cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08541809     EISSN : 25496778     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Media Komunikasi Teknik Sipil (ISSN 0854-1809) published twice in a year, in July and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Volume 28, Nomor 2 (2022)" : 16 Documents clear
Daya Tahan Mortar Geopolimer dan Mortar Semen Portland Pozzolan (PPC) terhadap Larutan Asam Sulfat Nurhuda, S.T., M.T., Ph.D., Ilham; Priastiwi, Yulita Arni; Nuroji, Nuroji; Ardidawa, Variandi; Nizami, Chazaidhan AlFahd
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.46324

Abstract

Penggunaan semen dalam beton sering dikritik karena pembuatan semen menghasilkan emisi CO2 yang tinggi ke lingkungan. Pengurangan semen dalam konstruksi atau mengganti semen dengan material lain yang lebih ramah lingkungan diyakini dapat menjadi solusi untuk lingkungan yang lebih baik. Semen portland pozzolan (PPC) dikenal sebagai semen yang lebih ramah lingkungan yang menggantikan sebagian klinker semen dengan bahan pozzolan seperti fly ash. Bahan ramah lingkungan lainnya adalah geopolimer yang sepenuhnya menggantikan semen dengan bahan pozzolan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui durabilitas mortar berbahan PPC dan geopolimer pada lingkungan korosif. Mortar geopolimer terbuat dari fly ash dengan substitusi tanah putih 25%, serta aktivator NaOH 8M dan Na2SiO3. Kondisi korosi disimulasikan dengan larutan Asam Sulfat (H2SO4) dengan pH 4. Durabilitas mortar diamati pada umur perendaman 14, 28, 56, dan 100 hari. Keawetan kedua jenis mortar diperiksa dengan menguji kuat tekan, kuat tarik langsung, porositas, densitas dan mengamati perubahan massa dan bentuk  fisik setelah perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman mortar dalam larutan Asam Sulfat pH 4 tidak berpengaruh besar terhadap kinerja mortar PPC. Namun, kinerja mortar geopolimer dengan substitusi tanah putih 25% menurun setelah direndam dalam larutan asam sulfat. 
Kajian Perilaku Lentur Balok Finger Jointed Laminated Board (FJLB) Kayu Karet (Hevea Brasiliensis) Shulhan, M. Afif; Awaludin, Ali; Nugroho, Maris Setyo; Octavia, Sherly
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.45714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku lentur balok FJLB (finger jointed laminated board) kayu Karet sebagai komponen struktur bangunan. Penelitian dijalankan melalui pendekatan eksperimen dan analisis numerik terhadap enam buah spesimen balok FJLB dengan dimensi penampang 100 mm x 150 mm dan panjang 2850 mm. Eksperimen terdiri dari pengujian spesimen skala kecil (BS-373:1957) dan uji lentur empat titik (EN-408) dengan dua orientasi penampang yang berbeda (flatwise dan edgewise). Analisis numerik dilaksanakan menggunakan analisis elemen hingga 2-D yang dikembangkan pada program MATLAB berdasarkan asumsi plane stress. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa beban lentur maksimum pada balok dengan orientasi edgewise mencapai 24,6 kN, lebih tinggi daripada balok dengan orientasi flatwise sebesar 19,7 kN. Meskipun demikian, tegangan lentur (modulus of rupture) kedua orientasi balok tidak berbeda signifikan. Semua benda uji balok mengalami kegagalan yang getas (brittle failure) yang disebabkan kegagalan perekat (glueline) antar lamina atau pada finger joint. Hasil dari pengukuran regangan pada tengah bentang menunjukkan bahwa balok FJLB mengalami kegagalan dengan respon elastik. Hal ini divalidasi analisis numerik.
Pemanfaatan Limbah Abu Batok Kelapa dan Kapur Hidrolis sebagai Bahan Substitusi Semen pada Paving Block Nura Diana, Anita Intan; Zainah, Nor
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.36136

Abstract

Sumenep has a large amount of coconut shell ash waste from the briquette industry and a considerable potential for producing limestone (hydraulic lime). The development of road transportation infrastructure as a regional development in Indonesia using paving blocks has resulted in increased demand for cement. Utilization of waste and the potential of local materials must be endeavored by users, both of which have the same content as cement. The research method used an experimental method by replacing the cement with coconut shell ash waste and hydraulic lime, each of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%. data analysis techniques using multiple linear regression method with the help of SPSS software. The results of the study with the help of SPSS software showed that the addition of variations in coconut shell ash waste and hydraulic lime did not have a simultaneous effect on the compressive strength and absorption of water. Laboratory research results show a maximum compressive strength of 18.616 Mpa and an average water absorption of 10.751% with the addition of each variation of 5% coconut shell ash waste and hydraulic lime, based on SNI -03-0691-1996 compressive strength including quality classification B, while absorption does not meet the requirements for absorption quality classification.
Analisis Karakteristik Campuran Laston Menggunakan Material Perkerasan Jalan Lama Dengan Peremaja Limbah Minyak Goreng Thanaya, ME., PhD, I Nyoman Arya; Ariawan, I Made Agus; Wibawa, I Putu Chandra
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.48137

Abstract

Salah satu alternatif cara mengurangi penggunaan agregat alam dan aspal adalah penggunaan material daur ulang seperti material perkerasan jalan lama atau RAP. Aspal dalam RAP umumnya lebih kaku karena proses penuaan, sehingga perlu dicampur dengan bahan peremaja. Alternatif bahan peremaja berbasis minyak organik yang dapat digunakan untuk peremajaan aspal yang bersifat kaku adalah limbah minyak goreng/ Waste Cooking Oil (WCO). Tujuan penelitian ini menganalisis karakteristik campuran beraspal pada Kadar Aspal Optimum (KAO) dan kadar WCO terbaik. Metode pembuatan campuran beraspal yang digunakan Metode Marshall. Variasi material RAP adalah 25% dan 50%, dengan tambahan aggregat untuk memperoleh gradasi ideal. Pada setiap variasi penggunaan material RAP dibuat variasi campuran dengan peremaja WCO 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% (berat aspal total), dimana untuk setiap variasi RAP dengan variasi bahan peremaja WCO, dibuat variasi kadar aspal 5%; 5,5%; 6%; 6,5%; serta 7%. Kemudian nilai KAOnya ditentukan. Pada campuran dengan 50% RAP diperoleh KAO 6,3%, dan hasil terbaik pada peremaja WCO 8%. KAO pada campuran dengan 25% RAP adalah 6,2%, dengan pilihan peremaja 4% WCO. Karakteristik Marshall campuran memenuhi spesifikasi. Campuran dari 50% RAP dengan 8% WCO memiliki kekakuan dan ketahanan deformasi lebih rendah, namun demikian kinerja campuran ini cukup baik  pada uji kelelahan.
Evaluasi Perilaku Seismik Akibat Ketidakberaturan Vertikal pada Bangunan Beton Bertulang Bertingkat Tinggi Prayuda, Hakas; Wilasamba, Ogata; Saleh, Fadillawaty; Maulana, Taufiq Ilham; Firdausa, Fadhila
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.41765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi perilaku bangunan bertingkat tinggi pada beton bertulang yang memiliki ketidakberaturan vertikal akibat beban seismik. Kekuatan bangunan dalam menahan beban yang bekerja adalah hal yang sangat penting untuk diperhitungkan. Ketidakberaturan bentuk bangunan yang mempengaruhi dari massa bangunan sangat mempengaruhi kekakuan dan kinerja bangunan khususnya ketika terjadi gempa bumi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan evaluasi mengenai efek dari ketidakberaturan vertikal pada bangunan khususnya bangunan bertingkat tinggi. Pada penelitian ini menggunakan bangunan berbentuk S-Shape dengan variasi 5 ketidakberaturan vertikal. Evaluasi yang dilakukan menggunakan analisis numerik melalui aplikasi STERA 3D. Beban gempa yang digunakan berupa data riwayat waktu dari sejarah gempa yang pernah terjadi yaitu beban gempa El-Centro, Kobe dan Parkfield. Perilaku yang ditinjau pada penelitian ini terdiri dari gaya geser, deformasi lateral, kekakuan struktur, perpindahan, hubungan gaya geser dasar dengan displacement, drift ratio, respon percepatan maksimum, kurva kapasitas dan top orbit bangunan. Dari hasil simulasi numerik dapat disimpulkan bahwa dengan setiap model memiki performance yang berbeda-beda meskipun diberikan beban gempa dan material properties yang sama. Dapat disimpulkan bahwa ketidakberaturan bangunan arah vertikal sangat mempengaruhi performance seismic bangunan beton bertulang bertingkat tinggi.
Analisis Probabilitas Bahaya Gempa di Ibu Kota Baru Indonesia Mountainshia, Rocky; Rahardjo, Paulus Pramono; Aditramulyadi, Dega Damara
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.44682

Abstract

Upaya pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan dimaksudkan untuk mengatasi masalah overpopulasi di Jakarta, sehingga memungkinkan adanya pembangunan infrastuktur yang masif di masa yang mendatang. Pada penelitian ini dilakukan Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) dan membuat peta hazard gempa yang berfungsi untuk perecanaan bangunan tahan gempa untuk daerah Ibu Kota Baru Indonesia. PSHA dan peta gempa dibuat untuk probabilitas terlampaui 2% dalam 50 tahun atau periode ulang 2500 tahun. Hasil analisis pada tiga periode penting yaitu PGA, Ss, dan S1 di batuan dasar dengan periode ulang 2500 tahun memiliki percepatan gempa dibatuan dasar lebih besar jika menggunakan GMPE 2017 daripada GMPE 2010 untuk periode kecil antara PGA dan 0,1s. Percepatan gempa maksimum di batuan dasar hasil pembuatan peta bahaya gempa di Ibu Kota Baru Indonesia pada periode PGA, Ss, dan S1 di batuan dasar untuk periode ulang 2500 tahun secara berturut-turut adalah 0,2-0,25g; 0,4-0,5g; dan 0-0,15g. Indeks ancaman bencana pada Ibu Kota Baru Indonesia dikategorikan rendah menurut peraturan BNPB (PGA<0,2501g).
Pengaruh Rendaman Air Gambut terhadap Durabilitas AC-WC Harahap, Amal Risky; Wiyono, Sugeng; Elizar, Elizar; Puri, Anas
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.42945

Abstract

Puddles such as peat water on the surface of the bending pavement can accelerate the aging process, disintegration and cause damage. The purpose of the study was to determine the effect of the aging process due to peat water soaking on the durability of the AC-WC mixture penetration 60/70 based on the Cantabro test. Research methods are laboratory tests that start from the design of asphalt concrete mixtures, determining KAO, LTOA tests, peat water chemical element tests. Soak asphalt concrete with peat water for 0, 1, 2, 4, and 7 days, CL Test and Marshall test. 7-day duration CL value 23.6%, stability 1805 kg, IDP 37%, IDK 34%. The chemical reaction element that causes LTOA is the oxidation reaction of asphaltenes due to the increase of the element oxygen that removes nitrogen (N) and alkyl chains (R). The chemical reaction element that causes aging due to peat water, namely organic substances affect the pH value depending on the number of lignin compounds. Lignin produces H ions that can accelerate aging. The pH value of peat water is 3, Na 78.81 mg/l, Fe 0.47 mg/l, organic substances 148.52 mg/l. 
Hubungan Kelandaian Jalan dan Panjang Landai Terhadap Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Tol Widiarto, Rezza Irawan; Setiadji, Bagus Hario Hario; Haryadi, Bambang
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.43665

Abstract

Ruas tol Semarang – Solo pada Km 437+200 – 439+400 merupakan salah satu segmen yang unik dari ruas tol ini karena banyak ditemui adanya koordinasi alinemen horizontal dan alinemen vertikal ganda, sepanjang kurang lebih 1.600 m. Meskipun secara geometrik jalan segmen ini dapat dianggap cukup baik karena memberikan jarak pandang henti yang memadai, namun data kecelakaan dari PT. Trans Marga Jateng menunjukkan bahwa segmen ini rentan untuk terjadinya kecelakaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kelandaian dan panjang landai dari segmen ini dan keterkaitannya dengan potensi terjadinya kecelakaan. Untuk memudahkan dalam analisis, segmen ini dibagi menjadi tiga bagian berdasarkan kelandaiannya dan digunakan dua jenis kendaraan, yaitu light vehicle (LV) dan heavy vehicle (HV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan kendaraan jenis LV tidak terlalu terpengaruh oleh variasi kelandaian dan panjang landai, namun tidak demikian untuk kendaraan jenis HV. Kondisi ini menyebabkan terdapatnya perbedaan kecepatan yang signifikan antara kedua jenis kendaraan yang berpotensi besar untuk terjadinya kecelakaan, terutama saat periode waktu 00.00 – 06.00 dan 12.00 – 18.00 saat pengemudi mengantuk atau mengalami kelelahan sehingga menjadi kurang antisipasi. Oleh karena itu, suatu evaluasi mendalam direkomendasikan terhadap aturan membolehkan HV beroperasi di jalan tol, dengan mempertimbangkan weight to power ratio (PWR) selain berat maksimum kendaraan HV.
Simulasi Kenaikan Tekanan Air Pori Akibat Beban Timbunan Saat Fase Konstruksi Pembangunan Tanggul Upomo, Togani Cahyadi; Aryanti, Dian Eka; Kusumawardani, Rini
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.42215

Abstract

Inflow in Jatiluhur Reservoir located on the Citarum River is influenced by outflow from Cirata Reservoir and Saguling Reservoir which are above it. These three reservoirs are incorporated in the Citarum Cascade System Reservoir. This inflow analysis is related to the availability of water in the Jatiluhur Reservoir, which is a multi-purpose reservoir, which then becomes the mainstay of the water supply as a hydropower operation pattern. Runoff rain modeling using HEC-HMS software using data on rainfall, temperature, land cover, soil type and topography. Parameters generated from observation and modeling are coefficient of determination (R2), Nash-Stuclift (NSE), and Percent Bias (PBIAS). The results of the case study show that the parameters of the observed local inflow (R2: 0.693; NSE: 0.525; PBIAS: 9.88%) with data sources from the Jatiluhur Reservoir manager are better than the local inflow analysis results (R2: 0.533; NSE: - 0.457; PBIAS: 48.88%) with data sources from water level (TMA). Meanwhile, the total inflow of observations (R2: 0.982; NSE: 0.973; PBIAS: 1.14%) with data sources from the Jatiluhur Reservoir manager is better than the total inflow analysis results (R2: 0.932; NSE: 0.889; PBIAS: 9.43 %) with the data source from the water level (TMA).
Estimasi Nilai Ekuivalensi Mobil Penumpang untuk Simpang Tak Bersinyal di Yogyakarta Ramlan, Ratnasari; Munawar, Ahmad; Irawan, Muhammad Zudhy
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.34977

Abstract

Nilai Ekuivalensi Mobil Penumpang (EMP) diharapkan sangat tepat karena sangat penting dalam menentukan kapasitas, derajat kejenuhan hingga penanganan simpang tak bersinyal. Banyak metode yang telah digunakan dalam estimasi nilai EMP, namun berdasarkan literatur review menyatakan bahwa metode occupancy time dan metode kecepatan yang paling sesuai dengan kondisi simpang tak bersinyal.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai EMP yang paling tepat dengan membandingkan metode occuoancy time dan metode speed. Untuk menentukan metode yang paling tepat dalam perhitungan EMP simpang tak bersinyal maka dilakukan perhitungan nilai kapasitas dan derajat kejenuhan berdasarkan metode speed dan occupancy time dan dibandingkan dgn nilai EMP MKJI. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai EMP yang paling sesuai bagi simpang tak bersinyal adalah metode speed. Perubahan nilai EMP yang dianjurkan adalah EMP kendaraan tak bermotor= 0,45, EMP sepeda motor= 0,17, dan EMP kendaraan besar= 2,2. Penentuan nilai EMP yang  tepat diharapkan dapat memberikan hasil kinerja simpang dan penentuan masalah simpang yang akurat. 

Page 1 of 2 | Total Record : 16


Filter by Year

2022 2022