cover
Contact Name
Bohari
Contact Email
Bohari
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km.9. Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : 26227622     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2023): December" : 16 Documents clear
Hubungan Usia Ibu, Kadar Hemoglobin, dan Status KEK saat Kehamilan dengan Berat Badan Lahir Bayi Marini Marini; Siti Aisyah Solechah; Desya Medinasari Fathullah; Nany Suryani; Fahrini Yulidasari; Muhammad Irwan Setiawan; Atikah Rahayu
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1009

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang dan menjadi salah satu indikator untuk memprediksi kematian bayi, stunting, dan penyakit pada saat dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia ibu, paritas, kadar hemoglobin, dan status KEK (Kurang Energi Kronis) saat kehamilan dengan berat badan lahir bayi di RSUD Pambalah Batung Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian observasional analitik ini menggunakan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan pada 130 ibu yang melahirkan di Ruang Nifas RSUD Pambalah Batung, Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Responden yang melahirkan bayi dengan BBLR sebesar 31,5%. Sebagian besar responden (61,5%) berada pada kategori paritas yang berisiko. Responden yang mengalami anemia sebesar 28,5% dan yang mengalami KEK saat kehamilan sebesar 25,4%. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa usia ibu (p=0,003), kadar Hb (p=0,004) dan status KEK saat kehamilan (p=0,002) berhubungan dengan berat badan lahir bayi. Paritas tidak berhubungan dengan berat badan lahir bayi (p=0,379). WUS dianjurkan untuk melakukan program kehamilan pada usia yang tidak berisiko serta meningkatkan pengetahuan dalam mempersiapkan kehamilan terutama mengenai status gizi yang optimal untuk mencegah kejadian KEK saat kehamilan. Selain itu, ibu hamil dianjurkan melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC) secara rutin di fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kesehatan, terutama berkaitan dengan status anemia untuk mencegah kejadian BBLR.
Pola Makan dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar di SD Inpres 36 Rumah Tiga Nilfar Ruaida; Wahyuni Sammeng; Merlin K Haluruk
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1022

Abstract

Anak usia sekolah merupakan kelompok usia yang mengalami proses tumbuh kembang secara pesat, hasil Riskesdas 2018 menunjukan prevalensi status gizi anak sekolah dasar umur 5-12 tahun, dari 9,3 terdiri dari 2,5% sangat kurus dan 6,8% kurus. Di Provinsi Maluku pada umur 5-12 tahun, dari 3,7% sangat kurus dan 11,5% kurus. Pola makan dengan gizi seimbang merupakan perilaku sehat yang berguna untuk memenuhi kebutuhan gizi dan energi anak sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pola makan dan status gizi anak sekolah dasar di SD Inpres 36 Rumah Tiga, Ambon. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Penentuan sampel menggunakan cara purposive sampling, besar sampel adalah 38 orang. Pengumpulan data tingkat konsumsi makan menggunakan food frequency questionnaire, dan data status gizi menggunakan indeks IMT/U dengan mengukur berat badan dan tinggi badan anak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan tingkat konsumsi energi baik sebanyak 21 orang (55%), kurang sebanyak 17 orang (45%), asupan protein baik sebanyak 28 orang (74%), kurang sebanyak 10 orang (26%). Jenis konsumsi makanan kategori baik 36 orang (95%), kurang 2 orang (5%). Frekuensi makan baik 30 (79%), kurang 8 (21%). Status gizi anak sekolah dasar SD Inpres 36 Rumah Tiga, gizi kurang 10 orang (26%), gizi baik 27 orang (71%), dan obesitas 1 orang (3%). Kesimpulan tingkat konsumsi dan status gizi responden, sebagian besar baik.
Potensi Peningkatan Kadar Hemoglobin dengan Pemberian Jus Kurma Bayam Merah pada Remaja Putri Masfufah Masfufah; Safitri Safitri; Ni Ketut Kariani
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1024

Abstract

Masalah remaja putri yang paling sering ditemukan adalah anemia. Hal ini dikarenakan remaja putri mengalamai menstruasi setiap bulannya dan masih dalam masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 di Palu menyatakan bahwa terdapat 16 orang usia 10-14 tahun dan sebanyak 22 orang usia 16-18 tahun mengalami anemia. Adapun tumbuhan dapat menunjang kenaikan kadar hemoglobin antara ain kurma dan bayam merah yang tinggi akan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peningkatan kadar hemoglobin terhadap pemberian kombinasi jus kurma bayam merah pada remaja putri anemia. Metode yang digunakan pra-eksperimental one group pra post test design. Teknik sample dengan purposive sampling sebanyak 23 sampel remaja putri dengan variabel independen pemberian jus kurma bayam merah, variabel dependen adalah kadar hemoglobin. Analisis univariat distribusi, frekuensi, persentase. Analisis bivariat menggunakan uji paired sample t test. Hasilnya menunjukkan ada pengaruh jus kurma bayam merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Negeri 5 Palu dengan p-value (0,000) (<0,005). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian kombinasi jus kurma bayam merah dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMA Negeri 5 Palu.
Daya Terima, Mutu Hedonik dan Profil Nilai Gizi Kukis Substitusi Tepung Sorgum (Sorghum bicolor) Hermeni Hermeni; Jumiyati Jumiyati; Risda Yulianti
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1036

Abstract

Kukis merupakan salah satu produk olahan berbasis tepung-tepungan yang sering menjadi alternatif makanan selingan yang praktis dan sehat. Penggunaan tepung sorgum dalam pembuatan kukis berpotensi mengurangi ketergantungan pada bahan baku tepung terigu dan meningkatkan nilai gizi kukis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggantian tepung sorgum dalam hal daya terima (kesukaan) dan mutu hedonik (sifat mutu) kukis, yang meliputi warna, aroma, tekstur dan rasa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu perbandingan tepung sorgum (25%, 50%, 75%, dan 100%). Sejumlah 30 panelis agak terlatih terlibat dalam uji kesukaan dan uji mutu hedonik. Pengaruh perlakuan dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilakukan analisis proksimat pada formulasi terpilih. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan tingkat kesukaan panelis terhadap empat formulasi kukis dalam aspek warna, aroma, tekstur dan rasa. Hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa formulasi kukis dengan penggunaan tepung sorgum sebanyak 50% mendapatkan preferensi tertinggi, dengan nilai rata-rata kesukaan untuk warna (4,53), aroma (4,4), tekstur (4,7) dan rasa (4,26). Dari segi mutu hedonik, kukis dengan formula terpilih tersebut memiliki karakteristik warna coklat, sedikit beraroma sorghum, tekstur renyah dan rasa sedikit manis. Analisis proksimat pada formulasi terpilih menunjukkan kadar air sebesar 5,24%, kadar abu 1,32%, lemak 33,23%, protein 11,74%, serat kasar 6,71%, dan karbohidrat 55,65%. Penelitian menyimpulkan bahwa kukis substitusi tepung sorgum dapat menghasilkan karakteristik organoleptik yang disukai, memberikan nilai gizi yang baik, dan berpotensi menjadi alternatif pengganti tepung terigu.
Efektivitas Chatbot sebagai Media Edukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil terkait Gizi dan Anemia Gizi Andi Muhammad Asrul Irawan; Putri Cholidhazia; Titik Koiriyah; Khalda Rahmah Orchidhea; Kyla Denaneer; Harna Harna
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1054

Abstract

Anemia zat besi merupakan salah satu isu penting pada ibu hamil, yang berdampak negatif pada ibu dan anak, perlu pemahaman terkait anemia gizi pada ibu hamil untuk mencegah dampak yang dapat ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas chatbot sebagai alat edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang gizi dan anemia gizi. Metode yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental pre dan post tes dengan sampel 30 wanita, yang terdiri dari ibu hamil. Responden pada penelitian ini adalah wanita dengan usia paling banyak 18-25 tahun (33.3%), di mana 16.7% di antaranya mengalami anemia, serta sebagian besar (36.7%) memiliki tingkat pendidikan setingkat SD. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan responden setelah intervensi chatbot (Rata-rata pre=9.67, post=10.93; p=0.01), walaupun perubahan sikap tidak signifikan secara statistik (Rata-rata pre=36.57, post=37.2; p=0.32). Kesimpulan nya, chatbot efektif dalam meningkatkan pengetahuan terkait gizi dan anemia gizi. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk melihat efek intervensi ini pada perubahan sikap, dengan periode intervensi yang lebih lama dan melibatkan lebih banyak responden. Penelitian ini juga menyarankan penggunaan metode dan pendekatan intervensi yang berbeda untuk melihat efektivitas nya dalam mempengaruhi sikap dan perilaku.
The Effect of Multimodal Exercise on Fall Risk and Functional Ability in the Elderly with Frailty Syndrome with Type 2 Diabetes Mellitus Rezki Syamsuriyana Halmu; Andi Ariyandy; Andi Wardihan Sinrang
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1057

Abstract

Elderly with Frailty Syndrome with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) often experience loss of muscle mass and skeletal muscle function, causing a risk of falls and reduced functional abilities. To determine the effect of multimodal exercise on the risk of falls and functional ability in the elderly who experience frailty syndrome with T2DM. This research is quasi-experimental with a pretest-posttest design of 2 paired groups. A total of 50 older adults experiencing frailty syndrome with T2DM were divided into two groups of 25 people each. The T-Dependent Test and Wicoxon Test were used to determine changes before and after exercise administration, and the Mann-Whitney Test was used to determine the comparison between the intervention group and the control group. There was a reduced fall risk level and improved functional ability in the intervention group with Multimodal Exercise and in the control group (p=0.000). Multimodal Exercise had a difference in decreasing (Timed Up and Test) TUGT value higher than Elderly Gymnastics (p=0.001), and a higher increase in SPPB value was obtained in Multimodal Exercise than in the control group (p = 0.000). Multimodal Exercise intervention program was more effective in reducing fall risk and increasing functional ability.

Page 2 of 2 | Total Record : 16