based on finite elements method and referring to the guidelines from the Ministry of Public Works and Housing with the title Guidelines for Vetiver Grass Planting for Surface Erosion Control and Prevention of Shallow Landslides on Road Slopes.The result shows that the deeper the Vetiver root modelled will increase the value of the safety factor, reinforcement using vegetation is effective on 30° slopes in PLAXIS 3D. The percentage increase in the value of the safety factior generated by PLAXIS 3D is 10.94%.
Kekuatan Geser Gelagar Pelat Linearly Tapered Yosep, Flosten; Wijaya, Paulus Karta
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.035 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.30260

Abstract

Studi ini menganalisis perilaku geser gelagar pelat linearly tapered berpenampang I dan menentukan metode usulan untuk mengestimasi kekuatan gesernya. Studi ini terdiri dari 72 model gelagar pelat linearly tapered dengan sudut kemiringan berkisar antara 2° hingga 30°, tebal pelat badan 5 mm hingga 8 mm dan rasio a/h: 1; 1,25 dan 1,5. Keseluruhan model memiliki pelat badan yang langsing. Studi dilakukan melalui analisis metode elemen hingga dengan bantuan perangkat lunak ADINA 9.5. Keseluruhan model dimodelkan tertumpu sederhana dan diberikan dua variasi tipe beban geser, yakni yang menyebabkan aksi medan tarik diagonal pada arah diagonal pendek (Tipe I) dan diagonal panjang (Tipe II). Untuk tipe I, kekuatan gesernya dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan kekuatan geser yang terdapat pada spesifikasi desain AISC 360-16, dengan menggunakan tinggi pelat badan terkecil. Sedangkan untuk tipe II, hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan gesernya menurun seiring dengan peningkatan sudut kemiringannya dan rasio . Berdasarkan hasill tersebut, faktor modifikasi untuk menentukan kekuatan geser gelagar pelat linearly tapered terhadap spesifikasi desain AISC 360-16 ditentukan.
Analisis Kerawanan Banjir sebagai Pendukung Perencanaan Model Water Sensitive Urban Design di Kabupaten Klaten Ulfiana, Desyta; Windarto, Yudi Eko; Bashit, Nurhadi; Ristianti, Novia Sari
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.6 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.31929

Abstract

Kabupaten Klaten merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana banjir. Wilayah Kabupaten Klaten yang sangat luas dan memiliki karakteristik yang beragam menyebabkan sulitnya menentukan model penanganan banjir yang sesuai. Water Sensitive Urban Design (WSUD) adalah model perencanaan wilayah yang menitikberatkan pada penanganan permasalahan air dengan konsep infrastruktur ramah lingkungan. Oleh karena itu, analisis tingkat kerawanan banjir dan penentuan faktor penyebab banjir dilakukan untuk merencanakan desain WSUD yang sesuai pada masing-masing kecamatan di Kabupaten Klaten. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) digunakan untuk membantu analisis tingkat kerawanan banjir ini. Aspek yang digunakan sebagai kriteria adalah curah hujan, kelerengan, jenis tanah, kondisi geologi, dan penggunaan lahan. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Klaten memiliki dua kecamatan dengan kategori tingkat kerawanan banjir tinggi, 21 kecamatan dengan kategori sedang, dan tiga kecamatan dengan kategori rendah. Kecamatan Bayat dan Cawas merupakan kecamatan yang memiliki kategori tingkat kerawanan banjir tinggi. Sedangkan Kemalang, Karangnongko dan Polanharjo merupakan kecamatan dengan kategori tingkat kerawanan banjir rendah. Faktor utama terjadinya banjir di Kabupaten Klaten adalah kelerengan dan penggunaan lahan.
Analisis Power-Interest Stakeholder terhadap Asuransi Bencana Infrastruktur Publik di Kota Semarang Hatmoko, Jati Utomo Dwi; Putri, Dita Mentari; Hermawan, Ferry
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.944 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.32086

Abstract

Penggunaan asuransi bencana pada infrastruktur publik di Indonesia masih jarang, termasuk di Semarang. Keberhasilan adopsi asuransi bencana pada infrastruktur publik tidak dapat dipungkiri bergantung pada penerimaan oleh pemangku kepentingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis power dan interest para pemangku kepentingan terhadap penggunaan asuransi bencana pada infrastruktur publik di Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan diskusi grup dengan para pemangku kepentingan pemerintah Semarang, manajer aset, pengguna, dan lain-lain. Power-interest grid stakeholder membagi pemangku kepentingan berdasarkan tingkat kewenangan (power) dan minat (interest), yang menghasilkan empat kategori, yaitu players, subject, crowds, dan context setters. Penelitian ini mengidentifikasi players adalah Walikota, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) (5,5%); kategori subject meliputi Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perdagangan, mayoritas Puskesmas (40,7%); Crowds adalah Dinas Pendidikan dan mayoritas sekolah (53,7%); dan tidak ada context setters (0%). Penelitian ini menemukan bahwa rendahnya kepercayaan terhadap pihak asuransi merupakan faktor utama yang menyebabkan kurangnya interest dalam penggunaan asuransi. Hasil penelitian ini bermanfaat untuk memahami peta pemangku kepentingan Kota Semarang berdasarkan aspek power dan interest, dan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi adopsi asuransi bencana pada infrastruktur publik.
Pengaruh Jarak Sekrup terhadap Kapasitas dan Perilaku Penampang Tersusun Boks (Closed Section) Baja Canai Dingin Making, Maria Yasinta Menge; Awaludin, Ali; Supriyadi, Bambang
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.506 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.31503

Abstract

Kapasitas serta perilaku penampang tersusun baja canai dingin dipengaruhi oleh susunan alat sambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak sambungan sekrup terhadap kapasitas lentur serta perilaku penampang tersusun boks yang dibentuk dari penampang kanal-lip (tebal 1,0 mm, tinggi web 81 mm, tinggi lip 8,5 mm, lebar sayap atas dan bawah 38 mm dan 40 mm). Total 19 balok dengan panjang masing-masing 1200 mm dikenakan momen lentur murni melalui dua beban titik berjarak 600 mm yang diaplikasikan di tengah bentang. Variasi jarak sekrup pada bentang momen yaitu 100 mm, 150 mm, 200 mm, 250 mm,           300 mm, 328 mm, dan 350 mm. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata kapasitas lentur uji balok bertambah ketika jarak sekrup berkurang. Adapun, konfigurasi sekrup juga turut mempengaruhi kapasitas balok tersusun. Analisis kapasitas lentur menggunakan metode lebar efektif dan metode kekuatan langsung berdasarkan AISI S100-16 memberikan hasil yang sangat konservatif. Mode kegagalan penampang tersusun yang teramati berupa tekuk lokal, distorsi dan torsi-lateral.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2020 2020