cover
Contact Name
Bohari
Contact Email
Bohari
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km.9. Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : 26227622     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 183 Documents
Asupan Omega-6 Pada Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Cadasari, Pandeglang Mukhlidah Hanun Siregar; Ratu Diah Koerniawati
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.189

Abstract

Omega-6 merupakan salah satu asupan zat gizi dari jenis Esensial Fatty Acid (EFA) yang sangat penting untuk pertumbuhan tubuh dan otak. Omega-6 yang memiliki peran dalam membentuk sistem imunitas dan perkembangan otak pada janin dan harus dipernuhi sejak awal kehamilan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis asupan omega-6 pada ibu hamil serta mendalami jenis makanan dan bahan pangan lokal yang sering dikonsumsi dan merupakan sumber pangan omega-6. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, dan data diperoleh dengan wawancara kepada responden menggunakan kuesioner karakteristik, food recall dan FFQ semi-quantitative 6 bulan terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata asupan omega-6 ibu hamil trimester 3 sebesar 4,61 gram per hari. Jenis makanan yang merupakan sumber omega-6 adalah tahu, tempe, ati ampela ayam, ikan mas, dan daging ayam. Frekuensi konsumsi sumber makanan tersebut yaitu 3-4 kali per minggu. Rata-rata asupan omega-6 pada ibu hamil masih sangat rendah dibandingkan dengan anjurkan AKG yaitu 14 gram per hari. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan untuk mengonsumsi lebih banyak sumber makanan yang mengandung omega-6 pada ibu hamil sesuai dengan status kehamilan.
Pengaruh Ekstrak Buah Jamblang Terhadap Kadar Antosianin, Aktivitas Antioksidan Dan Sifat Organoleptik Es Krim Ubi Ungu Ramzy Arif Satriyo Bima Anggara; A’immatul Fauziyah; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.207

Abstract

International Diabetes Federation (IDF) menyatakan bahwa pada tahun 2013, Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 menyerang 382 juta orang. Buah jamblang memiliki kandungan fenolik yang tinggi untuk memperbaiki kondisi DM Tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak buah jamblang terhadap penerimaan sensori, kandungan antosianin, dan aktivitas antioksidan es krim ubi jalar ungu. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan acak lengkap dengan dua ulangan pada setiap formula. Terdapat 3 level buah jamblang pada es krim ubi jalar ungu yaitu Formula 1 sebanyak 30%, Formula 2 sebanyak 40%, Formula 3 sebanyak 50%. Uji organoleptik menunjukkan bahwa esktrak buah jamblang pada es krim ubi jalar ungu meningkatkan penerimaan warna secara signifikan (p<0,005). Ekstrak buah jamblang pada es krim ubi jalar ungu meningkatkan aktivitas antosianin dan antioksidan secara signifikan (p<0,05). Formula terbaik adalah F3 dengan kandungan energi, kadar air, karbohidrat, protein, lemak, abu 52 kkal; 87%; 9,6%, 1,83%; 0,72%; 0,39%.
Pengaruh Penambahan Bit Merah Terhadap Total Fenol, Aktivitas Antioksidan, dan Organoleptik Puding Rumput Laut Ezra Luga; A’immatul Fauziyah; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.209

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit metabolik yang dapat memicu terbentuknya senyawa radikal bebas dalam tubuh. Bit merah merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung total fenol yang dapat menimbulkan aktivitas antioksidan yang berguna untuk meredam senyawa radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penambahan sari bit merah terhadap total fenol, aktivitas antioksidan, dan sifat organoleptik pada puding rumput laut serta menentukan formula terpilih, dan mengetahui kandungan zat gizi pada formula terpilih. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan desai penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan dua kali pengulangan. Faktor tersebut adalah formula puding rumput laut yang dibedakan menjadi 3 dengan masing-masing tingkat persentase penambahan sari bit merah sebesar F1 (55%), F2 (60%), dan F3 (65%). Analisis uji organoleptik menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Analisis pada aktivitas antioksidan dan total fenol menggunakan Anova dan jika terdapat perbedaan dilanjutkan uji Duncan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat penambahan sari bit merah berpengaruh nyata (p=0,000) terhadap tingkat kesukaan panelis pada parameter rasa, serta berpengaruh nyata pada total fenol (p<0,05) namun tidak berpengaruh nyata pada aktivitas antioksidan (p>0,05). Formula terpilih adalah puding rumput laut F3 dengan penambahan sari bit merah (65%) yang memiliki kadar air sebesar (91,05%), kadar abu (1,17%), kadar karbohidrat (5,91%), kadar protein (1,25%), kadar lemak (0,73%), aktivitas antioksidan ( 19023,32 ppm), dan kadar total fenol (42,3 ± 0,7071 mg GAE/100 gram).
Penambahan Tepung Kedelai Pada Roti Tawar Tepung Sorgum dan Pati Garut Bebas Gluten dengan Zat Besi dan Serat Pangan Wilda Khoirunnisa; A’immatul Fauziyah; Nanang Nasrullah
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.217

Abstract

Kedelai merupakan biji-bijian dengan zat besi dan serat pangan sehingga dapat menaikkan kadar zat besi dan serat pangan pada produk bebas gluten untuk aman dikonsumsi oleh penderita penyakit celiac wanita dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan tepung kedelai terhadap kadar zat besi dan serat pangan, mengetahui sifat organoleptik, memperoleh formula terpilih, dan mengetahui kandungan zat gizi per takaran saji formula terpilih. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data kadar zat besi dan serat pangan menggunakan uji One Way ANOVA (analisis ragam) dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Analisis uji organoleptik diolah secara deskriptif. Pemilihan formula terpilih menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE). Hasil uji anova menunjukkan bahwa penambahan tepung kedelai berpengaruh nyata (p = 0,028) terhadap kadar zat besi roti tawar dan tidak berpengaruh nyata (p = 0,545) terhadap kadar serat pangan roti tawar. Formula roti tawar yang terpilih berdasarkan kadar zat besi, serat pangan, dan uji organoleptik adalah F3 (50% tepung kedelai). Takaran saji roti tawar formula terpilih adalah 72 gram untuk 2 lembar dengan kandungan gizi sebesar 260,44 kkal energi total, 13,97 gr protein, 10,35 gr lemak, 27,83 gr karbohidrat, 3,33 mg zat besi, dan 34,22 gr serat pangan sehingga memenuhi klaim sebagai pangan dengan zat besi dan serat pangan.
Edukasi Media Tote Bag Merubah Pengetahuan Serta Sikap Kader Posbindu Dalam Pengukuran Antropometri Dan Gizi Seimbang Lansia Sarah Ameilia Subagyo; Laras Sitoayu; Idrus Jus’at; Nazhif Gifari; Harna Harna
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.229

Abstract

Kader posyandu lansia (Posbindu) mempunyai peranan penting dalam kegiatan Posbindu. Beberapa tugas kader adalah mengukur tinggi dan berat badan lanjut usia (lansia) juga memberikan edukasi mengenai gizi seimbang untuk lanjut usia (lansia), akan tetapi kader belum melakukan pengukuran tinggi badan serta berat badan dengan tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pemberian media tote bag dapat mempengaruhi perubahan pengetahuan serta sikap kader posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia. Desain penelitian memakai metode Quasi Eksperiment dengan desain one group pre-test dan post-test pada 35 responden kader Posbindu di wilayah Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Mengukur perubahan pengetahuan serta sikap menggunakan kuesioner pre-post test. Uji analisis bivariat yang di gunakan adalah Uji Paired Sample T-test untuk data yang berdistribusi normal dan Uji Wilcoxon untuk data yang berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan rata-rata nilai pengetahuan dan sikap kader Posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia dibandingkan sebelum dan sesudah intervensi. Pemberian edukasi dengan media tote bag dapat merubah pengetahuan serta sikap kader Posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia
Pengaruh Penambahan Bekatul Terhadap Kadar Serat, Aktivitas Antioksidan dan Sifat Organoleptik Minuman Kedelai Nurlitta Shafitri; A'imatul Fauziyah; Luh Desi Puspareni; Nanang Nasrulloh
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.233

Abstract

Hiperkolesterol merupakan kondisi kadar kolesterol dalam darah melebihi batas normal (>240 mg/dl). Salah satu alternatif pencegahan hiperkolesterol adalah dengan meningkatkan asupan serat dan antioksidan. Bekatul merupakan jenis pangan tinggi serat dan kaya antioksidan. Kedelai merupakan jenis pangan tinggi isoflavon yang mampu menurunkan hiperkolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan bekatul terhadap kadar serat, aktivitas antioksidan dan sifat organoleptik minuman kedelai serta menentukan formula terpilih dan menganalisis kandungan gizi formula terpilih. Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor berupa empat perlakuan dengan penambahan bekatul sebesar F0 (0%), F1 (6%), F2 (8%) dan F3 (10%). Analisis uji organoleptik menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney jika terdapat perbedaan. Analisis serat pangan dan aktivitas antioksidan menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan jika terdapat perbedaan signifikan. Hasil analisis uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan bekatul berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap tingkat kesukaan panelis pada parameter warna, aroma, tekstur dan rasa minuman kedelai. Hasil analisis serat pangan dan aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa penambahan bekatul berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar serat pangan dan aktivitas antioksidan minuman kedelai. Formula terpilih pada penelitian ini adalah F3 dengan penambahan bekatul 10% karena memiliki kandungan gizi yang lebih unggul dibanding formula lain, yaitu kadar serat pangan 10,23 gram, aktivitas antioksidan 3094.18 ppm, kadar protein 1,80%, kadar lemak 1,64%, kadar karbohidrat 6,49%, kadar abu 0,73% dan kadar air 89,34%.
Capaian Perkembangan Kognitif Anak Stunted dan Normal di TK/KB Besse Nirmala
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.247

Abstract

Anak pendek atau stunting, merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir. Akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia dua tahun akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kasus stunting ditemukan di Sulawesi Tengah khususnya di Kecamatan Palu Utara. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam berkontribusi mengantisipasi dan menurunkan tingkat stunting pada anak. Data kesehatan anak pada lembaga PAUD, khususnya tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala anak, umumnya hanya dicatat tanpa dianalisis maupun dimanfaatkan untuk dimensi layanan kesehatan dan gizi dalam program Holistik Integratif (HI). Keterlibatan PAUD menghadapi fenomena stunting pada anak di Indonesia dapat dilakukan melalui penerapan PAUD berbasis HI secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui capaian perkembangan kognitif pada anak yang stunting dan normal. Kriteria stunting ditentukan berdasarkan indeks TB/U <-2 SD. Penelitian ini melibatkan 134 anak TK di Kecamatan Palu Utara. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan bivariat untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 orang anak (9,7%) mengalami stunting dan terdapat 121 orang anak (91,3%) dalam kategori normal. Dilihat dari pencapaian perkembangan kognitif anak stunting, 5,2% belum berkembang dan 5,7% mulai berkembang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kejadian stunting dengan capaian perkembangan kognitif anak usia dini.
Estimasi Kasus TB Paru Resisten Obat di Provinsi Sulawesi Selatan (Pemodelan Sistem Dinamis) Ikes Dwiastuti; Andi Musdalifah; Masriadi Masriadi; Andi Julia Junus; Muhammad Asdar
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.193

Abstract

Salah satu ancaman dalam pengendalian TB secara global yakni munculnya kasus TB Resisten Obat. Kasus TB Resisten Obat di Provinsi Sulawesi Selatan terjadi peningkatan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kejadian TB Resisten Obat selama 12 tahun (2018-2030) di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita TB RO di Provinsi Sulawesi Tahun 2018 yakni sebanyak 381 penderita. Adapun sampel penelitian yaitu jumlah penderita TB RO dan faktor yang mempengaruhi kejadian TB RO berupa riwayat pengobatan sebelumnya, jumlah penderita TB RO yang tidak menjalani pengobatan, dan hasil akhir pengobatan TB RO. Analisis data yaitu analisis sistem dinamis dengan menggunakan program STELLA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 12 tahun mendatang diestimasikan kejadian TB RO meningkat dari 381 orang pada tahun 2018 menjadi 13.557 orang pada tahun 2030. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dapat diprediksi kasus TB RO pada tahun 2030 yakni 13.557 jika faktor risiko TB RO tidak dikontrol. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya mengontrol faktor risiko untuk menekan jumlah kejadian TB RO di provinsi Sulawesi Selatan.
Asupan Energi, Protein, Kalium dan Cairan dengan Status Gizi (SGA) Pasien GGK yang Menjalani Hemodialisa Sherly Sherly; Deri Andika Putra; Afriyana Siregar; Emy Yuliantini
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.200

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis adalah gangguan fungsi ginjal yang progresif dan tidak dapat pulih kembali. Salah satu terapi yang tepat bagi penderita gagal ginjal kronik adalah hemodialisa. untuk mengetahui Hubungan Asupan Energi, Protein, Kalium Dan Cairan Terhadap Status Gizi (SGA) Pada Pasien Hemodialisa Di RSUD Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2020. Design penelitian ini Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel dengan metode Purposive Sampling dengan Jumlah sampel 36 pasien. Analisis statistik menggunakan uji chi- square. Ada hubungan yang bermakna antara asupan energi (p= 0,000), ada hubungan yang bermakna antara asupan protein (p=0,000), ada hubungan yang bermakna antara asupan kalium (p=0,025), tidak ada hubungan yang bermakna antara asupan cairan (p=0,056) dengan status gizi berdasarkan skrining SGA di RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu tahun 2020. Rata-rata asupan zat gizi pasien hemodialisa yang diambil menggunakan Food Recall 24 jam yaitu asupan energi 1406 kkal, protein 56 gram, kalium 1368 mg dan cairan 669 ml.
Hubungan Konsumsi Sugar-Sweetened Beverages dan Pemesanan Makanan Online dengan Kadar Glukosa Darah Pekerja 25-44 Tahun di Perumahan Kasuari, Cikarang Agatha Katherine Jayanti; Dian Luthfiana Sufyan; Ikha Deviyanthi Puspita; Luh Desi Puspareni
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i2.213

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat di dunia dengan ciri kadar glukosa darah tinggi dan melewati batas normal. Kenaikan kadar glukosa darah dapat disebabkan oleh konsumsi SSBs dan frekuensi pemesanan makanan online yang tinggi akan gula, garam, dan lemak (makanan berisiko). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi SSBs dan pemesanan makanan berisiko secara online dengan kadar glukosa darah pada pekerja usia 25-44 tahun di Perumahan Kasuari, Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Responden dalam penelitian berjumlah 47 orang pekerja berusia 25-44 tahun yang tinggal di Perumahan Kasuari, Cikarang dan memenuhi kriteria inklusi. Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer, konsumsi SSBs diperoleh melalui wawancara menggunakan formulir Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan pemesanan makanan online dengan formulir FFQ. Terdapat hubungan antara konsumsi SSBs, pemesanan makanan tinggi gula secara online, dan pemesanan makanan berisiko secara online dengan kadar glukosa darah (p value = 0,044 ; 0,001 ; 0,008). Tidak terdapat hubungan signifikan antara pemesanan makanan tinggi garam dan tinggi lemak secara online dengan kadar glukosa darah (p value = 0,184 dan 0,079).

Page 6 of 19 | Total Record : 183