cover
Contact Name
Bohari
Contact Email
Bohari
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km.9. Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : 26227622     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021): December" : 11 Documents clear
Estimasi Kasus TB Paru Resisten Obat di Provinsi Sulawesi Selatan (Pemodelan Sistem Dinamis) Ikes Dwiastuti; Andi Musdalifah; Masriadi Masriadi; Andi Julia Junus; Muhammad Asdar
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.193

Abstract

Salah satu ancaman dalam pengendalian TB secara global yakni munculnya kasus TB Resisten Obat. Kasus TB Resisten Obat di Provinsi Sulawesi Selatan terjadi peningkatan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kejadian TB Resisten Obat selama 12 tahun (2018-2030) di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita TB RO di Provinsi Sulawesi Tahun 2018 yakni sebanyak 381 penderita. Adapun sampel penelitian yaitu jumlah penderita TB RO dan faktor yang mempengaruhi kejadian TB RO berupa riwayat pengobatan sebelumnya, jumlah penderita TB RO yang tidak menjalani pengobatan, dan hasil akhir pengobatan TB RO. Analisis data yaitu analisis sistem dinamis dengan menggunakan program STELLA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 12 tahun mendatang diestimasikan kejadian TB RO meningkat dari 381 orang pada tahun 2018 menjadi 13.557 orang pada tahun 2030. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dapat diprediksi kasus TB RO pada tahun 2030 yakni 13.557 jika faktor risiko TB RO tidak dikontrol. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya mengontrol faktor risiko untuk menekan jumlah kejadian TB RO di provinsi Sulawesi Selatan.
Asupan Energi, Protein, Kalium dan Cairan dengan Status Gizi (SGA) Pasien GGK yang Menjalani Hemodialisa Sherly Sherly; Deri Andika Putra; Afriyana Siregar; Emy Yuliantini
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.200

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis adalah gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali. Salah satu terapi yang tepat bagi penderita gagal ginjal kronik adalah hemodialisa. untuk mengetahui Hubungan Asupan Energi, Protein, Kalium Dan Cairan Terhadap Status Gizi (SGA) Pada Pasien Hemodialisa Di RSUD Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2020. Design penelitian ini Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode Purposive Sampling dengan Jumlah sampel 36 pasien. Analisis statistik menggunakan uji chi- square. Ada hubungan yang bermakna antara asupan energi (p= 0,000), ada hubungan yang bermakna antara asupan protein (p=0,000), ada hubungan yang bermakna antara asupan kalium (p=0,025), tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan cairan (p=0,056) dengan status gizi berdasarkan skrining SGA di RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu tahun 2020. Rata-rata asupan zat gizi pasien hemodialisa yang diambil menggunakan Food Recall 24 jam yaitu asupan energi 1406 kkal, protein 56 gram, kalium 1368 mg dan cairan 669 ml.
Hubungan Konsumsi Sugar-Sweetened Beverages dan Pemesanan Makanan Online dengan Kadar Glukosa Darah Pekerja 25-44 Tahun di Perumahan Kasuari, Cikarang Agatha Katherine Jayanti; Dian Luthfiana Sufyan; Ikha Deviyanthi Puspita; Luh Desi Puspareni
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.213

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat di dunia dengan ciri kadar glukosa darah tinggi dan melewati batas normal. Kenaikan kadar glukosa darah dapat disebabkan oleh konsumsi SSBs dan frekuensi pemesanan makanan online yang tinggi akan gula, garam, dan lemak (makanan berisiko). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi SSBs dan pemesanan makanan berisiko secara online dengan kadar glukosa darah pada pekerja usia 25-44 tahun di Perumahan Kasuari, Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Responden dalam penelitian berjumlah 47 orang pekerja berusia 25-44 tahun yang tinggal di Perumahan Kasuari, Cikarang dan memenuhi kriteria inklusi. Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer, konsumsi SSBs diperoleh melalui wawancara menggunakan formulir Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan pemesanan makanan online dengan formulir FFQ. Terdapat hubungan antara konsumsi SSBs, pemesanan makanan tinggi gula secara online, dan pemesanan makanan berisiko secara online dengan kadar glukosa darah (p value = 0,044 ; 0,001 ; 0,008). Tidak terdapat hubungan signifikan antara pemesanan makanan tinggi garam dan tinggi lemak secara online dengan kadar glukosa darah (p value = 0,184 dan 0,079).
Hubungan Asupan Energi dan Protein, Kualitas Tidur, dan Aktivitas Fisik Terhadap Prestasi Belajar di SMK Tunas Grafika Informatika 2020 Dinda Anggita Mulia; Muhammad Ikhsan Amar; Dian Luthfiana Sufyan; Sintha Fransiske Simanungkalit
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.216

Abstract

Prestasi belajar di sekolah dapat menjadi salah satu indikator kualitas seorang remaja. Prestasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Kesehatan merupakan salah satu faktor internal yang paling melekat pada remaja. Kesehatan remaja dapat didukung dari gaya hidup meliputi asupan makanan, pola tidur danaktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan asupan energi, asupan protein, kualitas tidur, dan aktivitas fisik remaja di SMK Tunas Grafika Informatika 2020. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode observasional serta pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK Tunas Grafika Informatika Th.2020/2021 dengan jumlah sampel 101 diambil dengan metode Stratified Random Sampling. Data diambil melalui pengisian kuesioner dan wawancara secara daring. Uji statistik menggunakan uji Spearman Rank dan Uji Kendall’s Tau b. Hasil uji statistik menunjukan terdapat hubungan signifikan antara prestasi belajar dengan asupan energi (P value= 0,012), asupan protein (P value= 0,002) kualitas tidur (P value= 0,001), dan aktivitas fisik (P value= 0,002), Hasil uji statistik korelasi menunjukan bahwa prestasi belajar berkorelasi positif dengan asupan energi dengan kekuatan lemah, asupan protein dengan kekuatan sedang, kualitas tidur dengan kekuatanan sedang, dan aktivitas fisik dengan kekuatan lemah.
Pengaruh Penambahan Ekstrak Bunga Telang Terhadap Kadar Antosianin, Kalium, dan Sifat Organoleptik Jeli Buah Naga Merah Tri Arina Hanura; A'immatul Fauziyah; Nanang Nasrullah; Utami Wahyuningsih
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.218

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang diakibatkan oleh tingginya tekanan darah dan dapat dikendalikan dengan mengonsumsi zat gizi yang baik untuk penderita. Bunga telang dan buah naga merah merupakan makanan yang mengandung antosianin dan kalium yang baik untuk hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penambahan ekstrak bunga telang terhadap kadar antosianin, kalium, dan sifat organoleptik jeli buah naga merah. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan dua kali pengulangan. Faktor tersebut adalah formulasi jeli yang memiliki tiga tingkatan, F1 (5 g), F2 (7 g), dan F3 (9 g). Analisis uji organoleptik, kadar antosianin, dan kalium masing-masing diuji menggunakan Kruskal Wallis dan ANOVA dan akan dilanjutkan apabila terdapat perbedaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pada uji organoleptik dan kadar kalium (p>0,05), sedangkan pada uji kadar antosianin terdapat perbedaan signifikan (p=0,024). Formula terpilih adalah F3 yang memiliki energi sebesar (29,54 kkal), kadar air (71,96%), abu (0,66%), karbohidrat (6,94 g), lemak (0 g), protein (0,44 g), antosianin (15,277 mg), dan kalium (287,5 mg).
Pengaruh Penambahan Jambu Biji Terhadap Kadar Vitamin C, Aktivitas Antioksidan dan Organoleptik Es Krim Tomat Atikah Ammar Hanif; A'immatul Fauziyah; Nanang Nasrulloh
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.232

Abstract

Akumulasi lemak berlebih meningkatkan inflamasi yang memicu komplikasi metabolik. Jambu biji mengandung tinggi vitamin C sebagai antioksidan untuk melawan pro inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penambahan sari jambu biji terhadap kadar vitamin C total, antioksidan dan sifat organoleptik es krim tomat, menentukan formula, mengetahui kandungan gizi serta sifat fisik (daya leleh dan overrun) formula terpilih. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor. Faktor terdiri atas 3 formula es krim tomat dengan proporsi penambahan sari jambu biji merah yang berbeda di antaranya F1 (43,4%), F2 (46,5%), dan F3 (49,6%). Analisis data organoleptik menggunakan Kruskall Wallis sedangkan kadar vitamin C total dan aktivitas antioksidan menggunakan uji ANOVA dengan uji lanjutan jika ditemukan pengaruh dari perlakuan. Uji statistik menunjukkan tidak adanya pengaruh penambahan sari jambu biji merah terhadap kadar vitamin C (p>0,05) dan aktivitas antioksidan (p>0,05) namun berpengaruh pada tingkat kesukaan panelis pada tiap parameter (p<0,05) antara lain warna , aroma, tekstur dan rasa. Penentuan formula terpilih dengan Metode Perbandingan Eksponensial. Hasil penelitian menyatakan F3 (49,6%) sebagai formula terpilih karena memiliki skor penilaian organoleptik pada parameter warna dan aroma paling unggul serta memiliki aktivitas antioksidan dan kadar vitamin C paling tinggi. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa formula terpilih F3 (49,6%) memiliki kadar air 90,5%, kadar abu 0,3%, protein 0,98%, kadar lemak 1,14%, kadar karbohidrat 6,95%, kadar vitamin C 37,5 mg/100gr, aktivitas antioksidan 6028,0 ppm, daya leleh 18 menit/10 gr dan overrun 36,7%.
Perbedaan Lingkar Perut pada Tikus Dislipidemia Setelah Intervensi Tepung Pisang Berlin Matang (Musa acuminata) Razi Dwi Santoso; Ratih Putri Damayanti; Ayu Febriyatna; Firda Agustin
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.234

Abstract

Dislipidemia sekunder dapat menjadi risiko penyakit seperti hipotiroidisme, sindrom nefrotik, diabetes melitus, dan sindrom metabolik. Dislipidemia sekunder disebabkan oleh asupan tinggi lemak, meningkatnya kolesterol LDL menurunnya kolesterol HDL yang berhubungan dengan lingkar perut. Antioksidan dan pati resisten yang terdapat pada tepung pisang berlin matang dapat membantu menurunkan ukuran lingkar perut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan lingkar perut setelah intervensi tepung pisang berlin matang. Jenis penelitian yang digunakan adalah True Experimental desain penelitian pretest-posttest with control group Sampel tersebut kemudian dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu: Kontrol (-), Kontrol (+), dan Perlakuan. Tepung pisangberlin matangdiberikan dengan dosis 0.144 gram per hariuntuk kelompok perlakuan. Lingkar perut diukur dengan menggunakan metline. Analisis data berdistribusi normal menggunakan uji Anova kemudian uji LSD dan Kruskall Walis untuk distribusi tidak normal. Hasil analisis bahwa tidak ada perbedaan bermakna lingkar pinggang sebelum intervensi (p = 0.965) dengan rerata lingkar perut pada kelompok kontrol negatif 13.90 ± 0.223 cm, kontrol positif 14.10 ± 0.894 cm, perlakuan 14.04 ± 0.730 cm serta terdapat perbedaan bermakna antar kelompok setelah intervensi (p = 0.044) dengan rerata lingkar perut pada kelompok kontrol negatif sebesar 15.18 ± 1.08 cm dan kontrol positif 14.98 ± 1.18 cm perlakuan 13.34 ± 1.07 cm. Lingkar perut kelompok intervensi berbeda signifikan dibandingkan kelompok lain. Intervensi tepung pisang yang matang bisa membantu mengecilkan lingkar perut.
Hubungan Pendapatan Orangtua, Kebiasaan Sarapan dan Asupan Zat Besi dengan Prestasi Belajar Pada Anak Usia 13-15 Tahun Novi Tri Astuti; Sintha Fransiske Simanungkalit
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.246

Abstract

Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia peserta didik dengan cara mendorong dan memfasilitasi kegiatan belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendapatan orangtua, kebiasaan sarapan dan asupan zat besi dengan prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan desain cross sectional sebanyak 66 responden dengan teknik simple random sampling. Analisis ini dilakukan menggunakan uji Chi Square. Hasil uji bivariat dengan uji Chi Square, penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan pendapatan orangtua dengan prestasi belajar (p=0,005), tidak ada hubungannya antara kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar (p=0,468) dan tidak ada hubungannya antara asupan zat besi dengan prestasi belajar (p=0,175). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan pendapatan orangtua dengan prestasi belajar, namun antara kebiasaan sarapan dan asupan zat besi tidak ada hubungan dengan prestasi belajar pada usia 13-15 tahun di Kelurahan Cipinang Besar Utara Jakarta Timur Tahun 2020.
Hubungan Adult Picky Eating dan Keterpaparan Media Massa dengan Konsumsi Sayur dan Buah Mahasiswa Komunikasi Azizah Nur Inayah; Iin Fatmawati; Ikha Deviyanti Puspita; Muhammad Ikhsan Amar
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.254

Abstract

Mahasiswa merupakan golongan yang berisiko untuk membuat pilihan diet yang buruk termasuk salah satunya, yaitu konsumsi sayur dan buah yang tidak mencukupi kebutuhan. Hal ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan faktor risiko penyakit pada kemudian hari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan adult picky eating dan keterpaparan media massa dengan konsumsi sayur dan buah mahasiswa Ilmu Komunikasi UPNVJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 50 responden. Pengumpulan data adult picky eating menggunakan Adult Picky Eating Questionnaire (APEQ) dan data konsumsi sayur dan buah menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) melalui wawancara online. Sedangkan data keterpaparan media massa diperoleh dengan kuesioner keterpaparan media massa melalui media google form. Pengolahan data menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil uji statistik, sebanyak 46% responden merupakan picky eater, 52% responden memiliki tingkat keterpaparan media massa rendah, dan 76% responden memiliki tingkat konsumsi sayur dan buah kurang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara adult picky eating dengan konsumsi sayur dan buah (p-value= 0,019) dan hubungan antara keterpaparan media massa dengan konsumsi sayur dan buah (p-value= 0,032). Hasil ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan gizi khususnya terkait sayur dan buah melalui berbagai media massa serta mempraktikkanya dalam kehidupan sehari-hari agar terbiasa untuk mengonsumsi sayur dan buah.
Efektifitas Edukasi Terhadap Pola Asuh Makan, Asupan Zat Gizi Makro Dan Berat Badan Pada Balita Wasting Di Puskesmas Sukarami Kota Palembang Manuntun Rotua; Terati Terati
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.308

Abstract

Edukasi/Pendidikan tentang gizi merupakan proses belajar untuk mengembangkan pengertian dan sikap yang positif terhadap gizi agar yang bersangkutan dapat memiliki dan membentuk kebiasaan makan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Anak wasting ditandai dengan badan yang kurus akibat kurangnya asupan zat gizi sehingga massa tubuh tidak sesuai dengan tinggi badan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi terhadap pola asuh makan, asupan zat gizi makro dan berat badan pada balita wasting di puskesmas sukarami. Besar sampel adalah 60 balita wasting yang berusia 6-59 bulan yang ada di puskesmas sukarami. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimen) penelitian eksperimen ini dilakukan untuk memperoleh jawaban atas hipotesis yang disusun,menggunakan rancangan Pre Test – Post Test dengan menggunakan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan form recall. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-test dan Independent Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang bermakna pada pengetahuan antara sebelum dan sesudah edukasi (p=0.000), asupan zat gizi makro antara sebelum dan sesudah edukasi, energi (p=0.001), protein (p=0.010), lemak (p=0.001) dan karbohidrat (p=0.001) dan ada pengaruh yang bermakna pada berat badan antara sebelum dan sesudah edukasi (p=0.000). Kesimpulan penelitian adalah ada perubahan pola asuh makan, asupan zat gizi makro dan perubahan berat badan pada balita wasting sestelah diberikan edukasi melalui WA grup secara efektif selama 7 hari.

Page 1 of 2 | Total Record : 11